Christian Widodo Resmi Pimpin KONI Kota Kupang, Siap Wujudkan Prestasi Menuju PON XXII 2028

Kupang, nwartapedia.com   –  dr. Christian Widodo resmi dilantik sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kupang masa bakti 2026-2030. Pelantikan yang dilakukan oleh Ketua Umum KONI Provinsi Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, menjadi momentum penting untuk memperkuat pembinaan olahraga sekaligus menyongsong pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.

Dalam sambutannya, Christian Widodo menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih atas kepercayaan yang diberikan seluruh pengurus cabang olahraga untuk memimpin KONI Kota Kupang. Ia menegaskan bahwa amanah tersebut bukan sekadar jabatan organisasi, melainkan bentuk pengabdian untuk memajukan olahraga di Kota Kupang.

Menurutnya, olahraga telah mengajarkan banyak nilai kehidupan, mulai dari disiplin, kerja keras, kepemimpinan hingga pentingnya kerja sama tim dalam meraih prestasi. Karena itu, seluruh pengurus yang baru dilantik diharapkan mampu bersinergi tanpa melihat latar belakang profesi masing-masing demi kemajuan olahraga daerah.

Christian juga memastikan Pemerintah Kota Kupang akan memberikan dukungan penuh terhadap program-program KONI, termasuk penyelenggaraan berbagai event olahraga melalui ajang Wali Kota Cup di sejumlah cabang olahraga. Selain hibah untuk KONI Kota Kupang, pemerintah juga menyiapkan dukungan pembinaan atlet sebagai bagian dari persiapan menuju PON XXII 2028.

Ia menegaskan bahwa komitmen awal harus dibarengi dengan konsistensi dalam bekerja agar seluruh program yang telah direncanakan dapat berjalan hingga menghasilkan prestasi nyata bagi Kota Kupang dan Nusa Tenggara Timur.

Sementara itu, Sekretaris Umum KONI NTT, Alfons Theodorus, yang mewakili Ketua Umum KONI NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, menyampaikan permohonan maaf karena Ketua Umum KONI NTT tidak dapat hadir langsung akibat agenda pemerintahan yang tidak dapat ditinggalkan.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Alfons, Ketua Umum KONI NTT menegaskan bahwa pelantikan pengurus KONI Kota Kupang memiliki makna strategis di tengah persiapan NTT menjadi tuan rumah bersama PON XXII Tahun 2028.

Ia menyebut waktu menuju PON yang tersisa sekitar 821 hari harus dimanfaatkan secara maksimal untuk membangun pembinaan atlet, memperkuat organisasi, meningkatkan sarana prasarana olahraga, serta mempersiapkan penyelenggaraan yang berkualitas.

KONI NTT juga menekankan empat target utama menuju PON 2028, yakni sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, sukses administrasi, dan sukses pertumbuhan ekonomi daerah melalui dampak penyelenggaraan event olahraga nasional tersebut.

Kota Kupang sebagai ibu kota Provinsi NTT dinilai memiliki peran penting dalam mendukung agenda besar tersebut. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah, KONI, cabang olahraga, pelatih, atlet, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu membawa olahraga NTT semakin maju sekaligus mengukir prestasi di tingkat nasional.

Pelantikan pengurus KONI Kota Kupang ini diharapkan menjadi awal kebangkitan olahraga Kota Kupang sekaligus memperkuat kontribusi daerah dalam menyukseskan PON XXII Tahun 2028 dengan semangat “Ayo Bangun Olahraga NTT” menuju NTT Emas. (MI)




Cegah Sakit Gigi pada Balita Stunting, Poltekkes Kemenkes Kupang Perkuat Peran Orang Tua di Desa Baumata

Oelamasi, nwartapedia.com – Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Kupang melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat dengan fokus pada pemberdayaan orang tua balita stunting melalui edukasi kesehatan gigi dan mulut di Desa Baumata, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang pada Sabtu (6/6/2026).

Kegiatan yang diprakarsai oleh Agusthinus Wali, S.Kp.G.,MDSc, Melkisedek O. Nubatonis, SKM.,MDSc dan Mery N..Pay, S.Kp.G.,MDSc ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya kesehatan gigi sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting pada anak.

Balita yang mengalami stunting diketahui memiliki risiko lebih tinggi terkena karies gigi dan berbagai gangguan kesehatan mulut lainnya.

Kondisi tersebut dapat menyebabkan rasa sakit, kesulitan makan, menurunkan asupan gizi, hingga memperburuk kondisi pertumbuhan anak.

Melalui kegiatan ini, para ibu balita stunting dari empat posyandu di Desa Baumata mendapatkan edukasi mengenai cara menjaga kebersihan gigi dan mulut anak secara benar.

