Kader Posyandu Puskesmas Camplong Mengeluh, Biaya Operasional 9 Bulan Belum Dibayar Kapus

  

Oelamasi,Mwartapedia.com  – Sejumlah Kader Posyandu di Wilayah Puskesmas Camlpong, Kecamatan Fatuleu-Kabupaten Kupang keluhkan biaya operasional (biaya transport, red) mereka yang sudah 9 (sembilan), sejak April hingga Desember 2020 belum dibayarkan Kepala Puskesmas (Kapus) Camplong. 

Demikian informasi yang diperoleh Tim Media ini dari sejumlah kader posyandu yang ditemui tim media ini di Camplong pada Jumat (08/01/2020).

“Saya kerja sejak tahun 2019 dan tahun 2020 nama kami baru masuk data Dinas (Dinas Kesehatan, red). Kami dibayar Rp 30,000. Tanggal 18 Mei 2020 lalu kami terima insentif bulan Januari hingga Maret 2020. Sejak saat itu higga sekarang (Januari 2021, red), sudah 9 (sembilan)bulan   kami belum dibayarkan,” jelas Arni Nomleni, Ketua Kader Posyandu desa Kuimasi, Kecamatan Fatuleu Kabupaten Kupang.

Sesuai janji Kepala Puskesmas Camplong, Hermenegildo Soares , S. Sos, lanjut Arni Nomleni, awal bulan Januari 2021, uang operasional kader akan dibayarkan. Tetapi kenyataannya hingga Jumat, 08/01/2021 belum direalisasikan.

 “Saya juga minta agar insentif kami per bulannya bisa ditambahkan sedikit menjadi Rp 50.000 supaya kami pakai itu untuk ongkos pergi pulang,” imbuhnya.

Arni menjelaskan bahwa dari 66 Posyandu yang ada di Wilayah Puskesmas Camplong, masing-masing Posyandu memiliki 5 Kader Posyandu. Total  jumlah semua Kader di Puskesmas Camplong ada 330 orang. Dan biaya operasional kader/bulan sebesar Rp 30.000.  

“Dan total dana (biaya transport,red) yang harus dibayarkan pihak Puskesmas kepada semua kader sebesar Rp 30,000 kali 330 orang kali 9 bulan (atau sekitar Rp 89,100,000, red),” sebut Arni Nomleni.

Rekan Arni yang lain, yani AT yang bertugas pada bagian  pengisian KMS, juga minta agar pihak Puskesmas (Kapus Camplong, red) tidak memotong lagi uang transport mereka yang kecil itu. Lebih dari itu, ia juga berharap insentif mereka dibayar tepat waktu. 

“Katong kasih masuk data dan kerjasama dengan Puskesmas kadang juga mengerti dan kami minta Puskesmas juga harus mengerti dengan kami, karena kami sudah luangkan waktu untuk tinggalkan rumah tangga kami,membantu pihak puskesmas,” ujarnya. 

Sementara itu, Kapus Camplong,  yang dikonfirmasi Tim Media ini melalui pesan WhatssApp/WA pada Minggu (10/01/2021), pukul 21.17 Wita, menanggapi via telepon celulernya pada Senin pagi (11/01/2021)  yang membenarkan adanya penundaan 9 bulan pembayaran operasional para kader posyandu di Wilayah Puskesmasnya. 

“Informasi itu benar pak, saya tidak menyangkan, memang itu benar, benar sekali pak, ” tandasnya.

Hermenegildo Soares pun memastikan bahwa minggu terakhir bulan Januari 2021, pihaknya akan merealisasikan biaya operasional kader yang sudah 9 bulan tertunda pembayaranya.

“Dalam rapat pertama bulan pertama (Januari) tahun ini (2021) yakni tanggal 26 Januari 2021 kami akan bayarkan kepada semua operasional kader,” ujarnya. (ML/tim)




Pesan Babinsa Saat Mengunjungi Tokoh Masyarakat

 

Oelamasi,Mwartapedia.com  – Dalam rangka meningkatkan silaturahmi dengan, Babinsa Koramil 1604-02/Camplong,  Minggu (10-1-2021). 

