Presiden Jokowi Resmikan Bandar Udara Kabir Kabupaten Alor

 

Kalabahi, Mwartapedia.com – Presiden RI Ir. Joko Widodo secara resmi meresmikan dua bandara yakni Bandara Kabir di Kabupaten Alor, Propinsi Nusa Tenggara Timur dan Bandara Toraja di Kabupaten Tanah Toraja, Propinsi Sulawesi selatan. 

Acara pengresmian yang digelar di pelataran bandara Toraja, Kabupaten Tanah Toraja Propinsi Sulawesi Selatan (Kamis, 18/03/2021) dihadiri Komisi 5 DPR RI, Menteri Sekretaris Negara dan Wakil Menteri Kesehatan RI. Gubernur Sulawesi Selatan serta Bupati se-Propinsi Sulawesi Selatan.

Sementara Bupati Alor Drs. Amon Djobo, bersama Wakil Bupati Alor Imran Duru, S.Pd, M.Pd, Wakil Ketua DPRD Alor Drs. Yulius Mantaon, Forkopimda Kabupaten Alor, Para Asisten Sekda Kabupaten Alor, Kepala Bandara Mali dan Camat Pantar serta sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemda Alor mengikuti acara peresmian secara virtual di lobi lantai satu Bupati Alor.

Presiden Joko Widodo dalam sambutannya menegaskan, dua bandara yang diresmikan dapat dimanfaatkan untuk memperlancar mobilisasi barang dan manusia di Kabupaten Alor maupun di Kabupaten Tanah Toraja.

Dua bandara tersebut lanjut Presiden, juga dapat dimanfaatkan untuk peningkatan pembangunan pariwisata, penciptaan lapangan kerja baru dan peningkatan ekonomi daerah terutama memicu pertumbuhan sentra-sentra ekonomi baru.

Bandara Kabir kata Presiden telah diresmikan, namun akan dilengkapi lagi dengan sarana-sarana pendukung lainnya.

Untuk itu, Ia harapkan, bandara Kabir dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan daerah dan masyarakat Kabupaten Alor.

“Bandara Kabir ini dapat dimanfaatkan untuk melayani mobilisasi orang dan barang. Jika kondisi laut kurang bersahabat maka masyarakat dapat memanfaatkan transportasi udara,” tutup Presiden.

Terkait pengresmian Bandara Kabir, Bupati Alor Drs. Amon Djobo saat jumpa pers bersama sejumlah watawan di ruang kerjanya sebagaimana disampaikan Kasubag Komunikasi Pimpinan Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Alor Marthen J. Manilau, SH  kepada media, menyampaikan terima kasih kepada Presiden RI Ir. Joko Widodo, Komisi 5 DPR RI dan Menteri Perhubungan RI serta Gubernur NTT yang telah mendukung pembangunan bandara Kabir, sejak awal pembangunan tahun 2014 hingga selesai pembangunan dan  diresmikan.

Dengan adanya Bandara Kabir, menurut Bupati Djobo akan membantu melancarkan transportasi udara di Kabupaten Alor dan Propinsi NTT secara umum.

Untuk itu Ia menghimbau seluruh masyarakat Kabupaten Alor terutama masyarakat kecamatan Pantar untuk menjaga keamanan dan ketertiban serta kenyamanan para penumpang yang akan berangkat maupun penumpang yag tiba di Bandara Kabir, termasuk kenyamanan dan keamanan aparatur yang bekerja di Bandara Kabir.

Untuk diketahui, Gubernur NTT Victor B. Laiskodat, SH rencananya akan melakukan penerbangan perdana menggunakan pesawat Susi Air ke Bandara Kabir pada hari sabtu (20/3). (Eka)




Melalui Komsos, Ini Wujud Kedekatan Babinsa Bersama Warga Binaan

 

Oelamasi,Mwartapedia.com  – Kebersamaan dengan warga binaan merupakan tugas pokok Babinsa. Salah satunya dengan melakukan komunikasi sosial (Komsos) untuk menciptakan interaksi serta kekompakan antara Babinsa dan warga binaannya. 

Hal tersebut yang dilakukan oleh Serda Manuel Amaral anggota Babinsa Koramil 1604-02/Camplong melaksanakan komsos dengan masyarakat RT 002 RW 001 Dusun 01 Desa Ekateta Kecamatan Fatuleu Kabupaten, Rabu (17/01/2021). 

Dalam kegiatan komsos tersebut, Babinsa Serda Manuel Amaral mengatakan inilah yang kami lakukan, dalam menjalin rasa keakraban serta kebersamaan yang baik dengan warga untuk membina dalam kamtibmas. 

“Demi mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat diperlukan kerjasama yang baik antara aparat teritorial dengan masyarakat dalam rangka mendukung tugas pokok Babinsa,” ujarnya. 