Materi yang diberikan mencakup teknik menyikat gigi, pemilihan makanan sehat bagi kesehatan gigi, serta pentingnya pemeriksaan gigi secara berkala di fasilitas kesehatan.

Tim pengabdian juga memberikan simulasi langsung mengenai cara membersihkan gigi dan rongga mulut balita menggunakan alat peraga phantom gigi dan kain kasa bersih yang dibasahi air hangat.

Praktik ini dilakukan agar orang tua memiliki keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Selain edukasi, kegiatan turut disertai pemberian makanan tambahan berupa bubur kacang hijau kepada balita yang hadir di posyandu.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung perbaikan status gizi anak sekaligus meningkatkan kesadaran orang tua tentang pentingnya asupan makanan bergizi.

Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan peserta setelah mengikuti kegiatan.

Sebelum edukasi, sebagian besar peserta masih memiliki pemahaman yang rendah mengenai pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut balita.

Namun setelah edukasi, jumlah peserta dengan kategori pengetahuan baik meningkat secara nyata.

Tim pelaksana menilai keberhasilan program ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan berbasis masyarakat mampu menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kesadaran keluarga terhadap pentingnya kesehatan gigi sebagai bagian dari pencegahan stunting.

Sebagai bentuk pendampingan berkelanjutan, tim bersama kader kesehatan melakukan kunjungan rumah untuk memantau penerapan kebiasaan menjaga kebersihan gigi dan mulut balita.

Pada kesempatan tersebut, keluarga juga menerima paket kesehatan berupa sikat gigi, pasta gigi, dan susu formula.

Menurut tim pengabdian, kesehatan gigi dan mulut yang terjaga akan membantu anak mengonsumsi makanan dengan nyaman, meningkatkan status gizi, serta mendukung tumbuh kembang yang optimal.

Karena itu, keterlibatan aktif orang tua menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan anak sejak usia dini.

Program ini mendapat dukungan dari Direktur Poltekkes Kemenkes Kupang, Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPM) Poltekkes Kemenkes Kupang, Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang, Pemerintah Desa Baumata, kader kesehatan, serta para ibu balita stunting yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. (MI)




Wali Kota Kupang Apresiasi Dedikasi Guru TK pada Puncak HUT IGTKI, Tegaskan Peran Penting Pendidikan Anak Usia Dini

Kupang nwartapedia.com  – Perayaan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kota Kupang berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan di Lapangan Upacara Kantor Wali Kota Kupang, Kamis (4/6).

Kegiatan yang diisi dengan jalan santai dan pemotongan tumpeng tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus bentuk penghargaan terhadap dedikasi para guru TK dalam dunia pendidikan.

Ratusan guru TK dan kepala sekolah dari berbagai wilayah di Kota Kupang ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Mereka disambut langsung oleh Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, bersama Ketua TP PKK Kota Kupang yang juga Bunda PAUD, dr. Widya Cahya, saat tiba di garis finis usai mengikuti jalan santai dari Rumah Jabatan Wali Kota Kupang.

Turut hadir Ketua IGTKI Kota Kupang Mandasia Samsudin, Ketua PGRI Kota Kupang Apolonia Dethan, serta sejumlah pemangku kepentingan di bidang pendidikan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Kupang menyampaikan penghargaan kepada seluruh guru TK yang selama ini telah berkontribusi dalam membentuk karakter generasi muda Kota Kupang.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan sebuah daerah tidak hanya diukur dari kemajuan fisik, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang dipersiapkan sejak usia dini.

Ia menilai para guru TK memiliki peran strategis karena menjadi pendidik pertama yang menanamkan nilai-nilai kehidupan, karakter, disiplin, dan semangat belajar kepada anak-anak.

Peran tersebut menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi yang cerdas, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Wali Kota juga mengajak seluruh elemen pendidikan untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Menurutnya, keberhasilan pendidikan membutuhkan kerja sama yang erat antara pemerintah, sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kota Kupang menyatakan komitmennya untuk terus mendukung berbagai program IGTKI, termasuk peningkatan kompetensi guru serta kegiatan yang mendorong kemajuan pendidikan anak usia dini.

Ia bahkan berharap perayaan HUT IGTKI pada tahun-tahun mendatang dapat dikemas lebih besar dengan melibatkan lebih banyak partisipasi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Panitia HUT IGTKI Kota Kupang, Febriana Margaretha, menjelaskan bahwa kegiatan jalan santai merupakan bagian dari rangkaian perayaan ulang tahun organisasi yang sebelumnya telah diawali dengan berbagai kegiatan Gebyar Anak di tingkat kecamatan.

