{"id":3879,"date":"2023-12-29T12:26:00","date_gmt":"2023-12-29T05:26:00","guid":{"rendered":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/2023\/12\/29\/pj-gubernur-ntt-ayodhia-kalake-hadiri-upacara-pemakaman-josef-blasius-bapa\/"},"modified":"2023-12-29T12:26:00","modified_gmt":"2023-12-29T05:26:00","slug":"pj-gubernur-ntt-ayodhia-kalake-hadiri-upacara-pemakaman-josef-blasius-bapa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/2023\/12\/29\/pj-gubernur-ntt-ayodhia-kalake-hadiri-upacara-pemakaman-josef-blasius-bapa\/","title":{"rendered":"Pj. Gubernur NTT Ayodhia Kalake Hadiri Upacara Pemakaman Josef Blasius Bapa"},"content":{"rendered":"<div style=\"clear: both; text-align: center;\"><a href=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEguRxZsJI10aI7JF6kn1Gb1cf0PzGJgR0SMOhDhqWrkFzUcYw4d9IFWfSQ53k83vtiKpVqyi87Qnl82xOJDMuoCLLBfJ2L8obH7VoIAfOdGbbIAV1PVqFwgNy5pvtL8MUPo-WdTaT_lebvlhOG3WAytpo38_tDCRnoF96XG29hdXHFr-m6VilN_xUAZWfU\/s716\/IMG_20231229_132254.jpg\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" border=\"0\" data-original-height=\"374\" data-original-width=\"716\" height=\"167\" src=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEguRxZsJI10aI7JF6kn1Gb1cf0PzGJgR0SMOhDhqWrkFzUcYw4d9IFWfSQ53k83vtiKpVqyi87Qnl82xOJDMuoCLLBfJ2L8obH7VoIAfOdGbbIAV1PVqFwgNy5pvtL8MUPo-WdTaT_lebvlhOG3WAytpo38_tDCRnoF96XG29hdXHFr-m6VilN_xUAZWfU\/s320\/IMG_20231229_132254.jpg\" width=\"320\" \/><\/a><\/div>\n<p><\/p>\n<p><span style=\"color: red; font-family: times; font-size: medium;\">Kupang,mwartapedia.com<\/span><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\"> &#8211; Seorang tokoh masyarakat asal Maumere, Nusa Tenggara Timur, salah satu putra terbaik daerah Kabupaten Sikka yang juga pendiri Keluarga Besar Maumere Jakarta Raya (KBM Jaya), Josef Blasius Bapa meninggal dunia di Jakarta, pada 24 Desember 2023.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\"><br \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">Kepulangan Almarhum Bapak Josef Blasius Bapa, ayahanda dari Politisi Senior, Senator asal NTT Melchias Markus Mekeng ini tidak hanya membawa duka yang mendalam bagi keluarga dan masyarakat Maumere, namun juga bagi seluruh masyarakat NTT dan masyarakat Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\"><br \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">Jenazah Josef Blasius Bapa tiba di Bandara Frans Seda Maumere pada Rabu (27\/12) pagi pukul 07.40 Wita. Peti jenazah dibawa dengan menggunakan pesawat Citilink dari Jakarta ke Maumere.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\"><br \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">Jenazah Josef Blasius Bapa juga ternyata kembali ke tanah kelahirannya bersama dengan&nbsp; jasad Alfreda da Silva, istri dari Josef Blasius Bapa yang oleh keluarga dibawa pulang dan dimasukkan ke dalam peti jenazah yang lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\"><br \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">Jenazah Josef Blasius Bapa bersama istrinya disemayamkan di rumah keluarga di Jalan Soedirman Kelurahan Waioti, Kecamatan Alok Timur, Maumere. Dari awal kedatangan Jenazah Josef Blasius Bapa di Maumere, banyak tokoh politik, pejabat publik,&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\"><br \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">Tokoh Agama dan masyarakat yang datang melayat untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Putra terbaik NTT tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\"><br \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">Misa pemakaman dipimpin langsung oleh Uskup Maumere, Mgr. Edwaldus Martinus Sedu, Pr pada 28 Desember 2023 dan Jenazah Alm. Josef Blasius Bapa bersama Istri tercinta dimakamkan di Desa Namangkewa, yang merupakan tanah leluhur Alm.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\"><br \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">Semasa hidupnya, Josef Blasius Bapa selain aktif dalam organisasi politik hingga dipercaya menduduki jabatan-jabatan penting, Ia juga merupakan sosok yang berani menyatakan kebenaran melalui tulisan-tulisan tangannya di media massa untuk Indonesia, terlebih khusus pada masa-masa gejolak pemberontakan G.30 S PKI di Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\"><br \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">Selain itu, Almarhum juga semasa hidupnya turut memperjuangkan dan menunjukan bahwa para pemuda-pemudi dari daerah khususnya dari NTT mempunyai hak yang sama untuk maju dan memiliki jenjang pendidikan yang tinggi demi memajukan dan membangun daerah asalnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\"><br \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">Ia juga melalui Keluarga Besar Maumere Jakarta Raya (KBM Jaya) yang Ia Ketuai, menginisiasi dalam mendorong pemerintah untuk memberikan gelar pahlawan nasional kepada Frans Seda, seorang tokoh yang dilahirkan di Maumere-Pulau Flores, Provinsi NTT, yang meninggal di Jakarta pada 31 Desember 2009. Frans Seda sendiri merupakan politikus, pengusaha, tokoh gereja, dan menteri pada 1963-1973.