Kelulusan SMP Negeri Keliwumbu Capai 100 Persen, Kepala Sekolah Ajak Siswa Lanjutkan Pendidikan

 

Ende, nwartapedia.com  – SMP Negeri Keliwumbu kembali menorehkan capaian membanggakan di bidang pendidikan. Seluruh siswa kelas IX Tahun Pelajaran 2025/2026 berhasil lulus dengan persentase kelulusan mencapai 100 persen.

Kepala SMP Negeri Keliwumbu, Markus Aku, S.Pd., kepada media ini, Selasa (2/6/2026), menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras siswa, dukungan orang tua, serta dedikasi para guru dalam mendampingi proses pembelajaran selama tiga tahun terakhir.

Dari total 36 peserta ujian yang terdiri atas 13 siswa laki-laki dan 23 siswa perempuan, seluruhnya dinyatakan lulus berdasarkan hasil sidang dewan guru yang dilaksanakan pada 1 Juni 2026.

Keputusan tersebut diambil setelah melalui proses evaluasi dan penilaian yang objektif sesuai ketentuan yang berlaku.

“Setelah melalui proses pendidikan selama tiga tahun dan penilaian yang objektif terhadap seluruh peserta didik, sidang dewan guru menetapkan bahwa siswa-siswi SMP Negeri Keliwumbu Angkatan XI Tahun Pelajaran 2025/2026 dinyatakan lulus 100 persen,” ujar Markus Aku.

Sebagai bentuk apresiasi atas prestasi akademik siswa, sekolah memberikan piagam penghargaan kepada 10 lulusan terbaik.

Posisi pertama diraih oleh Maria Magdalena Mbu dengan total nilai 949 dan rata-rata 86,27. Peringkat kedua ditempati Kanisius Putra Balo dengan total nilai 945 dan rata-rata 85,95, sedangkan posisi ketiga diraih Childayana Pe Mbena dengan total nilai 940 dan rata-rata 85,48.

Selain ketiga siswa tersebut, penghargaan juga diberikan kepada Michaela Devailar Sabu, Maria Yunita Riti, Ermelkrina Uja, Angelina Ngura, Maria Clarista Lengu, Maria Asri Dimitri Lanu, dan Benyamin Brekmans Jaghu yang masuk dalam daftar 10 besar lulusan terbaik tahun ini.

Pada kesempatan itu, Markus Aku mengingatkan para orang tua dan wali murid bahwa kelulusan dari jenjang SMP bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan anak-anak mereka.

Ia berharap seluruh lulusan dapat melanjutkan pendidikan ke tingkat SMA, SMK, atau sederajat.

“Pendidikan anak-anak kita belum selesai. Mereka harus melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Saya berharap tidak ada satu pun dari 36 lulusan tahun ini yang berhenti sekolah karena mereka masih berada pada usia belajar dan masih memiliki masa depan yang panjang,” tegasnya.

Ia juga berpesan kepada para lulusan agar memanfaatkan kesempatan yang diberikan oleh orang tua dengan sebaik-baiknya.

Menurutnya, pendidikan merupakan modal penting untuk meningkatkan kompetensi, keterampilan, serta membuka peluang meraih masa depan yang lebih baik.

“Kejarlah cita-cita dan raihlah mimpi kalian. Jagalah nama baik almamater di mana pun kalian melanjutkan pendidikan. Dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki, kalian akan mampu bersaing dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Komite SMP Negeri Keliwumbu, Ferdinandus Leve, menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah yang telah membimbing dan mendidik para siswa hingga berhasil menyelesaikan pendidikan di jenjang SMP.

Menurutnya, komite sekolah akan terus menjadi mitra strategis dalam mendukung berbagai program pendidikan guna menciptakan generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan di masa depan.

Ia juga mengajak para orang tua untuk terus memberikan dukungan kepada anak-anak mereka agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Selain itu,

Ferdinandus berharap masyarakat tetap memberikan kepercayaan kepada SMP Negeri Keliwumbu sebagai salah satu lembaga pendidikan yang berkomitmen mencetak sumber daya manusia berkualitas.

Keberhasilan kelulusan 100 persen ini menjadi bukti nyata komitmen SMP Negeri Keliwumbu dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus mempersiapkan generasi muda yang siap melanjutkan pendidikan dan berkontribusi bagi pembangunan daerah di masa mendatang. (MI)




Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Undana Perkuat Nasionalisme dan Karakter Mahasiswa

Kupang,nwartapedia.com  –  Universitas Nusa Cendana (Undana) menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Gedung Rektorat Undana, Kupang, Senin (1/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat semangat nasionalisme, persatuan, dan nilai-nilai kebangsaan di lingkungan kampus.

Upacara berlangsung khidmat dengan dipimpin langsung oleh Rektor Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale sebagai inspektur upacara. Kegiatan ini dihadiri para wakil rektor, dekan, tenaga kependidikan, serta perwakilan mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan Undana.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.

Dalam amanatnya, Rektor Undana membacakan pidato resmi Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila yang menegaskan pentingnya Pancasila sebagai landasan moral dan pemersatu bangsa Indonesia yang majemuk.

Pidato tersebut menyoroti peran strategis Pancasila dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman suku, budaya, agama, dan bahasa yang dimiliki Indonesia.

Selain itu, nilai-nilai Pancasila juga dinilai relevan dalam menghadapi berbagai tantangan global, termasuk dinamika geopolitik internasional yang terus berkembang.

Usai pelaksanaan upacara, Prof. Jefri Bale menegaskan bahwa Pancasila telah terbukti mampu menjadi fondasi kokoh bagi bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan sejarah.

Karena itu, seluruh sivitas akademika Undana diharapkan tidak hanya memahami Pancasila secara teoritis, tetapi juga mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. *




Tak Jadi Pengawas Ujian, Guru SDN Sikumana 1 Kupang Tetap Produktif Siapkan Administrasi Pembelajaran

Kupang, nwartapedia.com  –  Guru di SDN Sikumana 1, Kota Kupang, tetap menunjukkan produktivitas di tengah pelaksanaan ujian sekolah.

Meski tidak mendapat tugas sebagai pengawas, para guru tetap hadir dan memanfaatkan waktu untuk menyelesaikan administrasi pembelajaran.

Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Decky Jois Kalukur, para guru aktif bekerja di ruang kelas yang sementara difungsikan sebagai ruang guru.

Mereka menyusun rencana pembelajaran, menyiapkan perangkat ajar, serta merancang soal untuk Ujian Semester II.

Kegiatan tersebut mencerminkan komitmen profesional guru dalam menjaga kualitas dan kesinambungan proses belajar mengajar, meskipun tidak terlibat langsung dalam pengawasan ujian.

Data sekolah mencatat, UPTD SDN Sikumana 1 memiliki total 341 siswa, dengan 44 siswa kelas VI yang saat ini sedang mengikuti ujian sekolah.

Guru kelas VI, Adriana Deo, menegaskan bahwa kehadiran di sekolah tetap menjadi bagian dari tanggung jawab profesi sebagai pendidik.

“Walaupun tidak mendapat tugas mengawas ujian, kami tetap masuk sekolah untuk menyelesaikan administrasi pembelajaran agar proses belajar ke depan lebih terarah dan berkualitas,” ujarnya.

Hal senada disampaikan guru kelas I, Yuliana Bulu. Ia menyebut momentum ujian dimanfaatkan untuk menuntaskan penyusunan perangkat evaluasi pembelajaran.

“Kami tetap hadir di sekolah sebagai bentuk tanggung jawab dalam menyiapkan pembelajaran yang lebih baik,” katanya.

Kepala Sekolah Decky Jois Kalukur menilai kedisiplinan guru menjadi faktor penting dalam meningkatkan mutu pendidikan. Ia berharap budaya kerja positif tersebut terus dipertahankan.

“Komitmen guru untuk tetap hadir dan bekerja secara produktif menjadi bagian penting dalam membangun kualitas pendidikan di sekolah,” tegasnya.

Suasana kerja yang kondusif terlihat dari keseriusan para guru dalam menyelesaikan tugas masing-masing.

Upaya ini sekaligus menunjukkan dedikasi tenaga pendidik dalam mempersiapkan pembelajaran yang lebih berkualitas bagi peserta didik. (goe)




Undana Dorong Pendirian EU Centre di Indonesia Timur

Kupang,nwartapedia.com  – Universitas Nusa Cendana (Undana) terus memperkuat langkah internasionalisasi dengan menjajaki pembentukan European Union (EU) Centre pertama di Indonesia Timur melalui kemitraan dengan Delegasi Uni Eropa di Indonesia.

Penjajakan ini menjadi bagian dari upaya strategis Undana dalam memperluas jejaring global, khususnya di bidang pendidikan tinggi, riset, dan pengembangan kapasitas mahasiswa.

Komunikasi awal telah dilakukan oleh Kantor Urusan Internasional Undana dengan pihak Uni Eropa untuk membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dan berkelanjutan.

Dalam rencana kerja sama tersebut, Undana berpeluang mengimplementasikan Model European Union, sebuah simulasi proses pengambilan kebijakan di Uni Eropa yang bertujuan melatih kemampuan diplomasi, negosiasi, dan analisis mahasiswa, terutama dari rumpun ilmu sosial dan politik.

Selain itu, kerja sama ini juga membuka akses ke berbagai program unggulan Uni Eropa, seperti Horizon Europe untuk pendanaan riset serta program mobilitas internasional melalui skema Erasmus.

Melalui program tersebut, mahasiswa dan dosen Undana dapat memperluas pengalaman akademik di tingkat global.

Saat ini, kedua pihak tengah menyusun Nota Kesepahaman (MoU) yang akan menjadi dasar pelaksanaan berbagai program kolaboratif, termasuk kuliah umum, pengembangan kurikulum European Studies, hingga peluang kunjungan akademik ke kantor Delegasi Uni Eropa di Jakarta.

Ke depan, kehadiran EU Centre di Undana diharapkan tidak hanya meningkatkan reputasi institusi di tingkat internasional, tetapi juga mencetak lulusan yang adaptif, berwawasan global, dan mampu bersaing di era kolaborasi lintas negara, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur. *




SMA Katolik Giovanni Kupang Tegaskan Mutu Pendidikan Lewat Kelulusan 100 Persen

Kupang, nwartapedia.com  – SMA Katolik Giovanni Kupang kembali menunjukkan konsistensi dalam menjaga mutu pendidikan dengan mencatatkan kelulusan 100 persen bagi seluruh siswa kelas XII pada Tahun Pelajaran 2025/2026.

Sebanyak 340 siswa Angkatan ke-61 dinyatakan lulus, menegaskan keberhasilan sistem pendidikan yang diterapkan secara terstruktur, disiplin, dan berkelanjutan di lingkungan sekolah tersebut.

Capaian ini tidak diposisikan sebagai hasil instan, melainkan sebagai akumulasi dari proses pembinaan yang dirancang sejak awal masa pendidikan.

Pihak sekolah menekankan bahwa keberhasilan tersebut merupakan refleksi dari sistem kerja internal yang berjalan konsisten, meskipun tidak selalu tampak di permukaan.

Proses pendidikan di SMA Katolik Giovanni Kupang dijalankan melalui pola yang terukur, mencakup kedisiplinan harian, metode pembelajaran terarah, serta evaluasi berkala yang berlapis.

Pendekatan ini bertujuan memastikan setiap siswa berkembang secara optimal, baik secara akademik maupun karakter.

Kepala Sekolah, Romo Drs. Stefanus Mau, Pr, menegaskan bahwa capaian kelulusan merupakan indikator dari efektivitas proses pendidikan yang berlangsung selama tiga tahun.

“Kelulusan bukan sekadar hasil akhir, tetapi bagian dari rangkaian proses pembinaan yang telah dirancang secara sistematis dan dijalankan dengan konsistensi tinggi,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, kelulusan dipandang sebagai titik transisi menuju jenjang berikutnya, baik di perguruan tinggi, sekolah kedinasan, maupun jalur pengabdian lainnya seperti TNI dan Polri.

Sekolah, menurutnya, tidak hanya berperan dalam menyelesaikan proses pendidikan formal, tetapi juga dalam mempersiapkan siswa menjadi pribadi yang memiliki integritas, karakter kuat, serta kemampuan beradaptasi di tengah tantangan global.

Berbeda dengan praktik umum, SMA Katolik Giovanni Kupang tidak mendorong perayaan kelulusan secara berlebihan.

Tidak terdapat kegiatan konvoi ataupun aksi coret-coret seragam sebagai bentuk ekspresi kelulusan.

Pendekatan ini diambil untuk menanamkan nilai kedewasaan serta penekanan bahwa keberhasilan akademik merupakan bagian dari tanggung jawab, bukan sekadar momentum selebrasi.

Selain kelulusan menyeluruh, kualitas pendidikan juga tercermin dari capaian individu siswa. Sepuluh siswa dengan nilai tertinggi menjadi representasi keberhasilan sistem pembinaan yang diterapkan secara konsisten.

Prestasi tersebut menunjukkan bahwa lingkungan belajar yang disiplin dan terarah mampu menghasilkan lulusan dengan daya saing yang kuat.

Keberhasilan ini turut didukung oleh kolaborasi yang solid antara pihak sekolah, orang tua, dan siswa. Sinergi tersebut menjadi fondasi penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang efektif dan berkelanjutan.

Sebagai lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Swasti Sari Keuskupan Agung Kupang, SMA Katolik Giovanni terus memperkuat komitmen dalam membentuk generasi yang unggul secara akademik serta memiliki nilai moral dan spiritual yang kokoh.

Kelulusan siswa dirangkaikan dalam kegiatan pelepasan dan penganugerahan medali alumni Angkatan ke-61 dengan mengusung tema:

“Luceat Lux Vestra – Melangkah Pasti, Memancarkan Terang di Setiap Jejak.”

Tema tersebut menjadi simbol arah dan harapan bagi para lulusan untuk terus membawa nilai-nilai kebaikan dalam perjalanan hidup mereka.

Sekretaris Yayasan Swasti Sari, Romo Guido Umbu Yami, dalam pesannya mengajak para lulusan untuk tetap berpegang pada nilai kebenaran serta tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan.

Ia juga menekankan pentingnya kontribusi nyata, dimulai dari lingkungan terdekat, sebagai wujud tanggung jawab sosial para lulusan.

Capaian kelulusan 100 persen yang diraih SMA Katolik Giovanni Kupang kembali menegaskan bahwa sistem pendidikan yang dijalankan secara disiplin, konsisten, dan kolaboratif mampu menghasilkan lulusan berkualitas.

Lebih dari sekadar angka, keberhasilan ini menjadi indikator kuat bahwa proses pendidikan yang terencana dengan baik akan memberikan hasil yang berkelanjutan. *




Dari Guru Honorer Jadi Kepala Sekolah, Elisabeth Siap Benahi SD Negeri Oehendak

Kupang, nwartapedia.com  – Perjalanan panjang pengabdian di dunia pendidikan membawa Elisabeth Ose Tifoona, S.Pd., meraih amanah baru sebagai Kepala UPTD SD Negeri Oehendak, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.

Pelantikan yang dilakukan Pemerintah Kota Kupang pada Selasa (26/4/2026) itu menjadi momentum penting bagi Elisabeth untuk membawa perubahan positif di lingkungan sekolah dasar, khususnya dalam peningkatan mutu pendidikan dan pembentukan karakter siswa.

Bagi Elisabeth, jabatan kepala sekolah bukan sekadar posisi administratif, melainkan tanggung jawab besar untuk mencetak generasi masa depan yang cerdas, disiplin, dan berakhlak baik.

Wanita kelahiran Ende, 2 September 1975, ini memulai karier sebagai tenaga honorer pada 1 Juni 2003. Setelah menunjukkan dedikasi dan kinerja yang konsisten, ia resmi diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil pada 1 Januari 2007.

Selama lebih dari 20 tahun, Elisabeth mengabdi sebagai guru di SDI Perumnas I Kota Kupang. Pengalaman panjang itu menjadi modal penting dalam memimpin SD Negeri Oehendak ke arah yang lebih baik.

“Pendidikan bukan hanya soal mengajar, tetapi bagaimana membentuk karakter dan masa depan anak-anak,” ujarnya.

Sebagai kepala sekolah baru, Elisabeth menempatkan penguatan pendidikan karakter sebagai program utama. Menurutnya, sekolah harus menjadi tempat tumbuhnya nilai disiplin, tanggung jawab, kemandirian, dan semangat belajar.

Salah satu program yang akan diterapkan adalah Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga, gemar belajar, makan sehat, aktif bermasyarakat, serta tidur tepat waktu.

Selain itu, budaya sekolah juga akan diperkuat melalui doa bersama, upacara bendera, gotong royong, serta berbagai kegiatan positif lainnya.

Elisabeth optimistis, dengan dukungan guru, orang tua, komite sekolah, dan pemerintah, SD Negeri Oehendak dapat berkembang menjadi sekolah yang unggul dan mampu melahirkan siswa berprestasi serta berkarakter kuat.

Kehadirannya sebagai kepala sekolah baru diharapkan menjadi energi baru bagi kemajuan pendidikan dasar di Kecamatan Maulafa dan Kota Kupang secara umum. (goe)




Undana Buka Kesempatan Terakhir, Pendaftaran Wisuda Juni 2026 Diperpanjang

Kupang, nwartapedia.com  — Universitas Nusa Cendana (Undana) resmi memperpanjang masa Pendaftaran Wisuda Undana untuk periode Juni 2026 guna memberikan kesempatan lebih luas bagi calon lulusan menyelesaikan proses administrasi akhir.

Batas waktu pendaftaran yang sebelumnya berakhir pada 27 April 2026 kini diperpanjang hingga Senin, 4 Mei 2026. Kebijakan ini diambil agar seluruh mahasiswa yang telah memenuhi syarat kelulusan dapat mengikuti prosesi wisuda mendatang.

Perpanjangan Pendaftaran Wisuda Undana berlaku bagi seluruh jenjang pendidikan, mulai dari program Diploma, Sarjana, Profesi, Magister hingga Doktor.

Seluruh proses registrasi dilakukan secara daring melalui sistem SIADIKNONA Undana. Pihak kampus mengimbau mahasiswa untuk aktif berkoordinasi dengan operator program studi masing-masing guna memastikan data kelulusan tervalidasi dengan baik.

Biro Akademik dan Kemahasiswaan (BAK) Undana juga meminta para calon wisudawan segera melengkapi seluruh dokumen persyaratan sebelum batas akhir pendaftaran ditutup.

Keterlambatan pengurusan administrasi, menurut pihak kampus, berpotensi menyebabkan penundaan status kelulusan ke periode wisuda berikutnya.

Setelah masa pendaftaran berakhir pada 4 Mei mendatang, pihak universitas akan melakukan proses verifikasi dan kurasi data secara menyeluruh.

Pengumuman resmi calon wisudawan yang dinyatakan layak atau eligible dijadwalkan akan diumumkan pada 25 Mei 2026.

Wakil Rektor I Bidang Akademik Undana, Prof. Dr. drh. Annytha I.R. Detha, M.Si., menyampaikan bahwa perpanjangan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk merampungkan seluruh kebutuhan administrasi akhir studi.

