BNN Provinsi NTT Suguhkan Musik Sasando pada CND ke-67 di Austria

Kupang,mwartapedia.com – BNN RI mewakili Indonesia menggelar Pameran dalam side event Pertemuan Commission on Narcotic Drugs (CND) sesi ke-67, di Wina, Austria pada 14 – 20 Maret 2024. Pameran dengan tema “Unity in Diversity In Addresing Drug Challenges”” yang dibuka oleh Kepala BNN RI, Marthinus Hukom, S.I.K., M.Si., ini menampillan hasil karya masyarakat binaan BNN seluruh Indonesia, baik dari penyalahguna narkoba, mantan pecandu, maupun masyarakat yang tinggal di kawasan rawan narkoba.


Pameran BNN pada sidang CND ke-67 ini bertujuan untuk memberikan gambaran jelas tentang strategi pemerintah Indonesia untuk melawan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Indonesia. Kepala BNN pada kesempatan tersebut menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat dalam menanggulangi masalah narkotika.


Kepala BNNP NTT, Riki Yanuarfi, SH., M.Si turut serta menjadi delegasi dalam pembukaan Side Event Pertemuan CND ke-67 dan juga berpartisipasi langsung dalam Pameran BNN RI dengan menampilkan hasil kerajinan masyarakat binaan di kawasan rawan narkoba yang telah diintervensi Pemberdayaan Masyarakat oleh BNNP NTT hingga tahun 2024. 



Selain itu, yang lebih menarik pada penyelenggaraan pameran BNN RI dalam side event CND ke -67 tahun ini adalah BNN RI menampilkan permainan alat musik khas Nusa Tenggara Timur, yaitu Musik Sasando di booth Pameran BNN RI bersama dengan Pemain Musik Sasando Rote Ndao Provinsi NTT, Sdr. On Nasa.


Berkolaborasi dengan permainan alat musik asal Kalimantan Tengah, yaitu Sape, alunan musik Sasando yang dimainkan berhasil menarik perhatian peserta CND dari berbagai negara perwakilan Dewan Ekonomi dan Sosial PBB.


Sesuai dengan tema yang diusung dalam pameran, BNN meyakini bahwa persatuan dalam keberagaman merupakan hal yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi tantangan permasalahan narkoba di masa kini dan masa mendatang.

#indonesiadrugfree

#indonesiabersinar (***)




Direktur TI BPJS Kesehatan Ungkap Layanan Digital Program JKN ke Belahan Dunia


Denpasar,nwartapedia.com
– BPJS Kesehatan terus melakukan pengembangan layanan digital untuk menghadirkan akses pelayanan kesehatan yang mudah kepada seluruh masyarakat. 

Digitalisasi terhadap berbagai pelayanan yang diterapkan baik di kantor hingga di fasilitas kesehatan kini dianggap telah menjawab kebutuhan masyarakat di era perkembangan teknologi saat ini. 
Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, Edwin Aristiawan menyebut upaya peningkatan infrastruktur dengan memanfaatkan teknologi kesehatan digital saat ini sangat dibutuhkan. 
Menurutnya, digitalisasi terhadap pelayanan dapat memastikan aksesibilitas dan keterjangkauan layanan kesehatan berkualitas bagi semua orang, sehingga Indonesia bisa mencapai Universal Health Coverage (UHC). 
“Saat ini, implementasi Program JKN telah ditunjang dengan infrastruktur digital yang mumpuni. Inovasi berbasis digital, pengelolaan data sampel dan didukung dengan pengelolaan command center yang baik menjadi salah satu tonggak penting untuk penyelenggaraan Program JKN yang optimal,” ungkap Edwin pada Rabu (06/04/2024).
Edwin menjelaskan, pengembangan kompetensi digital dalam memperkuat penyelenggaraan jaminan kesehatan juga sangat penting, termasuk penerapan teknologi baru seperti Artificial Intellegent (AI). 
Bukan hanya itu, ia juga menekankan pentingnya tata kelola data kesehatan guna memastikan pengelolaan data yang aman, efisien, serta menumbuhkan kepercayaan dan integritas dalam perlindungan data pribadi dalam ekosistem layanan kesehatan. 

Ia menyebut, penyelenggaraan Program JKN juga telah mengelola data yang sangat besar. Hingga saat ini, jumlah pemanfaatan data sampel lebih dari Setiap harinya, ada 112 juta transaksi data yang berlangsung di dalam ekosistem Program JKN, atau 1.296 transaksi data per detik. Terdapat 397,8 miliar row data, yang meliputi data kepesertaan, pelayanan kesehatan, dan iuran.“Dengan pengelolaan data yang sangat besar, tentu keamanan data yang dibutuhkan semakin tinggi. Dalam pelaksanaannya, BPJS Kesehatan telah menerapkan enam layer proteksi terhadap keamanan data, dimulai dari menentukan parameter keamanan, keamanan jaringan, keamanan endpoint, keamanan di elemen manusia, kemanan terhadap aplikasi hingga kemanan terhadap data yang dimiliki,” jelas Edwin. 

