KADIN NTT Dukung Friendship City Kupang-Darwin, Buka Peluang Kerja Sama Pendidikan, Perdagangan, dan Pariwisata

Kupang, nwartapedia.com – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Nusa Tenggara Timur (NTT) menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh Pemerintah Kota Kupang dalam mewujudkan kerja sama Friendship City dengan Darwin City, Australia.

Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi penguatan hubungan ekonomi, pendidikan, pariwisata, olahraga, hingga investasi antara kedua wilayah.

  1. Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan antara jajaran KADIN NTT dan Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, yang berlangsung di ruang kerja Wakil Wali Kota Kupang pada Rabu (10/6/2026).

Rombongan KADIN NTT dipimpin Ketua Umum Dr. Cand. Bobby Lianto, MM., MBA, didampingi Koordinator Wakil Ketua Umum Bidang Ekonomi Christopher Samara, Wakil Ketua Umum Bidang Asosiasi Randy Fransisco yang juga Ketua HIPMI Kota Kupang, Angga Pratama selaku pengurus dan sekretaris KADIN NTT, serta Direktur Eksekutif KADIN NTT Mercy Siubelan.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Kupang Serena Francis didampingi Asisten II Setda Kota Kupang Ignasius Lega bersama tim protokol Pemerintah Kota Kupang.

Dalam pertemuan tersebut dibahas rencana kunjungan delegasi Pemerintah Kota Kupang ke Darwin pada Juli mendatang sebagai tindak lanjut atas undangan Pemerintah Kota Darwin untuk melakukan penandatanganan kerja sama antarkota.

Serena Francis menjelaskan bahwa proses menuju penandatanganan nota kesepahaman (MoU) harus melalui berbagai tahapan administrasi, termasuk penyampaian Letter of Intent (LoI) atau surat pernyataan minat sebagai langkah awal kerja sama.

Menurutnya, seluruh dokumen kerja sama dengan pemerintah luar negeri wajib mengikuti ketentuan dan memperoleh persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia sesuai mekanisme yang berlaku.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum KADIN NTT Bobby Lianto menegaskan pihaknya siap mendampingi Pemerintah Kota Kupang selama proses kerja sama berlangsung.

Ia mengatakan KADIN NTT telah lama menginisiasi hubungan antara Kupang dan Darwin melalui komunikasi intensif dengan Konsulat Republik Indonesia di Darwin serta Chamber of Commerce and Industry (CCI) Northern Territory.

Selain mendukung pemerintah daerah, Bobby juga mengungkapkan rencana KADIN NTT membawa sejumlah pelaku usaha asal NTT dalam kunjungan ke Darwin guna membuka peluang investasi dan perdagangan yang lebih luas.

Menurutnya, komunikasi dengan berbagai pihak di Darwin telah berjalan dengan baik dan beberapa bentuk kerja sama telah terealisasi, termasuk kolaborasi bersama Alana Group yang telah melaksanakan sejumlah kegiatan di Kota Kupang.

KADIN NTT menilai kerja sama Friendship City memiliki prospek besar untuk dikembangkan di berbagai sektor strategis, mulai dari pendidikan, perdagangan, pariwisata, olahraga, hingga pengembangan sumber daya manusia.

Di bidang pendidikan, peluang yang dapat dikembangkan antara lain program pertukaran pelajar, kerja sama antarlembaga pendidikan, hingga peningkatan kapasitas generasi muda melalui kolaborasi internasional.

Bahkan, beberapa sekolah di Kota Kupang dan Australia telah memulai kegiatan pembelajaran bersama secara daring melalui platform Zoom sebagai langkah awal mempererat hubungan antargenerasi muda kedua kota.

Melalui kerja sama Friendship City antara Kupang dan Darwin, Pemerintah Kota Kupang bersama KADIN NTT berharap hubungan bilateral di tingkat daerah semakin kuat dan mampu menghadirkan berbagai peluang baru yang berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi, pendidikan, pariwisata, dan kesejahteraan masyarakat di kedua wilayah. **




Marianus Jago Nahkodai KUB Ave Maris Stella 2026–2030, Umat Diajak Perkuat Pelayanan dan Persaudaraan

Kupang, nwartapedia.com  – Kepengurusan baru Kelompok Umat Basis (KUB) Ave Maris Stella Wilayah XIV Paroki St. Yoseph Naikoten periode 2026–2030 resmi dilantik dalam sebuah perayaan iman yang berlangsung di Naikolan, Sabtu (13/6/2026).

