Tukang Tambal Ban: Pengobatan Gratis Wujud Kecintaan Dokter Christian Widodo Untuk Masyarakat


Kupang,mwartapedia.com – Mengadakan bakti sosial pelayanan pengobatan gratis di GMIT Jemaat Kemah Ibadat Airnona bagi Daud Nara Kaha yang setiap harinya bekerja sebagai tukang tambal ban merupakan wujud nyata kecintaan Calon Walikota Kupang, Dokter Christian Widodo kepada masyarakat.


Daud Nara Kaha salah seorang warga RT 23/RW 07 Kelurahan Airnona mengaku sejak enam bulan terakhir sering merasa kesemutan mengatakan kehadiran layanan pengobatan gratis yang diadakan oleh Dokter Christian Widodo bersama tim sangat membantu untuk melayani masyarakat yang kurang mampu.


“Sudah tiga kali saya ikuti pengobatan gratis dari Pak Dokter Christian dan saya melihat keseriusan dan ketulusan Pak Dokter untuk memberikan pelayanan pengobatan gratis kepada warga Kota Kupang dengan penuh kasih,”tuturnya pada Kamis (19/09/2024).


Menurut Daud, lokasi pengobatan yang tidak jauh dari tempatnya bekerja membuatnya langsung bergegas memeriksakan kesehatannya yang sedang menurun.


“Saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran Pak Dokter Christian sudah sangat membantu karena tidak harus mengeluarkan ongkos untuk berobat ke puskesmas jika ke puskesmas berarti saya harus tutup dan itu akan mengurangi pendapatan,”ucapnya.


Ia mengaku sudah lama mengenal Dokter Christian Widodo, baginya merupakan suatu anugerah untuk Kota Kupang.


“Saya mengenal Pak Dokter Christian adalah seorang yang sangat tulus, murah senyum dan anak Tuhan yang baik, sudah ada orang baik untuk apa pilih yang lain,”kata Daud putra kelahiran Kabupaten Sabu Raijua.


Daud berharap, kegiatan pengobatan gratis ini terus berlanjut untuk  meringankan masyarakat yang kurang beruntung agar mendapatkan kesehatan merupakan wujud cinta kasih yang mulia. 


“Semoga cinta kasih dari Pak Dokter Christian yang tulus ini terus mengalir dan bisa bermuara pada masyarakat Kota Kupang sehingga mereka mendapatkan kesejahteraan dan kesehatan,”harapnya. 


Bagi Daud, calon pemimpin yang datang melayani dan memberikan perhatian kepada masyarakat seperti Dokter Christian Widodo harus mendapat dukungan dari warga Kota Kupang.


“Saya mengajak warga Kota Kupang untuk memberikan dukungan dan memenangkan Dokter Christian Widodo dan Serena Francis pada November mendatang,”pungkasnya. (MI)




Markus Muga Ajak Pilih Pemimpin Kota Kupang yang Muda Energik dan Takut Korupsi

Kupang,mwartapedia.com – Markus Muga warga RT 17/RW 07 Kuanfau mengajak masyarakat untuk memilih calon Walikota dan Wakil Walikota Kupang yang muda, energik dan takut korupsi.


Hal ini disampaikan Markus Muga disela-sela kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis yang diadakan oleh calon Walikota, Dokter Christian Widodo dan Wakil Walikota, Serena Francis di PD. Gerakan Kristiani Indonesia Raya (Gekira NTT) Kuanfau, Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang pada Selasa (17/09/2024).


Markus mengatakan, Dokter Christian Widodo dan Serena Francis  memiliki semangat yang penuh dengan ide-ide segar, kreatif dan inovatif mampu mengantarkan masyarakat Kota Kupang menuju masa depan yang lebih cerah. 


“Bagi saya, pemimpin muda tidak terjebak dalam pola pikir lama karena mereka selalu mencari cara yang lebih baik dan berani mengambil resiko untuk melakukan sesuatu dan menemukan solusi baru dalam menyelesaikan masalah-masalah lama,”ujarnya.


Markus mengungkapkan rasa kagum kepada Dokter Christian Widodo da Serena Francis yang datang melayani masyarakat dengan memberikan pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis di wilayahnya.


“Saya akan pilih pemimpin Kota Kupang yang cantik dan ganteng yang dapat memahami, melayani dan berkomunikasi dengan kami dari berbagai usia dan latar belakang penuh dengan kasih sayang,”ucapnya.



Ia menyebut, pemimpin Kota Kupang yang muda masih produktif sehingga mereka akan bekerja dengan giat untuk mencapai tujuan yang lebih besar.


“Bagi saya, Dokter Christian dan Nona Serena masih sangat muda sehingga mereka akan lebih banyak mendengarkan masukan dan takut korupsi karena masih lama berkarya untuk membangun Kota Kupang,”sebut Markus.


Dari pantauan media ini, ratusan masyarakat Kuanfau sangat antusias dengan pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis ini.


Kehadiran Calon Walikota, Dokter Christian Widodo dan Calon Waki, Walikota, Serena Francis diterima dengan penuh kekeluargaan dan mampu mengobati kerinduan warga yang sudah lama menantikan kehadiran mereka. (MI)




Peduli Penyandang Disabilitas, Christian Widodo Gelar Pengobatan Gratis dan Pembagian Sembako

                                 

Kupang,mwartapedia.com – Calon Walikota Kupang, Dokter Christian Widodo memberikan kepeduliannya kepada puluhan penyandang disabilitas dengan mengadakan bakti sosial pengobatan gratis dan pembagian sembako.