Dalam kesempatan tersebut, Edwin juga memperkenalkan berbagai inovasi berbasis digital yang diluncurkan oleh BPJS Kesehatan. Salah satu inovasi yang dihadirkan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang optimal melalui Aplikasi Mobile JKN. Inovasi ini telah mengubah pengalaman peserta di fasilitas kesehatan, mengurangi waktu tunggu di rumah sakit yang sebelumnya bisa mencapai 6 jam menjadi hanya 2,5 jam. Selain itu, Aplikasi Mobile JKN juga memungkinkan peserta untuk mengakses riwayat pelayanan kesehatan mereka dalam 12 bulan terakhir melalui i-Care JKN. 

Dengan i-Care JKN, dokter dan peserta dapat melihat riwayat kunjungan, tindakan medis, dan obat yang diberikan oleh fasilitas kesehatan dalam kurun waktu 12 bulan terakhir, sehingga dokter juga dapat memberikan pelayanan yang cepat dan tepat.

 BPJS Kesehatan juga telah menghadirkan layanan digital yang bisa diakses peserta untuk kebutuhan informasi pelayanan dan pengaduan, seperti Chat Asisstant JKN (CHIKA), Pelayanan Administrasi melalui Whatsapp (PANDAWA), Voice Interractive JKN (VIKA) hingga BPJS Kesehatan Care Center 165.

Di sektor pendaftaran, BPJS Kesehatan juga menghadirkan layanan E-Dabu yang bisa dimanfaatkan oleh badan usaha untuk mendaftarkan pekerjanya menjadi peserta JKN.

“Selain itu, BPJS Kesehatan juga telah memperkenalkan berbagai inovasi lainnya, seperti skrining riwayat kesehatan, yang bertujuan sebagai upaya preventif bagi peserta JKN dalam mencegah penyakit kronis. Ada juga telemedicine yang bisa memudahkan peserta untuk berobat jarak jauh. Harapannya, dengan inovasi digital yang dihadirkan bisa menghadirkan sistem layanan kesehatan yang mudah bagi seluruh peserta JKN,” tutup Edwin. (***)




Direktur TI BPJS Kesehatan Ungkap Layanan Digital Program JKN ke Belahan Dunia


Denpasar,mwartapedia.com
– BPJS Kesehatan terus melakukan pengembangan layanan digital untuk
menghadirkan akses pelayanan kesehatan yang mudah kepada seluruh masyarakat. 

Digitalisasi terhadap
berbagai pelayanan yang diterapkan baik di kantor hingga di fasilitas kesehatan kini dianggap telah
menjawab kebutuhan masyarakat di era perkembangan teknologi saat ini. 
Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, Edwin Aristiawan menyebut upaya peningkatan infrastruktur
dengan memanfaatkan teknologi kesehatan digital saat ini sangat dibutuhkan. 
Menurutnya, digitalisasi
terhadap pelayanan dapat memastikan aksesibilitas dan keterjangkauan layanan kesehatan berkualitas bagi
semua orang, sehingga Indonesia bisa mencapai Universal Health Coverage (UHC). 
“Saat ini, implementasi Program JKN telah ditunjang dengan infrastruktur digital yang mumpuni. Inovasi
berbasis digital, pengelolaan data sampel dan didukung dengan pengelolaan command center yang baik
menjadi salah satu tonggak penting untuk penyelenggaraan Program JKN yang optimal,” ungkap Edwin pada Rabu (06/04/2024).
Edwin menjelaskan, pengembangan kompetensi digital dalam memperkuat penyelenggaraan jaminan
kesehatan juga sangat penting, termasuk penerapan teknologi baru seperti Artificial Intellegent (AI). 
Bukan
hanya itu, ia juga menekankan pentingnya tata kelola data kesehatan guna memastikan pengelolaan data
yang aman, efisien, serta menumbuhkan kepercayaan dan integritas dalam perlindungan data pribadi dalam
ekosistem layanan kesehatan. 
Ia menyebut, penyelenggaraan Program JKN juga telah mengelola data yang sangat besar. Hingga saat ini,
jumlah pemanfaatan data sampel lebih dari Setiap harinya, ada 112 juta transaksi data yang berlangsung di
dalam ekosistem Program JKN, atau 1.296 transaksi data per detik. Terdapat 397,8 miliar row data, yang
meliputi data kepesertaan, pelayanan kesehatan, dan iuran.

“Dengan pengelolaan data yang sangat besar, tentu keamanan data yang dibutuhkan semakin tinggi. Dalam
pelaksanaannya, BPJS Kesehatan telah menerapkan enam layer proteksi terhadap keamanan data, dimulai
dari menentukan parameter keamanan, keamanan jaringan, keamanan endpoint, keamanan di elemen
manusia, kemanan terhadap aplikasi hingga kemanan terhadap data yang dimiliki,” jelas Edwin. 

Dalam kesempatan tersebut, Edwin juga memperkenalkan berbagai inovasi berbasis digital yang
diluncurkan oleh BPJS Kesehatan. Salah satu inovasi yang dihadirkan untuk memberikan pelayanan
kesehatan yang optimal melalui Aplikasi Mobile JKN. Inovasi ini telah mengubah pengalaman peserta di
fasilitas kesehatan, mengurangi waktu tunggu di rumah sakit yang sebelumnya bisa mencapai 6 jam menjadi
hanya 2,5 jam.
Selain itu, Aplikasi Mobile JKN juga memungkinkan peserta untuk mengakses riwayat pelayanan kesehatan
mereka dalam 12 bulan terakhir melalui i-Care JKN. 