Di samping itu, Babinsa juga selalu menekankan kepada masyarakat Desa Ekateta untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan jangan terprovokasi dengan pemberitaan dan masalah yang dapat menimbulkan perpecahan antar sesama warga yang belum tentu jelas kebenarannya.  

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa juga menyampaikan kepada masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan dan menjaga kesehatan guna memutus penyebaran Covid-19. 

Hal tersebut nampak dari masyarakat yang selalu memakai masker saat kegiatan di luar rumah 

“Tujuan dari kegiatan komsos ini adalah untuk menjalin silaturahmi yang baik dan menjaga serta mempererat hubungan kekeluargaan antara Babinsa dengan masyarakat binaannya sehingga tercipta suasana yang harmonis dan kondusif dalam setiap pelaksanaan tugas babinsa di lapangan,” pungkas Serda Manuel. (Pendim1604/Kupang)




Sengketa Pilkada Malaka Berakhir di MK, Paslon SN – KT Siap Dilantik

 

Kupang,Mwartapedia.com  –  Proses panjang sengketa Pilkada Malaka akhirnya terjawab saat Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) membaca sidang pengungkapan putusan dan  menolak seluruh permohonan pemohon sengketa Pilkada Kabupaten Malaka, yakni pasangan Stefanus Bria Seran-Wandelinus Taolin (SBS-WT). Dengan demikian, pasangan Simon Nahak-Kim Taolin (SN-KT) siap dilantik untuk memimpin Kabupaten Malaka.

Sidang putusan yang dibacakan majelis hakim MK, Kamis (18/03/2021) pagi secara live streaming di Youtube resmi MK. 

Terpantau sebanyak 9 hakim menyatakan menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya.

Dalam sengketa ini pasangan Stefanus Bria Seran-Wandelinus Taolin (SBS-WT sebagai pemohon  dengan termohon KPU Kabupaten Malaka dan pasangan Simon Nahak-Kim Taolin (SN-KT).

Berdasarkan hasil pleno perolehan suara dari 12 kecamatan di Malaka, Paket SN–KT meraup 50.890 suara (50,49%). Sedangkan SBS–WT mengoleksi 49.906 suara (49,51%).

Atas dasar hasil yang diperoleh pihak SBS – WT tidak puas menerima kekalahan akhirnya memilih langkah hukum untuk membuktikan lagi kebenaran siapa sesungguhnya yang akan keluar sebagai pemenang. (JKML




Hidupkan Kreativitas Melalui Program BDR

 Oleh: Heribertus Martinus Moscati, S.Pd. Staf pengajar di SMPN 5 Borong

Kupang,Mwartapedia.com  –  Apa itu BDR?Semua kita pasti sudah tahu jawabannya. Iya. Belajar Dari Rumah. Bisa juga Bekerja Dari Rumah. Atau istilah kerennya Di Rumah Aja. Istilah-istilah ini sudah sangat familiar di telinga kita di masa pandemi Covid-19. Mendengar namanya saja, kita juga pasti sudah tahu artinya. Intinya bahwa setiap pekerjaan yang kita kerjakan, kita dapat menjalankannya cukup dari rumah kita saja sehingga Covid-19 tidak menyebar dan kita masih tetap bisa bekerja.

Pada masa pandemi Covid-19, banyak hal baru yang mau tidak mau harus dihadapi. Banyak perubahan yang terjadi dalam setiap aspek hidup kita. Kita pun, mau tidak mau, suka tidak suka, terpaksa harus menghadapi secara langsung bahkan menjalankan perubahan-perubahan tersebut. Kita pun harus segera beranjak dari suatu tatanan yang selama ini menurut kita normal-normal saja menuju ke suatu hal baru. Sehingga kemampuan beradaptasi menjadi kunci bagi kita di situasi seperti ini.

Dunia pendidikan tidak lepas dari perubahan tersebut. Kurikulum pun terpaksa harus diutak-atik lagi di tengah masifnya penyebaran virus Covid-19. Tujuannya pun berubah, agar roda pendidikan tetap berputar ditambah agar lingkup sekolah tidak menjadi klaster penyebaran virus Covid-19. Kedua hal tersebut harus berjalan bersama. Salah satunya tidak boleh diabaikan. Salah satu solusi pemerintah adalah menciptakan program BDR.

Pengalaman Menjalankan Program BDR

Ada begitu banyak hal yang menyertai jalannya program tersebut. Wajar bahwa terobosan ini juga dinilai beragam, baik untuk sisi positif maupun negatifnya. Setiap satuan pendidikan memiliki cara pandangnya masing-masing. Pemangku kepentingan sektor pendidikan pun merasakan semua hal ini. Niat disertai semangat yang baik akan sangat mendukung program ini. Di samping itu, kondisi geografis wilayah juga cukup berpengaruh. Di wilayah Kabupaten Manggarai Timur, topografi wilayah juga berpengaruh besar pada kualitas akses internet suatu tempat, sementara internet itu sendiri adalah penunjang terpenting lancar tidaknya program BDR.

