Undana Kupang Gelar Beauty Class Kartini, Perempuan Diajak Cantik dan Percaya Diri

Kupang, nwartapedia.com  – Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang melalui Dharma Wanita Persatuan (DWP) menggelar kegiatan Beauty Class Kartini sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan perempuan di era modern. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lantai 3 Gedung Rektorat Undana, Sabtu (25/4/2026).

Mengusung tema “Perempuan Berdampak, Berdaya, Cantik, dan Percaya Diri,” acara ini diikuti puluhan peserta dari lingkungan kampus dan mendapat sambutan antusias.

Hadir dalam kegiatan tersebut Rektor Undana Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng, jajaran Wakil Rektor, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan Undana Ny. Astrid Jeanette Kambey-Bale.

Ketua DWP Undana, Ny. Astrid Jeanette Kambey-Bale, mengatakan bahwa kecantikan sejati tidak hanya dilihat dari penampilan luar, tetapi juga berasal dari rasa percaya diri dan kualitas diri seorang perempuan.

Menurutnya, perempuan yang percaya diri akan lebih siap mengambil peran penting dalam keluarga, lingkungan kerja, maupun masyarakat.

“Ketika perempuan merasa cantik dan percaya diri, maka ia akan lebih berani berkarya, berkembang, dan memberi dampak positif bagi sekitarnya,” ujarnya.

Selain memberikan motivasi, kegiatan ini juga menghadirkan sesi edukasi praktis mengenai tata rias wajah dan perawatan kulit yang tepat sesuai jenis kulit masing-masing peserta.

Ketua Panitia Ny. Sofi Taneo menjelaskan bahwa Beauty Class Kartini dirancang untuk menambah wawasan anggota DWP agar mampu tampil rapi, segar, dan profesional dalam berbagai aktivitas.

Dalam sesi praktik, DWP Undana berkolaborasi dengan PT Vita Farm (Viva Kosmetik) yang memberikan pelatihan langsung mengenai perawatan kulit dan teknik makeup harian.

Para peserta tampak antusias mengikuti arahan dari tim profesional dan mempraktikkan berbagai teknik rias sederhana yang dapat diterapkan sehari-hari.

Sementara itu, Rektor Undana Prof. Jefri Bale menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai perempuan memiliki peran strategis sebagai pilar keluarga sekaligus agen perubahan di tengah masyarakat.

“Kami mendukung kegiatan yang mampu meningkatkan kapasitas diri perempuan, karena perempuan yang percaya diri akan membawa dampak besar bagi keluarga dan lingkungan,” kata Rektor.

Melalui momentum Hari Kartini, Undana Kupang berharap kegiatan ini dapat memperkuat solidaritas antarperempuan sekaligus mendorong lahirnya perempuan-perempuan tangguh, mandiri, dan berdaya saing. *




TNI Dukung Pelestarian Situs Sejarah Benteng Concordia di Fatufeto

 

Kupang,nwartapedia.com  – Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyatakan dukungannya terhadap upaya Pemerintah Kota Kupang dalam menjaga dan melestarikan situs bersejarah Benteng Concordia yang terletak di dalam kompleks TNI AD Kompi Senapan A Yonif 743/PSY, Kelurahan Fatufeto, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Sertu Ady Irawan, Batih (Bintara Pelatih) Kompi A Yonif 743/PSY Kupang, menyampaikan hal tersebut saat menyaksikan secara langsung pemasangan tanda pengenal situs budaya oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang di lokasi benteng, Selasa (24/6).

“Benteng Concordia merupakan bagian dari cerita sejarah peninggalan penjajahan, khususnya pada masa Perang Dunia di Indonesia dan juga di Kota Kupang. Karena itu, kami dari TNI, atas nama pimpinan Komandan Batalyon Letkol Inf Hery Mujiono, mendukung penuh langkah Pemerintah Kota Kupang dalam menjaga keberadaan situs ini,” ujar Sertu Ady Irawan kepada media.

Ia menegaskan bahwa TNI akan selalu siap mendukung pemerintah dalam pelestarian aset sejarah yang ada di wilayahnya. Menurutnya, situs seperti Benteng Concordia adalah saksi bisu perjuangan masa lampau yang patut dihargai dan dikenalkan kepada generasi muda.

