PPKM Darurat, Kapolri Gelar Operasi Aman Nusa II Lanjutan

 

Jakarta,mwartapedia.com — – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerbitkan Surat Telegram (STR) soal Operasi Aman Nusa II Penanganan Covid-19 Lanjutan. Hal ini menindaklanjuti soal penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Pulau Jawa dan Bali.

Surat telegram tersebut bernomor STR/577/VII/OPS.2./2021 per tanggal (2/7/2021) yang ditandatangani oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Operasi Aman Nusa II Lanjutan ini bakal berlaku sejak nanti malam pukul 00.00 WIB.

“Surat telegram pak Kapolri sudah keluar STR/577/VII/OPS.2./2021 per tanggal (2/7/2021). Operasi terpusat sandi Aman Nusa II Lanjutan ini diberlakukan malam nanti 3 Juli dan sudah dinyatakan berlaku,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono saat membacakan amanat Kapolri di Gedung Rutapama, Jakarta Selatan, Jumat (2/7/2021).

Argo mengungkapkan, dalam Operasi Aman Nusa II Lanjutan ini terdapat tujuh satuan tugas (satgas). Diantaranya adalah, satgas deteksi, satgas binmas, satgas kepatuhan protokol kesehatan dan pengamanan vaksinasi.

Lalu, satgas Bayankes, satgas pengamanan pengawalan vaksin, satgas penegakan hukum dan satgas hubungan masyarakat (humas). 

Operasi Aman Nusa II Lanjutan ini, dikatakan Argo, merupakan tindaklanjut dari Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 15 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat darurat Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali. 

Dalam poin enam disebutkan bahwa, Gubernur, Bupati, dan Wali Kota didukung penuh oleh TNI, Polri, dan Kejaksaan dalam mengordinasikan dan mengawasi pelaksanaan PPKM Darurat Covid-19. 

“Tindaklanjut apa yang dilaukan Polri terkait instruksi Mendagri terkait PPKM Darudat Covid-19 Jawa dan Bali. Adanya poin keenam, pihak polisi membuat Operasi Aman Nusa II Lanjutan, dulu pernah dibuat juga terkait Covid-19, dulu ada 5 satgas sekarang ada 7 satgas operasi itu,” ujar Argo.

Menurut Argo, dalam penerapan Operasi Aman Nusa II Lanjutan, pihaknya bakal melibatkan 21.168 personel dari Polda Jawa dan Polda Bali. 

“Operasi ini diawaki 21.168 personel, mulai dari Polda di Jawa dan Bali, ada Polda Metro Jaya, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, dan Polda Bali,” ucap Argo. 

Selain itu, Argo menyebut bahwa, untuk mendukung kebijakan Pemerintah Indonesia soal PPKM Darurat, aparat kepolisian nantinya bakal melakukan penyekatan-penyekatan di jalur kabupaten/kota untuk random sampling swab antigen.

“Selain PPKM Mikro di tingkat RT/RW kemudian juga ada jalur kabupaten maupun kota yang kami lakukan penyekatan dengan adanya random sampling swab antigen,” kata Argo.

Penyekatan untuk melakukan random sampling swab antigen juga bakal dilakukan di pintu keluar masuk antar kota dan provinsi, pintu Tol, Rest Area, stasiun, bandara, pelabuhan. 

“Tentunya ini kami lakukan bersama dengan TNI dan Pemda. Kami nanti setiap kegiatan yang sudah ada di Inmendagri nomor 15 tahun 2021 Pemerintah akan kami dukung apa yang dilarang apa yang diperbolehkan yang ada di instruksi itu. Itu kira-kira,” tutup Argo. (Intan/JR/ML/IB).




Keluarga Konay Tegaskan Keputusan Pengadilan Telah Selesai, Persoalan Tanah Sudah Tuntas

 

Kupang,mwartapedia.com — – Sudah puluhan tahun lamanya tanah warisan keluarga Konay masih meninggalkan gejolak. Padahal objek tanah Pagar Panjang dan Danau Ina, yang disengketakan sejak tahun 1951 itu telah selesai dan inkracht Van Gewijsde atau berkekuatan hukum tetap berdasarkan keputusan pengadilan dan putusan Mahkamah Agung (MA) No. 1505 tanggal 17 Juni 2020.

Gejolak kali ini muncul dari Yuliana Konay. Melalui kuasa hukumnya, Rudi Tanubesi meminta pembagian secara merata dan adil kepada ahli waris. Untuk itu selalu kuasa hukum, Rudi Tonubesi akan memunculkan lagi pihak yang belum pernah terlibat dalam perkara 20, namun mereka juga adalah turunan garis lurus dengan Konay.