Bakti sosial pengobatan gratis dan pemberian sembako ini berlangsung di RT 24, 25, 26/RW 10 Kelurahan Maulafa, Kecamatan Maulafa, Kota kupang pada Kamis (12/9/2024).


Dokter Christian Widodo kepada media mengatakan, pengobatan gratis ini sudah berlangsung selama 8 tahun di Kota Kupang dan kali ini diadakan di Kampung Tuna Netra.


“Hari ini kita adakan di Kampung Tuna Netra karena saya berpikir teman-teman kita ini mengalami kesulitan untuk berobat ke rumah sakit atau ke puskesmas sehingga kita datang jemput bola,”ungkapnya.


Dokter Christian Widodo merasa senang karena kehadirannya bisa menjawab keluhan penyakit yang sudah lama diderita oleh para tuna netra. 


“Saya senang sekali karena disini ternyata banyak sekali keluhan yang sudah lama mereka tahan karena tidak bisa kerumah sakit,”kata Calon Walikota Kupang paket CS’an.


Lebih lanjut, Dokter Christian menambahkan, untuk meringankan beban para penyandang disabilitas, pihaknya juga memberikan pembagian sembako.


“Disini kami juga membagikan sembako karena teman-teman tuna netra mencari penghasilan tidak mudah sehingga kami memberikan beras, minyak goreng, kopi dan gula,”tambahnya. 


Sedangkan untuk penyakit yang ditemukan saat pengobatan gratis bagi penyandang disabilitas, Dokter Christian Widodo menjelaskan, mereka mengalami penyakit yang sama  seperti keluhan dari warga lain.


“Untuk penyakit yang kita temui disini sama dengan ditempat lain yakni batuk, pilek, kebanyakan sakit persendian, radang sendi, mencret dan gatal-gatal,”jelasnya..


Paulus Seran, salah satu penyandang disabilitas dari RT 26/RW 37 kepada media ini mengucapkan terima kasih atas kunjungan dari Dokter Christian Widodo bersama tim medis.


“Terima kasih kepada Calon Walikota, Dokter Christian Widodo yang sudah mengunjungi tepat kami untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada kami,”ucapnya.


Ia juga mengucapkan terima kasih karena selain mendapatkan pengobatan gratis, mereka juga mendapat bantuan sembako dari Dokter Christian Widodo.


“Sekali lagi saya ucapkan terima kasih karena kami juga mendapat paket sembako dan ini sangat membantu kami,”pungkasnya. (MI)




Theo Widodo Ajak Warga Ikut Senam Jantung Sehat dan Konsultasi Gratis

              


Kupang,mwartapedia.com – Ketua Harian Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Utama NTT Ir. Theo Widodo mengajak seluruh warga Kota Kupang untuk ikut senam jantung sehat bersama Yayasan Jantung Sehat.


Theo Widodo menjelaskan, kegiatan senam jantung sehat bersama masyarakat ini rutin digelar oleh YJI Cabang Utama NTT setiap hari Sabtu minggu pertama setiap bulan.


“Saya mengajak seluruh masyarakat Kota Kupang datang dan bergabung bersama kami untuk senam jantung sehat sesuai standar Yayasan Jantung Indonesia,”ungkapnya usai mengikuti senam jantung sehat di halaman depan Kantor BPR Christa Jaya pada Sabtu (07/9/2024).


Theo Widodo mengucapkan, Yayasan Jantung Indonesia Cabang Utama NTT juga bekerja sama dengan para dokter jantung di Kota Kupang melayani konsultasi kesehatan jantung gratis kepada warga yang membutuhkan.


“Saya mengundang seluruh warga Kota Kupang untuk setiap hari sabtu minggu pertama dalam bulan untuk bergabung bersama-sama dalam kegiatan senam jantung sehat, kita akan mendapatkan penjelasan dari dokter ahli jantung karena pada kesempatan tersebut ada demo bantuan hidup dasar ketika seseorang mengalami serangan jantung dan konsultasi secara gratis bersama dokter spesialis jantung dan pembuluh darah,”ucapnya.


Kegiatan senam jantung sehat ini dihadir oleh tiga orang dokter ahli jantung dan pembuluh darah yaitu dr. Magma Purnawan Putra, Sp.JP(K),FIHA dan dr. Leonora Tiluata dari RSUD WZ Johannes Kupang dan RS Siloam Kupang; serta dr. Muhamad Bayu Aji Saputra Sudarno, Sp.JP, FIHA dari RS TNI AL dan RS Wira Sakti Kupang.



Dokter Spesial Jantung dan Pembuluh Parah, dr.Magma Purnawan Putra, Sp.JP (K) mengatakan, di NTT sudah ada 15 orang dokter spesialis jantung dan pembuluh darah di Kupang sendiri ada 7 orang.


