Bupati Sikka: Pokir Anggota DPRD Sikka Untuk Petani Wairbeler

Maumere,Mwartapedia.com – Dana Pokok-pokok Pikiran (POKIR) dari Ketua Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Sikka, Stefanus Sumandi, S. Fil mengakomodir kepentingan para petani di Desa Wairbeler, Kecamatan Waigete, berupa bantuan 1 unit hand tractor merk Yanmar TF 105ML-di. 

Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, S. Sos, M. Si menyerahkan bantuan hand tractor untuk Kelompok Tani Daan Dadin berlangsung di Sekretariat Kelompok Tani Daan Dadin, Sabtu, 19/12/2020.

Bupati Sikka, dalam sambutannya ketika menyerahkan bantuan hand tractor mengatakan bantuan hand tractor ini adalah pokir dari anggota DPRD Kabupaten Sikka, Bapak Stef Sumandi. Bantuan Hand tractor ini dalam upaya peningkatan produktivitas pertanian. 

Bupati Robi Idong, demikian sapaan akrab Bupati Sikka, mengatakan dalam rangka pemulihan ekonomi masyarakat yang porak-poranda akibat pandemi Covid-19. Berbagai strategi dan upaya dilakukan dalam rangka pemulihan sekaligus penguatan ekonomi rakyat. 

Hal inipun  kata Bupati Robi Idong, sejalan dengan upaya nasional dengan kebijakan keuangan negara untuk penanganan Pandemi COVID-19 yang mengalami perubahan stabilitas sistem keuangan serta penyelamatan ekonomi nasional. “Dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat Kabupaten Sikka Pemerintah Kabupaten Sikka menggalakan Gerakan Masuk Kebun dengan menanam sebanyak-banyaknya, “ujarnya. 

Selain ketahanan pangan yang cukup, Bupati Robi Idong juga menjelaskan di masa resesi ekonomi pemerintah juga memberikan jaminan kesehatan bagi seluruh warga masyarakat dan beasiswa pendidikan terus diberikan agar tidak satupun anak-anak usia sekolah yang putus sekolah hanya karena uang sekolah. (Kabag Humas Kabupaten Sikka/Verry Awales)




Pemkab Lembata Gesit Tanggapi Bencana Gunung Berapi Ile Lewotolok

Lewoleba,Wartapedia.com  – Gesit Tanggap Darurat Oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata Kepada Warga Terdampak korban Vulkanik Gunung Berapi ile Lewotolok

Pemerintah daerah kabupaten Lembata dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan kepada warga terdampak korban vulkanik gunung berapi ile lewotolok kepada media ini sekda Paskalis Ola Tapobali menjelaskan bahwa semua barang yang ada di gudang akan didistribusikan dengan standar pendataan yang baik dan benar agar tercover dengan baik

Paskalis Ola Tapobali menjelaskan dalam wawancara singkat bersama media ini bahwa tidak ada unsur pemerintah yang mau menyengsarakan masyarakat dalam situasi seperti ini ia berharap dukungan dari berbagai pihak dan elemen jika warga terdampak korban vulkanik gunung berapi ile lewotolok yang berada di rumah hunian warga atau pengungsi mandiri yang belum terdata dan mendapatkan bantuan maka segera laporkan kepada kami sehingga kami distribusikan logistik sesuai kebutuhan yang dibutuhkan oleh mereka 

Pernyataan ini disampaikan oleh sekda Paskalis Ola Tapobali Minggu 06/12/2020 dimana ini merupakan instruksi Bupati Lembata eliatser Yentji Sunur, masyarakat yang terdampak harus mendapatkan perhatian khusus agar mereka nyaman dalam situasi ini,sampai saat ini kita belum mengetahui situasi bencana hingga menunggu penyampaian resmi oleh BMKG Nasional

Hari ini kami tuntaskan semua pendistribusian logistik dirinya menyatakan untuk pengungsi terpusat oleh pemerintah daerah kabupaten Lembata dan di rumah warga akan kami perhatikan semuanya 

Untuk semua relawan akan kami panggil ketua relawan untuk rapat bersama dalam mensinergikan teman-teman relawan dalam aksi kemanusiaan bersama pemerintah daerah kabupaten Lembata lebih jauh Paskalis Ola Tapobali mengatakan team relawan yang membawa logistik silahkan melapor kepada posko utama sebagai lembaga pemerintah dan selanjutnya untuk di bagikan oleh rekan-rekan relawan dan kepada pemerintah dengan lanjutan laporan oleh team relawan sebagai data Pemerintah Untuk dipertanggung jawabkan secara baik.

