Jane Natalia Suryanto Disambut Hangat Warga Sumba Barat Daya

Tambolaka,nwartapedia.com – Calon Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Nomor Urut 1, Jane Natalia Suryanto melanjutkan kampanyenya pada Pemilihan Gubernur 2024 dengan mengunjungi Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) pada Sabtu (12/10/2024).

Kehadiran Jane disambut hangat oleh masyarakat dan pengurus Partai Hanura setempat dengan tarian adat khas Sumba sebagai tanda penghormatan dan penyambutan tamu penting.

Kampanye kali ini dihadiri langsung oleh Ketua DPC Partai Hanura SBD Yohanes Ngongo, dan Ketua DPD Hanura NTT Refafi Gah.

Dalam pidatonya, Jane Natalia Suryanto, menegaskan komitmennya untuk membangun NTT, terutama dengan menciptakan lapangan kerja dan memajukan sektor pertanian, nelayan, dan peternakan.

Jane menyebut salah satu program konkret yang telah dikerjakannya adalah pembangunan pabrik Sumba Manis di Waingapu, sebagai bagian dari upayanya untuk menciptakan lebih banyak lapangan kerja.

“Saya punya program untuk menciptakan lapangan kerja dan membangun pabrik. Salah satunya adalah pabrik Sumba Manis di Waingapu. Ini adalah langkah nyata untuk mengurangi angka pengangguran di NTT,” ungkap Jane.

Jane juga mengungkapkan pengalamannya selama 10 tahun bekerja dan berjuang di NTT, yang membuatnya memahami kebutuhan masyarakat secara mendalam.

“Menurut saya dan kaka Ansy, kalau mau jadi calon kepala daerah, kita harus berbuat dulu di masyarakat baru berani dan mau menjadi calon,” tuturnya.

Ia menekankan pentingnya pemimpin yang bekerja untuk masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi.

“Kita bukan orang yang memalukan. Kita sudah bekerja di masyarakat, dan kita akan melanjutkan itu. Menyala artinya terang. Pemimpin harus membawa terang, bukan kegelapan,” tegas Jane.*




Poling Facebook Kedua Pendukung Melky-Johny Sebut Ansy-Jane Menang Lagi

Kupang,nwartapedia.com  – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Ansy Lema dan Jane Natalia Suryanto, meraih keunggulan dalam sebuah polling online yang diadakan oleh El Asamau, seorang politikus muda asal Kabupaten Alor.

Polling yang dilakukan selama 2 kali, melalui halaman Facebook pribadi @El Asamau ini menarik partisipasi aktif lebih dari 11.000 akun Facebook.

“Teman-teman, setelah satu minggu, mari kita coba survey lagi. Jika pemilihan Cagub dan Cawagub NTT hari ini, siapakan yang akan teman-teman pilih?” tulis akun facebook @El Asamau, pada Minggu, 8 September 2024.

Dalam hasil polling tersebut, pasangan Ansy Lema-Jane Natalia memimpin dengan perolehan suara sebesar 53%.

Mereka diikuti oleh pasangan Melki Laka Lena-Johny Asadoma yang mengumpulkan 32% suara, sedangkan pasangan Simon Petrus Kamlasi-Andre Garu berada di urutan ketiga dengan 13% suara.

Polling ini memberikan gambaran bahwa pasangan Ansy-Jane memperoleh dukungan publik yang kuat, khususnya dari kalangan milenial dan pengguna media sosial.

Banyak yang melihat pasangan ini sebagai sosok yang memiliki visi dan misi yang relevan dalam memajukan NTT ke arah yang lebih baik.

Antusiasme Publik di Media Sosial

Dukungan signifikan terhadap pasangan Ansy-Jane ini mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat, terutama pengguna media sosial, terhadap figur-figur muda yang membawa gagasan segar dan inovatif.

Popularitas mereka di kalangan milenial menjadi salah satu kekuatan yang membuat mereka unggul dalam polling ini.

Namun, meski pasangan Ansy-Jane memimpin dalam polling ini, pasangan Melki Laka Lena-Johny Asadoma tetap memiliki basis pendukung yang solid.

Dengan dukungan dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus, pasangan Melki-Johny masih dipandang memiliki peluang besar untuk bersaing ketat dalam Pilgub NTT mendatang.

Tanggapan El Asamau dan Dukungan Melki-Johny

El Asamau, yang sebelumnya menyatakan bergabung dengan tim pemenangan pasangan Melki Laka Lena dan Johny Asadoma, menyelenggarakan polling ini untuk mengukur preferensi pemilih.

