Tanggapi Kematian Prajurit, Kodam IX/Udayana Gelar Konferensi Pers

Denpasar,nwartapedia.com  —  Kodam IX/Udayana mengambil langkah cepat dan tegas menyikapi peristiwa meninggalnya Prada Lucky Chepril Saputra Namo, prajurit Yonif TP 834/Wakanga Mere, dengan menggelar konferensi pers resmi yang dipimpin oleh Wakil Kepala Penerangan Kodam IX/Udayana, Letkol Inf Amir Syarifudin, S.H.,M.I.P. pada Jumat (8/8/2025), di ruang wartawan Pendam IX/Udayana, Denpasar.

Dalam pernyataannya, Letkol Inf Amir menyampaikan duka cita mendalam atas kejadian yang menimpa almarhum dan menyampaikan empati kepada keluarga yang ditinggalkan.

Ia menegaskan bahwa Kodam IX/Udayana telah membentuk tim investigasi gabungan guna mengungkap fakta yang sebenar-benarnya.

“Tim investigasi saat ini sedang bekerja. Kami belum bisa menyampaikan detail kejadian karena proses masih berjalan. Kodam berkomitmen untuk mengedepankan transparansi, namun tetap menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi,” tegasnya.

Tim investigasi terdiri atas unsur Subdenpom Ende, Staf Intelijen, serta personel terkait lainnya.

Langkah ini diambil sebagai respons cepat Pangdam IX/Udayana untuk memastikan penanganan dilakukan secara profesional, obyektif, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Sementara itu pihak keluarga, yang diwakili ayah almarhum, Serma Christian Namo, menyatakan keikhlasan atas kepergian putranya dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwenang.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada publik atas pernyataan emosional sebelumnya di hadapan media, yang menurutnya terjadi akibat ketidakmampuan menahan kesedihan dan amarah.

Pihak keluarga berharap pelaku dapat menerima hukuman yang setimpal dengan perbuatannya.

Menanggapi beredarnya kabar tentang dugaan keterlibatan empat personel dalam peristiwa ini, Letkol Inf Amir menegaskan bahwa informasi tersebut belum bisa dijadikan rujukan resmi. Ia meminta semua pihak, termasuk media dan masyarakat, untuk bersikap bijak dan menunggu hasil akhir dari proses penyelidikan.

“Kami menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Penyebutan nama atau jumlah terduga sebelum ada hasil investigasi hanya akan menyesatkan opini publik,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengklarifikasi bahwa Kodam tidak memiliki kewenangan untuk memverifikasi foto-foto atau dokumen yang beredar luas di media sosial. Semua data resmi hanya akan disampaikan oleh tim investigasi sesuai hasil temuan lapangan.

Wakapendam menegaskan bahwa Kodam IX/Udayana saat ini terus meningkatkan kualitas pembinaan personel dengan pendekatan yang lebih humanis. Penekanan terhadap pencegahan kekerasan dalam proses pelatihan maupun penugasan menjadi bagian dari reformasi internal yang sedang berlangsung di lingkungan Kodam.

Terkait sanksi, Letkol Inf Amir memastikan bahwa keputusan akan sepenuhnya berada di ranah pengadilan militer setelah seluruh proses investigasi rampung.

“Kami menghormati kekecewaan pihak keluarga. Namun, seluruh proses telah diserahkan ke institusi yang berwenang untuk ditangani secara objektif dan sesuai hukum,” tambahnya.

Dengan konferensi pers ini, Kodam IX/Udayana menegaskan komitmennya dalam menegakkan keadilan dan memastikan bahwa setiap proses hukum dijalankan tanpa intervensi.

Tindakan cepat Pangdam dalam membentuk tim investigasi mencerminkan keseriusan institusi dalam menangani kasus ini secara profesional.