Serda Manuel Lopes melaksanakan Komsos dengan Bapak Agus Utan selaku Tokoh Masyarakat (Tomas). 

Kegiatan tersebut bertempat di Desa Sillu Kecamatan Fatuleu Kabupaten Kupang. Dalam Komsos tersebut, Serda Manuel Lopes menyampaikan komunikasi sosial yang dilakukan merupakan wadah silaturahmu antara Babinsa dengan masyarakat khususnya tokoh masyarakat seperti yang dilakukannya sekarang. 

“Hal tersebut bertujuan untuk memupuk kebersamaan, silaturahmi dan menimbukan rasa saling menghormati antar sesama pemeluk agama di wilayah Desa Sillu,” tuturnya. 

Dalam komsos tersebut, Serda Manuel juga menyampaikan pesan Kamtibmas dan juga menghimbau protokol kesehatan Covid-19 agar warga selalu menerapkannya. 

Babibsa menambahkan “kami berharap jika ada suatu permasalahan yang terjadi di desa segera hubungi Babinsa dan Bhabinkamtibmas atau instansi terkait sehingga permasalahan yang terjadi dapat segera ditangani. (Pendim1604/Kupang)




Dandim 1613/Sumba Barat Survey Lokasi Lahan Untuk Ketahanan Pangan di Kabupaten Sumba Barat

 

Waikabubak,Mwartapedia.com  – Dandim 1613 /SB Letnan Kolonel Czi Irawan Agung Wibowo, ST, M.Tr (Han) survey Lahan untuk direncanakan sebagai Lokasi untuk ketahananan pangan di desa Sobarade Kecamatan Kota Waikabubak kabupaten Sumba Barat. Sabtu (9/1/22021) 

Dalam peninjauannya,  Dandim 1613/Sumba Barat disertai  hadir Wakil Bupati Sumba Barat Drs. Marthen N Tony, Kadis Pertanahan Sumba Barat dan Danramil 1613-01/Loli Kapten Inf Suyono serta pemilik lahan bapak Nono Bulu.

Disela kunjungannya Dandim 1613 /SB menyampaikan sesuai dengan Program Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak bahwa merupakan kewajiban TNI untuk bersama sama masyarakat untuk menciptakan kesiapan pangan  masyarakat dengan mengedepankan budidaya pertanian maupun peternakan yang ada di wilayah. Apalagi saat ini di semua wilayah terjadi Pandemi covid 19 sehingga perlunya sinergitas semua pihak untuk bersama sama meningkatkan ekonomi rakyat. 

“Sumba Barat merupakan salah satu daerah penghasil Porang,  ini mempunyai daya tarik sendiri. Apalagi Porang saat ini merupakan tanaman yang sangat dibutuhkan yang salah satunya sebagai bahan kosmetik. Sehingga tidak hanya Indonesia juga sebagai komoditi ekspor. 

Sehingga dengan demikian,  dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Selain itu dengan adanya banyak lahan tidur di wilayah yang dapat diberdayakan maka lahan tersebut akan suit diserobot oleh orang lain yang tidak bertanggungjawab. Sehingga meminimalisir sengketa tanah antar warga. Hal ini akan berpengaruh dengan ketahanan dan kondusifitas wilayah” Lanjut Letkol Czi Irawan Agung Wibowo, ST, M.Tr (Han).




Kemenhub dan Basarnas Benarkan Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Rute Jakarta-Pontianak Jatuh

Kemenhub dan Basarnas Benarkan Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Rute Jakarta-Pontianak Jatuh
T

Jakarta,Mwartapedia.com  –  Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jakarta membenarkan bahwa pesawat Sriwijaya Air, rute Jakarta-Pontianak dengan nomor penerbangan SJY 182 hilang kontak pada pukul 14.40 WIB.


