Penjabat Wali Kota Terima Aspirasi Karang Taruna Kota Kupang

Kupang,mwartapedia.comPenjabat Wali Kota Kupang, George M. Hadjoh, S.H., menerima audiensi Karang Taruna Kota Kupang, Selasa (30/8), bertempat di Aula El Tari Kantor Gubernur NTT. Kunjungan tersebut dipimpin oleh Ketua Karang Taruna Kota Kupang, Stenly Boymau yang hadir bersama para kader Karang Taruna kelurahan yang ada di Kota Kupang. Turut hadir mendampingi, Kepala Dinas Sosial Kota Kupang, Lodywik Djungu Lape, S.Sos., dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Kupang, Maxi Jemy Deerens Didok, S.Pd., M.Si. 


Dalam arahannya Penjabat Wali Kota menyampaikan bahwa karang taruna diharapkan dapat membantu RT/RW, Lurah hingga Camat untuk mendata pemuda-pemuda yang ada di wilayahnya yang belum bekerja. 


“Perlu dibuatkan sebuah database yang dapat menampung informasi tersebut, agar kemudian dapat diberikan edukasi dan keterampilan bekerja oleh karang taruna,” ujar George. 


Penjabat Wali Kota juga mengatakan di awal jabatannya, ia mengajak seluruh komponen maupun organisasi di masyarakat untuk bekerja sama dan berkolaborasi dalam menjaga kebersihan Kota Kupang. 


Hal ini dibuktikan sejak awal di lantik sebagai Penjabat Wali Kota, segala upaya bersama Forkopimda, OPD dan seluruh masyarakat Kota Kupang dikerahkan untuk mengatasi masalah persampahan dan juga penataan pasar serta infrastruktur di Kota Kupang. 


“Sejak ditunjuk sebagai Penjabat Wali Kota, saya mau mengajak kita semua, khususnya karang taruna Kota Kupang untuk bersama-sama kita buktikan Kota Kupang menjadi kota terbaik di Indonesia di bidang kebersihan dan pelayanan masyarakat,” ungkap Penjabat Wali Kota. 


Lebih lanjut, Penjabat Wali Kota berharap bukan hanya menjadikan Kota Kupang kota yang bersih, tapi juga mampu menekan angka pengangguran. Ia berkeyakinan bahwa karang taruna dapat mendukung serta berpartisipasi dalam berbagai program pemerintah bagi kesejahteraan masyarakat.


Harapannya, karang taruna harus menjadi tuan rumah di wilayahnya dan pemerintah bisa membantu memberikan pelatihan dan keterampilan dalam membuka usaha, sebab karang taruna memiliki energi tersendiri bagi pemerintah yang turut serta membangun perekonomian Kota Kupang. 


Menutup arahannya Penjabat Wali Kota meminta karang taruna dapat membantu mendesain suatu forum untuk menampung pengaduan masyarakat. Ia meminta agar turut dilibatkan pada forum tersebut sehingga dapat memantau secara langsung aktivitas dan pengaduan masyarakat. 

Ketua Karang Taruna Kota Kupang, Stenly Boymau dalam kesempatannya mengapresiasi spirit atau semangat Pemerintah Kota Kupang yang berupaya berkolaborasi dan bersinergi dengan berbagai elemen di wilayah Kota Kupang, ia menilai sebagai hal yang patut diteladani dari Kota Kupang sebagai barometer Provinsi NTT. 


Sejumlah aspirasi yang dikemukakan oleh karang taruna Kota Kupang melalui surat yang diserahkan kepada Penjabat Wali Kota dan diharapkan menjadi atensi antara lain terkait batas maksimum usia kader merujuk pada Permensos 25 Tahun 2019, periodisasi masa jabatan pengurus karang taruna sesuai Permensos 25 Tahun 2019. 


Selain itu, karang taruna kelurahan siap membantu pemerintah dalam penataan parkir di wilayahnya masing-masing.


Karang taruna juga meminta agar Pemerintah Kota Kupang melalui instansinya dapat mengidentifikasi pengurus yang sudah habis masa baktinya agar segera membentuk pengurus baru. 


