Cegah Klaster Keluarga, Dandim 1604/Kupang Ajak Pasien Covid-19 Lakukan Isolasi Terpusat

Kupang,mwartapedia.com — Komandan Kodim 1604/Kupang, Kolonel Arh. Abraham Kalelo, S.Sos bersama Perwira staf Kodim turun langsung kelapangan untuk menemui serta mengajak warga dan keluarga yang terkonfirmasi Positif Covid-19 dan sedang melaksanakan Isolasi Mandiri (ISOMAN) di rumah agar segera melakukan Isolasi Terpusat (ISOTER) pada tempat yang telah di siapkan oleh pemerintah. sabtu (14/08/2021).

Dandim 1604/Kupang, Kolonel Arh. Abraham Kalelo.,S.Sos saat di ditemui di lapangan mengatakan bahwa untuk mencegah penularan atau penyebaran Covid-19 dibutuhkan kerja keras serta penanganan serius. Saya sudah instruksikan kepada para Danramil dan Babinsa untuk selalu bekerjasama dengan unsur terkait di lapangan seperti Nakes, Babinkamtibmas dan perangkat kepala desa/Lurah, RT, RW untuk melakukan deteksi dini bagi warga yang terpapar Covid-19 dan sedang melaksanakan Isoman di rumah agar segera melaksanakan isolasi terpusat di tempat yang telah disiapkan guna mencegah terjadinya Cluster Keluarga. 

Lebih lanjut, Kolonel Arh. Abraham mengatakan pasien yang positif dan melaksanakan isolasi terpusat jauh lebih bagus jika dibandingkan dengan melakukan isolasi Mandiri di rumah, alasannya ketika Pasien di rawat di tempat terpusat, dapat dikontrol oleh Dokter, ketersediaan Oksigen apabila pasien tiba-tiba merasakan sesak serta adanya ketersedian obat. Jika dibandingkan dengan orang yang melaksanakan isolasi Mandiri sudah dipastikan terjadi Cluster keluarga baik yang ada didalam rumah maupun tetangga sendiri. 

Upaya Kodim 1604/Kupang saat ini adalah mendatangi dan menemui warga yang sedang melaksanakan isolasi Mandiri untuk diajak melaksanakan isolasi terpusat di tempat yang telah disediakan dengan cara humanis. Tidak sampai disitu, Selama Pasien melaksanakan Isolasi terpusat maka istri/suami dan anak-anaknya di rumah diberikan bantuan bahan makanan oleh Kodim 1604/Kupang.

Di samping itu, salah satu kebijakan inovatif yang dilakukan Pemerintah adalah menyediakan sejumlah tempat isolasi terpusat hingga di level terkecil. Kepada masyarakat, Dandim 1604/Kupang menghimbau kepada masyarakat apabila terpapar covid-19 agar bisa menghubungi Babinsa supaya difasilitasi ke tempat isolasi terpusat dengan menggunakan mobil ambulance RST Wirasakti serta dilakukan pendataan terhadap keluarga di rumah guna diberikan bantuan ketersediaan makanan. 

Seperti contoh saat ini Dandim 1604/Kupang didampingi oleh Ketua RT a.n. Heru, Mayor Inf. Hendri Dunant (Danramil 1604-01/Kupang), Kapten Inf. Nerson F. Baitanu (Pasi Intel Kodim 1604/Kupang) dan Serda La Dane (Babinsa Bakunase), mendatangi warga yang positif Covid sebanyak 5 (lima) orang di RT. 12, RW. 03, Kelurahan Bakunase I, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang untuk memberikan himbauan/ajakan untuk melaksanakan Isolasi terpusat dengan humanis terhadap para pasien, sehingga para pasien bersedia untuk dibawa ke tempat “Isoter” di Puskesmas Penkase Oeleta Kecamatan Alak Kota Kupang, menggunakan Mobil Ambulance milik RST Wirasakti. 

Setibanya di Puskesmas Penkase Oeleta Kecamatan Alak, Pasi Intel Kodim 1604/Kupang Kapten Inf. Nerson F. Baitanu langsung berkoordinasi dengan petugas Puskesmas guna menyerahkan kelima warga yang positif untuk segera mendapatkan penanganan secara medis. (Dispen Kodim/ML/IB)




Cegah Klaster Keluarga, Dandim 1604/Kupang Ajak Pasien Covid-19 Lakukan Isolasi Terpusat

Kupang,mwartapedia.com — Komandan Kodim 1604/Kupang, Kolonel Arh. Abraham Kalelo, S.Sos bersama Perwira staf Kodim turun langsung kelapangan untuk menemui serta mengajak warga dan keluarga yang terkonfirmasi Positif Covid-19 dan sedang melaksanakan Isolasi Mandiri (ISOMAN) di rumah agar segera melakukan Isolasi Terpusat (ISOTER) pada tempat yang telah di siapkan oleh pemerintah. sabtu (14/08/2021).

Dandim 1604/Kupang, Kolonel Arh. Abraham Kalelo.,S.Sos saat di ditemui di lapangan mengatakan bahwa untuk mencegah penularan atau penyebaran Covid-19 dibutuhkan kerja keras serta penanganan serius. Saya sudah instruksikan kepada para Danramil dan Babinsa untuk selalu bekerjasama dengan unsur terkait di lapangan seperti Nakes, Babinkamtibmas dan perangkat kepala desa/Lurah, RT, RW untuk melakukan deteksi dini bagi warga yang terpapar Covid-19 dan sedang melaksanakan Isoman di rumah agar segera melaksanakan isolasi terpusat di tempat yang telah disiapkan guna mencegah terjadinya Cluster Keluarga. 

Lebih lanjut, Kolonel Arh. Abraham mengatakan pasien yang positif dan melaksanakan isolasi terpusat jauh lebih bagus jika dibandingkan dengan melakukan isolasi Mandiri di rumah, alasannya ketika Pasien di rawat di tempat terpusat, dapat dikontrol oleh Dokter, ketersediaan Oksigen apabila pasien tiba-tiba merasakan sesak serta adanya ketersedian obat. Jika dibandingkan dengan orang yang melaksanakan isolasi Mandiri sudah dipastikan terjadi Cluster keluarga baik yang ada didalam rumah maupun tetangga sendiri. 