Dari pengalaman penulis berpartisipasi dalam program ini, juga berdasarkan obrolan santai atau pun berdiskusi dengan beberapa rekan guru sekitar lokasi mengajar penulis, banyak hal yang bisa dipetik, namun tidak sedikit pula keluhan yang muncul baik dari para guru maupun siswa yang terkadang diwakili oleh orang tuanya. Iya. Itu adalah hal yang sangat-sangat wajar terjadi di tempat kita yang dalam banyak hal masih tertinggal, terlebih dalam hal mengakses internet.

Tetapi, kali ini, mari kita kesampingkan dulu hambatan tersebut. Satu hal penting yang bagi penulis merupakan nilai lebih program ini adalah bagaimana sikap dan tanggapan kita akan hal baru yang sangat mendadak tersebut. Mungkin istilah revolusi pendidikan juga cocok untuk konteks ini, sebab hal ini langsung terjadi dengan cepat tanpa pernah bisa diprediksi sebelumnya. Berikut beberapa hal positif program BDR ini dari kacamata penulis.

Pertama, program BDR membuka ruang bagi siapa pun untuk mengenal teknologi secara lebih mendalam. Tidak terbatas pada guru, siswa juga bisa menjadi lebih menguasai teknologi dari para guru. Keadaanlah yang membuat kita harus melakukan atau mempelajari sesuatu. Mungkin kalau tidak ada pandemi Covid-19, kita tetap duduk manis dalam zona nyaman dan enggan untuk mengambil kesempatan untuk maju. Saking nyamannya situasi, kita seringkali tidak menyadari banyaknya teknologi yang ternyata penting. Kita menjadi lupa untuk membuka mata dan telinga untuk perkembangan yang ternyata baik untuk kita.

Banyak sekali hal yang bisa dipelajari guru dan siswa dari situasi seperti ini. Berbagai aplikasi pendidikan dari pemerintah pun menunjukkan bahwa pemerintah tidak menutup mata sehingga hal ini perlu disambut dengan baik walau pun harus berjuang dengan susah payah mencari sinyal internet. 

Kedua, program BDR membuat proses pembelajaran lebih variatif. Belajar tidak harus di sekolah. Belajar juga tidak harus selalu pada jam sekolah. Adanya program BDR membantu salah satu karakteristik Kurikulum 2013, yaitu belajar bisa dilakukan di manapun dan kapan pun. Waktu dan tempat belajar akhirnya tidak menjadi terikat. Dan hal itu sudah nyata sekarang. Para guru pun bisa menerapkan cara baru dalam penyampaian materi. Lagi-lagi, pandemi Covid-19 menarik kita keluar dari zona nyaman di tengah minimnya kreativitas untuk mengembangkan materi. Seandainya pandemi tidak ada, belajar kreatif dan proaktif hanya menjadi teori yang cukup sebatas untuk dihafal saja tanpa pelaksanaan lebih lanjut.

Ketiga, peran orang tua siswa juga menjadi lebih signifikan. Jika pada kondisi sebelumnya, ada orang tua yang membebankan tanggung jawab mendidik anak sepenuhnya di sekolah (secara khusus hal akademis), maka kali ini, mereka harus bersedia menjadi pengontrol pertama para siswa terlebih dalam waktu belajarnya. Tanggung jawab besar ini sudah sepantasnya diemban oleh orang tua siswa terlebih dahulu sebelum anak-anak belajar di sekolah.

Keempat, muatan materi pelajaran menjadi lebih fleksibel.  Adanya kurikulum penyesuaian di masa pandemi setidaknya sudah membuka ruang kreativitas para guru untuk memilah-milah materi yang sesuai dengan kondisi satuan pendidikan setempat. Hal ini sangat penting karena guru sendirilah yang mengenal karakter siswanya dengan baik. Tanpa adanya tuntutan harus menuntaskan semua materi yang diwajibkan kurikulum nasional, hal ini bisa membuat para guru lebih fokus untuk kurikulum yang ditentukan sekolah masing-masing.

Jadi, kreativitas, niat, semangat, kerja keras, dan juga kerja sama berbagai unsur sektor pendidikan tetap menjadi salah satu kunci jalannya proses BDR, sehingga roda pendidikan tidak berhenti berputar sementara mata rantai penyebaran virus Covid-19 tetap bisa ditekan. Kesulitan mengakses internet juga sebaiknya tidak dipandang sebagai hal yang sangat mengganjal tetapi sebagai pelecut untuk bekerja lebih bersemangat dan lebih kreatif lagi.

Ketepatan untuk mananggapi situasi pandemi menjadi kunci penting. Kerja keras 3 unsur, yakni guru, siswa, dan orang tua, serta dukungan penuh pemerintah akan menjadi sebuah struktur yang rapi serta solid untuk menopang jalannya pendidikan kita. Intinya bahwa, kreativitas tidak boleh mati di tengah kesulitan-kesulitan yang ada. Ada pepatah mengatakan, Ibarat Oase di Padang Pasir, kreativitas yang tetap hidup itu akan melawan berbagai macam kesulitan dan tantangan. Proses yang baik tentunya akan diikuti pula oleh hasil yang baik pula pada saatnya. (ML).