“Kami juga berharap generasi muda bisa lebih mengenal sejarah perjuangan dan penjajahan melalui situs-situs seperti ini, sehingga rasa nasionalisme mereka terus tumbuh,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Drs. Dumuliahi Djami, secara terpisah di kantornya pada hari yang sama menjelaskan bahwa pihaknya melalui Bidang Kebudayaan sejak beberapa hari terakhir sedang melakukan penancapan papan tanda pengenal di sedikitnya 12 (dua belas) unit situs budaya yang tersebar di beberapa wilayah di Kota Kupang.

Ia menambahkan bahwa seluruh situs tersebut telah mendapatkan Surat Keputusan (SK) Wali Kota Kupang sebagai Situs Budaya yang perlu dilindungi dan dijaga keberadaannya sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya.

“Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Kupang dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya lokal agar tidak punah oleh waktu dan pembangunan,” kata Dumuliahi.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk instansi TNI, tokoh adat, tokoh agama, dan kaum muda, untuk turut serta menjaga dan merawat situs budaya yang ada sebagai bagian dari identitas sejarah Kota Kupang.(goe Betekeneng)




Warga Naikolan Minta Pemkot Pasang Lampu Penerangan di Situs Budaya Eks Tempat Pembakaran Kapur

 

Kupang, nwartapedia.com  – Warga Kelurahan Naikolan, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, meminta perhatian Pemerintah Kota Kupang untuk segera memasang lampu penerangan di sekitar bangunan tua eks tempat pembakaran batu kapur yang kini telah ditetapkan sebagai situs cagar budaya.

Permintaan tersebut disampaikan oleh Jems Lakapu, warga RT 12 Kelurahan Naikolan, kepada media pada Sabtu (21/6).

Menurutnya, lokasi situs yang berada di lingkungan permukiman warga itu sangat gelap saat malam hari, sehingga berpotensi menimbulkan kekhawatiran terhadap keamanan dan kenyamanan masyarakat yang melintas atau beraktivitas di sekitarnya.

“Kami sangat menghargai penetapan bangunan tua ini sebagai situs budaya oleh pemerintah. Tapi sayangnya, di malam hari kawasan ini sangat gelap. Padahal tempat ini sudah menjadi bagian dari ruang publik yang sering dilintasi warga,” ujar Jems.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa situs eks tempat pembakaran batu kapur tersebut tidak hanya memiliki nilai sejarah yang tinggi, tetapi juga menjadi simbol penting bagi masyarakat lokal tentang jejak kehidupan masa lampau.

Karena itu, ia berharap pemerintah tidak hanya menetapkan situs tersebut secara administratif, tetapi juga memberikan perhatian dalam bentuk fasilitas pendukung seperti penerangan.

“Paling tidak ada satu atau dua lampu yang dipasang untuk menjaga keamanan. Ini juga bisa membuat situs ini terlihat lebih menarik dan layak dikunjungi, terutama di malam hari,” tambahnya.

Bangunan eks pembakaran batu kapur yang terletak di RT 12 RW 05 Kelurahan Naikolan ini merupakan warisan bersejarah yang digunakan pada masa lampau untuk memproduksi kapur secara tradisional.

Saat ini, bangunan tersebut telah ditetapkan sebagai situs budaya oleh Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan.

Warga berharap agar keberadaan situs budaya ini tidak hanya menjadi monumen bisu, tetapi juga dikelola secara baik agar bisa menjadi sarana edukasi sejarah bagi generasi muda dan mendukung pengembangan kawasan berbasis pelestarian budaya.

Pemerintah Kota Kupang diharapkan segera merespons aspirasi masyarakat ini dengan memasang fasilitas penerangan yang memadai di lokasi situs, sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian warisan sejarah daerah.(goe)




Pemerintah Kota Kupang Pasang Papan Tanda Situs Budaya di Rumah Peninggalan Raja Nisnoni

 

Kupang,nwartapedia.com – Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kembali menunjukkan komitmennya dalam melestarikan situs budaya di wilayah Kota Kupang.

Salah satu bentuk nyata perhatian tersebut adalah pemasangan papan tanda pengenal situs budaya di rumah peninggalan Raja Nisnoni yang terletak di RT 007/RW 003, Kota Kupang.