“Kodam tidak akan menoleransi pelanggaran hukum yang dilakukan oleh siapa pun. Prinsip kebenaran dan keadilan adalah landasan utama dalam menyikapi setiap insiden di lingkungan militer,” pungkas Wakapendam. (Pendam IX/Udy)




HUT RI ke-80, Larissa Aesthetic Center Kupang Tawarkan Diskon 50 Persen Layanan Kecantikan

Kupang, nwartapedia.com – Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Larissa Aesthetic Center Kupang, Nusa Tenggara Timur, menghadirkan promo spesial berupa potongan harga 50 persen untuk sejumlah layanan kecantikan.

Program ini diumumkan langsung oleh Owner Larissa Indonesia, Sutedjo, pada acara peluncuran dua Taman Baca Masyarakat (TBM) di Paroki Santo Fransiskus dari Assisi, Kolhua, Kupang, Selasa (5/8/2025).

Menurut Sutedjo, ide pemberian diskon ini lahir dari masukan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Drs. Dumuliahi Djami, M.Si., yang hadir memberikan sambutan pada kegiatan penyerahan dan peresmian dua TBM tersebut.

“Usulan ini sejalan dengan semangat kami untuk terus memberikan manfaat, baik di bidang kecantikan maupun sosial,” ungkap Sutedjo.

Dua TBM yang diluncurkan merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Larissa Indonesia di bidang pendidikan, khususnya dalam mendukung budaya literasi di NTT.

Pimpinan Larissa Aesthetic Center Kupang, Try Rosamery, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut.

“Salam Kulit Sehat Larissa. Kami sangat senang dapat berbagi dan menjalin silaturahmi melalui kegiatan Larissa Peduli Pendidikan di Gereja St. Fransiskus Asisi. Sebagai bentuk apresiasi, kami memberikan voucher diskon 50 persen untuk perawatan di klinik kami. Promo ini berlaku hingga 31 Agustus 2025 dan dapat digunakan di Larissa Aesthetic Center Kupang, Jl. Frans Seda No. 16, Fatululi, Kota Kupang,” jelasnya.

Hingga saat ini, sudah sekitar enam pelanggan memanfaatkan promo tersebut. Try Rosamery berharap kesempatan ini digunakan masyarakat untuk merawat sekaligus memanjakan diri.

“Kulit yang sehat adalah investasi jangka panjang,” tambahnya.

Larissa Aesthetic Center merupakan perusahaan jasa perawatan kecantikan berbasis bahan alami dengan kantor pusat di Jakarta. Selain fokus pada perawatan kulit, tubuh, dan rambut, Larissa juga aktif menggelar kegiatan sosial dan pendidikan melalui berbagai program CSR di sejumlah daerah. (Goe)




Tokoh Perintis Stasi Santo Agustinus Bello, Hendrik Bilaut, Tutup Usia

Kupang,nwartapedia.com  —  Duka mendalam menyelimuti warga Kelurahan Bello, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang. Salah satu tokoh panutan dan perintis Stasi Santo Agustinus Bello, Hendrik Bilaut, meninggal dunia pada usia 73 tahun, Jumat (8/8/2025) di Rumah Sakit Katolik Carolus Borromeus Bello, setelah beberapa waktu berjuang melawan sakit yang dideritanya.

Almarhum, yang lahir di Kupang pada 5 Juni 1952, meninggalkan seorang istri dan lima anak perempuan. Semasa hidup, ia dikenal sebagai pribadi rendah hati, ramah, serta memiliki komitmen tinggi dalam pelayanan baik untuk gereja maupun masyarakat.

Perintis Kehidupan Rohani Warga Bello

Hendrik Bilaut tidak hanya dikenal sebagai umat biasa. Ia adalah salah satu figur penting yang ikut merintis berdirinya Stasi Santo Agustinus Bello pada era tahun 1960-an, ketika akses ibadah umat Katolik di wilayah itu masih terbatas.

Bersama sejumlah tokoh setempat, ia memprakarsai pembentukan pengurus, memfasilitasi pengadaan sarana ibadah, serta menggerakkan umat agar semakin aktif dalam kehidupan menggereja.