Kembangkan Obat dari Faloak dan Percepat Ijin Edar Sophia, Gubernur Ajak BPOM Bersinergi

Kupang, Mwartapedia.com  –  Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL)  Menerima Audiensi dari  Kepala Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) NTT, Tamran Ismail, S.Si, MP di ruang kerja Gubernur, Rabu (17/03).

Gubernur VBL dalam kesempatan tersebut mengajak BPOM NTT bersinergi terkait fasilitasi Pengembangan Riset Faloak  untuk menyembuhkan penyakit Hepatitis C dan Ijin Edar Sophia dalam Negeri.

“Saat ini Tim peneliti sementara melakukan penelitian tentang Faloak. Untuk itu (BPOM,red)  diharapkan dapat memback up atau mendukung riset tersebut. Selanjutnya Pemerintah bersama masyarakat mengembangkan tanaman tersebut, karena bermanfaat untuk penyembuhan Penyakit Hepatitis C yang sampai saat ini belum ada vaksinnya. Tentunya ini keuntungan bagi NTT dalam berkontribusi bagi Negara untuk mengatasi penyakit tersebut”jelas Gubernur Viktor. 

“Kemudian terkait Sophia, saat ini kita telah mendapatkan ijin laboratorium layak konsumsi. Tinggal proses administrasi ijin edar khusus minuman hasil fermentasi produk lokal dimana prosedurnya lintas kementrian termasuk Badan POM RI, tentunya pak Amran dapat bersama tim kami untuk mewujudkannya”. Ujar Gubernur.

Gubernur Laiskodat mengungkakan sejumlah fakta terkait minuman lokal hasil fermentasi yang dikemas menjadi sebuah brand dan bernilai ekonomi.

“Dalam mengkonsumsi minuman tersebut, kita akan atur peredarannya agar tidak mengakibatkan mabuk karena konsumsi yang berlebihan. Untuk itu perlu Tata Kelola dan Tata Niaga untuk Pengembangan Minuman Sophia di NTT dan Indonesia,” ujar Gubernur Viktor.

Sementara itu Kepala Balai POM NTT menyambut baik harapan Gubernur terkait Pengembangan Faloak dan Sophia serta memfasilitasi sejumlah UMKM yang tersebar di kabupaten/Kota di NTT

“Bapak Gubernur, prinsipnya kami siap bersinergi dalam memfasilitasi kepentingan daerah sesuai dengan regulasi yang ada. Saat ini juga terkait perijinan, sudah ada sistem OSS (Online Single Submission) sehingga dalam proses registrasi, data mesti terkoneksi dan konsisten agar tidak terjadi penolakan  yang menyebabkan pengulangan tahapan proses pengurusan ijin,” jelas Amran.

Turut hadir dalam audiens tersebut, Staf Khusus Gubernur, Prof. Dr. Intiyas Utami, SE., M.Si., Ak., CA., CMA., QIA, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT, Drs. Ec. Muhamad Nasir Abdullah, MM. (Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT).




TMMD Mulai Rampung, Dua Alat Berat Terus Lakukan Pengerjaan Fisik Jalan

 Titik Terberat Pembangunan Cross  Way  

Maumere, Mwartapedia.com  –  TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 TA. 2021, Kodim 1603/Sikka masih dan terus berlanjut dalam program Fisik pembukaan jalan serta tetap dikerjakan oleh segenap anggota personel TNI dan warga masyarakat di Desa Persiapan Pelibaler, Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka. Selasa (16/03/21).

Hal terberat yang dihadapi oleh segenap anggota personel yang tergabung dalam satgas TMMD Kodim 1603/Sikka bersama warga setempat yakni pengerjaan fisik pembangunan serta pengecoran Cross Way pada Daerah Aliran Sungai (DAS) yang terdapat di lokasi Kilawair. 

Namun berkat kerjasama dan gotong royong personel satgas dan warga masyarakat khirnya Cross Way pada Daerah Aliran Sungai pun mulai rampung dan saat ini telah dilakukan pengecoran pada jalan disekitaran Cross Way. 

Sertu. Robby Masneno, salah satu pimpinan pelaksanaan pengerjaan Cross Way tersebut mengatakan, Awalnya sempat mendapatkan kendala dalam proses pembangunan dan pengecoran Cross Way pada Daerah Aliran Sungai tersebit dikarenakan debet air yang besar dan disertai hujan terus menerus, hal inilah merupakan titi terberat yang membuat kita agak susah dan kendala, namun dengan jumlah personel satgas dan warga begitu banyak dan atosisa DAS tersebut pun kami lakukan pembersihan serta penyusunan dan penumpukan bebatuan dan kerikil serta dilakukan penumpukan pasir, sempat awal kita lakukan demikian namun tiba hujan batu serta pasir pun terbawa arus air pada DAS tersbut, namun disaat tidak terdapat hujan dan kemarau debit air pun mengecil dan turun kami langsung lakukan aksi dengan penumpukan kembali batu dan pasir serta merakit besi dan langsung dilakukan pengecoran dan saat ini sudah mulai rampung. 