Menurutnya, kampus berharap tidak ada mahasiswa yang tertunda kelulusannya hanya karena kendala administrasi.

Untuk mendukung kelancaran layanan, Undana juga membuka kanal bantuan melalui surel bak@undana.ac.id. Selain itu, informasi lengkap dapat diakses melalui laman resmi universitas.

Langkah ini menegaskan komitmen Universitas Nusa Cendana dalam memberikan pelayanan prima bagi mahasiswa serta mendukung kelancaran proses menuju kelulusan. (MI)




Penampilan Memukau Siswa SMAN 1 Amarasi Barat Warnai FLS3N Kupang Barat

Kupang, nwartapedia.com  —  Siswa SMAN 1 Amarasi Barat menunjukkan kualitas dan kepercayaan diri dalam ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat SMA se-Kabupaten Kupang yang berlangsung di SMAN 2 Kupang Barat pada Kamis (23/4/2026).

Sekolah tersebut mengikutsertakan peserta dalam sejumlah cabang lomba, meliputi solo vokal oleh Dian Yolita Lawa, cipta dan baca puisi oleh Aizarah H. Paru, tari kreasi oleh Wiwelsia S.D. Mau bersama Melania Y. Kapitan, serta debat Bahasa Indonesia oleh Lutgardis Sengi, Ahyandi A. Tiran, dan Kendi G.L. Ora.

Penampilan pada cabang solo vokal dan debat Bahasa Indonesia yang telah digelar mendapat apresiasi, dengan para peserta tampil percaya diri dan mampu bersaing secara kompetitif.

Khusus solo vokal, siswa SMAN 1 Amarasi Barat dinilai tampil memukau di atas panggung.

Kegiatan FLS3N dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambrosius Kodo, yang menekankan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi, tetapi wadah pembinaan karakter dan pengembangan potensi siswa.

“FLS3N menjadi ruang untuk mengasah bakat, melatih tanggung jawab, membangun kerja sama, serta menumbuhkan sikap saling menghargai di antara peserta didik,” ujarnya.

Turut hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut Koordinator Pengawas SMA/SMK/SLB Kabupaten Kupang, Simon Gasang, bersama jajaran pengawas dan perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT.

Pihak sekolah berharap keikutsertaan dalam FLS3N mampu memperkuat mental, karakter, serta menggali bakat dan minat siswa secara optimal.

Kepala SMAN 1 Amarasi Barat, Thomas Doni, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting dalam pembinaan siswa.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga terbentuk karakter, mental yang kuat, serta mampu mengembangkan bakat dan minat mereka secara maksimal,” ujarnya.

FLS3N tingkat Kabupaten Kupang dijadwalkan berakhir pada Jumat (24/4/2026) dengan agenda penutupan resmi. (MI)




SDN Fatukoa Gelar Try Out Berbasis Komputer, Siapkan Siswa Hadapi Ujian Sekolah Mei

Kupang, nwartapedia.com  —  SD Negeri Fatukoa, Kota Kupang, terus mematangkan persiapan menghadapi ujian sekolah yang akan digelar pada Mei 2026 dengan menyelenggarakan try out berbasis komputer.

Kegiatan ini didukung ketersediaan 38 unit komputer milik sekolah yang dalam dua tahun terakhir memungkinkan pelaksanaan ujian secara mandiri.

Kepala SDN Fatukoa, Der Yulianus Kore, ditemui di ruang kerjanya, Selasa (21/4/2026), mengatakan bahwa kesiapan sarana prasarana menjadi modal penting dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan di sekolah tersebut.

“Puji Tuhan, sudah dua tahun ini kami bisa melaksanakan kegiatan berbasis komputer secara mandiri. Sebelumnya kami harus meminjam peralatan dari sekolah lain dengan konsekuensi biaya yang cukup besar,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pada tahun 2026 ini sebanyak 70 siswa mengikuti try out berbasis komputer yang dijadwalkan berlangsung pada 27 dan 28 April.

