Menteri UMKM Maman Abdurahman Tegaskan UMKM NTT Adalah Prioritas Utama

 

Jakarta,nwartapedia.com  – Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurahman menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh perkembangan UMKM di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam pertemuan bersama Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena dan para kepala daerah se-NTT di kantor Kementerian UMKM di Jakarta, Rabu (19/3/2025).

Menteri Maman menyampaikan bahwa pihaknya siap mengikuti setiap arahan dari Pemprov NTT demi kemajuan UMKM di wilayah tersebut.

“UMKM NTT adalah prioritas utama saya. Semua instruksi Pak Gubernur NTT untuk UMKM, saya dukung penuh!” tegas Menteri Maman.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Maman menegaskan bahwa Kementerian UMKM mendukung penuh program One Village One Product yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi NTT.

Program ini bertujuan untuk memperkuat hilirisasi produk unggulan desa agar memiliki nilai tambah serta daya saing lebih tinggi di pasar nasional maupun internasional.

Sebagai langkah konkret, Kementerian UMKM akan menggelar Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro di NTT pada Oktober 2025.

Acara ini akan menjadi ajang besar bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar, mendapatkan akses permodalan, serta perlindungan usaha.

Festival ini juga akan melibatkan berbagai lembaga seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), BPOM, Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), Askrindo, Jamkrindo, serta kementerian terkait lainnya.

“Festival ini adalah kesempatan emas bagi UMKM NTT untuk berkembang lebih pesat. Kami akan memastikan seluruh dukungan yang dibutuhkan tersedia,” ujar Menteri Maman.

Menteri Maman mengidentifikasi dua tantangan utama yang masih dihadapi UMKM di NTT, yaitu Akses Pendanaan – Banyak pelaku UMKM masih kesulitan memperoleh modal usaha dan Persaingan dengan Pemain Besar – Pasar masih didominasi oleh perusahaan besar, sehingga UMKM sulit bersaing.

Untuk mengatasi permasalahan pendanaan, Kementerian UMKM akan menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 1 triliun melalui Bank NTT.

Namun, Menteri Maman menegaskan bahwa pencairan dana ini bergantung pada kesiapan Bank NTT dalam memenuhi persyaratan administratif, transparansi laporan keuangan, serta likuiditas yang kuat.

“Saya ingin Bank NTT menunjukkan komitmen mereka. Jika mereka bisa memenuhi standar yang ditetapkan, kami akan segera mengucurkan dana KUR ini agar benar-benar bermanfaat bagi UMKM di NTT,” kata Maman.

Selain pendanaan, Menteri Maman juga menegaskan pentingnya perlindungan negara terhadap UMKM, termasuk dalam bentuk insentif pajak dan kebijakan afirmatif.

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 7 Tahun 2021, pemerintah akan memastikan

 40 persen belanja daerah dialokasikan untuk produk UMKM.

30 persen infrastruktur publik disediakan untuk penjualan UMKM.

30 persen biaya sewa tempat promosi lebih rendah dibandingkan tarif komersial.

50 persen keringanan biaya pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

“Kami ingin UMKM NTT memiliki daya saing kuat dan terus berkembang. Dengan perlindungan serta kebijakan afirmatif ini, saya yakin UMKM bisa naik kelas,” ujar Maman.

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyambut baik dukungan dari Kementerian UMKM. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam memajukan UMKM di NTT.

“Kami sangat mengapresiasi perhatian pemerintah pusat terhadap UMKM di NTT. Festival UMKM nanti akan menjadi momentum besar bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Gubernur Melki.

Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan UMKM di NTT semakin maju, memiliki daya saing tinggi, dan mampu berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah maupun nasional. ***




BPJS Kesehatan Pastikan Akses Layanan JKN Tetap Terbuka Selama Libur Lebaran 2025

 

Jakarta,nwartapedia.com  – BPJS Kesehatan terus menunjukkan komitmennya untuk memastikan bahwa seluruh peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap bisa mengakses pelayanan, baik layanan
administrasi kepesertaan JKN maupun layanan kesehatan selama libur Lebaran 2025.

Kebijakan khusus ini diambil guna mengantisipasi potensi kendala akses pelayanan di masa liburan.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti mengatakan untuk mengakomodir berbagai kebutuhan
peserta, BPJS Kesehatan juga menerapkan piket layanan baik di kantor cabang maupun layanan di Pelayanan Administrasi melalui Whatsapp (PANDAWA).

