- Kupang, nwartapedia.com – Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, secara resmi membuka kegiatan bakti sosial kesehatan berupa pemeriksaan dan pengobatan gratis di Gedung Kebaktian Jemaat GMIT Kota Baru, Jumat (1/5).
Kegiatan sosial tersebut terselenggara melalui kolaborasi antara Majelis Jemaat GMIT Kota Baru bersama Rumah Sakit Mamami Kupang sebagai bentuk pelayanan nyata kepada masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan itu Ketua Majelis Jemaat GMIT Kota Baru, Pdt. Febi M. B. Messakh-Frans, jajaran tenaga medis RS Mamami, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jemaat setempat.
Dalam sambutannya, Serena Francis menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menghadirkan pelayanan kesehatan gratis bagi warga Kota Kupang.
Menurutnya, gereja memiliki peran penting bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pelayanan sosial yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kota Kupang, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Jemaat GMIT Kota Baru dan Rumah Sakit Mamami atas kegiatan yang sangat bermanfaat ini,” ujarnya.
Serena juga membagikan pengalaman pribadinya saat pernah dirawat di RS Mamami ketika masih duduk di bangku sekolah dasar. Ia menilai rumah sakit tersebut hingga kini tetap menjadi salah satu fasilitas kesehatan yang dipercaya masyarakat Kota Kupang.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kegiatan bakti sosial kesehatan sejalan dengan visi Pemerintah Kota Kupang untuk mewujudkan Kota Kasih sebagai rumah bersama yang maju, sehat, dan sejahtera.
Menurutnya, akses pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau masyarakat menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup warga.
“Ketika masyarakat mendapat layanan kesehatan yang baik, maka kesejahteraan dan harapan masa depan juga ikut meningkat,” jelasnya.
Serena berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi berbagai komunitas keagamaan maupun organisasi sosial lainnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Jemaat GMIT Kota Baru, Pdt. Febi Messakh-Frans, mengatakan bahwa gereja harus hadir melalui tindakan nyata, bukan sekadar kata-kata.
Ia menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan telah dimulai sejak pagi dengan Senam Jantung Sehat bersama Yayasan Jantung Indonesia NTT, sekaligus peluncuran Klub Jantung Sehat Indonesia GMIT Kota Baru.
Menurutnya, kolaborasi pelayanan kesehatan ini merupakan wujud tanggung jawab iman sekaligus kepedulian sosial gereja kepada masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semakin banyak warga Kota Kupang yang mendapatkan layanan kesehatan, meningkatkan kesadaran hidup sehat, dan merasakan semangat kebersamaan di tengah masyarakat. *
