Filmon Loasana Targetkan PSI Kuasai Seluruh Dapil Kota Kupang pada Pemilu 2029

Kupang, nwartapedia.com  – Ketua DPC Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Kupang sekaligus Anggota DPRD Provinsi NTT, Filmon, menegaskan komitmennya untuk membawa PSI meraih hasil lebih baik pada Pemilu 2029 dengan menargetkan keterwakilan partai di setiap daerah pemilihan (dapil) di Kota Kupang.

Pernyataan tersebut disampaikan usai mengikuti Rapat Koordinasi Wilayah Khusus (Rakorwilsus) PSI NTT yang berlangsung di Hotel Harper Kupang, Jumat (12/6/2026).

Filmon mengatakan, PSI saat ini tengah melakukan konsolidasi besar-besaran melalui pembentukan dan penguatan struktur organisasi hingga tingkat ranting dan kelurahan di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur.

Menurutnya, kesiapan organisasi menjadi faktor penting dalam menghadapi kontestasi politik mendatang sekaligus menyambut berbagai agenda nasional partai, termasuk rencana kunjungan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, ke NTT.

“Kami ingin seluruh struktur partai siap bekerja sampai ke tingkat paling bawah sehingga PSI semakin dekat dengan masyarakat dan mampu menjawab kebutuhan mereka,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penguatan struktur tersebut diharapkan mampu meningkatkan elektabilitas PSI sehingga perolehan kursi legislatif pada Pemilu 2029 dapat melampaui capaian sebelumnya.

Untuk Kota Kupang, Filmon memasang target ambisius dengan mengupayakan agar setiap daerah pemilihan memiliki wakil dari PSI di DPRD.

Ia menilai target tersebut sangat mungkin dicapai apabila seluruh kader terus membangun kolaborasi dan memperkuat kerja-kerja politik di tengah masyarakat.

“Saya berharap setiap dapil di Kota Kupang memiliki kursi PSI. Karena itu seluruh kader harus bekerja bersama, membangun komunikasi dengan masyarakat dan memperkuat organisasi hingga tingkat kelurahan,” katanya.

Filmon juga mengungkapkan bahwa proses pembentukan struktur PSI Kota Kupang saat ini telah mencapai sekitar 80 persen dan ditargetkan segera rampung dalam waktu dekat.

Dengan konsolidasi yang terus berjalan, PSI Kota Kupang optimistis mampu menjadi salah satu kekuatan politik yang diperhitungkan pada Pemilu 2029 mendatang. (MI)




Grace Natalie Minta PSI NTT Rampungkan Struktur Partai, Siap Sambut Jokowi dan Bidik Kemenangan 2029

Kupang,nwartapedia.com  –  Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie, menegaskan pentingnya percepatan penguatan struktur partai hingga tingkat desa dan kelurahan di seluruh Indonesia, termasuk di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah Khusus (Rakorwilsus) PSI NTT yang berlangsung di Hotel Harper Kupang, Jumat (12/6/2026).

Grace mengatakan, konsolidasi organisasi yang sedang dilakukan merupakan bagian dari persiapan menghadapi proses verifikasi partai sekaligus memperkuat mesin politik PSI menjelang Pemilu 2029.

“Seluruh wilayah sedang bergerak melengkapi struktur hingga tingkat desa dan kelurahan agar organisasi semakin solid dan siap menghadapi agenda politik ke depan,” ujarnya.

Ia juga menyebut penguatan struktur dilakukan untuk menyambut bergabungnya Ketua Dewan Pembina PSI yang berinisial “J” secara resmi mengenakan jaket PSI dan turun menyapa masyarakat di berbagai daerah.

Menurut Grace, seluruh jajaran partai di daerah harus siap sehingga roda organisasi dapat langsung bekerja secara maksimal ketika momentum tersebut tiba.

Dalam kesempatan yang sama, Grace optimistis Nusa Tenggara Timur memiliki peluang besar menjadi salah satu basis kekuatan PSI di Indonesia.

