Yayasan Fahiluka Surya Pertiwi Bangun Jamban di Tukunu

 

Kupang,Mwartapedia.com  – Dusun Tukunu, Desa Mandeu, Kecamatan Raimanuk yang terletak di selatan Halilulik, Kabupaten Belu ini adalah salah satu Dusun yang sangat memprihatinkan.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Yayasan Fahiluka Surya Pertiwi, Elisabeth Liu, S.Sos.,SH saat dihubungi media ini melalui whastApp, Minggu (13/12/2020).

Elisabeth Liu yang akrab disapa Elsa, kepada media ini mengatakan dari 44 KK tercatat hanya 11 KK saja yang memiliki Jamban (fasilitas MCK), itupun kondisinya tidak layak.

“Ketersediaan Jamban yang sangat minim, membuat sebagian besar masyarakat dusun membuang hajat di dalam hutan. Penderitaan dan Kesehatan mereka semakin buruk karena jarak sumber air bersih (sumur) hingga mencapai 2 kilometer dari tempat tinggal warga tanpa ada instalasi aliran air,” Jelasnya.

          Kondisi jamban selana ini  

Elsa menambahkan dari kebiasaan ini,  menurut hasil survei Yayasan Fahiluka Surya Pertiwi (YFSP), penyakit Diare, DBD dan ISPA menjadi masalah harian bagi warga masyarakat di sana.

“Untuk itulah YFSP gotong royong bersama para donatur dan masyarakat membantu membangun fasilitas MCK yang bersih dan lebih layak,”Ungkapnya.

Lanjut Elsa, disamping membantu menyiapkan fasilitas fisik berupa Jamban Bersih dan Instalasi Aliran Air, YFSP melalui Tim Relawan akan secara intensif dan berkala melakukan Sosialisasi dan Edukasi tentang pentingnya menggunakan Jamban Bersih untuk aktifitas Mandi-Cuci-Kakus (MCK).

“Dalam program Sosialisasi dan Edukasi, YFSP telah merancang kegiatan-kegiatan berupa Pelatihan, Pendampingan, Perlombaan dan lainnya, bekerja sama dengan Kedusunan, Pemerintah Desa, Gereja, Petugas Medis, Petugas Promkes dan para relawan,”Kata Elsa.

“Saat ini sudah ada 3 Jamban Bersih yang dibangun sebagai ujicoba komitmen masyarakat untuk melakukan perubahan perilaku hidup bersih dan sehat,”Tambahnya.

          Kondisi jamban setelah dibangun oleh YFSP

Dirinya membeberkan  rencana Program Jamban Sehat untuk masyarakat Dusun Tukunu, Desa Mandeu, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu di Nusa Tenggara Timur

“Jika Bapak/Ibu/Saudara/i ada yang peduli dan ingin berpatisipasi baik dalam bentuk Bahan Bangunan atau Dana Pembangunan, dapat menghubungi Yayasan Fahiluka Surya Pertiwi melalui HP : 081325580077 atau 081353669669 dan/atau mentransfer ke rekening sebagai berikut, SIMPEDA BANK NTT 01602.02.014460-1 a/n: Yayasan Fahiluka Surya Pertiwi,    BRITAMA BANK BRI 4676-01-011783-50-9 a/n:  Yayasan Fahiluka Surya Pertiwi   dan    TAHAPAN BCA 009.314.8000 a/n:  Yayasan Fahiluka Surya Pertiwi,”Ajak Promotor Tinju Internasional yang juga berasal dari NTT.

Salam Peduli Sesama (ML)




Penahanan Penyidik Terhadap Mohhamad Rizieq Shihab, Karena Timbul Kekhawatiran MRS Akan Melarikan Diri

 

Kupang,Mwartapedia.com  – Menangkap dan menahan Mohammad Rizieq Shihab (MRS) bukanlah suatu perisitiwa yang luar biasa, tetapi yang luar biasa adalah sikap tegas, berani dan konsisten dari Polri memenuhi janji untuk menangkap dan menahan MRS dkk. 

Hal ini disampaikan oleh Petrus Selestinus sebagai Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI)  dan Advokat PERADI kepada media ini pada Minggu (13/12/2020).

Pertus mengatakan Publik berharap semoga sikap tegas, berani dan konsisten dari Polri, tidak hanya berhenti pada kasus MRS dkk. dan hanya dilakukan oleh Polda Metro Jaya, akan tetapi harus menjadi sikap dan ciri khas Polri untuk semua kasus di masa yang akan datang.