Prosesi pelantikan diawali dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Pastor Paroki St. Yoseph Naikoten, RD Jhon Rusae, dengan dukungan koor dari Paduan Suara San Jose.

Suasana penuh syukur dan kekeluargaan terasa sepanjang rangkaian kegiatan yang dihadiri oleh umat, pengurus lama dan baru, ketua Wilayah XlV, pengurus DPP dan undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Marianus Jago dipercaya memimpin KUB Ave Maris Stella untuk empat tahun ke depan.

Ia menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diterimanya dan menegaskan bahwa pelayanan di Gereja merupakan panggilan untuk mengabdi kepada Tuhan dan sesama.

Menurut Marianus, menjadi pemimpin bukan sekadar menerima jabatan, tetapi harus mampu menjadi pelayan yang menghadirkan persatuan, kebersamaan, dan semangat gotong royong di tengah umat.

Ia juga berharap para senior dan mantan pengurus tetap memberikan arahan serta bimbingan sehingga kepengurusan yang baru mampu menjalankan tugas dengan baik dan melanjutkan berbagai program pelayanan yang telah dirintis sebelumnya.

Sementara itu, Ketua KUB sebelumnya, Petrus Darjan, mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh anggota KUB yang selama hampir dua dekade telah bersama-sama membangun kehidupan umat di lingkungan basis.

Menurutnya, keberhasilan berbagai kegiatan selama ini tidak terlepas dari kerja sama seluruh anggota yang selalu memberikan dukungan, baik tenaga, pikiran maupun kontribusi untuk mendukung operasional KUB.

Ketua II Dewan Pastoral Paroki (DPP) St. Yoseph Naikoten, Ady Lamury, mengatakan bahwa KUB merupakan fondasi utama pertumbuhan iman umat Katolik.

Karena itu, ia mengajak seluruh pengurus baru untuk menjaga semangat pelayanan dan memperkuat kehidupan menggereja melalui pendekatan kekeluargaan.

Ia optimistis kepengurusan yang baru mampu menghadirkan inovasi pelayanan sekaligus mempertahankan tradisi kebersamaan yang telah dibangun selama ini.

Sementara itu, Pastor Paroki St. Yoseph Naikoten, RD Jhon Rusae, dalam arahannya menegaskan bahwa menjadi pengurus KUB adalah sebuah panggilan iman yang harus dijalankan dengan ketekunan, kesabaran, dan tanggung jawab.

Ia meminta seluruh pengurus baru agar fokus melaksanakan program kerja yang telah disusun serta memastikan setiap kegiatan KUB berjalan aktif demi mendukung pertumbuhan iman umat di tingkat lingkungan.

RD Jhon Rusae juga mengingatkan bahwa KUB yang hidup akan menjadi kekuatan utama dalam membangun Gereja yang semakin bertumbuh dan melayani.

Ia juga berharap pengurus KUB Ave Maris Stella periode 2026–2030  menjadi awal baru dalam memperkuat pelayanan pastoral, meningkatkan solidaritas antarumat, serta menghadirkan kehidupan menggereja yang semakin aktif di Wilayah XIV Paroki St. Yoseph Naikoten.

Susunan Pengurus Kelompok Umat Basis (KUB) Ave Maris Stella Wilayah XIV Paroki St. Yoseph Naikoten periode 2026–2030 terdiri atas Marianus Jago sebagai Ketua, Theresia Din sebagai Wakil Ketua, Maria Magdalena Titiek K. N. Binsasi sebagai Sekretaris, Emylius Bata sebagai Bendahara, serta Heryani Djo sebagai Wakil Bendahara. (MI)




Pemprov NTT Percepat Pembentukan Free Trade Zone Perbatasan Indonesia-Timor Leste, Target Sebelum 2028

Kupang, nwartapedia.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) terus mempercepat pembentukan Kawasan Perdagangan Bebas atau Free Trade Zone (FTZ) di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste dengan target sebelum tahun 2028.