“Di NTT target kami dalam satu kabupaten satu dokter spesialis jantung dan pembuluh darah  semoga kedepan pelayanan lebih lengkap di Indonesia bila perlu di Internasional,’ungkapnya.


dr. Bayu juga mengucapkan, untuk mencegah kematian akibat penyakit jantung, pihaknya bekerjasama dengan Yayasan Jantung Indonesia untuk saling mengingatkan pola hidup sehat.

“Untuk menjaga kesehatan jantung ada beberapa tips yang perlu dilakukan oleh setiap orang yang dirangkum dalam kata CERDIK, singkatan dari

C: Cek kesehatan berkala.
E: Enyahkan asap rokok.
R: Rajin aktivitas fisik (minimal jalan 15 menit setiap hari).
D: Diet bukan makan sedikit mungkin, tetapi makan secukupnya.
I: Istirahat yang cukup (minimal 7 jam dengan kualitas yang baik dalam sehari).

K: Kelola stres. Kelola stres itu bisa melalui berdoa, meditasi, yoga. Berkomunikasi dengan Tuhan, untuk menyegarkan kembali tubuh kita.

Ditempat yang sama, Ketua Bidang Komunikasi YJI Cabang Utama Kupang sekaligus dokter Spesialis jantung dan pembuluh darah, dr. Leonora Johana Tiluata, Sp. JP memberikan penjelasan dan demo bantuan hidup dasar ketika seseorang mengalami serangan jantung.

“Bantuan hidup dasar adalah orang yang pertama kali menemukan pasien jantung dan itu adalah keluarga terdekat,”jelas Dokter Leonora.

Baginya, upaya menolong  seseorang terkena serangan jantung yang paling penting adalah adalah cek respon.

“Pertolongan pertama adalah cek respon nadi, pompa dada pasien sebanyak 30 kali dan memberikan bantuan napas buatan sebanyak 3 kali dilakukan secara rutin dan jangan berhenti sebelum sampai di rumah sakit,”jelasnya.

Dokter Leonora mengajak masyarakat untuk melakukan pencegahan dengan melakukan Senam jantung sehat bertujuan untuk merawat jantung dan pembuluh darah pembuluh darah yang sehat membuat kerja jantung menjadi optimal karena kedua organ tersebut bekerja saling berhubungan.

“Gerakan senam jantung sehat menjaga performa jantung agar jantung dapat mengambil oksigen sebesar-besarnya dengan tujuan kadar oksigen dalam tubuh terpenuhi,”pungkasnya. (MI)




Dinkes Kota Kupang Gelar Sosialisasi Indikator dan Rencana Kerja Forum Kota Sehat

 

Kupang,mwartapedia.com – Dinas Kesehatan Kota Kupang menggelar sosialisasi indikator dan rencana kerja forum kota sehat yang melibatkan semua unsur pemerintah yang berlangsung di Hotel On The Rock pada Kamis (29/8/2024).

Kepala bappeda kota kupang, Djidja kadiwanu dalam sambutan sekaligus membuka kegiatan tersebut mengatakan, pendekatan kota sehat sesungguhnya telah lama digaungkan dimana penekanannya pada status kesehatan masyarakat.

“Status kesehatan masyarakat tercapai dan berkesinambungan jika semua aspek sosial, ekonomi, lingkungan dan budaya diperhatikan hal mana kemudian implementasi pendekatan kota sehat ini diatur dengan peraturan bersama mentri dalam negeri dan mentri kesehatan nomor 34 tahun 2005 dan 113/menke/pb/viii/2005 tentang penyelenggaraan kota sehat dengan demikian  kehadiran tim forum kota sehat,”ungkapnya.

Menurutnya, Tingkat Kota Kupang ini saling bersinergi dalam mencapai indikator masing-masing tatanan. 

“Konsep kota sehat disini tidak hanya di fokuskan pada aspek layanan kesehatan semata namun seluruh aspek yang mempengaruhi kesehatan masyarakat baik jasmani maupun rohani,”kata Djidja kadiwanu  .

Ia menjelaskan, tercapainya kondisi kota untuk hidup dengan bersih, nyaman, aman, dan sehat untuk dihuni dan sebagai tempat bekerja bagi warganya menjadi tujuan kita bersama. 

“Karena itu implementasi berbagai program kesehatan maupun sektor sektor lain benar benar bersinergi dan diarahkan untuk meningkatkan sarana dan produktifitas serta perekonomian masyarakat,”jelasnya. 

Djidja kadiwanu menyampaikan, drafting surat keputusan wali kota tentang tim pembina dan forum kota sehat sudah ada namun perlu disepakati bersama nama-nama yang akan diusulkan dalam drafting surat keputusan wali kota. 

“Dalam pertemuan ini juga akan kita diskusikan terkait indikator dari masing-masing tatanan kota sehat kami mohon semua opd teknis yang terkait dalam 9 (sembilan) tatanan untuk bisa mengambil bagian sehingga semua indikator bisa di penuhi,”ujarnya. 

Ia berharap Kota Kupang pada tahun mendatang bisa ikut dalam penilaian kota sehat. 