“Penegakan hukum terhadap MRS harus menjadi langkah awal Negara/Pemerintah menempatkan hukum sebagai panglima, karena selama ini posisi hukum sebagai panglima hanya sebatas slogan kosong,”Ungkapnya.

Ditambahkan rasa keadilan publik, ketenteraman dan kenyamanan publik dalam tertib sosial masyarakat sebagai hukum tertinggi atau “Salus Populi Suprema Lex” harus diwujud- nyatakan mulai dari sekarang dan untuk selama-lamanya. 

Dengan demikian lanjut Petrus, ke depan siapapun pimpinan Penegak Hukum (Kapolri, Kapolda, Kapolres dan Jaksa Agung, Kajati dan Kajari), maka sistem hukum yang sudah baku harus ditegakan secara konsisten, harus satunya kata dan perbuatan terutama terkait pelayanan keadilan bagi rakyat banyak.

“Hari hari ini, institusi TNI dan Polri berada dalam legitimasi yang tinggi karena kepuasan publik atas kemauan politik pemerintah menegakan hukum, sehingga TNI dan Polri mendapat kepercayaan dan dukungan penuh dari masyarakat dalam tindakan nyata yaitu menjaga NKRI dan Menegakan Hukum,:Kata Petrus.

Penahan Terhadap MRS Sah

Menurut Pertus, MRS menjadi salah seorang yang saat ini menghadapi peristiwa Penangkapan dan Penahanan setelah sebelumnya sudah ditetapkan sebagai Tersangka oleh Penyidik Polda Metro Jaya.

“Pasal pelanggaran yang disangkakan adalah melanggar pasal 93 UU No. 6 Tahun 2018 Tentang Kekarantinaan Kesehatan dan pasal 160 jo pasal 216 KUHP, dan pada tanggal 12 Desember 2020 dilakukan Penangkapan, disusul dengan Penahanan,”Ujarnya.

Dirinya mrnambahkan, Ratio legis dari penahanan terhadap seseorang, adalah karena alasan obyektif berdasarkan pasal 21 ayat (4) KUHAP, juga pada alasan subyektif sesuai pasal 21 ayat (2) KUHAP yaitu terdapat “keadaan yang menimbulkan kekhawatiran” bahwa tersangka akan melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti atau mengulangi Tindak Pidana.

Menahan MRS Memenuhi Syarat 

Petrus membeberkan, Penyidik memiliki alasan obyektif yaitu ancaman pidana pasal 160 KUHP adalah 6 (enam) tahun penjara dan alasan subyektif untuk menahan MRS adalah timbul kekhawatiran MRS melarikan diri yang didasarkan pada beberapa fakta yang beralasan hukum untuk melakukan penahanan, antara lain sbb. :

“Pertama, pada April 2017 saat dipanggil Penyidik Polda Metro Jaya sebagai Saksi dan/atau Tersangka dalam kasus Chat WhatsApp Mesum, MRS tidak datang memenuhi panggilan, bahkan ketika hendak dijemput paksa Penyidik pada Mei 2017, MRS sudah meninggalkan Indonesia dengan alasan Umroh dan tidak segera kembali ke Indonesia.

Kedua, MRS masih akan menghadapi proses penyidikan terhadap belasan Laporan Masyarakat terhadap MRS terkait dugaan tindak Pidana Penodaan Agama, Ujaran Kebencian, Penghinaan dll. yang prosesnya tidak berjalan selama 4 tahun karena MRS lari dari proses pidana.

Ketiga, begitu tiba kembali di Indonesia (setelah menghindar dari penyidikan beberapa kasus pada tahun 2017), MRS langsung melakukan perbuatan lain yang disangkakan sebagai melanggar UU No. 6 Tahun 2018 Tentang Kekarantinaan Kesehatan dan pasal 160 jo pasal 216 KUHP yang menyebabkan MRS ditahan.

Keempat, karena pada tahun 2003 MRS pernah divonis dengan pidana penjara 7 (tujuh) bulan, dan pada Juni 2008 dalam peristiwa pidana yang lain MRS pernah dihukum dengan pidana penjara 1 (satu) tahun dan 6 (enam) bulan penjara sehingga status MRS adalah residivis,”Pungkasnya. (ML)




Produser Film Fighter For Justice, Jadwalkan Open Casting Ahir Desember 2020

 

Jakarta,,Mwartapedia.com  – Produser Film Fighter For Justice, Herry Battileo  dalam waktu dekat akan membuka casting untuk film yang di bintanginya Fighter For Justice di Studio Ezy Pratana Academy, kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Menurut Pengacara yang sudah malang melintang di dunia peradilan, Film yang akan di produksinya itu bersama Sutradara Roy Wijaya, adalah film kesekian kalinya setelah puluhan tahun silam vakum di dunia entertainment.