Upaya Kodim 1604/Kupang saat ini adalah mendatangi dan menemui warga yang sedang melaksanakan isolasi Mandiri untuk diajak melaksanakan isolasi terpusat di tempat yang telah disediakan dengan cara humanis. Tidak sampai disitu, Selama Pasien melaksanakan Isolasi terpusat maka istri/suami dan anak-anaknya di rumah diberikan bantuan bahan makanan oleh Kodim 1604/Kupang.

Di samping itu, salah satu kebijakan inovatif yang dilakukan Pemerintah adalah menyediakan sejumlah tempat isolasi terpusat hingga di level terkecil. Kepada masyarakat, Dandim 1604/Kupang menghimbau kepada masyarakat apabila terpapar covid-19 agar bisa menghubungi Babinsa supaya difasilitasi ke tempat isolasi terpusat dengan menggunakan mobil ambulance RST Wirasakti serta dilakukan pendataan terhadap keluarga di rumah guna diberikan bantuan ketersediaan makanan. 

Seperti contoh saat ini Dandim 1604/Kupang didampingi oleh Ketua RT a.n. Heru, Mayor Inf. Hendri Dunant (Danramil 1604-01/Kupang), Kapten Inf. Nerson F. Baitanu (Pasi Intel Kodim 1604/Kupang) dan Serda La Dane (Babinsa Bakunase), mendatangi warga yang positif Covid sebanyak 5 (lima) orang di RT. 12, RW. 03, Kelurahan Bakunase I, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang untuk memberikan himbauan/ajakan untuk melaksanakan Isolasi terpusat dengan humanis terhadap para pasien, sehingga para pasien bersedia untuk dibawa ke tempat “Isoter” di Puskesmas Penkase Oeleta Kecamatan Alak Kota Kupang, menggunakan Mobil Ambulance milik RST Wirasakti. 

Setibanya di Puskesmas Penkase Oeleta Kecamatan Alak, Pasi Intel Kodim 1604/Kupang Kapten Inf. Nerson F. Baitanu langsung berkoordinasi dengan petugas Puskesmas guna menyerahkan kelima warga yang positif untuk segera mendapatkan penanganan secara medis. (Dispen Kodim/ML/IB)




Cegah Klaster Keluarga, Dandim 1604/Kupang Ajak Pasien Covid-19 Lakukan Isolasi Terpusat

Kupang,mwartapedia.com — Komandan Kodim 1604/Kupang, Kolonel Arh. Abraham Kalelo, S.Sos bersama Perwira staf Kodim turun langsung kelapangan untuk menemui serta mengajak warga dan keluarga yang terkonfirmasi Positif Covid-19 dan sedang melaksanakan Isolasi Mandiri (ISOMAN) di rumah agar segera melakukan Isolasi Terpusat (ISOTER) pada tempat yang telah di siapkan oleh pemerintah. sabtu (14/08/2021).

Dandim 1604/Kupang, Kolonel Arh. Abraham Kalelo.,S.Sos saat di ditemui di lapangan mengatakan bahwa untuk mencegah penularan atau penyebaran Covid-19 dibutuhkan kerja keras serta penanganan serius. Saya sudah instruksikan kepada para Danramil dan Babinsa untuk selalu bekerjasama dengan unsur terkait di lapangan seperti Nakes, Babinkamtibmas dan perangkat kepala desa/Lurah, RT, RW untuk melakukan deteksi dini bagi warga yang terpapar Covid-19 dan sedang melaksanakan Isoman di rumah agar segera melaksanakan isolasi terpusat di tempat yang telah disiapkan guna mencegah terjadinya Cluster Keluarga. 

Lebih lanjut, Kolonel Arh. Abraham mengatakan pasien yang positif dan melaksanakan isolasi terpusat jauh lebih bagus jika dibandingkan dengan melakukan isolasi Mandiri di rumah, alasannya ketika Pasien di rawat di tempat terpusat, dapat dikontrol oleh Dokter, ketersediaan Oksigen apabila pasien tiba-tiba merasakan sesak serta adanya ketersedian obat. Jika dibandingkan dengan orang yang melaksanakan isolasi Mandiri sudah dipastikan terjadi Cluster keluarga baik yang ada didalam rumah maupun tetangga sendiri. 

Upaya Kodim 1604/Kupang saat ini adalah mendatangi dan menemui warga yang sedang melaksanakan isolasi Mandiri untuk diajak melaksanakan isolasi terpusat di tempat yang telah disediakan dengan cara humanis. Tidak sampai disitu, Selama Pasien melaksanakan Isolasi terpusat maka istri/suami dan anak-anaknya di rumah diberikan bantuan bahan makanan oleh Kodim 1604/Kupang.

Di samping itu, salah satu kebijakan inovatif yang dilakukan Pemerintah adalah menyediakan sejumlah tempat isolasi terpusat hingga di level terkecil. Kepada masyarakat, Dandim 1604/Kupang menghimbau kepada masyarakat apabila terpapar covid-19 agar bisa menghubungi Babinsa supaya difasilitasi ke tempat isolasi terpusat dengan menggunakan mobil ambulance RST Wirasakti serta dilakukan pendataan terhadap keluarga di rumah guna diberikan bantuan ketersediaan makanan. 

Seperti contoh saat ini Dandim 1604/Kupang didampingi oleh Ketua RT a.n. Heru, Mayor Inf. Hendri Dunant (Danramil 1604-01/Kupang), Kapten Inf. Nerson F. Baitanu (Pasi Intel Kodim 1604/Kupang) dan Serda La Dane (Babinsa Bakunase), mendatangi warga yang positif Covid sebanyak 5 (lima) orang di RT. 12, RW. 03, Kelurahan Bakunase I, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang untuk memberikan himbauan/ajakan untuk melaksanakan Isolasi terpusat dengan humanis terhadap para pasien, sehingga para pasien bersedia untuk dibawa ke tempat “Isoter” di Puskesmas Penkase Oeleta Kecamatan Alak Kota Kupang, menggunakan Mobil Ambulance milik RST Wirasakti. 