Dengan i-Care JKN, dokter dan peserta dapat melihat
riwayat kunjungan, tindakan medis, dan obat yang diberikan oleh fasilitas kesehatan dalam kurun waktu 12
bulan terakhir, sehingga dokter juga dapat memberikan pelayanan yang cepat dan tepat.

 BPJS Kesehatan juga telah menghadirkan layanan digital yang bisa diakses peserta untuk kebutuhan
informasi pelayanan dan pengaduan, seperti Chat Asisstant JKN (CHIKA), Pelayanan Administrasi melalui
Whatsapp (PANDAWA), Voice Interractive JKN (VIKA) hingga BPJS Kesehatan Care Center 165.

 

Di sektor
pendaftaran, BPJS Kesehatan juga menghadirkan layanan E-Dabu yang bisa dimanfaatkan oleh badan
usaha untuk mendaftarkan pekerjanya menjadi peserta JKN.

“Selain itu, BPJS Kesehatan juga telah memperkenalkan berbagai inovasi lainnya, seperti skrining riwayat
kesehatan, yang bertujuan sebagai upaya preventif bagi peserta JKN dalam mencegah penyakit kronis. Ada
juga telemedicine yang bisa memudahkan peserta untuk berobat jarak jauh. Harapannya, dengan inovasi
digital yang dihadirkan bisa menghadirkan sistem layanan kesehatan yang mudah bagi seluruh peserta
JKN,” tutup Edwin. (***)




Diundang Makan Malam Bersama Presiden Jokowi di Medan, Dokter Christian Widodo Sebut Sebuah Kehormatan

 

Medan,mwartapedia.com – Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengundang Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai  Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dr. Christian Widodo untuk makan malam bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kota Medan pada Rabu, 7 Pebruari 2024.

Ketika dihubungi media ini pada Kamis, 8 Februari 2024,  Dokter Christian Widodo mengaku bangga dan ini merupakan sebuah kehormatan karena diundang oleh Pengurus Dewan  PSI.

“Ini merupakan kebanggaan tersendiri dan tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata karena saya diundang oleh Pengurus DPP PSI untuk makan malam bersama pak Presiden Jokowi di Medan,”kata dr. Christian.

dr. Christian membenarkan bahwa dirinya dihubungi oleh Pengurus DPP PSI dua hari lalu untuk makan malam bersama Presiden Jokowi di Medan.

“Iya benar 2 hari lalu sekitar jam 7 malam saya ditelpon untuk diminta ketemu Pak Presiden sambil makan malam di Medan, sehingga saya langung cari penerbangan saat itu,”ungkapnya.

Dia mengatakan, dalam jamuan makan malam bersama Presiden Jokowi saat itu penuh keakraban sambil ngobrol santai dan bertukar pikiran.



Dalam itu kesempatan Presiden memberikan banyak nasehat dan masukan dan meminta agar pelayanan sosial seperti pengobatan gratis selama ini dilakukan untuk dilanjutkan.

“Kita ngobrol santai bertukar pikiran, Pak Jokowi juga memberikan banyak nasehat sambil beliau menyakan bagaimana pergerakan di NTT. Beliau juga minta untuk saya terus melakukan pelayanan-pelayanan sosial seperti pengobatan gratis bagi warga karena itu sangat bermanfaat bagi mereka,”jelasnya.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) menikmati makan malam di Kota Medan, Sumatera Utara. Jokowi ditemani Ketum PSI Kaesang Pangarep dan para kader PSI lainnya.
Pantauan detikcom di lokasi, Rabu (7/2/2024) makan malam itu digelar di Sun Plaza, Medan, Sumatera Utara. Warga yang berada di lokasi pun langsung riuh menyambut Jokowi.

“Pak Presiden,” kata warga

“Saya fans bapak, i love you bapak,” teriak warga lainnya.

Para pengunjung mal yang terlihat kaget melihat kedatangan Jokowi. Mereka pun mengabadikan momen kedatangan Jokowi dengan kamera ponsel masing-masing. Sebagian dari mereka pun ikut foto bersama dengan Jokowi dan Kaesang.

Saat tiba di lokasi, Jokowi langsung masuk ke salah satu cafe. Di Cafe tersebut, Jokowi juga bertemu dengan jajaran PSI. Istri Kaesang, Erina Gudono, pun turut ikut dalam pertemuan tersebut.

“Mas Kaesang,” teriak pengunjung

Adapun pengurus PSI yang datang yakni Sekjen PSI Raja Juli Antoni, Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie dan sejumlah kader muda PSI.

Jokowi dan kader muda PSI tampak ngobrol santai. Mereka ngobrol sambil menyantap makan malam mie goreng.

Warga tak henti-hentinya meneriaki Jokowi dan Kaesang. Mereka berteriak untuk meminta foto Jokowi dan Kaesang. ****




Sejahtera Group Pamerkan 9 Lokasi Perumahan di Lipo Plaza dengan Promo Khusus

Kupang,mwartapedia.com – Selalu ada yang baru dari Sejahtera Grup, Perusahaan Developer Property besutan Bobby Lianto yang merupakan developer terkenal di Nusa Tenggara Timur. 