“Jadi Ini Film bukan hanya menceritakan ketimpangan keadilan atas hukum yang terjadi, tapi ada sedikit membuka kenangan lama, ketika saya bergelut dalam dunia film di masa lalu,” ungkap Herry kepada Wartawan di Jakarta, Minggu 13 Des 2020.

Bahkan menurut Sutradara Roy Wijaya, dalam sinopsis yang di tulisnya, akibat ketimpangan hukum yang terjadi di negeri ini, hingga sampai saat ini, banyak merenggut nyawa bagi yang tidak bersalah. Begitupun dengan akhir cerita dari Film ini, setelah puluhan tahun berlalu, fakta dan kenyataan akan kasus ini baru mulai terkuak.

Untuk itu, sang Sutradara dalam open casting di ahir bulan Desember, telah menujuk beberapa caster untuk mencari para Aktor atau Aktris yang memang memahami prilaku dan sikap dari sistem peradilan di Indonesia. 

Hal itu, akan disandingkan untuk beradegan dengan Herry Battileo yang akan berperan sebagai Pengacara yang sangat peduli pada kaum miskin kota dan kaum papa.  

“Seperti yang saya tulis dalam Film ini, dimana para buruh menuntut perusahaan, agar memberikan hak yang sewajarnya dan penggusuran tanah terjadi dimana mana,” ungkap Roy.

Roy Mengatakan, Film ini Kesannya, kuasa atas hukum dan keadilan itu linier dengan kuasa modal. Siapa yang punya uang banyak, maka ia bisa membeli keadilan. karena instrumen keadilan tersebut adalah subjek yang telah menjadi komoditi bisnis sejak lama. Sehingga wajar yang salah bisa menjadi tidak bersalah, sementara yang tidak bersalah bisa jadi bersalah.

“Sedangkan Kemiskinan, kekurangan, ketidakberdayaan sepertinya dianggap tidak layak bersaing di dunia ini. Alih-alih hidup berdampingan dengan mereka yang menggenggam sumber penghidupan. Karena kemiskinan, kekurangan serta ketidakberdayaan pada faktanya selalu jadi korban,” pungkasnya. (ML)




Heboh Gempa Bumi Guncang Lembata

Lewoleba, Mwartapedia.Com- Pantauan media ini bahwa seluruh warga pengungsi yang berada didalam gedung perpustakaan dan kearsipan milik pemerintah daerah kabupaten yang dihuni oleh Pengungsi Ile Lewotolok kaget dan berlari keluar gedung saat gempa magnitude dengan kekuatan 5,4 SR Kabupaten Lembata Nusa Tenggara Timur juga mendapatkan efek dari guncangan gempa ini tak hanya di Lembata tak hanya itu hampir di seluruh daratan  (NTT) merasak guncangan gempa magnitude dengan kekuatan 5,4 SR 

Kejadian Gempa bumi ini , Sabtu, 12 Desember 2020 pukul 22.55.23 WIB dengan lokasi wilayah Laut Sawu.

Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo 5,3. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 9,19 LS dan 123,33 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 81 km arah Barat Daya Lembata, Nusa Tenggara Timur pada kedalaman 117 kM.

Adapun Jenis dan Mekanisme Gempa bumi dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik dengan kombinasi geser (oblique-thrust).

Warga pengungsi dihimbau untuk selalu tetap berwaspada karena masih ada gejala gempa susulan

Pengakuan salah seorang warga pengungsi ibu Maria warga desa aulesa kecamatan ile ape timur tepat pukul 00.wita saya sangat ketakutan dan membawa anak saya langsung keluar ruangan saya berharap semoga semuanya baik-baik saja.

Penulis. : Roy

Editor.    : Mery




PABERSI NTT Gelar Terbuka Calon Angkat Berat

Kupang, mwartapedia.com –  Perkumpulan Angkat Berat Seluruh Indonesia (PABERSI)  Provinsi Nusa Tenggara Timur yang baru  dibentuk pada bulan November 2020, saat ini menggelegar seleksi terbuka calon atlet angkat berat di Kota Kupang.