Mereka juga menyinggung soal pemotongan dana operasional  Karang Taruna Kelurahan pada tahun anggaran 2021 yang bervariasi sehingga sempat menimbulkan kisruh di internal organisasi kepemudaan tersebut. 


Pengurus Karang Taruna Kota Kupang juga mengakui tentang kendala yang dihadapi dalam implementasi program karena ketiadaan dana, sehingga mereka pun meminta perhatian Pemerintah Kota Kupang untuk mengalokasikannya. (PKP_chr/MI)




Julie Sutrisno Laiskodat: Kedelai Kajong Harapan Baru Untuk NTT dan Indonesia

Ruteng,mwartapedia.com  – Julie Sutrisno Laiskodat  Anggota DPR RI Komisi IV, Menghadiri kegiatan panen Kedelai secara simbolis sebanyak 100 hektar di Kajong, Kecamatan Reok Barat, Manggarai, NTT, Sabtu(20/08/2022).


Pada kesempatan tersebut bunda Julie, begitu beliau biasa disapa menyampaikan bahwa Kedelai sampai dengan saat ini masih diimpor dari luar untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. 


Daerah kita NTT diketahui sangat potensial untuk budidaya kedelai karena lahannya dikenal sangat subur. 


Untuk itu kedelai seharusnya menjadi salah satu komoditas pertanian unggulan terutama di Manggarai Raya khususnya di Kajong, tutur bunda Julie ini.


Selanjutnja Ketua Dekrasnada NTT ini menyampaikan, Selama ini kedelai tidak banyak ditanam oleh petani karena harga jualnya yang sangat rendah. Karena itu, petani enggan untuk mengembangkan kedelai ini.


Untuk mengatasi masalah ini, bunda Julie berusaha menghadirkan pihak ketiga atau oftaker untuk membeli hasil kedelai petani dengan harga yang cukup tinggi yaitu Rp.8.500 per kilogram di tempat.


Harapanya dengan harga seperti ini, petani tentu sangat terbantu karena dibeli ditempat dengan harga yang  cukup tinggi.


Lebih lanjut Anggota DPR dari Fraksi Nasdem ini menyampaikan, Untuk meningkatkan kualitas dan produktifitas hasil kedelai, etos kerja atau semangat kerja petani kedelai itu sendiri sesuatu yang sangat penting. 


Selain itu kerja sama atau kolaborasi berbagai pihak seperti kepala desa, tokoh agama, PKK desa, PKK kecamatan, dan  dinas pertanian juga sangat penting.


Untuk menjaga mata rantai produksi dan harga, perlu wadah yang sangat efektif terutama menjaga harga melalui koperasi.


Setiap petani sangat diharapkan bergabung dalam koperasi sehingga harga tetap terkontrol dengan baik dan bebas dari tengkulak.


Pada saat ini, Kajong berhasil memproduksi kedelai sebanyak 100 hektar dengan estimasi per hektar sekitar Rp.1700/kg. 


Dengan demikian, total 170.000 kg, Jika dibeli dengan harga Rp.8.500 per kg, maka ada sekitar Rp.1,4 miliar uang yang beredar pada petani kedelai di masyarakat Kajong.


Pada tahun 2022 ini, kedelai juga akan dikembangkan pada lahan sebanyak 670 hektar yang tersebar di 4 kecamatan di Manggarai yaitu kecamatan Satarmese, Satarmese Barat, Cibal dan Reok Barat. 


Untuk kebutuhan bibit kedelai lokal ke depan, sangat diharapkan agar kita memiliki benih sendiri melalui sertifikasi  benih lokal. Saya akan berjuang untuk memperjuangkan legalitas benih lokal ini.


Kedepan sangat diharapkan bahwa Manggarai dan NTT dapat menjadi lumbung kedelai untuk memenuhi kebutuhan nasional, tutup Anggota DPR RI ini.”


Hadir juga pada kesempatan tersebut, Kabid tanaman Pangan Dinas Pertanian Propinsi NTT, Bupati Manggarai, Dandim 1612 Manggarai, Kepala Dinas pertanian Manggarai, Fredy Mui( Anggota DPRD NTT, Fraksi Nasdem), Erik(perwakilan dari oftaker atau pembeli), Camat Reok Barat serta para Kades sekecamatan Reok Barat. (Andy)




Julie Sutrisno Laiskodat: Kedelai Kajong Harapan Baru Untuk NTT dan Indonesia

Ruteng,mwartapedia.com  – Julie Sutrisno Laiskodat  Anggota DPR RI Komisi IV, Menghadiri kegiatan panen Kedelai secara simbolis sebanyak 100 hektar di Kajong, Kecamatan Reok Barat, Manggarai, NTT, Sabtu(20/08/2022).


Pada kesempatan tersebut bunda Julie, begitu beliau biasa disapa menyampaikan bahwa Kedelai sampai dengan saat ini masih diimpor dari luar untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. 


Daerah kita NTT diketahui sangat potensial untuk budidaya kedelai karena lahannya dikenal sangat subur. 


Untuk itu kedelai seharusnya menjadi salah satu komoditas pertanian unggulan terutama di Manggarai Raya khususnya di Kajong, tutur bunda Julie ini.


Selanjutnja Ketua Dekrasnada NTT ini menyampaikan, Selama ini kedelai tidak banyak ditanam oleh petani karena harga jualnya yang sangat rendah. Karena itu, petani enggan untuk mengembangkan kedelai ini.


Untuk mengatasi masalah ini, bunda Julie berusaha menghadirkan pihak ketiga atau oftaker untuk membeli hasil kedelai petani dengan harga yang cukup tinggi yaitu Rp.8.500 per kilogram di tempat.


Harapanya dengan harga seperti ini, petani tentu sangat terbantu karena dibeli ditempat dengan harga yang  cukup tinggi.


Lebih lanjut Anggota DPR dari Fraksi Nasdem ini menyampaikan, Untuk meningkatkan kualitas dan produktifitas hasil kedelai, etos kerja atau semangat kerja petani kedelai itu sendiri sesuatu yang sangat penting. 


Selain itu kerja sama atau kolaborasi berbagai pihak seperti kepala desa, tokoh agama, PKK desa, PKK kecamatan, dan  dinas pertanian juga sangat penting.


Untuk menjaga mata rantai produksi dan harga, perlu wadah yang sangat efektif terutama menjaga harga melalui koperasi.


Setiap petani sangat diharapkan bergabung dalam koperasi sehingga harga tetap terkontrol dengan baik dan bebas dari tengkulak.


Pada saat ini, Kajong berhasil memproduksi kedelai sebanyak 100 hektar dengan estimasi per hektar sekitar Rp.1700/kg. 


Dengan demikian, total 170.000 kg, Jika dibeli dengan harga Rp.8.500 per kg, maka ada sekitar Rp.1,4 miliar uang yang beredar pada petani kedelai di masyarakat Kajong.


Pada tahun 2022 ini, kedelai juga akan dikembangkan pada lahan sebanyak 670 hektar yang tersebar di 4 kecamatan di Manggarai yaitu kecamatan Satarmese, Satarmese Barat, Cibal dan Reok Barat. 


Untuk kebutuhan bibit kedelai lokal ke depan, sangat diharapkan agar kita memiliki benih sendiri melalui sertifikasi  benih lokal. Saya akan berjuang untuk memperjuangkan legalitas benih lokal ini.


Kedepan sangat diharapkan bahwa Manggarai dan NTT dapat menjadi lumbung kedelai untuk memenuhi kebutuhan nasional, tutup Anggota DPR RI ini.”


Hadir juga pada kesempatan tersebut, Kabid tanaman Pangan Dinas Pertanian Propinsi NTT, Bupati Manggarai, Dandim 1612 Manggarai, Kepala Dinas pertanian Manggarai, Fredy Mui( Anggota DPRD NTT, Fraksi Nasdem), Erik(perwakilan dari oftaker atau pembeli), Camat Reok Barat serta para Kades sekecamatan Reok Barat. (Andy)




Upaya Mencegah Penyalahgunaan Narkoba, BNNP NTT Sosialisasi kepada Peserta Jambore Daerah

Manggarai Barat, mwartapedia.com – BNN Provinsi Nusa Tenggara Timur melakukan   kerjasama dengan Kwarda NTT dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.


 Sosialisasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba kepada Peserta Jambore Daerah Pramuka IX Nusa Tenggara Timur berlangsung  di Aula Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Labuanbajo – Manggarai Barat Rabu, 3 Agustus 2022 


Kepala BNNP NTT, DR. R. Nurhadi Yuwono, Sik, Msi, CHRMP secara langsung menyampaikan pesan-pesan dan motivasi kepada para siswa untuk selalu beraktifitas positif meraih prestasi dan menjauhi narkoba.


Sementara itu, Koordinator Bidang P2M, Lia Novika Ulya, S.KM mengatakan Sosialisasi mencakup bahaya dan dampak penyalahgunaan narkoba, serta tips pencegahan penyalahgunaan narkoba pada remaja. Kegiatan sosialisasi juga disisipkan kuis-kuis dan menggelorakan yel-yel anti penyalahgunaan narkoba.


Selain itu dilaksanakan pula tes urine narkoba untuk deteksi dini kepada sekitar 50 orang peserta pramuka, dan hasilnya seluruhnya negatif penyalahgunaan narkoba. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa Pramuka NTT bersih dari narkoba


Kegiatan berjalan dengan lancar dan memperhatikan Protokol Kesehatan Cibid-19. (MI)




Upaya Mencegah Penyalahgunaan Narkoba, BNNP NTT Sosialisasi kepada Peserta Jambore Daerah

Manggarai Barat, mwartapedia.com – BNN Provinsi Nusa Tenggara Timur melakukan   kerjasama dengan Kwarda NTT dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.


 Sosialisasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba kepada Peserta Jambore Daerah Pramuka IX Nusa Tenggara Timur berlangsung  di Aula Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Labuanbajo – Manggarai Barat Rabu, 3 Agustus 2022 


Kepala BNNP NTT, DR. R. Nurhadi Yuwono, Sik, Msi, CHRMP secara langsung menyampaikan pesan-pesan dan motivasi kepada para siswa untuk selalu beraktifitas positif meraih prestasi dan menjauhi narkoba.


Sementara itu, Koordinator Bidang P2M, Lia Novika Ulya, S.KM mengatakan Sosialisasi mencakup bahaya dan dampak penyalahgunaan narkoba, serta tips pencegahan penyalahgunaan narkoba pada remaja. Kegiatan sosialisasi juga disisipkan kuis-kuis dan menggelorakan yel-yel anti penyalahgunaan narkoba.


Selain itu dilaksanakan pula tes urine narkoba untuk deteksi dini kepada sekitar 50 orang peserta pramuka, dan hasilnya seluruhnya negatif penyalahgunaan narkoba. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa Pramuka NTT bersih dari narkoba


Kegiatan berjalan dengan lancar dan memperhatikan Protokol Kesehatan Cibid-19. (MI)




π€πˆππŽπ 𝐒erahkan Bantuan 𝐊ebutuhan 𝐁agi 𝐂lub 𝐆urita Merah Aibura

 

𝐒ikka,mwartapedia.com – Ketua Ikatan Keluarga Besar Aibura-Pogon (π€πˆππŽπ), Martinus Wodon yang didampingi Sekretaris dan Bendahara AIPON hadir dalam Rapat Persiapan Laga Final Bola Volley Gurita Merah di Desa Desa Aibura.


Seusai Mengikuti Rapat Persiapan, Ketua AIPON juga Menyerahkan Bantuan Dukungan Perlengkapan untuk Mendukung Laga Final  Club Bola Volley Gurita Merah di Desa Aibura, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (Sabtu,6/8/2022) 


Bantuan Dukungan Tersebut diserahkan langsung oleh Ketua AIPON, Martinus Wodon kepada Pelatih Club Gurita Merah, Charles Bronson.


Martinus Wodon mengatakan bahwa bantuan dukungan kebutuhan tersebut berupa logistik dan uang tunai untuk kelancaran team Gurita Merah Aibura dalam berlaga nanti.


“Rincian Bantuan yang diserahkan Berupa, Air Mineral 7 dos, 1 PAC Susu Beruang, 2 Bungkus  permen, 2 Papan Telur, Spanduk Gurita Merah 3×1/5 Lembar, Spanduk 2×1 yaitu I Lembar, Perlengkapan P3K dan Uang Tunai Sebesar Rp.380.000 Ribu Rupiah,”ungkapnya.


Ia menambahkan, bantuan tersebut dihimpun melalui sumbangan sukarela spontanitas dari Ikatan Keluarga Besar Aibura Pogon (AIPON) guna mendukung laga final falam Ini.


“Bantuan logistik tersebut, sebagai bentuk kepedulian dan Perhatian  ikatan Keluarga Besar AIPON yang tersebar di Kota Maumere dan juga yang berada di luar wilayah Kota Maumere”Tutur Martin Wodon.


Geradus Gewar, seorang Tana Puan/Tuan Tana menyampaikan limpah ucapan terima kasih kepada kehadiran AIPON yang sudah membantu dan mendukung  penuh kegiatan kemanusiaan ini baik suka maupun duka di desa Aibura ini


“Dengan kehadiran Ikatan Keluarga Besar AIPON ini, kami Merasa Terharu dan Bersyukur, Karena sudah sekian lama tidak ada Himpunan Semacam Ini yang sudah  Mengangkat Nama Baik kedua desa tersebut,”ucapnya.


Didamping itu Tokoh Adat, Marsel Djagong juga menyampaikan semoga AIPON makin mempererat tali silaturahmi kedua desa ini serta mendorong Kaum Mudah Untuk terus berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan positif kedepannya.π€πˆππŽπ π‡π€πƒπˆπ‘


Turut Hadir Pada Kesempatan Itu,Sekdes Desa Aibura, Tana Puan Suku Mana,Tokoh Adat, Tokoh Masyarkat dan Seluruh Warga Masyarkat Desa Aibura.  (Thens Keytimu)




π€πˆππŽπ 𝐒erahkan Bantuan 𝐊ebutuhan 𝐁agi 𝐂lub 𝐆urita Merah Aibura

 

𝐒ikka,mwartapedia.com – Ketua Ikatan Keluarga Besar Aibura-Pogon (π€πˆππŽπ), Martinus Wodon yang didampingi Sekretaris dan Bendahara AIPON hadir dalam Rapat Persiapan Laga Final Bola Volley Gurita Merah di Desa Desa Aibura.


Seusai Mengikuti Rapat Persiapan, Ketua AIPON juga Menyerahkan Bantuan Dukungan Perlengkapan untuk Mendukung Laga Final  Club Bola Volley Gurita Merah di Desa Aibura, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (Sabtu,6/8/2022) 


Bantuan Dukungan Tersebut diserahkan langsung oleh Ketua AIPON, Martinus Wodon kepada Pelatih Club Gurita Merah, Charles Bronson.


Martinus Wodon mengatakan bahwa bantuan dukungan kebutuhan tersebut berupa logistik dan uang tunai untuk kelancaran team Gurita Merah Aibura dalam berlaga nanti.


“Rincian Bantuan yang diserahkan Berupa, Air Mineral 7 dos, 1 PAC Susu Beruang, 2 Bungkus  permen, 2 Papan Telur, Spanduk Gurita Merah 3×1/5 Lembar, Spanduk 2×1 yaitu I Lembar, Perlengkapan P3K dan Uang Tunai Sebesar Rp.380.000 Ribu Rupiah,”ungkapnya.


Ia menambahkan, bantuan tersebut dihimpun melalui sumbangan sukarela spontanitas dari Ikatan Keluarga Besar Aibura Pogon (AIPON) guna mendukung laga final falam Ini.


“Bantuan logistik tersebut, sebagai bentuk kepedulian dan Perhatian  ikatan Keluarga Besar AIPON yang tersebar di Kota Maumere dan juga yang berada di luar wilayah Kota Maumere”Tutur Martin Wodon.