Meskipun hasilnya menunjukkan keunggulan Ansy-Jane, El Asamau menilai bahwa Pilgub NTT tetap akan ditentukan oleh hasil pemilihan yang sesungguhnya pada hari pemungutan suara.

Sebelumnya, dalam unggahan El Asamau di Facebook, pada Selasa pekan lalu, ia telah menegaskan bahwa keputusannya bergabung ke tim pemenangan Melki-Johny diambil melalui pertimbangan matang.

Dia juga mengungkapkan harapan agar pasangan yang didukungnya mampu memberikan kontribusi positif bagi NTT.

Menuju Pilgub NTT 2024

Polling ini hanya merupakan gambaran awal tentang preferensi pemilih di NTT. Namun, hasil akhir Pilgub NTT akan sangat bergantung pada kampanye dan strategi yang dilakukan masing-masing pasangan calon dalam beberapa bulan ke depan.

Dengan persaingan yang semakin ketat, pemilih NTT akan menentukan arah masa depan daerah melalui pilihan mereka di hari pemungutan suara nanti.***




Pengobatan Gratis di Oesapa, Dokter Christian Widodo Tuai Respon Positif Masyarakat

 

Kupang,mwartapedia.com – Bakti sosial pengobatan gratis yang diadakan oleh Dokter Christian Widodo bersama tim di RT 034/RW 11, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang pada Sabtu (31/8/2024), selain  disambut antusias masyarakat juga menuai  respon positif.

Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan masyarakat yang akan melakukan pengobatan gratis, juga mendapatkan pelayanan berupa pemberian kacamata gratis dan pembagian masker. 

Jemriana Nenohai, warga RT 034/ RW 11 Kelurahan Oesapa kepada media ini menyampaikan apresiasi atas program pengobatan gratis hari ini.

“Seperti inilah kegiatan yang didambakan oleh masyarakat, Jika hal seperti ini dibuat secara rutin dan berkesinambungan, tentu masyarakat Kelurahan Oesapa akan terlayani dengan baik dan sehat,” katanya usai melakukan pengecekan kesehatan gratis.

 

 

 

Dalam kesempatan itu, Ia mengucapkan terimakasih kepada Dokter Christian Widodo dan tim medis yang telah membuat pelayanan pengobatan gratis seperti ini. 

“Sebagai masyarakat  pastinya kami sangat berterimakasih dan bersyukur memiliki calon  pimpinan yang peduli dengan masyarakat, khususnya dalam hal kesehatan,”ucapnya.

Hadirnya kegiatan pelayanan gratis seperti ini, lanjutnya lagi, sama halnya dengan menghadirkan pos pelayanan kesehatan di tengah-tengah masyarakat. 

Sementara itu, Chris Kause  salah seorang warga sebagai salah satu dari petani pembibit anakan mangrove di   mengucapkan terima kasih kepada Dokter Christian Widodo yang telah melakukan pengobatan gratis di wilayahnya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Doker Chris bersama tim yang sudah memberikan pengobatan gratis kepada warga,”ucapnya.

Dirinya ingin para warga yang selama ini sudah ada rasa sakit bisa langsung ditangani oleh dokter secara gratis.

“Kalau ke puskesmas bolak balik bayar transportasi, maka kali ini dokter datang mengunjungi kita maka saya berharap agar seluruh masyarakat Kelurahan Oesapa  untuk memeriksakan keluhan atau penyakit yang diderita. Mari ini dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,”pungkasnya. (MI)




Simulasi Head to Head Versi IndekStat: Melki Laka Lena-Jane Natalia Suryanto Menang Pilgub NTT

Kupang,mwartapedia.com —  Lembaga Survei IndekStat merilis hasil jajak pendapat terbaru yang dilakukan pada 1 hingga 10 Juli 2024. Survei ini mengenai peluang bakal pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) 2024.

Simulasi kontestasi Head to Head, pasangan Emanuel Melkiades Laka Lena dan Jane Natalia Suryanto menang di Pilgub NTT.

Calon Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Jane Natalia Suryanto memimpin telak figur calon Wakil Gubernur NTT lainnya.

Temuan Indekstat mengungkapkan elektabilitas (keterpilihan) Jane Natalia Suryanto sebagai calon Wakil Gubernur NTT 2024-2029 menjadi yang tertinggi jika dibandingkan dengan figur lainnnya. 

Jane Natalia Suryanto memperoleh angka elektabilitas sebesar 18.1 persen. Angka ini lebih tinggi dari perolehan calon Wakil Gubernur lainnya seperti, Adrianus Garu (13,3 persen), Anita Mahenu (9,6 persen), Gabriel Beri Binna (7,6 persen), Sebastian Salang (7,6 persen) dan Refafi Gah 4,9 persen. 

