Ibunda Theresia Widodo Kenang Dokter Christian Widodo Begitu Penyayang Dalam Keluarga

Kupang,nwartapedia.com – Peran seorang perempuan bernama Theresia Avilla Widodo tidak bisa dipisahkan dari kehidupan calon Walikota Kupang, Dokter Christian Widodo.

Ibunda Theresia Widodo menceritakan Dokter lulusan Universitas Tarumanegara yang dikenal sebagai penyayang keluarga dan sangat mencintai ibunya.

“Dokter Christian memang sangat sayang sekali dengan saya. Selama ini kalau saya minta apa saja pasti dikasih oleh Dokter Christian,”tutur Theresia Widodo kepada media ini di Resto Subasuka pada Minggu (10/11/2024).

Sikap penyayang yang dimiliki oleh seorang Dokter Christian Widodo menurut Ibunda Theresia Widodo masih dirasakan hingga sekarang.

“Setiap bulan saya dikasih uang dan Dokter Christian selalu bilang selama saya menjadi DPRD Provinsi NTT saya kasih mama ini, walaupun sedikit untuk mama belanja jika mama suka beli apa mama beli saja,”tuturnya.

Ibunda Theresia Widodo menyebut, kasih sayang yang diberikan oleh Dokter Christian Widodo akan tetap menjadi memori terindah dalam hidupnya.

“Sesekali Bapaknya bertengkar dengan saya, Dokter Christian akan mati-matian membela saya,”ucapnya bangga.

Bagi Theresia Widodo, menjadi anak kali-laki tunggal didalam keluarga tidak membuat Dokter Christian Widodo menjadi anak yang dimanja tetapi menjadi anak yang sangat penyayang dalam keluarga.

“Dokter Christian SMA di Santo Yusup Malang dan ketika pulang libur di Kupang maka sepanjang harian hanya menemani adiknya untuk bermain bersama,”kenang Ibunda Theresia Widodo.

Selain itu, kenang Ibunda Theressia Widodo, Christian kecil sudah menunjukkan sifat tidak tinggi hati dan solider. Hal ini ditunjukkan antara lain ketika dijemput disekolah seringkali dia protes, tidak mau mobil sampai di gerbang sekolah.

“Nanti dibilang sombong oleh teman temannya yang ketika itu masih banyak yang menggunakan angkot,”ucapnya.

Ia menuturkan, Dokter Christian Widodo sering jadi juara kelas dan juara umum sekolah. Bahkan ketika lulus SMP ia meraih NEM tertinggi kedua se-provinsi NTT.

“Saya masih simpan sampai sekarang kliping beritanya di koran. Walaupun demikian, semua ini tidak membuat Dokter Christian jadi anak yang sombong,”pungkasnya.  (MI)




Pengamat Politik Dr. Ahmad Atang: Yang Disampaikan Ansy Lema Adalah Komitmen dan Tanggungjawab Nyata

Kupang,nwartapedia.com – Pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK), Dr. Ahmad Atang, M.Si menyebut apa yang disampaiakan oleh Calon Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur, Yohanis Fransiskus Lema (ansy Lema) membangun negara kesejahteraan (welfare state) merupakan tanggungjawab seorang pemimpin. 

Oleh karena itu, apa yang disampaikan oleh cagub Ansy Lema yang ingin mewujudkan kesejahteraan masyarakat NTT ketika dipercaya jadi gubernur bukan sesuatu yang utopis tetapi layak adanya,”ucap Ahmad Atang menanggapi pernyataan Ansy Lema dalam debat kedua yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum di Millenium Ballroom, Rabu tanggal 6 November 2024.

Menurut Ahmad Atang, di tangan seorang pemimpin, kesejahteraan masyarakat menjadi ukuran kepemimpinan.

“Jadi menurut saya, apa yang disampaikan oleh Ansy merupakan sebuah komitmen dan tanggungjawab nyata,”kata Ahmad Atang ketika dihubungi media ini pada Senin (11/11/2024).

Ahmad Atang mengungkapkan, untuk mewujudkan kesejahteraan,  Ansy Lema memulai dari masyarakat kelas bawah, yakni masyarakat desa yang hidup menggantung nasibnya pada alam.