Rumah bersejarah yang dibangun pada tahun 1935 ini merupakan peninggalan Raja Alfons Nisnoni dan hingga kini masih dirawat oleh keturunannya.

Alfons Nisnoni, cucu dari Raja Nisnoni, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas perhatian dari pemerintah Kota Kupang terhadap warisan leluhur mereka.

“Kami dari keluarga besar Raja Nisnoni sangat bangga dan berterima kasih karena pemerintah, khususnya Bapak Wali Kota Kupang dan jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, telah memberikan perhatian kepada situs budaya peninggalan leluhur kami. Ini menjadi bentuk penghargaan sekaligus dorongan bagi kami untuk terus menjaga dan melestarikan rumah bersejarah ini,” ungkap Alfons Nisnoni.

Ia juga menyatakan bahwa keluarga besar Nisnoni siap menjadi mitra pemerintah dalam menjaga dan merawat situs bersejarah tersebut demi generasi mendatang.

“Kami akan terus menjaga rumah ini dan menjadikannya sebagai bagian penting dari sejarah Kota Kupang. Terima kasih kepada Bapak Wali Kota dan seluruh pihak yang telah memberi perhatian besar terhadap situs budaya kami,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Serlin Marlis Tiro, S.STP., M.M., yang hadir dalam kegiatan pemasangan papan tanda tersebut menjelaskan bahwa pemasangan papan tanda ini merupakan simbol penting dalam pelestarian warisan budaya lokal.

“Pemasangan papan tanda pengenal ini adalah bentuk pengakuan dan perlindungan terhadap situs budaya. Ini bukan sekadar simbol, tetapi juga ajakan kepada masyarakat untuk ikut menjaga dan menghargai sejarah serta warisan nenek moyang kita,” ujar Serlin Marlis Tiro.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis pelestarian budaya yang dilaksanakan secara bertahap oleh Pemerintah Kota Kupang, dengan dukungan dari pihak-pihak terkait termasuk masyarakat adat dan ahli warisan budaya.

Dengan pemasangan papan tanda ini, Pemerintah Kota Kupang berharap agar masyarakat luas lebih sadar akan pentingnya menjaga dan melestarikan warisan sejarah yang menjadi identitas dan kekayaan budaya daerah. (goe)




25 Calon Entrepreneur NTT YES ikut Business Knowledge Tour ke Ghaura Chocolate & La Moringa

Kupang,nwartapedia.com  – Dalam rangkaian Program NTT YES (Nusa Tenggara Timur Young Entrepreneur School), Bank Indonesia bersama Kamar Dagang dan Industri (KADIN) NTT menyelenggarakan kegiatan bertajuk Business Knowledge Tour pada Selasa, 10 Juni 2025.

Program ini menjadi wadah bagi 25 peserta muda terpilih untuk belajar langsung dari pelaku UMKM lokal yang telah menembus pasar internasional.

Ketua Umum KADIN NTT, Bobby Lianto, memimpin langsung kunjungan yang bertujuan memperkenalkan potensi dan proses nyata dunia wirausaha di Nusa Tenggara Timur.

Kegiatan dimulai pada pukul 11.00 WITA dengan kunjungan ke Pabrik Coklat Ghaura.

Di sana, para peserta menyaksikan langsung proses produksi coklat, mulai dari pengolahan biji kakao, pencetakan, hingga pengemasan produk.

Pengalaman ini memberikan gambaran konkret mengenai industri pengolahan pangan berbasis komoditas lokal.

Usai kunjungan pabrik, peserta melanjutkan kegiatan dengan makan siang bersama di Cafe Ghaura Coklat.

Tidak hanya itu, Bobby Lianto juga mengajak rombongan untuk mengunjungi Excellent Spirit Christian School (ESCS) yang terletak tepat di samping kafe, guna menambah wawasan peserta terkait pengembangan sumber daya manusia di bidang pendidikan.

Perjalanan berlanjut ke destinasi terakhir, yaitu La Moringa, sebuah restoran sekaligus produsen produk lokal berbahan dasar kelor dan sorgum.

La Moringa telah melebarkan sayapnya dengan membuka cabang di Labuan Bajo dan Jakarta, serta mengekspor produknya ke berbagai negara seperti Amerika Serikat, China, Australia, Hong Kong, hingga Dubai.