Setibanya di Puskesmas Penkase Oeleta Kecamatan Alak, Pasi Intel Kodim 1604/Kupang Kapten Inf. Nerson F. Baitanu langsung berkoordinasi dengan petugas Puskesmas guna menyerahkan kelima warga yang positif untuk segera mendapatkan penanganan secara medis. (Dispen Kodim/ML/IB)




Cegah Klaster Keluarga, Dandim 1604/Kupang Ajak Pasien Covid-19 Lakukan Isolasi Terpusat

Kupang,mwartapedia.com — Komandan Kodim 1604/Kupang, Kolonel Arh. Abraham Kalelo, S.Sos bersama Perwira staf Kodim turun langsung kelapangan untuk menemui serta mengajak warga dan keluarga yang terkonfirmasi Positif Covid-19 dan sedang melaksanakan Isolasi Mandiri (ISOMAN) di rumah agar segera melakukan Isolasi Terpusat (ISOTER) pada tempat yang telah di siapkan oleh pemerintah. sabtu (14/08/2021).

Dandim 1604/Kupang, Kolonel Arh. Abraham Kalelo.,S.Sos saat di ditemui di lapangan mengatakan bahwa untuk mencegah penularan atau penyebaran Covid-19 dibutuhkan kerja keras serta penanganan serius. Saya sudah instruksikan kepada para Danramil dan Babinsa untuk selalu bekerjasama dengan unsur terkait di lapangan seperti Nakes, Babinkamtibmas dan perangkat kepala desa/Lurah, RT, RW untuk melakukan deteksi dini bagi warga yang terpapar Covid-19 dan sedang melaksanakan Isoman di rumah agar segera melaksanakan isolasi terpusat di tempat yang telah disiapkan guna mencegah terjadinya Cluster Keluarga. 

Lebih lanjut, Kolonel Arh. Abraham mengatakan pasien yang positif dan melaksanakan isolasi terpusat jauh lebih bagus jika dibandingkan dengan melakukan isolasi Mandiri di rumah, alasannya ketika Pasien di rawat di tempat terpusat, dapat dikontrol oleh Dokter, ketersediaan Oksigen apabila pasien tiba-tiba merasakan sesak serta adanya ketersedian obat. Jika dibandingkan dengan orang yang melaksanakan isolasi Mandiri sudah dipastikan terjadi Cluster keluarga baik yang ada didalam rumah maupun tetangga sendiri. 

Upaya Kodim 1604/Kupang saat ini adalah mendatangi dan menemui warga yang sedang melaksanakan isolasi Mandiri untuk diajak melaksanakan isolasi terpusat di tempat yang telah disediakan dengan cara humanis. Tidak sampai disitu, Selama Pasien melaksanakan Isolasi terpusat maka istri/suami dan anak-anaknya di rumah diberikan bantuan bahan makanan oleh Kodim 1604/Kupang.

Di samping itu, salah satu kebijakan inovatif yang dilakukan Pemerintah adalah menyediakan sejumlah tempat isolasi terpusat hingga di level terkecil. Kepada masyarakat, Dandim 1604/Kupang menghimbau kepada masyarakat apabila terpapar covid-19 agar bisa menghubungi Babinsa supaya difasilitasi ke tempat isolasi terpusat dengan menggunakan mobil ambulance RST Wirasakti serta dilakukan pendataan terhadap keluarga di rumah guna diberikan bantuan ketersediaan makanan. 

Seperti contoh saat ini Dandim 1604/Kupang didampingi oleh Ketua RT a.n. Heru, Mayor Inf. Hendri Dunant (Danramil 1604-01/Kupang), Kapten Inf. Nerson F. Baitanu (Pasi Intel Kodim 1604/Kupang) dan Serda La Dane (Babinsa Bakunase), mendatangi warga yang positif Covid sebanyak 5 (lima) orang di RT. 12, RW. 03, Kelurahan Bakunase I, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang untuk memberikan himbauan/ajakan untuk melaksanakan Isolasi terpusat dengan humanis terhadap para pasien, sehingga para pasien bersedia untuk dibawa ke tempat “Isoter” di Puskesmas Penkase Oeleta Kecamatan Alak Kota Kupang, menggunakan Mobil Ambulance milik RST Wirasakti. 

Setibanya di Puskesmas Penkase Oeleta Kecamatan Alak, Pasi Intel Kodim 1604/Kupang Kapten Inf. Nerson F. Baitanu langsung berkoordinasi dengan petugas Puskesmas guna menyerahkan kelima warga yang positif untuk segera mendapatkan penanganan secara medis. (Dispen Kodim/ML/IB)




TPDI Dukung POSKAR Peduli Sesama Partai golkar NTT, Wujut Tanggung Jawab Sosial Partai, Bidang Kesejahteraan Sosial Akibat Covid-19

Kupang,mwartapedia.com — Tim Pembela Demokrasi Indonesia  (TPDI),  mengpresiasi dan mendukung langkah DPD Partai Golkar Provinsi NTT, atas launching 1.164 Pos Karya (Poskar) Peduli Sesama Partai Golkar yang menyebar di seluruh NTT, sebagai wujud tanggung jawab sosial Partai Golkar terhadap persoalan Kesejahteraan Sosial akibat COVID-19, yang dihadapi seluruh warga NTT tanpa kecuali.

Demikian rilis yang diterima media ini dari Petrus Selestinus, S.H sebagai Koordinator Tim Pembela Demokrasi  (TPDI) dan Anggota Relawan POSKAR Peduli Sesama Partai Golkar pada Minggu, (15/08/2021).