Dedikasinya membuat Stasi Santo Agustinus Bello berkembang pesat hingga kini menjadi bagian dari Paroki Santo Fransiskus dari Assisi Kolhua Kupang.

Ketua Stasi Santo Agustinus Bello, Donatus Manehat, mengenang jasa almarhum sebagai pilar utama dalam perjalanan iman warga Bello.

“Bapak Hendrik adalah sosok yang setia, tekun, dan penuh pengorbanan. Dari masa perintisan Stasi Bello hingga saat ini, jejak pengabdian beliau tidak akan pernah kami lupakan,” ujarnya dengan suara bergetar.

Mengabdi di Pemerintahan

Selain di bidang kerohanian, almarhum juga mengabdikan diri sebagai staf honorer di Pemerintah Kota Kupang. Ia bertugas di Kantor Lurah Bello selama puluhan tahun, hingga memasuki masa pensiun pada usia 60 tahun.

Sekretaris Lurah Bello, Denni Paty, menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam.

“Bapak Hendrik adalah pekerja keras, disiplin, dan selalu siap membantu siapa pun. Beliau bukan hanya rekan kerja, tetapi juga sosok yang selalu memberi teladan. Kehilangannya adalah duka besar bagi kami semua,” katanya.

Jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka, RT 007/RW 003 Kelurahan Bello, sebelum dimakamkan di pemakaman umum setempat. Sejak kabar duka tersebar, warga berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir, membawa doa dan kenangan indah bersama almarhum.

Bagi warga Bello, Hendrik Bilaut bukan sekadar tokoh masyarakat, melainkan bagian dari sejarah perjalanan iman dan kebersamaan mereka. Meski raganya telah tiada, semangat pengabdian, keikhlasan, dan rasa persaudaraan yang ia tanamkan akan terus hidup di hati banyak orang.(goe)




Bobby Lianto Laporkan Perjalanan Rombongan Retret KADIN Indonesia 2025, Dilepas Langsung Presiden Prabowo

Kupang, nwartapedia.com – Ketua Umum (Ketum) Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Nusa Tenggara Timur, Dr. Bobby Lianto, MM. MBA melaporkan perkembangan perjalanan rombongan peserta Retret KADIN Indonesia 2025 pada Jumat (8/8/2025).

Rangkaian kegiatan dimulai pagi hari di Halim Perdanakusuma, Jakarta, dengan pembukaan dan pemaparan materi oleh Wakil Menteri Koordinator Politik dan Keamanan, Lodewijk Freidrich Paulus.

Setelah itu, rombongan yang berjumlah sekitar 200 peserta melanjutkan perjalanan menuju Hambalang untuk bertemu Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo memberikan arahan, motivasi, dan secara resmi melepas rombongan.

Dalam pesannya,

Seelah menjelaskan tentang Geopolitik dan Geoekonomi Dunia, Presiden Prabowo Subianto menitipkan pesan Jadilah Pengusaha yang Patriotik bagi Bangsa Ini.

 

Seusai agenda di Hambalang, peserta kembali ke Halim Perdanakusuma untuk melanjutkan perjalanan udara menggunakan dua unit pesawat Super Hercules C-130.

“Pesawat yang kami tumpangi adalah Super Hercules Y130 yang dipesan oleh Bapak Prabowo pada tahun 2022 dan tiba pada 2023. Saat ini, kami sedang terbang menuju Bandara Adisutjipto, Yogyakarta, dengan waktu tempuh sekitar satu jam,” ujar Dr. Bobby Lianto melalui laporan langsung dari dalam pesawat.

Rombongan dijadwalkan tiba di Yogyakarta malam ini, kemudian melanjutkan perjalanan darat menuju Akademi Militer (Akmil) Magelang untuk menginap di Akmil Magelang.