“Telah terjadi ‘lost contact’ pesawat udara Sriwijaya rute Jakarta – Pontianak dengan ‘call sign’ SJY 182. Terakhir terjadi kontak pada pukul 14.40 WIB,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto, di Jakarta, Sabtu (9/1/21).

Novie mengatakan saat ini tengah dalam investigasi dan tengah dikoordinasikan dengan Basarnas dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

“Kami akan menyampaikan informasi lebih lanjut jika sudah ada perkembangan lain,” katanya.

Pesawat bernomor registrasi PK CLC jenis Boeing 737-500 itu hilang kontak pada posisi 11 nautical mile di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, setelah melewati ketinggian 11.000 kaki.

“Pada saat menambah ketinggian di 13.000 kaki, mengalami lost contact,” ucap Novie.

Sementara dari Basarnas mengatakan pesawat terbang Sriwijaya di prediksi telah jatuh kelaut di antara kedua Pulau seputaran 6 Mil dari titik terbang pesawat Sriwijaya Jakarta menuju Pontianak tersebut.

Bambang Suryoaji, Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas mengatakan, langkah utama Basarnas malam ini adalah mencari lokasi di mana pesawat tersebut jatuh.

“Besok pagi kita melaksanakan pencarian dan pendalaman,” kata Bambang dalam konferensi persnya, Sabtu (9/1/2021).


Kemenhub dan Basarnas Benarkan Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Rute Jakarta-Pontianak Jatuh

Dia mengatakan, hambatan terbesar pencarian lokasi pada malam ini adalah visibility karena kondisi malam.

Hambatan yang kita hadapi adalah visibility karena malam hari.

“Tapi malam ini akan kami usahakan semaksimal mungkin. Kalau malam ini kita temukan koordinat, besok pagi kita bisa melaksanakan pencarian secara maksimal,” kata dia.

Bambang mengatakan, beberapa informasi di lapangan, ditemukan serpihan-serpihan yang dicurigai bagian dari pesawat Sriwijaya.

“Tim gabungan kita menjadikan barang bukti untuk penelitian itu dari pesawat atau bukan,” ujar dia. (SA)



Menyambut HUT PDIP ke-48, Ini Yang Dilakukan DPC PDIP Kabupaten Sikka

Kupang, Mwartapedia.com  – Menyambut Hari Ulang Tahun  Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ke-48 pada 10 Januari 2021, DPC PDIP  Kabupaten Sikka melakukan sejumlah kegiatan  berupa  penanaman anakan Pohon Pala dan Rambutan serta penyerahan bibit sayuran dan bantuan sembako kepada warga Desa Riit, Desa Nita dan Desa Tebuk di Kecamatan Nita, Sabtu (09/01/2021).

Penanaman secara simbolis dilakukan oleh Ketua DPC PDIP Sikka, yang juga adalah Bupati Sikka, Roberto Dioga Idong dan disaksikan oleh jajaran pengurus partai dan warga kelompok tani.

Sekretaris DPC PDIP Sikka, Donatus David saat dihubungi media ini mengatakan lokasi penanaman anakan Pala dan Rambutan di Lereng Bukit Kimam Buleng, Desa Riit. Jumlah anakan Pala dan Rambutan yang ditanam sebanyak 250 pohon. 

“Pada HUT kali ini kita tanam pohon untuk melestarikan alam. Pohon yang kita tanam bersama warga adalah pohon yang produktif bernilai ekonomis. Kita berharap, anakan pohon yang ditanam dirawat dan dijaga hingga berbuah dan dikonsumsi serta bisa dijual,” kata Donatus.

Dikatakannya, usai penanaman secara simbolis anakan Pala dan Rambutan tersebut, Ketua DPC PDIP Sikka, Roberto Diogo Idong bersama sang istri dan seluruh pengurus, menyerakan bantuan sayuran, seperti Kentang, Wortel, Sawi, dan lain-lain kepada kelopok tani.

