{"id":7418,"date":"2025-06-26T04:46:03","date_gmt":"2025-06-25T21:46:03","guid":{"rendered":"https:\/\/nwartapedia.com\/?p=7418"},"modified":"2025-06-26T04:51:14","modified_gmt":"2025-06-25T21:51:14","slug":"sekolah-digital-siswa-masih-ngungsi-ketimpangan-infrastruktur-pendidikan-di-ntt","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/2025\/06\/26\/sekolah-digital-siswa-masih-ngungsi-ketimpangan-infrastruktur-pendidikan-di-ntt\/","title":{"rendered":"Sekolah Digital, Siswa Masih Ngungsi: Ketimpangan Infrastruktur Pendidikan di NTT"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-size: 17px; font-family: georgia, palatino;\"><strong><span style=\"font-size: 19px; color: #ff0000;\">Oleh<\/span><\/strong>: <span style=\"font-size: 19px; color: #000080;\"><strong><span style=\"color: #003366;\">Heryon Bernard Mbuik, M.Pd<\/span>\u2028<\/strong><\/span><\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/nwartapedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/IMG-20250625-WA0041.jpg\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-7419\" src=\"https:\/\/nwartapedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/IMG-20250625-WA0041-271x300.jpg\" alt=\"\" width=\"271\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/nwartapedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/IMG-20250625-WA0041-271x300.jpg 271w, https:\/\/nwartapedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/IMG-20250625-WA0041-926x1024.jpg 926w, https:\/\/nwartapedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/IMG-20250625-WA0041-768x850.jpg 768w, https:\/\/nwartapedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/IMG-20250625-WA0041.jpg 960w\" sizes=\"(max-width: 271px) 100vw, 271px\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 17px; font-family: georgia, palatino;\"><span style=\"color: #ff0000;\"><strong>kupang,nwartapedia.com<\/strong><\/span>\u00a0 &#8211; Digitalisasi pendidikan menjadi mantra baru pemerintah pusat dalam satu dekade terakhir. Aplikasi ARKAS, Rapor Pendidikan, Platform Merdeka Mengajar, hingga berbagai kebijakan berbasis data diklaim sebagai wajah baru sekolah Indonesia. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 17px; font-family: georgia, palatino;\">Namun, ditengah gegap gempita itu, realitas banyak wilayah di Nusa Tenggara Timur masih jauh dari ideal. Di beberapa desa, siswa belajar tanpa meja, guru menulis di papan triplek, dan sekolah ambruk masih menjadi berita tahunan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 17px; font-family: georgia, palatino;\">Ironi ini makin terasa ketika program digitalisasi digenjot, sementara siswa masih harus belajar dalam kondisi darurat pascabencana atau bahkan menumpang di rumah ibadah karena bangunan sekolah belum diperbaiki. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 17px; font-family: georgia, palatino;\">Maka, pertanyaan mendasarnya adalah: apakah teknologi cukup untuk mengangkat mutu pendidikan jika atap sekolah masih bocor dan jaringan listrik belum masuk desa?<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"font-size: 18px; font-family: georgia, palatino;\">Janji Digital, Luka Infrastruktur<\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 17px; font-family: georgia, palatino;\">Pemerintah dengan bangga menyebut bahwa Indonesia telah memasuki era \u201cSekolah Digital.\u201d Akses ke ribuan modul ajar, pelatihan daring guru, dan pelaporan keuangan BOS secara real time menjadi capaian kebijakan pendidikan modern. Namun capaian ini seringkali tidak mencerminkan realitas di daerah seperti NTT.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 17px; font-family: georgia, palatino;\">Di daratan Flores, Alor, Sumba, hingga Timor, masih banyak sekolah yang kesulitan listrik, tidak ada sinyal internet, bahkan tidak memiliki ruang kelas yang layak. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 17px; font-family: georgia, palatino;\">Dalam situasi seperti ini, jargon digital terasa seperti lelucon pahit. Guru harus mengisi data ARKAS atau login ke PMM, sementara sinyal tidak muncul kecuali naik ke bukit tertentu. Tak sedikit guru yang harus ke kota hanya untuk mengunggah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 17px; font-family: georgia, palatino;\">Digitalisasi memang penting, tetapi ia tidak boleh melupakan bahwa fondasi sekolah di banyak tempat masih rapuh secara fisik dan struktural. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 18px;\"><strong><span style=\"font-family: georgia, palatino;\">Siswa yang Belajar di Bawah Terpal.<\/span><\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 17px; font-family: georgia, palatino;\">Beberapa waktu lalu, saya berkunjung ke sebuah sekolah dasar di Kabupaten Kupang yang terdampak badai siklon. Sejak bencana itu, beberapa ruang kelas belum bisa digunakan. Siswa belajar di bawah tenda darurat, sementara bangunan sekolah masih menunggu realisasi dana rehabilitasi. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 17px; font-family: georgia, palatino;\">Ironisnya, sekolah tersebut sudah ditugaskan mengisi data mutu daring dan mengikuti asesmen digital.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 17px; font-family: georgia, palatino;\">Di tempat lain, ada sekolah yang mendapat label \u201cTerakreditasi A\u201d namun toiletnya rusak, air tidak mengalir, dan muridnya harus antre menggunakan satu ruang kelas bergantian. <\/span><span style=\"font-size: 17px; font-family: georgia, palatino;\">Apakah semua itu mencerminkan kemajuan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 18px;\"><strong><span style=\"font-family: georgia, palatino;\">Ketimpangan yang Semakin Dalam<\/span><\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 17px; font-family: georgia, palatino;\">Digitalisasi seharusnya mempermudah, bukan memperlebar jurang. Namun faktanya, ketimpangan antara sekolah perkotaan dan pedesaan makin nyata. S<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 17px; font-family: georgia, palatino;\">ekolah di pusat kota mungkin bisa memanfaatkan platform digital untuk inovasi, tetapi sekolah di pedalaman justru kesulitan mengejar standar administrasi digital yang ditetapkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 17px; font-family: georgia, palatino;\">Guru yang seharusnya fokus mengajar, malah stres karena gagal unggah laporan BOS tepat waktu. Bahkan ada kepala sekolah yang rela menyewa jasa operator luar hanya untuk \u201cmengamankan\u201d kelengkapan digital yang diminta pusat. Ini adalah bentuk beban struktural yang tidak adil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 18px;\"><strong><span style=\"font-family: georgia, palatino;\">Ketika Perut dan Kepala Sama-Sama Kosong<\/span><\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 17px; font-family: georgia, palatino;\">Pemerintah juga meluncurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa SD dan SMP sebagai upaya intervensi gizi. Di satu sisi, ini patut diapresiasi karena banyak anak di daerah kita memang datang ke sekolah dalam kondisi lapar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 17px; font-family: georgia, palatino;\">Namun, makan bergizi hanya menyelesaikan bagian kecil dari persoalan mutu pendidikan. Bagaimana mungkin kita berharap anak-anak tumbuh dengan cerdas dan kritis, kalau mereka makan di bangunan tanpa dinding, diajar guru honorer bergaji Rp300 ribu per bulan, dan belajar dari buku usang tanpa akses teknologi?<\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 17px; font-family: georgia, palatino;\">Pendidikan bukan hanya soal nasi dan aplikasi. Ia butuh ekosistem yang manusiawi dan adil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 18px;\"><strong><span style=\"font-family: georgia, palatino;\">Jalan Tengah: Prioritas dan Keberpihakan<\/span><\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 17px; font-family: georgia, palatino;\">Jika pemerintah ingin serius membangun pendidikan Indonesia dari pinggiran, maka ada beberapa langkah mendesak yang perlu dilakukan:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 17px; font-family: georgia, palatino;\">1. Percepat pemetaan infrastruktur sekolah yang rusak atau tidak layak huni, dan realisasikan anggaran rehabilitasi dengan pendekatan darurat di daerah 3T.