Selain pengecoran Cross Way pada Daerah Aliran Sungai (DAS), juga tetap dilakukan kegiatan fisik pembukaan jalan oleh dua alat berat (Eksavator) yang dikerahkan.

Danramil 1603-05/Bola, Kapten Inf Imran Tiwa mengatakan, Selain kegiatan fisik pengecoran Cross Way pada DAS, juga tetap dilakukan kegiatan fisik lainnya yakni pengerukan dan pembukaan jalan oleh dua alat berat (Eksavator), juga dilakukan kegiatan pengrapian pada jalan tersebut oleh anggota personel satgas dan warga masyarakat. Kegiatan pembukaan fisik jalan di Desa Persiapan Pelibaler ini sebentar lagi pun akan rampung sesuai dengan program jadwal yang telah ditentukan selama 30 hari, mudah-mudahan kedepannya akan sangat bermanfaat bagi kita dan terutama bagi masyarakat yang berada di lokasi Desa Persiapan Pelibaler, Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka. (VA).




Korem 161/Wira Sakti Raih Penghargaan Kontribusi Optimalisasi Penerimaan Pajak

 

Kupang, Mwartapedia.com  – Korem 161/Wira Sakti menerima Piagam Penghargaan atas kontribusinya kepada Negara berupa Sinergi dalam Optimalisasi Penerimaan pajak Tahun 2020 dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Nusa Tenggara.

Piagam penghargaan tersebut diterima oleh Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Samuel Petrus Hehakaya yang dalam hal ini diwakili oleh Kasrem 161/Wira Sakti Kolonel Inf Jemz Andre Ratu Edo.

Adapun yang menyerahkan Piagam Penghargaan tersebut adalah Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Nusa Tenggara, Belis Siswanto yang diwakili oleh Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kupang, Moch. Lukman Hakim, Rabu (17/03/2021) di Loby Makorem 161/Wira Sakti.

Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kupang, Moch. Lukman Hakim menyampaikan bahwa Korem 161/Wira Sakti merupakan salah satu mitra yang memberikan kontribusi nyata dalam optimalisasi penerimaan pajak di Provinsi NTT.

“Atas nama Kantor DJP Nusa Tenggara, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Korem 161/Wira Sakti atas kerjasama yang baik selama ini dalam optimalisasi penerimaan pajak,” jelas Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kupang.

Sementara itu Kasrem 161/Wira Sakti Kolonel Inf Jemz Andre Ratu Edo menyampaikan bahwa hal ini merupakan salah satu Pengabdian TNI AD sebagai bentuk Sinergi Seluruh Komponen Bangsa.

” Tentunya sosialisasi dan edukasi dalam rangka optimalisasi penerimaan pajak ini menjadi hal yang penting, sebagai pondasi utama dalam keberhasilan pembangunan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Komunikasi dan Koordinasi kita yang telah berjalan baik selama ini harus kita pelihara dan pertahanan, serta kedepannya harus kita tingkatkan,” jelas Kasrem 161/Wira Sakti.

Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kupang didampingi oleh Kepala Seksi Ekstensifikasi dan Penyuluhan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kupang, Sarah, beserta dua stafnya.

Hadir dalam kegiatan ini Kasilog Kasrem 161/Wira Sakti Kolonel Cpl Imanuel Yoram Dionisius Adoe,   Pasiren Sren Korem 161/Wira Sakti dan Pakurem 161/Wira Sakti.(penrem161/ws)




Peresmian Bank Artha Graha Cabang Kupang, Gubernur Minta Pihak Perbankan Berkolaborasi Membangun Ekonomi Rakyat

Kupang,Mwartapedia.com  –  Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) minta agar pihak Bank Artha Graha ikut berperan dalam membangun potensi – potensi yang ada di NTT saat ini. Hal ini diungkapkan oleh Gubernur saat memberikan sambutan pada acara peresmian gedung kantor Bank Artha Graha Internasional cabang Kupang, Selasa 16/03/2021.

Saat ini dengan menjadikan pariwisata sebagai penggerak utama pembangunan di NTT, maka sudah seharusnya pihak perbankan termasuk Bank Artha Graha untuk ikut berperan dalam mengisi supply chain yang saat ini masih datang dari pulau Jawa.

“Contohnya pakan ternak. Saat ini dalam 1 tahun NTT menyumbang sedikitnya 1,8 triliun untuk mendatangkan pakan ternak dari pulau Jawa.Kita sudah miskin tapi masih menyumbang, dan sumbangannya karena terpaksa,” ungkap Gubernur.