Saat ini di gudang gerai maritim milik pemerintah daerah kabupaten Lembata bertempat di kelurahan Lewoleba Utara kecamatan Nubatukan kabupaten Lembata sedang dilakukan pendistribusian ke rumah warga dengan menggunakan mobil milik pemerintah dan mobil yang hendak disewakan pemerintah 

Bantuan logistik yang diantar berdasarkan data penyebaran pengungsi baik yang mandiri maupun terpusat sesuai kebutuhan yang diantarkan

penulis: Roy

Editor.  : Meri




Komunitas Oi Ethiofals Generation Terpanggil Dalam Gerakan Kemanusiaan Peduli Lembata

Lewoleba,Wartapedia.com  – Pemuda Adonara Timur Desa Lamahala Jaya Komunitas Oi Ethiofals generation trrpanggil dalam gerakan  sosial peduli korban Gunung Berapi Ile Lewotolok Kabupaten Lembata

Pantaun wartaPedia.com hari ini Sabtu (05/12/2020) aksi Gerakan Sosial Yang Dilaksanakan Oleh Kumpulan Pemuda dari  Desa Lamahala Jaya, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur  “Anak-anak  Komunitas Oi Ethiofals Generation “terpanggil dalam aksi kemanusiaan dimana  Menurunkan Bantuan Sosial Langsung  Ke Titik-titik Pengungsian.

Tak hanya itu rombongan komunitas Oi yang di pimpin oleh Cheng Ratu Loli Menyisir area Perkebunan,kedatangan komunitas ini mengejutkan warga yang saat ini piluh dalam duka dimana  erupsi gunung berapi ile lewotolok saat itu Minggu 29/11/2020 mengamuk diatas permukaan bibirnya.

Rombongan ETHIOFALS LAMAHALA JAYA membawa Bantuan Sosial tiba di lokasi dipandu langsung oleh Sekelompok Relawan Anak-anak pramuka  guna memediasi para pemberi BANSOS ETHIOFALS LAMAHALA JAYA untuk dapat bertemu langsung dengan Keluarga Pengungsi Erupsi gunung berapi ile lewotolok.

Komunitas ETHIOFALS LAMAHALA JAYA SEBAGAI PENYALUR BANSOS di dampingi  Kapospol bersama Anggota Pospol Ile Ape,dengan titik penyebaran bansos diantaranya sebanyak 25 pondok dan 40 KK asal desa Waowala,desa Tanjung Batu,desa Lewotolok,desa Lamawara,desa Bungamuda dengan sasaran tempat pengungsi Parek-Walang Kecamatan Ile ape dan sekitarnya.

Hadir dalam giat baksos tersebut IPDA Hadijanto praden selaku Kapoplsub sektor ile ape dan relawan dari gudep Smansa ile ape dibawah koordinator Syamsul Sadri Usman paokuma

Komunitas Oi Ethiofals Adonara timur desa lamahala jaya berharap agar situasi ini cepat kembali pulih sehingga sumua masyarakat ile ape dari dua kecamatan ini bisa kembali beraktivitas dengan normal kami juga lewat media ini mengucapkan terimakasih atas dukungan serta kerjasama dalam pemberitaan ini.

Jangan lihat dari apa yang kalian terima namun ini adalah bentuk upaya cinta kasih kami dalam nuansa taan tou sebagai orang Lamaholot yang dibalut dengan kearifan lokal dalam cinta persahabatan, persaudaraan sejati.

Penulis : Roy/

Editor : Meri




Raih Prestasi Gelar Badan Publik Informatif Kedelapan Kali, Kemenkeu Selalu Tingkatkan Layanan dan Inovasi

 

Jakarta,Wartapedia.com – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kembali meraih penghargaan Badan Publik Kementerian dengan kategori Informatif, yang merupakan kategori tertinggi dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik.

Demikian siaran pers yang diterima media ini dari Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan, Rahayu Puspasari, Kamis (26/11/2020).

Penghargaan tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia yang diterima oleh Sekretaris Jenderal, Kemenkeu pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik tahun 2020 (25/11/2020) melalui sambungan video conference. 

Penghargaan ini merupakan penghargaan yang kedelapan kalinya diperoleh Kemenkeu sejak tahun 2013.

Dalam ajang penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik tahun 2020, terdapat lima kategori Badan Publik, yakni Informatif, Menuju Informatif, Cukup Informatif, Kurang Informatif, dan Tidak Informatif. 