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\"><br \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">Penjabat Gubernur NTT Ayodhia G.L. Kalake, SH, MDC yang hadir langsung dan memberikan sambutan dalam Upacara Pemakaman Alm. Josef Blasius Bapa (28\/12) di rumah keluarga Alm. mengatakan bahwa masyarakat Indonesia terkhususnya masyarakat NTT sangat kehilangan sosok Alm. Josef Blasius Bapa, yang merupakan seorang Putra daerah Kabupaten Sikka dengan segudang prestasi dan pengalaman dalam banyak bidang dan juga telah malang melintang dalam sejarah bangsa Indonesia mulai dari masa Orde Lama hingga masa Orde Reformasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\"><br \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">\u201cMewakili Pemerintah dan seluruh Masyarakat Nusa Tenggara Timur, saya menyampaikan turut berdukacita yang dalam atas berpulangnya Bapak Josef Blasius Bapa, salah satu putera terbaik NTT, putra terbaik Indonesia yang terlibat aktif dalam dinamika sejarah perjalanan Bangsa ini mulai dari Orde Lama, Orde Baru sampai dengan Orde Reformasi. Marilah kita menundukan kepala sejenak seraya mendoakan agar mendiang mendapat tempat yang terbaik di sisi Tuhan.\u201d Ucap Pj. Gubernur Ayodhia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\"><br \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">Penjabat Gubernur Ayodhia Kalake juga menyebutkan bahwa pemikiran, pengalaman dan sepak terjang Alm. Josef Blasius Bapa di kancah politik juga dikenal santun, terlebih Alm. semasa hidupnya bergaul dengan tokoh-tokoh besar awal republik ini didirikan, sehingga tidak mengherankan pada Tahun 1992-1997 Alm. menjadi Anggota MPR RI (Majelis Permusyawaratan Rakyat) Utusan golongan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\"><br \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">\u201cSejak muda, beliau sudah kenal, bertemu bergaul dan bertukar pikiran dan pengalaman dengan tokoh-tokoh besar negeri ini seperti Mohammad Hatta, Mohammad Yamin, IJ Kasimo, M Natsir, Ibu Tien Soeharto, Brigjen TNI RH Soegandhi dan lain sebagainya. Walaupun lebih banyak berada di belakang layar, namun beliau sungguh terlibat dan mengikuti dengan sungguh sejarah perjalanan bangsa ini. Ia telah memberikan dedikasi, pengabdian dan pemikiran terbaik untuk bangsa dan negara melalui berbagai tugas yang dipercayakan kepadanya sampai puncaknya beliau mengemban tugas sebagai anggota MPR RI Utusan Golongan Periode 1992-1997.\u201d Kata Ayodhia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\"><br \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">\u201cWalaupun sejak muda sudah merantau ke Jakarta, namun beliau tidak pernah melupakan tanah asal dan tanah kelahirannya Nusa Tenggara Timur khususnya Kabupaten Sikka. _Nian Tana Sikka_ selalu ada dalam hatinya. Ia selalu mengikuti perkembangan kemajuan di Kabupaten Sikka dan senantiasa memberikan dukungan pemikiran, karya dan perhatian sebagai wujud bakti dan cintanya kepada tanah kelahiran yang sangat dicintainya ini.\u201d Tambah Ayodhia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\"><br \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">Ayodhia juga mengatakan bahwa kiprah Alm. Josef Blasius Bapa patut menjadi panutan untuk generasi muda saat ini, terlebih prinsip-prinsip hidup Alm. yang selalu bekerja keras, disiplin, tegas dan tegar serta berdedikasi bagi pengabdian kepada bangsa dan negara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\"><br \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">\u201cDelapan Puluh Lima (85) tahun adalah rentang waktu dimana beliau telah banyak mengisi hari-hari hidupnya untuk berbagai karya bagi bangsa dan negara, masyarakat dan keluarga. Kita semua yang hadir di sini tentunya&nbsp; mengenal beliau sebagai sosok yang juga merupakan panutan dalam bertindak, dalam berkarya maupun dalam hidup berkeluarga. Mendiang memiliki prinsip yang selalu dibawa dan diterapkan dalam setiap tugas dan tanggung jawab yaitu bekerja keras dengan dedikasi dan disiplin yang tinggi, tegas dan tegar. Dia menjalani hidup apa adanya dengan melakoni dan mewujudkan talenta yang diberikan Tuhan kepada-Nya. Semoga hal-hal luar biasa yang beliau tanamkan semasa hidupnya, dapat kita jadikan contoh sebagai pedoman dan teladan dalam menjalani kehidupan ini.