Geradus Gewar, seorang Tana Puan/Tuan Tana menyampaikan limpah ucapan terima kasih kepada kehadiran AIPON yang sudah membantu dan mendukung  penuh kegiatan kemanusiaan ini baik suka maupun duka di desa Aibura ini


“Dengan kehadiran Ikatan Keluarga Besar AIPON ini, kami Merasa Terharu dan Bersyukur, Karena sudah sekian lama tidak ada Himpunan Semacam Ini yang sudah  Mengangkat Nama Baik kedua desa tersebut,”ucapnya.


Didamping itu Tokoh Adat, Marsel Djagong juga menyampaikan semoga AIPON makin mempererat tali silaturahmi kedua desa ini serta mendorong Kaum Mudah Untuk terus berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan positif kedepannya.π€πˆππŽπ π‡π€πƒπˆπ‘


Turut Hadir Pada Kesempatan Itu,Sekdes Desa Aibura, Tana Puan Suku Mana,Tokoh Adat, Tokoh Masyarkat dan Seluruh Warga Masyarkat Desa Aibura.  (Thens Keytimu)




Wakil Wali Kota Lantik 55 Pejabat di Lingkup Pemerintah Kota Kupang

Kupang,mwartapedia.com – Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man, Selasa (19/7) melantik dan mengambil sumpah jabatan sebanyak 55 orang pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Kupang, terdiri dari 37 pejabat administrator, 8 pejabat fungsional dan 10 Kepala Sekolah Dasar, bertempat di lantai 1 kantor Wali Kota Kupang. 

Wawali dalam sambutannya menyampaikan beberapa hal, diantaranya terkait masa jabatan yang tersisa 1 bulan tetapi masih melaksanakan pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Kupang. 

Hal tersebut dapat dilakukan karena sesuai undang-undang pilkada, Kepala Daerah melaksanakan pelantikan pejabat pada 6 bulan sebelum masa jabatan berakhir, namun menjadi istimewa pilkada berikutnya dilakukan secara serentak pada tahun 2024 atau 2 tahun yang akan datang, oleh karena itu pelantikan pejabat di lingkup Pemerintah Kota Kupang dapat dilaksanakan. 

Atas nama pemerintah, Wawali mengucapkan proficiat kepada para pejabat yang baru dilantik. Beliau berharap tugas dan tanggung jawab yang di berikan dapat dikerjakan dengan penuh keimanan dan amanah dalam melayani masyarakat. Semuanya akan bermuara pada kejujuran, ketulusan dan disiplin dalam bekerja. 

“Di akhir masa jabatan sebagai orang tua saya mau mengingatkan beberapa hal dalam melayani masyarakat antara lain; ikut aturan yang ada karena akan melindungi saudara dari segala masalah hukum, jagalah keimanan kita karena di situ terdapat sejumlah nilai dan norma untuk bekerja baik dan benar, serta dalam pemerintahan ada etika birokrasi yang harus di jaga, oleh karena itu jangan manfaatkan jabatan untuk sesuatu yang tidak baik tapi bekerjalah dengan tulus hati,” ungkap dr. Herman 

Menutup sambutannya Wawali berpesan bahwa dengan pelayanan yang baik maka citra pemerintah akan diterima secara baik dalam masyarakat. Bekerjalah secara akuntabel dan transparan dalam setiap tugas dan tanggung jawab. Ungkapan terima kasih disampaikannya kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota Kupang yang telah membantu Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam mengemban tugas hingga akhir masa jabatan nanti di bulan Agustus nanti. 

Adapun beberapa pejabat yang dilantik antara lain; Jafry Mozes Djami, S.Sos., sebagai Sekretaris Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang, Ebed Hobab Benhanan Jusuf, S.Pt., sebagai Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Kupang, Donatus Nama Samon, S.Sos., sebagai Lurah Tuak Daun Merah, Ricardo Zacharias Therik, sebagai Lurah Tode Kisar, Bugal Daniel Imanuel Bayang Mauta, S.Kom., sebagai Lurah Nunleu, Selmon March Victorio Mbura, S.Kom., sebagai Lurah Namosain, Konstantini A. G. R. Adam, SE., sebagai Lurah Naikoten 2, Ebenhaezer Daniel Kanadjara, SE., Lurah Nunhila, Dessyana Lourine Talluta, S.STP., M.Tr.I.P., sebagai Lurah Bakunase 2 serta sejumlah pejabat administrator, pejabat fungsional dan kepala sekolah di lingkup Pemerintah Kota Kupang.