Hal inilah yang menurut Gubernur, NTT menjadi Provinsi yang walaupun indah tetapi akan tetap miskin. Oleh karenanya gubernur mengajak pihak perbankan agar bersinergi dengan pihak Pemerintah memutus mata rantai kemiskinan di NTT dengan cara ikut berperan dalam menyiapkan supply chain secara baik”. Ujar Gubernur VBL

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Viktor menekankan agar pihak perbankan mendesain program untuk UMKM juga bisa bertumbuh. 

“Bagaimana UMKM bisa menghasilkan pakan ternak sendiri, bagaimana UMKM juga bisa mempunyai produk sapi Wagyu yang baik, bagimana UMKM bisa mengisi kekurangan seperti telur dan daging ayam yang saat ini masih menjadi masalah,” ujar Gubernur mencontohkan.

Hal inilah yang menurutnya akan menjadi identitas ekonomi NTT yang akan menjadi penyangga ekonomi nasional dengan basis ekonomi kerakyatan.

“Ekonomi rakyat adalah ekonomi yang tumbuh dari rakyat, dan dibiayai oleh rakyat itu sendiri yang nantinya akan menjadi penyangga kekuatan ekonomi nasional,” urainya.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Gubernur Laiskodat mengajak pihak perbankan agar dapat menyalurkan kredit pada pada sektor pertanian, peternakan dan perikanan yang menurutnya masih sangat kecil, padahal mayoritas penduduk NTT hidup dari ketiga sektor ini.

“Memang kerjanya pasti capek kalau berhubungan dengan sektor ini, karena harus turun ke lapangan,  Tetapi salah satu manfaat yang luar biasa dari kerja ini adalah kita mampu mengangkat martabat mayoritas penduduk NTT, dan inilah desain pembangunan yang seharusnya ada di NTT,” ungkap Gubernur Viktor.

Pada kesempatan yang sama, Pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Robert Sianipar dalam arahannya mengatakan bahwa Bank Artha Graha merupakan salah satu dari 22 Bank Umum yang beroperasi di NTT. Menurutnya ketika semua kantor cabang melakukan efisiensi yang berdampak pada jasa perbankan dan secara rerata pertumbuhannya positif.

“pertumbuhan perbankan di NTT sendiri masih positif yakni tumbuh 6%, dan untuk tahun 2021, target pertumbuhan berada pada angka 7,5%”. Ungkap Robert

Sementara itu, pimpinan Bank Artha Graha Internasional cabang Kupang Nicolas Ferdianto, dalam sambutan singkatnya mengatakan bahwa saat ini pihaknya memberikan pelayanan berbasis digital, dimana nasabah tidak perlu lagi datang ke kantor, tetapi cukup melalui smartphone saja sudah mampu melakukan transaksi dengan pihak Bank Artha Graha.

Turut hadir pada kesempatan ini, Staf Khusus Gubernur Prof. Inthias Utami, dan juga beberapa pimpinan OPD lingkup Pemprov NTT.




TMMD Wujud Pengabdian dan Bhakti TNI Bekerjasama Dengan Pemerintah Kabupaten Dalam Bidang Pembangunan

 

Maumere, Mwartapedia.com  –  Kali ini Kodim 1603/Sikka, mengembankan amanah dengan mendapatkan program kegiatan TMMD yang ke-110 tahun 2021 di wilayah Kabupaten Sikka. Berkat kerja keras warga masyarakat melalui Pemerintahan Desa hingga ke Pemerintahan Kecamatan dan Kabupaten bersama DPRD akhirnya memutuskan program TMMD ke-110 terjadi pada daerah terisolir yakni tepatnya di Desa Persiapan Pelibaler, Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka dengan program pengerjaan pembukaan fisik jalan bagi warga masyarakat.

Dekemukakan oleh Pasi Ter Kodim 1603/Sikka, Kapten Arm Edi Hermanto, Selasa, 16 Maret 2021 bahwa sejatinya program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) kali ini yang ke-110 Ta. 2021, Kodim 1603/Sikka, merupakan suatu wujud dimana ini adalah Tugas Operasi TNI Selain Perang yang terdapat dalam UU TNI nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia, yang mana termasuk didalamnya adalah membantu tugas pemerintah daerah yaitu membantu membantu pelaksanaan fungsi pemerintah dalam kondisi dan situasi yang memerlukan sarana, alat dan kemampuan TNI untuk menyelesaikan permasalahan yang sedang dihadapi, antara lain membantu mengatasi akibat bencana alam, merehabilitasi infrastruktur, serta mengatasi masalah akibat pemogokan dan konflik komunal.

