Peringati Hari Pahlawan Nasional Ke-76, Danrem 161/WS Pimpin Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Dharma Loka


Kupang, mwartapedia.com –  Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional yang ke-76 Tahun 2021, TNI dan Polri Ziarah dan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Dharma Loka Jln. Pasir Panjang, Kota Kupang, Rabu (10/11/2021).

Pada rangkaian ziarah yang berlangsung singkat, diletakkan karangan bunga di depan tugu TMP Dharma Loka sebagai simbol penghargaan dan penghormatan serta dilanjutkan dengan penaburan bunga diatas pusara para Kesuma Bangsa.

Komandan Korem 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Legowo W. R. Jatmiko, S. I. P., M. M beserta beberapa pejabat TNI AD, AU, AL dan Polri dilibatkan untuk mengikuti upacara peringatan Hari Pahlawan ke-76 Tahun 2021 di Taman Makam Pahlawan (TMP) Dharma Loka Kota Kupang.

Tepat pukul 07.30 Wita seluruh peserta upacara mengheningkan cipta, sebagai salah satu wujud penghormatan dan penghargaan bangsa atas jasa-jasa pengabdian serta pengorbanan para Pahlawan yang telah gugur dalam merintis, memperjuangkan, menegakkan serta mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

Seusai mengheningkan cipta, selanjutnya seluruh peserta upacara dan undangan melaksanakan penaburan bunga di pusara para Pahlawan.

Ziarah tersebut dilaksanakan untuk menghormati jasa-jasa para Pahlawan bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan yang jatuh pada tanggal 10 November ini. Peringatan Hari Pahlawan inipun, tidak terlepas dari sejarah perjuangan bangsa para pejuang NKRI.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Danlanud Eltari Kupang, Kapolda NTT (diwakili), Balak Aju Kodam IX/Udayana dan Balak Rem 161/Wira Sakti.

(Penrem/MI)




Peringati Hari Pahlawan Nasional Ke-76, Danrem 161/WS Pimpin Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Dharma Loka


Kupang, mwartapedia.com –  Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional yang ke-76 Tahun 2021, TNI dan Polri Ziarah dan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Dharma Loka Jln. Pasir Panjang, Kota Kupang, Rabu (10/11/2021).

Pada rangkaian ziarah yang berlangsung singkat, diletakkan karangan bunga di depan tugu TMP Dharma Loka sebagai simbol penghargaan dan penghormatan serta dilanjutkan dengan penaburan bunga diatas pusara para Kesuma Bangsa.

Komandan Korem 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Legowo W. R. Jatmiko, S. I. P., M. M beserta beberapa pejabat TNI AD, AU, AL dan Polri dilibatkan untuk mengikuti upacara peringatan Hari Pahlawan ke-76 Tahun 2021 di Taman Makam Pahlawan (TMP) Dharma Loka Kota Kupang.

Tepat pukul 07.30 Wita seluruh peserta upacara mengheningkan cipta, sebagai salah satu wujud penghormatan dan penghargaan bangsa atas jasa-jasa pengabdian serta pengorbanan para Pahlawan yang telah gugur dalam merintis, memperjuangkan, menegakkan serta mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

Seusai mengheningkan cipta, selanjutnya seluruh peserta upacara dan undangan melaksanakan penaburan bunga di pusara para Pahlawan.

Ziarah tersebut dilaksanakan untuk menghormati jasa-jasa para Pahlawan bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan yang jatuh pada tanggal 10 November ini. Peringatan Hari Pahlawan inipun, tidak terlepas dari sejarah perjuangan bangsa para pejuang NKRI.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Danlanud Eltari Kupang, Kapolda NTT (diwakili), Balak Aju Kodam IX/Udayana dan Balak Rem 161/Wira Sakti.

(Penrem/MI)




Sinergi Pemerintah Daerah dan BAKAMLA RI untuk Optimalisasi Pembangunan Laut NTT

 

Kupang,mwartapedia.com – Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menerima audiens  Tim Badan Keamanan Laut (BAKAMLA) RI yang dipimpin oleh Direktur Badan Kerjasama Keamanan Laut RI, Laksamana Pertama Sandy Latief.

Gubernur VBL menyampaikan bahwa Indonesia memiliki garis pantai terpanjang nomor dua dunia dengan status negara kepulauan terbesar di dunia namun perlu optimalisasi  dalam implementasi pembangunan kelautan.

“Indonesia memiliki garis pantai sepanjang 95.181 km dengan luas perairan laut mencapai 5,8 juta kilometer persegi yang merupakan 71 persen keseluruhan wilayah Indonesia dan memiliki jumlah pulau sebanyak 17.504. Hal ini membuktikan laut merupakan penopang kehidupan kita bahkan anak dan cucu kita nanti. Untuk itu negara mesti hadir dan bertanggungjawab untuk memberikan keamanan di wilayah laut melalui penjaga pantai dan laut (Sea and Coast Guard),” ungkap Gubernur Viktor

“Kondisi NTT saat ini, secara Geopolitik dan Geostrategi, memiliki garis pantai sepanjang 5.700 dan berbatasan langsung dengan dua negara yaitu Australia dan RDTL. Sehingga sangat diperlukan desain dan fasilitas keamanan laut yang strategis, karena batas  laut dengan Australia tidak ada masalah. Akan tetapi batas laut dengan RDTL, perlu adanya kesepakatan antar dua negara karena regulasi internasional tidak dapat dipakai untuk menetapkan batas laut tersebut,” tegas Gubernur.