Di kantor cabang, BPJS Kesehatan menerapkan piket dimulai dari tanggal 28 Maret, 2, 3, 4 dan 7 April 2025, mulai pukul 08.00 – 12.00 waktu setempat.

Selain itu, pada layanan PANDAWA dapat diakses oleh peserta setiap hari selama 24 jam.

“Adapun jenis layanan yang masih dapat dimanfaatkan oleh peserta di antaranya layanan informasi, layanan
administrasi, hingga layanan pengaduan. Apabila peserta ingin mengakses layanan digital, peserta juga bisa mengakses melalui Aplikasi Mobile JKN, BPJS Kesehatan Care Center 165, hingga website resmi BPJS
Kesehatan,” kata Ghufron pada Konferensi Pers Pelayanan Mudik Lebaran Tahun 2025, Rabu (19/03).

Ghufron mengungkapkan dengan prinsip portabilitas yang diterapkan dalam Program JKN, peserta dapat
memperoleh layanan kesehatan di mana saja dan kapan saja, tidak terbatas pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempat mereka terdaftar.

Artinya, bagi peserta yang menjalani mudik lebaran, tetap bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang diperlukan, termasuk saat hari raya Lebaran.

“Di masa libur lebaran, apabila peserta berada di luar daerah tempat asalnya, peserta masih dapat mengakses
di fasilitas kesehatan yang bukan tempat dirinya terdaftar,”jelasnya.

“Jka peserta dalam kondisi kegawatdaruratan
medis, seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan kesehatan kepada peserta,” tambah Ghufron.

Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan, Lily Kresnowati menambahkan penjaminan dan
prosedur pelayanan terhadap pasien gawat darurat peserta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Apabila peserta mengalami kendala saat mengakses layanan di fasilitas kesehatan, peserta dapat menghubungi
Petugas Pemberi Informasi dan Penanganan Pengaduan (PIPP).

Khusus di rumah sakit, BPJS Kesehatan
juga telah menghadirkan Petugas BPJS SATU! (Siap Membantu) untuk mempermudah dalam mengakses
informasi pelayanan.

Sementara itu, selama libur lebaran, ketentuan pelayanan obat Program Rujuk Balik (PRB) tetap mengacu
pada kebijakan pelayanan kesehatan di FKTP.

Apabila jadwal pengambilan obat PRB jatuh pada masa libur lebaran, maka jadwal dapat disesuaikan menjadi lebih awal maksimal tujuh hari sebelum persediaan obatnya
habis.

“Namun harus tetap dipastikan bahwa status kepesertaan JKN peserta harus aktif. Jika status kepesertaan
JKN-nya tidak aktif karena adanya tunggakan iuran, peserta diharapkan untuk melunasi tunggakan tersebut.
Apabila peserta merasa berat untuk melunasi tunggakan sekaligus, peserta bisa memanfaatkan Program New
Rencana Iuran Bertahap BPJS Kesehatan (REHAB) 2.0 yang terdapat di Aplikasi Mobile JKN. Selain itu, BPJS
Kesehatan juga telah bekerjasama dengan satu juta kanal pembayaran yang memudahkan peserta dalam
melakukan pembayaran iuran JKN,” tambah Lily.

Dalam mengantisipasi arus mudik yang tinggi, BPJS Kesehatan juga telah menyiapkan Posko Mudik di tujuh
titik dan satu titik Posko Arus Balik padat pemudik.

Posko ini tidak hanya memberikan pelayanan kepesertaan
JKN, tetapi juga siap menangani keadaan darurat dengan menyediakan obat-obatan dan rujukan medis
apabila diperlukan.

Adapun titik posko yang dihadirkan BPJS Kesehatan pada masa libur lebaran yaitu Terminal Pulo Gebang
Jakarta, Rest Area Tol Ungaran Km 429, Terminal Purabaya Sidoarjo, Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar,
Pelabuhan Merak Banten, Rest Area Tol Cipularang Km 88A Purwakarta, Rest Area Tol Cipali Km 166A
Majalengka dan Posko Arus Balik terdapat di Rest Area Tol Cipali Km 164B Majalengka.