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 17px; font-family: georgia, palatino;\">2. Tunda atau sesuaikan target digitalisasi di sekolah yang belum memiliki akses listrik dan internet memadai.Tidak semua sekolah bisa disamaratakan dalam hal kesiapan teknologi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 17px; font-family: georgia, palatino;\">3. Fokuskan program makan gratis bukan hanya pada gizi, tapi juga integrasi pembelajaran kontekstual dan literasi kesehatan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 17px; font-family: georgia, palatino;\">4. Berdayakan guru dengan pelatihan berbasis konteks lokal, bukan sekadar pelaporan berbasis aplikasi.Mereka butuh didengar, bukan terus diberi tugas tambahan yang administratif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 17px; font-family: georgia, palatino;\">5. Dorong keberpihakan anggaran pendidikan pada daerah-daerah marjinal, termasuk alokasi afirmatif untuk sekolah-sekolah di NTT yang tertinggal secara infrastruktur.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"font-size: 18px; font-family: georgia, palatino;\">Penutup: Keadilan Bukan Tentang Akses Saja<\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 17px; font-family: georgia, palatino;\">Pendidikan yang adil tidak cukup diukur dari berapa sekolah yang mengakses internet atau jumlah login ke Platform Merdeka Mengajar. Keadilan sejati adalah ketika anak-anak dari Amanatun, Sumba Tengah, Alor, hingga Miomaffo bisa belajar di ruang yang aman, bersih, dan diajar oleh guru yang sejahtera dan dihormati.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 17px; font-family: georgia, palatino;\">Jika kita hanya mengejar \u201csekolah digital\u201d tapi membiarkan siswa belajar di bawah terpal atau di bangunan separuh roboh, maka kita bukan sedang membangun masa depan kita sedang membiarkan satu generasi tertinggal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 17px; font-family: georgia, palatino;\">\u201cTeknologi boleh mutakhir, tapi jika atap sekolah masih bocor, siapa yang bisa berpikir?\u201d\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 17px; font-family: georgia, palatino;\">Penulis : <strong><span style=\"font-size: 18px;\">Heryon Bernard Mbuik, M.Pd\u2028<\/span>\u00a0<\/strong>adalah Dosen PGSD Universitas Citra Bangsa, Kupang. (MI)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Heryon Bernard Mbuik, M.Pd\u2028 &nbsp; kupang,nwartapedia.com\u00a0 &#8211; Digitalisasi pendidikan menjadi mantra baru pemerintah pusat dalam satu dekade<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6,4],"tags":[],"class_list":["post-7418","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-daerah","category-pendidikan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Sekolah Digital, Siswa Masih Ngungsi: Ketimpangan Infrastruktur Pendidikan di NTT - Wartapedia - nwartapedia.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/2025\/06\/26\/sekolah-digital-siswa-masih-ngungsi-ketimpangan-infrastruktur-pendidikan-di-ntt\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Sekolah Digital, Siswa Masih Ngungsi: Ketimpangan Infrastruktur Pendidikan di NTT - Wartapedia - nwartapedia.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Oleh: Heryon Bernard Mbuik, M.Pd\u2028 &nbsp; kupang,nwartapedia.com\u00a0 &#8211; Digitalisasi pendidikan menjadi mantra baru pemerintah pusat dalam satu dekade\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/2025\/06\/26\/sekolah-digital-siswa-masih-ngungsi-ketimpangan-infrastruktur-pendidikan-di-ntt\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Wartapedia - nwartapedia.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-06-25T21:46:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-06-25T21:51:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/nwartapedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/IMG-20250625-WA0041-271x300.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/2025\/06\/26\/sekolah-digital-siswa-masih-ngungsi-ketimpangan-infrastruktur-pendidikan-di-ntt\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/2025\/06\/26\/sekolah-digital-siswa-masih-ngungsi-ketimpangan-infrastruktur-pendidikan-di-ntt\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin\",\"@id\":\"https:\/\/nwartapedia.com\/#\/schema\/person\/46695b150dc5815229c95d5114e577b8\"},\"headline\":\"Sekolah Digital, Siswa Masih Ngungsi: Ketimpangan Infrastruktur Pendidikan di