Ketua PABERSI NTT, Valentino Sucipto, melalui sekretaris PABERSI NTT, David Kenenbudi kepada media ini Jumat,  (11/12/2020) menjelaskan PABERSI NTT sudah dua (2) minggu mengadakan terbuka atlet angkat berat di Kota Kupang. 

“Untuk meningkatkan olahraga angkat berat maka kami mengadakan seleksi terbuka untuk anak-anak yaitu putra-putri dari usia mulai 12 tahun sampai dengan 20 tahun”, jelas David. 

Menurutnya, jika dalam seleksi tersebut ada peserta yang berpotensi maka akan diambil untuk kemudian dibina menjadi atlet.  

“10 tahun lalu kita punya atlet yang juara nasional, karena itu kita mau kembalikan angkat berat ini jadi salah satu olahraga prioritas di Nusa Tenggara Timur”, katanya.

Dikatakan David, metode seleksi yang digunakan pada tahap  awal yakni melihat dari segi fisik. 

“Secara fisik iya, akan ada ukuran tinggi badan, panjang tungkai tangan, terus lebar telapak, selain itu memang kita akan seleksi juga kemampuan mengangkat beban”, tandas David. 

Selama 2 minggu seleksi, lanjut David, sudah terseleksi 8 orang yang berpotensi. Dengan demikian pihaknya meminta untuk kedelapan orang tersebut melakukan latihan rutin. 

“Tetapi dari 8 orang itu hanya 2 saja yang paling rajin”, katanya. 

David kembali menyampaikan bahwa PABERSI NTT membuka kesempatan seluas – luasnya bagi putra – putri NTT yang memiliki potensi di bidang angkat berat untuk bergabung di PABERSI NTT.. 

“Kami akan berikan contoh latihan dengan metode latihan secara rutin dan pelatihnya kami biayai, kami sudah siap itu adalah mantan juara nasional yang pernah sampai ke kancah nasional”, jelasnya. (ML)




IIPG Gandeng Dinkes Lembata Gelar Ramah Lansia di posko Donbosco

Lewoleba, wartapedia.com –  Ikatan istri partai Golkar kabupaten Lembata,Dinas Kesehatan Lembata,Bidang Kesmas seksi kesehatan keluarga dan gizi,TP.PPK kabupaten Lembata,Ikatan Bidan Cabang Lembata menggelar giat ramah lansia di posko Donbosco yang berlangsung pada Sabtu (12/12/2020).

Dengan materi kegiatan yang disampaikan oleh Margareta Ose Making selaku narasumber lansia membawakan penyuluhan perilaku Ramah lansia dengan menggunakan bahasa daerah kemudian pendampingan peserta pelatihan dalam mempraktekkan santun lansia di kelompok lansia.

Sementara itu, Maria Ilon Fernandez selaku penanggung jawab kegiatan Ramah lansia untuk meningkatkan umur harapan hidup bagi para lansia yang berada di kabupaten Lembata.

Pelaku kegiatan Ramah lingkungan beserta seluruh bidan di sembilan kecamatan yang ada di kabupaten Lembata hadir dalam kegiatan Rama lansia diposko Donbosco.

Hal ini dijelaskan oleh salah seorang pelaku kegiatan oleh Eta Resing yang bersama para lansia saat terlaksana kegiataan ini.

“Harapan lebih jauh semoga lansia seluruh Lembata mendapatkan pelayanan dari tenaga kesehatan yang profesional dan ramah serta berkualitas untuk meningkatkan pelayanan para lanjut usia,”Ungkapnya.

Dijrlaskan, saat ini para lansia  oleh bidan eta making bahwa akibat tua kemunduran dari panca indera pendengaran hingga kurang begitu baik untuk menyimak materi yang kami sajikan.

Tak hanya itu ketua IIPG Lembata Yuni Damayanti juga mengambil bagian untuk membagikan kasih dan sayang dalam nuansa kelamaholotan dengan membagikan sejumlah bantuan yang seadanya diantaranya makanan tambahan balita, pempers, pakian baru untuk anak-anak dan bayi serta dari ikatan bidan Lembata dengan partisipasi membagikan masker, biskuit dan tak kala penting dari persatuan kesehatan gigi Lembata dengan memberi paket higene personal.