Gubernur Laiskodat menghendaki optimalisasi peran BAKAMLA RI yang ada di NTT sebagai Sea and Coast Guard yang tidak hanya fokus pada Pulau Timor saja melainkan peran tersebut ada di Pulau Sumba, Pulau Flores dan Kabupaten Kepulauan lainnya.

“Stasiun Peringatan Dini Keamanan dan Keselamatan perairan yang akan dibangun oleh BAKAMLA RI di Kabupaten Kupang, harapanya terdapat juga di Kabupaten Manggarai Barat dan Kabupaten Alor dengan kelengkapan fasilitas standar dunia,” harap Gubernur Laiskodat.

Sementara itu, Direktur Kerjasama Badan Keamanan Laut Republik Indonesia, Sandy Latief menyampaikan bahwa BAKAMLA RI bersinergi dengan Pemerintah Daerah guna mewujudkan keamanan dan keselamatan diwilayah perairan Indonesia dan wilayah Yuridiksi Indonesia.

“Sebagai Lembaga Pemerintah Non Kementrian yang bertanggungjawab langsung kepada Presiden, fungsi kami tidak hanya sebagai etalase keamanan negara, melainkan juga sebagai pertahanan kedaulatan negara dengan langkah nyata yang dilakukan pembangunan Stasiun SPD di beberapa Provinsi termasuk di NTT,” ungkap Sandy.

“Pak Gubernur, tentunya sinergi, kolaborasi dan arahannya menjadi masukan bagi kami dalam mengimplementasikan tugas pengabdian kami di Indonesia dan khususnya di NTT, ” jelas Latief.

Turut hadir dalam audiens tersebut, Staf Khusus Gubernur Bidang Politik, Imanuel Blegur, Staf Ahli Gubernur, Jelamu Ardu Marius, Kepala Kantor Maritim Timur, Laksamana Pertama BAKAMLA Arif Sumartino, Kepala Stasiun BAKAMLA Kupang, Mayor Yeanny bersama tim. (Biro AP/MI).




Sinergi Pemerintah Daerah dan BAKAMLA RI untuk Optimalisasi Pembangunan Laut NTT

 

Kupang,mwartapedia.com – Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menerima audiens  Tim Badan Keamanan Laut (BAKAMLA) RI yang dipimpin oleh Direktur Badan Kerjasama Keamanan Laut RI, Laksamana Pertama Sandy Latief.

Gubernur VBL menyampaikan bahwa Indonesia memiliki garis pantai terpanjang nomor dua dunia dengan status negara kepulauan terbesar di dunia namun perlu optimalisasi  dalam implementasi pembangunan kelautan.

“Indonesia memiliki garis pantai sepanjang 95.181 km dengan luas perairan laut mencapai 5,8 juta kilometer persegi yang merupakan 71 persen keseluruhan wilayah Indonesia dan memiliki jumlah pulau sebanyak 17.504. Hal ini membuktikan laut merupakan penopang kehidupan kita bahkan anak dan cucu kita nanti. Untuk itu negara mesti hadir dan bertanggungjawab untuk memberikan keamanan di wilayah laut melalui penjaga pantai dan laut (Sea and Coast Guard),” ungkap Gubernur Viktor

“Kondisi NTT saat ini, secara Geopolitik dan Geostrategi, memiliki garis pantai sepanjang 5.700 dan berbatasan langsung dengan dua negara yaitu Australia dan RDTL. Sehingga sangat diperlukan desain dan fasilitas keamanan laut yang strategis, karena batas  laut dengan Australia tidak ada masalah. Akan tetapi batas laut dengan RDTL, perlu adanya kesepakatan antar dua negara karena regulasi internasional tidak dapat dipakai untuk menetapkan batas laut tersebut,” tegas Gubernur.

Gubernur Laiskodat menghendaki optimalisasi peran BAKAMLA RI yang ada di NTT sebagai Sea and Coast Guard yang tidak hanya fokus pada Pulau Timor saja melainkan peran tersebut ada di Pulau Sumba, Pulau Flores dan Kabupaten Kepulauan lainnya.

“Stasiun Peringatan Dini Keamanan dan Keselamatan perairan yang akan dibangun oleh BAKAMLA RI di Kabupaten Kupang, harapanya terdapat juga di Kabupaten Manggarai Barat dan Kabupaten Alor dengan kelengkapan fasilitas standar dunia,” harap Gubernur Laiskodat.

Sementara itu, Direktur Kerjasama Badan Keamanan Laut Republik Indonesia, Sandy Latief menyampaikan bahwa BAKAMLA RI bersinergi dengan Pemerintah Daerah guna mewujudkan keamanan dan keselamatan diwilayah perairan Indonesia dan wilayah Yuridiksi Indonesia.

“Sebagai Lembaga Pemerintah Non Kementrian yang bertanggungjawab langsung kepada Presiden, fungsi kami tidak hanya sebagai etalase keamanan negara, melainkan juga sebagai pertahanan kedaulatan negara dengan langkah nyata yang dilakukan pembangunan Stasiun SPD di beberapa Provinsi termasuk di NTT,” ungkap Sandy.

“Pak Gubernur, tentunya sinergi, kolaborasi dan arahannya menjadi masukan bagi kami dalam mengimplementasikan tugas pengabdian kami di Indonesia dan khususnya di NTT, ” jelas Latief.

Turut hadir dalam audiens tersebut, Staf Khusus Gubernur Bidang Politik, Imanuel Blegur, Staf Ahli Gubernur, Jelamu Ardu Marius, Kepala Kantor Maritim Timur, Laksamana Pertama BAKAMLA Arif Sumartino, Kepala Stasiun BAKAMLA Kupang, Mayor Yeanny bersama tim. (Biro AP/MI).