“Harapannya, komitmen yang ditunjukkan BPJS Kesehatan pada masa libur lebaran ini juga didukung oleh
seluruh mitra fasilitas kesehatan. Dengan terbukanya akses bagi peserta dalam mendapatkan pelayanan di
masa libur lebaran, diharapkan fasilitas kesehatan juga berkomitmen dalam memberikan pelayanan yang
optimal bagi seluruh peserta, termasuk bagi mereka yang tengah menjalani mudik lebaran,” tutupnya.***

Informasi lebih lanjut hubungi:
Kedeputian Bidang Komunikasi Organisasi
BPJS Kesehatan Kantor Pusat
humas@bpjs-kesehatan.go.id
Website www.bpjs-kesehatan.go.id




Gubernur NTT dan Kepala Daerah Se-NTT Bahas Program Gizi dan Pendidikan dengan Pemerintah Pusat

 

Jakarta,nwartapedia.com – Gubernur NTT, Melki Laka Lena, bersama para Bupati/Wali Kota se-NTT, melaksanakan pertemuan dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, serta Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, guna memperkuat sinergi antara Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat dalam pembangunan di NTT.

Pertemuan pertama berlangsung dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, membahas implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.

Dadan Hindayana mengungkapkan bahwa Pemerintah Pusat akan mengalokasikan dana sebesar Rp9 triliun untuk membangun 696 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di NTT, guna meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekaligus mendorong perekonomian lokal.

“Saat ini di NTT baru terdapat 17 SPPG. Dengan adanya tambahan 696 SPPG, layanan pemenuhan gizi akan mencakup 1,5 juta siswa, dengan setiap unit rata-rata melayani 3.000 anak. Dari total anggaran, 85% akan digunakan untuk pengadaan bahan baku, sedangkan 15% lainnya dialokasikan untuk pembiayaan jasa, termasuk tenaga pemasak dan pekerja lainnya,” jelas Dadan Hindayana.

Kebijakan ini disambut positif oleh Gubernur dan Para Kepala Daerah se-NTT, mengingat dampaknya yang besar bagi kesejahteraan masyarakat dan ekonomi daerah.

“Kami menyambut baik program ini karena memberikan dampak langsung terhadap masyarakat dan perekonomian daerah. Dana Rp9 triliun ini jumlahnya dua kali lipat dari APBD NTT. Ini kesempatan besar bagi kami untuk menggerakkan ekonomi rakyat guna mendukung Program MBG,” ujar Gubernur Melki Laka Lena.

Setelah pertemuan dengan Badan Gizi Nasional, Gubernur Melki Laka Lena beserta rombongan melanjutkan pertemuan dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, beserta jajarannya di Kemendikdasmen RI.

Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Daerah NTT dan Kemendikdasmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan di NTT, terutama dalam memastikan pendidikan yang lebih inklusif, merata, dan berkualitas.

“Kami melakukan pertemuan bersama Bapak Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai momentum penting dalam menyusun langkah strategis untuk menghadapi tantangan pendidikan di NTT. Kami ingin memastikan bahwa kebijakan pendidikan yang inklusif dan berkualitas di NTT dapat tercapai melalui sinergitas antara Pemerintah Daerah dan Kemendikdasmen,” ungkap Gubernur Melki.

Kedua pertemuan ini menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Pusat dalam membangun sektor pendidikan dan kesehatan masyarakat, yang merupakan pilar utama pembangunan manusia.

Dengan adanya investasi besar dalam gizi anak-anak dan peningkatan kualitas pendidikan, diharapkan generasi muda NTT dapat tumbuh sehat, cerdas, dan siap berkontribusi bagi kemajuan daerah serta bangsa. ***




Wakil Gubernur NTT Sambut Kedatangan Duta Besar Vatikan untuk Indonesia di Kupang

 

Kupang,nwartapedia.com  – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, menyambut kedatangan Duta Besar Vatikan untuk Indonesia (Nuncio) – Mgr. Piero Pioppo di VIP Pemda Bandara El Tari Kupang, Rabu (19/3).

Dalam penyambutan tersebut, Wagub Johni Asadoma mengalungkan kain adat Timor sebagai bentuk penghormatan kepada Monsinyur Piero Pioppo.

“Selamat datang kembali di Kupang, Bapa Monsinyur. Semoga selalu dalam keadaan sehat dan semoga Kota Kasih ini memberikan kenyamanan dalam karya pelayanan Bapa Monsinyur,” ujar Johni Asadoma.