Menanggapi hal itu, Marthen Konay selalu ahli waris dari ayahnya Esau Konay (saudara kandung dari Yuliana Konay) menegaskan kepada Rudi Tonubesi selaku kuasa hukum dari Yuliana Konay jangan membuat statment yang naif dan jangan melakukan pembodohan hukum.

“Perkara dengan nomor register 20 tanggal 4 Agustus 2015 itu putusannya telah inkrah dengan putusan banding nomor 160 tanggal 11 Desember 2015 dimana Rodi Tonubesi saat itu sebagai pengacara MAGANG, yang numpang benderanya Frederik Lodu. Kalau Rudi sebagai seorang pengacara membuat pencerahan hukum yang baik, jangan membuat pembodohan hukum. Di sisi lain perkara ini dia mengakui perkara ini dia kalah tetapi menutut agar warisan ini dibagikan,” tegas Marthen Konay, dalam jumpa pers bersama awak media di kediamannya, Rabu (30/6/2021).

Menurut Marthen substansi dari perkara itu adalah minta bagi warisan dan penggugat kalah.

“Saya lihat di salah satu media, Dia (Rudi) menyebut putusan ini putusan gila. Kalau putus asa bilang karena itu penghinaan terhadap lembaga pengadilan. Tidak puas gugat lagi, pengadilan menerima sampai kapanpun tetapi ingat ada asas-asas hukum dengan istilah Ne Bis In Idem artinya terhadap perkara yang sama tidak dapat diadili untuk kedua kalinya,” tegas Marthen Konay.

“Jadi Rudi Tonubesi memberikan pembodohan hukum terhadap Yuliana maka terjadi jual beli yang dilakukan oleh Yuliana,” tambahnya.

Lebih lanjut ditegaskan Marthen Konay dalam adat orang Timor hanya menganut garis keturunan Bapak atau patrilineal sehingga perempuan tidak ikut dalam pembagian harta warisan.

“Radi harus tahu dan menjelaskan sebenar-benarnya bahwa perkara perdata harus ada akhirnya atau asas “litis finiri oportet”, yakni setiap perkara harus ada akhirnya. Jadi saya mohon jangan mencaplok-mencaplok orangtua saya Esau Konay yang sudah almarhum, saya suruh stop,” pungkas Marthen Konay.

Sementara itu, Fransisco Bernando Bessi,S.H.,M.H.,CLA selalu kuasa hukum keluarga Konay menegaskan perkara tanah yang melibatkan keluarga Konay di Pagar Panjang dan Danau Ina telah dinyatakan selesai berdasarkan putusan Mahkamah Agung dan Pengadilan yang sudah inkrah.

“Ahli waris keluarga Konay pernah berperkara dengan Yuliana Konay. Perkara tersebut merupakan seri dan kepingan terakhir dari Yuliana Konay selaku penggugat atas bidang tanah Pagar Panjang dan Danau Ina. Dan mereka kalah dari pengadilan negeri sampai ke pengadilan Tinggi,” jelas pengacara Peradi ini.

“Berarti perkara ini telah selesai. Sehingga apabila ada pernyataan dari Rudi Tonubesi terkait proses hukum dan pembagian tanah, itu sudah dilakukan tetapi tidak berhasil, karena mereka sudah kalah,” tambahnya.

Fransisco menegaskan, sebagai Kuasa Hukum, Rudi Tonubesi harus menghormati putusan Pengadilan. Jika tidak puas terhadap putusan tersebut, bisa mengajukan kasasi dan peninjauan kembali.

“Bukan meminta bagian dan mencari panggung dengan menggelar konferensi pers. Karena itu tidak akan mengurangi esensi putusan ini,” terangnya. (ML/IB)




Olahraga Jalin Keakraban Satgas TMMD Dengan Warga

 

Oelamasi,mwartapedia.com — Anggota Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (Satgas TMMD) Ke- 111 Kodim 1604/Kupang memanfaatkan waktu sisa kerja di sore hari untuk melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler seperti pertandingan bola voli dengan warga dan pelajar setempat, Kamis (01/07/2021).

Kegiatan TMMD yang terletak di kecamatan Amarasi Selatan wilayah Kabupaten Kupang sampai saat ini memasuki hari Ke-16, waktu tersisa 14 hari kerja lagi untuk menuntaskan seluruh kegiatan program TMMD yang sedang dikerjakan, namun semangat Satgas TMMD dan Masyarakat tidak pernah redup sehingga anggota Satgas dan masyarakat yakin pekerjaan akan tuntas tepat waktu. 