Sementara dalam survei dengan simulasi pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT 2024 yang dilakukan IndekStat menunjukan Melki Laka Lena menang telak melawan pasangan calon lain jika dipasangkan dengan Jane Natalia Suryanto. 

Simulasi I: 

– Melki Laka Lena – Jane Natalia Suryanto (48,9 persen) 

– Ansy Lema-Refafi Gah (15,1 persen) 

– Simon Petrus Kamlasi-Andre Garu (12,9 persen)

– Orias Moedak-Sebastian Salang (3,1 persen). 

Sementara disimulasi II pasangan calon, jika Melki Laka Lena dipasangkan dengan Gabriel Beri Binna elektabilitasnya lebih rendah. 

Simulasi II:

– Melki Laka Lena-Gabriel Beri Binna (45,3 persen)

– Ansy Lema-Refafi Gah (17,1 persen) 

– Simon Petrus Kamlasi-Andre Garu (12,6 persen)

– Orias Moedak-Sebastian Salang (2,5 persen). 

Dari dua simulasi tersebut menunjukan peluang Melki Laka Lena untuk menang lebih besar jika dipasangkan dengan Jane Natalia Suryanto dibandingkan jika dipasangkan dengan calon Wakil Gubenur NTT lainnnya. 

Survei ini merupakan hasil survei terbaru yang dilakukan IndekStat pada periode 1 hingga 10 Juli 2024 dengan populasi survei WNI yang berdomisili di Provinsi NTT dan berusia 17 tahun keatas atau menikah yang sudah memiliki hak pilih. 

Survei IndekStat dilakukan menggunakan metode multistage random sampling, dengan margi of error kurang lebih 3,8 persen. Survei Indekstat menggunakan metode tatap muka (face to face) dan dilakukan oleh enumerator profesional.

Secara elektoral, Jane Natalia Suryanto dan Melki Laka Lena menjadi figur dengan pengalaman yang mentereng di pemilihan legilatif DPR RI. 

Jane Natalia Suryanto berhasil meraih dukungan 46.055 suara di Daerah Pemilihan (Dapil) NTT II. Sementera Melki Laka Lena di dapil yang sama meraih total dukungan 95.138 suara. 

Sebelumnya, nama Jane Natalia Suryanto sempat disebut Melki Laka Lena sebagai salah satu figur yang digadang-gadang mendampingi dirinya ke Pilkada NTT.

Hal tersebut tentu berdasar, pasalnya sebagai pembina partai, Jane berhasil mengantarkan PSI meraih hasil maksimal pada Pileg Februari 2024 lalu.

PSI sebagai partai yang bisa dibilang masih muda, di Pileg 14 Februari 2024 lalu berhasil meraih 6 kursi DPRD NTT dan 28 kursi DPRD Kabupaten/Kota se-NTT.

Dalam proses menuju Pilkada NTT, Melki Laka Lena dan Jane Natalia Suryanto sama-sama mendapatkan rekomendasi dari DPP PAN untuk membangun koalisi.

Keduanya juga belum lama ini sama-sama mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di DPP PKB dan juga di Gerindra masih menunggu hasil survey yang dilakukan.

Golkar memiliki bekal 9 kursi DPRD Provinsi NTT untuk maju ke Pilgub NTT, sementara PSI yang dipastikan akan mendukung Jane Natalia Suryanto memilki 6 kursi DPRD Provinsi NTT dari hasil Pileg 2024.

Peluang koalisi kedua partai juga bisa terulang di NTT, mengingat Golkar dan PSI yang tergabung dalam Koalisi Indonesia maju berhasil membawa Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka meraih kemenangan di Pilpres 2024. (***)




Elektabilitas Christian Widodo Menguat Pesat di Pilkada Kota Kupang 2024

Kupang,mwartapedia.com  – Kandidat milenial Wali Kota Kupang mengungguli seluruh kandidat petahana atau para mantan Wali Kota Kupang, jika kontestasi berlangsung _head-to-head_. 

Konstelasi mengejutkan itu terungkap dalam hasil jajak pendapat publik terbaru lembaga survei Indekstat terkait Pilkada Kota Kupang 2024. 

Jajak pendapat publik ini digelar pada 25 Juni – 11 Juli 2024, yang dilakukan secara tatap muka terhadap 440 responden di wilayah Kota Kupang, dengan metode _multistage random sampling_ dan _margin of error_ sebesar ± 4,8 persen.