“Kami berharap para pimpinan perangkat daerah melakukan “langkah-langkah penguatan data dan informasi, koordinasi dan kovergensi tim-forum, penguatan monitoring dan evaluasi terintegrasi, branding upaya penyelenggaraan kota sehat oleh seluruh lintas program dan sektor, serta komitmen dukungan dari berbagai lintas program dan sektor,”harapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Kupang,  I Gusti Agung Ngurah Suarnawa, menjelaskan Kabupaten/kota sehat (kks) adalah suatu kondisi kabupaten/kota yang bersih, aman, nyaman dan sehat untuk dihuni penduduk, yang dicapai melalui terselenggaranya penerapan semua tatanan dengan kegiatan yang terintegrasi yang disepakati masyarakat dan pemerintah daerah.

“Konsep kota sehat tidak hanya  memfokuskan kepada pelayanan kesehatan yang lebih ditekankan kepada suatu pendekatan kondisi sehat dan problem sakit saja, tetapi kepada aspek menyeluruh yang mempengaruhi kesehatan masyarakat, baik jasmani maupun rohani,”jelasnya.

Ia menerangkan, Indonesia telah mengimplementasikan pendekatan kks sejak tahun 2005 dengan dasar pelaksanaan peraturan bersama menteri dalam negeri dan menteri kesehatan nomor 34 tahun 2005 dan 1138/menkes/pb/viii/2005 tentang penyelenggaraan kabupaten/kota sehat.

“Penyelenggaraan kks di Indonesia mengutamakan peran dari tim pembina yang berasal dari satuan perangkat daerah terkait dengan capaian indicator prioritas serta ketercapaian standar pelayanan minimal yang harus dicapai dan forum ditingkat kabupaten/kota hingga kecamatan dan kelurahan yang berasal dari toko agama, masyarakat, masyarakat dan komponen organisasi masyarakat mitra swasta lainnya yang diharapkan menjadi satu pemicu dan wadah untuk menyalurkan aspirasi serta berpartisipasi dalam menentukan arah, prioritas, perencanaan pembangunan wilayahnya untuk mewujudkan kabupaten/kota yang sehat dan sejahtera,”terangnya.

Dijelaskan, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mempercepat penyelesaian pemenuhan dokumen administrasi penyelenggaraan kota sehat. meningkatnya pemahaman antara masing-masing organisasi perangkat daerah dan semua unsur terkait terhadap indicator kota sehat.

“Juga adanya kesepakatan bersama nama- nama yang akan di usulkan dalam sk tim pembina dan sk forum kota sehat dan kesepakatan rencana kerja forum kota sehat,”Pungkasnya. (MI)




Pemerintah Kota Kupang Gelar Sosialisasi Indikator dan Rencana Kerja Forum Kota Sehat

Kupang,mwartapedia.com – Pemerintah Kota Kupang melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Kupang menggelar sosialisasi indikator dan rencana kerja forum kota sehat yang melibatkan semua unsur pemerintah yang berlangsung di Hotel On The Rock pada Kamis (29/8/2024).


Kepala bappeda kota kupang, Djidja kadiwanu dalam sambutan sekaligus membuka kegiatan tersebut mengatakan, pendekatan kota sehat sesungguhnya telah lama digaungkan dimana penekanannya pada status kesehatan masyarakat.


“Status kesehatan masyarakat tercapai dan berkesinambungan jika semua aspek sosial, ekonomi, lingkungan dan budaya diperhatikan hal mana kemudian implementasi pendekatan kota sehat ini diatur dengan peraturan bersama mentri dalam negeri dan mentri kesehatan nomor 34 tahun 2005 dan 113/menke/pb/viii/2005 tentang penyelenggaraan kota sehat dengan demikian  kehadiran tim forum kota sehat,”ungkapnya.


Menurutnya, Tingkat Kota Kupang ini saling bersinergi dalam mencapai indikator masing-masing tatanan. 


“Konsep kota sehat disini tidak hanya di fokuskan pada aspek layanan kesehatan semata namun seluruh aspek yang mempengaruhi kesehatan masyarakat baik jesmani maupun rohani,”kata Djidja kadiwanu  .


Ia menjelaskan, tercapainya kondisi kota untuk hidup dengan bersih, nyaman, aman, dan sehat untuk dihuni dan sebagai tempat bekerja bagi warganya menjadi tujuan kita bersama. 


“Karena itu implementasi berbagai program kesehatan maupun sektor sektor lain benar benar bersinergi dan diarahkan untuk meningkatkan sarana dan produktifitas serta perekonomian masyarakat,”jelasnya. 


Djidja kadiwanu menyampaikan, drafting surat keputusan wali kota tentang tim pembina dan forum kota sehat sudah ada namun perlu disepakati bersama nama-nama yang akan diusulkan dalam drafting surat keputusan wali kota. 


“Dalam pertemuan ini juga akan kita diskusikan terkait indikator dari masing-masing tatanan kota sehat kami mohon semua opd teknis yang terkait dalam 9 (sembilan) tatanan untuk bisa mengambil bagian sehingga semua indikator bisa di penuhi,”ujarnya. 


Ia berharap Kota Kupang pada tahun mendatang bisa ikut dalam penilaian kota sehat. 


“Kami berharap para pimpinan perangkat daerah melakukan “langkah-langkah penguatan data dan informasi, koordinasi dan kovergensi tim-forum, penguatan monitoring dan evaluasi terintegrasi, branding upaya penyelenggaraan kota sehat oleh seluruh lintas program dan sektor, serta komitmen dukungan dari berbagai lintas program dan sektor,”harapnya.


Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Kupang,  I Gusti Agung Ngurah Suarnawa, menjelaskan Kabupaten/kota sehat (kks) adalah suatu kondisi kabupaten/kota yang bersih, aman, nyaman dan sehat untuk dihuni penduduk, yang dicapai melalui terselenggaranya penerapan semua tatanan dengan kegiatan yang terintegrasi yang disepakati masyarakat dan pemerintah daerah.


“Konsep kota sehat tidak hanya  memfokuskan kepada pelayanan kesehatan yang lebih ditekankan kepada suatu pendekatan kondisi sehat dan problem sakit saja, tetapi kepada aspek menyeluruh yang mempengaruhi kesehatan masyarakat, baik jasmani maupun rohani,”jelasnya.


Ia menerangkan, Indonesia telah mengimplementasikan pendekatan kks sejak tahun 2005 dengan dasar pelaksanaan peraturan bersama menteri dalam negeri dan menteri kesehatan nomor 34 tahun 2005 dan 1138/menkes/pb/viii/2005 tentang penyelenggaraan kabupaten/kota sehat.


“Penyelenggaraan kks di Indonesia mengutamakan peran dari tim pembina yang berasal dari satuan perangkat daerah terkait dengan capaian indicator prioritas serta ketercapaian standar pelayanan minimal yang harus dicapai dan forum ditingkat kabupaten/kota hingga kecamatan dan kelurahan yang berasal dari toko agama, masyarakat, masyarakat dan komponen organisasi masyarakat mitra swasta lainnya yang diharapkan menjadi satu pemicu dan wadah untuk menyalurkan aspirasi serta berpartisipasi dalam menentukan arah, prioritas, perencanaan pembangunan wilayahnya untuk mewujudkan kabupaten/kota yang sehat dan sejahtera,”terangnya.


Dijelaskan, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mempercepat penyelesaian pemenuhan dokumen administrasi penyelenggaraan kota sehat. meningkatnya pemahaman antara masing-masing organisasi perangkat daerah dan semua unsur terkait terhadap indicator kota sehat.


“Juga adanya kesepakatan bersama nama- nama yang akan di usulkan dalam sk tim pembina dan sk forum kota sehat dan kesepakatan rencana kerja forum kota sehat,”Pungkasnya. (MI)




Lurah Nefonaek: Selain Menjaga Lingkungan Hidup, Bank Sampah Bisa Menghasilkan Rupiah

Kupang,nwartapedia.com  – Lurah Nefonaek, Josephina Neltji Ungirwalu, SP menyebut kehadiran bank sampah merupakan suatu berkat selain menjaga lingkungan hidup dan kebersihan di Kota Kupang tetapi juga bisa menghasilkan rupiah.

Hal ini disampaikan Lurah Nefonaek, Josephina Neltji Ungirwalu, SP ketika dihubungi media ini usai melakukan kegiatan penyetoran sampah ke bank sampah yang berlangsung di Kelurahan Nefonaek pada Jumad (23/8/2024).

Josephina Ungirwalu mengatakan bahwa hadirnya bank sampah di Kelurahan Nefonaek sejak November 2023 ditandai dengan adanya MoU antara Pemerintah Kota Kupang dengan Plan Internasional dan Kelurahan Nefonaek menjadi salah satu pilot projek pendampingan Plan Internasional.

Puji Tuhan sampai dengan saat ini Kelurahan Nefonaek masih terus berjalan bahkan sampai sudah ada satu unit bank sampah di Kelurahan Nefonaik,”ungkapnya.

Josephina Ungirwalu menjelaskan, sejak bulan November hingga Juli 2024 sudah ada 2 ton lebih sampah dari Kelurahan Nefonaek yang bawa ke bank sampah Mutiara Timor Star.

“Artinya kita sudah tidak bawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan kita sudah putus rantainya disitu dan menghasilkan rupiah,”ucap Lurah Nefonaek.

Josephina Ungirwalu menuturkan, jumlah partisipan dari bulan Februari 2024 dari satu RT hanya dua kepala keluarga (KK) dan berjalan terus sampai ke 3 RT dan sampai dengan saat ini sudah ada 11 RT.

“Dengan partisipan yang terus bertambah dan kami percaya bahwa dari satu orang dia akan bergerak terus dan terus menjadi banyak,”ujarnya.

Ia menjelaskan, pengelolaan sampah dengan sistem bank sampah ini selain mampu membantu pemerintah dalam menangani sampah dan meningkatkan ekonomi masyarakat.

Ia berharap walaupun Pemerintah Kota Kupang sudah tidak bekerjasama lagi dengan Plan Internasional tetapi dampak baik yang sudah diperoleh terus ditingkatkan untuk menjaga Kota Kupang dari sampah.

“Harapan kami agar bank sampah tetap berjalan dan memberikan edukasi dan kesadaran warga untuk memilah sampah yang bermanfaat bukan hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk bumi tercinta,”ujarnya.

Sementara itu, Koordinator ank Sampah dan juga sebagai Ketua Kelurahan Siaga Kelurahan Nefonaek, Hanna Hatun, S.Sos, MM mengatakan bahwa kelurahan Nefonaek yang mempunyai 25 RT yang bergabung di bank sampah 30 orang, individu dan satu Perkumpulan Disabilitas Nefonaek yang berjumlah 38 orang.