Kegiatan Retret KADIN Indonesia 2025 ini menjadi momentum penting dalam memperkuat jejaring, meningkatkan kapasitas kepemimpinan, serta mempererat hubungan antarprovinsi di tubuh KADIN. (MI)




Larissa Kupang Ingatkan Pentingnya Perawatan Kulit Wajah di Tengah Kualitas Udara yang Menurun

Kupang,nwartapedia.com. — Di tengah kualitas udara yang kian menurun akibat polusi dan paparan sinar matahari yang semakin intens, Larissa Aesthetic Center Kupang mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan kulit wajah.

Pimpinan Larissa Aesthetic Center Kupang, Try Rosamery, mengatakan, perawatan wajah bukan hanya soal kecantikan, tetapi juga bagian dari investasi kesehatan diri.

“Banyak orang masih kurang memperhatikan perawatan kulit wajah. Padahal, udara kita sekarang berbeda. Polusi dan sinar matahari yang lebih kuat bisa mempercepat penuaan dan kerusakan kulit,” ujarnya saat ditemui di Kupang, Jumat (8/8).

Menurutnya, perawatan rutin jauh lebih bermanfaat dibanding sekadar menutupi kulit dengan riasan tebal.

“Daripada hanya mengandalkan foundation yang pada sore hari membuat wajah kusam, lebih baik rawat kulit sejak awal. Hasilnya akan lebih sehat dan alami,” tambahnya.

Di Larissa, proses perawatan dimulai dengan pendaftaran dan konsultasi untuk mengetahui jenis kulit serta bahan alami yang cocok digunakan, seperti buah atau sayuran tertentu.

Setelah itu, konsumen diarahkan ke ruang perawatan yang dilengkapi tempat berbaring dan peralatan khusus perawatan wajah.

Tahapan perawatan meliputi pembersihan (cleansing), pengelupasan ringan (scrub), frimator, pengolesan sari bengkoang, pemijatan wajah, stim, ekstraksi komedo, terapi high frequency (HF), pemakaian masker, kompres timun, dan diakhiri dengan pelembap. Seluruh bahan yang digunakan berasal dari sumber alami.

Salah satu bahan andalan adalah buah persik (peach), yang kaya vitamin C dan E serta antioksidan. Buah ini bermanfaat menjaga elastisitas kulit, mencegah penuaan dini, mencerahkan, melembapkan, dan membantu mengatasi jerawat.

“Perawatan dengan bahan alami membantu kulit tetap sehat tanpa efek samping bahan kimia berlebih. Kulit yang sehat bukan hanya meningkatkan kepercayaan diri, tapi juga mencerminkan kesehatan tubuh secara keseluruhan,” kata Try Rosamery.(goe)




Caecilia Ruli Hikmawati: Meniti Jalan dari Mikrofon, Menembus Dunia Bisnis, hingga Menggugah Literasi Perempuan

Kuoang,nwartapedia.com  —  Bagi sebagian orang, perjalanan karier berjalan lurus dalam satu bidang. Namun, bagi Caecilia Ruli Hikmawati, S.Psi., MM, hidup adalah rangkaian kesempatan yang saling terhubung dan membentuk mozaik pengalaman yang kaya makna.

Dari lantang suara di ruang siaran radio, tampil memandu acara sebagai presenter dan MC, menukik ke ranah manajemen sumber daya manusia, hingga memimpin di industri kecantikan semua ia jalani dengan keyakinan dan visi yang jelas: membantu orang menjadi versi terbaik dari dirinya sendiri.

Dari Penyiaran ke Manajemen

Latar belakang akademis Caecilia di bidang Psikologi (S.Psi) dan Magister Manajemen (MM).

ibu dua orang anak laki laki itu memberinya pemahaman mendalam tentang perilaku manusia dan strategi organisasi. Dunia penyiaran mengasah kemampuannya berkomunikasi, membangun jejaring, dan memahami audiens. Saat peluang di bidang Human Resources terbuka, ia melangkah mantap memulai dari posisi manajerial, memimpin tim, hingga menyusun kebijakan strategis.