Penilaiannya dilakukan dengan menggunakan aplikasi monev elektronik per tahun 2019. Ada yang berbeda dalam proses penilaiannya dengan tahun-tahun sebelumnya yakni, pada masa pandemi Covid-19 ini, setiap Badan Publik memberikan presentasinya secara daring dan video pelayanan yang dilakukan dengan tetap menaati protokol kesehatan.

Kriteria pembobotan penilaian yang dilakukan Tim Monev KIP yaitu (a) 40% dari verifikasi indikator pengembangan website dan pengumuman informasi publik, (b) 40% dari verifikasi indikator pelayanan informasi publik dengan pengisian kuesioner melalui aplikasi monev elektronik yang disertai dengan data dukung, serta (c) 20% penilaian presentasi Badan Publik. Hasil akhir ajang ini akan menjadi bahan laporan kepada Presiden dan DPR RI sebagai monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik pada Badan Publik tahun 2020.

Ditegah beberapa badan publik yang merosot ke kategori Menuju Informatif dari kategori Informatif di tahun 2019. Kemenkeu tetap memberikan pelayanan informasi publik yang informatif dan terpercaya untuk masyarakat. 

Langkah tersebut sebagai bentuk mempertahankan kepercayaan publik terhadap Kemenkeu yang telah menjadi Badan Publik yang Informatif.

Pencapaian ini merupakan bukti nyata bahwa Kemenkeu menjunjung nilai-nilai integritas, profesionalisme, sinergi, pelayanan dan kesempurnaan. 

Nilai-nilai ini mampu mendorong Kemenkeu dalam memberikan pelayanan informasi publik sepenuh hati, cepat akurat dan aman serta dilandasi rasa tanggung jawab dan komitmen yang tinggi. Kemenkeu juga akan terus melakukan pelayanan yang terbaik dengan melakukan inovasi sebagai bentuk upaya perbaikan yang berkelanjutan.

Keberhasilan ini akan menjadi tolak ukur dalam melakukan pelayanan informasi publik yang informatif dan terpercaya. Terutama dalam kondisi pandemi Covid-19 sekarang ini. Kerja dari rumah (Work From Home) tidak menjadi halangan bagi insan Kemenkeu dalam memberikan pelayanan. Setiap bentuk hambatan dalam memberikan pelayanan akan selalu dipandang sebagai peluang untuk berkarya sehingga pemberian informasi publik yang informatif tetap terjaga dan terus ditingkatkan.​ (ML)

 




BPSP NTT: TPK Hotel Bintang Pada Bulan September Naik 5,69 Persen

 

Kupang, Wartapedia.com  – Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Hotel Bintang di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada bulan September 2020 sebesar 34,80 persen, naik 5,69 poin dibanding TPK Agustus yang sebesar 29,11 persen.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Pusat statistik (BPS) provinsi NTT, Darwis Sitorus dalam press release yang diterima media ini Minggu (01/11/2020)

Darwis mengatakan Jumlah tamu menginap pada hotel bintang bulan September 2020 sejumlah 18.281 orang dengan rincian 18.220 orang tamu nusantara dan 61 orang tamu mancanegara artinya mengalami peninggkatan dari bulan sebelumnya.

“Perbandingan jumlah tamu menginap pada hotel bintang bulan Agustus 2020 sejumlah 17.270 orang dengan rincian 17.242 orang tamu nusantara dan 28 orang tamu mancanegara,”Ungkap Darwis.

Ditambahkan Darwis, rata-rata lama tamu menginap di hotel berbintang pada bulan September 2020 selama 1,50 hari. Rata-rata lama tamu nusantara menginap selama 1,49 hari dan rata-rata lama tamu mancanegara menginap selama 3,52 hari, hal ini mengalami penurunan jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

“Dimana pada bulan Agustus 2020, Rata-rata lama tamu menginap di hotel berbintang  selama 1,52 hari. Rata-rata lama tamu nusantara menginap selama 1,52 hari dan rata-rata lama tamu mancanegara menginap selama 4,16 hari,”Beber Darwis.

Darwis menambahkan, rata-rata pada bulan September 2020 jumlah orang bepergian melalui 14 bandara di NTT sebabyak 165.980 orang mengalami penurunan jika dibandingkan dengan bulan Agustus 2020 sebanyak 177.578 orang.