Selain melaksanakan pekerjaan fisik dan non fisik, Komandan Satuan Setingkat Kompi (DAN SSK) TMMD Ke-111 Kodim 1604/Kupang Kapten Inf. Lalu Ibnu Pajar mengadakan pertandingan lomba voli kolaborasi anggota Satgas dan masyarakat serta pelajar setempat dengan 20 Tim terdiri dari 13 Tim Putra dan 7 Tim Putri. 

Di temui di sela-sela pertandingan, Kapten Lulu Ibnu Fajar mengatakan, pertandingan bola voli sengaja dilakukan sebagai kegiatan ekstrakurikuler disela kegiatan TMMD, tujuannya untuk menjalin keakraban dan kedekatan antara masyarakat, pelajar dan anggota satgas/TNI.

Lebih lanjut, TNI adalah anak kandung rakyat untuk itu tidak boleh ada jarak antara TNI dan Masyarakat hanya tugas dan uniform saja yang membedakan. TNI selalu hadir ditengah kesulitan rakyat seperti halnya program TMMD yang saat ini sedang berlangsung. Tegasnya Dan SSK. (ML/IB)




Kodim 1624/Flotim Kembali Laksanakan Serbuan Vaksinasi Covid-19 Secara Massal

 

Larantuka,mwartapedia.com — Ratusan warga Kabupaten Flotim dengan antusias menjalani vaksinasi COVID-19, di Aula Kodim 1624/Flotim, Jln. Udayana No.1 Kelurahan Lokea, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur.

Penyuntikan vaksin tersebut dilakukan untuk mendukung program “Serbuan Vaksin Nasional”.Pada Kamis. (01/07/2021) Pukul 08:00 Wita.

“Serbuan vaksinasi ini untuk mendukung program pemerintah dalam memerangi pandemi COVID-19,” kata Dandim 1624/Flotim, Letkol Czi Imanda Setyawan, S.T., M.I.P (Han) usai meninjau warga yang tengah menjalani vaksin di Kodim.

Dandim menyebut, serbuan vaksinasi dilakukan mulai hari ini sampai dengan selesai sesuai yang sudah ditargetkan, untuk hari ini sebanyak 119 orang yang di berikan vaksin 114 dan yang tidak bisa di berikan Vaksin 5 orang. Dan target untuk hari ini 114 Orang khususnya masyarakat umum.

Dandim berharap, melalui kegiatan ‘serbuan vaksinasi’ tersebut dapat menekan angka penyebaran COVID-19 khususnya yang ada di Kabupaten Flotim. Pihaknya mengimbau, masyarakat untuk melakukan vaksin, karena vaksinasi telah teruji aman dan halal bagi tubuh manusia.

“Kami mengajak seluruh warga untuk mengikuti kegiatan vaksinasi yang nantinya akan digelar oleh pemerintah, karena vaksin ini aman dan halal bagi tubuh manusia,”ujarnya.

Serbuan Vaksinasi “Flotim Sehat” yang di dilaksanakan Kodim 1624/Flotim saat ini merupakan upaya dan langkah strategis Kodim 1624/Flotim dalam rangka membantu Pemerintah Daerah untuk menyukseskan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Bumi Kabupaten Flotim. Pihaknya turut bertanggung jawab dalam menjaga kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Flotim. Katanya.

Lanjut Dandim, pelaksanaan kegiatan pemberian suntik Vaksin Covid-19 mengatakan dengan tetap menerapkan Protokol kesehatan serta mengikuti prosedur tahapan, vaksinasi Zenovac dan Astra Zeneca yang diberikan sebanyak dua kali dengan waktu jeda yg sudah ditentukan setelah menerima suntik vaksin pertama atau setelah menerima pesan SMS dari Cool center 119, Proses pemberian vaksin harus melalui empat tahapan.

“Setiap warga yang akan divaksin harus melalui empat tahapan. Pertama daftar sesuai dengan KTP, skrining riwayat penyakit, tensi darah, suhu tubuh oleh Dokter sebelum menerima suntik vaksin, kemudian setelah Suntik vaksin, warga harus menunggu selama tiga puluh menit untuk mengetahui perkembangan tubuh, setelah waktu tunggu 30 menit selesai, warga menerima surat bukti telahdi vaksin,” imbuhnya.

Dandim Imanda juga menambahkan, Vaksinasi Covid-19 sangat penting untuk memberikan kekebalan terhadap tubuh sehingga tidak mudah terpapar Covid-19. Apalagi saat ini ada varian baru virus Corona yang harus kita waspadai.