Selain itu, IGTKI Kota Kupang juga berencana menggelar workshop dan lomba micro teaching dalam waktu dekat sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan profesionalisme para guru TK.

Perayaan HUT IGTKI tahun ini tidak hanya menjadi momen peringatan hari jadi organisasi, tetapi juga menjadi bentuk penghormatan terhadap para pendidik anak usia dini yang selama ini berperan sebagai penanam nilai, pembentuk karakter, dan penjaga harapan bagi masa depan generasi Kota Kupang. **




Kelulusan SMP Negeri Keliwumbu Capai 100 Persen, Kepala Sekolah Ajak Siswa Lanjutkan Pendidikan

Ende, nwartapedia.com — SMP Negeri Keliwumbu yang berada di Desa Keliwumbu, Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende kembali menorehkan capaian membanggakan di bidang pendidikan. Seluruh siswa kelas IX Tahun Pelajaran 2025/2026 berhasil lulus dengan persentase kelulusan mencapai 100 persen.

Kepala SMP Negeri Keliwumbu, Markus Aku, S.Pd yang sering di sapa Mache kepada media ini, Jumat (5/6/2026), menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras siswa, dukungan orang tua, serta dedikasi para guru dalam mendampingi proses pembelajaran selama tiga tahun terakhir.

Dari total 36 peserta ujian yang terdiri atas 13 siswa laki-laki dan 23 siswa perempuan, seluruhnya dinyatakan lulus berdasarkan hasil sidang dewan guru yang dilaksanakan pada 1 Juni 2026.

Keputusan tersebut diambil setelah melalui proses evaluasi dan penilaian yang objektif sesuai ketentuan yang berlaku.

“Setelah melalui proses pendidikan selama tiga tahun dan penilaian yang objektif terhadap seluruh peserta didik, sidang dewan guru menetapkan bahwa siswa-siswi SMP Negeri Keliwumbu Angkatan XI Tahun Pelajaran 2025/2026 dinyatakan lulus 100 persen,” ujar Markus Aku.

Sebagai bentuk apresiasi atas prestasi akademik siswa, sekolah memberikan piagam penghargaan kepada 10 lulusan terbaik. Posisi pertama diraih oleh Maria Magdalena Mbu dengan total nilai 949 dan rata-rata 86,27.

Peringkat kedua ditempati Kanisius Putra Balo dengan total nilai 945 dan rata-rata 85,95, sedangkan posisi ketiga diraih Childayana Pe Mbena dengan total nilai 940 dan rata-rata 85,48.

Selain ketiga siswa tersebut, penghargaan juga diberikan kepada Michaela Devailar Sabu, Maria Yunita Riti, Ermelkrina Uja, Angelina Ngura, Maria Clarista Lengu, Maria Asri Dimitri Lanu, dan Benyamin Brekmans Jaghu yang masuk dalam daftar 10 besar lulusan terbaik tahun ini.

Pada kesempatan itu, Markus Aki mengingatkan para orang tua dan wali murid bahwa kelulusan dari jenjang SMP bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan anak-anak mereka.

Ia berharap seluruh lulusan dapat melanjutkan pendidikan ke tingkat SMA, SMK, atau sederajat.

“Pendidikan anak-anak kita belum selesai. Mereka harus melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Saya berharap tidak ada satu pun dari 36 lulusan tahun ini yang berhenti sekolah karena mereka masih berada pada usia belajar dan masih memiliki masa depan yang panjang,” tegasnya.

Ia juga berpesan kepada para lulusan agar memanfaatkan kesempatan yang diberikan oleh orang tua dengan sebaik-baiknya.

Menurutnya, pendidikan merupakan modal penting untuk meningkatkan kompetensi, keterampilan, serta membuka peluang meraih masa depan yang lebih baik.

“Kejarlah cita-cita dan raihlah mimpi kalian. Jagalah nama baik almamater di mana pun kalian melanjutkan pendidikan. Dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki, kalian akan mampu bersaing dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Komite SMP Negeri Keliwumbu, Ferdinandus Leve, menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah yang telah membimbing dan mendidik para siswa hingga berhasil menyelesaikan pendidikan di jenjang SMP.

Menurutnya, komite sekolah akan terus menjadi mitra strategis dalam mendukung berbagai program pendidikan guna menciptakan generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan di masa depan.

Ia juga mengajak para orang tua untuk terus memberikan dukungan kepada anak-anak mereka agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Selain itu, Ferdinandus berharap masyarakat tetap memberikan kepercayaan kepada SMP Negeri Keliwumbu sebagai salah satu lembaga pendidikan yang berkomitmen mencetak sumber daya manusia berkualitas.