“Dan  jumlah penumpang angkutan udara yang tiba di NTT pada bulan September 2020 berjumlah 87.029 orang sedangkan penumpang yang berangkat berjumlah 78.951 orang,”Pungkas Kepala BPS provinsi NTT.  (ML)





DPRD Matim Hentikan Sementara Pengerjaan Lapen di Lamba Leda

 Ruteng,Wartapedia.com  – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Laurensius Bonafentura Burhanto, S.Sos dan Sifridus Asman, menghentikan pengerjaan gelar Lapisan Penetrasi (Lapen) atau yang biasa disebut masyarakat pengerjaan aspal, yang dikerjakan CV. Oase, sepanjang 1400 meter pada jalur jalan Benteng Jawa-Wae Nenda-Bawe, tepatnya mulai di titik star Rembong Watu sampai Golo Rungtung (1400 m) di Desa Golo Nimbung, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Senin (02/11/2020)

Penghentian pengerjaan dimaksud akibat fasilitas atau sarana pendukung pengerasan jalan tidak memenuhi syarat soal penggunaan alat berat. Pihak perusahaan hanya menggunakan alat berat jenis Tandem berat 6 sampai 8 ton sehingga akan berdampak pada kualitas pengerjaan. Pihak perusahaan mestinya  menggunakan alat berat pengerasan jenis Fibro dengan daya getar 10 sampai 12 ton. 

“Saya minta hentikan pengerjaan ini, sampai alat berat pengerasan ini diganti”, kata Bona Ngendo, sapaan akrab Anggota Dewan Laurensius Bonafentura Burhanto di lokasi pengerjaan. 

Dilokasi kegiatan, Bona Ngendo juga menjelaskan, bahwa sarana pendukung utama pengerjaan pengerasan jalan saat lapen adalah alat berat.

“Kalau seperti ini jenis alat berat yang dipakai pada pengerjaan ini maka jelas kami mengambil sikap menolak dan merekomendasi hentikan pengerjaan ini sampai pihak yang bertanggungjawab terhadap pengerjaan ini mengganti alat berat jenis Tandem dengan Fibro yang daya getar 10 sampai 12 ton”, tegas Bona Ngendo.

Ditempat yang sama anggota DPRD Matim lainnya Sifridus Asman juga memyapaikan sikap tegas menolak alat berat jenis Tandem yang dipakai kontraktor pelaksana pada pengerjaan jalan dimaksud.

“Saya minta alat ini diganti. Harus pake Fibro yang daya getarnya 10 sampai 12 ton. Alat yang ada akan berpengaruh pada kualitas pengerjaan. Kami tida kualitas pengerjaan jalan menjadi momok penghantu penghancur pembangunan di Manggarai Timur”, Kata Fridus Asman. 

Sementara itu, salah satu anggota tim dari Dinas PUPR Matim yang disapa Pa Is, menjelaskan, alat jenis Tandem yang dipakai pihak CV. Oase daya getarnya berkisar 6 sampai 8 ton, dan tidak dipakai untuk pengerjaan lapen. Tandem itu hanya untuk agregat atau bahu jalan atau untuk pengerjaan finishing. Yang pantas dipakai untuk pengerjaan lapen adalah fibro yang daya getarnya 10 sampai 12 ton. 

Dilokasi pengerjaan lapen, Karolus, penanggungjawab CV. Oase, menyatakan siap mengganti alat berat jenis tandem dengan fibro.(MK)

Untuk diketahui, tim monitoring yang turun ke lokasi pengerjaan  lapen terdiri anggota DPRD, Dinas PUPR, konsultan pengawas dan Sekcam Lamba Leda, Agus Supratman.




Gubernur Minta Coop TLM Berkolaborasi Dengan Pemerintah

 

Kupang,Wartapedia.com  – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) mengharapkan agar pihak Coop Tanaoba Lais Manekat (TLM) berkolaborasi dengan pemerintah dalam membantu setiap pengusaha mikro di NTT. Hal ini dikatakan oleh Gubernur saat berdialog dengan Pengusaha Mikro Anggota Coop TLM Indonesia di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Sabtu 31/10/2020.

Sebagai Gubernur saya memberi apresiasi kepada Coop TLM. Dengan Non Performing Loan (NPL) sebesar 0,04 persen, membuktikan bahwa lembaga ini memiliki anggota dengan karakter yang hebat dan luar biasa. Karena prinsip dari lembaga keuangan adalah menjual jasa. Disini Kepercayaan merupakan hal utama yang mutlak ada,” ujar Gubernur.

Lebih lanjut menurut Gubernur, jika Coop TLM dan Pemerintah bisa bersinergi secara baik, maka dapat dipastikan bahwa karakter ekonomi Nusa Tenggara Timur dapat  secara jelas terlihat.