Kunjungan Duta Besar Vatikan untuk Indonesia ke Kupang kali ini bertujuan untuk menghadiri Perayaan Ekaristi Penerimaan Pallium bagi Uskup Agung Kupang, Mgr. Hironimus Pakaenoni.

Acara ini akan berlangsung di Gereja Kristus Raja Katedral Kupang, pada Rabu (19/3).

Pallium sendiri merupakan lambang otoritas dan persatuan dengan Paus, yang diberikan kepada seorang Uskup Agung sebagai bentuk mandat dari Takhta Suci Vatikan dalam memimpin keuskupan yang dipercayakan kepadanya.

Turut hadir dalam penyambutan Mgr. Piero Pioppo, di antaranya Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Bernadetha M. Uskono, Inspektur Daerah, Stefanus Halla, Kepala Dinas Sosial, Kanisius Mau, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Viktor Manek, Para Imam Keuskupan Agung Kupang.

Kedatangan Duta Besar Vatikan ini semakin memperkuat identitas Kupang sebagai Kota Kasih, yang menjunjung tinggi toleransi, kebersamaan, dan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan bermasyarakat.

Pemerintah Provinsi NTT berharap kunjungan Monsinyur Piero Pioppo dapat semakin mempererat hubungan antara Vatikan dan umat Katolik di NTT, serta memberikan berkat bagi kehidupan rohani masyarakat di daerah ini. ***




Wali Kota Kupang Beri Penghargaan kepada Juara Abacus World Competition 2024

 

Kupang,nwartapedia.com  – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, bersama Wakil Wali Kota, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., memberikan penghargaan kepada empat siswa Sekolah Dasar (SD) yang berhasil meraih juara dalam ajang Abacus World Competition 2024 tingkat internasional.

Acara penghargaan berlangsung di Ruang Garuda, Kantor Wali Kota Kupang, pada Selasa (19/3).

Dalam sambutannya, Wali Kota dr. Christian Widodo menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas pencapaian luar biasa para siswa di tingkat internasional.

Wali Kota menekankan bahwa keberhasilan ini adalah hasil dari kedisiplinan, konsistensi, dan tekad kuat dalam belajar.

“Saya dan Kak Serena sangat bangga. Anak-anak ini adalah masa depan Kota Kupang. Jangan pernah menyerah saat menghadapi kesulitan. Teruslah belajar hingga tuntas dan jangan berhenti hanya karena lelah,” ujar dr. Christian.

Ia juga mengajak para guru untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan agar dapat mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter, sejalan dengan visi-misi Pemerintah Kota Kupang.

Pada kesempatan yang sama, Tim Penyusun Kurikulum Muatan Lokal Pendidikan Lingkungan jenjang SD/MI memaparkan kurikulum baru yang akan diluncurkan pada Mei 2025, bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional.

Kurikulum ini akan berfokus pada penanganan dan pengelolaan sampah, dengan tujuan membentuk karakter peduli lingkungan sejak usia dini melalui pembelajaran kontekstual dan pengalaman langsung.

Menanggapi hal ini, Wali Kota menyatakan dukungannya penuh.

Ia menjelaskan bahwa persoalan sampah memerlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau individu saja.

“Kami sudah menyusun roadmap dan akan menyiapkan kontainer sampah berbahan besi di setiap kelurahan di Kota Kupang. Ini adalah langkah dari hulu ke hilir yang harus kita jalankan bersama,” jelasnya.

Wakil Wali Kota Serena Cosgrova Francis juga menyampaikan apresiasi atas prestasi para siswa.

Ia berpesan agar para juara tetap memupuk semangat belajar, menjaga kerendahan hati, dan selalu berdoa dalam menggapai cita-cita.

“Atas nama Pemerintah Kota Kupang, kami sangat bangga. Usaha dan perjuangan kalian patut menjadi inspirasi bagi anak-anak lain di Kota Kupang. Kami akan terus mendorong potensi dan bakat anak-anak melalui kolaborasi lintas sektor,” tuturnya.

Menariknya, sebelum penyerahan penghargaan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota sempat memberikan soal berhitung langsung kepada para siswa.

Keempat siswa berhasil menjawab dengan benar, membuktikan kompetensi luar biasa mereka dalam matematika mental.