Sejak 2012, ia bergabung dengan Larissa Aesthetic Center dan menapaki perjalanan 13 tahun yang konsisten. Dari awal, keputusannya masuk ke industri kecantikan bukan semata soal bisnis, melainkan panggilan hati.

“Kecantikan bukan sekadar penampilan luar, tapi bagaimana kita membantu orang merasa percaya diri,” ujarnya.

Baginya, di bidang manapun seseorang bekerja, esensinya tetap sama: menciptakan dampak positif bagi orang lain.

Kepemimpinan yang Memberdayakan

Kini, Caecilia dipercaya memegang posisi General Manager. Ia memimpin dengan menggabungkan ketegasan visi, empati, dan strategi yang matang.

Dunia kecantikan yang selalu berkembang membuatnya terus berinovasi, membaca tren, dan membangun peluang bisnis yang berkelanjutan.

Di luar kepemimpinan korporat, ia adalah Assessor Kompetensi bersertifikat BNSP, praktisi NLP (Neuro Linguistic Programming), pemegang sertifikasi grafologi, hingga statement analysis. Semua keterampilan ini memperkaya perannya sebagai coach, trainer, dan konsultan pengembangan SDM.

Karya untuk Literasi dan Perempuan

Kecintaannya pada dunia literasi lahir dari keyakinan bahwa kata-kata dapat mengubah cara pandang dan menggerakkan tindakan. Buku perdananya,

“Tangan Perempuan: Kisah Wanita yang Mampu Mengubah Dunia”, memuat cerita-cerita perempuan tangguh yang menginspirasi pembaca untuk melihat potensi diri.

Melalui karya itu, ia menegaskan bahwa kekuatan perempuan adalah kekuatan transformatif yang layak dirayakan.

Filosofi Hidup

Caecilia memegang teguh motto “Be the best version of you” hidup bukan tentang meniru orang lain, melainkan menjadi yang terbaik dari diri sendiri, baik dalam hati, pikiran, sikap, maupun penampilan.

Ia percaya, setiap hari adalah kesempatan untuk berkembang, belajar dari pengalaman, dan memanfaatkan keunikan yang telah Tuhan anugerahkan.

Lewat kiprah di dunia penyiaran, kepemimpinan bisnis, pengembangan SDM, dan literasi, Bagi Caecilia Ruli Hikmawati istri dari Yohanes Wahyu Sutanto telah membangun jejak yang menginspirasi.

Sosoknya menjadi bukti bahwa ketika bakat, pendidikan, pengalaman, dan hati berpadu, seseorang bukan hanya dapat sukses tetapi juga meninggalkan warisan nilai yang bermakna bagi banyak orang.(goe)




Larissa Aesthetic Center Perkuat Bisnis dengan Sentuhan CSR Pendidikan dan UMKM

Kupang,nwartapedia.com  —  Di tengah persaingan industri kecantikan yang kian ketat, Larissa Aesthetic Center tidak hanya fokus pada layanan perawatan kulit, tubuh, dan rambut, tetapi juga mengembangkan strategi bisnis berkelanjutan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di bidang pendidikan dan pemberdayaan ekonomi.

General Manager Larissa Aesthetic Center, Caecilia Ruli Hikmawati, S.Psi., M.M., mengungkapkan bahwa komitmen ini menjadi bagian penting dari positioning Larissa di pasar.

“Kami percaya kecantikan itu tidak hanya soal penampilan, tetapi juga pemberdayaan. Melalui program CSR, kami hadir di sekolah dan kampus untuk membekali generasi muda dengan keterampilan relevan sesuai kebutuhan industri,” ujarnya dalam diskusi bersama media, Jumat (8/8).