Penulis. : Roy 

Editor.    : Mery




PMI dan Yayasan HAKKA Laksanakan Aksi Kemanusiaan Donor Darah Masal

Kupang,Mwartapedia.com  – Dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika yang jatuh pada tanggal 15 Desember 2020 Kodim 1604/Kupang bekerja sama dengan PMI Provinsi NTT dan Yayasan HAKKA Provinsi NTT melaksanakan donor darah masal yang bertempat di Aula Serba Guna Makodim 1604/Kupang Jln. Mohammad Hatta No. 22, Kelurahan Fontein, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, Kamis (10/12/2020).

Komandan Kodim 1604/Kupang Letkol Arh Abraham Kalelo, S.Sos, menyampaikan saat ini kita dapat melaksanakan kegiatan Bhakti Sosial Donor Darah dalam rangka Memperingati Hari Juang TNI-AD Tahun 2020. Dengan penuh ketulusan dan keikhlasan, saya atas nama Komando dan pribadi menyampaikan apresisasi dan ucapan terima kasih kepada PMI Provinsi NTT dan Yayasan HAKKA Provinsi NTT atas dukungan dan kerjasamanya dalam penyelenggaraan kegiatan donor darah kali ini. 

Kegiatan donor darah ini mengusung tema “Bersama Kita Bisa.” Merupakan kegiatan kemanusiaan dan kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan darah kita semua  serta membantu PMI Provinsi NTT dalam menjaga ketersediaan darah di situasi Pandemi Covid-19 sekaligus sebagai wujud pengabdian TNI-AD di wilayah Kupang, khususnya Kodim 1604/Kupang kepada masyarakat,” ucap Dandim. 

“Dalam kegiatan ini, perlu kami ingatkan. Kami Kodim 1604/Kupang selaku panitia kegiatan menyediakan beberapa prosedur kesehatan sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19 dikarenakan masih dalam suasana pandemi Covid-19 yang juga belum berakhir, dengan mencuci tangan menggunakan sabun sebelum kegiatan, menggunakan masker dan selalu menjaga jarak,” ujarnya. 

Dandim 1604/Kupang menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pendonor yang sukarela, tulus dan ikhlas yang ingin menyumbangkan darahnya, tak lupa juga PMI Provinsi NTT dan Yayasan HAKKA Provinsi NTT atas partisipasinya dalam kegiatan donor darah yang digelar oleh Kodim 1604/Kupang dalam rangka menyambut peringatan Hari Juang TNI-AD Tahun 2020. 

“Ingat, setetes darah yang disumbangkan sangat berarti bagi keselamatan jiwa sesama kita yang membutuhkan. Dan kepada para petugas medis yang melayani kegiatan donor darah ini, agar melaksanakan tugas dengan penuh kesungguhan dan rasa tanggung jawab yang tinggi,” tuturnya. 

Dandim berharap agar kegiatan donor darah di kalangan prajurit terus membudaya, karena selain dapat membantu kesulitan orang lain, sekaligus sangat baik bagi kesehatan. Selain itu sesuai dengan nilai-nilai yang tertuang dalam Delapan Wajib TNI, yakni prajurit harus menjadi contoh dan mempelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya. Dengan adanya kegiatan donor darah tersebut Kodim 1604/Kupang bersama elemen masyarakat yang berpartisipasi telah turut membantu penambahan suplai persediaan darah di PMI Provinsi NTT. 

“Kegiatan bakti sosial TNI berupa aksi donor darah ini menjadi salah satu dari rangkaian kegiatan yang dilaksanakan Kodim 1604/Kupang dalam rangka memperingati Hari Juang TNI-AD Tahun 2020, yang diperingati setiap tanggal 15 Desember,” pungkasnya. 

Hadir dalam kegiatan tersebut, Dandim 1604/Kupang Letkol Arh Abraham Kalelo, S.Sos, Kasdim 1604/Kupang Letkol Inf Sugeng Prihatin, S.Sos., M.Sc., M.Tr., Hanla, Pabung Kodim 1604/Kupang Letkol Inf Gempar Sebayang, Karumkit Wirasakti Kupang beserta anggota, para Perwira Staf dan Danramil jajaran Kodim 1604/Kupang, Anggota Balak Aju Dam IX/Udayana, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 161/WS PD IX Udayana beserta anggota, Anggota Basarnas Kupang, Ketua HAKKA Kota Kupang beserta anggota dan para Babinsa 1604/Kupang. (Pendim1604/Kupang)




Partisipasi Atas Duka Tanah Lembata, Forum Lembata Memanggil Salurkan Bantuan Bagi Pengungsi

Lewoleba,Mwartapedia.com  – Sejumlah masyarakat Diaspora NTT di Jakarta dan sekitarnya membentuk “Forum Lembata Memanggil” sebagai bentuk partisipasi atas duka dan derita yang dialami masyarakat di tanah Lembata, yang saat ini sedang menempati sejumlah posko pengungsian di Kota Lewoleba.