“Hati ini kita juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada 150 orang janda di desa Nita dan Desa Tebuk,”Ungkapnya.

Kegiatan penghijaun ini, tambah Donatus, bukan hanya dilakukan di Kecamatan Nita saja, tetapi akan dilakukan juga di beberapa kecamatan lain di Sikka sampai 31 Mei 2021.

“Kegiatan penghijauan dan pemberian bantuan ini sudah menjadi agenda DPC PDIP Kabupaten Sikka dalam HUT kali ini,” kata Donatus yang juga Ketua DPRD Sikka.(ML)




Dandim 0808/Blitar Meninggal Positif Covid-19

 

Blitar,Mwartapedia.com  –  Kabar duka datang dari Blitar. Dandim 0808/Blitar Letkol ARH Dian Musrianto meninggal dunia dengan status positif Covid-19. Sementara sang istri yang juga positif masih dirawat intensif di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar.

Wali Kota Blitar Santoso membenarkan informasi ini. Dandim dinyatakan meninggal dunia pada pukul 15.35 oleh tim medis RS Sopraoen Malang.  Rencananya jenazah akan dibawa ke rumah dinas dulu. Setelah itu dibawa ke Yogyakarta untuk dimakamkan di sana,” 

Menurut Santoso, pada 24 Desember 2020, Dian mengeluh sakit, kurang enak badan. Dian Kemudian menghubungi Kapolkes Blitar untuk mengecek kesehatannya. kemudian Kapolkes melaporkan kondisi Kesehatan Dian ke dokter Polkes Blitar dengan kondisi kesehatan, suhu tubuh 37.8, tekanan darah 100/70 Hg dan hasil laboratorium cek darah : Positif.

Atas petunjuk dokter, Dian dievakuasi ke rumah sakit swasta untuk perawatan intensif. Namun karena keterbatasan ruang isolasi bagi pasien Covid-19, 

Dian sempat dirawat di rumah sakit swasta ini selama tiga hari, kemudian minta pulang. Namun karena kondisi kesehatan belum membaik, Dian kemudian masuk rumah sakit swasta lagi pada tanggal 28 Desember 2020

“Pada tanggal 29 Desember 2020 Letkol Arh Dian Musrianto dirujuk menuju RS Supraoen Malang. Pukul 15.35 WIB (hari ini) Letkol Arh Dian Musrianto oleh Tim Dokter RS Supraoen Malang dinyatakan Meninggal Dunia. (DW/JR)




Ingatkan Masa Pensiun ke Presiden, DPR Sebut Sikap Idham Azis Perwujudan Promoter

 

JAKARTA,Mwartapedia.com  – Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan memuji sikap Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis yang mengingatkan masa pensiunnya akan habis dan meminta agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera memproses penggantinya.

 “Itu merupakan salah satu perwujudan sikap Promoter (Profesional, Modern dan Terpercaya),” kata Arteria kepada wartawan di Jakarta, Rabu (6/1/2021).

 Tidak hanya itu, politisi PDI Perjuangan ini melihat apa yang dilakukan Idham Azis menunjukan bahwa sosok jenderal asal Bugis itu tulus bekerja dan mengabdi kepada negara. Untuk itu, Arteria berharap sikap Idham Azis ini dapat dijadikan contoh bagi pajabat lain.

 “Pak Idham sangat menunjukan sikap tulus bekerja yang hanya mengabdi kepada negara dan bangsa. Karena banyak juga yang mau pensiun malah cawe-cawe, manuver untuk minta di perpanjang,” pungkas Arteria. 

 Seperti diketahui, Kapolri Idham Azis secara resmi mengajukan surat pemberitahuan akan memasuki pensiun pada Februari 2021 mendatang kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 4 Januari 2021 lalu. 

 Dalam surat tersebut, orang nomor satu di Korps Bhayangkara itu tidak menyebut nama calon pengganti Kapolri. 