Komitmen tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Kantor Bapperida NTT, Jumat (12/6/2026), yang dihadiri jajaran Bapperida, Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD), Kamar Dagang dan Industri (KADIN) NTT, serta tim percepatan FTZ.

Plt. Kepala Bapperida NTT, Theresia Maria Florensia, SE., M.Ec.Dev., menegaskan bahwa penyusunan dokumen Pre-Feasibility Study (Pre-FS) menjadi prioritas utama pada tahun 2026 sesuai arahan Gubernur NTT.

“Tahun 2027 ditargetkan masuk tahap pembahasan di pemerintah pusat untuk penyusunan Feasibility Study (FS), kemudian dilanjutkan proses penetapan sehingga FTZ dapat beroperasi sebelum tahun 2028,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi NTT bersama KADIN saat ini fokus memperkuat kajian awal secara detail agar pemerintah pusat memperoleh gambaran komprehensif mengenai urgensi pembentukan FTZ di kawasan perbatasan, yang diyakini mampu menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru di NTT.

Kepala BPPD NTT, Ir. Maksi Y.E. Nenabu, MT, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, dan dunia usaha untuk memetakan potensi ekonomi yang akan dikembangkan di kawasan FTZ.

Pemprov NTT juga menggandeng akademisi Universitas Nusa Cendana (Undana) dalam penyusunan kajian, sekaligus mengintegrasikan data dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Sementara itu, Wakil Ketua Tim Percepatan FTZ KADIN NTT, Dr. Miki Natun, mengusulkan agar KADIN dilibatkan langsung dalam tim penyusun Pre-FS sehingga pengalaman praktis dan jejaring investasi yang dimiliki dapat memperkuat dokumen tersebut.

Ketua Umum KADIN NTT, Dr. Bobby Lianto, MM., MBA., menjelaskan bahwa hubungan kerja sama dengan pemerintah dan pelaku usaha Timor Leste terus berkembang melalui berbagai nota kesepahaman serta pembentukan Satgas Percepatan FTZ sejak dua tahun terakhir.

KADIN NTT juga aktif melakukan berbagai langkah strategis, mulai dari audiensi dengan pemerintah, kunjungan ke Timor Leste, hingga partisipasi dalam pameran perdagangan internasional di Dili sebagai upaya membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk-produk NTT.

Ketua Tim Percepatan FTZ KADIN NTT, Chris Samara, menilai peluang ekonomi kawasan perbatasan sangat besar, terutama dengan keberadaan FTZ Timor Leste di Oecussi yang kini telah memasuki tahap pembangunan.

Menurutnya, pembukaan kembali pasar perbatasan, pengembangan kawasan free packing, pemanfaatan akses ekspor bebas pajak ke negara-negara berbahasa Portugis, hingga peluang investasi di kawasan industri Suai menjadi potensi besar yang dapat dimanfaatkan NTT.

Selain sektor perdagangan, peluang di bidang pariwisata dan investasi berbasis mata uang dolar Amerika Serikat (USD) juga dinilai mampu memberikan dampak ekonomi signifikan bagi masyarakat perbatasan.

Pemprov NTT menegaskan bahwa konsep FTZ yang sedang disusun tidak hanya berorientasi pada perdagangan lintas batas, tetapi juga membangun cross-border value chain yang melibatkan sektor pertanian, peternakan, logistik, transportasi, industri, hingga UMKM.

Kawasan utama FTZ direncanakan berada di TTU-Oecussi dengan dukungan Pelabuhan Wini, sementara wilayah penyangga meliputi Kabupaten Belu, Malaka, dan Alor.

Sebagai tindak lanjut, rapat menyepakati lima langkah strategis, mulai dari pertemuan intensif tim penyusun Pre-FS, koordinasi dengan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, rapat besar di kawasan perbatasan bersama berbagai pemangku kepentingan, penyerahan Position Paper KADIN kepada Bapperida, hingga pelibatan resmi KADIN dalam Tim Penyusun Feasibility Study.

Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat terwujudnya kawasan perdagangan bebas yang menjadi pintu gerbang baru perdagangan internasional sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi Nusa Tenggara Timur di kawasan perbatasan Indonesia-Timor Leste.