Larissa rutin berkolaborasi dengan sekolah kejuruan, khususnya SMK bidang kecantikan, melalui pelatihan seperti teknik grooming, hair curling, hingga sesi motivasi siswa. Perusahaan juga kerap menjadi “guru tamu” untuk memberikan wawasan industri secara langsung.

Di bidang pendidikan, Larissa memberikan beasiswa akademis maupun non-akademis melalui program pemilihan siswa berprestasi.

Sementara di ranah kesehatan kulit, mereka menjalankan kampanye edukasi seperti gerakan “Cuci Muka yang Baik dan Benar” serta penyuluhan kulit sehat.

Selain itu, Larissa membentuk Larissa Community, wadah bagi individu berprestasi yang peduli kesehatan kulit, guna membangun jaringan dan kolaborasi lintas bidang.

Di sektor ekonomi, Larissa melatih pelaku UMKM untuk memulai bisnis skincare baik dengan modal maupun tanpa modal, dilengkapi pelatihan keterampilan pemasaran.

“Pendekatan ini bukan hanya membangun citra merek, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” tambah Caecilia.

Untuk masyarakat Kupang, NTT, layanan Larissa Aesthetic Center tersedia di Jalan Frans Seda No. 16, Fatululi, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi 0811-2984-998.(goe)




Dengarkan Suara Warga, Muhammad  Ramli Janji Perjuangkan Bansos Tepat Sasaran

Kupang, nwartapedia.com – Dalam upaya menyerap aspirasi dan menyentuh langsung denyut persoalan masyarakat, Anggota DPRD Kota Kupang dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Muhammad Ramli, menggelar kegiatan reses tahap ketiga di Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, pada Kamis (7/8/2025).

Kegiatan ini menjadi wadah penting bagi warga untuk menyuarakan keluhan, harapan, dan masukan terhadap berbagai kebijakan pemerintah.

Salah satu isu utama yang mencuat adalah keluhan soal ketimpangan dalam penyaluran bantuan sosial (bansos), yang dinilai masih belum menyentuh seluruh warga yang membutuhkan.

Sejumlah warga mengaku tidak pernah menerima bansos meski hidup dalam kondisi ekonomi sulit. Mereka mempertanyakan kejelasan kriteria dan proses pendataan penerima.

Menjawab kekhawatiran ini, Muhammad Ramli menjelaskan bahwa penyaluran bansos sangat bergantung pada data administrasi kependudukan, khususnya informasi yang tercantum dalam Kartu Tanda Penduduk (KTP).

“Banyak warga belum sadar bahwa apa yang tertulis di KTP bisa menentukan apakah mereka layak menerima bantuan atau tidak. Misalnya, jika tercatat sebagai pegawai swasta atau honorer, mereka langsung dianggap memiliki penghasilan tetap dan gugur sebagai penerima,” terang Ramli.

Ia pun mendorong warga untuk memastikan bahwa data pekerjaan dalam KTP sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

“Kalau pekerjaan sehari-hari adalah buruh bangunan, tukang ojek, petani, atau nelayan, maka itu yang harus ditulis. Hal ini akan sangat membantu dalam proses verifikasi agar bantuan lebih tepat sasaran,” tegasnya.

Selain soal bansos, warga juga menyampaikan berbagai aspirasi terkait program pemberdayaan ekonomi, perbaikan infrastruktur lingkungan, hingga peningkatan akses terhadap layanan dasar seperti kesehatan dan air bersih.

Menanggapi hal tersebut, Ramli berkomitmen untuk memperjuangkan seluruh aspirasi yang disampaikan dalam forum DPRD Kota Kupang.

“Semua yang disampaikan hari ini akan saya bawa dan perjuangkan dalam rapat-rapat anggaran serta program kerja pemerintah kota. Reses ini bukan hanya formalitas, tetapi cara saya menjalankan amanah rakyat,” ujarnya.