Siapa tidak mengenal SEJAHTERA Group Ribuan rumah dan puluhan proyek yang telah dibangun Sejahtera Grup bahkan sampai di kabupaten – kabupaten se-NTT. 


Kali ini Sejahtera Grup melakukan pameran dengan nama pameran “Pesta Demokrasi” dalam rangka Pemilu, Imlek, dan hari Valentine di Lippo Plaza Kupang Tanggal 5-11 Februari 2024. 


Dalam pameran tersebut terdapat promo – promo khusus yang sangat menarik dan rugi untuk dilewatkan dari total 9 buah proyek perumahan yang ditawarkan yaitu khusus untuk 2 proyek perumahan bersubsidi  Sejahtera Land Oetallu -Penfui Timur dan Bello Sejahtera yang seharusnya untuk membeli rumah dibutuhkan beberapa item biaya seperti Booking Fee Rp. 1.000.000,- 


Uang Muka Minimal 1 % Rp. 1.850.000,- BPHTB Rp 6.250.000,- Biaya Notaris Rp. 1.500.000,- Biaya Admin Bank Rp. 6.500.000,-  dengan Total Biaya Rp17.100.000,-  namun dalam pameran ini hanya dengan Rp. 1.000.000,-  semua biaya biaya sudah dibebaskan.


Beberapa lokasi lain yang dijual dalam perumahan ini adalah Pondok Indah Matani yang selama ini sudah lama tidak pernah menjual rumah bersubsidi tapi dalam pameran ini dijual khusus 30 unit saja terbatas. 


Berikutnya perumahan Sejahtera Regency yang adalah perumahan dengan kompleks Club House yang berada di Tengah kota dengan  one gate system, juga Emerald Park yang berada di TDM, serta juga rumah subsidi yang baru yaitu Naioni Sejahtera di kecamatan Alak, serta Oebelo Sejahtera-Tanah Merah, dan juga Vila Bukit Cendana di Soe. 


Untuk itu silahkan langsung datang ke Stand Pameran di Lippo Plaza tanggal 5-11 Februari 2024, atau langsung datang ke kantor Sejahtera Grup yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman no. 19 Kupang (Lantai 2 Ruko Rumah Plastik). (***)




Pemanfaatan Layanan Naik Drastis, Kondisi Keuangan BPJS Kesehatan Masih Sehat

Jakarta,mwartapedia.com – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mencatatkan bahwa jumlah pemanfaatan layanan kesehatan di tahun 2023 meningkat drastis. Capaian ini menunjukkan bahwa BPJS Kesehatan senantiasa menjalankan amanah untuk memberikan jaminan kesehatan kepada seluruh rakyat Indonesia.


Ghufron juga menjelaskan, sampai dengan 31 Desember 2023 jumlah pemanfaatan layanan peserta JKN di fasilitas kesehatan meningkat menjadi 606,7 juta, atau 1.6 juta pemanfaatan per hari. 


“Pada tahun 2022, jumlah pemanfaatan layanan kesehatan baik kunjungan sehat ataupun sakit sebanyak 502,8 juta, atau 1,4 juta per hari. Hal ini membuktikan bahwa masyarakat semakin percaya dengan BPJS Kesehatan dan semakin menyadari pentingnya jaminan kesehatan,” ujar Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti, dalam kegiatan pertemuan bersama Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN), Jumat (11/1).


Ghufron juga mengatakan bahwa kondisi keuangan BPJS Kesehatan sampai dengan 31 Desember 2023 mencapai aset bersih sebesar 57,76 triliun rupiah. Menurutnya kondisi ini telah sesuai dengan ketentuan, yaitu mencukupi 4,36 bulan estimasi pembayaran klaim ke depan.


“Selain itu, capaian positif BPJS Kesehatan di tahun 2023 adalah pencapaian cakupan kepesertaan yang semakin luas. Per 31 Desember 2023, jumlah peserta JKN telah mencapai 267,3 juta jiwa atau sekitar 95,75 persen dari total penduduk di Indonesia. Capaian ini telah melampaui target yang ditetapkan pemerintah sebesar 95 persen,” jelas Ghufron.


BPJS Kesehatan juga terus berupaya meningkatkan kepuasan peserta. Indeks kepuasan peserta di tahun 2022 meningkat pada posisi 89,62 dari tahun 2021 sebesar 87,63. Lalu indeks kepuasan badan usaha juga meningkat pada tahun 2022 pada angka 90,36 dari tahun 2021 pada posisi 86,56.


Ghufron menyebutkan, BPJS Kesehatan per 31 Desember 2023 telah menjalin kerja sama dengan 23.639 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) atau meningkat 28,28 persen dari tahun 2014 sebanyak 18.437 FKTP. Sedangkan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) meningkat sebesar 85,60 persen, dari semula 1.681 menjadi 3.120 FKRTL.


“Dalam rangka meningkatkan kepuasan peserta, BPJS Kesehatan bersama mitra fasilitas kesehatan bertekad untuk meningkatkan kualitas layanan yang diberikan. Hal ini dituangkan melalui Janji Layanan JKN,” ucap Ghufron.