Keberhasilan kelulusan 100 persen ini menjadi bukti nyata komitmen SMP Negeri Keliwumbu dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus mempersiapkan generasi muda yang siap melanjutkan pendidikan dan berkontribusi bagi pembangunan daerah di masa mendatang. (MI)




Sinergi SH Juwara Cafe dan PT Klinik Olahraga Kupang, Bangun Komunitas Sehat Menuju NTT Maju

Kupang,nwartapedia.com  –  SH Juwara Cafe bersama PT Klinik Olahraga Kupang membangun sinergi dalam mendorong terciptanya masyarakat yang lebih sehat, bugar, dan produktif di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui pengembangan Warung Kopi Sehat yang menjadi sarana edukasi kesehatan sekaligus tempat berkumpulnya masyarakat yang peduli terhadap pola hidup sehat.

Agen SH Juwara Cafe, Kanisius Maruli, saat ditemui media di PT Klinik Olahraga Kupang, Stadion Oepoi, Kamis (4/6/2026), mengatakan bahwa dirinya mulai bergabung dengan SH Juwara Cafe pada November 2025 dan hingga kini terus berkomitmen memperkenalkan kopi kesehatan kepada masyarakat.

Dengan mengusung slogan “Selagi Masih Sehat, Minumlah yang Sehat Supaya Tetap Sehat”, Kanisius mengaku optimistis produk yang dipasarkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus membuka peluang usaha.

“Dalam berusaha yang paling penting adalah konsisten. Kami membuka pelayanan setiap hari mulai pukul 17.00 hingga 22.00 WITA. Awalnya mungkin belum banyak yang mengenal, tetapi jika dilakukan dengan sungguh-sungguh dan konsisten, masyarakat akan semakin percaya. Saya yakin setiap usaha yang baik pasti akan menghasilkan berkat,” ujar Kanisius.

Menurutnya, SH Juwara Cafe merupakan kopi kesehatan yang memadukan biji kopi Arabika premium asal Brasil dengan ekstrak jamur Ganoderma atau Lingzhi yang telah dikenal luas karena kandungan nutrisinya.

Produk tersebut diproduksi melalui standar kualitas tinggi dengan dukungan laboratorium modern dan pusat budidaya Ganoderma di Taiwan.

SH Juwara Cafe hadir dalam dua pilihan produk, yaitu varian 3 in 1 tanpa gula yang memiliki cita rasa kopi lebih kuat dan pekat, serta varian 4 in 1 dengan gula tebu yang menawarkan rasa lebih lembut dan creamy untuk konsumsi sehari-hari.

Selain menggunakan biji kopi Arabika berkualitas premium, produk ini juga diperkaya krimer berbahan Virgin Coconut Oil (VCO) non-trans fat dan ekstrak Ganoderma Shuang Hor yang telah memperoleh sertifikasi resmi dari pemerintah Taiwan.

Kanisius menjelaskan bahwa SH Juwara Cafe memiliki empat keunggulan utama, yaitu alami, menyehatkan, nikmat, dan terjangkau.

Selain itu, produk tersebut juga dapat menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat yang ingin mengembangkan usaha secara mandiri.

Ia menambahkan, kandungan Ganoderma dipercaya dapat membantu menjaga daya tahan tubuh, mendukung kesehatan jantung dan hati, membantu mengurangi kelelahan, serta menunjang kebugaran tubuh secara keseluruhan.

Produk ini disebut telah dipasarkan di berbagai negara selama lebih dari 19 tahun dan mendapat banyak testimoni positif dari konsumennya.

Sementara itu, Direktur PT Klinik Olahraga Kupang, Dr. Frans Sales, S.Pd., MM, mengatakan bahwa kolaborasi dengan SH Juwara Cafe merupakan bagian dari komitmen pihaknya dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih dekat dengan masyarakat.

Menurut Frans Sales, Warung Kopi Sehat bukan sekadar tempat menikmati minuman, tetapi juga menjadi ruang edukasi bagi masyarakat yang ingin meningkatkan kualitas hidup melalui pola makan, aktivitas fisik, dan kebiasaan sehat.

“Warung Kopi Sehat menjadi salah satu bentuk pelayanan kepada masyarakat yang ingin hidup lebih sehat dan bugar. Melalui kolaborasi ini, kami ingin membangun kesadaran bahwa menjaga kesehatan dapat dimulai dari kebiasaan sehari-hari,” katanya.

Frans Sales juga mengajak masyarakat Kota Kupang dan sekitarnya untuk mengunjungi Klinik Olahraga NTT Mart Cafe yang berlokasi di Jalan W.J. Lalamentik, kawasan Stadion Oepoi Kupang.

Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat gerakan pemberdayaan masyarakat menuju NTT yang lebih sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan.