PT Klinik Olahraga Kupang NTT Hadirkan Layanan Terpadu: Fisioterapi, NTT Mart hingga Cafe Kesehatan dalam Satu Lokasi

Kupang, nwartapedia.com  – Direktur PT Klinik Olahraga Kupang, Dr. Frans Sales, S.Pd., MM, menyampaikan apresiasi atas kunjungan sejumlah tokoh masyarakat Maumere dan komunitas KKBM Kupang ke PT Klinik Olahraga Kupang NTT pada Jumat (13/6/2026).

Menurut Frans Sales, kehadiran Barthol, Nas, Ade Martin Raja, Yoris, Moat Moat Budayawan, serta sejumlah tokoh lainnya menjadi motivasi besar bagi pihaknya untuk terus mengembangkan PT Klinik Olahraga Kupang NTT meski di tengah berbagai keterbatasan.

“Kehadiran para tokoh masyarakat ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus bergerak dan berinovasi dalam mengembangkan PT Klinik Olahraga Kupang NTT sebagai pusat layanan olahraga, kesehatan, belanja, dan rekreasi bagi masyarakat,” ujarnya.

PT Klinik Olahraga Kupang NTT mengusung konsep layanan terpadu yang mengintegrasikan klinik olahraga, NTT Mart, dan Cafe/Warkop dalam satu kawasan.

Di sektor olahraga dan kesehatan, tersedia berbagai layanan seperti fisioterapi, massage terapi, pendidikan dan pelatihan olahraga, rekreasi olahraga, tes kesamaptaan, tes kesegaran jasmani, bela diri, pencarian bakat olahraga (talent scouting), latihan strength conditioning, hingga penjualan buku-buku olahraga.

Sementara itu, NTT Mart menyediakan berbagai kebutuhan olahraga seperti jersey, kaos olahraga, jaket olahraga, sepatu olahraga, sepatu skets, kain tenun motif NTT, serta penyewaan alat tes dan pengukuran olahraga.

Tak hanya itu, masyarakat juga dapat menikmati fasilitas Cafe atau Warung Kopi yang menawarkan kopi kesehatan dengan berbagai varian, aneka minuman dingin, jus buah segar, roti, serta camilan dengan beragam cita rasa.

Sebagai pelengkap layanan, PT Klinik Olahraga Kupang NTT juga menyediakan ATM Mini BNI 46 Kupang serta jasa penyewaan mobil harian maupun per jam untuk memudahkan kebutuhan masyarakat.

Melalui konsep layanan terpadu tersebut, Dr. Frans Sales mengajak seluruh masyarakat Kota Kupang, khususnya warga KKBM Kupang dan sekitarnya, untuk datang menikmati berbagai fasilitas yang tersedia.

“Silakan datang untuk menyegarkan badan melalui layanan olahraga dan kesehatan, berbelanja kebutuhan olahraga maupun produk khas NTT, sekaligus menikmati kopi kesehatan dan aneka sajian yang tersedia di Cafe PT Klinik Olahraga Kupang NTT,” pungkasnya. **




Filmon Loasana Targetkan PSI Kuasai Seluruh Dapil Kota Kupang pada Pemilu 2029

Kupang, nwartapedia.com  – Ketua DPC Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Kupang sekaligus Anggota DPRD Provinsi NTT, Filmon, menegaskan komitmennya untuk membawa PSI meraih hasil lebih baik pada Pemilu 2029 dengan menargetkan keterwakilan partai di setiap daerah pemilihan (dapil) di Kota Kupang.

Pernyataan tersebut disampaikan usai mengikuti Rapat Koordinasi Wilayah Khusus (Rakorwilsus) PSI NTT yang berlangsung di Hotel Harper Kupang, Jumat (12/6/2026).

Filmon mengatakan, PSI saat ini tengah melakukan konsolidasi besar-besaran melalui pembentukan dan penguatan struktur organisasi hingga tingkat ranting dan kelurahan di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur.

Menurutnya, kesiapan organisasi menjadi faktor penting dalam menghadapi kontestasi politik mendatang sekaligus menyambut berbagai agenda nasional partai, termasuk rencana kunjungan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, ke NTT.

“Kami ingin seluruh struktur partai siap bekerja sampai ke tingkat paling bawah sehingga PSI semakin dekat dengan masyarakat dan mampu menjawab kebutuhan mereka,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penguatan struktur tersebut diharapkan mampu meningkatkan elektabilitas PSI sehingga perolehan kursi legislatif pada Pemilu 2029 dapat melampaui capaian sebelumnya.