Kegiatan ini bertujuan mengukur kesiapan siswa sebelum menghadapi ujian sekolah yang sesungguhnya pada Mei mendatang.

Guru kelas, Maksi Misa, menegaskan bahwa para siswa telah melalui berbagai tahapan persiapan.

“Anak-anak sudah melewati proses latihan dan try out, sehingga kami optimistis mereka siap dan mampu mengerjakan soal dengan baik saat ujian sekolah nanti,” katanya.

Materi yang diujikan dalam try out mencakup Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Bahasa Indonesia, Pendidikan Kewarganegaraan (PKn), dan Pendidikan Agama, sesuai dengan kisi-kisi ujian sekolah.

Sekolah juga menargetkan dapat mempertahankan capaian prestasi tahun sebelumnya, di mana SDN Fatukoa meraih peringkat pertama dengan tingkat kelulusan 100 persen.

Sementara itu, Pengawas SD pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Johni Eduard Rihi, berharap langkah SDN Fatukoa dapat menjadi contoh bagi sekolah lain dalam memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan evaluasi.

“Dengan fasilitas yang sudah tersedia, diharapkan sekolah mampu menjaga kualitas pelaksanaan ujian serta terus meningkatkan prestasi siswa,” ujarnya. (goe)




Undana Pastikan UTBK-SNBT 2026 Berjalan Transparan dan Berkualitas

Kupang, nwartapedia.com – Universitas Nusa Cendana (Undana) menggelar sosialisasi dan pengarahan intensif bagi pengawas Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 di Aula Rektorat, Kamis (17/4/2026).

Langkah strategis ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan ujian skala nasional tersebut berjalan optimal, transparan, dan memenuhi standar pelayanan profesional.

Kegiatan ini melibatkan seluruh jajaran pengawas serta pimpinan unit kerja yang bertanggung jawab dalam pendampingan teknis di ruang ujian.

Selain membedah prosedur operasional standar (SOP), para petugas juga dibekali protokol penanganan kendala darurat serta penguatan integritas guna mencegah potensi kecurangan selama ujian berlangsung serentak di seluruh Indonesia.

Rektor Universitas Nusa Cendana, Jefri S. Bale, dalam arahannya secara daring menekankan bahwa UTBK sebagai seleksi tingkat nasional menuntut akuntabilitas tinggi dari setiap personel yang terlibat. Menurutnya, kualitas layanan kepada calon mahasiswa harus menjadi prioritas utama.

“Ini adalah mandat nasional yang menyangkut masa depan calon mahasiswa. Seluruh proses harus berjalan sesuai standar tinggi dengan penuh tanggung jawab. Profesionalisme pengawas menjadi kunci integritas ujian ini,” tegasnya.

Senada dengan itu, Wakil Rektor Bidang Akademik Undana, Annytha I.R. Detha, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini bertujuan menyamakan persepsi antara pengawas dan teknisi di lapangan. Pemahaman yang seragam dinilai penting untuk meminimalisasi risiko kesalahan teknis.

“Koordinasi yang solid dan ketelitian petugas menjadi faktor utama kelancaran UTBK. Kami ingin seluruh pengawas benar-benar memahami peran mereka agar ujian berlangsung tertib sesuai prosedur,” jelasnya.

Selain kesiapan teknis, aspek pengawasan juga menjadi perhatian utama. Para pengawas diingatkan untuk bertindak tegas namun tetap humanis dalam menegakkan tata tertib, demi menciptakan suasana ujian yang adil dan kondusif bagi seluruh peserta.

Dengan persiapan yang semakin matang di tingkat pengawas, Universitas Nusa Cendana menyatakan kesiapan penuh dalam menyelenggarakan UTBK-SNBT 2026 secara akuntabel dan berintegritas.

Sinergi seluruh panitia diharapkan mampu menghadirkan pengalaman ujian yang aman, tertib, dan berkualitas bagi calon intelektual muda Indonesia. *