Sinergi Pemerintah Daerah dan BAKAMLA RI untuk Optimalisasi Pembangunan Laut NTT

 

Kupang,mwartapedia.com – Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menerima audiens  Tim Badan Keamanan Laut (BAKAMLA) RI yang dipimpin oleh Direktur Badan Kerjasama Keamanan Laut RI, Laksamana Pertama Sandy Latief.

Gubernur VBL menyampaikan bahwa Indonesia memiliki garis pantai terpanjang nomor dua dunia dengan status negara kepulauan terbesar di dunia namun perlu optimalisasi  dalam implementasi pembangunan kelautan.

“Indonesia memiliki garis pantai sepanjang 95.181 km dengan luas perairan laut mencapai 5,8 juta kilometer persegi yang merupakan 71 persen keseluruhan wilayah Indonesia dan memiliki jumlah pulau sebanyak 17.504. Hal ini membuktikan laut merupakan penopang kehidupan kita bahkan anak dan cucu kita nanti. Untuk itu negara mesti hadir dan bertanggungjawab untuk memberikan keamanan di wilayah laut melalui penjaga pantai dan laut (Sea and Coast Guard),” ungkap Gubernur Viktor

“Kondisi NTT saat ini, secara Geopolitik dan Geostrategi, memiliki garis pantai sepanjang 5.700 dan berbatasan langsung dengan dua negara yaitu Australia dan RDTL. Sehingga sangat diperlukan desain dan fasilitas keamanan laut yang strategis, karena batas  laut dengan Australia tidak ada masalah. Akan tetapi batas laut dengan RDTL, perlu adanya kesepakatan antar dua negara karena regulasi internasional tidak dapat dipakai untuk menetapkan batas laut tersebut,” tegas Gubernur.

Gubernur Laiskodat menghendaki optimalisasi peran BAKAMLA RI yang ada di NTT sebagai Sea and Coast Guard yang tidak hanya fokus pada Pulau Timor saja melainkan peran tersebut ada di Pulau Sumba, Pulau Flores dan Kabupaten Kepulauan lainnya.

“Stasiun Peringatan Dini Keamanan dan Keselamatan perairan yang akan dibangun oleh BAKAMLA RI di Kabupaten Kupang, harapanya terdapat juga di Kabupaten Manggarai Barat dan Kabupaten Alor dengan kelengkapan fasilitas standar dunia,” harap Gubernur Laiskodat.

Sementara itu, Direktur Kerjasama Badan Keamanan Laut Republik Indonesia, Sandy Latief menyampaikan bahwa BAKAMLA RI bersinergi dengan Pemerintah Daerah guna mewujudkan keamanan dan keselamatan diwilayah perairan Indonesia dan wilayah Yuridiksi Indonesia.

“Sebagai Lembaga Pemerintah Non Kementrian yang bertanggungjawab langsung kepada Presiden, fungsi kami tidak hanya sebagai etalase keamanan negara, melainkan juga sebagai pertahanan kedaulatan negara dengan langkah nyata yang dilakukan pembangunan Stasiun SPD di beberapa Provinsi termasuk di NTT,” ungkap Sandy.

“Pak Gubernur, tentunya sinergi, kolaborasi dan arahannya menjadi masukan bagi kami dalam mengimplementasikan tugas pengabdian kami di Indonesia dan khususnya di NTT, ” jelas Latief.

Turut hadir dalam audiens tersebut, Staf Khusus Gubernur Bidang Politik, Imanuel Blegur, Staf Ahli Gubernur, Jelamu Ardu Marius, Kepala Kantor Maritim Timur, Laksamana Pertama BAKAMLA Arif Sumartino, Kepala Stasiun BAKAMLA Kupang, Mayor Yeanny bersama tim. (Biro AP/MI).




Sinergi Pemerintah Daerah dan BAKAMLA RI untuk Optimalisasi Pembangunan Laut NTT

 

Kupang,mwartapedia.com – Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menerima audiens  Tim Badan Keamanan Laut (BAKAMLA) RI yang dipimpin oleh Direktur Badan Kerjasama Keamanan Laut RI, Laksamana Pertama Sandy Latief.

Gubernur VBL menyampaikan bahwa Indonesia memiliki garis pantai terpanjang nomor dua dunia dengan status negara kepulauan terbesar di dunia namun perlu optimalisasi  dalam implementasi pembangunan kelautan.

“Indonesia memiliki garis pantai sepanjang 95.181 km dengan luas perairan laut mencapai 5,8 juta kilometer persegi yang merupakan 71 persen keseluruhan wilayah Indonesia dan memiliki jumlah pulau sebanyak 17.504. Hal ini membuktikan laut merupakan penopang kehidupan kita bahkan anak dan cucu kita nanti. Untuk itu negara mesti hadir dan bertanggungjawab untuk memberikan keamanan di wilayah laut melalui penjaga pantai dan laut (Sea and Coast Guard),” ungkap Gubernur Viktor

“Kondisi NTT saat ini, secara Geopolitik dan Geostrategi, memiliki garis pantai sepanjang 5.700 dan berbatasan langsung dengan dua negara yaitu Australia dan RDTL. Sehingga sangat diperlukan desain dan fasilitas keamanan laut yang strategis, karena batas  laut dengan Australia tidak ada masalah. Akan tetapi batas laut dengan RDTL, perlu adanya kesepakatan antar dua negara karena regulasi internasional tidak dapat dipakai untuk menetapkan batas laut tersebut,” tegas Gubernur.