Berangkat dari pengalaman pribadinya saat merantau ke Jakarta, orang nomor satu di NTT ini memberi motivasi kepada seratus perempuan pemilik usaha mikro yang hadir saat itu.

“Di Jakarta, saya bekerja sebagai pemulung. Saya menikmati dan tetap survive dengan pekerjaan ini. Kesabaran, hati untuk bekerja secara baik, dan keberanian berhasil membuat saya meraih kesuksesan. Orang selalu mengidentikan saya dengan dunia preman, perjudian, kekerasan, narkoba dan lain sebagainya. Tetapi saya tidak pernah peduli dengan semua tuduhan itu. Karena prinsip hidup saya adalah berguna bagi banyak orang dengan cara fokus bekerja untuk meraih hasil maksimal,” cerita Gubernur Laiskodat.

Hal inilah yang diharapkan oleh mantan Anggota DPR RI ini dari para pengusah mikro di NTT.

“Jangan pernah tertarik terhadap cibiran ataupun urusan orang yang bukan merupakan hak kita. Asalkan kita memiliki kesabaran, kecerdasan, hati untuk tetap berusaha dan keberanian untuk melangkah, maka dapat dipastikan kalianlah yang akan menikmati kehidupan yang luar biasa,” kata Gubernur.

Hal penting lainnya yang dipesankan oleh Gubernur adalah jangan pernah menganggap remeh usaha mikro. Menurutnya banyak orang yang gagal karena mereka lebih tertarik untuk memulai segala sesuatu yang besar. Padahal mereka tidak pernah berpikir bahwa sesuatu yang besar itu dimulai dari hal yang kecil, demikian pula dengan usaha mikro ini. 

“Asalkan karakternya baik dan tidak menyerah dengan berbagai kegagalan maka mimpi untuk mencapai hal yang besar pasti akan terwujud,” lanjut Gubernur Laiskodat.

Sebelum mengakhiri dialog ini, Gubernur kembali mengajak pihak Coop TLM untuk tetap membangun relasi yang baik dengan para pengusaha mikro di Nusa Tenggara Timur. Menurut Gubernur merekalah yang sudah terbukti memiliki karakter tangguh, dan orang – orang inilah yang kedepan dapat memberi kontribusi hebat bagi pembangunan ekonomi di Nusa Tenggara Timur.

Sementara itu, Ketua Pengurus Coop TLM Indonesia, Pdt. Semuel Viktor Nitti, M.Th dalam sambutan awalnya mengatakan bahwa pihaknya akan tetap bersinergi dengan pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi NTT melalui optimalisasi kerjasama dengan Usaha Mikro Kecil Menengah.

“Saat ini Coop TLM memiliki 35 Kantor Cabang di seluruh wilayah NTT dan 6 Kantor Cabang di luar wilayah NTT, dengan sasaran utamanya adalah UMKM,” urai Nitti.

Tampak hadir pada kesempatan ini, Staf Khusus Gubernur NTT, Bapak Pius Rengka, Kepala Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja Provinsi NTT, Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Provinsi NTT dan Kepala Dinas PUPR Provinsi NTT. (Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT)




Resmikan Kecamatan Laoholu, Gubernur NTT: Infrastruktur Pelayanan Publik Harus Menjadi Prioritas Utama

 

Rote Ndao,Wartapedia.com – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) mengatakan dalam pembentukan daerah baru termasuk  pemekaran Kecamatan, tidak boleh lagi fokus pada pembangunan infrastruktur perkantoran. Namun harus lebih utamakan pembangunan infrastruktur di bidang pelayanan publik.

“Kita banyak kali salah artikan pemekaran suatu wilayah baru, baik itu pemekaran Kabupaten, Kecamatan, Kelurahan maupun pemekaran Desa. Kita terlalu fokus dan serius dalam membangun kantornya, sehingga uang habis untuk bangun kantor, tapi rakyatnya malah tertinggal. Seharusnya pembangunan dibidang pelayanan publik kita nomorsatukan dibanding kita hanya fokus membangun gedung kantor,” jelas Gubernur Laiskodat saat Peresmian Kecamatan Loaholu yang diikuti dengan Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Jabatan Camat Loaholu beserta perangkatnya di Desa Oelua, Selasa (20/10/2020) siang.