Pandemi COVID-19, telah berdampak membuat warga NTT saat ini, menghadapi persoalan Kesejahteraan Sosial yang serius, antara lain terjadi disfungsi sosial, guncangan dan kerentanan sosial pada sebagian masyarakat NTT, sehingga memerlukan penanganan secara profesional oleh Partai Golkar dan Lembaga Sosial lainnya yang ada di tengah masyarakat.

Kehadiran Partai Golkar, mewujudkan tanggung jawa sosialnya, sekaligus membuktikan semangat dan visi kegotongroyongan, kekeluargaan, kepedulian sosial, semangat berbagi atas dasar kasih dan tanggung jawab sosial 

dari seluruh Pimpinan dan Kader Golkar “tidak pernah lapuk oleh hujan dan tidak pernah lekang oleh panas”. Golkar selalu ada bersama rakyat, dari dahulu hingga sekarang. 

Mesin PPartai Untuk Kesejahteraan  Sosial.

Acara launching Poskar Peduli Sesama Partai Golkar yang dilaksanakan di Kantor DPD 1 Golkar NTT, Jalan Frans Seda, Oebobo, Kota Kupang, Sabtu 14 Agustus 2021, bukanlah langkah awal Partai Golkar menggerakan mesin Partai pada kegiatan yang bersentuhan dengan persoalan Kesejahteraan Sosial.

Ini merupakan agenda rutin Partai Golkar mewujudkan visinya yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah serta memajukan kesejahteraan umum, yang sudah menjadi tradisi Partai Golkar, untuk selalu hadir tepat waktu pada saat rakyat memerlukan, demi mewujudkan tujuan nasional.

Karena itu, ajakan Emanuel Melkiades Laka Lena, Ketua Satgas Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan COVID-19 DPP. Partai Golkar, yang juga adalah Ketua DPD Partai Golkar NTT, terkait penanganan COVID-19 kepada semua pihak, khusus masyarakat, sangat beralasan dan telah direspons oleh masyarakat dengan menunjukan sikap taat pada Protokol Kesehatan dan berdampak pada “tren mulai menurunnya kasus positif COVID-19  di NTT.

Peran utama hadirnya Poskar Peduli Sesama Partai Golkar, khusus di NTT, adalah mengedukasi masyarakat agar masyarakat ikut berperanserta dan percaya bahwa COVID-19 sebagai bencana dunia yang nyata, dan cara melawannya selain dengan budaya lokal, sebagaimana sudah dilakukan oleh masyarakat di setiap wilayah adat masing-masing, juga harus dengan kepatuhan terhadap kebijakan Pemerintah yaitu Prokes COVID-19.

Tugas POSKAR Memgedukasi Warga.

Fakta di lapangan membuktikan bahwa masyarakat NTT dalam berinteraksi sosial masih abai terhadap Prokes COVID-19, tidak pakai masker, berkerumun dalam pesta-pesta adat dan abai cuci tangan. Itu berarti masih ada cara pandang berbeda secara paradoks antara Pemerintah dengan Prokes COVID-19 dan Masyarakat dalam menghadapi COVID-19. Di sinilah tugas Porkes antara menyadarkan masyarakat agar tidak salah paham.

Karena itu TPDI mengajak seluruh komponen warga masyarakat NTT, untuk bergabung dan memberikan dukungan terhadap hadirnya Poskar Peduli Sesama Paratai Golkar, jadikanlah Poskar Peduli Sesama Partai Golkar sebagai mitra dalam memperkuat solidaritas  menghadapi bencana COVID-19, dengan semangat bergotong royong, berbagi kasih dan peduli terhadap sesama untuk mengkahiri bencana COVID-19 secara budaya dan Prokes.

Pendek kata Poskar Peduli Sesama Partai Golkar NTT, bisa menjadi Pusat Informasi, Pusat Konsultasi Publik bagi Masyarakat tentang Pandemi COVID-19, bahkan merupakan Gerakan Advokasi Partai Golkar NTT, membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat agar mengerti tentang Pandemi COVID-19, bagaimana cara mencegah dan memberantasnya, serta untuk  memperpendek rentang kendali birokrasi, menanggulangi Pandemi COVID-19. (ML/IB)




TPDI Dukung POSKAR Peduli Sesama Partai golkar NTT, Wujut Tanggung Jawab Sosial Partai, Bidang Kesejahteraan Sosial Akibat Covid-19

Kupang,mwartapedia.com — Tim Pembela Demokrasi Indonesia  (TPDI),  mengpresiasi dan mendukung langkah DPD Partai Golkar Provinsi NTT, atas launching 1.164 Pos Karya (Poskar) Peduli Sesama Partai Golkar yang menyebar di seluruh NTT, sebagai wujud tanggung jawab sosial Partai Golkar terhadap persoalan Kesejahteraan Sosial akibat COVID-19, yang dihadapi seluruh warga NTT tanpa kecuali.

Demikian rilis yang diterima media ini dari Petrus Selestinus, S.H sebagai Koordinator Tim Pembela Demokrasi  (TPDI) dan Anggota Relawan POSKAR Peduli Sesama Partai Golkar pada Minggu, (15/08/2021).

Pandemi COVID-19, telah berdampak membuat warga NTT saat ini, menghadapi persoalan Kesejahteraan Sosial yang serius, antara lain terjadi disfungsi sosial, guncangan dan kerentanan sosial pada sebagian masyarakat NTT, sehingga memerlukan penanganan secara profesional oleh Partai Golkar dan Lembaga Sosial lainnya yang ada di tengah masyarakat.

Kehadiran Partai Golkar, mewujudkan tanggung jawa sosialnya, sekaligus membuktikan semangat dan visi kegotongroyongan, kekeluargaan, kepedulian sosial, semangat berbagi atas dasar kasih dan tanggung jawab sosial 

dari seluruh Pimpinan dan Kader Golkar “tidak pernah lapuk oleh hujan dan tidak pernah lekang oleh panas”. Golkar selalu ada bersama rakyat, dari dahulu hingga sekarang. 