Turut hadir Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy Priestley Funay, SE., M.Si., para Asisten Sekda Kota Kupang, para jajaran Pimpinan Perangkat Daerah Kota Kupang serta para rohaniwan pendamping dari keyakinan Islam, Katholik, Protestan. Bertindak selaku saksi, Kepala Bagian Organisasi Setda Kota Kupang, Meilan Sibuea, S.STP, M.Si., dan Sekretaris Dinas Kominfo Kota Kupang, Joseph Leonard Kale, ST., M.Si. 

 (PKP_chr/MI)




Wakil Wali Kota Lantik 55 Pejabat di Lingkup Pemerintah Kota Kupang

Kupang,mwartapedia.com – Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man, Selasa (19/7) melantik dan mengambil sumpah jabatan sebanyak 55 orang pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Kupang, terdiri dari 37 pejabat administrator, 8 pejabat fungsional dan 10 Kepala Sekolah Dasar, bertempat di lantai 1 kantor Wali Kota Kupang. 

Wawali dalam sambutannya menyampaikan beberapa hal, diantaranya terkait masa jabatan yang tersisa 1 bulan tetapi masih melaksanakan pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Kupang. 

Hal tersebut dapat dilakukan karena sesuai undang-undang pilkada, Kepala Daerah melaksanakan pelantikan pejabat pada 6 bulan sebelum masa jabatan berakhir, namun menjadi istimewa pilkada berikutnya dilakukan secara serentak pada tahun 2024 atau 2 tahun yang akan datang, oleh karena itu pelantikan pejabat di lingkup Pemerintah Kota Kupang dapat dilaksanakan. 

Atas nama pemerintah, Wawali mengucapkan proficiat kepada para pejabat yang baru dilantik. Beliau berharap tugas dan tanggung jawab yang di berikan dapat dikerjakan dengan penuh keimanan dan amanah dalam melayani masyarakat. Semuanya akan bermuara pada kejujuran, ketulusan dan disiplin dalam bekerja. 

“Di akhir masa jabatan sebagai orang tua saya mau mengingatkan beberapa hal dalam melayani masyarakat antara lain; ikut aturan yang ada karena akan melindungi saudara dari segala masalah hukum, jagalah keimanan kita karena di situ terdapat sejumlah nilai dan norma untuk bekerja baik dan benar, serta dalam pemerintahan ada etika birokrasi yang harus di jaga, oleh karena itu jangan manfaatkan jabatan untuk sesuatu yang tidak baik tapi bekerjalah dengan tulus hati,” ungkap dr. Herman 

Menutup sambutannya Wawali berpesan bahwa dengan pelayanan yang baik maka citra pemerintah akan diterima secara baik dalam masyarakat. Bekerjalah secara akuntabel dan transparan dalam setiap tugas dan tanggung jawab. Ungkapan terima kasih disampaikannya kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota Kupang yang telah membantu Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam mengemban tugas hingga akhir masa jabatan nanti di bulan Agustus nanti. 

Adapun beberapa pejabat yang dilantik antara lain; Jafry Mozes Djami, S.Sos., sebagai Sekretaris Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang, Ebed Hobab Benhanan Jusuf, S.Pt., sebagai Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Kupang, Donatus Nama Samon, S.Sos., sebagai Lurah Tuak Daun Merah, Ricardo Zacharias Therik, sebagai Lurah Tode Kisar, Bugal Daniel Imanuel Bayang Mauta, S.Kom., sebagai Lurah Nunleu, Selmon March Victorio Mbura, S.Kom., sebagai Lurah Namosain, Konstantini A. G. R. Adam, SE., sebagai Lurah Naikoten 2, Ebenhaezer Daniel Kanadjara, SE., Lurah Nunhila, Dessyana Lourine Talluta, S.STP., M.Tr.I.P., sebagai Lurah Bakunase 2 serta sejumlah pejabat administrator, pejabat fungsional dan kepala sekolah di lingkup Pemerintah Kota Kupang.

Turut hadir Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy Priestley Funay, SE., M.Si., para Asisten Sekda Kota Kupang, para jajaran Pimpinan Perangkat Daerah Kota Kupang serta para rohaniwan pendamping dari keyakinan Islam, Katholik, Protestan. Bertindak selaku saksi, Kepala Bagian Organisasi Setda Kota Kupang, Meilan Sibuea, S.STP, M.Si., dan Sekretaris Dinas Kominfo Kota Kupang, Joseph Leonard Kale, ST., M.Si. 

 (PKP_chr/MI)




Pemerintah Provinsi Mendukung Pelaksanaan Pesparani Nasional dan Pesparani Provinsi

kupang,mwartapedia.com – Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat menerima audiensi Pengurus  Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Provinsi NTT, Panitia Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Nasional, Panitia Pesparani Provinsi NTT, Vikaris Jenderal (Vikjen) Keuskupan Agung Kupang serta rombongan di ruang kerja Gubernur, Jumat (15/7).

Gubernur mengungkapkan Pemerintah Provinsi mendukung pelaksanaan Pesparani Provinsi dan Pesparani Nasional yang akan dilaksanakan di Kota Kupang.

“Pemerintah Provinsi pasti dukunglah. Diharapkan kegiatan bernuansa rohani yang dihadiri banyak orang dari seluruh Indonesia  ini dapat mendatangkan banyak manfaat bagi masyarakat NTT,”kata Gubernur Viktor dalam kesempatan tersebut.

Sementara itu, Ketua LP3KD Provinsi NTT, Fransiskus Salem dalam kesempatan tersebut menyampaikan bebagai hal dan kegiatan yang telah dilaksanakan untuk menyukseskan  pelaksanaan Pesparani Nasional dan Pespasrani Tingkat Provinsi NTT.

“Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi yang telah menganggarkan dana sebesar 3 miliar rupiah untuk kesuksesan  pelaksanaan Pesparani Nasional yang rencananya akan dilaksanakan 28 sampai 31 Oktober. Sementara Pesparani Tingkat Provinsi akan dilaksanakan dari tanggal 4 sampai dengan 9 September. Kami juga meminta kesediaan  Bapak Gubernur agar sudi kiranya dapat  melakukan komunikasi dengan pihak istana sehingga kegiatan Pesparani Nasional ini dapat dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo,” kata mantan Sekda NTT.

Selanjutnya Frans Salem menjelaskan untuk memeriahkan kegiatan Pesparani Nasional,  juga akan dilakukan kegiatan pameran produk UMKM.

“Kami akan melakukan kegiatan pameran produk UMKM di beberapa tempat sehingga para peserta dari berbagai provinsi di Indonesia  dapat menikmati hasil karya UMKM kita dan dapat dijadikan cinderamata saat kembali ke daerah mereka masing-masing,”jelas Frans Salem.

Ketua Panitia Pesparani Nasional, Jamaluddin Ahmad mengungkapkan panitia nasional terus bekerja  untuk memastikan kesuksesan penyelenggaraan kegiatan Pesparani Nasional di Kupang.

“Kami terus melakukan rapat-rapat koordinasi dengan berbagai pihak untuk kesuksesan penyelenggaraan kegiatan rohani ini. Kami juga telah bersurat kepada Wakil Presiden agar beliau juga  bisa hadir dalam kegiatan ini,”jelas mantan Ketua PBNU NTT ini.

Terkait permintaan untuk menghadirkan Presiden Joko Widodo, Gubernur Viktor mengungkapkan akan berupaya untuk melakukan komunikasi dengan pihak istana.

“Kita pasti akan upayakan untuk menghadirkan beliau. Semoga beliau tidak ada halangan  dan  berkenan hadir untuk membuka kegiatan ini,” jelas Gubernur Viktor.

Tampak hadir pada kesempatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT, Reginaldis Serang, Staf Khusus Gubernur, Imanuel Blegur, Vikjen Keuskupan Agung Kupang, RD Gerardus Duka, pengurus LP3KD NTT,jajaran panitia Pesparani Provinsi dan Pesparani Nasional dan pejabat dari Biro Pemerintahan Setda NTT. (Humas/MI)