Forum Lembata Memanggil yang di nahkodai oleh Bernard Tifaona, S.H, M.H dan sekretaris Michael Laba Kleden hadir dikota Lewoleba memberikan bantuan bagi para pengungsi korban erupsi gunung Ile Lewotolok pada Kamis (10/12/2020).

“Bantuan ini diberikan melalui Diaspora NTT yang berada di Jakarta,”Ujar salah seorang penasehat,  Polce Ruing dan hari ini melalui Bulog Larantuka akan serah terima kepada kami sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari Diaspora NTT Jakarta pada forum Lembata Memanggil,”Tambah Polce

Lanjut  Polce, kami sudah melaporkan jati diri lembaga kepada pemerintah kabupaten Lembata dan  kehadiran kami  secara resmi dalam duka Lembata ini sehingga untuk saat ini fokus kami terhadap tanggap darurat bencana Erupsi ile lewotolok.

“Kami pastikan bahwa seluruh bantuan dari kami bisa sampai ke warga terdampak yang ada di rumah warga mandiri untuk bisa mendapatkan perhatian khusus dari lembaga kami agar mereka jangan lapar namun kehadiran kami untuk membantu serta meringankan beban pengungsi,” Tuturnya.

Dirinya menambahkan, sebanyak 1.700 sembako yang akan kami distribusikan berdasarkan data yang pasti sehingga bisa kami mempertanggung jawabkan kepada lembaga kami dan para donatur kami yang ada di Jakarta.

“Petrus Orias Muda beliau adalah orang pertama CIO perusahaan tambang Indonesia, salah satu tambang terbesar PT. Freport dan beliau putra NTT yang mau peduli terhadap duka Lembata dengan terjadinya bencan Erupsi gunung berapi Ile Lewotolok ini,”Terangnya.

Ditambahkan, harapan kami keadaan dikabupaten Lembata tidak boleh berlarut-larut dan kita semua juga berdoa agar seluruh keluarga dan sanak saudara kita kembali dengan selamat  pada rumah masing-masing sampai selesainya bencana in.  Kami juga akan membantu pemerintah dalam merehabilitasi warga terdampak korban Erupsi gunung Ile Lewotolok serta pemberdayaan sumberdaya manusia dan ekonomi .

“Sebagai orang Lembata yang  merantau sekian lama sehingga dengan adanya musibah ini kami terpanggil untuk turut ambil bagian dan ikut menderita sehingga debgan rasa itu kami hadir disini, Duka Lembata adalah duka kita bersama,”Ungkapnya. 

Ahli Mitigasi Bencana yang punya pengalaman di berbagai daerah, Gabi Goa menjelaskan bencana ini bukan hanya derita yang dialami oleh orang Lembata saja namun siapa saja bisa merasakan karena ini adalah bencana kemanusian. 

Lebih jauh Gabi mengatakan situasi ini menarik situasi publik dan nasional Lembata membutuhkan solidaritas kemanusiaan untuk bisa keluar dari musibah Erupsi ini.

“Yang paling penting adalah asesmen terhadap korban itu ada dimana saja sehingga memperhatikan warga baik yang ada di zona merah dan zona hijau sehingga kordinator antar lembaga terkait baik di tingkat lokal dan Nasional sangat di butuhkan karena managemen kebencanaan sudah diatur dalam undang-undang dibawah koordinasi BNPB dan semua ikut terlibat didalamnya sehingga solidaritas nasional dan internasional akan terpanggil,”Pungkasnya.

Penulis   : Roy

Editor.     : Mery




Golkar dan IIPG Salurkan Bantuan Kepada Warga Terdampak Erupsi Gunung Ile Lewotolok

 

Lewoleba,Mwartapedia.com –  Partai Golkar bersama Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) kabupaten Lembata salurkan bantuan ke tenda pengungsi warga terdampak korban Erupsi Ile Lewotolok di kantor bupati lama dan gedung perpustakaan milik pemerintah daerah kabupaten Lembata, Kamis (10/12/2020).