Gubernur Laiskodat menghendaki optimalisasi peran BAKAMLA RI yang ada di NTT sebagai Sea and Coast Guard yang tidak hanya fokus pada Pulau Timor saja melainkan peran tersebut ada di Pulau Sumba, Pulau Flores dan Kabupaten Kepulauan lainnya.

“Stasiun Peringatan Dini Keamanan dan Keselamatan perairan yang akan dibangun oleh BAKAMLA RI di Kabupaten Kupang, harapanya terdapat juga di Kabupaten Manggarai Barat dan Kabupaten Alor dengan kelengkapan fasilitas standar dunia,” harap Gubernur Laiskodat.

Sementara itu, Direktur Kerjasama Badan Keamanan Laut Republik Indonesia, Sandy Latief menyampaikan bahwa BAKAMLA RI bersinergi dengan Pemerintah Daerah guna mewujudkan keamanan dan keselamatan diwilayah perairan Indonesia dan wilayah Yuridiksi Indonesia.

“Sebagai Lembaga Pemerintah Non Kementrian yang bertanggungjawab langsung kepada Presiden, fungsi kami tidak hanya sebagai etalase keamanan negara, melainkan juga sebagai pertahanan kedaulatan negara dengan langkah nyata yang dilakukan pembangunan Stasiun SPD di beberapa Provinsi termasuk di NTT,” ungkap Sandy.

“Pak Gubernur, tentunya sinergi, kolaborasi dan arahannya menjadi masukan bagi kami dalam mengimplementasikan tugas pengabdian kami di Indonesia dan khususnya di NTT, ” jelas Latief.

Turut hadir dalam audiens tersebut, Staf Khusus Gubernur Bidang Politik, Imanuel Blegur, Staf Ahli Gubernur, Jelamu Ardu Marius, Kepala Kantor Maritim Timur, Laksamana Pertama BAKAMLA Arif Sumartino, Kepala Stasiun BAKAMLA Kupang, Mayor Yeanny bersama tim. (Biro AP/MI).




Pangdam IX/Udayana Dampingi Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Bagi Masyarakat

 

Labuan Bajo,mwartapedia.com – Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, M. Sc dampingi Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S. I. P dan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M. Si meninjau langsung pelaksanan vaksinasi di Labuan Bajo.

Pangdam IX/Udayana turut serta mendampingi Panglima TNI dan Kapolri dalam kegiatan ini diantaranya, Kapolda NTT, Irjen Pol Drs. Lotharia Latif, S H., M. Hum beserta sejumlah Pejabat Utama Mabes Polri dan Mabes TNI, 

Danrem 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Legowo W. R. Jatmiko, S. I. P., M. M.,  Danlanud El Tari Kupang, Danlantamal VII Kupang dan Kabinda NTT.

Kegiatan pelayanan vaksinasi TNI-POLRI ini dipusatkan di halaman Gereja Paroki Roh Kudus Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (6/11/2021) pukul 10.16 Wita.

Tiba di lokasi Vaksinasi, Panglima TNI dan Kapolri beserta rombongan disambut oleh Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, Ketua DPRD Manggarai Barat, Martinus Mitar, Pastor Paroki Roh Kudus, Romo Alosius Campur, Pr., Kapolres Manggarai Barat, AKBP Bambang Hariwibowo, S. I. K., M. Si. dan Dandim 1612/Manggarai, Letkol Kav. Ivan Alfa, S.Sos. 

Dalam kesempatan ini, Panglima TNI dan Kapolri menyapa beberapa Polres jajaran Polda NTT yakni ; Polres Belu dan Polres Rote Ndao yang juga melaksanakan kegiatan vaksinasi untuk masyarakat melalui video conference.

Vaksinasi ini melibatkan sebanyak 35 tenaga vaksinator TNI-POLRI. Ditargetkan sebanyak 2.000 dosis, dimana pelaksanaannya telah dilakukan sejak tanggal 2 hingga 5 November dan telah berhasil memberikan pelayanan vaksin kepada 1.565 orang, hari ini ditargetkan sebanyak 435 orang dengan menyiapkan sebanyak 550 dosis Vaksin Sinovac yang akan diberikan kepada warga masyarakat baik dosis pertama maupun kedua dengan sasaran dewasa dan anak usia 12 hingga 17 tahun.

Selain meninjau pelaksanan Vaksinasi, Panglima TNI dan Kapolri juga secara simbolis menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat di lokasi pelaksanan vaksinasi. 

Setelah meninjau pelaksanaan vaksinasi dan Baksos, Panglima TNI dan Kapolri melakukan pertemuan dengan para Tokoh Agama Kabupaten Manggarai Barat di Aula Your Center Paroki Roh Kudus. 

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S. I. P. menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat Manggarai Barat dalam mengikuti vaksinasi. 

Hal ini terbukti dengan capaian vaksinasi untuk dosis pertama di Manggarai Barat telah mencapai di atas 60 persen dan dosis kedua saat ini sedang berproses. 

“Saya yakin, sesuai harapan kita diakhir Desember nanti semuanya sudah sampai di target 70 persen. Sehingga Manggarai Barat, Labuan Bajo sudah bisa kita nyatakan bahwa masyarakatnya telah memiliki kekebalan yang baik”, ujar Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S. I. P.

Namun demikian, Panglima TNI tetap mengingatkan untuk tetap disiplin dalam menerapkan Protokol Kesehatan. 