Ia berharap daerah ini dapat berkembang menjadi “kandang gajah” dengan semakin banyak kader muda yang lahir dan berkiprah melalui PSI.

Selain agenda konsolidasi partai, kunjungannya di Kota Kupang juga diisi dengan kegiatan sosial dan silaturahmi lintas agama.

Grace mengunjungi sejumlah tokoh agama, sekolah, serta posyandu sambil menyerahkan bantuan berupa tas sekolah, buku tulis, dan makanan tambahan bagi balita.

Sementara itu, Ketua DPW PSI NTT dr. Christian Widodo mengatakan Rakorwilsus menjadi momentum penting untuk mematangkan strategi pemenangan partai sekaligus memperkuat kepengurusan hingga tingkat akar rumput.

PSI NTT juga memasang target besar pada Pemilu 2029 dengan harapan setiap kabupaten dan kota memiliki keterwakilan di DPRD serta mampu mengirimkan wakil ke DPR RI dari setiap daerah pemilihan di Nusa Tenggara Timur.

Menurut Christian, seluruh kader kini diarahkan untuk memperluas konsolidasi dan memperkuat pelayanan kepada masyarakat sebagai modal utama menghadapi kontestasi politik mendatang. (MI)




Yuvensius Tukung Pilih Gabung di PSI dan Siap Lanjutkan Pengabdian Politik untuk Generasi Muda

Kupang, nwartapedia.com  –  Politikus muda asal Kota Kupang, Yuvensius Tukung, S.Pd., resmi bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) setelah mengakhiri pengabdiannya di Partai NasDem.

Keputusan tersebut disampaikan kepada awak media usai mengikuti Rapat Koordinasi Wilayah Khusus (Rakorwilsus) PSI Nusa Tenggara Timur di Hotel Harper Kupang, Jumat (12/6/2026).

Mantan Ketua Komisi I DPRD Kota Kupang periode 2019–2024 itu menegaskan perpindahan partainya telah melalui proses yang sesuai dengan etika politik.

Ia mengaku telah menyampaikan surat pengunduran diri kepada DPD Partai NasDem Kota Kupang pada 11 Juni 2026 sebelum memutuskan bergabung dengan PSI.

Menurut Yuvensius, langkah tersebut diambil sebagai bentuk penghormatan terhadap partai yang telah membesarkan dirinya selama berproses di dunia politik.

“Sebagai kader saya harus tahu berterima kasih. Karena itu saya lebih dulu mengajukan pengunduran diri secara resmi sebelum menentukan sikap politik yang baru,” ujarnya.

Ia menjelaskan, keputusan memilih PSI didasarkan pada keyakinannya bahwa partai tersebut memiliki komitmen kuat dalam mendorong lahirnya pemimpin muda di Indonesia, terutama di tengah momentum bonus demografi yang sedang dihadapi bangsa.

Yuvensius menilai PSI telah membuktikan keberpihakannya kepada generasi muda melalui hadirnya sejumlah kepala daerah muda di Nusa Tenggara Timur yang berasal dari kader partai tersebut.

Selain itu, ia mengaku banyak sahabat dan rekan aktivis yang telah lebih dahulu bergabung dengan PSI sehingga semakin menguatkan keyakinannya untuk melanjutkan perjalanan politik bersama partai berlambang Gajah itu.

“Bagi saya ini adalah kelanjutan pengabdian melalui jalur politik. Ke depan saya ingin terus berkarya dan memberikan kontribusi bagi masyarakat melalui PSI,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPW PSI NTT, dr. Christian Widodo, mengatakan PSI saat ini menjadi partai yang semakin terbuka bagi seluruh elemen masyarakat yang memiliki semangat perubahan dan kesamaan visi.

Ia mengungkapkan, dalam Rakorwilsus tersebut sedikitnya lima tokoh baru secara simbolis menerima kartu tanda anggota PSI, sementara masih banyak tokoh lainnya yang telah menyatakan minat untuk bergabung.

“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi siapa saja yang ingin berjuang bersama PSI. Antusiasme masyarakat untuk bergabung terus meningkat dan ini menjadi energi positif bagi penguatan partai di NTT,” ujar Christian.

Menurutnya, konsolidasi organisasi terus dilakukan, termasuk memperkuat struktur partai di berbagai daerah sebagai bagian dari persiapan menghadapi agenda politik mendatang sekaligus menyambut berbagai kegiatan nasional yang akan berlangsung di Nusa Tenggara Timur. (MI)




Wali Kota Kupang: UU Perampasan Aset Penting untuk Selamatkan Keuangan Negara

Kupang, nwartapedia.com — Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menegaskan pentingnya Undang-undang Perampasan Aset sebagai instrumen efektif dalam pemberantasan korupsi. Namun, ia juga mengingatkan agar regulasi tersebut tidak dijadikan alat kepentingan politik.

Hal itu disampaikannya dalam Diskusi Publik bertajuk “Desak DPR Mengisahkan Undang-undang Perampasan Aset” yang digelar Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi Nusa Tenggara Timur di Celebes Resto, Minggu (7/9/2025).

Acara tersebut menghadirkan berbagai elemen pemuda, pengurus PSI, anggota DPRD provinsi dan kota dari PSI, serta akademisi. Bertindak sebagai moderator yakni Debora G.A. Lende, sementara para narasumber adalah Dr. Michael Feka (pakar hukum pidana), Andi Irfan (praktisi hukum), dan Apolonaris Mau (Ketua PMKRI Cabang Kupang).

“PSI berani berada di garis depan membicarakan isu ini, sementara banyak pihak lebih memilih diam. Undang-undang ini sangat penting agar aset hasil korupsi bisa segera dirampas negara tanpa menunggu proses hukum pidana yang panjang,” kata Christian.

Meski demikian, ia mengingatkan potensi penyalahgunaan.

“Kalau dipegang orang baik, ia jadi alat untuk menyelamatkan keuangan negara. Tapi kalau jatuh ke tangan yang salah, bisa jadi alat untuk menekan lawan politik. Karena itu harus ada mekanisme pengawasan independen,” tegasnya.

Christian juga mencontohkan kebijakan transparansi di lingkup Pemkot Kupang melalui penandatanganan pakta integritas bersama kejaksaan pada setiap pengadaan barang dan jasa.

“Langkah ini memastikan sejak awal tidak ada ruang penyimpangan. Efisiensi anggaran pun langsung bisa dirasakan,” tambahnya.

Menutup sambutannya, Wali Kota Kupang menekankan pentingnya konsistensi dan kolaborasi lintas elemen.

“Perjuangan kita hari ini adalah melawan korupsi, ketidakadilan, dan ketimpangan. Karena itu, kita harus berjalan bersama-sama,”ujarnya.

Sementara itu, Dr. Michael Feka dalam paparannya menyatakan UU Perampasan Aset relevan untuk mempercepat pengembalian kerugian negara akibat tindak pidana korupsi.

“Negara bisa langsung menelusuri dan menyita aset hasil kejahatan tanpa menunggu proses peradilan yang panjang,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari kalangan mahasiswa. Ketua PMKRI Kupang, Apolonaris Mau, menilai percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset mendesak dilakukan di tengah maraknya kasus korupsi.

“Sejak 2001 hingga kini, tren kasus korupsi terus meningkat. Negara perlu instrumen hukum yang lebih tegas untuk melindungi keuangan publik,” tandasnya. (MI)




Anggota DPRD NTT Filmon Loasana Bantu Warga Solor Perbaiki Jalan Rusak

Kupang, nwartapedia.com – Anggota DPRD Provinsi NTT Komisi III dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Filmon Loasana, SE., M.A.P., menunjukkan kepeduliannya terhadap kebutuhan masyarakat dengan memberikan bantuan material untuk perbaikan jalan di RT 14/RW 05, Kelurahan Solor, Kecamatan Kota Lama, pada Kamis (6/9/2025).

Ketua RT 14, Welmince Lena Leo, mengatakan perbaikan jalan tersebut dilakukan secara swadaya oleh warga, setelah kondisi jalan yang berlubang dan rusak parah sering menimbulkan kecelakaan.

“Iya betul, tadi Pak Filmon hadir langsung di lokasi kerja sampai selesai. Saya berterima kasih karena beliau cepat merespons kebutuhan kami dan memberikan bantuan material berupa semen,” ujar Mince.

Ia juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan yang diberikan Filmon Loasana, yang hadir secara langsung bersama masyarakat dalam kegiatan perbaikan jalan tersebut.

“Sebagai Ketua RT, saya sangat berterima kasih karena beliau tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga hadir di tengah-tengah warga,”ungkapnya.

Mince juga berharap agar anggota DPRD NTT, Filmon Loasana selalu hadir bersama masyarakat ketika dibutuhkan.

“Saya berharap semoga beliau selalu sehat dan tetap bersama masyarakat ketika dibutuhkan, khususnya kami di RT 14 Kelurahan Solor,” tambahnya.

Langkah swadaya warga bersama dukungan wakil rakyat ini diharapkan dapat memperbaiki akses jalan yang selama ini menjadi titik rawan kecelakaan sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas. (MI)




Dengarkan Suara Warga, Muhammad  Ramli Janji Perjuangkan Bansos Tepat Sasaran

Kupang, nwartapedia.com – Dalam upaya menyerap aspirasi dan menyentuh langsung denyut persoalan masyarakat, Anggota DPRD Kota Kupang dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Muhammad Ramli, menggelar kegiatan reses tahap ketiga di Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, pada Kamis (7/8/2025).

Kegiatan ini menjadi wadah penting bagi warga untuk menyuarakan keluhan, harapan, dan masukan terhadap berbagai kebijakan pemerintah.

Salah satu isu utama yang mencuat adalah keluhan soal ketimpangan dalam penyaluran bantuan sosial (bansos), yang dinilai masih belum menyentuh seluruh warga yang membutuhkan.

Sejumlah warga mengaku tidak pernah menerima bansos meski hidup dalam kondisi ekonomi sulit. Mereka mempertanyakan kejelasan kriteria dan proses pendataan penerima.

Menjawab kekhawatiran ini, Muhammad Ramli menjelaskan bahwa penyaluran bansos sangat bergantung pada data administrasi kependudukan, khususnya informasi yang tercantum dalam Kartu Tanda Penduduk (KTP).

“Banyak warga belum sadar bahwa apa yang tertulis di KTP bisa menentukan apakah mereka layak menerima bantuan atau tidak. Misalnya, jika tercatat sebagai pegawai swasta atau honorer, mereka langsung dianggap memiliki penghasilan tetap dan gugur sebagai penerima,” terang Ramli.

Ia pun mendorong warga untuk memastikan bahwa data pekerjaan dalam KTP sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

“Kalau pekerjaan sehari-hari adalah buruh bangunan, tukang ojek, petani, atau nelayan, maka itu yang harus ditulis. Hal ini akan sangat membantu dalam proses verifikasi agar bantuan lebih tepat sasaran,” tegasnya.

Selain soal bansos, warga juga menyampaikan berbagai aspirasi terkait program pemberdayaan ekonomi, perbaikan infrastruktur lingkungan, hingga peningkatan akses terhadap layanan dasar seperti kesehatan dan air bersih.

Menanggapi hal tersebut, Ramli berkomitmen untuk memperjuangkan seluruh aspirasi yang disampaikan dalam forum DPRD Kota Kupang.

“Semua yang disampaikan hari ini akan saya bawa dan perjuangkan dalam rapat-rapat anggaran serta program kerja pemerintah kota. Reses ini bukan hanya formalitas, tetapi cara saya menjalankan amanah rakyat,” ujarnya.