Simulasi kontestasi _head-to-head_ yang dilakukan Indekstat memperlihatkan keunggulan elektabilitas dokter milenial tersebut terhadap para politisi senior yang pernah memimpin Kota Kupang. 

Misalnya simulasi jika Christian _head-to-head_ dengan kandidat petahana Wali Kota Kupang periode 2017-2022 Jefirstson Richster Riwu Kore atau yang akrab dipanggil Jeriko, maka Christian unggul dengan 38,95 dari Jeriko yang mendapatkan 25,9 persen suara responden.

Begitu juga ketika dihadapkan dengan George Melkianus Hadjoh, mantan penjabat Wali Kota Kupang pada 22 Agustus 2022 hingga 22 Agustus 2023. Christian mengungguli mendapatkan 26,5 persen suara responden, berselisih cukup jauh dari Hadjoh yang hanya mendapatkan perolehan suara 7,3 persen.

Sementara jika berhadapan _head-to-head_ dengan kandidat petahana Wali Kota Kupang periode 2012-2017, Jonas Salean, keunggulan elektabilitas dokter Chris, sapaan akrab Christian Widodo terlihat cukup signifikan dengan 22,3 persen suara dari Jonas yang mendapatkan 15,4 persen suara responden. 

 Christian Widodo mengaku senang dengan hasil jajak pendapat publik tersebut. Sebagai pasangan kandidat yang mewakili generasi muda di panggung politik Kota Kupang, ia menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepercayaan masyarakat Kota Kupang. 

“Tentu saya sangat senang dan berterimakasih atas kepercayaan yang diberikan masyarakat, kita akan terus konsolidasi dengan partai pengusung dan partai pendukung, kolaborasi dengan berbagai pihak dan terus hadir dan kerja untuk rakyat”, kata Christian Widodo dalam keterangannya Selasa (16/7/2024).

Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) NTT ini mengaku akan semakin meningkatkan program-program pelayanan publik, terutama di bidang kesehatan melalui pengobatan gratis keliling yang sudah rutin dilakukannya sejak lama dari 2016, bahkan sebelum ia menjadi anggota legislatif DPRD Kota Kupang pada 2019. 

Selain program pelayanan bidang kesehatan, ia juga sudah menyusun program-program fisik dan non-fisik, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga pembangunan sumber daya manusia (SDM), pendidikan, pembukaan lapangan kerja hingga pengelolaan sampah.

“Program-program unggulan sudah kami buat di antaranya terkait membangun SDM yg berkualitas dan berkarakter, pendidikan, kesehatan, penurunan stunting, peningkatan lapangan pekerjaan dengan memberikan pelatihan skill, penanganan sampah, hingga penyediaan ruang terbuka hijau”, paparnya.

Selain program-program pembangunan dan kebijakan pelayanan publik, dokter Chris juga menyebutkan bahwa dirinya dan wakilnya Serena siap untuk memimpin Kota Kupang dengan prinsip _good and clean governance_, dengan memberikan ruang partisipasi dan keterlibatan publik yang setara dan inklusif. 

Menurutnya, adanya ruang keterlibatan publik atau _civil society_ dalam pengawasan setiap penyelenggaraan atau tata kelola kebijakan publik, akan menambah kualitas sistem _checks and balances_ selain dari DPRD dan lembaga supervisi atau audit publik lainnya.

 “Sebagai calon pemimpin muda, kami siap menyelenggarakan tata kelola pemerintahan yang berbasis partisipasi publik yang luas, setara dan merata. Dengan adanya partisipasi dan keterlibatan publik, maka kami harapkan mekanisme kontrol dan keseimbangan atau _checks and balances_ bisa berjalan baik untuk mewujudkan prinsip _good and clean governance_. Semua  sudah kami rancang yang seperti itu”, ujar Christian. 

Pengamat politik sekaligus pengajar Sosiologi Politik dari Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK) dan Universitas Nusa Cendana (Undana), Ahmad Atang, melihat bahwa dengan keunggulan Christian Widodo jika berhadapan dengan setiap kandidat petahana, maka bisa dimaknai bahwa publik Kupang menginginkan wajah baru untuk memimpin Kota Kupang. 

Hal itu, sambungnya, karena publik sudah tahu plus-minus para kandidat petahana ketika mereka memimpin Kota Kupang. Oleh karenanya, rekam jejak jabatan politik dari keempat kandidat akan mengukur tingkat popularitas dan elektabilitas masing-masing.