“Protokol Kesehatan adalah kunci dan terus kita laksanakan PCR bagi masyarakat yang memang kita anggap suspek supaya infeksi yang ada di sekitar masyarakat kita bisa benar-benar kita tekan dan pertahankan Positivity rate di bawah 5 bahkan sudah di bawa 1,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolri, Drs. Listyo Sigit Prabowo, M. Si menyampaikan bahwa secara total hari ini kurang lebih sebanyak 34.000 vaksin untuk wilayah NTT sementara pelaksanaan vaksinasi di Paroki Roh Kudus ditargetkan sebanyak 2.000 dosis. Ini tentunya menunjukan bahwa, antusias masyarakat terkait dengan vaksinasi ini sangat luar biasa. Sesuai informasi bahwa perhari ini khususnya di wilayah Manggarai Barat sudah tercapai 70 persen.

“Tentunya ini menjadi harapan baru dan juga kabar yang baik bagi kita semua karena Labuan Bajo sebagai salah satu wilayah destinasi pariwisata super prioritas yang menjadi program Pemerintah. Ini pun tentunya siap untuk menerima wisatawan asing maupun domestik”, terang Kapolri.

Disampaikan juga bahwa beberapa hari nanti juga akan dilaksanakan kegiatan The 58 th IAWP dengan melibatkan beberapa negara di Labuan Bajo. Ini juga menunjukan bahwa siap untuk dibuka kembali menjadi wilayah super destinasi pariwisata yang siap menerima turism baik dari luar negeri maupun dari dalam negeri. 

Ia berharap akselerasi vaksinasi terus ditingkatkan sehingga seluruhnya bisa mencapai target seperti yang diharapkan oleh bapak Presiden di akhir Desember 70 persen bahkan lebih. Kapolri yakin bahwa dengan capaian saat ini, Labuan Bajo bahkan Manggarai Barat bisa lebih dari 70 persen.

“Dan itu artinya kita siap dan akan tunjukan Indonesia, Labuan Bajo siap untuk menerima kembali kedatangan turis-turis sehingga akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang ada di wilayah NTT dan Labuan Bajo khususnya”, tandasnya.

Turut hadir mendampingi Panglima TNI dan Kapolri yaitu  Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Maruli Simanjuntak M. Sc., Kapolda NTT, Irjen. Pol. Drs. H. Lotharia Latif, S.H., M. Hum., Kasdam IX/Udayana, Brigjen TNI Harfendi, S. I. P., M. Sc., Danrem 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Legowo W. R. Jatmiko, S. I. P., M. M., Asintel Kasdam IX/Udayana, Kolonel Arm Sarkistan Sihaloho, S.E, Aslog Kasdam IX/Udayana, Kolonel Cpl Simon Petrus Kamlasi, Kasi Ops Kasrem 161/Wira Sakti, Kolonel Inf Horas Sitinjak, Kasi Intel Kasrem 161/WS, Letkol Kav Fadjar, Dandim 1612/Manggarai, Letkol Kav Ifan Alfa dan Danden Inteldam IX/Udayana, Letkol Kav Angga Nurdyana, S. Sos., M. Ip.(Penrem/MI)




Pangdam IX/Udayana Dampingi Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Bagi Masyarakat

 

Labuan Bajo,mwartapedia.com – Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, M. Sc dampingi Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S. I. P dan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M. Si meninjau langsung pelaksanan vaksinasi di Labuan Bajo.

Pangdam IX/Udayana turut serta mendampingi Panglima TNI dan Kapolri dalam kegiatan ini diantaranya, Kapolda NTT, Irjen Pol Drs. Lotharia Latif, S H., M. Hum beserta sejumlah Pejabat Utama Mabes Polri dan Mabes TNI, 

Danrem 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Legowo W. R. Jatmiko, S. I. P., M. M.,  Danlanud El Tari Kupang, Danlantamal VII Kupang dan Kabinda NTT.

Kegiatan pelayanan vaksinasi TNI-POLRI ini dipusatkan di halaman Gereja Paroki Roh Kudus Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (6/11/2021) pukul 10.16 Wita.

Tiba di lokasi Vaksinasi, Panglima TNI dan Kapolri beserta rombongan disambut oleh Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, Ketua DPRD Manggarai Barat, Martinus Mitar, Pastor Paroki Roh Kudus, Romo Alosius Campur, Pr., Kapolres Manggarai Barat, AKBP Bambang Hariwibowo, S. I. K., M. Si. dan Dandim 1612/Manggarai, Letkol Kav. Ivan Alfa, S.Sos. 

Dalam kesempatan ini, Panglima TNI dan Kapolri menyapa beberapa Polres jajaran Polda NTT yakni ; Polres Belu dan Polres Rote Ndao yang juga melaksanakan kegiatan vaksinasi untuk masyarakat melalui video conference.

Vaksinasi ini melibatkan sebanyak 35 tenaga vaksinator TNI-POLRI. Ditargetkan sebanyak 2.000 dosis, dimana pelaksanaannya telah dilakukan sejak tanggal 2 hingga 5 November dan telah berhasil memberikan pelayanan vaksin kepada 1.565 orang, hari ini ditargetkan sebanyak 435 orang dengan menyiapkan sebanyak 550 dosis Vaksin Sinovac yang akan diberikan kepada warga masyarakat baik dosis pertama maupun kedua dengan sasaran dewasa dan anak usia 12 hingga 17 tahun.

Selain meninjau pelaksanan Vaksinasi, Panglima TNI dan Kapolri juga secara simbolis menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat di lokasi pelaksanan vaksinasi. 

Setelah meninjau pelaksanaan vaksinasi dan Baksos, Panglima TNI dan Kapolri melakukan pertemuan dengan para Tokoh Agama Kabupaten Manggarai Barat di Aula Your Center Paroki Roh Kudus. 

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S. I. P. menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat Manggarai Barat dalam mengikuti vaksinasi. 