“Ya benar, Bapak Kapolri sudah ajukan surat ke Presiden yang isinya pemberitahuan kalau umur beliau sudah 58 tahun dan terhitung tanggal 1 Februari 201 memasuki purna bakti. Ini sesuai UU Polri 2/2002,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono.

 Argo menjelaskan, surat pemberitahuan tersebut diberikan kepada Presiden Jokowi melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno. “Surat tersebut sudah diserahkan kepada Mensesneg Pratikno,” pungkasnya. (DW/JR)




Presiden Jokowi : Pengelola Lahan Harus Mampu Mendorong Ekomoni Masyarakat

Kupang,Mwartapedia.com  – Presiden RI Joko Widodo mengungkapkan, pengunaan dan pengelolaan lahan harus dengan program kegiatan yang produktif agar mampu mendorong ekonomi masyarakat pengelolan. Hal tersebut disampaikannya dalam acara _Penyerahan Surat Keputusan Hutan Sosial, Hutan Adat dan Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA) oleh Presiden RI_ pada Kamis 7 Januari 2021.

“Saya tidak ingin hanya sekedar membagikan Surat Keputusan bagi masyarakat. Harus dipastikan juga lahan digunakan menjadi kegiatan produktif dan jangan ditelantarkan tetapi terus dikembangkan sehingga bermanfaat bagi ekonomi masyarakat dan juga ramah lingkungan,” tegas Presiden Jokowi.

“Setelah terima SK saya minta dirumuskan aspek usahanya. Jangan sampai sudah pegang SK lalu dipindahtangankan ke orang lain. Saya juga akan awasi terus. Manfaatkan juga untuk menanam tanaman yang produktif memiliki nilai ekonomi. Setiap daerah berbeda-beda banyak sekali dengan komoditi unggulan, juga bisa untuk agroforestry dan bisnis ekowisata. Saya sudah lihat beberapa kota dan provinsi sudah mulai lakukan dan ada hasilnya yang tentunya menguntungkan dan adapun juga agrosilvopastura serta bisnis bioenergi dan bisnis hasil kayu”, panjangnya.

“Pada hari ini diserahkan 2.929 SK Perhutanan Sosial di seluruh Indonesia yang luasnya 3.442.000 Ha dan semoga bermanfaat bagi kurang lebih 651.000 KK.Selain itu diserahkan juga 35 SK Hutan Adat seluas 37.500 Ha dan 58 SK TORA seluas 72.000 Ha di 17 Provinsi,”kata Jokowi.

Dikatakannya, Sejak 5 tahun terakhir pemerintah memberi perhatian khusus pada redistribusi aset, ini dikarenakan berkaitan dengan mengatasi masalah kemiskinan dan ketimpangan ekonomi khususnya di pedesaan. Redistribusi ini juga jawaban atas banyaknya sengketa agraria. 

“Saya kalau turun ke daerah itu banyak sekali konflik. Baik itu antara masyarakat dan perusahaan atau antara masyarakat dan pemerintah. Karena itu pemerintah akan terus mendorong redistribusi aset ini baik melalui kebijakan perhutanan sosial dan reforma agraria,” tambahnya.

Jokowi juga meminta agar semua elemen bergerak dengan terobosan dan kebijkan yang dengan berkonsolidasi dengan baik mulai dari pemerintah pusat, daerah, hingga kabupaten dan kota serta desa sehingga program seperti ini punya dampak signifikan bagi rakyat tanpa mengganggu ekosistem dan lingkungan.

Ia juga berkeinginan agar kelompok usaha masyarakat dibantu untuk akses permodalan dengan KUR dan usahakan dengan dana desa. Juga selain permodalan, kelompok usaha juga harus didampingi mengenai manajemen dan penggunaan teknologi.

Untuk diketahui, data penyerahan SK untuk masyarakat Provinsi NTT adalah Hutan Sosial seluas 41.300 Ha untuk 14.700 KK, Redistribuai tanah seluas 1.100 Ha untuk 1.250 KK, dan alokasi redistribusi tanah seluas 3.900 Ha.