Reses ini menjadi bukti nyata keterbukaan dan kepedulian anggota legislatif terhadap suara masyarakat. Ramli berharap, ke depan, proses penyaluran bantuan dan pembangunan daerah semakin berpihak kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. ***




PSI NTT Siap Hadapi Pemilu Raya, Rekomendasikan Jokowi dan Kaesang sebagai Calon Ketum

 

Kupang,nwartapedia.com — Partai Solidaritas Indonesia (PSI) wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) menunjukkan kesiapannya menyambut Pemilu Raya internal partai yang akan digelar mulai 13 Juli 2025.

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua DPW PSI NTT, dr. Christian Widodo, dalam kegiatan Kopdarwil yang berlangsung di Kota Kupang, Minggu (18/5/2025).

Kegiatan yang dihadiri oleh 19 DPD dari seluruh kabupaten/kota di NTT ini membahas sejumlah agenda strategis, salah satunya adalah evaluasi dan rotasi kepengurusan di tingkat daerah.

“Beberapa DPD kami lakukan penyegaran struktur setelah melalui evaluasi pasca Pileg dan Pilkada. Ini penting agar pergerakan partai makin cepat dan efektif,” ujar dr. Christian.

Agenda utama lainnya adalah kesiapan DPW NTT dalam mengikuti Pemilu Raya PSI. Dalam forum tersebut, DPW PSI NTT resmi merekomendasikan dua nama untuk maju sebagai calon Ketua Umum PSI, yakni Presiden ke-7 RI Ir. H. Joko Widodo dan Ketua Umum petahana Kaesang Pangarep.

“Ini hasil suara dari DPD-DPD di NTT. Kami menilai kedua tokoh ini mewakili semangat perubahan dan keberlanjutan yang sejalan dengan nilai-nilai PSI,” jelasnya.

Pemilu Raya PSI akan dilaksanakan secara digital dan terbuka. Setiap anggota PSI yang memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) berhak memberikan suara secara langsung melalui platform online resmi partai.

“Nantinya anggota bisa memilih lewat handphone, dengan sistem yang aman dan transparan. Para calon ketum juga wajib menyosialisasikan visi dan program mereka, baik secara langsung maupun daring,” ungkap dr. Christian.

“Ini adalah bentuk demokrasi digital yang partisipatif dan progresif—sebuah terobosan dalam budaya politik tanah air.”tambahnya 

Tiga DPD yang tidak hadir dalam Kopdarwil adalah Kabupaten Sabu Raijua, Sumba Barat Daya, dan Lembata, karena pengurusnya masih dalam status Pelaksana Tugas (PLT).

Kopdarwil ini menjadi bukti nyata keseriusan PSI NTT dalam membangun partai yang solid, adaptif, dan terbuka dalam menghadapi dinamika politik ke depan. (MI)




Jane Natalia Suryanto Resmi Bergabung dengan PAN, Fokus Bangun NTT Lewat Program Pemberdayaan

Kupang,nwartapedia.com— Jane Natalia Suryanto resmi bergabung dengan Partai Amanat Nasional (PAN), menandai langkah politik baru yang menarik perhatian publik setelah video “sirih pinang” dirinya sempat viral di media sosial.

Tidak sekadar memperluas ruang gerak politik, Jane menegaskan bahwa keputusannya ini berakar pada komitmen kuat untuk membangun Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui program-program pemberdayaan yang nyata.

“Masuk ke PAN ini bukan soal ruang yang lebih besar untuk bertumbuh, tapi soal mengerjakan lebih banyak hal nyata untuk rakyat. Target pemberdayaan yang sedang saya jalankan sekarang, harapannya di 2027 sudah resmi launching dan kita bisa rasakan hasilnya,” kata Jane dalam keterangannya, Jumat (26/4).

Salah satu program andalan Jane adalah pengembangan produk pertanian pisang lokal yang ditargetkan untuk ekspor ke luar negeri.

Selain itu, Jane juga mengelola proyek “Kebun Jane”, sebuah inisiatif pertanian dan peternakan tersebar di berbagai wilayah NTT seperti Belu, Timor Tengah Utara, Rote Ndao, Sumba Timur, hingga Flores Timur.

Menariknya, seluruh proyek ini dijalankan dengan pendanaan pribadi tanpa mengandalkan jabatan politik.

Jane menekankan bahwa motivasinya terletak pada keinginan untuk mendorong kemandirian masyarakat. Baginya, memberikan “kail” jauh lebih penting daripada hanya memberikan “ikan”.

“Saya ingin masyarakat NTT berdiri di atas kakinya sendiri, mandiri secara ekonomi, dan tidak terus bergantung pada bantuan,” tegasnya.

Keputusan Mahkamah Konstitusi terkait ambang batas parlemen (PT) untuk Pemilu 2029 juga menjadi perhatian Jane.

Meski regulasi resmi masih menunggu ketetapan, ia optimistis dapat berkontribusi lebih besar bersama PAN, mengingat partai ini memiliki jaringan kuat di tingkat nasional, termasuk sembilan menteri yang saat ini duduk di kabinet, salah satunya Menteri Desa.

“Saya merasa terhormat bergabung dengan PAN. Ini bukan soal kepentingan pribadi, tapi bagaimana saya bisa membantu masyarakat NTT lebih luas lagi. Politik bukan hal kotor; politik bisa menjadi jalan untuk mempercepat pemberdayaan rakyat,” tambahnya.

Ke depan, Jane berkomitmen memperjuangkan program-program strategis seperti pemberdayaan ternak, pengadaan laptop untuk sekolah-sekolah, hingga pelatihan keterampilan bagi generasi muda di NTT, guna mewujudkan daerah yang lebih maju dan berdaya saing. ***




Ketua DPW PSI NTT Sambut Pendeta Dedy Markus Sebagai Kader Baru

 

Kupang, nwartapedia.com  – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Nusa Tenggara Timur (NTT), Dr. Christian Widodo, menyampaikan rasa bangga dan terhormat atas bergabungnya Pendeta Dedy Markus, M.Mis sebagai kader baru PSI.

Dalam pernyataannya, Dr. Christian Widodo yang juga sebagai Walikota Kupang terpilih periode 2024-2029 menegaskan keyakinannya bahwa kehadiran Pendeta Dedy Markus akan membawa dampak positif bagi perjuangan PSI di NTT.

“Kami merasa senang, terhormat, dan bangga atas kedatangan Pak Pendeta Dedy Markus bergabung bersama kami,”ungkapnya 

“Kami yakin beliau akan menjadi kader yang baik, handal, setia, dan berguna bagi Provinsi tercinta kita ini,” tambah Ketua DPW PSI NTT tersebut.

Dr. Christian Widodo juga mengungkapkan bahwa PSI adalah rumah bagi orang-orang muda yang berkomitmen untuk membawa perubahan nyata bagi masyarakat melalui politik yang bersih dan progresif.

Pendeta Dedy Markus dinilai sebagai sosok yang tepat untuk memperkuat perjuangan PSI, khususnya di NTT.

Dr. Christian Widodo menambahkan, sebagai kader baru, Pendeta Dedy Markus akan didukung penuh oleh struktur dan keluarga besar PSI untuk menjalankan visi politiknya yang sejalan dengan nilai-nilai partai.

“Selamat datang dan selamat bergabung kepada Pak Pendeta. Mari kita bersama-sama melayani masyarakat dengan semangat solidaritas dan dedikasi. Salam Solidaritas!” tambah Dr. Christian Widodo.

Baginya dengan bergabungnya Pendeta Dedy Markus menambah deretan tokoh berkualitas dalam tubuh PSI NTT.

“Dengan semangat generasi muda, partai ini terus menunjukkan pertumbuhan signifikan, termasuk peningkatan jumlah kursi legislatif di NTT dan keberhasilan kader-kader PSI dalam kontestasi politik,”kata dr Christian Widodo.