“Ayo bersama-sama membangun budaya hidup sehat. Dengan masyarakat yang sehat dan produktif, kita dapat berkontribusi dalam mewujudkan NTT yang maju dan berdaya saing,” ujarnya.

 Frans Sales juga menjelaskan selain menyediakan layanan konsultasi kesehatan dan Perpustakaan Olahraga sebagai sarana edukasi dan literasi kebugaran, PT Klinik Olahraga Kupang kini juga menghadirkan berbagai fasilitas pendukung seperti ATM Mini, layanan rental mobil, penjualan t-shirt olahraga, serta aneka minuman dingin dan minuman kesehatan.

“Kami ingin menghadirkan pelayanan yang lebih lengkap bagi masyarakat. Karena itu, selain fokus pada kesehatan dan kebugaran, PT Klinik Olahraga Kupang juga menyediakan berbagai fasilitas pendukung yang dapat dimanfaatkan masyarakat,” ujar Frans Sales.

Melalui sinergi antara SH Juwara Cafe dan PT Klinik Olahraga Kupang, kedua pihak berharap dapat menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, sekaligus mendorong tumbuhnya komunitas yang peduli terhadap kesehatan dan kualitas hidup di Nusa Tenggara Timur. (MI)




Safari Kebangsaan FPK NTT Kibarkan Merah Putih di Puncak Kelimutu dan Telusuri Jejak Bung Karno di Ende

Ende, nwartapedia.com  —  Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melaksanakan Safari Kebangsaan ke Kabupaten Ende pada 28 Mei hingga 2 Juni 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat persatuan, toleransi, dan semangat kebangsaan di tengah keberagaman masyarakat.

Ketua FPK NTT, Ir. Theodorus Widodo, kepada media ini pada Senin (1/6/2026), menjelaskan bahwa kegiatan tersebut melibatkan berbagai organisasi dan paguyuban etnis yang tergabung dalam FPK NTT. Di antaranya Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), Kontak Kerukunan Sosial (K2S) Jawa, Ikatan Keluarga Kabupaten Ende Flores (IKKEF), Ikatan Keluarga Besar Rote Hailiteik (IKBRH), Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI), Kerukunan Keluarga Madura Flobamora, Paguyuban Betawi, serta Perkumpulan Keluarga Pasundan Mangle.

Rombongan Safari Kebangsaan bertolak dari Kupang menuju Ende menggunakan KM Wilis pada 28 Mei 2026 dengan Ketua Tim Safari, Siprianus Reda, ST.

Setibanya di Ende pada 29 Mei, rombongan langsung menuju kawasan wisata Kelimutu dan bermalam di Desa Wisata Waturaka. Di desa tersebut, peserta diterima secara adat oleh Mosalaki Yohan dan Kepala Desa Yoseph Wawo.

 

Dalam kesempatan itu, FPK NTT juga menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat setempat serta menggelar pentas budaya sebagai simbol kebersamaan dalam keberagaman.

Puncak kegiatan berlangsung pada 30 Mei 2026 saat rombongan mendaki Gunung Kelimutu dan melaksanakan upacara pengibaran Bendera Merah Putih di puncak gunung dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila.

Upacara dipimpin oleh AKBP (Purn) Gede Aria Bawa, S.Sos., M.H. sebagai pembina upacara, sementara Ketua FPK NTT Ir. Theodorus Widodo bertindak sebagai inspektur upacara. Pengibaran bendera dilakukan oleh Kiyai Pono Musariyokerto dan Christina Tri Handayani, S.Ag., M.Pd., sedangkan doa dibawakan oleh Yuvenaris dari KKSS.

“Upacara pengibaran Bendera Merah Putih di Puncak Kelimutu menjadi simbol kuat semangat persatuan bangsa serta penghormatan terhadap nilai-nilai Pancasila yang menyatukan seluruh elemen masyarakat Indonesia,” ujar Theodorus Widodo.

Setelah upacara, rombongan melanjutkan perjalanan ke lokasi wisata Air Tiga Rasa dan menikmati pemandian air panas di Desa Waturaka.

Pada 31 Mei, peserta Safari Kebangsaan mengunjungi Rumah Pengasingan Bung Karno di Jalan Perwira, Kampung Ambugaga, Kelurahan Kota Raja, Ende.

Lokasi tersebut menjadi saksi sejarah ketika Presiden pertama Republik Indonesia itu menjalani masa pengasingan pada tahun 1934 hingga 1938.

Rombongan juga mengunjungi Taman Renungan Bung Karno yang menjadi salah satu situs penting lahirnya gagasan kebangsaan dan nilai-nilai yang kemudian menjadi dasar negara Indonesia.