Mesin PPartai Untuk Kesejahteraan  Sosial.

Acara launching Poskar Peduli Sesama Partai Golkar yang dilaksanakan di Kantor DPD 1 Golkar NTT, Jalan Frans Seda, Oebobo, Kota Kupang, Sabtu 14 Agustus 2021, bukanlah langkah awal Partai Golkar menggerakan mesin Partai pada kegiatan yang bersentuhan dengan persoalan Kesejahteraan Sosial.

Ini merupakan agenda rutin Partai Golkar mewujudkan visinya yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah serta memajukan kesejahteraan umum, yang sudah menjadi tradisi Partai Golkar, untuk selalu hadir tepat waktu pada saat rakyat memerlukan, demi mewujudkan tujuan nasional.

Karena itu, ajakan Emanuel Melkiades Laka Lena, Ketua Satgas Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan COVID-19 DPP. Partai Golkar, yang juga adalah Ketua DPD Partai Golkar NTT, terkait penanganan COVID-19 kepada semua pihak, khusus masyarakat, sangat beralasan dan telah direspons oleh masyarakat dengan menunjukan sikap taat pada Protokol Kesehatan dan berdampak pada “tren mulai menurunnya kasus positif COVID-19  di NTT.

Peran utama hadirnya Poskar Peduli Sesama Partai Golkar, khusus di NTT, adalah mengedukasi masyarakat agar masyarakat ikut berperanserta dan percaya bahwa COVID-19 sebagai bencana dunia yang nyata, dan cara melawannya selain dengan budaya lokal, sebagaimana sudah dilakukan oleh masyarakat di setiap wilayah adat masing-masing, juga harus dengan kepatuhan terhadap kebijakan Pemerintah yaitu Prokes COVID-19.

Tugas POSKAR Memgedukasi Warga.

Fakta di lapangan membuktikan bahwa masyarakat NTT dalam berinteraksi sosial masih abai terhadap Prokes COVID-19, tidak pakai masker, berkerumun dalam pesta-pesta adat dan abai cuci tangan. Itu berarti masih ada cara pandang berbeda secara paradoks antara Pemerintah dengan Prokes COVID-19 dan Masyarakat dalam menghadapi COVID-19. Di sinilah tugas Porkes antara menyadarkan masyarakat agar tidak salah paham.

Karena itu TPDI mengajak seluruh komponen warga masyarakat NTT, untuk bergabung dan memberikan dukungan terhadap hadirnya Poskar Peduli Sesama Paratai Golkar, jadikanlah Poskar Peduli Sesama Partai Golkar sebagai mitra dalam memperkuat solidaritas  menghadapi bencana COVID-19, dengan semangat bergotong royong, berbagi kasih dan peduli terhadap sesama untuk mengkahiri bencana COVID-19 secara budaya dan Prokes.

Pendek kata Poskar Peduli Sesama Partai Golkar NTT, bisa menjadi Pusat Informasi, Pusat Konsultasi Publik bagi Masyarakat tentang Pandemi COVID-19, bahkan merupakan Gerakan Advokasi Partai Golkar NTT, membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat agar mengerti tentang Pandemi COVID-19, bagaimana cara mencegah dan memberantasnya, serta untuk  memperpendek rentang kendali birokrasi, menanggulangi Pandemi COVID-19. (ML/IB)




TPDI Dukung POSKAR Peduli Sesama Partai golkar NTT, Wujut Tanggung Jawab Sosial Partai, Bidang Kesejahteraan Sosial Akibat Covid-19

Kupang,mwartapedia.com — Tim Pembela Demokrasi Indonesia  (TPDI),  mengpresiasi dan mendukung langkah DPD Partai Golkar Provinsi NTT, atas launching 1.164 Pos Karya (Poskar) Peduli Sesama Partai Golkar yang menyebar di seluruh NTT, sebagai wujud tanggung jawab sosial Partai Golkar terhadap persoalan Kesejahteraan Sosial akibat COVID-19, yang dihadapi seluruh warga NTT tanpa kecuali.

Demikian rilis yang diterima media ini dari Petrus Selestinus, S.H sebagai Koordinator Tim Pembela Demokrasi  (TPDI) dan Anggota Relawan POSKAR Peduli Sesama Partai Golkar pada Minggu, (15/08/2021).

Pandemi COVID-19, telah berdampak membuat warga NTT saat ini, menghadapi persoalan Kesejahteraan Sosial yang serius, antara lain terjadi disfungsi sosial, guncangan dan kerentanan sosial pada sebagian masyarakat NTT, sehingga memerlukan penanganan secara profesional oleh Partai Golkar dan Lembaga Sosial lainnya yang ada di tengah masyarakat.

Kehadiran Partai Golkar, mewujudkan tanggung jawa sosialnya, sekaligus membuktikan semangat dan visi kegotongroyongan, kekeluargaan, kepedulian sosial, semangat berbagi atas dasar kasih dan tanggung jawab sosial 

dari seluruh Pimpinan dan Kader Golkar “tidak pernah lapuk oleh hujan dan tidak pernah lekang oleh panas”. Golkar selalu ada bersama rakyat, dari dahulu hingga sekarang. 

Mesin PPartai Untuk Kesejahteraan  Sosial.

Acara launching Poskar Peduli Sesama Partai Golkar yang dilaksanakan di Kantor DPD 1 Golkar NTT, Jalan Frans Seda, Oebobo, Kota Kupang, Sabtu 14 Agustus 2021, bukanlah langkah awal Partai Golkar menggerakan mesin Partai pada kegiatan yang bersentuhan dengan persoalan Kesejahteraan Sosial.

Ini merupakan agenda rutin Partai Golkar mewujudkan visinya yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah serta memajukan kesejahteraan umum, yang sudah menjadi tradisi Partai Golkar, untuk selalu hadir tepat waktu pada saat rakyat memerlukan, demi mewujudkan tujuan nasional.

Karena itu, ajakan Emanuel Melkiades Laka Lena, Ketua Satgas Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan COVID-19 DPP. Partai Golkar, yang juga adalah Ketua DPD Partai Golkar NTT, terkait penanganan COVID-19 kepada semua pihak, khusus masyarakat, sangat beralasan dan telah direspons oleh masyarakat dengan menunjukan sikap taat pada Protokol Kesehatan dan berdampak pada “tren mulai menurunnya kasus positif COVID-19  di NTT.

Peran utama hadirnya Poskar Peduli Sesama Partai Golkar, khusus di NTT, adalah mengedukasi masyarakat agar masyarakat ikut berperanserta dan percaya bahwa COVID-19 sebagai bencana dunia yang nyata, dan cara melawannya selain dengan budaya lokal, sebagaimana sudah dilakukan oleh masyarakat di setiap wilayah adat masing-masing, juga harus dengan kepatuhan terhadap kebijakan Pemerintah yaitu Prokes COVID-19.

Tugas POSKAR Memgedukasi Warga.

Fakta di lapangan membuktikan bahwa masyarakat NTT dalam berinteraksi sosial masih abai terhadap Prokes COVID-19, tidak pakai masker, berkerumun dalam pesta-pesta adat dan abai cuci tangan. Itu berarti masih ada cara pandang berbeda secara paradoks antara Pemerintah dengan Prokes COVID-19 dan Masyarakat dalam menghadapi COVID-19. Di sinilah tugas Porkes antara menyadarkan masyarakat agar tidak salah paham.

Karena itu TPDI mengajak seluruh komponen warga masyarakat NTT, untuk bergabung dan memberikan dukungan terhadap hadirnya Poskar Peduli Sesama Paratai Golkar, jadikanlah Poskar Peduli Sesama Partai Golkar sebagai mitra dalam memperkuat solidaritas  menghadapi bencana COVID-19, dengan semangat bergotong royong, berbagi kasih dan peduli terhadap sesama untuk mengkahiri bencana COVID-19 secara budaya dan Prokes.

Pendek kata Poskar Peduli Sesama Partai Golkar NTT, bisa menjadi Pusat Informasi, Pusat Konsultasi Publik bagi Masyarakat tentang Pandemi COVID-19, bahkan merupakan Gerakan Advokasi Partai Golkar NTT, membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat agar mengerti tentang Pandemi COVID-19, bagaimana cara mencegah dan memberantasnya, serta untuk  memperpendek rentang kendali birokrasi, menanggulangi Pandemi COVID-19. (ML/IB)




TPDI Dukung POSKAR Peduli Sesama Partai golkar NTT, Wujut Tanggung Jawab Sosial Partai, Bidang Kesejahteraan Sosial Akibat Covid-19

Kupang,mwartapedia.com — Tim Pembela Demokrasi Indonesia  (TPDI),  mengpresiasi dan mendukung langkah DPD Partai Golkar Provinsi NTT, atas launching 1.164 Pos Karya (Poskar) Peduli Sesama Partai Golkar yang menyebar di seluruh NTT, sebagai wujud tanggung jawab sosial Partai Golkar terhadap persoalan Kesejahteraan Sosial akibat COVID-19, yang dihadapi seluruh warga NTT tanpa kecuali.

Demikian rilis yang diterima media ini dari Petrus Selestinus, S.H sebagai Koordinator Tim Pembela Demokrasi  (TPDI) dan Anggota Relawan POSKAR Peduli Sesama Partai Golkar pada Minggu, (15/08/2021).

Pandemi COVID-19, telah berdampak membuat warga NTT saat ini, menghadapi persoalan Kesejahteraan Sosial yang serius, antara lain terjadi disfungsi sosial, guncangan dan kerentanan sosial pada sebagian masyarakat NTT, sehingga memerlukan penanganan secara profesional oleh Partai Golkar dan Lembaga Sosial lainnya yang ada di tengah masyarakat.

Kehadiran Partai Golkar, mewujudkan tanggung jawa sosialnya, sekaligus membuktikan semangat dan visi kegotongroyongan, kekeluargaan, kepedulian sosial, semangat berbagi atas dasar kasih dan tanggung jawab sosial 

dari seluruh Pimpinan dan Kader Golkar “tidak pernah lapuk oleh hujan dan tidak pernah lekang oleh panas”. Golkar selalu ada bersama rakyat, dari dahulu hingga sekarang. 

Mesin PPartai Untuk Kesejahteraan  Sosial.

Acara launching Poskar Peduli Sesama Partai Golkar yang dilaksanakan di Kantor DPD 1 Golkar NTT, Jalan Frans Seda, Oebobo, Kota Kupang, Sabtu 14 Agustus 2021, bukanlah langkah awal Partai Golkar menggerakan mesin Partai pada kegiatan yang bersentuhan dengan persoalan Kesejahteraan Sosial.

Ini merupakan agenda rutin Partai Golkar mewujudkan visinya yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah serta memajukan kesejahteraan umum, yang sudah menjadi tradisi Partai Golkar, untuk selalu hadir tepat waktu pada saat rakyat memerlukan, demi mewujudkan tujuan nasional.

Karena itu, ajakan Emanuel Melkiades Laka Lena, Ketua Satgas Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan COVID-19 DPP. Partai Golkar, yang juga adalah Ketua DPD Partai Golkar NTT, terkait penanganan COVID-19 kepada semua pihak, khusus masyarakat, sangat beralasan dan telah direspons oleh masyarakat dengan menunjukan sikap taat pada Protokol Kesehatan dan berdampak pada “tren mulai menurunnya kasus positif COVID-19  di NTT.

Peran utama hadirnya Poskar Peduli Sesama Partai Golkar, khusus di NTT, adalah mengedukasi masyarakat agar masyarakat ikut berperanserta dan percaya bahwa COVID-19 sebagai bencana dunia yang nyata, dan cara melawannya selain dengan budaya lokal, sebagaimana sudah dilakukan oleh masyarakat di setiap wilayah adat masing-masing, juga harus dengan kepatuhan terhadap kebijakan Pemerintah yaitu Prokes COVID-19.