\u201d Ujar Ayodhia Kalake.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\"><br \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">\u201cDemikianlah kata hati yang dapat saya sampaikan pada suasana dukacita siang ini. Ijinkanlah saya mengucapkan terimakasih dan juga hormat saya mewakili segenap unsur pemerintah dan masyarakat Nusa Tenggara Timur, atas segala jasa dan pengabdian yang telah Mendiang berikan untuk Negara dan masyarakat. Doa yang terbaik dari kami semua agar Mendiang Bapak Josef Blasius Bapa mendapatkan tempat yang terbaik disisi Tuhan. Amin. Selamat Jalan Putra Terbaik Sikka, Selamat Jalan Putra Terbaik Nusa Tenggara Timur.\u201d Ucap Penjabat Gubernur Ayodhia Kalake mengakhiri sambutannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\"><br \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">Berikut profil singkat Alm. Josef Blasius Bapa :<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\"><br \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">_*Data Pribadi*_<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">Nama Lengkap : Josef Blasius Bapa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">Tempat Tanggal Lahir : Lela, Maumere, 8 Februari 1938.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">Agama : Katolik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">Alamat Tempat Tinggal : Jalan Anggrek Garuda Blok E\/20 Slipi-Jakarta Barat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">Kedudukan dalam keluarga : Suami (mempunyai seorang Istri dan 5 orang anak).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\"><br \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">_*Riwayat Pendidikan*_<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">Tahun 1945-1952 : Sekolah Rakyat\/SD di Ili Maumere.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">Tahun 1952-1955 : SMP Yapenthom Maumere lanjutk di Ujung Pandang Kemudian di Ndao, Ende.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">Tahun 1955-1958 : SMAK Suryadikara Ende kemudian Tamat di Jakarta.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">Tahun 1959-1960 : Kuliah di Fakultas Sosial Ekonomi dan Politik Universitas Nasional Jakarta.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">Tahun 1965 : Mengikuti Kursus Wartawan Angkatan Bersenjata di Jakarta.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\"><br \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">_*Riwayat Dalam Kehidupan Organisasi Kemasyarakatan*_<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">Tahun 1952 : Sekolah Menengah Pertama mendirikan organiasi Intra Bernama Organisasi Siswa Siswani Maumere (ORSIM) duduk sebagai wakil ketua.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">Tahun 1956 : Sewaktu menjadi siswa SMAK Suryadikara di Ende mendirikan organisasi siswa, kesatuan muda-mudi Kangae duduk sebagai wakil ketua.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">Tahun 1963 : Sebagai simpatisan Partai Katolik, ikut mendirikan Partai Katolik Cabang Malang-Jakarta Pusat. Berhubungan dengan pekerjaan pokok di Direktorat Penerangan Staf Angkatan Bersenjata dibawah pimpinan Brigjen TNI TH Sugandi (Alm) selanjutnya tidak aktif dalam kepartaian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">Tahun 1976-Sekarang : Mendirikan sekaligus Ketua Umum Keluarga Besar Maumere Jakarta (KBM Jaya) sebuah organisasi kekekurangan dengan orang anggota kurang lebih 10 ribu orang dan 3 ribu KK asal Sikka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">Tahun 1976-1984 : Menjadi Anggota Lions Club Jakarta Kebayoran dan Berturut-Turut menjadi Director, Vice President dan Deputy District Govermor. Dalam hubungan dengan keanggotaan di Lions Club Aktif dalam berbagai kegiatan sosial dalam rangka mengumpulkan dana bagi para penderita cacat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">Tahun 1980 : ikut serta dalam International Covention Lions Club Chicago-USA.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">Tahun 1979 : Ketua Umum Festival Bunga yang diselenggarakan di Golden Bali Room Hilton Hotel oleh Lions Club Jakarta yang dibuka secara resmi oleh Ibu Negara, Tien Soeharto dalam rangka ajang promos produksi hortikultural.