Untuk Kota Kupang, Filmon memasang target ambisius dengan mengupayakan agar setiap daerah pemilihan memiliki wakil dari PSI di DPRD.

Ia menilai target tersebut sangat mungkin dicapai apabila seluruh kader terus membangun kolaborasi dan memperkuat kerja-kerja politik di tengah masyarakat.

“Saya berharap setiap dapil di Kota Kupang memiliki kursi PSI. Karena itu seluruh kader harus bekerja bersama, membangun komunikasi dengan masyarakat dan memperkuat organisasi hingga tingkat kelurahan,” katanya.

Filmon juga mengungkapkan bahwa proses pembentukan struktur PSI Kota Kupang saat ini telah mencapai sekitar 80 persen dan ditargetkan segera rampung dalam waktu dekat.

Dengan konsolidasi yang terus berjalan, PSI Kota Kupang optimistis mampu menjadi salah satu kekuatan politik yang diperhitungkan pada Pemilu 2029 mendatang. (MI)




Grace Natalie Minta PSI NTT Rampungkan Struktur Partai, Siap Sambut Jokowi dan Bidik Kemenangan 2029

Kupang,nwartapedia.com  –  Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie, menegaskan pentingnya percepatan penguatan struktur partai hingga tingkat desa dan kelurahan di seluruh Indonesia, termasuk di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah Khusus (Rakorwilsus) PSI NTT yang berlangsung di Hotel Harper Kupang, Jumat (12/6/2026).

Grace mengatakan, konsolidasi organisasi yang sedang dilakukan merupakan bagian dari persiapan menghadapi proses verifikasi partai sekaligus memperkuat mesin politik PSI menjelang Pemilu 2029.

“Seluruh wilayah sedang bergerak melengkapi struktur hingga tingkat desa dan kelurahan agar organisasi semakin solid dan siap menghadapi agenda politik ke depan,” ujarnya.

Ia juga menyebut penguatan struktur dilakukan untuk menyambut bergabungnya Ketua Dewan Pembina PSI yang berinisial “J” secara resmi mengenakan jaket PSI dan turun menyapa masyarakat di berbagai daerah.

Menurut Grace, seluruh jajaran partai di daerah harus siap sehingga roda organisasi dapat langsung bekerja secara maksimal ketika momentum tersebut tiba.

Dalam kesempatan yang sama, Grace optimistis Nusa Tenggara Timur memiliki peluang besar menjadi salah satu basis kekuatan PSI di Indonesia.

Ia berharap daerah ini dapat berkembang menjadi “kandang gajah” dengan semakin banyak kader muda yang lahir dan berkiprah melalui PSI.

Selain agenda konsolidasi partai, kunjungannya di Kota Kupang juga diisi dengan kegiatan sosial dan silaturahmi lintas agama.

Grace mengunjungi sejumlah tokoh agama, sekolah, serta posyandu sambil menyerahkan bantuan berupa tas sekolah, buku tulis, dan makanan tambahan bagi balita.

Sementara itu, Ketua DPW PSI NTT dr. Christian Widodo mengatakan Rakorwilsus menjadi momentum penting untuk mematangkan strategi pemenangan partai sekaligus memperkuat kepengurusan hingga tingkat akar rumput.

PSI NTT juga memasang target besar pada Pemilu 2029 dengan harapan setiap kabupaten dan kota memiliki keterwakilan di DPRD serta mampu mengirimkan wakil ke DPR RI dari setiap daerah pemilihan di Nusa Tenggara Timur.

Menurut Christian, seluruh kader kini diarahkan untuk memperluas konsolidasi dan memperkuat pelayanan kepada masyarakat sebagai modal utama menghadapi kontestasi politik mendatang. (MI)




Yuvensius Tukung Pilih Gabung di PSI dan Siap Lanjutkan Pengabdian Politik untuk Generasi Muda

Kupang, nwartapedia.com  –  Politikus muda asal Kota Kupang, Yuvensius Tukung, S.Pd., resmi bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) setelah mengakhiri pengabdiannya di Partai NasDem.