Dalam acara yang dilangsungkan secara virtual tersebut juga diikuti oleh Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat bersama para anggota masyarakat Penerima SK di Aula Fernadez Kantor Gubernur NTT. (Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT)




Gubernur NTT: Sosialisasikan Vaksin Dengan Baik Pada Masyarakat

Kupang, Mwartapedia.com  – Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat menghadiri acara _Pembukaan Pelatihan Tata Laksana Vaksinasi Covid -19 Di Puskesmas dan Rumah Sakit Di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Provinsi Kalimantan Utara_ secara Virtual di Ruang Rapat Gubernur hari ini, Kamis 07/01/2021.

Gubernur Viktor mengatakan, pelaksanaan pelatihan tersebut sangatlah penting karena melalui pemerintah masyarakat memberikan kepercayaan dalam menangani Covid-19, agar dapat diselesaikan lewat vaksinasi ini. 

Ia juga mengatakan kepada para Vaksinator bahwa pelatihan ini merupakan kesempatan yang langkah terjadi. “Ini kesempatan yang baik karena dalam setahun kita dihadapkan dengan pandemi sebesar ini, para vaksinator sudah menjadi bagian dalam menentukan kualitas pelayanan secara global,” ujarnya.

“Tentunya para Vaksinator saya ingin menyampaikan bahwa kesempatan ini tidak gampang sebab bapak/ibu saudara-saudara telah diberikan kesempatan untuk menjadi bagian didalam menentukan kualitas pelayanan secara global”, lanjut Gubernur.

Ia juga menambahkan bahwa pelatihan ini harus diikuti dengan disiplin yang tinggi karna berhubungan langsung dengan keselamatan manusia. “Kita akan menunjukkan kualitas pelayanan kita terhadap negara-negara lain. Kita menunjukkan bahwa kita mampu mengendalikan bisnis ini secara baik”, pungkas Gubernur.

Ia mengharapkan agar pelatihan ini tidak hanya secara seremoni, tetapi diikuti secara serius dan tanggung jawab.

“Sebagai Gubernur Nusa Tenggara Timur, saya mengharapkan Puskesmas dan Rumah Sakit yang telah disiapkan untuk vaksinasi tidak terjadi hal – hal yang tidak kita inginkan. Kita tahu bahwa banyak orang yang masih belum memahami bahkan tidak mengerti tentang Vaksin ini, sebab itu para Vaksinator dan pemerintah harus menjelaskan dan sosialisasikan kepada masyarakat bagaimana manfaat dari vaksin ini agar masyarakat dapat memahami dengan baik dan dapat membawa dirinya untuk divaksin, kata Gubernur.” 

Ia juga mengharapkan agar seluruh vasilitator mampu memberikan pelatihan secara baik agar nantinya dilapangan tidak bias. 

“Kepada vaksinator yang akan masuk pada pelatihan, Gubernur  mengatakan bahwa ini merupakan kesempatan untuk membuktikan bahwa anda salah satu dari manusia di dunia yang melakukan perubahan peradaban,” ujarnya.

“Ini bukan semata – mata melakukan vaksin tetapi anda salah satu manusia yang ikut berperan dalam sejarah perubahan peradaban di dunia dimana kita terjebak dalam ketakutan besar dengan bencana yang membuat kita sekian tahun terpenjara dengan penyakit ini. dengan adanya vaksin ini tentunya ada harapan bagi kita untuk mampu menyelesaikan penyakit ini dengan baik. Didukung dengan tenaga – tenaga yang terampil mau melayani dengan hati, keberanian yang luar biasa untuk menempatkan diri sebagi pejuang dan pahlawan kemanusiaan. Sesuai dengan janji Presiden, paling lambat satu tahun seluruh masyarakat Indonesia sudah selesai Divaksin,” panjangnya.