Hal ini terbukti dengan capaian vaksinasi untuk dosis pertama di Manggarai Barat telah mencapai di atas 60 persen dan dosis kedua saat ini sedang berproses. 

“Saya yakin, sesuai harapan kita diakhir Desember nanti semuanya sudah sampai di target 70 persen. Sehingga Manggarai Barat, Labuan Bajo sudah bisa kita nyatakan bahwa masyarakatnya telah memiliki kekebalan yang baik”, ujar Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S. I. P.

Namun demikian, Panglima TNI tetap mengingatkan untuk tetap disiplin dalam menerapkan Protokol Kesehatan. 

“Protokol Kesehatan adalah kunci dan terus kita laksanakan PCR bagi masyarakat yang memang kita anggap suspek supaya infeksi yang ada di sekitar masyarakat kita bisa benar-benar kita tekan dan pertahankan Positivity rate di bawah 5 bahkan sudah di bawa 1,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolri, Drs. Listyo Sigit Prabowo, M. Si menyampaikan bahwa secara total hari ini kurang lebih sebanyak 34.000 vaksin untuk wilayah NTT sementara pelaksanaan vaksinasi di Paroki Roh Kudus ditargetkan sebanyak 2.000 dosis. Ini tentunya menunjukan bahwa, antusias masyarakat terkait dengan vaksinasi ini sangat luar biasa. Sesuai informasi bahwa perhari ini khususnya di wilayah Manggarai Barat sudah tercapai 70 persen.

“Tentunya ini menjadi harapan baru dan juga kabar yang baik bagi kita semua karena Labuan Bajo sebagai salah satu wilayah destinasi pariwisata super prioritas yang menjadi program Pemerintah. Ini pun tentunya siap untuk menerima wisatawan asing maupun domestik”, terang Kapolri.

Disampaikan juga bahwa beberapa hari nanti juga akan dilaksanakan kegiatan The 58 th IAWP dengan melibatkan beberapa negara di Labuan Bajo. Ini juga menunjukan bahwa siap untuk dibuka kembali menjadi wilayah super destinasi pariwisata yang siap menerima turism baik dari luar negeri maupun dari dalam negeri. 

Ia berharap akselerasi vaksinasi terus ditingkatkan sehingga seluruhnya bisa mencapai target seperti yang diharapkan oleh bapak Presiden di akhir Desember 70 persen bahkan lebih. Kapolri yakin bahwa dengan capaian saat ini, Labuan Bajo bahkan Manggarai Barat bisa lebih dari 70 persen.

“Dan itu artinya kita siap dan akan tunjukan Indonesia, Labuan Bajo siap untuk menerima kembali kedatangan turis-turis sehingga akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang ada di wilayah NTT dan Labuan Bajo khususnya”, tandasnya.

Turut hadir mendampingi Panglima TNI dan Kapolri yaitu  Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Maruli Simanjuntak M. Sc., Kapolda NTT, Irjen. Pol. Drs. H. Lotharia Latif, S.H., M. Hum., Kasdam IX/Udayana, Brigjen TNI Harfendi, S. I. P., M. Sc., Danrem 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Legowo W. R. Jatmiko, S. I. P., M. M., Asintel Kasdam IX/Udayana, Kolonel Arm Sarkistan Sihaloho, S.E, Aslog Kasdam IX/Udayana, Kolonel Cpl Simon Petrus Kamlasi, Kasi Ops Kasrem 161/Wira Sakti, Kolonel Inf Horas Sitinjak, Kasi Intel Kasrem 161/WS, Letkol Kav Fadjar, Dandim 1612/Manggarai, Letkol Kav Ifan Alfa dan Danden Inteldam IX/Udayana, Letkol Kav Angga Nurdyana, S. Sos., M. Ip.(Penrem/MI)




Pangdam IX/Udayana Dampingi Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Bagi Masyarakat

 

Labuan Bajo,mwartapedia.com – Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, M. Sc dampingi Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S. I. P dan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M. Si meninjau langsung pelaksanan vaksinasi di Labuan Bajo.

Pangdam IX/Udayana turut serta mendampingi Panglima TNI dan Kapolri dalam kegiatan ini diantaranya, Kapolda NTT, Irjen Pol Drs. Lotharia Latif, S H., M. Hum beserta sejumlah Pejabat Utama Mabes Polri dan Mabes TNI, 

Danrem 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Legowo W. R. Jatmiko, S. I. P., M. M.,  Danlanud El Tari Kupang, Danlantamal VII Kupang dan Kabinda NTT.

Kegiatan pelayanan vaksinasi TNI-POLRI ini dipusatkan di halaman Gereja Paroki Roh Kudus Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (6/11/2021) pukul 10.16 Wita.

Tiba di lokasi Vaksinasi, Panglima TNI dan Kapolri beserta rombongan disambut oleh Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, Ketua DPRD Manggarai Barat, Martinus Mitar, Pastor Paroki Roh Kudus, Romo Alosius Campur, Pr., Kapolres Manggarai Barat, AKBP Bambang Hariwibowo, S. I. K., M. Si. dan Dandim 1612/Manggarai, Letkol Kav. Ivan Alfa, S.Sos. 

Dalam kesempatan ini, Panglima TNI dan Kapolri menyapa beberapa Polres jajaran Polda NTT yakni ; Polres Belu dan Polres Rote Ndao yang juga melaksanakan kegiatan vaksinasi untuk masyarakat melalui video conference.