Pemerintah Kota Kupang berharap keberhasilan ini menjadi motivasi bagi anak-anak lainnya untuk terus berprestasi dan berkontribusi dalam membangun masa depan Kota Kupang yang lebih hebat dan berkelanjutan.

Keempat siswa yang menerima penghargaan atas prestasi luar biasa mereka dalam Abacus World Competition 2024 yakni

1. Scarlett Damiaty Trinch Fangidae (Kelas IV, Excellent Spirit Christian School (ESCS) Kupang) – Juara II dengan total poin 134.816

2. Novantry Maharani Rambu Day Tonael (Kelas III, SDN Kuasaet, Kecamatan Maulafa) – Juara III dengan total poin 132.214

3. Gilbert Arnolus Julius Mooy (Kelas V, Montessori School Kupang) – Juara IV dengan total poin 79.867

4. Efran Elajaro Archerio Jusuf (Kelas IV, SD Kristen Hosana Kupang) – Juara V dengan total poin 74.492.

Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Kota Kupang memberikan sertifikat penghargaan dan uang tunai kepada masing-masing siswa, dengan rincian Rp5 juta untuk Juara II, Rp4 juta untuk Juara III, Rp3 juta untuk Juara IV dan Rp2 juta untuk Juara V.

Turut hadir dalam acara ini Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Drs. Dumuliahi Djami, M.Si., Kepala Bidang Sekolah Dasar Okto Naitboho, tim penyusun kurikulum muatan lokal pendidikan lingkungan jenjang SD/MI, para kepala sekolah, guru pendamping, orang tua siswa, serta insan pers. ***

 




Wali Kota Kupang Terima Kunjungan Juara Top Model Indonesia Kids of The Year 2024

 

Kupang,nwartapedia.com  – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menerima kunjungan dari Francesco Eugenio Henoq Fahik, pemenang Juara 1 Top Model Indonesia Kids Of The Year 2024 dan Juara 2 Indonesia Kids Of The Year 2024.

Pertemuan ini berlangsung di Ruang Kerja Wali Kota Kupang pada Selasa (18/3).

Dalam kesempatan tersebut, Henoq didampingi oleh ibunya, Clementya Fahik, serta Suster Dafrosa, CIJ, yang merupakan Bendahara Komite dan Koordinator Kelas Khusus SDK Assumpta Kupang.

Henoq, siswa kelas VI SDK Santa Maria Assumpta Kupang, berhasil meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang Indonesia Kids Of The Year 2024 yang digelar di Surabaya, Provinsi Jawa Timur, pada 31 Oktober hingga 2 November 2025 lalu.

Bakatnya di dunia modeling dibina oleh Rumah Musik Siloam, yang terus mendukung pengembangan prestasinya.

Wali Kota Kupang mengapresiasi pencapaian Henoq yang sudah mengharumkan nama daerah di usia muda.

Wali Kota berharap prestasi ini terus berkembang ke tingkat yang lebih tinggi.

“Pemerintah Kota Kupang siap memberikan dukungan bagi talenta muda seperti Henoq agar bisa terus berkarya dan berprestasi,” ujar dr. Christian Widodo.

Sebagai bentuk motivasi, Wali Kota juga menyerahkan sejumlah dana bantuan pribadi untuk mendukung perjalanan Henoq di dunia modeling.

Wali Kota memastikan bahwa Pemkot Kupang akan merancang skema anggaran khusus guna mendukung anak-anak berbakat yang ingin mengikuti ajang kompetisi di tingkat nasional maupun internasional.

Clementya Fahik, ibu dari Henoq, mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan Wali Kota dan jajaran pemerintah.

Ia juga menyampaikan bahwa tahun ini Henoq berencana mengikuti kompetisi tingkat internasional di Dubai.

Namun, keputusan tersebut masih akan disesuaikan dengan persiapan akademisnya, mengingat Henoq akan melanjutkan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama.

Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan prestasi Henoq terus berkembang dan menginspirasi anak-anak muda lainnya di Kota Kupang untuk berani mengejar mimpi mereka. ***




Wali Kota Kupang Terima Audiensi KPU, Bahas Pengembalian Sisa Dana Hibah Pilkada 2024

 

Kupang,nwartapedia.com – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menerima audiensi dari jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kupang di ruang kerjanya pada Rabu (19/3).