Dandim, berharap, dengan adanya Serbuan Vaksinasi “Flotim Sehat” yang dilaksanakan secara serentak ini bisa memerangi dan mengakhiri pandemi Covid 19 di Kabupaten Flotim. Di jelaskan pula bahwa pihaknya berkoordinasi dengan instansi terkait akan terus melakukan pengawalan dan pemantauan pelaksanaan vaksinasi ini sampai dengan selesai dengan sukses dan aman,” Tegasnya.

Sementara itu, masyarakat menyampaikan terima kasih, karena Kodim 1624/Flotim telah memfasilitasi warga untuk vaksinasi dan masyarakat juga mengaku, tidak merasakan gejala apapun selama waktu penyuntikan hingga proses observasi selesai. (Pendim 1624/Flotim/ML/IB).)




Darwis Sitorus: Nilai Tukar Petani Pada Juni 2021 Turun 0,13 Persen

 

Kupang,mwartapedia.com –Nilai Tukar Petani (NTP) bulan Juni 2021 didasarkan pada perhitungan NTP dengan tahun dasar 2018 terjadi penurunan 0,13 persen pada NTP Juni jika dibandingkan dengan NTP Mei 2021.

Hai ini disampaikan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Darwin Sitorus, S.Si, M.Si secara live streaming hari ini, Kamis (01/7/2021).

Darwis mengatakan bahwa Penurunan indeks harga ini disebabkan oleh pergerakan harga terima dan bayar yang menurun pada bulan Juni.

 “Penghitungan NTP ini mencakup 5 subsektor, yaitu subsektor padi dan palawija, hortikultura, tanaman perkebunan rakyat, peternakan dan perikanan,”ungkapnya.

Ditambahkan, Pada bulan Juni, NTP NTT sebesar 94,36 dengan NTP masing-masing subsektor tercatat sebesar 92,83.

“Untuk subsektor tanaman padi-palawija (NTP-P); 105,50 untuk subsektor hortikultura (NTP-H); 91,36 untuk subsektor tanaman perkebunan rakyat (NTP-TPR); 103,85 untuk subsektor peternakan (NTP-Pt) dan 92,56 untuk subsektor perikanan (NTP-Pi),”jelas Darwis.

Lebih lanjut Darwin menambahkan bahwa  untuk daerah perdesaan terjadi deflasi .

“Deflasi terjadi kususnya pada komoditas konsumsi rumah tangga sub kategori makanan, minuman dan tembakau,” pungkasnya. (ML/IB)




Armada Baru Garda Maritim Menambah Pelayanan Kupang-Rote di Bulan Juli 2021

 

Kupang,Wartapedia.com — Masa Pandemi membuat banyak usaha yang tutup atau minimal mengurangi pelayanan karena berkurangnya penghasilan, tetapi tidak dengan Garda Maritim NTT. Berawal dari niat baik untuk melayani, keuntungan merupakan prioritas kesekian dalam Manajemen Garda Maritim. Secara perekonomian Indonesian sedang di hantam keras oleh badai pandemi Covid 19, tetapi dengan usaha dan kerja keras justru Manajemen Garda Maritim mempersembahkan 2 Kapal Baru untuk NTT di tahun 2021.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama PT. Multiguna Maritim, Usack Benu dalam rilis tertulis yang diterima media ini pada Kamis (01/7/2021).

Kepada media ini, Usack mengatakan bahwa pada tanggal 15 April 2021 bertempat di Kuching, Sibu – Malaysia. Garda Mairitim Launching KMP. Garda Maritim 6, 7 dan 8. KMP Garda Maritim 6 dan 8 akan melayani Rute Pelayaran Poto Tano – Kayangan di NTB dan KMP Garda Mairitim 7 akan melayani pelayaran Kupang-Rote di NTT.  Dan rencanannya Garda Maritim 10 akan juga melayani di perairan NTT di akhir tahun 2021.

“Kami tidak hanya terus menghadirkan Kapal Baru untuk NTT tapi juga memberikan service pelayaran lebih terkhusus untuk Masyarakat Kupang – Rote. Kalau saat ini hanya ada 1x PP (Pulang-Pergi) dari Kupang dan Rote, tetapi dengan hadirnya KMP. Garda Maritim 7 di bulan Juli maka akan ada tambahan pelayaran dari Kupang-Rote dan Rote-Kupang untuk sore harinya,”ungkapnya.

Usack menambahkan, bukan hanya perjalanan yang akan semakin lancar untuk Kupang-Rote karena masyarakat yang pergi ke Kupang atau Rote di pagi hari, bisa langsung kembali ke daerah asalnya di sore hari. Tetapi juga kami sangat percaya bahwa akan berdampak pada meningkatnya perekonomian kedua daerah tersebut.