NTT\",\"datePublished\":\"2025-06-25T21:46:03+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-25T21:51:14+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/2025\/06\/26\/sekolah-digital-siswa-masih-ngungsi-ketimpangan-infrastruktur-pendidikan-di-ntt\/\"},\"wordCount\":771,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/nwartapedia.com\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Daerah\",\"pendidikan\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/2025\/06\/26\/sekolah-digital-siswa-masih-ngungsi-ketimpangan-infrastruktur-pendidikan-di-ntt\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/2025\/06\/26\/sekolah-digital-siswa-masih-ngungsi-ketimpangan-infrastruktur-pendidikan-di-ntt\/\",\"url\":\"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/2025\/06\/26\/sekolah-digital-siswa-masih-ngungsi-ketimpangan-infrastruktur-pendidikan-di-ntt\/\",\"name\":\"Sekolah Digital, Siswa Masih Ngungsi: Ketimpangan Infrastruktur Pendidikan di NTT - Wartapedia - nwartapedia.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/nwartapedia.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-06-25T21:46:03+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-25T21:51:14+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/2025\/06\/26\/sekolah-digital-siswa-masih-ngungsi-ketimpangan-infrastruktur-pendidikan-di-ntt\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/2025\/06\/26\/sekolah-digital-siswa-masih-ngungsi-ketimpangan-infrastruktur-pendidikan-di-ntt\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/2025\/06\/26\/sekolah-digital-siswa-masih-ngungsi-ketimpangan-infrastruktur-pendidikan-di-ntt\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/nwartapedia.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Sekolah Digital, Siswa Masih Ngungsi: Ketimpangan Infrastruktur Pendidikan di NTT\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/nwartapedia.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/nwartapedia.com\/\",\"name\":\"Wartapedia - nwartapedia.com\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/nwartapedia.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/nwartapedia.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/nwartapedia.com\/#organization\",\"name\":\"Wartapedia - nwartapedia.com\",\"url\":\"https:\/\/nwartapedia.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/nwartapedia.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/nwartapedia.com\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/cropped-WhatsApp-Image-2023-10-28-at-20.10.29.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/nwartapedia.com\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/cropped-WhatsApp-Image-2023-10-28-at-20.10.29.jpeg\",\"width\":636,\"height\":95,\"caption\":\"Wartapedia - nwartapedia.com\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/nwartapedia.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/nwartapedia.com\/#\/schema\/person\/46695b150dc5815229c95d5114e577b8\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/nwartapedia.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/76c85085998c9efa55280b626e92c16086f039e43baf928c2d06d544a8c201d4?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/76c85085998c9efa55280b626e92c16086f039e43baf928c2d06d544a8c201d4?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/nwartapedia.com\/wordpress\"],\"url\":\"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/author\/admin_0qkhkz51\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Sekolah Digital, Siswa Masih Ngungsi: Ketimpangan Infrastruktur Pendidikan di NTT - Wartapedia - nwartapedia.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/2025\/06\/26\/sekolah-digital-siswa-masih-ngungsi-ketimpangan-infrastruktur-pendidikan-di-ntt\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Sekolah Digital, Siswa Masih Ngungsi: Ketimpangan Infrastruktur Pendidikan di NTT - Wartapedia - nwartapedia.com","og_description":"Oleh: Heryon Bernard Mbuik, M.Pd\u2028 &nbsp; kupang,nwartapedia.com\u00a0 &#8211; Digitalisasi pendidikan menjadi mantra baru pemerintah pusat dalam satu dekade","og_url":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/2025\/06\/26\/sekolah-digital-siswa-masih-ngungsi-ketimpangan-infrastruktur-pendidikan-di-ntt\/","og_site_name":"Wartapedia - nwartapedia.com","article_published_time":"2025-06-25T21:46:03+00:00","article_modified_time":"2025-06-25T21:51:14+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/nwartapedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/IMG-20250625-WA0041-271x300.jpg"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"admin","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/2025\/06\/26\/sekolah-digital-siswa-masih-ngungsi-ketimpangan-infrastruktur-pendidikan-di-ntt\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/2025\/06\/26\/sekolah-digital-siswa-masih-ngungsi-ketimpangan-infrastruktur-pendidikan-di-ntt\/"},"author":{"name":"admin","@id":"https:\/\/nwartapedia.com\/#\/schema\/person\/46695b150dc5815229c95d5114e577b8"},"headline":"Sekolah Digital, Siswa Masih Ngungsi: Ketimpangan Infrastruktur Pendidikan di NTT","datePublished":"2025-06-25T21:46:03+00:00","dateModified":"2025-06-25T21:51:14+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/2025\/06\/26\/sekolah-digital-siswa-masih-ngungsi-ketimpangan-infrastruktur-pendidikan-di-ntt\/"},"wordCount":771,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/nwartapedia.com\/#organization"},"articleSection":["Daerah","pendidikan"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/2025\/06\/26\/sekolah-digital-siswa-masih-ngungsi-ketimpangan-infrastruktur-pendidikan-di-ntt\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/2025\/06\/26\/sekolah-digital-siswa-masih-ngungsi-ketimpangan-infrastruktur-pendidikan-di-ntt\/","url":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/2025\/06\/26\/sekolah-digital-siswa-masih-ngungsi-ketimpangan-infrastruktur-pendidikan-di-ntt\/","name":"Sekolah Digital, Siswa Masih Ngungsi: Ketimpangan Infrastruktur Pendidikan di NTT - Wartapedia - nwartapedia.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nwartapedia.com\/#website"},"datePublished":"2025-06-25T21:46:03+00:00","dateModified":"2025-06-25T21:51:14+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/2025\/06\/26\/sekolah-digital-siswa-masih-ngungsi-ketimpangan-infrastruktur-pendidikan-di-ntt\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/2025\/06\/26\/sekolah-digital-siswa-masih-ngungsi-ketimpangan-infrastruktur-pendidikan-di-ntt\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/2025\/06\/26\/sekolah-digital-siswa-masih-ngungsi-ketimpangan-infrastruktur-pendidikan-di-ntt\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/nwartapedia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Sekolah Digital, Siswa Masih Ngungsi: Ketimpangan Infrastruktur Pendidikan di NTT"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/nwartapedia.com\/#website","url":"https:\/\/nwartapedia.com\/","name":"Wartapedia - nwartapedia.com","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/nwartapedia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/nwartapedia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/nwartapedia.com\/#organization","name":"Wartapedia - nwartapedia.com","url":"https:\/\/nwartapedia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/nwartapedia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/nwartapedia.com\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/cropped-WhatsApp-Image-2023-10-28-at-20.10.29.jpeg","contentUrl":"https:\/\/nwartapedia.com\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/cropped-WhatsApp-Image-2023-10-28-at-20.10.29.jpeg","width":636,"height":95,"caption":"Wartapedia - nwartapedia.com"},"image":{"@id":"https:\/\/nwartapedia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/nwartapedia.com\/#\/schema\/person\/46695b150dc5815229c95d5114e577b8","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/nwartapedia.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/76c85085998c9efa55280b626e92c16086f039e43baf928c2d06d544a8c201d4?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/76c85085998c9efa55280b626e92c16086f039e43baf928c2d06d544a8c201d4?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/nwartapedia.com\/wordpress"],"url":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/author\/admin_0qkhkz51\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7418","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7418"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7418\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7423,"href":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7418\/revisions\/7423"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7418"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7418"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7418"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}