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">Tahun 1981 : Ketua Umum Festival Bunga dan Ikan Has, diselenggarakan di Balai Sidang Jakarta oleh Lions Club Jakarta Kebayoran dan dibuka oleh Ibu Negara, Ibu Tien Soeharto. Usaha ini untuk mencari dana bagi penderita cacat. Dan promosi pemasaran bagi para petani tanaman hias dan bunga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">Tahun 1981 : Ketua Bidang dana Yayasan Salih Asih.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">Tahun 1982 : Ketua Umum Pekan Nasional Tanaman Hias dan Bunga, diselenggarakan oleh beberapa Asosiasi dan Perkumpulan tanaman hias &amp; bunga di Pasar Seni Jaya Ancol. Pameran ini dibuka secara resmi oleh Ibu Negara, Ibu Tien Soeharto.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">Tahun 1982 : Mendirikan Yayasan Karya Kasih (Sosial,pendidikan).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">Tahun 1982 : Wakil Ketua Bidang Flora &amp; Fauna dan Pertanian di Kadin Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">Tahun 1983 : Ketua Umum Panitia Penyelenggara Flora Indonesia sebuah pameran International Flora bertempat di lapangan Monas Barat-Jakarta. Hadir semua propinsi, wakil dari Monaco, Belanda, dan lain-lain. Pameran ini dibuka oleh Ibu Tien Soeharto dan disaksikan Bapak President, Wakil Presiden dan Nyonya Umar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">Tahun 1983 : Berkunjung ke Monaco atas undangan Putri Grace.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">Tahun 1985 : Ketua Umum Panitia Penyelenggara Pam Tanaman dalam rangka Kongres Perkumpulan Pecinta Tanaman (PPT) bertempat di Pasar Seni Jaya Ancol. Pameran ini dibuka secara resmi oleh Ibu Tien Soeharto.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">Tahun 1985 : Terpilih sebagai Ketua 1 Pengrus Pusat Perkumpulan Pecinta Tanaman (PPT) sebuah organisasi kemasyarakatan berkedudukan pusat di Jakarta dan mempunyai berbagai cabang di daerah-daerah (Kabupaten\/Kotamadya).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">Tahun 1974-1984 : Ketua Rukun Tetangga 004\/02 Kelurahan, Palmerah &#8211; Jakarta, Jakarta Barat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">Tahun 1985-1989 : Ketua Wilayah Katholik Slipi dan Wakil Ketua Dewan Paroki Kristus Salvator Petamburan &#8211; Jakarta Bara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">Tahun 1985-1989 : Ketua I Pengurus Pusat perkumpulan pencinta tanaman (PPT), sebuah organisasi yang bergerak dalam bidang hosti kultura, bunga dan tanaman hias.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">Tahun 1959-1993 : Memimpin Kegiatan Lomba Taman Tingkat Nasional meliputi taman perumahan, taman kantor, taman sekolah, taman rumah sakit dan taman taman kota yang diikuti 27 provinsi memperebutkan trophy Ibu Tien Soeharto dan Trophy Para Menteri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">Tahun 1995 : Anggota Delegasi Indonesia pada Komperensi Internasional tentang keanekaragamaan hayati yang diikuti 120 negara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">Tahun 1997 Maret : Audiens dengan Sri Paus Yohanes Paulus II Dalam Upacara Misa Harian di Kapela Pribadi Paus di Vatican.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #444444; font-family: times; font-size: medium;\">Tahun 2008 : Ikut serta dalam sidang FAO Badan PBB urusan pangan di Roma. (Biro AP)<\/span><\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-left\"><a href=\"javascript: imageToPdf(3879)\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-pdf\" target=\"_self\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/nwartapedia.com\/wp-content\/plugins\/pdf-print\/images\/pdf.png\" alt=\"image_pdf\" title=\"View PDF\" \/><\/a><a href=\"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3879?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><\/a> <span class=\"pdfprnt-count-generation\">4<\/span><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kupang,mwartapedia.com &#8211; Seorang tokoh masyarakat asal Maumere, Nusa Tenggara Timur, salah satu putra terbaik daerah Kabupaten Sikka yang<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9,20],"tags":[],"class_list":["post-3879","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-nasional","category-regional"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3879","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3879"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3879\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3879"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3879"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3879"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}