BPJS Kesehatan juga tidak henti-hentinya melakukan inovasi untuk memberikan kemudahan peserta JKN dalam mengakses layanan kesehatan. Ghufron menyebutkan bahwa inovasi-inovasi tersebut antara lain pengambilan antrean secara online, simplifikasi layanan bagi pasien hemofilia dan thalassemia, serta telemedisin.


“Kami juga telah mengembangkan i-Care JKN yang dapat diakses oleh dokter dan peserta JKN. Dengan i-Care JKN, dokter dan peserta dapat melihat riwayat kunjungan, tindakan medis, dan obat yang diberikan oleh fasilitas kesehatan dalam kurun waktu 12 bulan terakhir, sehingga dokter juga dapat memberikan pelayanan yang cepat dan tepat,” ungkap Ghufron.


Ghufron juga menyebut bahwa BPJS Kesehatan menjadi contoh bagi berbagai negara dalam pelaksanaan jaminan kesehatan. Hal ini menunjukkan Program JKN mampu menunjukkan eksistensinya di kancah internasional.


“Berbagai capaian positif BPJS Kesehatan di tahun 2023 ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun mitra kerja BPJS Kesehatan,” ujar Ghufron.


Dengan terus memperkuat berbagai capaian positif yang telah diraih di tahun 2023, BPJS Kesehatan terus berupaya untuk dapat memberikan jaminan kesehatan yang berkualitas kepada seluruh rakyat Indonesia, dengan pelayanan yang mudah, cepat, dan setara.


Pencapaian tersebut juga menjadi sorotan Ketua Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN), Agus Suprapto. Pada kesempatan yang sama, Agus menyambut baik positif tren positif ini, serta mengatakan bahwa capaian seperti ini harus terus ditingkatkan.


“Perlu ditekankan bahwa pencapaian selama satu dekade ini sebagai pondasi dalam menentukan kebijakan ke depannya. Hal ini tidak hanya untuk melanjutkan program jaminan sosial, tetapi jaminan sosial ini dapat terus berlangsung dan melindungi serta memberi rasa aman bagi masyarakat,” terang Agus. 


Agus juga menyampaikan bahwa, di era yang serba digital seperti sekarang ini dapat digunakan untuk meningkatkan mutu layanan kepada peserta. Seiring meningkatnya kepuasan peserta, maka akan semakin meningkatkan cakupan kepesertaan, yang menjangkau hingga seluruh penjuru negeri.


“Capaian positif BPJS Kesehatan pada tahun 2023 menciptakan gambaran bagi masa depanIndonesia. Penting untuk terus mempertahankan jaminan sosial untuk keberlanjutan pembangunan di Indonesia, demi menciptakan negera yang sejahtera,” ucap Agus.


Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri oleh perwakilan Menteri Koordinator Bidang PMK, perwakilanMenteri Sosial RI, perwakilan Menteri Keuangan RI, Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Direktur Utama BPJS Ketenegakerjaan yang diwakili oleh Direktur Perencanaan Strategis dan Teknologi Informasi BPJS Ketenegakerjaan, Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenegakerjaan, serta BPJS Watch. (***)




Pemanfaatan Layanan Naik Drastis, Kondisi Keuangan BPJS Kesehatan Masih Sehat

Jakarta,mwartapedia.com – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mencatatkan bahwa jumlah pemanfaatan layanan kesehatan di tahun 2023 meningkat drastis. Capaian ini menunjukkan bahwa BPJS Kesehatan senantiasa menjalankan amanah untuk memberikan jaminan kesehatan kepada seluruh rakyat Indonesia.


Ghufron juga menjelaskan, sampai dengan 31 Desember 2023 jumlah pemanfaatan layanan peserta JKN di fasilitas kesehatan meningkat menjadi 606,7 juta, atau 1.6 juta pemanfaatan per hari. 


“Pada tahun 2022, jumlah pemanfaatan layanan kesehatan baik kunjungan sehat ataupun sakit sebanyak 502,8 juta, atau 1,4 juta per hari. Hal ini membuktikan bahwa masyarakat semakin percaya dengan BPJS Kesehatan dan semakin menyadari pentingnya jaminan kesehatan,” ujar Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti, dalam kegiatan pertemuan bersama Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN), Jumat (11/1).


Ghufron juga mengatakan bahwa kondisi keuangan BPJS Kesehatan sampai dengan 31 Desember 2023 mencapai aset bersih sebesar 57,76 triliun rupiah. Menurutnya kondisi ini telah sesuai dengan ketentuan, yaitu mencukupi 4,36 bulan estimasi pembayaran klaim ke depan.


“Selain itu, capaian positif BPJS Kesehatan di tahun 2023 adalah pencapaian cakupan kepesertaan yang semakin luas. Per 31 Desember 2023, jumlah peserta JKN telah mencapai 267,3 juta jiwa atau sekitar 95,75 persen dari total penduduk di Indonesia. Capaian ini telah melampaui target yang ditetapkan pemerintah sebesar 95 persen,” jelas Ghufron.


BPJS Kesehatan juga terus berupaya meningkatkan kepuasan peserta. Indeks kepuasan peserta di tahun 2022 meningkat pada posisi 89,62 dari tahun 2021 sebesar 87,63. Lalu indeks kepuasan badan usaha juga meningkat pada tahun 2022 pada angka 90,36 dari tahun 2021 pada posisi 86,56.