Keputusan tersebut disampaikan kepada awak media usai mengikuti Rapat Koordinasi Wilayah Khusus (Rakorwilsus) PSI Nusa Tenggara Timur di Hotel Harper Kupang, Jumat (12/6/2026).

Mantan Ketua Komisi I DPRD Kota Kupang periode 2019–2024 itu menegaskan perpindahan partainya telah melalui proses yang sesuai dengan etika politik.

Ia mengaku telah menyampaikan surat pengunduran diri kepada DPD Partai NasDem Kota Kupang pada 11 Juni 2026 sebelum memutuskan bergabung dengan PSI.

Menurut Yuvensius, langkah tersebut diambil sebagai bentuk penghormatan terhadap partai yang telah membesarkan dirinya selama berproses di dunia politik.

“Sebagai kader saya harus tahu berterima kasih. Karena itu saya lebih dulu mengajukan pengunduran diri secara resmi sebelum menentukan sikap politik yang baru,” ujarnya.

Ia menjelaskan, keputusan memilih PSI didasarkan pada keyakinannya bahwa partai tersebut memiliki komitmen kuat dalam mendorong lahirnya pemimpin muda di Indonesia, terutama di tengah momentum bonus demografi yang sedang dihadapi bangsa.

Yuvensius menilai PSI telah membuktikan keberpihakannya kepada generasi muda melalui hadirnya sejumlah kepala daerah muda di Nusa Tenggara Timur yang berasal dari kader partai tersebut.

Selain itu, ia mengaku banyak sahabat dan rekan aktivis yang telah lebih dahulu bergabung dengan PSI sehingga semakin menguatkan keyakinannya untuk melanjutkan perjalanan politik bersama partai berlambang Gajah itu.

“Bagi saya ini adalah kelanjutan pengabdian melalui jalur politik. Ke depan saya ingin terus berkarya dan memberikan kontribusi bagi masyarakat melalui PSI,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPW PSI NTT, dr. Christian Widodo, mengatakan PSI saat ini menjadi partai yang semakin terbuka bagi seluruh elemen masyarakat yang memiliki semangat perubahan dan kesamaan visi.

Ia mengungkapkan, dalam Rakorwilsus tersebut sedikitnya lima tokoh baru secara simbolis menerima kartu tanda anggota PSI, sementara masih banyak tokoh lainnya yang telah menyatakan minat untuk bergabung.

“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi siapa saja yang ingin berjuang bersama PSI. Antusiasme masyarakat untuk bergabung terus meningkat dan ini menjadi energi positif bagi penguatan partai di NTT,” ujar Christian.

Menurutnya, konsolidasi organisasi terus dilakukan, termasuk memperkuat struktur partai di berbagai daerah sebagai bagian dari persiapan menghadapi agenda politik mendatang sekaligus menyambut berbagai kegiatan nasional yang akan berlangsung di Nusa Tenggara Timur. (MI)




BPJS Kesehatan Kupang Perkuat Pencegahan Kecurangan JKN, Media Diajak Edukasi Masyarakat

Kupang, nwartapedia.com  –  BPJS Kesehatan Cabang Kupang terus memperkuat upaya pencegahan kecurangan (fraud) dalam penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Komitmen tersebut disampaikan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kupang, dr. Ario Trisaksono, SH, MH, dalam kegiatan Diskusi Media yang digelar di Swiss-Belhotel Kupang, Jumat (12/6/2026).

Dalam sambutannya, dr. Ario menegaskan bahwa media memiliki peran strategis sebagai penyambung informasi kepada masyarakat mengenai berbagai kebijakan dan pelaksanaan Program JKN.

“Kami berharap informasi yang disampaikan hari ini dapat diteruskan kepada masyarakat sehingga memberikan manfaat luas, khususnya terkait pelaksanaan Program JKN dan upaya pencegahan kecurangan,” ujarnya.

Menurutnya, potensi kecurangan dapat terjadi di berbagai pihak sehingga membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari peserta JKN, fasilitas kesehatan, Dinas Kesehatan, BPJS Kesehatan hingga masyarakat dan media massa.

Ia menjelaskan, upaya pencegahan fraud telah memiliki dasar hukum yang kuat melalui Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan serta Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 16 Tahun 2019 tentang Pencegahan dan Penanganan Kecurangan dalam Pelaksanaan Program JKN.