“Fenomena ini memberikan gambaran bahwa tingkat penerimaan publik terhadap walikota lebih tinggi pada kandidat yang bukan _incumbent_. Di sini dapat dikatakan bahwa para _incumbent_ memiliki plus-minus di mata publik Kota Kupang, sehingga mereka lebih memberikan harapan baru bagi kandidat yang belum pernah memimpin kota. Dengan demikian, ada semacam kejenuhan publik terhadap wajah lama dan lebih memilih wajah baru”, ucap Ahmad Atang saat dikonfirmasi Selasa (16/7/2024).

*Fix, empat pasang kandidat akan berkompetisi di Pilkada Kota Kupang 2024*

Hingga hari ini, tercatat empat pasang kandidat Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang yang telah resmi mendapatkan dukungan dari koalisi partai politik yang memiliki kursi di DPRD Kota Kupang. Regulasi dalam Undang-undang (UU) Pilkada Nomor 10 Tahun 2016 menyebutkan bahwa syarat pencalonan kepala daerah melalui parpol adalah dari parpol atau gabungan parpol yang memiliki kursi minimal 20 persen di DPRD kabupaten/kota. Empat pasangan kandidat Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang tersebut telah memenuhi syarat memiliki minimal delapan kursi (20%) dari 40 total kursi di DPRD Kota Kupang. 

Adapun empat pasangan kandidat yang akan berkompetisi di Pilkada Kota Kupang 2024 adalah:

Christian Widodo berpasangan dengan Serena Francis, resmi diusung oleh Partai Gerindra (dengan 5 kursi) dan PSI (3 kursi), memiliki total delapan kursi di parlemen Kota Kupang.

Pasangan petahana Wali Kota Jefri Riwu Kore dan Adinda Lebu Raya, diusung PDI Perjuangan (5 kursi) dan PAN (4 Kursi) sehingga memilki total sembilan kursi.

Kandidat Petahana Wali Kota Jonas Salean menggandeng Alo Sukardan, menggunakan mesin politik koalisi Partai Golkar (5 kursi) dan Partai Hanura (3 kursi) memiliki total delapan kursi.

Pasangan keempat adalah mantan penjabat Wali Kota Kupang George Hadjoh danTheodora Ewalde Taek, didukung oleh Partai NasDem (5 Kursi) dan PKB (5 Kursi), memiliki total 10 kursi di DPRD Kota Kupang. (**”)




Pakar Politik UMK Sebut Isu Sara Pada Pilkada Kota Kupang Bukan Politik yang Ilegal

 

 

Kupang,mwartapedia.com – Menanggapi isu Suku, Ras dan Agama (SARA) yang beredar di Kota Kupang pada akhir-akhir ini menurut pakar politik Universitas Muhammadiyah Kupang, Dr Ahmad Atang, MSi mengatakan bahwa narasi politik yang dibangun untuk mendikotomi pasangan calon pada Pilkada Kota Kupang bukan mind set politik yang elegan. 

“Sebagai warga Kota Kupang tentu punya hak yang sama dalam politik, yakni hak memilih dan hak untuk dipilih,”ungkapnya ketika dihubungi media ini pada Selasa (16/07/2024).

Menurutnya, secara sosiologis, Kota Kupang masyarakatnya dihuni oleh multietnis, multikultural, multi ras dan mukti agama yang diakui oleh negara sebagai rakyat Kota Kupang.

“Berdasarkan realitas di atas, dalam politik dan demokrasi tidak ada pengkotak-kotakan, karena rakyat yang akan menentukan siapa yang dipercaya,”kata Ahmad Atang. 

Oleh karena itu, lanjut Ahmad Atang, politik dikotomis harus dihindari karena akan membuat demokrasi di Kota Kupang menjadi tidak sehat. 

“Apapun sukunya, apapun agamanya dan apapun daerahnya harus dilihat sebagai khazanah kekayaan yang dikelola untuk Kota Kupang ke depan,”jelasnya.

“Kita juga mengakui bahwa ada warga asli dan ada warga pendatang,”tambahnya. 

Ia menegaskan, kedua entitas ini telah membangun simbiosis mutualisme, sehingga dalam segala aspek kehidupan harus diberi ruang termasuk dalam politik. 