“Masyarakat petani, nelayan, peternak adalah kelompok sosial yang perlu disentuh dengan konsep pemerataan, perlindungan dan pemberdayaan,”ucapnya.

Pada tataran aksi, Ahmad Atang menjelaskan, pemberdayaan menjadi penting karena masyarakat perlu memiliki life skill, karena kesejahteraan tidak mungkin datang tanpa adanya usaha.

“Pemerintah bertugas membuka ruang pemberdayaan agar masyarakat dalam menciptakan Pengembangan diri (self development),”jelasnya.

Maka pendekatan pembangunan yang berpusatkan pada rakyat (people center), menurut Ahmad Atang merupakan pemikiran yang cerdas dari Calon Gubernur NTT, Ansy Lema.

“Karena itu, kerja-kerja kolaborasi dan penthahelik merupakan sebuah keharusan untuk membawa masyarakat maju dan sejahtera,”pungkasnya. (MI)




Terinspirasi dari Thomas Aquinas, Palon Ansy-Jane Ingin Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat

Kupang,nwartapedia.com – Pasangan calon Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur nomor urut 1, Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto terinspirasi dari St. Thomas Aquinas seorang teolog dan filsuf terkemuka pada abad ke 13 yang mengatakan bahwa jika pemerintah tidak berupaya mencapai kesejahteraan umum sebagai tujuan tertinggi dan berorientasi kepada kepentingan privat yang egoistik maka tidak tercapai keadilan. 

“Teringat Santo Thomas Aquinas filsuf legendaris abad 13 mengatakan bahwa tujuan tertinggi dari politik itu adalah kesejahteraan masyarakat dan ini akan menjadi fashion kami untuk bangun NTT,”ungkap Ansy Lema dalam closing statement pada debat terbuka kedua calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT yang di selenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU)  di Millenium Ballroom pada Rabu (06/11/2024).

Ansy Lema menegaskan, pemerintah sebagai wakil rakyat dan struktur negara perlu menghayati dan mengimplementasikan nilai keadilan dalam hidup dan dalam penerapan kebijakan publik yang mampu membawa kesejahteraan umum bagi seluruh lapisan masyarakat

“Kata kuncinya ada di pemimpin yang punya hati, punya otak, punya keberanian dan mau panggul salib dan rela berkorban untuk rakyat NTT dan kami hadir untuk memberi diri menjadi pelayan publik,”tegasnya,

Momentum tersebut digunakan oleh Ansy-jane untuk memaparkan konsep yang sudah digagas untuk membangun NTT.

“Konsep kami sederhana saja yakni yang pertama kami pembangunan pada people subjek dan orientasinya pada manusia. Kedua orientasinya pada kesejahteraan rakyat pada semua pihak,”ungkapnya.

“Ketiga kami juga sadar akan pentingnya kelestarian ekologi, tidak boleh merusak alam dan lingkungan hidup dan,”tambahnya.

Paslon Ansy-Jane juga mengajak kedua paslon yang lain untuk membangun solidaritas dan mempererat kekeluargaan.

“Keempat mari kita damai karena kita semua bersaudara membangun soliditas mempererat kekeluargaan, Politik boleh beda tetapi persaudaraan tidak boleh retak,”ajaknya.

Pasangan Ansy-jane juga menyatakan siap membangun kemitraan dengan berbagi lembaga demi terciptanya kesejahteraan di NTT.

“Terakhir  Kami akan membangun kemitraan dengan berbagai macam lembaga. Ingat jangan lupakan kampus sebagai lembaga riset dan inovasi pembangunan,”pungkasnya. (MI)




Pius Rengka: Semangat Partriotik Keluarga Dokter Christian Widodo Tulus Hibahkan Lahan Demi Pancasila

Kupang,nwartapedia.com – Mantan Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi NTT, Pius Rengka, SH., M.Sc menyebut calon Walikota Kupang, Dokter Christian Widodo bersama keluarga yang telah menyerahkan hibah lahan seluas 5.000 meter persegi pada tanggal 3 September 2017 diruang kerja Gubernur NTT, Frans Lebu Raya merupakan suatu semangat ideologi dan patriotik yang luar biasa demi pancasila.