Reses ini menjadi bukti nyata keterbukaan dan kepedulian anggota legislatif terhadap suara masyarakat. Ramli berharap, ke depan, proses penyaluran bantuan dan pembangunan daerah semakin berpihak kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. ***




Rektor UCB Hadirkan Nirmala Bonat, Suarakan Harapan dan Perlindungan Pekerja Migran di Hadapan BP2MI

Kupang,nwartapedia.com — Universitas Citra Bangsa (UCB) Kupang kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi muda Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berdaya saing global.

Kampus yang berada di jantung Kota Kupang ini menjadi tuan rumah dalam kunjungan Kementerian Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), yang berlangsung di Aula Lantai 5 Kampus UCB pada Rabu (6/8/2025)

Hadir dalam kegiatan ini, Inspektur Jenderal Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri, Dr. Dwi Setiawan Susanto, S.E., M.Si., Ak serta Direktur ABRI,  Danu Prababa, S.E., M.P.A.

Mereka disambut secara resmi oleh Rektor UCB Kupang, jajaran dosen, mahasiswa, serta mitra strategis universitas.

Namun momen paling menyentuh dalam acara ini adalah ketika Rektor UCB secara khusus menghadirkan sosok Nirmala Bonat, seorang mantan TKW asal NTT yang pernah mengalami kekerasan berat saat bekerja di Malaysia.

“Kehadiran Nirmala hari ini bukan sekadar testimoni, melainkan simbol nyata dari perjuangan, harapan, dan perubahan nasib para pekerja migran kita yang kerap terpinggirkan. Ia adalah suara dari ribuan TKW yang berjuang di luar negeri, dan kini bangkit menjadi pribadi yang luar biasa,” ujar Rektor dalam sambutannya.

Nirmala Bonat, yang dulunya bekerja sebagai tenaga kerja informal di Malaysia, mengalami penderitaan berat di tangan majikannya.

Namun berkat dukungan dari banyak pihak, termasuk Anggota DPR RI asal NTT, Abraham Paul Liyanto, ia diselamatkan dan difasilitasi pulang ke NTT.

Dengan suara penuh haru, Nirmala menyampaikan kesaksiannya di hadapan jajaran BP2MI dan ratusan peserta kegiatan.

“Saya berterima kasih kepada Bapak Abraham Paul Liyanto yang tidak hanya menyelamatkan saya dari penderitaan, tapi terus membiayai hidup saya sejak dari Malaysia hingga sekarang dan bisa berdiri di sini hari ini,” tutur Nirmala yang disambut tepuk tangan haru seluruh hadirin.

Dalam forum ini, Rektor UCB juga memaparkan perkembangan UCB sejak masa embrio tahun 2005—2007, yang kemudian menjadi lembaga pendidikan formal pada 2008, berkembang pesat pada 2013, dan pada 2019 resmi menjadi universitas.

UCB kini sedang gencar memperkuat konektivitas internasional. Beberapa program strategis yang tengah berjalan antara lain Kelas Bahasa Jepang (46 mahasiswa aktif), Kelas Bahasa Mandarin (lebih dari 100 mahasiswa), Kolaborasi dengan institusi di Timor Leste (saat ini sudah ada 63 mahasiswa), Permintaan kerja sama dari Inggris untuk pengiriman ribuan tenaga profesional terlatih, Dan rencana peluncuran Fakultas Kedokteran pada Oktober 2025 sebagai upaya memenuhi kebutuhan dokter di wilayah NTT.

“Kami ingin anak-anak muda NTT memiliki kompetensi global, tidak hanya siap kerja, tetapi siap memimpin. Melalui kerja sama dengan BP2MI, kami percaya mereka bisa diberangkatkan bukan sebagai korban, tapi sebagai profesional yang dihargai,” ujar Rektor menutup sambutannya.