Pantauan media Mwartapedia.com sumber bantuan ini diperoleh dari Dewan Perwakilan Daerah I dan Dewan Perwakilan Daerah II Partai Golkar bersama Ikatan Istri Partai Golkar dari DPD I dan DPD II 

Bantuan berupa sembako dan sejumlah paket kesehatan ini sebanyak dua ratus dua puluh paket diantaranya adalah makanan sehat, makanan tambahan balita dan ibu hamil, obat-obatan, masker, kacang hijau sebanyak dua ratus kilogram, hendsainteser, sabun cuci tangan, pempers bayi sampai lansia dan berbagi jenis kebutuhan lainnya untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak erupsi gunung Ile Lewotolok yang ada di posko-posko.

Bantuan ini diserahkan secara simbolis kepada pemerintah kabupaten Lembata dan disaksikan oleh ketua DPD II Partai Golkar kabupaten Lembata yang mana adalah bupati Lembata Eliatser Yentji Sunur.,S.T.,M.T.

Hadir dalam pendistribusian ini bersama ketua IIPG Lembata Yuni Damayanti.SE., Petrus Bala Wukak selaku sekertaris DPD II Partai Golkar kabupaten Lembata,Petrus Gero selaku ketua DPRD kabupaten Lembata dan kader IIPG serta kader partai Golkar lainnya untuk menjawab kebutuhan yang ada di posko pengungsian.

Dengan cekatan IIPG Lembata yang dipimpin oleh Yuni Damayanti selaku ketua bersama rombongan datangi korban Erupsi Ile Lewotolok untuk bercerita dan berbagi kasih.

“Hanya ini yang bisa kami bantu mudah-mudahan bisa bermanfaat serta digunakan secara baik dan jangan lihat apa yang kami berikan namun ini menjadi bagian rasa hormat kami IIPG bersama jajaran partai Golkar kabupaten Lembata dalam misi kemanusiaan,”Ujarnya.

Yuni Damayanti dalam wawancara singkat bersama media mwartapedia.com menyerahkan bantuan dari IIPG propinsi .

“Target kita adalah anak-anak dan keluarga kami mengkondisikan agar dapat terjawab semua untuk di bagikan kesemua posko”ungkapnya.

lebih Yuni jauh mengutamakan ucapan terimakasih untuk ibu Asty Lakalena semoga dengan bantuan yang diberikan ini menambah semangat bagi para pengungsi dan bagi kami IIPG Lembata terus Semangat,Maju,The Best.

“Tak kenal lelah tak kenal mundur kami IIPG Lembata akan selalu hadir untuk mendistribusikan bantuan dalam misi kemanusiaan pada Bencana Erupsi gunung Ile Lewotolok di kabupaten Lembata,” Hal ini disampaikan oleh ketua IIPG Lembata Yuni Damayanti dalam nuansa kelamaholotan.

Hal senada disampaikan oleh sekretaris DPD II Partai Golkar kabupaten Lembata Petrus Bala Wukak bahwa ini misi kemanusiaan untuk itu kami hadir dalam nuansa semangat taan tou dalam bingkai kelamaholotan karena duka korban Ile Lewotolok adalah duka kita bersama.

“Kami hadir juga lebih jauh mungkin bisa memberikan apa yang kami bisa dan pastinya seluruh gerakan partai Golkar bersama jajarannya dalam misi kemanusiaan bisa menjadi hal baik dan berguna bagi warga terdampak korban Erupsi gunung ile lewotolok dikabupaten Lembata,”Kata Petrus.

Pantauan media ini, seluruh kader partai Golkar dan tim IIPG sore ini dengan semangat gotong-royong berkunjung dari tenda ke tenda agar estafet bantuan bisa disiratkan dengan baik dan maksimal.

Penulis. : Roy

Editor.    : Mery




Yayasan Plan International Adakan Pelatihan Dasar Green Skill 2.0 di Desa Tubuhue

Soe,Mwartapedia.coom – Project Green Skill 2.0 (GS 2.0) merupakan kelanjutan Green Skill 1.0 yang telah dilaksanakan oleh Plan International Indonesia Kerjasama Kinara dan PT. Duta Argo Mandiri Soe pada tahun 2016-2018.Program ini bertujuan untuk mendukung generasi muda di pedesaan, terutama Perempuan-perempuan muda untuk berdaya secara ekonomi dan sosial melalui sumber pendapatan yang berkelanjutan dan pekerjaan yang layak dalam skema ekonomi hijau.