Melalui kegiatan ini, Bobby Lianto berharap para peserta dapat memahami potensi besar yang dimiliki oleh UMKM lokal serta mendapatkan inspirasi untuk membangun bisnis sendiri di masa depan.

“Kami harapkan agar anak-anak ini melihat langsung proses setiap UMKM, dari pabriknya, pembuatan produknya, hingga penjualannya. Dengan begitu, mereka punya gambaran nyata ketika nantinya menjadi pengusaha,” ungkap Bobby.

Program Business Knowledge Tour menjadi bukti nyata komitmen KADIN NTT dan Bank Indonesia dalam mendorong pertumbuhan wirausaha muda di wilayah timur Indonesia. ***




Harper Kupang Hadirkan Ramadhan Experience Buffet, Sajikan Hidangan Istimewa di Rooftop

Kupang,nwartapedia.com – Menyambut bulan suci Ramadhan, Harper Kupang menghadirkan Ramadhan Experience Buffet, sebuah pengalaman berbuka puasa dengan konsep all you can eat.

Promo spesial ini berlangsung dari 1 hingga 30 Maret 2025 di rooftop lantai 10 Harper Kupang, menawarkan suasana berbuka yang nyaman dengan pemandangan kota Kupang yang memukau.

Para tamu dapat menikmati hidangan berbuka mulai pukul 17.00 hingga 21.00 WITA.

Beragam menu khas Ramadhan telah disiapkan oleh tim kuliner Harper Kupang, mulai dari takjil manis dan gurih, aneka hidangan Nusantara, hingga menu spesial Timur Tengah.

Semua hidangan diracik dengan bahan berkualitas dan cita rasa otentik untuk memanjakan lidah para tamu.

Pilihan minuman segar seperti es buah dan teh khas Ramadhan juga turut melengkapi santapan berbuka puasa.

General Manager Harper Kupang, Amiruddin Thamrin, menyampaikan bahwa pengalaman berbuka puasa di Harper Kupang memiliki ciri khas tersendiri.

“Kami ingin menghadirkan pengalaman berbuka yang lebih dari sekadar makan bersama. Signature dari Ramadhan Experience Buffet kami adalah sajian khas Timur Tengah seperti lamb ouzi dan aneka kebab yang dimasak dengan bumbu autentik,”ungkap Amirudin.

“Ditambah dengan suasana rooftop yang nyaman, para tamu dapat menikmati momen berbuka dengan keluarga dan teman dalam suasana yang hangat dan istimewa,”tambahnya.

Selain menyajikan hidangan lezat, Harper Kupang juga menghadirkan dekorasi khas Ramadhan dan layanan terbaik untuk menciptakan suasana yang lebih hangat dan berkesan.

Dengan lokasi yang strategis dan area rooftop yang luas, tempat ini menjadi pilihan ideal untuk buka puasa bersama keluarga, sahabat, maupun rekan kerja.

Reservasi untuk Ramadhan Experience Buffet kini telah dibuka. Para tamu dapat menghubungi Harper Kupang melalui +62 811 3831 1115 / +62 811 3831 116 atau email ke kupanginfo@harperhotels.com.

Informasi lebih lanjut juga tersedia di kupang.harperhotels.com. Jangan lewatkan kesempatan untuk menikmati hidangan istimewa dan menciptakan kenangan Ramadhan yang berharga di Harper Kupang. ***




Peak Solutions Kupang Resmi Dibuka, Hadirkan Berbagai Layanan Bisnis di NTT

 

Kupang,nwartapedia.com  – Chief Executive Officer (CEO) Peak Solutions Group (PSG), Ferdy Serah, secara resmi membuka cabang terbaru, Peak Solutions Kupang, di samping Gereja Gloria, Kelurahan Kayu Putih, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Acara grand opening ini dihadiri oleh Pendeta Tommy Hanas, warga sekitar, pihak keluarga, kerabat, partner bisnis, serta para karyawan.

Acara dimulai dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan pemotongan nasi tumpeng sebagai simbol peresmian dan ungkapan rasa syukur.

Bertepatan dengan acara ini, Ferdy Serah juga merayakan ulang tahunnya yang ke-39.

Dalam sambutannya, Ferdy Serah mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh tamu undangan serta karyawan yang telah berkontribusi dalam perjalanan bisnisnya.