Pertemuan ini dihadiri oleh Ketua KPU Kota Kupang, Ismael Manoe, S.Pt., Anggota KPU, Julianus Johanes Paulus Nomleni, S.H., serta Sekretaris KPU, Agustinus Yohanis Ola Paon, S.Sos., M.Si.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua KPU Kota Kupang, Ismael Manoe, menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk melaporkan rencana pengembalian sisa dana hibah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 kepada Pemerintah Kota Kupang.

Pengembalian dana ini sesuai dengan ketentuan yang mengharuskan pengembalian dilakukan paling lambat tiga bulan setelah dokumen usulan pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih disampaikan kepada DPRD Kota Kupang.

“Sesuai instruksi Pemerintah Pusat terkait efisiensi anggaran, KPU Kota Kupang akan mengembalikan sisa dana hibah sebesar sekitar Rp1 miliar. Saat ini kami sedang melengkapi laporan pertanggungjawaban dari setiap kegiatan yang telah dilaksanakan,” ujar Ismael Manoe.

Sekretaris KPU Kota Kupang, Agustinus Yohanis Ola Paon, menjelaskan bahwa sisa dana tersebut berasal dari beberapa pos anggaran yang tidak terealisasi, seperti anggaran untuk penyelesaian sengketa Pilkada.

“Kebetulan pada Pilkada Kota Kupang tidak terjadi sengketa, sehingga dana tersebut tidak terpakai,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa batas waktu pengembalian sisa dana hibah tersebut adalah maksimal pada 9 April 2025.

Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, mengapresiasi transparansi dan akuntabilitas KPU Kota Kupang dalam pengelolaan anggaran.

Ia menyambut baik langkah pengembalian dana hibah tersebut karena dapat membantu Pemerintah Kota dalam mengalokasikan anggaran untuk kebutuhan prioritas lainnya.

“Keberhasilan penyelenggaraan Pilkada 2024 di Kota Kupang bukan hanya tercermin dari pelaksanaannya yang tertib dan lancar, tetapi juga dari manajemen keuangan yang bertanggung jawab. Pengembalian dana hibah ini menjadi bukti bahwa setiap tahapan telah dilaksanakan dengan perhitungan matang, memastikan dana publik digunakan secara efektif dan efisien,” pungkasnya. ***




Pemkot Kupang Dukung Inovasi UMKM dan Literasi Investasi Emas Bersama PT. Pegadaian

 

Kupang,nwartapedia.com  – Pemerintah Kota Kupang memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta literasi investasi emas di wilayah Kota Kupang.

Dukungan ini disampaikan langsung oleh Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., dalam audiensi bersama PT. Pegadaian Area Kupang di Ruang Kerja Wakil Wali Kota pada Selasa (18/3).

Audiensi ini dihadiri oleh Deputi Bisnis PT. Pegadaian Kupang, Anwar, S.Sos., M.M., bersama jajaran pejabat Pegadaian lainnya, serta sejumlah pejabat dari Pemerintah Kota Kupang. Pertemuan ini menyoroti berbagai inisiatif yang telah dilakukan Pegadaian dalam mendukung UMKM serta mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk berinvestasi dalam emas.

Dalam kesempatan tersebut, Anwar menjelaskan bahwa PT. Pegadaian saat ini mengelola tujuh cabang di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan empat di antaranya berada di Kota Kupang. Pada tahun 2024, Pegadaian mencatatkan omzet sekitar Rp 2,1 triliun, dengan mayoritas pencairan dana difokuskan pada sektor produktif.

Salah satu inisiatif yang diusung Pegadaian adalah mendukung industri tenunan ikat khas NTT dengan membuka peluang bagi pengusaha tenunan untuk menjaminkan produk mereka.

Langkah ini diharapkan dapat menjaga keberlanjutan usaha mereka dan memperkuat sektor UMKM di Kota Kupang.

Selain itu, Pegadaian juga aktif dalam memberikan pelatihan kepada sekitar 40 UMKM di Kota Kupang guna meningkatkan keterampilan dalam pengelolaan usaha dan pengembangan produk.

Di bulan Ramadan, Pegadaian mengadakan Festival Ramadhan yang menampilkan produk dari 21 UMKM binaannya.

Dalam audiensi ini, Pegadaian juga memperkenalkan investasi emas sebagai alternatif pengelolaan keuangan yang menguntungkan.