Kegiatan berlanjut di Desa Nuabosi, di mana peserta diterima secara adat oleh Mosalaki dan pemerintah desa. Selain mengikuti panen ubi secara langsung di kebun masyarakat, peserta juga mengikuti ramah tamah yang diwarnai pertunjukan musik, lagu daerah, tarian gawi, hingga lagu “Ave Maria” yang dinyanyikan bersama oleh seluruh peserta tanpa memandang latar belakang agama.

Kebersamaan tersebut semakin memperlihatkan semangat toleransi dan harmoni yang menjadi tujuan utama Safari Kebangsaan FPK NTT.

Pada 1 Juni 2026, rombongan mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Pancasila, Kota Ende. Upacara tersebut dipimpin oleh Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf.

Usai upacara, peserta mengunjungi Serambi Bung Karno di Biara St. Yoseph SVD. Tempat tersebut memiliki nilai sejarah penting karena menjadi lokasi Sang Proklamator meminjam dan membaca berbagai buku dari perpustakaan biara selama masa pengasingannya di Ende.

“Di Serambi Bung Karno ini Sang Proklamator mengalami transformasi diri dan cara pandang. Patung Bung Karno disini paling menyerupai dg Bung Karno semasa muda” Demikian ungkap Bruder Simpli yg menerima kedatangan rombongan.

Menurut Theodorus Widodo, rangkaian Safari Kebangsaan ini tidak hanya menjadi perjalanan wisata sejarah dan budaya, tetapi juga sarana memperkuat rasa persaudaraan antar suku, agama, dan kelompok masyarakat di NTT.

“Melalui Safari Kebangsaan ini, kami ingin meneguhkan bahwa keberagaman adalah kekuatan bangsa. Nilai-nilai Pancasila harus terus dirawat melalui kebersamaan, dialog, serta penghormatan terhadap perbedaan,” tegasnya.

Kegiatan Safari Kebangsaan FPK NTT dijadwalkan berakhir pada 2 Juni 2026 setelah seluruh rangkaian agenda kebangsaan, sosial, budaya, dan sejarah selesai dilaksanakan di Kabupaten Ende. ***




Wali Kota Kupang Letakkan Batu Pertama Kantor Baru KSP Kopdit Pintu Air, Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Kupang, nwartapedia.com  –  Wali Kota Kupang, Christian Widodo, menghadiri sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Kantor KSP Kopdit Pintu Air Cabang Kupang di Jalan Perintis Kemerdekaan III, Kelurahan Kelapa Lima, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi rakyat dan pilar kesejahteraan masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Pusat KSP Kopdit Pintu Air, Yakobus Jano, Wakil Pengawas KSP Kopdit Pintu Air Yengki, Wakil Komite Cabang Kupang Pdt. Jhon Djaru, jajaran pengurus dan anggota koperasi, serta sejumlah pejabat Pemerintah Kota Kupang.

Dalam sambutannya, Wali Kota Kupang menyampaikan apresiasi atas kontribusi KSP Kopdit Pintu Air yang telah hadir dan bertumbuh bersama masyarakat selama 13 tahun di Kota Kupang.

Menurutnya, koperasi telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan akses layanan keuangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kota Kupang dan seluruh masyarakat, saya menyampaikan terima kasih kepada KSP Kopdit Pintu Air yang telah menjadi mitra strategis dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Tiga belas tahun adalah perjalanan panjang yang dibangun dengan kerja keras, pengorbanan, dan semangat pelayanan,” ujar Christian Widodo.

Ia menegaskan bahwa koperasi tidak hanya berfungsi sebagai lembaga keuangan, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan yang mampu membantu masyarakat menghadapi berbagai tantangan ekonomi.

Menurutnya, keberadaan koperasi harus mampu memberikan manfaat nyata dan menjadi solusi bagi kebutuhan ekonomi anggotanya.

Wali Kota juga menilai peletakan batu pertama pembangunan gedung kantor baru tersebut bukan sekadar awal pembangunan fisik, melainkan simbol tumbuhnya harapan, kemandirian, serta semangat gotong royong yang menjadi fondasi gerakan koperasi.

Lebih lanjut, Christian Widodo menyebut koperasi sebagai salah satu bentuk implementasi nyata nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.

Nilai kebersamaan, keadilan sosial, dan gotong royong yang menjadi dasar koperasi dinilai sejalan dengan semangat pembangunan nasional.

Di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat, ia mengajak seluruh pengurus dan anggota koperasi untuk terus beradaptasi dengan teknologi dan menghadirkan inovasi dalam pelayanan.

Menurutnya, kemampuan beradaptasi menjadi kunci agar koperasi tetap relevan dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di masa depan.