Ia mengenang awal mula membangun Peak Solutions sejak tahun 2014, yang saat itu masih dijalankannya sendiri.

Dengan kerja keras dan dedikasi, ia akhirnya berhasil membuka kantor di Bali pada tahun 2019 dengan 22 karyawan.

“Saya berprinsip, jika ada kesempatan, meskipun menghasilkan sedikit atau banyak, saya tetap akan menjalankannya. Saat ini, di kampung halaman saya, Rote Timur, saya juga sedang mengembangkan usaha kopra dan arang batok kelapa untuk pabrik briket di Pulau Jawa dan luar negeri,” ujar Ferdy.

Peak Solutions Kupang menghadirkan beberapa unit bisnis, termasuk Peak Property & Legal, Peak Garasi Klasik Kustom, Meredith Skincare, serta Peak Barbershop & Beauty Salon.

Pemilihan Kota Kupang sebagai lokasi ekspansi didasarkan pada pertumbuhan pesat kota ini serta koneksi pribadi Ferdy dengan tanah kelahirannya di NTT.

Peak Barbershop & Beauty Salon menawarkan konsep pelayanan seperti di Bali, dengan harga terjangkau dan fasilitas yang nyaman.

Beberapa layanan yang tersedia meliputi:

1. Hair Services: Creambath, cuci catok, masker rambut, smoothing, gunting, dan pewarnaan.

2. Nail Services: Manicure, pedicure, nail polish, dan cat eye.

3. Barbershop: Pangkas biasa anak dan dewasa, pangkas lengkap, serta pangkas mewah.

Peak Garasi Klasik Kustom ditujukan bagi pecinta motor klasik dan kustom di Kota Kupang.

Harga motor klasik berkisar antara Rp12 juta hingga Rp15 juta, sedangkan motor kustom mulai dari Rp15 juta.

Selain dijual secara tunai atau kredit, motor-motor ini juga bisa disewa dengan tarif harian, Rp100 ribu untuk motor klasik dan Rp200 ribu untuk motor kustom.

Ferdy juga mengungkapkan rencana ekspansi lebih lanjut dengan membuka cabang baru di wilayah Walikota dan Oesapa.

“Saya berharap usaha ini berkembang dengan baik dan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat. Nantinya, dana CSR dari perusahaan akan digunakan untuk kegiatan sosial,” tambahnya.

Grand opening ini bukan sekadar perluasan bisnis, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Kupang.

Ferdy berharap bisa menginspirasi kaum milenial untuk terus berusaha dan bekerja keras dalam mencapai kesuksesan.

Acara diakhiri dengan pembagian nasi kotak kepada pengendara yang melintas sebagai bentuk kepedulian sosial dari Peak Solutions Kupang. (MN)




Sambut HUT NTT ke-66, Ketua Dekranasda NTT Gelar Parade Tenun dan Hari NTT Bertenun

 

Kupang,nwartapedia.com  – Ketua Dekranasda dan Ketua Tim Prnggerak PKK provinsi Nusa Tenggara Timur, Nyonya Santi Ambarwati, SE, menggelar konferensi pers terkait rangkaian kegiatan dalam rangka HUT ke-66 Nusa Tenggara Timur (NTT)  yang berlangsung di Lantai 1 Kantor Gubernur NTT pada Kamis (19/22/2024).

Salah satu agenda utama adalah Parade Tenun yang akan memperagakan berbagai motif tenun dari seluruh kabupaten/kota di NTT.

Nyonya Santi menjelaskan bahwa setiap kabupaten akan menggunakan tenun khas daerah masing-masing untuk menunjukkan keunikan budaya lokal.

Sementara itu, di tingkat provinsi, tenun dari seluruh daerah akan diperagakan, termasuk motif khas Kota Kupang.

“Motif tenun ini bukan hanya identitas budaya, tetapi juga usaha untuk mempromosikan karya NTT ke seluruh Indonesia dan dunia,” ujar Nyonya Santi.

Salah satu motif unggulan, Motif Sepe, kini sedang dalam proses pengurusan hak paten sebagai upaya pelestarian budaya.

Selain Parade Tenun, Nyonya Santi juga mengumumkan pencanangan 20 Desember sebagai Hari NTT Bertenun yang bertepatan dengan Hari Ulang Tahun NTT.