“Upaya pencegahan tidak bisa dilakukan sendiri oleh BPJS Kesehatan. Dibutuhkan sistem yang melibatkan seluruh pihak agar potensi kecurangan dapat dicegah sejak dini,” katanya.

Dalam paparannya, BPJS Kesehatan juga menjelaskan berbagai bentuk kecurangan yang dapat dilakukan oleh peserta, badan usaha, fasilitas kesehatan maupun penyelenggara program.

Beberapa di antaranya adalah pemalsuan data kepesertaan, penyalahgunaan kartu JKN, manipulasi klaim pelayanan kesehatan, pemberian suap, hingga penggunaan data kepesertaan untuk memperoleh keuntungan pribadi.

BPJS Kesehatan menegaskan bahwa setiap dugaan kecurangan akan melalui proses identifikasi, verifikasi, investigasi hingga pemberian sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

Sanksi tersebut dapat berupa sanksi administratif, sanksi perdata maupun sanksi pidana sesuai tingkat pelanggaran.

Selain itu, masyarakat juga diimbau ikut berpartisipasi dengan melaporkan apabila menemukan dugaan penyalahgunaan dalam pelaksanaan Program JKN.

Melalui kegiatan diskusi media ini, BPJS Kesehatan Cabang Kupang berharap semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya menjaga integritas Program JKN sehingga pelayanan kesehatan dapat berjalan optimal, transparan, dan berkelanjutan bagi seluruh peserta di Indonesia. (MI)




Pengurus INTI Kabupaten Kupang Masa Bakti 2026–2028 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Aksi Sosial, kemanusiaan dan Kebangsaan

Kupang, nwartapedia.com  – Pengurus Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Cabang Kabupaten Kupang masa bakti 2026–2028 resmi dilantik dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Aula Kominfo Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (11/6/2026).

Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Pengurus Daerah INTI NTT, Ir. Theodorus Widodo, sementara pembacaan Surat Keputusan (SK) kepengurusan dilakukan oleh Sekretaris INTI NTT, David Kenenbudi.

Ketua INTI Kabupaten Kupang yang baru dilantik, Irsanki Gabrial Poa, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya bersama seluruh jajaran pengurus.

Ia mengatakan amanah tersebut akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab melalui kerja sama yang solid demi menghadirkan organisasi yang bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Kupang.

“Kami siap menjalankan visi dan misi INTI serta membangun kolaborasi untuk menghadirkan berbagai kegiatan sosial, kemanusiaan, kebangsaan dan pendidikan yang berdampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Daerah INTI NTT, Ir. Theodorus Widodo, menjelaskan bahwa pembentukan kepengurusan INTI Kabupaten Kupang menjadi langkah penting dalam memperluas peran organisasi di wilayah NTT.

Menurutnya, INTI selama ini aktif dalam berbagai kegiatan sosial, kemanusiaan, budaya, pendidikan , hingga aksi kebangsaan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Kehadiran kepengurusan baru di Kabupaten Kupang diharapkan mampu memperkuat semangat persatuan dalam keberagaman serta meningkatkan kontribusi organisasi di tengah masyarakat.

Ia juga mengapresiasi kehadiran generasi muda dalam kepengurusan baru yang dinilai akan membawa semangat baru bagi perkembangan organisasi di masa mendatang.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Pengurus Pusat INTI, Dr. Indra Wahidin, yang mengikuti kegiatan secara virtual, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik.

Ia berharap kepengurusan INTI Kabupaten Kupang dapat menjalankan roda organisasi secara profesional, menjaga soliditas, serta bersinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

Sekretaris Jenderal INTI Pusat, Hardy Stefanus, turut menegaskan bahwa pengurus cabang merupakan ujung tombak organisasi yang berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Karena itu, ia berharap seluruh pengurus mampu menjaga kekompakan dan terus menyelaraskan program kerja dengan kebijakan organisasi di tingkat pusat maupun daerah sehingga manfaat organisasi dapat dirasakan secara luas.

Adapun susunan Pengurus Cabang Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Kabupaten Kupang masa bakti 2026–2028 terdiri dari Erwin Yosep sebagai Penasehat, Irsanki Gabrial Poa sebagai Ketua, Yonathan Zakrabentus sebagai Wakil Ketua, Viren Aninfeto sebagai Sekretaris, dan Deddy Luan sebagai Bendahara.