Salam solidaritas! Bersama PSI, mari wujudkan perubahan untuk NTT dan Indonesia yang lebih baik. (MI)




Pendeta Dedy Markus Resmi Bergabung dengan PSI NTT: Ini Pilihan Iman dan Pelayanan

 

Kupang,nwartapedia.com  – Puji Tuhan! Hari ini menjadi momen istimewa bagi Pendeta Dedy Markus, S.Mis yang secara resmi menyatakan bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Acara deklarasi ini berlangsung penuh kehangatan dan semangat, dihadiri oleh tokoh-tokoh PSI Nusa Tenggara Timur (NTT), termasuk Ketua DPW PSI NTT sekaligus Wali Kota Kupang terpilih, Dr. Christian Widodo di Klinik Kupang Graha Medika pada Sabtu (14/12/2024).

Dalam acara tersebut, Pendeta Dedy Markus menerima Kartu Tanda Anggota PSI langsung dari Dr. Christian Widodo, menandai komitmennya untuk menjadi bagian dari perjuangan politik partai yang dikenal modern dan progresif ini.

Kepada media ini, Pendeta Dedy Markus menjelaskan keputusan ini didasarkan pada keyakinan dan pengamatan pribadi terhadap kiprah PSI.

“PSI adalah rumah bagi generasi muda yang penuh semangat, berprestasi, dan memiliki keimanan yang kokoh. Mereka berpolitik dengan santun, modern, dan mengutamakan Tuhan dalam segala hal. Ini yang membuat saya yakin PSI adalah tempat terbaik untuk melayani masyarakat,” ungkapnya.

Pendeta Dedy  menambahkan bahwa keputusannya ini bukan hal yang mendadak. Sebelumnya, ia telah banyak mendukung kader-kader PSI dalam berbagai kontestasi politik, baik legislatif maupun eksekutif, terutama pada Pilkada 2024.

Sebagai pendukung setia PSI, Pendeta Dedy Markus telah turut serta dalam memenangkan kader-kader terbaik partai, seperti Ibu Apremoi Dethan, anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao Dapil 2, Bapak Absalom Polin, anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao Dapil 1 dan Bapak Simson Polin, anggota DPRD Provinsi NTT Dapil 2 (meliputi Kabupaten Kupang, Rote Ndao, dan Sabu Raijua).

Ia juga menjadi saksi keberhasilan Ibu Lusi, yang kini menjabat sebagai Wakil Bupati Rote Ndao bersama Bapak Paulus Henuk.

“Saya melihat sendiri bagaimana kerja keras dan dedikasi kader PSI mampu membawa perubahan nyata. Ini bukan hanya perjuangan politik, tapi juga pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.

Menurutnya, prestasi PSI NTT adalah Bukti Cinta Rakyat

Pendeta Dedy Markus juga memuji pencapaian luar biasa PSI di NTT pada periode ini.

“Dari hanya satu kursi di DPRD Provinsi pada periode sebelumnya, PSI kini berhasil memperoleh enam kursi, membuktikan kepercayaan masyarakat yang semakin besar,”ujarnya 

Selain itu, keberhasilan Dr. Christian Widodo sebagai Wali Kota Kupang menunjukkan bahwa PSI adalah partai yang dihuni oleh orang-orang muda yang kompeten, energik, dan dicintai rakyat.

“PSI telah membuktikan bahwa politik bisa menjadi alat untuk membawa perubahan positif, bukan sekadar kekuasaan. Saya bangga menjadi bagian dari perjalanan ini,” katanya penuh semangat.

Dengan resminya bergabung di PSI, Pendeta Dedy Markus menyatakan kesiapannya untuk menjadi kader yang aktif dan produktif.

“Saya melihat PSI sebagai wadah generasi muda dengan visi yang besar untuk bangsa ini. Sebagai seorang hamba Tuhan, saya percaya keputusan ini adalah bagian dari panggilan pelayanan saya, untuk bekerja bersama membawa keadilan, kedamaian, dan kemajuan bagi masyarakat Indonesia,” tutupnya. (MI)