“Hari ini akan menjadi momentum bagi seluruh masyarakat NTT untuk menggunakan tenun, baik pemerintah, swasta, hingga pelajar,” tambahnya.

Rangkaian acara juga mencakup aksi sosial berupa pemberian bingkisan untuk 1.700 anak stunting dari keluarga kurang mampu di Kota Kupang.

“Konsumsi yang disediakan untuk acara ini berbasis pangan lokal, seperti shotgun jagung rote, agar masyarakat semakin mengenal potensi pangan daerah,” ujarnya.

Acara ini juga melibatkan 51 UMKM yang memamerkan hasil kerajinan dan olahan pangan khas NTT.

Meski banyak UMKM yang berminat ikut serta, keterbatasan tempat menjadi kendala.

Namun, diharapkan partisipasi ini mampu mewakili potensi daerah.

Selain itu, aksi sosial berupa donasi untuk korban terdampak erupsi juga digelar, dengan minimal donasi Rp66 sebagai simbol HUT ke-66 NTT.

Panitia yang terdiri dari Dharma Wanita, PKK, Dekranasda, dan didukung Pemprov NTT berharap acara ini membawa kebahagiaan bagi masyarakat Kupang dan NTT secara umum.

“Kami ingin semua lapisan masyarakat merasakan kebersamaan dan kegembiraan di Hari NTT Bertemu,” tutup Nyonya Santi.

Acara puncak akan diakhiri dengan syukuran dan hiburan yang diharapkan menarik antusiasme masyarakat. (MI)

 

 




Aston Kupang Hotel Kembali Hadirkan Promo Christmas Gathering

Kupang,nwartapedia.com  – Natal telah tiba, waktunya kumpul bersama pun tiba !! Lampu–lampu natal telah berkilauan, lagu natal telah bergema di seluruh kota. Menandakan Natal telah tiba. Sukacita Natal yang selalu dinantikan dan akan hadir sebentar lagi. Sorak sorai akan berkumandang pada bulan yang penuh Sukacita ini.Mari sambut sang Pembawa Damai dengan penuh kegembiraan.

Aston Kupang Hotel & Convention Center balik lagi dengan promo yang bertajuk “Christmas Gathering”. Momen yang akan selalu dinantikan di setiap akhir tahun telah tiba.

Rayakan momen istimewa bersama keluarga, rekan kerja dan teman serta semua orang terkasih dengan hidangan lezat dan suasana yang penuh kehangatan.

Nikmati makan malam dengan cita rasa khas Natal dalam suasana penuh kebahagiaan.Hanya dengan Rp.100.000 nett/orang, tamu sudah dapat menikmati sajian dari mulai Appetizer sampai Dessert serta minuman yang beragam.

Dengan minimum order 30 Pax, sudah termasuk Gratis ruang meeting (maximum penggunaan 4 jam), standard sound system, Gratis LCD atau Videotron. Promo ini berlaku dari tanggal 01 Desember 2024 sampai 31 Januari 2025.

“Sajian istimewa di bulan penuh sukacita dengan suasana hangat dan fasilitas eksklusif, akan menciptakan kenangan indah bersama orang terkasih. Semua ini dapat Anda nikmati hanya di Aston Kupang Hotel & Convention Center dalam promo Christmas Gathering,” ucap Schoniya Hutsim selaku Marketing Communication.

Rayakan momen kumpul bersama keluarga, rekan kerja, teman dan orang terkasih di bulan yang penug berkat hanya bersama ASTON Kupang Hotel & Convention Center.

Untuk informasi dan pemesanan bisa melalui nomer telepon ke +62 380 858 6333, atau WhatsApp ke +62 811 3940 6333, dan via website kami kupang.astonhotelsinternational.com atau email ke kupanginfo@astonhotelsinternational.com.
###

Tentang ASTON Kupang Hotel & Convention Center
ASTON Kupang Hotel & Convention Center merupakan tempat yang sempurna baik untuk pertemuan bisnis, seminar maupun tempat berlibur di akhir pekan dengan menawarkan pengalaman pelayanan jasa modern yang sesungguhnya.