“Siapapun yang ingin membangun Kota Kupang yang lebih melalui jalur politik tentu harus diapresiasi kerana mereka telah berkontribusi sesuai jalur yang dipilihnya dan untuk memimpin Kota Kupang maka rakyat yang akan menentukan, biarlah mereka bersaing untuk memperebutkan suara rakyat pada pilkada mendatang,”pungkasnya. (MI)




Relawan Siaga Flobamora Segera Gelar Dialog Calon Gubernur SPK denga Warga Diaspora Jabodetabek

Kupang,mwartapedia.com – Relawan Siaga Flobamora akan menggelar Dialog Calon Gubernur Simon Petrus Kamlasi (SPK) dengan warga diaspora yang berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT)  di Jakarta.
Dialog tersebut dimaksudkan untuk menjelaskan visi dan misi serta serta motivasi dalam membangun NTT yang masih mendapatkan label sebagai salah satu provinsi termiskis  di Indonesia.
Ketua Relawan Siaga Flobamora Wilfridus Yons Ebiet  mengatakan rencana dialog SPK dengan warga Flobanora disepakati dalam pertemuan SPK dengan pengurus Siaga Flobamora di Cibubur, Selasa, 18 Juni.
“Kami sepakat untuk segera melakukan dialog itu. Biar menjadi kesempatan SPK untuk memohon dukungan dari warga diaspora Flobamora dan menerima masukan sebelum bertarung  di Pilkada NTT,” ujar Ebiet melalui rilis yang diterima media ini. 
Ia mengatakan acara dialog akan dilakukan secepatnya karena waktu untuk Pilkada sudah sangat dekat. 
“Kami usahakan secepatnya. Kalau bisa dalam akhir pekan ini,” demikian Ebiet.
Seperti diketahui SPK menggandeng  Andreas Garu dalam Pilkada Gubernur Provinsi NTT periode 2024-2029 yang berlangsung November tahun ini.
Lebih lanjut Ebiet yang adalah kader muda Gerindra dan juga Ketua Gerakan Patriot Muda Nusa Tenggara Timur (Garda NTT)  mengatakan SPK-Andreas Garu adalah figur yang layak memimpin NTT.
Terkait dukungan partai, Ebiet lebih lanjut menjelaskan kalau saat ini tengah dalam proses finalisasi. 
“Kalau yang sudah pasti memberikan dukungan adalah Nasdem dan PKB,” ujarnya.
Hanya saja, SPK dan Andreas Garu terus mengusahakan untuk mendapatkan dukungan dari Gerinda karena posisi partai yang sangat strategis sebagai pemenang Pemilu nasional.
Dari kekuatan dukungan saat ini, menurut Ebiet, SPK tak akan menjadi orang nomor dua dalam pertarungan Pilkada NTT. 
“Kalau tak ada dukungan kuat tak mungkin beliau tinggalkan posisi sebagai TNI yang masih aktif hingga 11 tahun lagi.”ucap Ebit.
Simon Petrus Kamlasi  dilahirkan di Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), saat ini menjabat sebagai Kasrem 161/Wira Sakti Kupang. Belum lama ini ia mendapat kenaikan pangkat sebagai Brigadir Jenderal (Brigjen).
Dengan kenaikan pangkat yang berlaku sejak 27 Mei 2024, SPK akhirnya ditarik ke Markas Besar TNI AD di Jakarta dan menjabat sebagai Staf Ahli Tingkat II Kepala Staf TNI-AD Bidang Lingkungan Hidup. 
Di kalangan TNI, SPK dikenal luas sebagai pencetus pompa hidrolik yang bisa membantu masyarakat dalam mendatangkan air bersih. Saat ini, sedikitnya sudah tercatat 300 titik air di NTT yang dibantu SPK melalui pompa hidrolik tersebut. 
Terkait pencalonan sebagai Gubernur NTT, SPK memastikan segera mundur dari TNI kendati masih aktif dalam sebelas tahun ke depan.
Sementara itu, Andreas Garu adalah politisi kawakan dari Manggarai yang pernah mendapat kepercayaan dari warga NTT sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD)  RI periode 2014-2019. 
Sebelum menjadi senator, Andreas Garu yang akrab disapa Andre adalah anggota DPRD Manggarai NTT  yang terpilih pada Pileg 2009.
Selama menjadi senator, dia mendapat kepercayaan duduk di Komite IV DPD RI. Andre  juga pernah menjadi anggota Badan Kerja Sama Parlemen (BKSP) DPD RI, anggota Panitia Khusus Tata Tertib DPD RI, Wakil Ketua BKSAP DPD RI serta anggota Badan Pengkajian MPR.
Setelah menyelesaikan tugas sebagai senator, Andre dipercayakan menjadi anggota Komisioner Badan Ketahanan Nasional dan Internasional (BKNI) Republik Indonesia periode 2020-2023. (***)



PSI NTT Resmi Membuka Pendaftaran Calon Kepala Daerah

Kupang,nwartapedia.com – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi membuka pendaftaran calon kepala daerah sebagai langkah konkrit dalam menyikapi tahapan pilkada pada 27 November 2024 mendatang.

Ketua DPW PSI Provinsi NTT, Dokter Christian Widodo mengatakan pembukaan pendaftaran calon kepala daerah untuk tingkat Provinsi NTT juga untuk di 22 kabupaten/kota yang ada di NTT.

“Kami DPW PSI Provinsi NTT hari ini resmi menerima berkas pendaftaran calon kepala daerah mulai dari tanggal 18 April sampai dengan 31 Juli 2024,”ungkap dr. Christian Widodo pada konferensi pers yang berlangsung di Klinik Kupang Graha Madika pada Kamis (18/04/202).

dr. Christian Widodo yang didampingi oleh Sekretaris DPW PSI Provinsi NTT,  Junaidin Masahan, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Kanisius To dan Ketua DPD Kabupaten Kupang, David Daud menjelaskan bahwa jangka waktu yang ditentukan untuk pendaftaran calon kepala daerah selama 3 bulan.

“Waktunya memang lama karena kami tau persis bahwa semua partai politik masih melakukan lobi-lobi kepada parpol lain dan dinamis sehingga kami berikan ruang dan waktu yang cukup panjang supaya ketika kandidat mendaftar sudah tau partai-partai mana saja yang bisa bersama mereka,”jelas Anggota DPRD Provinsi NTT.

Ia juga menerangkan, pada hasil pileg kemarin PSI Provinsi NTT memperoleh 34 kursi yang terdiri dari 6 kursi untuk DPRD Provinsi dan 28 kursi di kabupaten/kota. 

“Di Kabupaten Ende kami punya pimpinan Wakil Ketua 1 DPRD, di Sumba Tengah ada Wakil Ketua 11, kami juga punya fraksi di 6 Kabupaten yaitu Kabupaten Kupang, Belu, Ende, Malaka, Sumba Barat dan Sumba Tengah yang lain masuk dalam fraksi gabungan sementara di provinsi kami punya 6 lebih dari 1 fraksi.

 

Politisi muda ini menambahkan, peningkatan perolehan kursi merupakan suatu prestasi yang sangat membanggakan bagi PSI NTT.

“Kami bangga karena PSI Provinsi NTT merupakan yang terbaik untuk PSI di Indonesia oleh karena itu kami persiapkan betul-betul optimal untuk menghadapi Pilkada dengan kursi yang kami peroleh,”tambahnya.

Sementara itu, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) sekaligus Wakil Ketua DPW PSI Provinsi NTT, Kanisius To mengatakan PSI Provinsi NTT secara resmi mengundang seluruh individu yang memiliki keinginan dan potensi memimpin daerah dengan integritas dan komitmen yang tinggi untuk mendaftar sebagai calon.

“Hari ini secara resmi membuka pendaftaran untuk calon pemimpin daerah baik untuk gubernur maupun bupati/wali kota dan secara teknis untuk proses awal berkas yang harus disiapkan oleh setiap paket adalah surat permohonan, visi misi, Curriculum Vitae (VC), Kartu Tanda Penduduk (KTP) berkas tersebut dibuat rangkap tiga (3) dan tanpa mahar dan berkas tersebut diserahkan ke Sekretariat DPD/DPW PSI setempat,”ucapnya.

Calon kepala daerah juga dapat menghubungi kontak person : 0813 3910 4332 Ketua Bapilu DPW PSI NTT, Kanisius To. (MI)




Ahmad Atang Sebut George Hadjo Punya Modal Yang Baik Dalam Pilkada Kota Kupang

Kupang,nwartapedia.com – Banyak figur yang akan meramaikan pertarungan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Kupang tahun depan. Di publik telah muncul nama-nama yang tidak asing seperti Yonas Salean, Jefri Riwu Kore, Cris Mbuik, Herman Man dan mantan Penjabat Wali Kota Kupang, George Hadjo.

Dari sekian nama tersebut semuanya berlatar belakang politisi, kecuali George Hadjo dan selama setahun menjadi Penjabat Wali Kota dirinya sudah banyak berbuat untuk Kota Kupang dan bagi saya ini modal yang baik dalam Pilkada Kota Kupang mendatang.

Demikian diungkapkan oleh Pakar Politik dari Universitas Muhammadiyah Kupang, Dr. Ahmad Atang, S.Sos, M.Si kepada mwartapedia.com, Kamis (14/09/2023).

Menurutnya, kepemimpinannya yang dikenal tegas, cepat dan populis dalam membangun Kota Kupang patut untuk diperhitungkan.

“George Hadjo adalah seorang figur populis yang jauh dari kesan birokratis dalam membangun Kota Kupang,”kata Ahmad Atang.

Pakar Politik ini menambahkan, setelah meletakan jabatan sebagai PJ, George masih menjabat sebagai kepala biro umum Pemerintah Provinsi. Itu artinya, statusnya sebagai (Aparatus Sipil Negara) ASN dan apabila ingin bertarung di kota sebagai calon walikota maka harus mundur sebagai ASN.

“Sebagai ASN, kerja pak George relatif berat, yakni harus memastikan partai pendukung. Kendaraan politik menjadi kesulitan tersendiri, karena bukan dari politisi,”tambahnya.

Ahmad Atang menjelaskan, jika ingin menjadi calon walikota harus memastikan merebut hasil survey. Dengan modal popularitas dan elektabilitas maka seseorang akan dilirik oleh partai. 

“Maka kerja-kerja politik saat ini harus didukung oleh penerimaan publik yang diuji dari survey. Orang tidak bisa mengklaim memiliki basis namun belum diuji, maka ujian seseorang diterima atau tidak tergantung hasil survey,”jelasnya.

Baginya, orang yang memiliki partai belum tentu diterima publik dan begitupun sebaliknya. 

“Oleh karena itu, mulai saat ini, Pak Goerge harus memastikan posisinya di publik seperti apa,”pungkasnya. (MI)




Laskar Timur Indonesia Imbau Hindari Hoaks dan Isu SARA Jelang Pemilu 2024

                                       

Kupang,nwartapedia.com –  Ketua Umum Laskar Timor Indonesia (LTI) Pdt. Ady William Ndiy mengimbau agar masyarakat NTT menolak segala informasi hoaks dalam rangka penyelenggaraan Pemilu Serentak tahun 2024 mendatang.

Menurut dia, Pemilu Serentak tahun 2024 mendatang merupakan pesta demokrasi yang harus disukseskan dan disambut dengan sukacita.

“Untuk itu seluruh lapisan masyarakat khususnya yang ada di Provinsi NTT agar menolak segala informasi hoaks yang sengaja dibuat untuk menyesatkan banyak orang,” kata Pdt. Ady yang didampingi sejumlah pengurus LTI, Minggu (15/10/2023) petang.

Dia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat khususnya pemuda, untuk bersama-sama mensukseskan Pemilu Serentak tahun 2024 dengan tidak terpengaruh berita hoaks, menolak isu SARA dan ujaran kebencian.

“Mari kita bersama-sama menjaga kerukunan antar umat beragama dan mendukung penuh Polda NTT dalam menjaga Kamtibmas yang aman dan kondusif selama pelaksanaan Pemilu Serentak tahun 2024,” ajaknya.

“Pengalaman membuktikan bagi kita bahwa ada banyak masalah yang timbul penyebabnya bukan karena hal-hal yang prinsip, tetapi karena berita-berita hoaks dan ujaran kebencian. Oleh karena itu Laskar Timor Indonesia  mengimbau agar seluruh pemuda di NTT dan di seluruh penjuru Indonesia pada umumnya, untuk menghindari dan melawan yang namanya berita hoaks,” sambung dia.

Masih menurut Pdt. Ady, informasi yang kita terima tidak jelas kebenarannya agar tidak turut serta untuk menyebarluaskan informasi tersebut terutama dalam masa masa kampanye.

Dia juga mengharapkan kepada para kandidat dan para tim sukses agar betul-betul menghindari dan tidak lagi menggunakan isu SARA, suku dan agama untuk kendaraan politik.

“Karena berbicara tentang politik merupakan hak pribadi setiap individu. Artinya, setiap orang mempunyai pertimbangan sendiri-sendiri,” imbuhnya.

Sehingga cara-cara demikian akan membangun tembok atau sekat-sekat yang sangat mudah menjadi suatu alat pemicu terjadinya konflik horizontal antar sesama anak bangsa yang ada di tengah masyarakat.

“Terutama bagi peserta pemilu, Calon Legislatif, Calon Kepala Daerah hingga Calon Presiden dan Wakil Presiden, kami ajak marilah kita belajar politik secara dewasa dengan cara politik yang selalu mengedepankan kesantunan dalam berpolitik. Lebih baik bersaing lewat program-program agar mendapat simpati dari para masyarakat atau pemilih,” tandasnya.

“Marilah berkampanye secara santun dan etis dengan cara-cara yang dewasa, dengan cara-cara yang cerdas. Saya percaya ketika ini dilakukan, maka Indonesia akan aman dan damai, agar Pemilu 2024 mendatang dapat berjalan dengan aman dan damai sehingga melahirkan pemimpin-pemimpin yang baik dan bisa membangun serta mengangkat derajat daerah ini menjadi lebih baik,” pungkasnya. (***)