Disaat pelaksanaan awal TMMD oleh Kodim 1603/Sikka di Desa Persiapan Pelibaler sangat memprihatinkan dikarenakan tidak terdapat akses infrastruktur jalan bagi warga setempat. Warga setempat hanya memiliki satu alternatif jalan, namun setelah dilakukan pengerjaan fisik pembukaan jalan nampak terlihat antosias dan kegembiraan warga, selain itu akses pembukaan jalan sepanjang 3.300 Kilo Meter dengan lebar 6 Meter ini melintasi pegunungan serta terdapat panorama alam dan pantai selatan yang suatu saat akan menajdi obyek wisata tersendiri.

Selain itu menurut Pasi Ter, dalam kegiatan pelaksanaan program fisik pembukaan jalan pada TMMD ke-110 juga melibatkan segenap komponen warga masyarakat guna ikut bersama-mana dan membantu bekerja sama membuka infrastruktur jalan penghubung yang merupakan jalan produksi dalam mendongkrak perekonomian desa serta objek wisata pemandangan alam yang akan memberikan daya tarik tersendiri di Desa Persiapan Pelibaler.

Dari pembangunan awal pada program TMMD kali ini tinggal beberapa persen saja dan akan mencapai titik akhir pengerjaan. Di dalam pelaksanaan semua turut mengambil bagian dengan saling bergotong royong bersama warga masyarakat desa setempat.Dalam pengerjaan semua bekerja dengan mengejar target dengan sisa waktu yang ada dengan batas waktu pelaksanaan selama 30 hari. 

Tidak hanya sasaran Fisik pembukaan jalan, Kami dari Satgas TMMD Kodim 1603/Sikka juga menggelar kegiatan Non-Fisik, yang mana diantaranya berupa kegiatan penyuluhan yakni diantaranya penyuluhan Wawasan Kebangsaan Dan Bela Negara, Penyuluhan Bahaya Radikalisme Dan Terorisme, Penyuluhan Hukum Tentang Penggunaan Medsos Dan Bahaya Narkoba, serta kegiatan lainnya yang bersentuhan secara langsung dengan warga masyarakat. (VA).




Wakil Wali Kota Kupang Apresiasi Antusiasme Warga Lansia Penerima Vaksin Covid-19

Kupang, Mwartapedia.com  –  Sejak pelaksanaan vaksinasi covid-19 tahap II yang diperuntukkan bagi warga lanjut usia dan pelayanan publik di Kota Kupang, Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man terus melakukan pemantauan jalannya proses vaksinasi baik di puskesmas-puskesmas dan tempat pelayanan publik lainnya. Dalam dua hari terakhir ini Senin dan Selasa (15-16/03), Wakil Wali Kota menyambangi Puskesmas Sikumana dan Puskesmas Bakunase untuk memantau langsung jalannya kegiatan vaksinasi Covid-19 bagi lansia di kedua lokasi tersebut.

Ketika Wakil Wali Kota Kupang memantau pelaksanaan vaksinasi massal untuk warga lanjut usia (lansia) di Puskesmas Sikumana pada Senin (15/3/2021), tampak antusiasme warga mengikuti proses vaksinasi yang digelar di Puskesmas tersebut. Hal ini terlihat dari begitu ramainya warga lansia yang silih berganti berdatangan sejak pukul 08.00 pagi.

Wakil Wali Kota yang didampingi Sekretaris Camat Maulafa, Norbertus Noto dan beberapa Lurah se Kecamatan Maulafa serta Kepala Puskesmas Sikumana dr. Maria Ivonny Dondao Rai, mengungkapkan apresiasinya atas antusiasme warga dalam mengikuti program vaksinasi Covid-19 dari pemerintah. 

“Saya senang melihat proses vaksinasi di puskesmas Sikumana hari ini, berjalan sangat baik dan penuh dengan antusiasme masyarakat,” ujarnya sambil menyapa beberapa warga lansia yang tengah antri. 

“Antusiasnya masyarakat mengikuti Vaksinasi Covid-19 ini seolah memberi pesan pada kita semua bahwa tidak ada yang perlu dikhawatirkan sebagaimana informasi-informasi yang tidak bertanggung jawab yang beredar ditengah masyarakat beberapa waktu lalu. Ini pertanda bahwa kita akan mampu menang melawan Covid-19,” sambung Wawali.

Selain itu Wawali juga memantau prosedur isolasi mandiri oleh puskesmas dengan koordinasi satgas covid 19 Kota Kupang, camat dan lurah yang diakuinya telah berjalan dengan baik dari sisi pendekatan dan penerapan protokol kesehatan.

Kepala Puskesmas Sikumana dr. Maria Ivonny Dondao Rai, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa jadwal Pelayanan Vaksinasi dilakukan  Setiap hari,  mulai pukul 09.00 – 11.30 WITA. Stok vaksin yang tersedia untuk puskesmas Sikumana total berjumlah 51 multi-dose bagi lansia. Selain itu, Kepala Puskesmas menyampaikan laporan jumlah OTG yang menjalani isolasi mandiri yaitu sebanyak 51 orang.