“Kami di Nefonaek belum ada tempat permanen utuk pengumpulan sampah jad kami tentukan titik dan kebetulan hari ini ada 4 titik penimbangan pada lokasi strategis sehingga masyarakat bisa bawah sampahnya untuk timbang dan dicatat kami minta bantuan 3 pick up dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Kupang untuk mengangkut sampah dari Kelurahan Nefonaek ke bank sampah Mutiara Timor Star,”ungkapnya.

Hanna Hatun menerangkan, sampah yang dikumpulkan warga berupa plastik, terdiri dari plastik bening, botol, aqua, botol teh pucuk, plastik kresek, bungkusan indomie, bungkusan roti selain berwarna hitam.

“Selain itu ada kardus, kertas, buku tulis, bungkusan Pepsodent dan bungkusan susu sampah rumah tangga lain dan semuanya itu bernilai,”terangnya.

Ia menjelaskan dari hasil pilah sampah yang dikumpulkan sejak November 2023 yang lalu, hari ini pihak kelurahan mencairkan dana sebesar Rp.1.200.000 kepada 2 orang nasabah bank sampah.

“Hari ini kami dari kelurahan mencairkan dana sebesar Rp.1.200.000 kepada 2 orang nasabah yakni Anderias Ita sebesar Rp. 700.000 dan Melky Bily sebesar Rp. 500.000,”jelasnya.

Penerima dana bank sampah, Anderias Ita, salah seorang warga dari RT 14 kepada media ini mengucapkan terima kasih kepada bank sampah yang telah membantu warga karena selain membuta lingkungan menjadi bersih tetapi juga bisa menghasilkan uang.

“Terima kasih kepada bank sampah yang telah membantu kami sehingga bisa menghasilkan uang,”ucapnya.

Ia menuturkan, dana yang diterima sebesar Rp.700,000 tersebut akan digunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

“Uang ini akan kami gunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup setiap hari,”tutupnya. (MI)




Gelar Pengobatan Gratis, Warga Ucap Terima Kasih Dokter Christian Widodo

Kupang,nwartapedia.com –  Warga Kelurahan Fatukoa mengucapkan terima kasih kepada Dokter Christian Widodo bersama tim menggelar bakti sosial berupa pengobatan gratis yang berlangsung di Gereja GMIT Luz Fatukoa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang pada Kamis (18/07/2024).

Yublina Manggoa sebagai Koordinatoa  Bidang Diakonina Gereja Luz Fatukoa menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dokter Christian Widodo dan para medis yang memberikan pengobatan gratis. 

“Terima kasih kepada Dokter Christian Widodo bersama tim media yang sudah memberikan pelayanan kesehatan kepada kami berupa pemeriksaan kesehatan, dapat obat-obatan, pembagian masker dan kaca mata secara gratis,”ungkapnya.

Baginya, kehadiran Dokter Christian Widodo dan tim adalah momen yang sangat berharga karena ini merupakan kunjungan pelayanan kesehatan pertama di Gereja GMIT Luz Fatukoa.

“Puji Tuhan, ini momen berharga bagi kami khususnya para lansia di jemaat ini sehingga semua warga dengan senang hati datang untuk berobat,”kata Yublina.

Ditempat yang sama, Pendeta Gereja GMIT Luz Fatukoa, Marlien Ellen Pie Bani, S,Th disela-sela kegiatan juga menyampaikan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Dokter Christian Widodo dan tim medis yang hadir memberikan pelayanan kesehatan bagi jemaatnya.

“Saya mengucapkan terima kasih untuk pengobatan gratis dari Dokter Christian dan tim yang peduli terhadap kesehatan jemaat saya khususnya para lansia,”ujarnya.

Baginya, kehadiran Dokter Christian Widodo merupakan suatu panggilan pelayanan kesehatan, hal ini dikerenakan jemaatnya takut untuk melakukan pengobatan di rumah sakit.

“Jemaat disini takut berobat ke dokter sehingga kehadiran Dokter Christian dan tim medis merupakan suatu panggilan pelayanan disini kami merasa diperhatikan,”ucapnya.

Ia berharap kegiatan bakti sosial ini terus dilakukakan untuk membantu masyarakat Fatukoa.

“Saya berharap kegiatan pengobatan gratis ini terus dilakukan karena bekerjasama dengan tim dari puskesmas yang ada,”harapnya.

Pendeta yang menakhodai 200-an Kepala Keluarga di Gereja GMIT Luz Fatukoa ini menuturkan, jemaatnya sangat antusias dengan pengobatan gratis yang diberikan.

“Memang tidak semua hadir karena kesibukan di kebun karena mayoritas jemaat berprofesi sebagai petani tetapi puji Tuhan sebagian besar datang dalam pelayanan kesehatan ini,”ungkapnya. 

Sementara itu, bakal calon (balon) Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo mengatakan, dalam periode tahun 2024 telah melakukan pengobatan gratis sebanyak empat kali di Kelurahan Fatukoa.

“Dalam periode tahun ini (2024, red) untuk Fatukoa sudah empat kali pengobatan gratis. Tapi ini kita rutin keliling Kota Kupang dalam seminggu bisa lima kali di enam kecamatan,”kata Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi NTT ini.