Ghufron menyebutkan, BPJS Kesehatan per 31 Desember 2023 telah menjalin kerja sama dengan 23.639 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) atau meningkat 28,28 persen dari tahun 2014 sebanyak 18.437 FKTP. Sedangkan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) meningkat sebesar 85,60 persen, dari semula 1.681 menjadi 3.120 FKRTL.


“Dalam rangka meningkatkan kepuasan peserta, BPJS Kesehatan bersama mitra fasilitas kesehatan bertekad untuk meningkatkan kualitas layanan yang diberikan. Hal ini dituangkan melalui Janji Layanan JKN,” ucap Ghufron.


BPJS Kesehatan juga tidak henti-hentinya melakukan inovasi untuk memberikan kemudahan peserta JKN dalam mengakses layanan kesehatan. Ghufron menyebutkan bahwa inovasi-inovasi tersebut antara lain pengambilan antrean secara online, simplifikasi layanan bagi pasien hemofilia dan thalassemia, serta telemedisin.


“Kami juga telah mengembangkan i-Care JKN yang dapat diakses oleh dokter dan peserta JKN. Dengan i-Care JKN, dokter dan peserta dapat melihat riwayat kunjungan, tindakan medis, dan obat yang diberikan oleh fasilitas kesehatan dalam kurun waktu 12 bulan terakhir, sehingga dokter juga dapat memberikan pelayanan yang cepat dan tepat,” ungkap Ghufron.


Ghufron juga menyebut bahwa BPJS Kesehatan menjadi contoh bagi berbagai negara dalam pelaksanaan jaminan kesehatan. Hal ini menunjukkan Program JKN mampu menunjukkan eksistensinya di kancah internasional.


“Berbagai capaian positif BPJS Kesehatan di tahun 2023 ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun mitra kerja BPJS Kesehatan,” ujar Ghufron.


Dengan terus memperkuat berbagai capaian positif yang telah diraih di tahun 2023, BPJS Kesehatan terus berupaya untuk dapat memberikan jaminan kesehatan yang berkualitas kepada seluruh rakyat Indonesia, dengan pelayanan yang mudah, cepat, dan setara.


Pencapaian tersebut juga menjadi sorotan Ketua Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN), Agus Suprapto. Pada kesempatan yang sama, Agus menyambut baik positif tren positif ini, serta mengatakan bahwa capaian seperti ini harus terus ditingkatkan.


“Perlu ditekankan bahwa pencapaian selama satu dekade ini sebagai pondasi dalam menentukan kebijakan ke depannya. Hal ini tidak hanya untuk melanjutkan program jaminan sosial, tetapi jaminan sosial ini dapat terus berlangsung dan melindungi serta memberi rasa aman bagi masyarakat,” terang Agus. 


Agus juga menyampaikan bahwa, di era yang serba digital seperti sekarang ini dapat digunakan untuk meningkatkan mutu layanan kepada peserta. Seiring meningkatnya kepuasan peserta, maka akan semakin meningkatkan cakupan kepesertaan, yang menjangkau hingga seluruh penjuru negeri.


“Capaian positif BPJS Kesehatan pada tahun 2023 menciptakan gambaran bagi masa depanIndonesia. Penting untuk terus mempertahankan jaminan sosial untuk keberlanjutan pembangunan di Indonesia, demi menciptakan negera yang sejahtera,” ucap Agus.


Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri oleh perwakilan Menteri Koordinator Bidang PMK, perwakilanMenteri Sosial RI, perwakilan Menteri Keuangan RI, Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Direktur Utama BPJS Ketenegakerjaan yang diwakili oleh Direktur Perencanaan Strategis dan Teknologi Informasi BPJS Ketenegakerjaan, Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenegakerjaan, serta BPJS Watch. (***)




Yosef Nua Caleg DPR RI Dapil NTT 1 dari PSI Siap Pulang Kampung Bangun NTT

                                    


Kupang,mwartapedia.com – Calon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Dapil NTT 1 dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Yosef Nua, S.IP, M.Sc mengatakan siap pulang kampung untuk membangun Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).


Pemuda kelahiran Palue, Pulau Flores pada tanggal 19 Juni 1974 ini merasa terpanggil karena melihat kondisi sosial ekonomi masyarakat NTT yang masih jauh dari harapan sehingga menjadi motifasi dirinya menjadi Caleg DPR RI.


“Melihat kondisi sosial ekonomi masyarakat NTT yang masih jauh dari harapan dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang masih sangat rendah mendorong saya untuk melibatkan diri dalam keterwakilan politik di Indonesia,”ungkap Caleg DPR RI yang akrab disapanYoshua atau Yosnua ketika dihubungi media ini pada Kamis tanggal 4 Januari 2024,


Yosef Nua menjelaskan, menurut survey bahwa lembaga DPR RI merupakan lembaga terkorup nomor satu di Indonesia dan hal ini juga yang mendorong dirinya untuk menentukan pilihan untuk maju menjadi calon anggota DPR RI agar dapat memperbaiki sistem yang ada didalamnya.