“Kami ingin mengedukasi masyarakat, terutama Gen Z dan milenial, agar memahami pentingnya investasi emas,” ujar Anwar.

Investasi ini menawarkan dua keuntungan utama, yaitu kenaikan harga emas yang terus meningkat serta manfaat dari sistem deposito emas yang ditawarkan oleh Pegadaian.

Dalam kesempatan yang sama, Anwar juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi taman di depan kantor PT. Pegadaian di Kampung Solor yang kurang terawat.

Ia mengusulkan rencana renovasi taman tersebut menggunakan anggaran internal Pegadaian dan berharap Pemerintah Kota Kupang memberikan izin serta dukungan terhadap proyek ini.

“Meremajakan taman ini sangat penting untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat serta memperindah wajah Kota Kupang,” tambahnya.

Menanggapi berbagai inisiatif ini, Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, memberikan apresiasi tinggi terhadap upaya Pegadaian dalam mendukung UMKM dan edukasi investasi emas.

“Kami sangat menghargai inisiatif Pegadaian dalam memberikan pelatihan serta dukungan kepada UMKM di Kupang. Kami berharap kolaborasi ini terus berkembang dan memberikan dampak nyata bagi pelaku usaha kecil di kota ini,” ujarnya.

Terkait investasi emas, Wakil Wali Kota menegaskan pentingnya meningkatkan literasi finansial bagi generasi muda.

“Saya sangat mendorong agar program ini dapat lebih banyak menjangkau Gen Z dan milenial, sehingga mereka memahami manfaat serta cara berinvestasi emas dengan baik,” tambahnya.

Pemerintah Kota Kupang juga mendukung rencana revitalisasi taman di depan kantor Pegadaian.

Wakil Wali Kota menegaskan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi untuk memastikan kelancaran program ini.

Dengan sinergi yang terus terjalin antara Pemerintah Kota Kupang dan PT. Pegadaian, diharapkan ekosistem UMKM semakin kuat dan kesejahteraan masyarakat meningkat. Dukungan terhadap investasi emas juga diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengelola keuangan mereka dengan lebih baik.

Pemerintah Kota Kupang berkomitmen untuk terus mendukung inovasi dan program yang memberikan manfaat nyata bagi warganya, sekaligus memperkuat perekonomian lokal melalui berbagai inisiatif strategis. ***




Pangdam IX/Udayana Kunjungi Makodim 1629/SBD: Perkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat

 

Tambolaka,nwartapedia.com – Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Muhammad Zamroni, S.I.P., M.Si., bersama Ketua Persit KCK Daerah IX/Udayana, Ibu Dessy Zamroni, melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Makodim 1629/SBD di Desa Watukawula, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, pada Selasa (18/03/2025).

Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan prajurit dan keluarganya.

Kedatangan Pangdam disambut hangat dengan prosesi adat khas Sumba Barat Daya, termasuk pengalungan kain adat oleh Dandim 1629/SBD, Letkol Inf Deny Ahdiani Amir, M.Han.

Selain itu, regu jaga kesatriaan memberikan jajar kehormatan, sementara prajurit dan Persit menyanyikan “Mars Udayana” dengan penuh semangat.

Keindahan budaya lokal turut memeriahkan acara dengan penampilan tarian adat Sumba yang menggambarkan kekayaan seni dan tradisi daerah.

Dalam arahannya kepada prajurit dan anggota Persit Kodim 1629/SBD, Pangdam menegaskan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap TNI, yang berdasarkan survei mencapai 97%.

“Kepercayaan ini adalah aset berharga yang harus kita jaga. Sebagai satuan kewilayahan, kita harus hadir di tengah rakyat, menjadi bagian dari solusi, dan selalu dicintai masyarakat,” ujar Pangdam.

Selain menyoroti peran strategis TNI di wilayah, Pangdam juga menekankan pentingnya kesejahteraan prajurit dan keluarganya.

Ia mendorong mereka untuk aktif dalam program kemandirian ekonomi, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Prajurit harus memiliki kemandirian ekonomi agar tidak hanya bergantung pada gaji pokok. Manfaatkan peluang usaha yang ada untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga,” tambahnya.

Sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan, Pangdam dan Ketua Persit KCK Daerah IX/Udayana turut melakukan penanaman pohon sukun di area Makodim 1629/SBD.