Baginya, memberikan pelayanan pengobatan gratis yang sudah dijalankan selama 8 (delapan) tahun terakhir memberikan dampak yang sangat besar bagi masyarakat Kota Kupang. 

“Kami konsisten untuk menjemput bola karena banyak masyarakat yang sakit tapi mau ke puskesmas jaraknya jauh dimana ada yang kekurangan biaya transportasi. Apalagi yang berpenghasilan harian jika sakit maka tidak bisa mendapat penghasilan. sehingga kami datang dan memberikan pelayanan agar mereka bisa sembuh dan kembali melakukan aktivitasnya,”ungkap anggota DPRD Provinsi NTT ini dari daerah pemilihan (dapil) Kota Kupang.

Dalam kesempatan itu dirinya menghimbau masyarakat untuk segera mengurus kartu BPJS Kesehatan. 

“Dan bagi masyarakat yang belum memiliki kartu BPJS Kesehatan silahkan diurus karena ada BPJS gratis dan mandiri supaya masyarakat sakit tidak perlu biaya yang besar,”ucapnya.

Lebih lanjut kata dia, saat ini pemerintah minta agar semua warga harus mempunyai kartu BPJS Kesehatan.

“Nanti urus surat keterangan tidak mampu di kantor kelurahan lalu bawa ke Kantor Dinas Sosial dan BPJS supaya dapat kartu BPJS Kesehatan gratis,”pungkasnya. (MI)




Gelar Baksos Pengobatan Gratis, Warga Ucap Terima Kasih Dokter Christian Widodo

                                  

Kupang,mwartapedia.com –  Warga Kelurahan Fatukoa mengucapkan terima kasih kepada Dokter Christian Widodo bersama tim menggelar bakti sosial berupa pengobatan gratis yang berlangsung di Gereja GMIT Luz Fatukoa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang pada Kamis (18/07/2024).


Yublina Manggoa sebagai Koordinatoa  Bidang Diakonina Gereja Luz Fatukoa menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dokter Christian Widodo dan para medis yang memberikan pengobatan gratis. 


“Terima kasih kepada Dokter Christian Widodo bersama tim media yang sudah memberikan pelayanan kesehatan kepada kami berupa pemeriksaan kesehatan, dapat obat-obatan, pembagian masker dan kaca mata secara gratis,”ungkapnya.


Baginya, kehadiran Dokter Christian Widodo dan tim adalah momen yang sangat berharga karena ini merupakan kunjungan pelayanan kesehatan pertama di Gereja GMIT Luz Fatukoa.


“Puji Tuhan, ini momen berharga bagi kami khususnya para lansia di jemaat ini sehingga semua warga dengan senang hati datang untuk berobat,”kata Yublina.


Ditempat yang sama, Pendeta Gereja GMIT Luz Fatukoa, Marlien Ellen Pie Bani, S,Th disela-sela kegiatan juga menyampaikan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Dokter Christian Widodo dan tim medis yang hadir memberikan pelayanan kesehatan bagi jemaatnya.


“Saya mengucapkan terima kasih untuk pengobatan gratis dari Dokter Christian dan tim yang peduli terhadap kesehatan jemaat saya khususnya para lansia,”ujarnya.


Baginya, kehadiran Dokter Christian Widodo merupakan suatu panggilan pelayanan kesehatan, hal ini dikerenakan jemaatnya takut untuk melakukan pengobatan di rumah sakit.


“Jemaat disini takut berobat ke dokter sehingga kehadiran Dokter Christian dan tim medis merupakan suatu panggilan pelayanan disini kami merasa diperhatikan,”ucapnya.


Ia berharap kegiatan bakti sosial ini terus dilakukakan untuk membantu masyarakat Fatukoa.


“Saya berharap kegiatan pengobatan gratis ini terus dilakukan karena bekerjasama dengan tim dari puskesmas yang ada,”harapnya.


Pendeta yang menakhodai 200-an Kepala Keluarga di Gereja GMIT Luz Fatukoa ini menuturkan, jemaatnya sangat antusias dengan pengobatan gratis yang diberikan.


“Memang tidak semua hadir karena kesibukan di kebun karena mayoritas jemaat berprofesi sebagai petani tetapi puji Tuhan sebagian besar datang dalam pelayanan kesehatan ini,”ungkapnya. 


Sementara itu, bakal calon (balon) Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo mengatakan, dalam periode tahun 2024 telah melakukan pengobatan gratis sebanyak empat kali di Kelurahan Fatukoa.


“Dalam periode tahun ini (2024, red) untuk Fatukoa sudah empat kali pengobatan gratis. Tapi ini kita rutin keliling Kota Kupang dalam seminggu bisa lima kali di enam kecamatan,”kata Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi NTT ini.


Baginya, memberikan pelayanan pengobatan gratis yang sudah dijalankan selama 8 (delapan) tahun terakhir memberikan dampak yang sangat besar bagi masyarakat Kota Kupang. 


“Kami konsisten untuk menjemput bola karena banyak masyarakat yang sakit tapi mau ke puskesmas jaraknya jauh dimana ada yang kekurangan biaya transportasi. Apalagi yang berpenghasilan harian jika sakit maka tidak bisa mendapat penghasilan. sehingga kami datang dan memberikan pelayanan agar mereka bisa sembuh dan kembali melakukan aktivitasnya,”ungkap anggota DPRD Provinsi NTT ini dari daerah pemilihan (dapil) Kota Kupang.