“Kami mendapatkan banyak apresiasi dari masyarakat Kupang dan Rote, bukan hanya pelayanan kami selama ini yang baik tetapi karena masyarakat percaya bahwa kedepan kami terus melakukan inovasi untuk memberikan pelayanan yang lebih baik,”lanjutnya.

Dirinya menjelaskan bukan hanya masyarakat, tetapi Pemerintah Daerah dari Kabupaten Kupang dan Kabupaten Rote Ndao memberikan Surat Dukungan kepada Garda Maritim yang di tujukan ke Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTT dengan tembusan ke Gubernur NTT, agar Garda Maritim bisa melayani secara ekslusive di Jalur Kupang – Rote.

“Puji Tuhan Bupati Kupang beserta Ketua DPRD Kabupaten Kupang dan Juga Bupati Rote Ndao beserta Ketua DPRD Rote Ndao memberikan dukungan melalui surat dukungan untuk Garda Maritim. Kami sudah membuktikan dengan pelayanan yang baik dan setelah kami presentasikan ke pemerintah daerah maka langsung mendapatkan apresiasi dan dukungan,”tuturnya.

Usack mengakui bahwa Dirinya bersama Tim Manajemen Tentunya menyadari benar bahwa hati yang melayani akan terlihat jelas melalui kerja nyata yang di rasakan masyarakat. 

“Semua ini kami bisa lakukan karena Tuhan Yesus yang memampukan kami semua,”pungkasnya.(ML/IB)




Peringati HANI, Pejabat dan ASN Kota Kupang Tes Urine

Kupang,mwartapedia.com — Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) yang dirayakan beberapa hari lalu, kurang lebih 43 pejabat dan ASN di lingkup Pemerintahan Kota Kupang menjalani tes urine. Kegiatan berlangsung di Aula Garuda, Kantor Wali Kota Kupang, Rabu (30/6). 

Turut serta dalam tes tersebut Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man, Sekda Kota Kupang, Fahrensy Priestley Funay, SE, M.Si, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Kupang, Ir. Elvianus Wairata, M.Si, Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Kupang, Yanuar Dally, SH, M.Si, Kepala Badan Kesbangpol Kota Kupang, Noce Nus Loa, SH, M.Si beserta jajarannya. 

Wakil Wali Kota Kupang yang ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut menyampaikan ini merupakan aksi untuk mendukung upaya pemberantasan bahaya narkoba di Kota Kupang. Lewat tes urine ini Pemkot Kupang ingin menampilkan transparansi dari seluruh jajarannya serta membuktikan kepada publik bahwa para pejabat dan ASN Kota Kupang bebas dari narkoba. 

Wawali memberi apresiasi kepada BNN Kota Kupang dan 6 Kelurahan Bersih dari Narkoba (Bersinar) yang selama ini telah menjaga agar wilayah Kota Kupang bersih dari narkoba. 

Dirinya berharap tidak hanya 6 kelurahan saja tapi seluruh kelurahan yang ada di Kota Kupang bisa menjadi Kelurahan Bersinar, mengingat Kota Kupang merupakan kota yang terbuka dengan mobilisasi warga sudah bertaraf nasional bahkan internasional. Para petugas juga diminta untuk secara rutin memantau tempat-tempat yang rawan dengan peredaran narkoba seperti tempat hiburan malam.

Diakuinya upaya penanganan narkoba sebagaimana penanganan covid 19 harus dimulai dari tingkat mikro, bahkan dari keluarga. Tema HANI Tahun 2021 yakni “War On Drugs” menurutnya sudah sejalan dengan upaya yang sudah dilakukan oleh Pemkot Kupang yang juga sudah berjuang melawan covid hingga hari ini. 

Kepala Badan Nasional Narkotika (BNN) Kota Kupang, Lino R. Pereira, SH yang turut hadir dalam kesempatan tersebut berterima kasih kepada Wali Kota Kupang, Wawali, Sekda dan jajarannya yang pada hari ini sudah ikut serta dalam tes urine dalam rangka peringatan Hari Anti Narkotika Internasional Tahun 2021. 

Menurutnya aksi ini merupakan bentuk dukung Pemkot Kupang dalam upaya memelihara Kota Kupang bersih dari narkoba.

Sekda Kota Kupang, Fahrensy Priestley Funay, SE, M.Si usai menerima hasil tes urin yang menyatakan dirinya negatif, mengimbau kepada seluruh jajaran ASN dan PTT di lingkup Pemkot Kupang untuk bersama mendukung upaya pemberantasan narkoba di Kota Kupang, serta selalu menjauhkan diri dari pengaruh buruk narkoba dalam keseharian hidup. 

Dari hasil tes urin terhadap 43 pejabat dan ASN serta PTT di Kota Kupang tersebut, semuanya dinyatakan negatif atau bebas dari narkoba. (PKP_ans/ML/IB).




Wali Kota Kupang Apresiasi Program Serbuan Vaksinasi TNI AL

Kupang,mwartapedia.com — Wali Kota Kupang, Dr. Jefisrtson R. Riwu Kore, MM, MH mengapresiasi program nasional Serbuan Vaksinasi yang diperuntukkan bagi warga. Dukungan tersebut disampaikannya saat menghadiri launching Program Nasional Serbuan Vaksinasi untuk masyarakat desa pesisir dan pelabuhan yang berlangsung di halaman Kantor Syahbandar Tenau Kota Kupang, Selasa (29/6).

Wali Kota Kupang menyampaikan terima kasih kepada Danlantamal VII Kupang yang sudah membantu Pemerintah Kota Kupang dalam melaksanakan kegiatan serbuan vaksinasi masal bagi masyarakat pesisir dan pelabuhan. Hal ini menunjukan bahwa Pemerintah Kota Kupang dan TNI AL mempunyai tekad yang sama untuk memutus rantai covid 19 di Provinsi NTT dan Kota Kupang pada khususnya.

Diakuinya varian baru covid 19 saat ini lebih kuat dari covid 19 sebelumnya. Oleh karena itu Pemerintah Kota Kupang sangat serius dalam menangani kasus covid 19. Wali Kota berharap program serbuan vaksinasi ini tidak hanya diperuntukkan bagi warga di pesisir dan pelabuhan saja, tapi juga bisa diikuti oleh warga dari kelurahan lain di Kota Kupang. 

Pada kesempatan yang sama, kembali Wali Kota mengimbau warga Kota Kupang untuk mentaati protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, membatasi mobilitas dan interaksi.

Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) VII Kupang Laksamana Pertama (Laksma) TNI IG Kompiang Aribawa, CHRMP yang melaunching Program  Nasional Serbuan Vaksinasi menyampaikan saat ini terjadi lonjakan kasus covid hingga mencapai 3 sampai 4 kali lipat. Karena itulah percepatan program vaksinasi nasional terus dilakukan pemerintah guna menciptakan kekebalan komunal dan menekan laju penularan covid 19. Pemerintah menargetkan 1 juta dosis vaksin per hari yang dimulai pada tanggal 26 Juni hingga Juli 2021 mendatang. Selanjutnya pada bulan Agustus nanti target tersebut akan dinaikan dua kali lipat sehingga target pemerintah dalam rangka penyuntikan jumlah besar vaksinasi pada masyarakat dapat terlaksana.

Danlantamal menambahkan pemerintah  pusat telah memberikan tanggung jawab dalam pelaksanaan program percepatan vaksinasi nasional kepada Kemenkes dan TNI-Polri. 40 persen dilaksanakan oleh TNI dan Polri serta  60 persen dilaksanakan oleh Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan pemerintah daerah. Melalui  program ini, menurutnya TNI dan Polri terus bergerak untuk mendukung program pemerintah guna dapat mempercepat pencapaian Herd Immunity sehingga dapat terwujud dengan baik agar Indonesia bebas covid 19.

TNI Angkatan Laut dalam hal ini Lantamal VII Kupang sebagai bagian dari organisasi TNI menurutnya siap mendukung penuh program percepatan vaksinasi nasional. Dijelaskannya pekan serbuan vaksin maritim yang dilaksanakan oleh TNI AL kali ini dilaksanakan secara  serentak di Lanal Lanal jajaran Lantamal VII dengan sasaran target para pekerja Pelabuhan Tenau Kota Kupang dan masyarakat umum di sekitar pelabuhan,  karena mereka memiliki resiko dan mobilitas tinggi bekerja di pelabuhan tempat keluar masuknya kapal asing dan domestik. Sebagai salah satu penopang ekonomi, para pekerja pelabuhan harus mendapat vaksin agar sehat dalam bekerja. Ditambahkannya setelah di pelabuhan program pekan vaksin maritim akan dilanjutkan ke desa-desa pesisir dengan KRI atau KAL.

Turut hadir dalam launching program serbuan vaksinasi tersebut, Kabid Dokkes Polda NTT, Kombes Pol. dr. Sudaryono, General Manager PT Pelindo III Tenau Kupang, Agus Setiawan Nazar, Koordinator pada kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur, Deddy Herliyantho dan Camat Alak, Yulianus Willem Pally, SH, serta perwakilan dari TNI Angkatan Udara dan TNI Angkatan Darat. (PKP_emn/Ml/IB)




TNI AL Lantamal VII Laksanakan Serbuan Vaksinasi Masyarakat Maritim Kota Kupang

 

Kupang,mwartapedia.com — – Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) VII Kupang Laksamana Pertama TNI IG. Kompiang Aribawa, CHRMP., memimpin langsung pelaksanaam serbuan vaksinasi masyarakat maritim serentak dengan Lanal-Lanal jajaran Lantamal VII Kupang secara Video Converence (Vicon), bertempat di Kantor KSOP Kupang, Jl. Yos Sudarso, Namosain, Kec. Alak, Kota Kupang, Prov. NTT. Selasa (29/06/2021). 

Kegiatan serbuan vaksinasi masyarakat maritim serentak TNI AL Lantamal VII dengan Lanal-Lanal jajaran Lantamal VII Kupang secara Video Converence (Vicon) yang dipimpin langsung oleh Danlantamal VII Kupang Laksamana Pertama TNI IG. Kompiang Aribawa, CHRMP., dengan mengusung tema Ayo Katong Vaksin, Supaya Katong Bebas Corona. 

Untuk wilayah Lantamal VII sendiri melaksanakan vaksin di tiga tempat yaitu di Kantor KSOP Kupang, Pelabuhan Perikanan Tenau dan perumahan BTN Kolhua. Hal ini bertujuan agar seluruh masyarakat sekitar Pelabuhan dan Pesisir mendapatkan Vaksinasi secara menyeluruh dan merata, guna menekan penyebaran dan jumlah Pasien Positif Covid-19 di wilayah Prov. NTT. 

Dalam pelaksanaan program tersebut pemerintah telah memberikan tanggung jawab dalam pelaksanaan progam kepada Kemenkes RI dan TNI-Polri. Dimana pembagian 40 persen dilaksanakan oleh TNI-Polri serta 60 persen dilaksanakan oleh Kementerian Kesehatan dalam hal ini adalah pemerintah daerah. 

Karena itulah melalui program serbuan vaksinasi, TNI-Polri terus bergerak untuk mendukung program pemerintah untuk dapat mempercepat pencapaian Herd Immunity, sehingga dapat terwujud dengan cepat dan baik, Indonesia sehat bebas Covid-19. Karena saat ini telah terjadi lonjakan kasus Covid-19 hingga mencapai 3 sampai dengan 4 kali lipat. Karena itulah percepatan program vaksinasi nasional terus dilakukan pemerintah guna menciptakan kekebalan komunal dan menekan laju penyebaran Covid-19. 

Pemerintah menargetkan satu juta dosis vaksin per hari yang dimulai pada tanggal 26 Juni hingga bulan Juli 2021. Selanjutnya, pada bulan Agustus nanti target tersebut akan dinaikkan dua kali lipat sehingga target pemerintah dalam rangka penyuntikan jumlah besar vaksin pada masyarakat dapat terlaksana. 

Dalam sambutannya, Danlantamal VII Kupang Laksamana Pertama TNI IG. Kompiang Aribawa, CHRMP., menyampaikan “TNI Angkatan Laut dalam hal ini Lantamal VII Kupang sebagai bagian dari organisasi TNI mendukung penuh program percepatan vaksinasi nasional yang dicanangkan pemerintah. 

“Melalui program pekan serbuan vaksinasi masyarakat maritim yang dilaksanakan TNI AL dhi Lantamal VII kali ini dilaksanakan secara serentak di Lanal-lanal jajaran Lantamal VII, dengan target sasaran para pekerja pelabuhan Tenau Kupang, pelabuhan perikanan dan masyarakat umum di sekitar pelabuhan khususnya di perumahan BTN Kolhua. Karena mereka memiliki risiko dan mobilitas tinggi bekerja di pelabuhan, tempat keluar masuknya kapal asing dan domestik, karenanya sebagai salah satu penopang ekonomi, para pekerja pelabuhan harus mendapat vaksin agar sehat dalam bekerja setelah dipelabuhan program pekan vaksin maritim akan dilanjutkan ke desa-desa pesisir dengan KRI atau KAL”, Tegas Danlantamal VII Kupang Laksamana Pertama TNI IG. Kompiang Aribawa, CHRMP. 

Adapun jumlah total peserta vaksinasi hari ini sejumlah 551 orang, yang dapat divaksin sejumlah 549 orang dengan rincian di Pelabuhan Tenau 203 orang, Pelabuhan perikanan 190 orang dan perumahan BTN Kolhua 158 orang, ditunda Vaksin 2 orang dan kejadian KIPI nihil. Untuk Vaksin yang digunakan jenis Sinovac, sedangkan peserta Vaksin antara lain dari Pelindo, KSOP, para nelayan pesisir, masyarakat sekitar pelabuhan Tenau dan pelabuhan perikanan Kupang. Sedangkan untuk pelaksana vaksinator dari personel Diskes Lantamal VII 11 orang, RSAL SMJ Kupang 9 orang, RS Bayangkara 2 orang dan Biddokkes 6 orang.

Kegiatan ini selaras dengan perintah harian Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M. dalam kutipan menyampaikan “Jalin Soliditas dengan segenap komponen pertahanan negaradan keamanan negara menuju sinegritas dalam kesemestaan. Jadilah contoh dan teladan dalam mendukung upaya percepatan penanganan wabah Covid-19 serta cepat beradaptasi diri terhadap tatanan kehidupan normal baru atau “the new normal” dilingkungan TNI Angkatan Laut”. 

Hadir dalam Kegiatan serbuan Vaksin Nasional : Danlantamal VII Kupang, Wadan Lantamal VII Kupang, Para Asisten Danlantamal VII Kupang, Dansatrol Lantamal VII Kupang, Kakuwil Lantamal VII Kupang, Danyonmarhanlan VII, Para Kasatker Lantamal VII Kupang, Kabidokes Polda NTT, Kasi Intelrem 161/WS, Kadispers Lanud Eltari Kupang, Walikota Kupang, Kadinkes Prov. NTT, Kadinkes Kota Kupang, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Prov. NTT, Kepala KSOP Kupang, Kepala Bea Cukai Kupang, Kepala Kesehatan Pelabuhan Tenau Kupang dan Camat Alak.

(Dispen Lantamal/ML/IB)




Ditengah Pandemi Covid-19, Kodim 1604/Kupang Bantu Masyarakat Lewat TMMD

 

Oelamasi,mwartapedia.com — Ditengah merebaknya Covid-19 yang tidak kunjung usai, TNI-AD hadir membantu pemerintah daerah di bidang pembangunan dan sosialisasi melalui TMMD Kodim 1604/Kupang di Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang, Provinsi NTT. (28/06/2021). 

Komandan Kodim 1604/Kupang, Kolonel Arh. Abraham Kalelo selaku Dan Satgas TMMD mengatakan upaya TNI dalam membantu pemerintah dalam bidang akselerasi pembangunan di daerah pedesaan seperti saat ini kita sedang laksanakan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 1604/Kupang di dua Desa dan satu kelurahan di wilayah Kabupaten Kupang.  

Lebih lanjut Dandim mengatakan, tiga lokasi tersebut diantaranya Desa Sahraen terdapat pengerjaan Rehap rumah Pastori Bonamhonis, Rehap Kapelan St. Benediktus Sahraen, Rehap Gereja Imanuel Sahraen dan di Desa Nekmese  terdapat pembangunan 3 ruang kelas dan 1 ruang guru SMP Kristen 1 Amarasi Selatan dilengkapi dengan pembangunan MCK serta di Kelurahan  

Sonraen dilaksanakan kegiatan pembukaan, penyiapan dan pembersihan lahan seluas 80 are untuk lahan untuk tanam singkong. 

Selain pembangunan fisik juga ada kegiatan Non fisik berupa sosialisasi atau penyuluhan kepada masyarakat sekitar dengan bekerjasama instansi terkait yang membidangi kegiatan tersebut seperti penyuluhan tentang Teknologi tepat guna oleh dinas PMD Kabupaten Kupang, Penyuluhan tentang wasbang oleh Kodim 1604/Kupang, penyuluhan tentang kesadaran hukum oleh polres Kupang, penyuluhan tentang rekrutmen TNI oleh Kodim 1604/Kupang, penyuluhan bela negara oleh Kodim 1604/Kupang, penyuluhan peternakan oleh dinas Peternakan Kabupaten Kupang dan penyuluhan COVID-19 oleh dinas kesehatan kabupaten Kupang.

Kegiatan TMMD yang sedang dilakukan merupakan wujud nyata lintas sektoral di daerah dan sangat berguna bagi masyarakat. Meski di tengah pandemi COVID-19, saya berharap target pembangunan bisa terselenggara dengan baik dan terencana, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Marilah kita tetap memelihara semangat kebersamaan untuk membangun kontribusi kesejahteraan masyarakat. Ungkap Dandim Kupang. (ML/IB)