“Mumpung ada Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD dan Wakil Ketua DPRD di sini. Saya ingatkan lagi agar perencanaan pembangunan kecamatan baru ini tidak boleh dimulai dari pembangunan infrastruktur gedung kantor. Saya harapkan bapa Camat yang nanti dilantik harus buang jauh-jauh cara berpikir lama. Harus mampu dan wajib tahu bagaimana memverifikasi penduduknya,  siapa yang miskin, tanahnya ada atau tidak, bagaimana kehidupan sehari-harinya. Itu harus mampu didesain dengan baik,” tambah Gubernur Laiskodat.

Menurut Gubernur Viktor, seorang pemimpin harus memiliki _spirit fighting_ serta kreatif, inovatif dalam mengelola potensi dan memaksimalkan semua keterbatasan yang ada.

“Kita tahu ini merupakan tugas dan tanggung jawab yang berat buat bapa Camat dan jajarannya. Tapi saya harus katakan bahwa bapa Camat harus punya semangat kerja dan harus mampu maksimalkan semua potensi. Walaupun tanpa uang sekalipun tetap harus mampu berkembang,” tegas VBL.

“Jangan sampai kecamatan yang baru ini nantinya malah menjadi beban daerah dengan meningkatnya penduduk miskin. Oleh karena itu, kita harus efektif, efisien dalam mengelola anggaran. Karena untuk majukan daerah-daerah yang terbatas seperti ini, kita harus mampu menyiasati anggaran kita dengan lebih baik sehingga kemajuan-kemajuan pembangunan itu terasa langsung oleh rakyat kita,” tambah orang nomor satu NTT tersebut.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Viktor juga mengapresiasi kinerja Bupati Rote Ndao, Paulina Haning Bullu dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan kearah yang lebih baik terlebih dalam hal penanganan stunting.

“Pembangunan di Rote Ndao terus bergerak pada setiap kepemimpinan. Dan pada saat ini saya melihat Bupati cukup mampu menggerakkan roda pembangunan di Kabupaten ini dengan baik. Ada keterbatasan itu pasti, tapi yang jelas ada catatan-catatan kemajuan dan prestasi yang juga membanggakan. Catatan-catatan itu antara lain stunting. Data yang ada di saya, stunting di Rote Ndao turun sangat drastis. Itu prestasi yang menurut saya, sangat hebat,” kata Gubernur Viktor.

Ia berharap agar semua prestasi dan kinerja baik Pemerintah kabupaten, kecamatan, kelurahan hingga  desa  harus tetap dipertahankan dan terus dilakukan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu Gubernur VBL juga menyinggung soal kebersihan, “Alam, lingkungan, dan laut disini harus selalu kita jaga dan rawat baik-baik dari sampah. Kita tidak mau di  Rote yang indah ini, pantainya penuh sampah terlebih sampah pelastik. Dan juga hotel-hotel yang tidak mampu menjaga kebersihannya harus dikenai denda dengan tegas, sehingga makin banyak orang yang datang kesini untuk bangun Rote jadi lebih baik lagi,” pungkas VBL.

Pada kesempatan yang sama Bupati Rote Ndao, Paulina Haning Bullu menjelaskan bahwa Kecamatan Loaholu adalah kecamatan ke 11 di Kabupaten Rote Ndao yang dimekarkan dari Kecamatan induknya, Kecamatan Rote Barat Laut.

“Pada tahun 2019 kita Pemerintah Kabupaten Rote Ndao mengusulkan untuk 4 kecamatan yang dimekarkan, tetapi yang disetujui hanya satu kecamatan yaitu kecamatan Loaholu, sehingga pada tahun 2020 ini Kabupaten Rote Ndao sudah menjadi 11 kecamatan,” jelas Bupati Paulina.

Gubernur Viktor meresmikan Kecamatan Loaholu dengan melakukan penandatanganan prasasti serta melakukan peletakkan batu pertama secara simbolis pembangunan Kantor Camat Loaholu.

Pada kesempatan tersebut juga Bupati Rote Ndao, Paulina Haning Bullu melantik lima pejabat administrasi lingkup Setda Kabupaten Rote Ndao.

Lima pejabat tersebut diantaranya Jemi Oktovianus Adu sebagai Camat Loaholu, Masyono Sucipto Dano sebagai Sekretaris Camat, Elyani Timuneno sebagai Kepala Sub Bagian Umum, Pemerintahan dan Kepegawaian, Erwin Nithanel Lau sebagai Kepala Sub Bagian Keuangan, Aset, Perencanaan, Evaluasi, dan Pelaporan, serta Ishak Welhelmus Selly sebagai Kasie Pemerintahan. 

(Bito Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT