{"id":429,"date":"2022-09-04T17:14:00","date_gmt":"2022-09-04T10:14:00","guid":{"rendered":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/2022\/09\/04\/uskup-agung-ende-menjadi-konselebran-utama-dalam-misa-pembukaan-pesparani-ii-ntt-2\/"},"modified":"2022-09-04T17:14:00","modified_gmt":"2022-09-04T10:14:00","slug":"uskup-agung-ende-menjadi-konselebran-utama-dalam-misa-pembukaan-pesparani-ii-ntt-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/2022\/09\/04\/uskup-agung-ende-menjadi-konselebran-utama-dalam-misa-pembukaan-pesparani-ii-ntt-2\/","title":{"rendered":"Uskup Agung Ende Menjadi Konselebran Utama Dalam Misa Pembukaan Pesparani II NTT"},"content":{"rendered":"<div style=\"clear: both; text-align: center;\"><\/div>\n<p><span style=\"color: red; font-family: times; font-size: medium;\"><\/span><\/p>\n<div style=\"clear: both; text-align: center;\"><span style=\"color: red; font-family: times; font-size: medium;\"><a href=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEgqdTmutXwdlKmWdceAQLIpJvg9-chtirg7ro8Uq7yUHCZ3fPwzByZDmnsfFtM8FKEhVOVpiYvEx-h2-aACVtQsxa0dG21ZBvp2ZhWgNa72ycdNi07kfIMzz7xvnFD3m5bDmCIGuswLODCitGMIvbTapwm2YZjlVX7V_mIROUf6JclnecDRJcMuL5GA\/s1280\/IMG-20220904-WA0016.jpg\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"><img decoding=\"async\" border=\"0\" data-original-height=\"572\" data-original-width=\"1280\" height=\"143\" src=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEgqdTmutXwdlKmWdceAQLIpJvg9-chtirg7ro8Uq7yUHCZ3fPwzByZDmnsfFtM8FKEhVOVpiYvEx-h2-aACVtQsxa0dG21ZBvp2ZhWgNa72ycdNi07kfIMzz7xvnFD3m5bDmCIGuswLODCitGMIvbTapwm2YZjlVX7V_mIROUf6JclnecDRJcMuL5GA\/s320\/IMG-20220904-WA0016.jpg\" width=\"320\" \/><\/a><\/span><\/div>\n<p><span style=\"color: red; font-family: times; font-size: medium;\"><br \/><span style=\"color: red; font-family: times; font-size: medium;\"><b>Kupang,mwartapedia.com<\/b><\/span><span style=\"color: #0c343d; font-family: times; font-size: medium;\"> &#8211; Uskup Agung Ende, Mgr. Vinsensius Sensi Potokota, Pr, menjadi konselebran utama dalam Misa Pembukaan Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik (Peparani) Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4\/9\/2022).<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #0c343d; font-family: times; font-size: medium;\"><br \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #0c343d; font-family: times; font-size: medium;\">Didampingi Uskup Uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang, Pr; dan Uskup Atambua, Mgr. Dominikus Saku, Pr., serta puluhan imam konselebran, perayaan Ekaristi (Misa) yang dimulai pada Pukul 15.30 ini berjalan semarak dan meriah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #0c343d; font-family: times; font-size: medium;\"><br \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #0c343d; font-family: times; font-size: medium;\">Tampak para peserta Pesparani dan para undangan hadir dengan mengenakan busana daerah masing-masing. Misa juga diiringi dengan lagu-lagu misa dari berbagai daerah di NTT.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #0c343d; font-family: times; font-size: medium;\"><br \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #0c343d; font-family: times; font-size: medium;\">Dalam kotbahnya, Mgr. Potokota mengatakan bahwa sebagai warga Negara Kesatuan Republik Indonesia, kita patut bersyukur atas berbagai prestasi yang telah ditorehkan negara ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #0c343d; font-family: times; font-size: medium;\"><br \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #0c343d; font-family: times; font-size: medium;\">&#8220;Prestasi-prestasi itu membuat kita optimis bahwa kita mampu, kita bisa maju lebih cepat dan bangkit lebih kuat,&#8221; ujarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #0c343d; font-family: times; font-size: medium;\"><br \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #0c343d; font-family: times; font-size: medium;\">Sebagai komunitas, lanjut Uskup Potokota, kita juga dituntut untuk berpartisipasi dalam perkembangan dan kemajuan itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #0c343d; font-family: times; font-size: medium;\"><br \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #0c343d; font-family: times; font-size: medium;\">Menurutnya, dalam sejarah bangsa sudah terbukti bahwa umat Katolik sebagai salah satu komunitas bangsa punya andil bagi perkembangan bangsa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #0c343d; font-family: times; font-size: medium;\"><br \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #0c343d; font-family: times; font-size: medium;\">Uskup Potokota juga mengajak para peserta Pesparani untuk berkidung dan bermazmur karena bangsa Indonesia selalu ada di mata dan hati Allah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #0c343d; font-family: times; font-size: medium;\"><br \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #0c343d; font-family: times; font-size: medium;\">&#8220;Mari kita berkidung dan bermazmur karena bangsa kita Republik Indonesia ada dalam mata dan hati Allah,&#8221; ucapnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #0c343d; font-family: times; font-size: medium;\"><br \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #0c343d; font-family: times; font-size: medium;\">Selain itu Uskup Potokota juga mengajak semua yang hadir untuk berkidung dan bermazmur karena Tuhan telah mempercayakan umat Katolik untuk mengemban tugas panggilan dengan spiritualitas pengorbanan dan penyangkalan diri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #0c343d; font-family: times; font-size: medium;\"><br \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #0c343d; font-family: times; font-size: medium;\">Kata Uskup Potokota, Allah hadir dan berkarya nyata dalam setiap karya anak bangsa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #0c343d; font-family: times; font-size: medium;\"><br \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #0c343d; font-family: times; font-size: medium;\">&#8220;Maka, mari kita yang berhimpun di sini, berkidung dan bermazmur semeriah-meriahnya untuk bersyukur atas rahmat Allah itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #0c343d; font-family: times; font-size: medium;\">Tuhan pasti punya kehendak baik bagi bangsa kita,&#8221; katanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #0c343d; font-family: times; font-size: medium;\"><br \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #0c343d; font-family: times; font-size: medium;\">Uskup Potokota juga mengatakan bahwa berkidung dan bermazmur adalah ungkapan iman atas kehendak Tuhan dalam hidup kita.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #0c343d; font-family: times; font-size: medium;\"><br \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #0c343d; font-family: times; font-size: medium;\">Selain itu, sambung Uskup Potokota, berkidung dan bermazmur adalah salah satu tradisi seni dari Gereja Katolik.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #0c343d; font-family: times; font-size: medium;\"><br \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #0c343d; font-family: times; font-size: medium;\">&#8220;Dalam kidung dan mazmur kita bisa memuji Tuhan, kita bisa mengeluh pada Tuhan, juga mengungkapkan tobat hati kita,&#8221; imbuhnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #0c343d; font-family: times; font-size: medium;\"><br \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #0c343d; font-family: times; font-size: medium;\">Uskup Potokota menegaskan, sebagai komunitas Katolik, kita pantas berkidung dan bermazmur karena Tuhan telah membawa NKRI sehingga kita bisa berprestasi pada usianya yang ke 77.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #0c343d; font-family: times; font-size: medium;\"><br \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #0c343d; font-family: times; font-size: medium;\">&#8220;Sebagai komunitas Katolik kita ingin menegaskan komitmen kita dalam bernegara, untuk merajut kembali keragaman sebagai kekayaan dalam hidup berbangsa dan bernegara,&#8221; ajaknya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #0c343d; font-family: times; font-size: medium;\"><br \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #0c343d; font-family: times; font-size: medium;\">&#8220;Sikap saling menghargai, saling merangkul, saling mendukung, dalam hidup bernegara. IInilah moderasi beragama yang ingin kita dorong melalui Pesparani ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #0c343d; font-family: times; font-size: medium;\">Kita ingin mempersembahkan yang terbaik dari khasanah iman kita,&#8221; urai Uskup Potokota.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #0c343d; font-family: times; font-size: medium;\"><br \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #0c343d; font-family: times; font-size: medium;\">&#8220;Maka saya percaya dari NTT, ada yang indah untuk Indonesia maju lebih cepat dan bangkit lebih kuat,&#8221; Pungkasnya. (MI)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kupang,mwartapedia.com &#8211; Uskup Agung Ende, Mgr. Vinsensius Sensi Potokota, Pr, menjadi konselebran utama dalam Misa Pembukaan Pesta Paduan<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[20,22],"tags":[],"class_list":["post-429","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-regional","category-religi"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/429","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=429"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/429\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=429"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=429"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=429"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}