Kegiatan ini menjadi bentuk nyata dukungan terhadap program penghijauan dan ketahanan pangan.

Usai rangkaian kegiatan di Makodim, rombongan Pangdam melanjutkan kunjungan ke lokasi sumur bor di Desa Pogotena, Kecamatan Loura.

Di sana, Pangdam menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat, menegaskan komitmen TNI dalam membantu kesejahteraan rakyat. Kunjungan kerja ini diakhiri dengan peninjauan pembibitan ikan Bioflok di Desa Weerena, sebagai bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat setempat.

Kunjungan Pangdam IX/Udayana ini tidak hanya mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, tetapi juga memberikan motivasi bagi prajurit untuk terus mengabdi dengan sepenuh hati serta berkontribusi dalam pembangunan daerah.

(Penrem)




Danrem 161/Wira Sakti Kunjungi Sertu Muslim, Dukung Pengembangan Budidaya Lele Bioflok di SBD

 

Tambolaka,nwartapedia.com – Komandan Korem 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Joao Xavier Barreto Nunes, S.E., M.M., didampingi Ketua Persit KCK Koorcab Rem 161 PD IX/Udayana, Ibu Paula Nunes, melakukan kunjungan ke Sertu Muslim, anggota Ba Unit Intel Kodim 1629/Sumba Barat Daya (SBD).

Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung implementasi budidaya ikan lele dengan sistem bioflok yang dikembangkan oleh Sertu Muslim di wilayah SBD, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam pertemuan tersebut, Sertu Muslim menyampaikan bahwa budidaya lele dengan sistem bioflok merupakan solusi bagi masyarakat yang memiliki lahan terbatas dan keterbatasan sumber air.

“Saya berharap masyarakat tidak perlu khawatir untuk membudidayakan lele, meski memiliki lahan terbatas dan akses air yang minim. Dengan sistem bioflok, budidaya lele bisa dilakukan di pekarangan rumah dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujar Sertu Muslim saat dihubungi oleh Penerangan Korem 161/Wira Sakti, Senin (17/3).

Lebih lanjut, Sertu Muslim menjelaskan bahwa budidaya lele dengan sistem bioflok memiliki banyak keunggulan dibandingkan sistem konvensional.

“Lele yang dibudidayakan dengan sistem bioflok memiliki tingkat pertumbuhan yang lebih cepat, lebih tahan terhadap penyakit, serta mengonsumsi pakan yang lebih efisien. Dagingnya juga lebih enak dikonsumsi. Selain itu, budidaya ini lebih menguntungkan dan menjadi bagian penting dalam program ketahanan pangan nasional,” jelasnya.

Sebagai salah satu komoditas utama perikanan Indonesia, budidaya lele dengan sistem bioflok telah banyak diadopsi oleh para pembudidaya di berbagai daerah.

Hal ini mendorong Kabupaten Sumba Barat Daya, Sumba Barat, dan Sumba Timur untuk terus mengembangkan program ini guna memenuhi kebutuhan konsumsi ikan di wilayahnya.

Sertu Muslim berharap program budidaya lele bioflok ini mendapat dukungan lebih besar dari pemerintah dan pihak terkait, terutama dalam bentuk bantuan langsung bagi para pembudidaya.

“Bantuan berupa teknologi bioflok sangat penting, karena sistem ini mengandalkan suplai oksigen dan mikroorganisme untuk meningkatkan produktivitas budidaya. Dengan inovasi ini, produksi ikan bisa meningkat hingga tiga kali lipat dibandingkan dengan sistem konvensional,” ungkapnya.

Lebih jauh, Sertu Muslim memiliki visi besar untuk memperluas usahanya, tidak hanya terbatas pada budidaya ikan lele, tetapi juga jenis ikan tawar lainnya, termasuk udang.

“Saat ini, saya sudah menguasai pasar untuk Pulau Sumba di empat kabupaten. Ke depan, saya berharap bisa memperluas distribusi hingga mencakup seluruh wilayah NTT,” tambahnya.

Dengan adanya dukungan dari Korem 161/Wira Sakti dan inovasi dalam budidaya perikanan, diharapkan sistem bioflok dapat semakin berkembang dan menjadi solusi nyata dalam meningkatkan ketahanan pangan serta kesejahteraan masyarakat di Nusa Tenggara Timur. ***