Kegiatan ditutup dengan Kuliah umum oleh Dirhen Promosi dan Pemanfaatan Kerja Luar Negeri PB2MI dengan tema Sosialisasi Peluang Kerja Luar Negeri dan Peresmian Migran Centre di Kupang, dialog interaktif, serta penegasan dari BP2MI bahwa mereka akan terus menjalin kemitraan dengan lembaga pendidikan seperti UCB untuk memastikan bahwa pekerja migran asal Indonesia tidak hanya terlindungi, tetapi juga sukses secara ekonomi dan sosial di negeri orang. (MI)




Umat Stasi Bello Hidupkan Semangat Persaudaraan Lewat Lomba dan Kegiatan Pesta Pelindung Santo Agustinus

Kupang, nwartapedia.com Dalam semangat kasih dan kebersamaan yang diwariskan Santo Agustinus, umat Stasi Santo Agustinus Bello, Paroki Santo Fransiskus dari Assisi Kolhua, Kupang, NTT, memulai rangkaian kegiatan menyongsong pesta pelindung stasi yang akan dirayakan pada 28 Agustus 2025.

Kegiatan yang dibuka pada Rabu (6/8) di Aula Stasi Bello ini menghadirkan suasana meriah sekaligus penuh makna, dengan partisipasi aktif dari seluruh 16 Kelompok Umat Basis (KUB), yang mewakili hampir 2.500 jiwa umat. Lomba dan pertandingan yang digelar menjadi ajang membangun persaudaraan lintas generasi, mulai dari anak-anak hingga dewasa.

Jenis kegiatan yang diselenggarakan cukup beragam, antara lain lomba mewarnai sketsa Santo Agustinus untuk anak usia dini, pertandingan futsal antar siswa SD dan SMP, lomba mazmur, serta lomba lektor.

Sejak hari pertama, antusiasme umat terlihat tinggi, khususnya dari anak-anak yang menjadi generasi penerus Gereja.

Ketua Panitia, Martinus Mudu, menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini dirancang bukan semata-mata untuk memperingati pesta pelindung, tetapi juga sebagai ruang membangun kembali tali persaudaraan dan kekompakan antarumat.

“Dengan total anggaran Rp15 juta dari kas stasi, kami ingin membuktikan bahwa semangat gotong royong masih sangat hidup. Ini bukti bahwa umat tidak hanya hadir di gereja, tapi juga hadir satu untuk yang lain,” ujarnya.

Ketua Dewan Pastoral Paroki (DPP) Kolhua, Adri Ceme, turut memberikan apresiasi tinggi atas semangat umat Stasi Bello yang berhasil menggerakkan kegiatan secara mandiri.

“Kegiatan ini membanggakan. Jarang ada stasi yang bisa menggalang dukungan umat sebesar ini. Lebih membanggakan lagi karena Stasi Bello juga telah ditunjuk menjadi tuan rumah pesta pelindung Paroki Kolhua pada 4 Oktober 2025 mendatang,” kata Adri.

Menurutnya, tanggung jawab ini bukan beban, melainkan kepercayaan besar dari paroki yang perlu dijawab dengan semangat pelayanan dan kekompakan yang terus dijaga.

Pastor Paroki, Romo Longginus Bone (Romo Dus), dalam sambutan pembukaan menegaskan pentingnya keterlibatan umat dalam seluruh dinamika kehidupan gereja.

Ia mengajak seluruh peserta untuk tidak hanya fokus pada kemenangan, tetapi menjadikan setiap kegiatan sebagai sarana membangun tubuh Kristus yang hidup.

“Tujuan utama kita bukanlah siapa yang menang, melainkan siapa yang mau terlibat. Ini adalah cara kita menghidupi cinta Tuhan dalam kebersamaan,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan bagi generasi muda, Romo Dus secara pribadi menyatakan akan memberikan hadiah khusus bagi pemenang lomba mewarnai.

Dengan dimulainya rangkaian kegiatan ini, umat Stasi Santo Agustinus Bello tidak hanya tengah menyambut pesta pelindungnya, tetapi juga tengah membangun komunitas yang tangguh, bersatu, dan beriman kuat sejalan dengan semangat Santo Agustinus yang menjadi teladan. (goe)