{"id":10250,"date":"2026-04-30T17:53:53","date_gmt":"2026-04-30T10:53:53","guid":{"rendered":"https:\/\/nwartapedia.com\/?p=10250"},"modified":"2026-04-30T18:00:51","modified_gmt":"2026-04-30T11:00:51","slug":"pemkot-kupang-hapus-biaya-bphtb-dan-pbg-untuk-warga-miskin-akses-miliki-rumah-kian-mudah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/2026\/04\/30\/pemkot-kupang-hapus-biaya-bphtb-dan-pbg-untuk-warga-miskin-akses-miliki-rumah-kian-mudah\/","title":{"rendered":"Pemkot Kupang Hapus Biaya BPHTB dan PBG untuk Warga Kurang Mampu, Akses Miliki Rumah Kian Mudah"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-size: 14pt; color: #000000; font-family: georgia, palatino, serif;\"><span style=\"color: #ff0000;\"><strong>Kuoang, nwartapedia.com<\/strong><\/span>\u00a0 &#8212; Pemerintah Kota Kupang menghadirkan kebijakan pro rakyat dengan membebaskan biaya Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) bagi masyarakat kurang mampu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt; color: #000000; font-family: georgia, palatino, serif;\">Langkah tersebut diumumkan langsung oleh Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap warga berpenghasilan rendah agar lebih mudah memiliki tempat tinggal yang layak dan nyaman.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt; color: #000000; font-family: georgia, palatino, serif;\">Menurut Wali Kota, sebelumnya masyarakat harus menanggung biaya BPHTB yang nilainya mencapai sekitar lima persen dari transaksi tanah atau bangunan. <\/span><span style=\"font-size: 14pt; color: #000000; font-family: georgia, palatino, serif;\">Kini pungutan tersebut resmi dihapus untuk kelompok masyarakat tertentu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt; color: #000000; font-family: georgia, palatino, serif;\">\u201cPeraturan Wali Kota sudah saya tandatangani. Jadi masyarakat kurang mampu bisa menikmati pembebasan biaya BPHTB,\u201d ujar Christian Widodo.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt; color: #000000; font-family: georgia, palatino, serif;\">Tak hanya itu, Pemkot Kupang juga menggratiskan pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), yang sebelumnya dikenal luas sebagai IMB. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt; color: #000000; font-family: georgia, palatino, serif;\">Program ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk membangun rumah secara legal tanpa terbebani biaya tambahan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt; color: #000000; font-family: georgia, palatino, serif;\">Untuk memanfaatkan fasilitas tersebut, warga diwajibkan memenuhi persyaratan administrasi, termasuk membawa surat keterangan tidak mampu dari kelurahan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt; color: #000000; font-family: georgia, palatino, serif;\">Pengurusan pembebasan BPHTB dilakukan melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Kupang, sedangkan layanan PBG diproses di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt; color: #000000; font-family: georgia, palatino, serif;\">Pemerintah juga terus menyosialisasikan kebijakan ini melalui berbagai saluran informasi, termasuk media sosial resmi pemerintah daerah, agar semakin banyak warga mengetahui manfaat program tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt; color: #000000; font-family: georgia, palatino, serif;\">Kebijakan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Banyak warga menilai keputusan tersebut sebagai langkah konkret yang benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat kecil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt; color: #000000; font-family: georgia, palatino, serif;\">Dengan adanya pembebasan BPHTB dan PBG, Pemerintah Kota Kupang berharap kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah semakin meningkat serta kualitas hidup warga menjadi lebih baik. *<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kuoang, nwartapedia.com\u00a0 &#8212; Pemerintah Kota Kupang menghadirkan kebijakan pro rakyat dengan membebaskan biaya Bea Perolehan Hak atas Tanah<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":10251,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[18],"tags":[1320,1319],"class_list":["post-10250","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-kota","tag-akses-miliki-rumah-kian-mudah","tag-pemkot-kupang-hapus-biaya-bphtb-dan-pbg-untuk-warga-miskin"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10250","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10250"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10250\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10254,"href":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10250\/revisions\/10254"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10251"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10250"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10250"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nwartapedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10250"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}