Ia menambahkan, semua pihak harus bersama mendorong terus bahwa Indonesia dibandingkan dengan negara lain masih tetap dalam kondisi yang baik apalagi Nusa Tenggara Timur.  “Di Nusa Tenggara Timur walaupun sekitar dua ribuan yang terjangkit Virus ini dan tingkat kematian sekitar 57 orang memang sangat memprihatinkan tetapi jika dibandingkan dengan daerah lain Nusa Tenggara Timur termasuk dalam pengendalian resisi secara baik,” kata Gubernur.

“Khusus Nusa Tenggara Timur kami terus berupaya agar masyarakat tetap stabil dalam keadaan yang baik, aspek kesehatan mereka tetap terjaga sehingga proses kehidupan sosial dapat dilanjutkan untuk mengejar ketertinggalan ekonomi.” Harap Gubernur.

Diakhir sambutannya Gubernur memberikan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang terlibat dalam acara pelatihan ini dapat berguna bagi semua, bangsa dan untuk dunia ini.

Sementara itu Ketua Panitia mengatakan, peserta yang mengikuti pelatihan ini berjumlah 500 orang, dibagi dalam 5 kelas terdiri dari 1 kelas berjumlah 100 orang, dan semua pelatihan dilaksanakan secara daring. Peserta dari Nusa Tenggara Timur berjumlah 200 orang terbagi menjadi 2 kelas, Provinsi Nusa Tenggara Barat 172 orang  dibagi dalam 2 kelas, Kalimantan Utara sebanyak  103 orang dibagi 1 kelas. Kegiatan ini dilakukan bertujuan agar dapat melaksanakan tata laksana vaksinasi covid 19 di puskesmas dan rumah sakit dengan baik. Iya juga menambahkan bahwa pelatihan ini akan dilaksanakan selama 3 hari mulai hari kamis hingga sabtu 9 Desember 2020. (Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT)




Refly Pello Korban Kecelakaan Perahu Motor di Rote Ndao Ditemukan Meninggal Dunia

 

BA,A, Mwartapedia.com –  Satu korban atas nama, Refly Pello (19), yang mengalami kecelakaan perahu motor pada Minggu (3 Januari 2021) di Perairan Pantai Hena, Kecamatan Rote Selatan, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, seperti dilansir  media nttpembaharuan.com.

Perkembangan terkini terkait pencarian dua korban yang hilang dalam kecelakaan perahu motor itu disampaikan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang, Emi Frizer,SE,MM melalui press release Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang yang diterima media ini, Kamis (7/1/2021).

Kamis (7/1/2021), pukul 06.10 Wita Tim SAR Gabungan kembali melakukan operasi SAR hari kelima terhadap kecelakaan kapal, 1 buah sampan dengan POB 3 orang terbalik dihantam gelombang saat mencari ikan di Perairan Pantai Hena, Kecamatan Rote Selatan, Kabupaten Rote Ndao.

Berdasarkan laporan dari Tim SAR Gabungan yang berada di lapangan, bahwa sampai dengan saat pukul 06.10 Wita, Kamis (7/1/2021), pencarian masih terus dilakukan oleh Tim SAR Gabungan terhadap 2 orang POB yang masih hilang.

Pada pukul 07.35 Wita, Tim SAR Gabungan mendapatkan informasi dari nelayan bahwa telah ditemukan satu orang korban dalam keadaan meninggal dunia atas nama, Refly Pello (19), selanjutnya korban langsung dievakuasi dan dibawa ke RSU Ba’a.

Sampai dengan saat ini, Tim SAR Gabungan masih terus melakukan upaya pencarian terhadap satu orang korban lainya yang belum ditemukan atas nama  Stef Pello (44), berjenis kelamin laki-laki.

Adapun unsur SAR yang terlibat dalam operasi pencarian antara lain, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang, ABK RIB 10 Kupang, Anggota Pos Unit Siaga SAR Rote, Lanal Rote, Kodim 1672 Rote, BPBD Rote, Satpolair Rote, Polsek Rote, Camat Lobalaen,  Aparatur Desa, keluarga korban dan masyarakat setempat. (Red)