Tugas POSKAR Memgedukasi Warga.

Fakta di lapangan membuktikan bahwa masyarakat NTT dalam berinteraksi sosial masih abai terhadap Prokes COVID-19, tidak pakai masker, berkerumun dalam pesta-pesta adat dan abai cuci tangan. Itu berarti masih ada cara pandang berbeda secara paradoks antara Pemerintah dengan Prokes COVID-19 dan Masyarakat dalam menghadapi COVID-19. Di sinilah tugas Porkes antara menyadarkan masyarakat agar tidak salah paham.

Karena itu TPDI mengajak seluruh komponen warga masyarakat NTT, untuk bergabung dan memberikan dukungan terhadap hadirnya Poskar Peduli Sesama Paratai Golkar, jadikanlah Poskar Peduli Sesama Partai Golkar sebagai mitra dalam memperkuat solidaritas  menghadapi bencana COVID-19, dengan semangat bergotong royong, berbagi kasih dan peduli terhadap sesama untuk mengkahiri bencana COVID-19 secara budaya dan Prokes.

Pendek kata Poskar Peduli Sesama Partai Golkar NTT, bisa menjadi Pusat Informasi, Pusat Konsultasi Publik bagi Masyarakat tentang Pandemi COVID-19, bahkan merupakan Gerakan Advokasi Partai Golkar NTT, membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat agar mengerti tentang Pandemi COVID-19, bagaimana cara mencegah dan memberantasnya, serta untuk  memperpendek rentang kendali birokrasi, menanggulangi Pandemi COVID-19. (ML/IB)




Keikhlasan Memperlancar Sharing Komunikasi dan Motivasi Sebanyak Enam Sesi dengan Ribuan Peserta

 

Oleh: Aqua Dwipayana sebagai Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional.

Bogor,mwartapedia.com — Dalam minggu ini selama tiga hari berturut-turut, Rabu sampai Jumat, 11-13 Agustus 2021, saya melaksanakan Sharing Komunikasi dan Motivasi sebanyak enam sesi. Total pesertanya ribuan orang._ 

Empat sesi di Kota Mataram dan Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, dua sesi di Bali yang satu diantaranya daring. Seluruh kegiatan itu dilaksanakan marathon. Bahkan pada Kamis, 12 Agustus 2021 sebanyak tiga sesi dari pagi sampai sore. 

Begitu selesai sesi terakhir saya tidak langsung istirahat. Dari Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, naik Kapal Muryati ke Pelabuhan Padangbai, Karangasem, Bali. Perjalanannya sekitar empat jam. 

Sharing Komunikasi dan Motivasinya diawali di Hotel Astoria Mataram dengan peserta para karyawan BRI Cabang Mataram yang dipimpin Bayu Adityo. Pelaksanaannya Rabu sore, 11 Agustus 2021. 

Besoknya pada Kamis pagi kegiatan serupa di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat. Setelah itu ASDP Cabang Lembar-Lombok. Terakhir di Direktorat Polair Polda NTB. 

Selesai acara langsung naik kapal laut ke Bali. Jumat pagi Sharing Komunikasi dan Motivasi di Direktorat Polair Polda Bali. 

Pertolongan TUHAN

Setelah itu naik pesawat Citilink menuju Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta. Begitu mendarat langsung ke Bogor. 

Tidak sempat istirahat, melanjutkan Sharing Komunikasi dan Motivasi via daring dengan 3.683 mahasiswa baru Universitas Pendidikan Ganseha (Undiksha) Singaraja, Bali yang mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB). 

Alhamdulillah semua kegiatan itu lancar. Di setiap sesi pesertanya antusias sekali. Waktu untuk Sharing Komunikasi dan Motivasi terasa kurang. 

Banyak yang bertanya resep dan rahasia sehingga bisa melaksanakan enam sesi Sharing Komunikasi dan Motivasi itu secara marathon dengan lancar dan sukses. Apalagi di tengah situasi pandemi Covid-19. 

Dengan rendah hati saya sampaikan kunci suksesnya karena pertolongan penuh dari TUHAN. Ditambah lagi keikhlasan saya setiap melaksanakan aktivitas. Meniatkan sepenuhnya ibadah, karena TUHAN. 

Jadi melaksanakan semua kegiatan termasuk Sharing Komunikasi dan Motivasi dengan riang gembira dan tanpa beban. Seluruh aktivitasnya mengalir seperti air. 

Selain itu selalu pasrah pada keadaan. Contohnya saat pesawat dari Lombok ke Bali terbatas dan terkadang dalam sehari tidak terbang. Begitu juga kapal cepat tidak setiap hari beroperasi. Satu-satunya transportasi yang rutin setiap jam hanya kapal dari Pelabuhan Lembar. 

Mudah dan Lancar

Akhirnya tanpa ragu-ragu saya putuskan naik kapal laut. Sekaligus menambah pengalaman karena sebelumnya saya belum pernah naik kapal laut pada rute itu. Lagi pula pelayarannya tidak lama, hanya empat jam. 

Begitu juga pada Jumatnya. Saya sudah beli tiket pesawat Citilink yang berangkat pukul 14.00 WITA dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Rencananya begitu mendarat, numpang di kantor _Station Manager_ Citilink Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta Bambang Irawan, untuk melaksanakan webinar dengan para mahasiswa baru Undiksha. 

Saat sedang di kapal di tengah laut, dapat SMS dari Citilink yang menginfokan keberangkatan pesawat saya dimajukan dua jam lebih awal. Berikut isinya SMS-nya: “Pelanggan Yth,Penerbangan Anda QG-197 rute DPS-HLP untuk tgl 13/08/2021 diberangkatkan pkl.12:00 WITA krn faktor operasional,info: 08041080808, Kami mohon maaf.” 

Kemudian saya komunikasi sama Direktur Polair Polda Bali Kombes Pol Toni Ariadi. Minta ijin agar jadwal Sharing Komunikasi dan Motivasi di kantornya di daerah Benoa, Badung, Bali, yang semula direncanakan pukul 10.00 WITA dimajukan jadi pukul 09.00. 