Dari pantauan yang dilakukan, untuk Puskesmas Sikumana vaksinasi yang ditargetkan berjumlah 4.593 orang, sesuai daftar nama yang sudah diverifikasi, dengan rincian jumlah per kelurahan; Kelurahan Naikolan 698 orang, Kelurahan Sikumana 1.301 orang, Kelurahan Oepura 1.382 orang, Kelurahan Kolhua 655 orang, Kelurahan Fatukoa 304 orang dan Kelurahan Belo 253 orang. Sementara yang telah melakukan vaksin sebanyak 171 orang terdiri dari lansia dan pelayanan publik).

Antusiasme warga lansia penerima vaksin covid-19 juga nampak di Puskesmas Bakunase, ketika Wakil Wali Kota berkunjung pada Selasa (16/03) untuk memantau jalannya proses vaksinasi di puskesmas tersebut. Menemui para warga lansia yang sementara antri dengan tertib, wawali menyapa sekaligus memberikan dukungan dan berpesan agar rileks dan tidak tegang petugas menyuntikkan vaksin. Didampingi Camat Kota Raja, Rudi Abubakar dan Lurah se-kecamatan Kota Raja serta Kepala UPTD Puskesmas Bakunase, drg. Dian Sukmawati Arkiang, Wawali mengapresiasi antusiasme para lansia yang hadir untuk menerima vaksin di Puskesmas Bakunase. 

“Saya senang melihat banyaknya warga yang bersedia dan antusias vaksin. Patut diapresiasi banyak warga lansia datang vaksinasi. Saya berharap agar lebih banyak warga Kota Kupang berusia lansia yang belum untuk tidak takut dan datang untuk divaksin,” tuturnya. 

Kepada para RT/RW, tenaga kesehatan, para Lurah, Camat juga TNI dan Polri di Kecamatan Kota Raja, Wawali mengingatkan untuk selalu berkoordinasi dan tetap semangat dalam penanganan covid-19 di Kota Kupang. Wakil Wali Kota dikesempatan tersebut juga mengkonfirmasi kondisi terkini kasus covid-19 di setiap kelurahan pada para lurah yang hadir termasuk situasi lapangan kepada tenaga kesehatan 3T. Wawali dr. Hermanus Man mengingatkan kepada para tenaga kesehatan 3T untuk selalu berkoordinasi dengan para lurah serta camat dan kepala UPTD Puskesmas Bakunase agar selalu update setiap informasi terkini. Koordinasi juga terus dilakukan terkait pemantauan dan pengawasan terhadap pasien COVID-19 yang melakukan isolasi mandiri, baik kepada tenaga kesehatan 3T, Kepala UPTD Puskesmas Bakunase, Camat, para Lurah dan Babinkantibmas.

Salah satu warga lanjut usia yang baru saja menerima vaksin, ketika dimintai pernyataannya terkait program vaksinasi covid-19 turut menyampaikan dukungannya kepada pemerintah. 

“Kita perlu menjunjung tinggi program pemerintah dan ini juga untuk kepentingan kesehatan saya dan orang lain di lingkungan sekitar saya. Untuk itu saya juga berharap agar semua orang mau dan dapat divaksin. Harapan kami sebagai warga, semua komponen terutama pemerintah serius dalam penanganan covid-19 agar semua cepat normal kembali dan perekonomian pulih,” ujar warga bernama George Aleks Saununu.

Sementara Olin Mboik, tenaga kesehatan yang bertugas memvaksin para warga di UPTD Puskesmas Bakunase menilai bahwa sejak hari pertama vaksinasi tahap 2 banyak warga lansia yang antusias untuk menerima vaksin-19 di Puskesmas Bakunase. Dari data yang ada, terhitung sejak 3 Maret lalu hingga saat ini, di wilayah pelayanan UPTD Puskesmas Bakunase sudah lebih dari seratus orang warga lanjut usia yang menerima vaksin. 

“Kami juga selalu berkoordinasi dengan para RT/RW serta lurah dan TNI/POLRI untuk mengimbau warga lanjut usia untuk tidak takut untuk divaksin, karena vaksin ini telah terbukti halal, aman dan teruji secara klinis,” tuturnya. 

Untuk termin pertama yang sudah dilaksanakan sejak tanggal 06/03/2021, di UPTD Puskesmas Bakunase ditargetkan sebanyak 527 orang yang terdiri dari 400 orang lansia dan 127 petugas pelayanan publik termasuk di dalamnya para tenaga kesehatan, para Camat dan Lurah se-Kota Kupang dan bagi pedagang. Hingga saat ini, sudah 163 orang lansia yang sudah menerima vaksin. Selanjutnya akan menerima vaksin termin kedua terhitung 28 hari setelah menerima vaksin termin pertama. Adapun jadwal pelayanan vaksinasi covid-19 di Puskesmas Bakunase, dilakukan setiap hari kecuali hari minggu dan libur mulai pukul 09.00 – 13.00 Wita. (PKP_ghe/nyg/jms).