Vaksinasi ini melibatkan sebanyak 35 tenaga vaksinator TNI-POLRI. Ditargetkan sebanyak 2.000 dosis, dimana pelaksanaannya telah dilakukan sejak tanggal 2 hingga 5 November dan telah berhasil memberikan pelayanan vaksin kepada 1.565 orang, hari ini ditargetkan sebanyak 435 orang dengan menyiapkan sebanyak 550 dosis Vaksin Sinovac yang akan diberikan kepada warga masyarakat baik dosis pertama maupun kedua dengan sasaran dewasa dan anak usia 12 hingga 17 tahun.

Selain meninjau pelaksanan Vaksinasi, Panglima TNI dan Kapolri juga secara simbolis menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat di lokasi pelaksanan vaksinasi. 

Setelah meninjau pelaksanaan vaksinasi dan Baksos, Panglima TNI dan Kapolri melakukan pertemuan dengan para Tokoh Agama Kabupaten Manggarai Barat di Aula Your Center Paroki Roh Kudus. 

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S. I. P. menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat Manggarai Barat dalam mengikuti vaksinasi. 

Hal ini terbukti dengan capaian vaksinasi untuk dosis pertama di Manggarai Barat telah mencapai di atas 60 persen dan dosis kedua saat ini sedang berproses. 

“Saya yakin, sesuai harapan kita diakhir Desember nanti semuanya sudah sampai di target 70 persen. Sehingga Manggarai Barat, Labuan Bajo sudah bisa kita nyatakan bahwa masyarakatnya telah memiliki kekebalan yang baik”, ujar Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S. I. P.

Namun demikian, Panglima TNI tetap mengingatkan untuk tetap disiplin dalam menerapkan Protokol Kesehatan. 

“Protokol Kesehatan adalah kunci dan terus kita laksanakan PCR bagi masyarakat yang memang kita anggap suspek supaya infeksi yang ada di sekitar masyarakat kita bisa benar-benar kita tekan dan pertahankan Positivity rate di bawah 5 bahkan sudah di bawa 1,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolri, Drs. Listyo Sigit Prabowo, M. Si menyampaikan bahwa secara total hari ini kurang lebih sebanyak 34.000 vaksin untuk wilayah NTT sementara pelaksanaan vaksinasi di Paroki Roh Kudus ditargetkan sebanyak 2.000 dosis. Ini tentunya menunjukan bahwa, antusias masyarakat terkait dengan vaksinasi ini sangat luar biasa. Sesuai informasi bahwa perhari ini khususnya di wilayah Manggarai Barat sudah tercapai 70 persen.

“Tentunya ini menjadi harapan baru dan juga kabar yang baik bagi kita semua karena Labuan Bajo sebagai salah satu wilayah destinasi pariwisata super prioritas yang menjadi program Pemerintah. Ini pun tentunya siap untuk menerima wisatawan asing maupun domestik”, terang Kapolri.

Disampaikan juga bahwa beberapa hari nanti juga akan dilaksanakan kegiatan The 58 th IAWP dengan melibatkan beberapa negara di Labuan Bajo. Ini juga menunjukan bahwa siap untuk dibuka kembali menjadi wilayah super destinasi pariwisata yang siap menerima turism baik dari luar negeri maupun dari dalam negeri. 

Ia berharap akselerasi vaksinasi terus ditingkatkan sehingga seluruhnya bisa mencapai target seperti yang diharapkan oleh bapak Presiden di akhir Desember 70 persen bahkan lebih. Kapolri yakin bahwa dengan capaian saat ini, Labuan Bajo bahkan Manggarai Barat bisa lebih dari 70 persen.

“Dan itu artinya kita siap dan akan tunjukan Indonesia, Labuan Bajo siap untuk menerima kembali kedatangan turis-turis sehingga akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang ada di wilayah NTT dan Labuan Bajo khususnya”, tandasnya.

Turut hadir mendampingi Panglima TNI dan Kapolri yaitu  Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Maruli Simanjuntak M. Sc., Kapolda NTT, Irjen. Pol. Drs. H. Lotharia Latif, S.H., M. Hum., Kasdam IX/Udayana, Brigjen TNI Harfendi, S. I. P., M. Sc., Danrem 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Legowo W. R. Jatmiko, S. I. P., M. M., Asintel Kasdam IX/Udayana, Kolonel Arm Sarkistan Sihaloho, S.E, Aslog Kasdam IX/Udayana, Kolonel Cpl Simon Petrus Kamlasi, Kasi Ops Kasrem 161/Wira Sakti, Kolonel Inf Horas Sitinjak, Kasi Intel Kasrem 161/WS, Letkol Kav Fadjar, Dandim 1612/Manggarai, Letkol Kav Ifan Alfa dan Danden Inteldam IX/Udayana, Letkol Kav Angga Nurdyana, S. Sos., M. Ip.(Penrem/MI)




Pangdam IX/Udayana Dampingi Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Bagi Masyarakat

 

Labuan Bajo,mwartapedia.com – Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, M. Sc dampingi Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S. I. P dan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M. Si meninjau langsung pelaksanan vaksinasi di Labuan Bajo.

Pangdam IX/Udayana turut serta mendampingi Panglima TNI dan Kapolri dalam kegiatan ini diantaranya, Kapolda NTT, Irjen Pol Drs. Lotharia Latif, S H., M. Hum beserta sejumlah Pejabat Utama Mabes Polri dan Mabes TNI, 

Danrem 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Legowo W. R. Jatmiko, S. I. P., M. M.,  Danlanud El Tari Kupang, Danlantamal VII Kupang dan Kabinda NTT.

Kegiatan pelayanan vaksinasi TNI-POLRI ini dipusatkan di halaman Gereja Paroki Roh Kudus Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (6/11/2021) pukul 10.16 Wita.

Tiba di lokasi Vaksinasi, Panglima TNI dan Kapolri beserta rombongan disambut oleh Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, Ketua DPRD Manggarai Barat, Martinus Mitar, Pastor Paroki Roh Kudus, Romo Alosius Campur, Pr., Kapolres Manggarai Barat, AKBP Bambang Hariwibowo, S. I. K., M. Si. dan Dandim 1612/Manggarai, Letkol Kav. Ivan Alfa, S.Sos. 

Dalam kesempatan ini, Panglima TNI dan Kapolri menyapa beberapa Polres jajaran Polda NTT yakni ; Polres Belu dan Polres Rote Ndao yang juga melaksanakan kegiatan vaksinasi untuk masyarakat melalui video conference.

Vaksinasi ini melibatkan sebanyak 35 tenaga vaksinator TNI-POLRI. Ditargetkan sebanyak 2.000 dosis, dimana pelaksanaannya telah dilakukan sejak tanggal 2 hingga 5 November dan telah berhasil memberikan pelayanan vaksin kepada 1.565 orang, hari ini ditargetkan sebanyak 435 orang dengan menyiapkan sebanyak 550 dosis Vaksin Sinovac yang akan diberikan kepada warga masyarakat baik dosis pertama maupun kedua dengan sasaran dewasa dan anak usia 12 hingga 17 tahun.

Selain meninjau pelaksanan Vaksinasi, Panglima TNI dan Kapolri juga secara simbolis menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat di lokasi pelaksanan vaksinasi. 

Setelah meninjau pelaksanaan vaksinasi dan Baksos, Panglima TNI dan Kapolri melakukan pertemuan dengan para Tokoh Agama Kabupaten Manggarai Barat di Aula Your Center Paroki Roh Kudus. 

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S. I. P. menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat Manggarai Barat dalam mengikuti vaksinasi. 

Hal ini terbukti dengan capaian vaksinasi untuk dosis pertama di Manggarai Barat telah mencapai di atas 60 persen dan dosis kedua saat ini sedang berproses. 

“Saya yakin, sesuai harapan kita diakhir Desember nanti semuanya sudah sampai di target 70 persen. Sehingga Manggarai Barat, Labuan Bajo sudah bisa kita nyatakan bahwa masyarakatnya telah memiliki kekebalan yang baik”, ujar Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S. I. P.

Namun demikian, Panglima TNI tetap mengingatkan untuk tetap disiplin dalam menerapkan Protokol Kesehatan. 

“Protokol Kesehatan adalah kunci dan terus kita laksanakan PCR bagi masyarakat yang memang kita anggap suspek supaya infeksi yang ada di sekitar masyarakat kita bisa benar-benar kita tekan dan pertahankan Positivity rate di bawah 5 bahkan sudah di bawa 1,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolri, Drs. Listyo Sigit Prabowo, M. Si menyampaikan bahwa secara total hari ini kurang lebih sebanyak 34.000 vaksin untuk wilayah NTT sementara pelaksanaan vaksinasi di Paroki Roh Kudus ditargetkan sebanyak 2.000 dosis. Ini tentunya menunjukan bahwa, antusias masyarakat terkait dengan vaksinasi ini sangat luar biasa. Sesuai informasi bahwa perhari ini khususnya di wilayah Manggarai Barat sudah tercapai 70 persen.

“Tentunya ini menjadi harapan baru dan juga kabar yang baik bagi kita semua karena Labuan Bajo sebagai salah satu wilayah destinasi pariwisata super prioritas yang menjadi program Pemerintah. Ini pun tentunya siap untuk menerima wisatawan asing maupun domestik”, terang Kapolri.

Disampaikan juga bahwa beberapa hari nanti juga akan dilaksanakan kegiatan The 58 th IAWP dengan melibatkan beberapa negara di Labuan Bajo. Ini juga menunjukan bahwa siap untuk dibuka kembali menjadi wilayah super destinasi pariwisata yang siap menerima turism baik dari luar negeri maupun dari dalam negeri. 

Ia berharap akselerasi vaksinasi terus ditingkatkan sehingga seluruhnya bisa mencapai target seperti yang diharapkan oleh bapak Presiden di akhir Desember 70 persen bahkan lebih. Kapolri yakin bahwa dengan capaian saat ini, Labuan Bajo bahkan Manggarai Barat bisa lebih dari 70 persen.

“Dan itu artinya kita siap dan akan tunjukan Indonesia, Labuan Bajo siap untuk menerima kembali kedatangan turis-turis sehingga akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang ada di wilayah NTT dan Labuan Bajo khususnya”, tandasnya.

Turut hadir mendampingi Panglima TNI dan Kapolri yaitu  Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Maruli Simanjuntak M. Sc., Kapolda NTT, Irjen. Pol. Drs. H. Lotharia Latif, S.H., M. Hum., Kasdam IX/Udayana, Brigjen TNI Harfendi, S. I. P., M. Sc., Danrem 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Legowo W. R. Jatmiko, S. I. P., M. M., Asintel Kasdam IX/Udayana, Kolonel Arm Sarkistan Sihaloho, S.E, Aslog Kasdam IX/Udayana, Kolonel Cpl Simon Petrus Kamlasi, Kasi Ops Kasrem 161/Wira Sakti, Kolonel Inf Horas Sitinjak, Kasi Intel Kasrem 161/WS, Letkol Kav Fadjar, Dandim 1612/Manggarai, Letkol Kav Ifan Alfa dan Danden Inteldam IX/Udayana, Letkol Kav Angga Nurdyana, S. Sos., M. Ip.(Penrem/MI)