Dalam kesempatan itu dirinya menghimbau masyarakat untuk segera mengurus kartu BPJS Kesehatan. 


“Dan bagi masyarakat yang belum memiliki kartu BPJS Kesehatan silahkan diurus karena ada BPJS gratis dan mandiri supaya masyarakat sakit tidak perlu biaya yang besar,”ucapnya.


Lebih lanjut kata dia, saat ini pemerintah minta agar semua warga harus mempunyai kartu BPJS Kesehatan.


“Nanti urus surat keterangan tidak mampu di kantor kelurahan lalu bawa ke Kantor Dinas Sosial dan BPJS supaya dapat kartu BPJS Kesehatan gratis,”pungkasnya. (MI)




Perumda Air Minum Kota Kupang Gelar Diseminasi Dokumen RPAM dan Bintek SOP RPAM

 

Kupang,nwartapedia.com –  Guna meningkatkan pelayanan air yang lebih baik, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Kupang menggelar Diseminasi Dokumen Rencana Pengamanan Air Minum (RPAM) dan Bimtek SOP RPAM yang berlangsung di Hotel Sotis Kupang pada Senin (01/07/2024).

Kepala Bappeda Kota Kupang, Djidja Kadiwanu dalam sambutan sekaligus membuka kegiatan ini memberikan apresiasi kepada kegiatan workshop yang bekerjasama dengan PLAN Internasional Indonesia untuk mengatasi bahaya kekeringan di Kota Kupang.

“Atas nama pemerintah Kota Kupang, saya mengapresiasi dan terima kasih atas diselenggarakannya kegiatan workshop diseminasi karena kita ketahui bersama bahwa Kota Kupang menghadapi tantangan besar dalam penyajian air minum yang aman dan berkelanjutan dengan risiko kekeringan dan bencana alam yang mengancam pasokan air oleh karena itu dokumen RPAM yang telah disusun merupakan langkah strategis dalam memastikan pasokan air minum agar tahan terhadap dampak perubahan iklim dan mampu memenuhi kebutuhan seluruh lapisan masyarakat termasuk kelompok rentan,”ungkapnya.

Menurutnya. bekerjasama dengan PLAN Internasional Indonesia dan stakholder terkait, diharapkan Perumda Air Minum dapat memberikan pelayanan penyediaan air bersih 

“Dengan kerjasama dengan PLAN internasional Indonesia kita telah mempelajari banyak praktek dan pembelajaran dari program ini berhasil kepada penerima manfaat tetapi juga menunjukkan pentingnya pendekatan berbasis kesetaraan gender dan inklusi sosial dalam perencanaan presentasi dan penyediaan air minum,”ujarnya.

Dia berharap melalui kerjasama ini Perumda Air Minum dapat memiliki perencanaan ketahanan pasokan air baik melalui peningkatan maupun perencanaan berbasis resiko sehingga mampu menyediakan layanan air minum yang aman, baik dan kualitas.

“Melalui kerjasama dengan berbagai pihak tentu mempertimbangkan berbagai dampak perubahan iklim dan kebutuhan kelompok rentan termasuk perempuan, anak-anak dan penyandang disabilitas serta para lansia,”katanya.

Djidja Kadiwanu menambahkan, dokumen yang dibahas dalam workshop hari ini mengandung berbagai rencana aksi yang harus  diimplementasikan secara bersama-sama.

“Saya berharap melalui workshop  ini kita dapat menyebarluaskan informasi dan pemahaman mengenai dokumen RPAM kepada seluruh pemangku kepentingan menentukan peluang dan tantangan dalam implementasi RPAM serta merumuskan perencanaan yang konkret untuk mengatasi tantangan tersebut dan memastikan keberhasilan pelaksanaan RPAM di Kota Kupang,”harapnya.

Sementara itu, Area Program Manager PLAN Internasional Indonesia, Samuel Niap dokumen RPAM ini sangat penting karena dokumen ini merupakan yang pertama di Provinsi NTT.

‘Menyadari bahwa dokumen ini penting untuk bisa menjamin kualitas air minum untuk dimanfaatkan bagi masyarakat Kota Kupang, kegiatan ini ada di bawah project PLAN namanya project quarter volume yang sudah mulai dijalankan sejak awal 2023 jadi terima kasih untuk teman-teman semua yang sudah  bekerja keras untuk kolaborasi dengan pemerintah Kota Kupang,”Ujarnya 

Ia menjelaskan, Kota Kupang memiliki 28 sumber air dimana terdapat 1 mata air, 1 air permukaan dan 26 air tanah

“Didefinisikan hari ini terkait dengan air permukaan jadi khusus untuk kali Denteng dengan informasi itu terpapar ada tiga kelurahan yakni Kelurahan Fontein, Kelurahan Air Mata dan Kelurahan Nunleu,”jelasnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada PDAM Kota Kupang bersama tim narasumber yang telah menyusun RPAM.

“Terima kasih banyak untuk teman-teman PDAM informasi bahwa RPAM peyusun ini sudah memasukkan unsur adaptasi perubahan iklim semoga bersama lintas sektor terkait depannya secara aktif,”pungkasnya, (MI)