Pelantikan ini diharapkan menjadi awal penguatan eksistensi INTI Kabupaten Kupang dalam menjalankan berbagai program sosial, kemanusiaan, budaya, dan pendidikan serta mempererat semangat persaudaraan dan persatuan di tengah masyarakat Kabupaten Kupang. (*)




Undana Siap Cetak Dokter Spesialis Berkualitas untuk Perkuat Layanan Kesehatan di NTT

Kupang, nwartapedia.com  – Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Hewan (FKKH) Universitas Nusa Cendana (Undana) resmi membuka pendaftaran mahasiswa baru Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) sebagai langkah strategis dalam memperkuat layanan kesehatan di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pendaftaran angkatan perdana yang dibuka sejak 8 Juni 2026 tersebut menghadirkan dua program studi spesialis, yakni Obstetrik dan Ginekologi (Obgyn) serta Anestesiologi dan Terapi Intensif. Kehadiran PPDS di Undana menjadi tonggak penting dalam upaya memenuhi kebutuhan dokter spesialis di wilayah kepulauan yang selama ini masih mengalami keterbatasan tenaga medis.

Dekan FKKH Undana, Dr. dr. Christina Olly Lada, M.Gizi, menjelaskan bahwa pembukaan PPDS merupakan tindak lanjut kebijakan pemerintah dalam mempercepat penyediaan dokter spesialis di daerah, khususnya kawasan Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

Melalui program ini, Undana diharapkan menjadi pusat penghasil tenaga medis spesialis yang siap mengabdi di seluruh wilayah NTT.

Kebutuhan dokter spesialis di NTT dinilai sangat mendesak karena distribusi tenaga kesehatan yang belum merata.

Sebagian besar dokter spesialis masih terkonsentrasi di Kota Kupang, sementara sejumlah kabupaten hanya memiliki satu dokter spesialis yang harus melayani seluruh kebutuhan masyarakat.

Ketua Dewan Penasihat Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) NTT menyebut kondisi tersebut berpotensi mengganggu pelayanan kesehatan apabila dokter yang bertugas berhalangan.

Hal serupa juga terjadi pada layanan anestesi yang menjadi penunjang utama operasional kamar bedah di rumah sakit daerah.

Untuk menjaga kualitas lulusan, FKKH Undana menerapkan kuota penerimaan yang terbatas. Program Spesialis Obstetrik dan Ginekologi menerima empat peserta setiap semester, sedangkan Program Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif menerima tiga peserta setiap semester atau enam peserta setiap tahun.

Proses seleksi dilakukan secara bertahap melalui pendaftaran daring, seleksi administrasi, Tes Potensi Akademik (TPA), psikotes, tes tertulis, hingga wawancara.

Sistem seleksi tersebut dirancang untuk menghasilkan calon dokter spesialis yang kompeten dan berintegritas.

Selain itu, Undana juga mengupayakan berbagai skema pembiayaan bagi peserta didik melalui peluang beasiswa LPDP maupun kerja sama dengan pemerintah kabupaten di NTT agar dokter daerah dapat melanjutkan pendidikan spesialis dan kembali mengabdi di daerah asal setelah lulus.

Di sisi lain, pihak universitas mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai praktik percaloan dalam proses penerimaan mahasiswa baru PPDS. Seluruh proses seleksi dilakukan secara murni melalui sistem resmi tanpa melibatkan pihak ketiga.

“Undana tidak melibatkan siapa pun atau institusi mana pun dalam seleksi mahasiswa baru. Semua melalui jalur resmi. Proses pembayaran juga langsung disetorkan secara transparan ke rekening resmi Undana,” tegas Dr. Christina.

Melalui penyelenggaraan Program Pendidikan Dokter Spesialis ini, Undana menargetkan lahirnya puluhan dokter spesialis berkualitas yang mampu memperkuat pelayanan kesehatan di Nusa Tenggara Timur.

Kehadiran mereka diharapkan dapat mengurangi kesenjangan akses layanan medis sekaligus menjawab kebutuhan tenaga spesialis di berbagai daerah, khususnya wilayah kepulauan dan pelosok NTT. **