Sementara itu, Ketua Pusat KSP Kopdit Pintu Air, Yakobus Jano, menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap perkembangan koperasi yang berawal dari sebuah desa kecil di Kabupaten Sikka tersebut.

Ia menjelaskan bahwa KSP Kopdit Pintu Air saat ini telah berkembang menjadi salah satu koperasi terbesar di Indonesia dengan jumlah anggota lebih dari 506 ribu orang dan total aset mencapai Rp1,27 triliun.

“Kami hadir dengan semangat melayani sesama. Gedung kantor baru ini merupakan wujud komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan bagi anggota, khususnya di Kota Kupang,” kata Yakobus.

Baginya, gedung kantor baru yang akan dibangun memiliki tiga lantai dan ditargetkan selesai dalam waktu satu tahun. Kehadiran gedung tersebut diharapkan dapat menjadi pusat pelayanan yang lebih representatif dan modern bagi lebih dari 14 ribu anggota KSP Kopdit Pintu Air di Kota Kupang dan wilayah sekitarnya.

Pembangunan kantor baru ini sekaligus menegaskan komitmen KSP Kopdit Pintu Air untuk terus memperkuat pelayanan, memperluas manfaat koperasi, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui semangat kebersamaan dan gotong royong. *




Inflasi NTT Mei 2026 Tembus 2,76 Persen, Waingapu Catat Angka Tertinggi

Kupang, nwartapedia.com   –  Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melaporkan bahwa inflasi tahunan atau year on year (y-on-y) di NTT pada Mei 2026 mencapai 2,76 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 110,60.

Berdasarkan rilis resmi yang disampaikan BPS NTT pada Selasa (2/6/2026), inflasi tertinggi terjadi di Waingapu dengan angka 3,71 persen dan IHK sebesar 112,64. Sementara itu, inflasi terendah tercatat di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) sebesar 0,95 persen dengan IHK sebesar 110,82.

BPS menjelaskan bahwa inflasi tahunan pada Mei 2026 dipicu oleh kenaikan harga pada 10 dari 11 kelompok pengeluaran yang menjadi komponen pembentuk Indeks Harga Konsumen.

Kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan tertinggi adalah kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang meningkat sebesar 15,55 persen.

Selain itu, kelompok transportasi juga mengalami kenaikan cukup signifikan sebesar 3,32 persen, diikuti kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 2,48 persen.

Kenaikan juga terjadi pada kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 2,35 persen, kesehatan sebesar 1,80 persen, perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 1,61 persen, serta kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,59 persen.

Sementara itu, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan mengalami kenaikan sebesar 0,47 persen, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga naik 0,53 persen, dan kelompok pakaian serta alas kaki meningkat 0,29 persen.

Di sisi lain, terdapat satu kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks harga, yakni kelompok pendidikan yang tercatat mengalami deflasi sebesar 2,25 persen pada Mei 2026.

Selain inflasi tahunan, BPS NTT juga mencatat bahwa pada Mei 2026 terjadi deflasi bulanan (month to month / m-to-m) sebesar 0,26 persen.

Adapun secara kumulatif sejak awal tahun atau year-to-date (y-to-d), Provinsi NTT mengalami inflasi sebesar 1,52 persen.

Data ini menunjukkan bahwa meskipun secara bulanan terjadi penurunan harga pada beberapa komoditas yang memicu deflasi, secara tahunan dan kumulatif perekonomian NTT masih mengalami tekanan inflasi yang dipengaruhi oleh kenaikan harga pada berbagai kelompok pengeluaran utama masyarakat.

BPS NTT mengimbau seluruh pemangku kepentingan untuk terus memantau perkembangan harga dan menjaga stabilitas pasokan komoditas strategis guna mengendalikan laju inflasi di daerah.*




NTP NTT Naik 0,45 Persen pada Mei 2026, Daya Tukar Petani Tunjukkan Perbaikan

Kupang, nwartapedia.com  – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melaporkan bahwa Nilai Tukar Petani (NTP) pada Mei 2026 mengalami kenaikan sebesar 0,45 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

NTP NTT tercatat mencapai 99,86, meningkat dari 99,41 pada April 2026.

Dalam rilis resmi yang disampaikan BPS NTT pada Selasa (2/6/2026), kenaikan NTP terjadi karena Indeks Harga yang Diterima Petani (It) meningkat sebesar 0,52 persen.

Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) yang hanya naik 0,06 persen selama periode yang sama.

Peningkatan NTP menunjukkan adanya perbaikan kondisi ekonomi petani karena harga hasil produksi pertanian yang diterima petani mengalami kenaikan lebih besar dibandingkan pengeluaran yang harus mereka keluarkan untuk kebutuhan produksi maupun konsumsi rumah tangga.