Menampilkan 8 ruang pertemuan dengan berbagai fasilitas yang dapat menampung sampai dengan 1.600 tamu, hingga 179 kamar dengan 4 tipe berbeda. Hotel yang berhadapan langsung dengan tepi laut ini adalah pilihan yang tepat saat menjelajahi Kota Kupang, tempat-tempat wisata di sekitarnya hingga kawasan perbelanjaan. kupang.astonhotelsinternational.com

About Archipelago
Southeast Asia’s largest privately owned hospitality group, with more than 40,000 rooms and residences in over 200 locations across Southeast Asia, the Caribbean, the Middle East and Oceania. A trusted hotel company with a long track record and a portfolio of 11 award-winning brands including ASTON, Collection by ASTON, Alana, Huxley, Kamuela, Harper, Quest, Hotel NEO, fave, Nordic and Powered by ARCHIPELAGO. Archipelagointernational.com. *




Pj. Wali dan Pj. Ketua Dekranasda Jadi Pasangan Paling Anggun Pada Parade Tenun Sepe

 

Kupang,nwartapedia.com – Memeriahkan dan mengenakan busana adat bermotif tenun sepe , Penjabat Wali Kota Kupang, Linus Lusi, S.Pd., M.Pd., bersama istrinya yang juga menjabat sebagai Penjabat Ketua Dekranasda Kota Kupang, Ny. Angela Lusi-Deran dinobatkan sebagai Pasangan Paling Anggun dalam Parade Tenun Sepe dengan mengelilingi kompleks Kantor Wali Kota Kupang, Jl. S.K. Lerik pada Selasa, 29 Oktober 2024.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy P. Funay, S.E., M.Si., bersama Ketua Dharma Wanita Kota Kupang, Ny. Lousje Marlinda Funay Pellokila, juga ikut serta dalam parade dan dinyatakan sebagai “Parade Sepe Paling Megah.”

Parade Tenun Sepe merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Lomba Tarian Kreasi Ayam Kaki Kuning dan Parade Tenun Sepe yang diadakan di lingkungan Perangkat Daerah Kota Kupang. Acara ini dihadiri oleh sejumlah Kepala Perangkat Daerah bersama pasangan masing-masing, serta Penjabat Ketua Dekranasda Provinsi NTT, Santi Ambarwati, S.E., perwakilan Forkopimda Kota Kupang, dan para camat serta lurah se-Kota Kupang.

Dalam arahannya, Linus mengapresiasi antusiasme peserta dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk kehadiran pejabat tinggi dari Provinsi NTT. Ia menekankan keunikan Tenun Sepe sebagai warisan budaya eksklusif Kota Kupang. “Sepe hanya ada di Kota Kupang, tidak ada di provinsi atau kabupaten lain,” katanya.

Penjabat Ketua Dekranasda Provinsi NTT, Santi Ambarwati juga memberikan apresiasi kepada Dekranasda Kota Kupang yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Menurutnya ini merupakan salah satu bentuk nyata upaya pelestarian budaya di Nusa Tenggara Timur, khususnya di Kota Kupang. “Tenun Sepe yang ada di Kota Kupang tidak kalah cantik dengan motif tenun dari kabupaten lain di NTT. Dengan segala keunikan dan keindahan, Tenun Sepe bisa menjadi salah satu tenun yang digemari,” ungkapnya.

Santi berharap acara ini dapat dikemas lebih baik di masa mendatang agar Tenun Sepe semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional. Ia menambahkan bahwa event ini merupakan momentum penting dalam pelestarian budaya Kota Kupang, terutama dalam pengembangan industri kreatif berbasis kearifan lokal.

Lebih lanjut, Santi menekankan bahwa Tenun Sepe, dengan berbagai corak dan warna, dapat dibuat secantik dan semenarik mungkin, menjadikannya diminati oleh semua kalangan, baik muda maupun tua. Ia menginginkan agar Tenun Sepe tidak hanya digunakan untuk acara adat, tetapi juga sebagai fashion modern, seperti jas, semi jas, outer dan kreasi lainnya.

Acara diakhiri dengan pengumuman hasil Lomba Tarian Kreasi “Ayam Kaki Kuning.” Dalam lomba tersebut, Kecamatan Alak berhasil meraih juara pertama, diikuti oleh Dinas Pariwisata sebagai juara kedua, dan Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kota Kupang sebagai juara ketiga. (*)