Politisi muda ini mempunya visi dan misi untuk mendorong kebijakan yang mendukung pengentasan kemiskinan dan kesetaraan sosial, memperjuangkan hak-hak pekerja dan kaum margin dan memperkuat partisipasi masyarakat dalam proses kebijakan.


Maju sebagai Caleg, Yosef Nua mempunyai dua komitmen yaitu pertama siapapun anak bangsa punya kesempatan yang sama dalam kesetaraan politik termasuk keterlibatan dalam keterwakilan politik, untuk itu jangan menunggu sejarah tetapi ciptakan sejarah agar bisa menjadi bagian dari sejarah itu sendiri.


Kedua menjaga integritas dan menjunjung tinggi nilai hakekat keterwakilan politik agar selalu tertib dalam berfikir, bersikap dan bertindak Pancasilais.


Baginya, sebagai seorang calon legislator, pengalaman hidupnya menjadi aset berharga dalam memahami realitas sosial. 

Yosef Nua yang sudah mempunyai segudang pengalaman ini mengungkapkan bahwa dulu ketika dirinya berada di titik terendah, menjalani rutinitas sebagai pemulung, tukang kebun, asisten rumah tangga, satpam dan kuli bangunan.

“Semua perjalanan itu, saya benar-benar merasakan bahwa hidup tak seindah yang saya bayangkan, namun saya tetap bersyukur dalam segala keterbatasan,”ucapnya.

Pengalaman pribadi ini tidak hanya mengajarkan Yosef Nua ketekunan dan keuletan, tetapi juga membuka mata terhadap tantangan yang dihadapi oleh banyak warga negara kita saat ini. 

“Sebagai Caleg, komitmen saya adalah untuk menyuarakan aspirasi mereka yang merasakan kesulitan ekonomi, serta untuk mendorong kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif. Saya ingin menjadikan kursi di DPR untuk membawa perubahan positif, mengatasi ketidaksetaraan, dan menciptakan peluang yang lebih baik bagi setiap lapisan masyarakat. Mari bersama-sama membangun masa depan yang lebih adil dan sejahtera untuk semua,”pungkas lulusan Universitas Kebangsaan  Malaysia/National university of Malaysia  (Globalisasi dan Governance) 2004 – 2006. (MI)




Yosef Nua Caleg DPR RI Dapil NTT 1 dari PSI Siap Pulang Kampung Bangun NTT

                                    


Kupang,mwartapedia.com – Calon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Dapil NTT 1 dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Yosef Nua, S.IP, M.Sc mengatakan siap pulang kampung untuk membangun Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).


Pemuda kelahiran Palue, Pulau Flores pada tanggal 19 Juni 1974 ini merasa terpanggil karena melihat kondisi sosial ekonomi masyarakat NTT yang masih jauh dari harapan sehingga menjadi motifasi dirinya menjadi Caleg DPR RI.


“Melihat kondisi sosial ekonomi masyarakat NTT yang masih jauh dari harapan dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang masih sangat rendah mendorong saya untuk melibatkan diri dalam keterwakilan politik di Indonesia,”ungkap Caleg DPR RI yang akrab disapanYoshua atau Yosnua ketika dihubungi media ini pada Kamis tanggal 4 Januari 2024,


Yosef Nua menjelaskan, menurut survey bahwa lembaga DPR RI merupakan lembaga terkorup nomor satu di Indonesia dan hal ini juga yang mendorong dirinya untuk menentukan pilihan untuk maju menjadi calon anggota DPR RI agar dapat memperbaiki sistem yang ada didalamnya.


Politisi muda ini mempunya visi dan misi untuk mendorong kebijakan yang mendukung pengentasan kemiskinan dan kesetaraan sosial, memperjuangkan hak-hak pekerja dan kaum margin dan memperkuat partisipasi masyarakat dalam proses kebijakan.


Maju sebagai Caleg, Yosef Nua mempunyai dua komitmen yaitu pertama siapapun anak bangsa punya kesempatan yang sama dalam kesetaraan politik termasuk keterlibatan dalam keterwakilan politik, untuk itu jangan menunggu sejarah tetapi ciptakan sejarah agar bisa menjadi bagian dari sejarah itu sendiri.


Kedua menjaga integritas dan menjunjung tinggi nilai hakekat keterwakilan politik agar selalu tertib dalam berfikir, bersikap dan bertindak Pancasilais.


Baginya, sebagai seorang calon legislator, pengalaman hidupnya menjadi aset berharga dalam memahami realitas sosial. 

Yosef Nua yang sudah mempunyai segudang pengalaman ini mengungkapkan bahwa dulu ketika dirinya berada di titik terendah, menjalani rutinitas sebagai pemulung, tukang kebun, asisten rumah tangga, satpam dan kuli bangunan.

“Semua perjalanan itu, saya benar-benar merasakan bahwa hidup tak seindah yang saya bayangkan, namun saya tetap bersyukur dalam segala keterbatasan,”ucapnya.

Pengalaman pribadi ini tidak hanya mengajarkan Yosef Nua ketekunan dan keuletan, tetapi juga membuka mata terhadap tantangan yang dihadapi oleh banyak warga negara kita saat ini. 