Kenaikan NTP pada Mei 2026 terutama didorong oleh meningkatnya kinerja sejumlah subsektor pertanian.

Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat menjadi penyumbang terbesar dengan kenaikan sebesar 1,66 persen.

Selain itu, subsektor Hortikultura naik 0,44 persen, Perikanan meningkat 0,18 persen, dan Tanaman Pangan bertambah 0,12 persen.

Di sisi lain, subsektor Peternakan mengalami penurunan NTP sebesar 0,09 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Sejumlah komoditas unggulan menjadi faktor utama yang mendorong peningkatan harga yang diterima petani.

Komoditas tersebut antara lain kakao atau coklat biji, kopi, vanili, kemiri, jagung, dan kacang hijau yang mengalami kenaikan harga selama Mei 2026.

Selain NTP, BPS NTT juga mencatat Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) mengalami kenaikan sebesar 0,08 persen menjadi 122,72.

Kenaikan ini terutama dipengaruhi oleh meningkatnya pengeluaran pada kelompok Perlengkapan, Peralatan, dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga.

Sementara itu, Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) juga menunjukkan tren positif. Pada Mei 2026, NTUP tercatat sebesar 104,86 atau naik 0,66 persen dibandingkan April 2026 yang berada pada angka 104,17.

Secara keseluruhan, peningkatan NTP dan NTUP pada Mei 2026 mengindikasikan adanya perbaikan daya beli serta kemampuan usaha rumah tangga pertanian di Nusa Tenggara Timur.

Kondisi ini diharapkan dapat terus mendorong pertumbuhan sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah. ***




KSP Kopdit Obor Mas KCU TTS Raih Penghargaan Omset dan Pelayanan Kredit Tertinggi Tahun Buku 2025

Maumere, Nwartapedia.com  –  KSP Kopdit Obor Mas Kantor Cabang Utama (KCU) Timor Tengah Selatan (TTS) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan kategori Omset dan Pelayanan Kredit Tertinggi Tahun Buku 2025 dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) Paripurna ke-XLII KSP Kopdit Obor Mas.

Penghargaan bergengsi tersebut diterima langsung oleh Yohanes Severinus Padeng, Manajer KCU TTS, didampingi Sylvia Sisilia Funan,

Ketua MIDI KCU TTS, dalam acara yang digelar di Hotel Capa Resort, Maumere, Kabupaten Sikka, Sabtu (30/5/2026).

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Koperasi Republik Indonesia sebagai bentuk apresiasi atas capaian kinerja KCU TTS yang dinilai berhasil mencatatkan omset pelayanan kredit tertinggi sepanjang Tahun Buku 2025.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata dedikasi dan kerja keras seluruh jajaran KCU TTS dalam memberikan pelayanan terbaik kepada anggota.

Prestasi ini juga menunjukkan tingginya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap layanan koperasi yang terus berkembang di wilayah Timor Tengah Selatan.

RAT Paripurna ke-XLII KSP Kopdit Obor Mas berlangsung meriah dan dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Menteri Koperasi RI, Gubernur Nusa Tenggara Timur, Direktur Utama LPDB-KUMKM, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi NTT, Bupati Sikka, Ketua DPRD Kabupaten Sikka, unsur Forkopimda, serta jajaran pengurus, pengawas, manajemen, dan anggota koperasi.

Dalam sambutannya, Menteri Koperasi RI memberikan apresiasi atas pertumbuhan KSP Kopdit Obor Mas yang dinilai konsisten menjalankan prinsip-prinsip koperasi dan berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan anggota. Capaian KCU TTS disebut sebagai contoh keberhasilan kerja keras dan pengelolaan koperasi yang profesional di daerah.

Momen penyerahan penghargaan menjadi salah satu agenda yang paling mendapat perhatian peserta RAT. Yohanes Severinus Padeng menerima penghargaan tersebut di hadapan ratusan peserta yang memberikan apresiasi melalui tepuk tangan meriah.

Selain agenda penghargaan, RAT ke-XLII juga dirangkaikan dengan pelantikan Pengurus dan Pengawas KSP Kopdit Obor Mas periode 2026–2029.

Pelantikan tersebut menandai dimulainya kepemimpinan baru yang diharapkan mampu membawa koperasi semakin maju, profesional, transparan, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi seluruh anggota.

Bagi KCU TTS, penghargaan ini bukan sekadar simbol keberhasilan, melainkan amanah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada anggota.

Prestasi tersebut semakin menegaskan bahwa koperasi dari Kota Soe mampu bersaing dan menjadi yang terbaik dengan tetap berpegang pada semangat “Dari Anggota, Oleh Anggota, Untuk Anggota.” (***)