Demikian disampaikan oleh Mantan Ketua FPK, Pius Rengka ketika dihubungi media ini pada Minggu (10/11/2024).

Pius Renga menuturkan, ide untuk membangun Monumen Flobamora Rumah Pancasila tersebut digagas oleh FPK ketika dirinya menjabat sebagai ketua FPK.

“Pada saat saya menjadi Ketua FPK NTT kami menggagas untuk membangun patung atau arca dari Burung Garuda Pancasila karena ingin menegaskan tentang pancasila itu dilahirkan di NTT tepatnya di Ende,”ungkapnya. 

Ia menjelaskan, Monumen Rumah Pancasila bangun di Kota Kupang karena Kupang merupakan Ibu Kota Provinsi NTT.

“Kenapa monumen tersebut kita tidak bangun di Ende tetapi kita memilih di Kota Kupang karena Kupang adalah Ibu Kota Provinsi NTT,”jelasnya.

Setelah menggagas, lanjut Pius Rengka, pihaknya mencari lahan milik pemerintah guna dijadikan tempat untuk membangun monumen tersebut.

“Kami berusaha untuk mencari lahan milik pemerintah antara lain di dekat Hotel Sasando rencananya mau dibangun disitu,”tambahnya.

Tetapi menurut hasil diskusi tim besar FPK mengatakan bahwa lokasi tersebut tidak cukup strategis

“Waktu itu saya menggagaskan kalau bisa tempat itu ada dekat tempat yang sangat bagus maka pada waktu itu keluarga Dokter Christian Widodo yang kebetulan saat itu Pak Theo Widodo adalah Wakil Ketua FPK beliau merelakan untuk memberikan tanahnya untuk pembangunan,”ucapnya.

Pius Rengka mengungkapkan, sikap rela berkorban yang ditunjukan oleh Dokter Christian Widodo bersama keluarganya merupakan bukti nyata bentuk cinta tanah air dan Pancasila.

“Satu kerelaan yang menurut saya pertama sangat langka, kedua sangat istimewa dan ketiga sangat patriotik karena tidak gampang orang memberi tanah secara cuma-cuma atau prodeo apalagi tanah yang terletak di Kota Kupang daerah dekat Pelabuhan Tenau dan tempatnya sangat strategis berada di ketinggian yang begitu bagus,”ungkapnya.
Bagi Pius Rengka, sikap rela berkorban yang ditunjukan oleh keluarga Dokter Christian Widodo merupakan sikap yang langka dan tidak dimiliki oleh banyak orang di NTT.

“Saya sudah melihatnya lokasi itu dari dekat dan itu memang sikap humanisme dan patriotik, menurut saya tidak banyak orang yang melakukan hal seperti ini apalagi kelas di NTT tidak ada. ,”kata Mantan Anggota DPRD Provinsi NTT.

“Menurut saya reputasi keluarga ini memang meyakinkan apalagi saya cukup dekat dengan keluarga ini sehingga saya sangat tau mereka punya kualitas gagasan ideologisnya dan kualitas patriotiknya saya kenal betul,”tambahnya.

Pius Rengka menambahkan, lokasi yang letaknya sangat strategis untuk dijadikan tempat berbisnis rela dihibahkan kepada pemerintah demi membela ideologi negara merupakan sesuatu yang sangat luar biasa.

“Di Kota Kupang ada orang yang kasih tanahnya cuman 5 meter saja perkara sampai ke Tuhan tetapi ini dikasih 5.000 meter persegi secara cuma-cuma itu peristiwa langka yang luar biasa karena di NTT tidak ada orang seperti ini  dan saya sendiri secara pribadi sangat mengagumi keluarga ini,”tambahnya.

Pius Rengka menjelaskan,  pada saat terjadi pergantian pemerintahan yang dipimpin oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat belum sempat dilanjutkan karena belum menjadi prioritas.

“Pada prinsipnya Pak Viktor itu setuju untuk melanjutkan pembangunan itu tetapi pada waktu itu pilihan beliau itu belum prioritas jadi konteksnya pada waktu itu jelas jamannya pak Frans Lebu Raya bahwa terjadi krisis relasi secara cukup meluas di Indonesia sehingga pembangunannya dihentikan,”pungkasnya. (MI)




Dokter Christian Widodo di Mata Yoseph Amormeus Peraih Medali Emas PON XX Papua

 

 

Kupang,nwartapedia.com  –  Atlit peraih medali emas cabang olahraga bela diri Tarung Derajat Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021  dari Provinsi Nusa Tenggara Timur, Yoseph Amormeus  menuturkan pernah mendapatkan pelayanan medis dari calon Walikota Kupang, Dokter Christian Widodo.

Yoseph Amor sapaan akrabnya menceritakan pengalamannya bersama Dokter Christian Widodo ketika mengikuti PON XX di Papua tahun 2021, 

“Menurut saya Pak Dokter menjalankan tugas dengan baik, semua obat-obatan, vitamin tersalurkan ke atlit dengan baik,”ungkapnya ketika dihubungi media ini pada Jumad (08/11/2024).

Yoseph mengatakan, PON XX di Papua 2021 saat itu masih mengalami pandemi Covid-19 tetapi ia merasakan layanan kesehatan yang diberikan oelh tim medis dengan penuh perhatian.

“Meskipun saat PON XX di Papua, Pak Dokter tidak mendampingi secara langsung karena mungkin wilayah yang terpisah tetapi tetap didistribusikan apa yang menjadi keperluan atlit serta pelatih dan ofisial,”tuturnya.

Bagi Yoseph Amor, sosok seorang Dokter Christian Widodo sangat peduli dan perhatian dengan semua atlit PON XX di Papua.

“Dimata saya sosok Dokter Christian Widodo adalah seorang dokter yang sangat baik, memberikan perhatian dan sangat peduli dengan kami para atlit,”ujarnya.

Selain pada ajang PON XX Papua 2021, Yoseph Amor juga mengaku pernah kenal dektat dengan Dokter Christian Widodo karena menngeluti olahtara Gym di tempat yang sama.

“Setiap hari kami latihan Gym di tempatnya Pak Dokter Christian Widodo dan kebetulan Pak Dokter menjadi ketua umum organisasi kami sehingga saya kenal betul sosok yang baik hati dan murah senyum ini,”kata Yoseph Amor.

Yoseph Amor berharap jika Dokter Christian Widodo terpilih menjadi Walikota semoga tetap memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kota Kupang.

“Pesan saya buat Dokter Christian Widodo semoga tetap rendah hati dan mengandalkan Tuhan Yesus,”harapnya.

Hal yang sama diungkapkan oleh  Wakil Ketua Pengurus Provinsi Tarung Derajat NTT, Marianus Jago tentang sosok Dokter Christian Widodo yang dikenal sangat perhatian dengan para atlit.

“Pak Dokter orangnya baik dan murah hati serta memberikan perhatian penuh buat para atlit,”ungkapnya.

Marianus Jago menuturkan perhatian yang diberikan oleh Dokter Christian Widodo bagi para atlit bukan hanya dari obat-obatan tetapi juga dari segi material.

“Yang masih membekas dalam ingatan saya adalah pada persiapan PON XXl Aceh Sumut 2024 saat kita mau Try out atlit di Kabupaten Sikka, Dokter Christian Widodo memberikan dana pribadinya sebesar Rp.3 juta rupiah untuk transportasi atlit,”tuturnya.

Marianus Jago berharap agar masyarakat Kota Kupang memberikan dukungan dan kepercayaan kepada calon Walikota Kupang, Dokter Christian Widodo sehingga perhatian yang pernah diberikan bagi para atlit dapat dirasakan oleh seluuruh warga Kota kupang.

“Saya mengajak warga Kota Kupang untuk memberikan dukungan buat Pak Dokter Christian Widodo pada Pilkada 27 November mendatang. Beliau orag baik dan sangat cocok untuk memimpin Kota Kupang,”pungkasnya. (MI)




Cerita Leonardus Bria Driver RS. Carolus Borromeus Tentang Sosok Dokter Christian Widodo

 

Kupang,nwartapedia.com –  Menjadi driver di Rumah Sakit Santo Carolus Borromeus membuat Leonardua Bria sangat mengenal Calon Walikota Kupang, Dokter Christian Widodo yang saat itu bekerja sebagai dokter pada rumah sakit tersebut.

“Dokter Christian Widodo orangnya terlalu baik dan mempunyai jiwa sosial yang tinggi sehingga untuk pengobatan gratis bukan sesuatu hal yang baru karena sudah dilaksanakan dari dulu ketika dokter masih bekerja di RS. St, Carolus Borromeus,”ucap Leonardus ketika ditemui media ini di tempat pengobatan gratis yang berlangsung di RT 22/RW 02 Kelurahan Belo pada Rabu (06/11/2024)

Bagi Leonardus, memberikan pelayanan pengobatan gratis adalah merupakan salah satu hobi dari seorang Dokter Christian Widodo untuk menolong orang.

“Dulu kami belum ada BPJS dan sebagai karyawan kami paling senang jika berobat di Dokter Christian Widodo karena selain mendapatkan pelayanan kesehatan gratis kami juga mendapatkan uang tambahan dari dokter,”kenang Leonardus.

Ia menambahkan, pelayanan tersebut bukan hanya karyawan di rumah sakit tetapi juga diberikan untuk masyarakat kurang mampu yang datang untuk berobat.

“Kami senang karena Dokter Christian Widodo memberikan pengobatan gratis bukan hanya karyawan tetapi banyak masyarakat juga dibantu oleh Dokter Christian Widodo,”ungkapnya.

Leonardus menuturkan, Selama bekerja dengan Dokter Christian Widodo dirinya merasa sangat dekat karena orangnya sangat ramah dan baik hati.

“Saya melihat Dokter Christian Widodo orangnya murah senyum, tidak pernah marah, paling baik sehingga kami di rumah sakit paling senang dengan dokter,”tuturnya.

“Kalau karyawan mengeluh sakit sedikit pasti menuju ke Dokter Christian Widodo karena dokter berjiwa sosial yang tinggi dan suka membantu,”tambahnya.

Selain pelayanan kesehatan, Leonardus mengungkapkan bahwa Dokter Christian Widodo juga mempunyai kebiasaan untuk selalu menghargai dan menghadiri setiap undangan dari karyawan.

“Jika ada karyawan memberikan undangan dalam hajatan pernikahan biar jauh pasti dokter pergi dan itu tidak pernah terlewatkan,”ujarnya.

Ketika mendegar Dokter Christian Widodo maju sebagai calon Walikota Kupang, Leonardus  merasa sangat senang karena kota ini akan dipimpin oleh orang baik seperti Dokter Christian Widodo.

“Selain kebaikannya, Dokter Christian juga masih muda, energik dan lebih menguasai teknologi sekarang sehingga sebagai pemuda saya sangat mendukung orang seperti dokter sebagai panutan di Kota Kupang,”sebut Leonardus.

Dririnya berharap pada tanggal 27 November mendatang warga Kota Kupang memilih dan memenangkan orang baik seperti Dokter Christian Widodo.

“Otomatis saya berharap Dokter Christian Widodo menang pada pemilihan Walikota Kota Kupang. Pesan saya dokter  tetap memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kota Kupang,”pungkasnya. (MI)




Ketum FKPTT, Eurico Guterres Sebut Sudah Saatnya Christian-Serena Jadi Walikota Kupang

Kupang,nwartapedia.com – Ketua Umum Forum Komunikasi Pejuang Timor Timur (FKPTT) Eurico Barros Gomes Guterres sebut sudah saatnya Kota Kupang dipimpin oleh Calon Walikota dan Wakil Walikota, Dokter Christian Widodo-Serena Francis (CS’an) pada ajang Pilkada Kota Kupang 27 November mendatang.

“Saya mau meyakinkan kita semua yang hadir disini bahwa sesungguhnya Dokter Christian Widodo-Serena Francis sudah menjadi Walikota dan Wakil Walikota Kupang dan percayalah bahwa kali ini Kota Kupang harus dipimpin oleh Paket CS’an,”demikian disampaikan oleh Ketua Umum FKPTT ketika memberikan sambutan pada kampanye yang digelar oleh pasangan calon Dokter Christian Widodo-Serena Francis di Kantor Pusat FKPTT di Kelurahan Liliba pada Kamis (07/11/2024) sore.

Didepan ribuan warga eks Timtim dan masa simpatisan, Eurico Guterres mengatakan bahwa FKPTT adalah organisasi kemasyarakatan sama seperti ormas lain.

“Kita non partisipan independen tetapi kita juga punya hak politik yang sama untuk menentukan pilihan pada Pilkada mendatang,”sebutnya.

Kehadiran ribuan eks Timtim dan simpatisan dikantor FKPTT, menurut Eurico Guterres adalah untuk memberikan dukungan kepada Dokter Christian Widodo-Serena Francis agar terpilih menjadi Walikota dan Wakil Walikota Kupang.

“Berdasarkan rapat kerja nasional, FKPTT memutuskan untuk mendukung Paslon yang didukung oleh partai Gerindra dan kebetulan Calon Walikota dan Wakil Walikota Kupang, Christian-Serena partai koalisi yang mengusung didalamnya ada Partai Gerindra maka kami konsisten,”ucapnya.

Eurico Guterres menegaskan Kota Kupang akan lebih maju jika berada di tangan Dokter Christian Widodo-Serena Francis karena kedua sosok ini masih muda, sangat energik dan bersih dari politik. 

“Saya sebagai Ketua Umum FKPTT menghimbau kepada kita semua yang hadir disini yang sudah bergabung dalam FKPTT bahwa sudah waktunya kota ini dipimpin oleh orang-orang yang bersih dari politik, muda serta energik,”tegasnya.

Eurico Guterres menjelaskan,  FKPTT sudah mengalokasikan 2000 unit rumah di Kota Kupang tetapi kendalanya di lahan sehingga dirinya berharap jika Dokter Christian Widodo-Serena Francis terpilih akan menmenyelesaikan masalah ini.

“Untuk Kota Kupang kami alokasikan 2000 unit perumahan tetapi kami kendala dengan lahan sehingga kami minta untuk mengajukan hal ini ke pemerintah pusat,”pintanya. 

Selain perumahan,  Eurico Guterres juga menitipkan program pemberdayaan dan menempatkan birokrasi sesuai bidang ilmunya.

“Kalau kita salah menempatkan berarti disitu awal kegagalan. Kota ini sebenarnya indah sekali tapi orang-orang yang pernah mengurusnya salah sehingga kita mengharapkan kota ini dipimpin oleh orang benar karena jika Kota Kupang bagus maka mencerminkan NTT,”pungkasnya.

Sementara itu, Calon Walikota Kupang, Dokter Christian Widodo dalam orasinya menyampaikan bahwa  Paket CS’an mempunyai program unggulan yakni meningkatkan kesejahteraan bagi warga Kota Kupang.

“Yang paling utama, kami ingin meningkatkan kesejahteraan warga Kota Kupang lewat pemberdayaan. Kami juga ingin meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berkarakter,”ucapnya.

Dokter Christian Widodo menjelaskan, soal pembangunan 2000 unit rumah yang disampaikan oleh FKPTT akan menjadi pekerjaan bersama jika paket CS’an terpilih menjadi Walikota dan Wakil Walikota Kupang. 

“Bapa mama menitipkan kepada kami soal pembangunan perumahan pasti siap kami laksanakan. Oleh karena itu dengan segala kerendahan hati saya dan Kaka Serena mohon doa dan dukungannya supaya kami bisa menang setelah menang kami akan kembali ke sini duduk bersama dengan Pak Eurico Guterres, FKPTT dan Dinas PUPR untuk membahas lahan mana yang bisa dijadikan untuk membangun 2000 unit rumah,”pungkasnya. (MI) 




Sosok Dokter Christian Widodo di Mata Oki Pono Ambrosius Mantan Gurunya

Kupang,nwartapedia.com Sosok Dokter Christian Widodo sebagai calon Walikota Kupang dikenal sebagai anak yang sangat pintar sejak usia sekolah. Bahkan saat kelas 2 Sekolah Menengah Pertama (SMP), seorang Dokter Christian Widodo pernah menulis majalah dinding sekolah tentang asimilasi atau pembauran antara pribumi dan orang China.

Demikian dikisahkan oleh Oki Pono Ambrosius mantan guru bidang studi Bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Pertama Katholik St. Theresia Kupang yang mengenal Dokter Christian Widodo sejak masih sekolah.

“Pola pikir anak SMP jaman itu, Dokter Christian sudah menulis di majalah dinding tentang asimilasi atau pembauran antara pribumi dan orang China”ungkapnya ketika ditemui media ini di SMPK St. Theresia Kupang pada Kamis (06/11/2024).

Berdasarkan ingatannya, karena karya tulisan Dokter Christian Widodo bagus maka Oki Ambrosius menyuruh untuk dikembangkan kemudian diseminarkan didepan teman-tamannya.

“Inilah kelebihan luar biasa yang dimiliki oleh Dokter Christian Widodo karena bagi saya di jaman itu sudah bisa menghasilkan satu karya yang berbicara tentang pembauran antara pribumi dan orang China sehingga dalam  pergaulan tidak pernah membedakan suku,”ucapnya.

Oki Ambrosius juga menjelaskan, kelebihan lain dari Dokter Christian Widodo dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia adalah selalu membaca mendahului sehingga ketika dijelaskan tidak mengalami kesulitan.

“Pernah menjadi juara kelas dan dipilih menjadi ketua kelas serta ketua OSIS karena orangnya pintar dalam berpidato dan literasinya bagus pada masa itu yang belum secanggih sekarang,”jelasnya.

Baginya, selain memiliki kecerdasan, Dokter Christian Widodo juga adalah seorang yang patuh dan sopan dengan semua orang.

“Ketika bersalaman dengan kami guru-gurunya, Dokter Christian Widodo selalu menunduk dan itu terbawa sampai sekarang,”jelasnya.

Mempunyai kecerdasan dan berperilaku baik inilah yang membuat Oki Ambrosius meyakini Dokter Christian Widodo mampu membawa Kota Kupang menjadi lebih baik.

Sebagai mantan pendidik, Oki Ambrosius berpesan agar Dokter Christian Widodo dapat merangkul generasi muda  jika terpilih menjadi Walikota Kupang pada 27 November 2024 mendatang.

“Pesan saya untuk Dokter Christian Widodo agar pertahankan apa yang ada dan terus kembangkan terutama rangkul anak muda karena itu adalah kunci dimana anak-anak muda di kota ini sekarang kehilangan figur sebagai tokoh panutan,”pungkasnya.  (MI)




Ahmad Atang Sebut Ide Paslon Christian-Serena Sejalan Dengan Pemikiran Para Ahli

Kupang,nwartapedia.com – Pengamat Politik Universitas Muhammadyah Kupang (UMK), Dr. Ahmad Atang, M.Si menyebut  Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Kupang, Dokter Christian Widodo dan Serena Francis (CS’an) nomor urut 5 mengusung ide peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kota Kupang sejalan dengan pemikiran para ahli.

Hal ini disampaikan oleh Pengamat Politik yang juga adalah Direktur Pascasarjana pada UMK, Ahmad Atang ketika dimintai keterangan terkait debat kedua yang diadakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU)  Kota Kupang di Hotel Aston pada Sabtu (02/112024).

Ahmad Atang menilai, dari sekian banyak isi yang dilontarkan, persoalan menarik yang digagas oleh Paslon Christian-Serena adalah mempersiapkan SDM yang baik untuk mengelola infrastruktur Kota Kupang.

“Itu artinya pendidikan menjadi penting dalam membangun masyarakat cerdas,”ucapnya.

Ia menjelaskan, Ide ini sejalan dengan pemikiran para ahli bahwa pendidikan Sumber Daya Manusia memiliki kekuatan tiga kali lebih besar dalam menciptakan akselerasi pembangunan dibandingkan ekonomi dan politik.

“Pembangunan bertumpu pada manusia sebagai pelaku, maka mempersiapkan SDM merupakan kata kunci dan Paslon SC’an telah berada di jalan yang benar dalam membangun Kota Kupang,”jelasnya.

Ahmad Atang juga menegaskan, Fakta memperlihatkan bahwa mendahulukan ekonomi, infrastruktur justru menyebabkan banyak program terbengkalai karena manusia tidak dipersiapkan dengan baik.

“Infrastruktur dibangun banyak yang tidak terawat karena kurangnya kepedulian publik, begitu juga bantuan ekonomi ke masyarakat kelas bawah tidak berujung baik karena SDM tidak dipersiapkan dengan baik,”tegasnya..

Oleh karena itu, Ahmad Atang berharap paket SC’an harus konsisten dengan gagasan bahwa SDM sebagai lokomotif pembangunan benar-benar akan terwujud jika rakyat memberikan kepercayaan untuk memimpin.

Baginya, Penampilan Paslon Christian-Serena pada debat kedua jauh lebih bagus dibandingkan debat pertama. Rasa percaya diri, kemampuan menyampaikan ide dan merespon pertanyaan lebih sistematis, argumentatif dan terukur.

“Ini adalah modal besar untuk memberikan keyakinan pada publik atas desain masa depan Kita Kupang,”pungkasnya. (MI).




Adu Solusi TPPO di NTT, Jane Natalia Suryanto Tampil Memukau pada Debat Pertama

Kupang,nwartapedia.com – Calon Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur, Jane Natalia Suryanto tampil memukau ketika beradu solusi dengan Johny Asadoma terkait penanganan mafia Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di NTT pada debat pertama yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi NTT di Millenium Ballroom, Kupang pada Rabu 23 Oktober 2024.

Mulanya, Jane mengatakan bahwa dirinya pernah terlibat dalam pemulangan korban TPPO dengan kondisi telah meninggal dunia maupun yang masih hidup. Politikus eks PSI itu mengungkapkan sulitnya memberantas pekerja migran Indonesia (PMI) secara ilegal.

“Karena yang sering memperdagangkan orang itu adalah orang yang mereka kenal, kerabat, dan orang yang sudah dikenal,” ujar kaka Jane.

Menurut Jane, pencegahan TPPO dapat dilakukan dengan menyiapkan lapangan kerja yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat NTT. Ia menilai perlunya menyiapkan balai latihan kerja bagi calon pekerja migran Indonesia sebelum mereka diberangkatkan ke luar negeri.

“Apabila balai latihan kerja sudah merata di setiap kabupaten dan mereka yang merekrut pekerja-pekerja itu dengan gaji yang sesuai, maka tidak menarik karena adanya TPPO di NTT,” ungkap Jane yang mendampingi Ansy Lema dalam Pilgub NTT 2024.

Sementara itu, Johny Asadoma mengklaim dirinya telah menangkap 53 pelaku kasus TPPO saat menjabat sebagai Kapolda NTT. Menurutnya, penanganan kasus TPPO di NTT harus dilakukan secara berkolaborasi, mulai dari tingkat desa hingga provinsi.

“Semua harus bersatu dari tingkat desa karena perekrutan TPPO itu dimulai dari desa dengan sosialisasi dan kampanye anti-TPPO,” tutur Johny yang diusung partai Gerindra untuk mendampingi Melki Laka Lena dalam Pilgub NTT.

Johny mengungkapkan masyarakat NTT yang hendak bekerja di luar negeri harus melalui perusahaan yang legal. Dia berjanji akan membuka ruang komunikasi seluas-luasnya kepada masyarakat untuk dapat melaporkan berbagai kejadian terkait dugaan TPPO jika menang dalam Pilgub NTT 2024.

“Kami tetap menuntaskan persoalan TPPO di NTT dengan menyiapkan lapangan kerja secara merata,” pungkas Johny.

Untuk diketahui, Pemilihn Gubernur NTT 2024 diikuti oleh tiga pasangan calon gubernur-wakil gubernur. Adapun, paslon nomor urut 1 Ansy Lema-Jane Suryanto didukung oleh PDIP, Hanura, Partai Buruh, dan PBB.

Paslon nomor urut 2 Melki Laka Lena-Jhoni Asadoma diusung oleh Partai Gerindra, Golkar, PSI, Perindo, Demokrat, Gelora, PKN, dan PPP.

Selanjutnya, paslon nomor urut 3 Simon Petrus Kamlasi – Adrianus Garu didukung oleh NasDem, PKB, dan PKS. (Tim)