Alhamdulillah Toni setuju dan langsung merespon permintaan saya. “Siap Mas Aqua. Bisa, nanti saya kasih tahu anggota. Sudah saya perintahkan anggota untuk giat dimajukan jadi jam 09.00 WITA. Kantor saya di Pelabuhan Benoa.” 

Karena bantuan penuh dari TUHAN yang dilandasi niat baik dan keikhlasan melaksanakannya, sehingga semuanya jadi mudah dan lancar. Alhamdulillah… 

>>>Dari Bogor saya ucapkan selamat mensyukuri semua kemudahan dalam hidup.  Salam hormat buat keluarga.  18.15 14082020😃<<< (ML)




Keikhlasan Memperlancar Sharing Komunikasi dan Motivasi Sebanyak Enam Sesi dengan Ribuan Peserta

 

Oleh: Aqua Dwipayana sebagai Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional.

Bogor,mwartapedia.com — Dalam minggu ini selama tiga hari berturut-turut, Rabu sampai Jumat, 11-13 Agustus 2021, saya melaksanakan Sharing Komunikasi dan Motivasi sebanyak enam sesi. Total pesertanya ribuan orang._ 

Empat sesi di Kota Mataram dan Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, dua sesi di Bali yang satu diantaranya daring. Seluruh kegiatan itu dilaksanakan marathon. Bahkan pada Kamis, 12 Agustus 2021 sebanyak tiga sesi dari pagi sampai sore. 

Begitu selesai sesi terakhir saya tidak langsung istirahat. Dari Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, naik Kapal Muryati ke Pelabuhan Padangbai, Karangasem, Bali. Perjalanannya sekitar empat jam. 

Sharing Komunikasi dan Motivasinya diawali di Hotel Astoria Mataram dengan peserta para karyawan BRI Cabang Mataram yang dipimpin Bayu Adityo. Pelaksanaannya Rabu sore, 11 Agustus 2021. 

Besoknya pada Kamis pagi kegiatan serupa di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat. Setelah itu ASDP Cabang Lembar-Lombok. Terakhir di Direktorat Polair Polda NTB. 

Selesai acara langsung naik kapal laut ke Bali. Jumat pagi Sharing Komunikasi dan Motivasi di Direktorat Polair Polda Bali. 

Pertolongan TUHAN

Setelah itu naik pesawat Citilink menuju Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta. Begitu mendarat langsung ke Bogor. 

Tidak sempat istirahat, melanjutkan Sharing Komunikasi dan Motivasi via daring dengan 3.683 mahasiswa baru Universitas Pendidikan Ganseha (Undiksha) Singaraja, Bali yang mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB). 

Alhamdulillah semua kegiatan itu lancar. Di setiap sesi pesertanya antusias sekali. Waktu untuk Sharing Komunikasi dan Motivasi terasa kurang. 

Banyak yang bertanya resep dan rahasia sehingga bisa melaksanakan enam sesi Sharing Komunikasi dan Motivasi itu secara marathon dengan lancar dan sukses. Apalagi di tengah situasi pandemi Covid-19. 

Dengan rendah hati saya sampaikan kunci suksesnya karena pertolongan penuh dari TUHAN. Ditambah lagi keikhlasan saya setiap melaksanakan aktivitas. Meniatkan sepenuhnya ibadah, karena TUHAN. 

Jadi melaksanakan semua kegiatan termasuk Sharing Komunikasi dan Motivasi dengan riang gembira dan tanpa beban. Seluruh aktivitasnya mengalir seperti air. 

Selain itu selalu pasrah pada keadaan. Contohnya saat pesawat dari Lombok ke Bali terbatas dan terkadang dalam sehari tidak terbang. Begitu juga kapal cepat tidak setiap hari beroperasi. Satu-satunya transportasi yang rutin setiap jam hanya kapal dari Pelabuhan Lembar. 

Mudah dan Lancar

Akhirnya tanpa ragu-ragu saya putuskan naik kapal laut. Sekaligus menambah pengalaman karena sebelumnya saya belum pernah naik kapal laut pada rute itu. Lagi pula pelayarannya tidak lama, hanya empat jam. 

Begitu juga pada Jumatnya. Saya sudah beli tiket pesawat Citilink yang berangkat pukul 14.00 WITA dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Rencananya begitu mendarat, numpang di kantor _Station Manager_ Citilink Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta Bambang Irawan, untuk melaksanakan webinar dengan para mahasiswa baru Undiksha. 

Saat sedang di kapal di tengah laut, dapat SMS dari Citilink yang menginfokan keberangkatan pesawat saya dimajukan dua jam lebih awal. Berikut isinya SMS-nya: “Pelanggan Yth,Penerbangan Anda QG-197 rute DPS-HLP untuk tgl 13/08/2021 diberangkatkan pkl.12:00 WITA krn faktor operasional,info: 08041080808, Kami mohon maaf.” 

Kemudian saya komunikasi sama Direktur Polair Polda Bali Kombes Pol Toni Ariadi. Minta ijin agar jadwal Sharing Komunikasi dan Motivasi di kantornya di daerah Benoa, Badung, Bali, yang semula direncanakan pukul 10.00 WITA dimajukan jadi pukul 09.00. 

Alhamdulillah Toni setuju dan langsung merespon permintaan saya. “Siap Mas Aqua. Bisa, nanti saya kasih tahu anggota. Sudah saya perintahkan anggota untuk giat dimajukan jadi jam 09.00 WITA. Kantor saya di Pelabuhan Benoa.” 

Karena bantuan penuh dari TUHAN yang dilandasi niat baik dan keikhlasan melaksanakannya, sehingga semuanya jadi mudah dan lancar. Alhamdulillah… 

>>>Dari Bogor saya ucapkan selamat mensyukuri semua kemudahan dalam hidup.  Salam hormat buat keluarga.  18.15 14082020😃<<< (ML)