“Sebagai Caleg, komitmen saya adalah untuk menyuarakan aspirasi mereka yang merasakan kesulitan ekonomi, serta untuk mendorong kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif. Saya ingin menjadikan kursi di DPR untuk membawa perubahan positif, mengatasi ketidaksetaraan, dan menciptakan peluang yang lebih baik bagi setiap lapisan masyarakat. Mari bersama-sama membangun masa depan yang lebih adil dan sejahtera untuk semua,”pungkas lulusan Universitas Kebangsaan  Malaysia/National university of Malaysia  (Globalisasi dan Governance) 2004 – 2006. (MI)




Bobby Lianto Bertemu Dubes RI di Singapura, Ini Pesan Dubes Untuk NTT

Kupang,mwartapedia.com – Hari pertama kerja tanggal 2 Januari 2024, Ketua Umum (Ketum) Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Nusa Tenggara Timur, Bobby Lianto  mengunjungi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura yang disambut langsung oleh Yang Mulia Duta Besar Republik Indonesia di Singapura, Suryo Pratomo.


Diruangan kerjanya, dihadapan Ketum KADIN NTT Bobby, Dubes menyampaikan bahwa ketika dirinya melihat dan memperhatikan kinerja KADIN NTT Sangat banyak melakukan inovasi dan kerja-kerja nyata  maka dirinya memberikan dukungan sepenuhnya untuk provinsi NTT.


Pada kesempatan tersebut,  Duta Besar Republik Indonesia di Singapura, Surya Pratomo yang akrab disapa Bapak Tommy juga menunjukkan buku yang mereka buat tentang 10 Bali Baru yang diberikan kepada para Duta Besar dan juga para investor untuk memperkenalkan Indonesia.


Karena NTT memiliki Labuan Bajo sebagai pintu masuk yang dapat diperkenalkan dengan mudah sehingga Dubes menyatakan siap untuk bekerja sama dengan KADIN, Pemerintah Provinsi NTT untuk mempromosikan NTT dan juga mengundang investor-investor untuk masuk ke NTT. 


Dubes bahkan memberikan kesempatan seluas-luasnya, karena KBRI memiliki tempat yang strategis untuk exhibition atau pamerannya atau acara kegiatan mempromosikan NTT dapat dilaksanakan di KBRI. Adapun KBRI di Singapura memiliki luas lahan yang sangat besar,  3,5 hektare dan berada di tengah kota dan sangat strategis.

Ketum KADIN NTT, Bobby Lianto menyampaikan bahwa ini adalah kabar gembira dan kesempatan yang luar biasa, Dubes berpesan kepada pemerintah dan KADIN bahwa mohon setiap investasi-investasi di bidangnya masing-masing dipersiapkan dengan baik, secara lengkap dan dukungan infrastruktur serta perizinan-perizinan sehingga saat ditawarkan kepada investor semuanya sudah lebih matang dan siap untuk dilakukan investasi. 


Untuk itu Bobby Lianto selaku Ketua Umum Kadin menyatakan akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi dalam hal ini kepada Penjabat Gubernur NTT dan juga tim untuk mempersiapkan dan harapan kita adalah dapat mempromosikan NTT melalui KBRI di Singapura. 


Karena Dubes juga menyampaikan bahwa Singapura adalah investor yang terbesar, tahun lalu mencapai 13,3 miliar dolar dan diperkirakan tahun ini akan mengalami kenaikan yang lebih. 


Dalam kesempatan tersebut,  Bobby Lianto membicarakan 2 hal penting yaitu pertama  tentang KADIN mengusahakan produk-produk UMKM NTT dapat masuk ke Singapura sebagai jendela Pintu kekanca Internasional. kedua, yang paling penting adalah memohon dukungan KBRI untuk mempromosikan NTT dalam membawa investor masuk ke NTT dengan potensi-potensi yang ada di NTT sebagai Provinsi kepulauan yang memiliki sangat banyak potensi di dalam bidang perikanan dan kelautan,  pariwisata,  pertanian,  peternakan dan juga dengan keuntungan perbatasan sebagai Provinsi terselatan Indonesia  Perbatasan dengan Timor Leste dan Australia.  


Bobby Lianto juga meminta dukungan atas dibukanya penerbangan dari Singapura  Langsung ke Labuan Bajo dan Malaysia ke Labuan Bajo dan juga bagaimana usaha KADIN untuk membuka penerbangan Kupang ke Darwin. 


Bobby Lianto juga melakukan beberapa pertemuan dengan Chamber of Commerce Komiti Singapura Prof.  Michael Gautama dan juga dengan CEO dari Bisa Connect dan berkomunikasi tentang peluang-peluang,  opportunity NTT serta produk-produk NTT yang dapat dipromosikan. 


Ketum KADIN NTT juga menghubungkan Bank NTT dengan Bisa Connect Di mana Bisa Connect adalah satu perusahaan yang mempromosikan produk-produk dari Indonesia dan sudah bekerja sama dengan beberapa daerah-daerah melakukan pameran-pameran exhibition di Singapura.  


Untuk itu dibicarakan dengan bank NTT yang membina banyak UMKM asal NTT bersama kadin NTT agar dapat melakukan exhibition pameran produk-produk UMKM,  NTT binaan bank NTT dan kadin NTT di Singapura. (***)