Pelatihan ini adalah pelatihan Dasar yang menyasar 330 orang Kaum muda dengan kisaran 70% dari Peserta adalah Perempuan yang ada di desa-desa dampingan PLAN kurang lebih 23 desa Di wilayah TTS dan TTU.Tenaga Fasilitatornya adalah Fasilitator lokal terlatih dan dilaksanakan secara parallel dalam bulan Desember ini. 

Adapun tujuan dari Pelatihan Dasar Green Skill 2.0 ini adalah untuk memberikan penguatan kapasitas kepada generasi muda di pedesaan terutama kaum Perempuan. Kemudian Outputnya mereka mendapatkan pengetahuan dan ketrampilan tambahan dari materi-materi yang diberikan oleh fasilitator agar mereka dapat menghasilkan dokumen rencana usaha yang digunakan untuk pengembangan usahanya.

Kegiatan Pelatihan Green Skill 0.2 hari ini berlangsung Dikantor Desa Tubuhue diikuti oleh 18 Orang Peserta yang terdiri dari 7 Orang dari Desa Kesetnana Kecamatan Mollo Selatan Dan 11 Orang dari Desa Tubuhue Kecamatan Amanuban Barat. 

Pelatihan Dasar tersebut berlangsung Hari ini Rabu (9 – 11 /12/2020) dibuka oleh Sekertaris Desa Tubuhue, Petrus Nubatonis mewakili Kepala Desa yang berhalangan hadir. 

Selanjunya arahan dari Perwakilan Kirana,Natalia Caw yang dalam arahannya meminta semua peserta untuk betul-betul serius dan fokus 

“Semua peserta saya minta untuk tetap konsisten dalam mengikuti Pelatihan ini sampai selesai. Kelompok yang ada harus aktif dan kuat sebagai tim dalam bekerja”.Ujarnya mengakhiri arahan.

Pelatihan ini Di Fasilitasi oleh Dua Orang Fasilitator, masing-masing Maraike S.Y. Mella dan Esther Naty. Mereka akan memandu 6 materi antara lain:

Pengantar Gender, Perencanaan Usaha, Dasar-dasar Keuangan, pemetaan Kebutuhan Pasar, Meningkatkan Nilai Mutu dan Perencanaan Pemasaran Serta metode yang digunakan adalah metode pembelajaran dengan proses belajar bersama peserta berbagi pengalaman, Diskusi, praktik dan ceramah.

Untuk Hari ini ada dua materi yang dibahas, yakni Pertama, Pengantar Gender yang difasilitasi oleh, Esther Naty. 

Dalam prosesnya Fasilitatasinya mengawali dengan perkenalan Dan penjelasan tentang tujuan seasi dan free test bagi peserta kemudian peserta dibagi menjadi dua kelompok berdasarkan jenis kelamin. Selanjutnya masing-masing kelompok diminta memikirkan dan menuliskan harapan keluarga atau orang-orang disekitanya sebagai orang muda. Kemudian ada penjelasan tentang perbedaan gender Seks dan Jenis kelamin lalu didiskusikan secarah bersama. Dan terakhir Fasilitator memberi penjelasan serta bersama Peserta berdiskusi tentang Peran Produktifitas, Peran Reproduktif Dan Pkerjaan Sosial. 

Materi Kedua,tentang Perencanaan Usaha yang dipandu langsung oleh, Maraike S. Y. Mella yang Mengajak semua Peserta berdiskusi lebih kedalam tentang Rencna usaha yang meliputi tujuan Rencana Usaha, Komponen Rencana Usaha seperti tujuan, ringkasan usaha,jenis usaha, alasan /latar belakang Usaha,rantai nilai Usaha, pilihan potensi Usaha, analisis pesaing, analisis internal,analisis pasar/target pembeli, penentuan harga dan biaya, modal, alur pendapatan, dampak Usaha, kebutuhan investasi dan lain-lain. 

Ditempat yang sama, media ini sempat menemui salah seorang peserta Kaum Perempuan, Adelina Saluk yang adalah delegasi Desa Tubuhue untuk diminta tanggapannya seputar Pelatihan Dasar Green Skill 2.0 ini. 

Dirinya sangat bersyukur dan bangga dapat ikut kegiatan ini karena sangat bermanfaat.

“Saya sangat bersyukur dan bangga sekali bisa terlibat sebagai peserta karena akan mendapat pengetahuan yang begitu penting tentang peran Perempuan dalam dunia usaha”.Pungkas Adel dengan senyuman manisnya.(Muty).