Offroad Terbesar di NTT Segera Digelar di Kupang, Piala Bupati Kupang Jadi Rebutan

 

 

Kupang,nwartapedia.com  – Event offroad terbesar di Nusa Tenggara Timur (NTT) bertajuk Piala Bupati Kupang akan segera digelar di Sejahtera Land, Oetalu, mulai Jumat, 30 Mei hingga Minggu, 1 Juni 2025.

Acara spektakuler ini diselenggarakan oleh KAT-Sejahtera Offroad Land dan telah membuka pendaftarannya sejak beberapa waktu lalu.

Ketua Panitia, Rusdi Haryanto Sidin, menyampaikan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi hingga hari ini, bahkan peserta dari luar kota dan luar negeri seperti Timor Leste pun turut ambil bagian.

“Sudah beberapa minggu ini sirkuit telah diuji coba oleh peserta dari Timor Leste. Sirkuit ini terbagi menjadi tiga bagian, yaitu SS1, SS2, dan SS3. SS1 memiliki lahan terbuka dengan kubangan air dan belokan tajam. SS2 berada di bawah pepohonan seperti hutan dan memiliki rintangan yang lebih menantang, dan SS3 merupakan kombinasi dari keduanya,” jelas Rusdi.

Sementara itu, Ketua KAT, dr. Ari Wijana, menyebut bahwa event kali ini adalah yang paling fantastis dengan total hadiah mencapai Rp500 juta, ditambah voucher menarik dari para sponsor.

“Kami melihat lonjakan minat yang luar biasa. Ini menunjukkan gairah otomotif, khususnya offroad, makin tinggi di wilayah NTT,” ujar dr. Ari.

Acara ini akan secara resmi dibuka oleh Bupati Kupang pada Jumat, 30 Mei 2025, pukul 13.00 WITA.

Ketua Umum KADIN NTT sekaligus CEO Sejahtera Group, Bobby Lianto, yang juga merupakan pemilik dari Sejahtera Land, menjelaskan bahwa event ini adalah hasil kerja sama antara pihaknya dan komunitas KAT untuk mengembangkan minat otomotif di NTT.

“Setelah sukses menggelar Festival Salib Paskah, kami lanjutkan dengan event offroad ini. Ke depannya, juga akan digelar motor cross. Sirkuit akan terus ditingkatkan agar lebih menarik bagi penonton,” katanya.

Bobby juga menyampaikan kabar gembira bagi masyarakat. Event ini terbuka untuk umum dan gratis, tanpa biaya tiket masuk maupun parkir.

“Kami mengundang seluruh warga Kota Kupang, Kabupaten Kupang, dan sekitarnya untuk datang dan menyaksikan langsung acara ini secara gratis,” ajaknya.

Selain itu, dalam event ini juga akan diluncurkan produk terbaru dari Sejahtera Group, yakni perumahan Town House dua lantai tipe 50/90.

Rumah komersil modern minimalis ini ditawarkan dengan harga terjangkau, mulai dari Rp350 juta hingga Rp385 juta.

Program ini bahkan didukung oleh BPJS Ketenagakerjaan dan Bank BTN, memungkinkan pekerja swasta dan BUMN yang memiliki kartu BPJS TK untuk memiliki rumah hanya dengan Rp1 juta sebagai uang muka, serta cicilan jangka panjang 20-30 tahun dengan berbagai subsidi dan bebas biaya administrasi.

“Tentu unitnya terbatas. Jadi segera manfaatkan kesempatan ini,” tutup Bobby. ***




Jelang Hari Lingkungan Hidup Sedunia Gubernur NTT Himbau Semua Lapisan Terlibat Serentak Pilih Sampah

 

Kualng,nwartapedia.com  –  Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengimbau kepada seluruh pemerintah daerah di wilayah NTT, termasuk Lembaga vertikal, BUMN/BUMD dan OPD di lingkup Propinsi NTT untuk terlibat aktif melakukan kegiatan aksi bersih sampah plastik serentak pada Rabu, (4/6-2026) pukul 07.00 sampai selesai.

Dalam surat edaran Gubernur NTT nomor: BU.1003.4.1/03/BLHK/2025 menegaskan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup sedunia pada pada 5/6-2025 agar seluruh lapisan dan jajaran di wilayah propinsi Nusa Tenggara Timur melakukan aksi nyata serentak melakukan pilih sampah terutama sampah plastik secara bersama-sama.

Menanggapi Surat Edarahan ini, salah seorang warga pemukiman padat di RT24/RW 007 Kelurahan Oetete Kecamatan Oebobo Kota Kupang Yanti Lotte (38) menyatakan, mendukung surat edaran Gubernur NTT.

“Menurut saya ini sangat bagus sebagai warga NTT yang menetap di pusat ibu Kota Kupang mesti mendukung untuk kebaikan kita bersama, selain itu pula dengan ini bisa meningkatkan kesadaran kita sebagai warga,” ucapnya.

Hal sama juga dikatakan Frids Tnunay (44) sesama warga Kota Kupang dengan mengatakan, mementum Peringatan ini sangat bagus karena melibatkan semua elemen, urusan sampah harus semua bergerak, dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran manusia secara utuh akan pentingnya masalah lingkungan hidup yang mendorong tindakan nyata untuk tetap menjaga kelestarian alam.

“Sangat bagus karena melibatkan semua semua elemen di NTT secara serentak tetapi jangan hanya di Kota Kupang supaya aksi nyata serentak iniemberi kesadaran semua orang tetap menjaga alam lingkungan,” harapnya.

Dikatakannya Hari Lingkungan Hidup Sedunia merupakan momentum penting untuk mengingatkan seluruh elemen masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan hidup dan bertindak nyata mulaibsekarang guna menciptakan lingkungan bersih dan sehat.(goe)




Frans Sales: Digitalisasi dan Kolaborasi Jadi Kunci Transformasi Sarpras Olahraga NTT Sambut PON 2028

 

Kupang nwartapedia.com –  Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) terus melakukan berbagai terobosan dalam mempersiapkan diri sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 bersama Nusa Tenggara Barat (NTB).

Plt. Kepala UPTD Sarpras Olahraga Dispora NTT, Dr. Frans Sales, S.Pd., MM., menyampaikan sejumlah langkah strategis yang sedang ditempuh, mulai dari digitalisasi pengelolaan fasilitas hingga pelibatan komunitas lokal secara aktif.

Saat ditemui media pada Selasa (27/5), Frans menegaskan pentingnya modernisasi dalam pengelolaan sarana olahraga. Salah satu langkah konkret adalah penerapan sistem tiket dan parkir berbasis online.

“Digitalisasi ini penting agar sistem jadi transparan, efisien, dan akuntabel. Tiket bisa dibeli online, parkir bisa tercatat otomatis. Tidak ada lagi kebocoran,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pendekatan kolaboratif menjadi kunci keberhasilan pengelolaan fasilitas olahraga. UPTD tidak bekerja sendiri, tetapi menggandeng Dinas Perhubungan, komunitas lokal, hingga pelaku UMKM.

“Kami bukan mencari popularitas, tapi menggerakkan potensi yang sudah ada. Kolaborasi itu penting. Komunitas-komunitas yang sudah terbentuk kami libatkan agar semua merasa memiliki,” katanya.

Frans juga mengungkapkan bahwa pihaknya sedang mempersiapkan fasilitas olahraga agar dapat menyambut tamu dan atlet dari seluruh Indonesia pada ajang PON 2028.

“NTT akan menjadi tuan rumah pembukaan PON 2028. Ini momentum besar. Kita harus siapkan dengan sungguh-sungguh, dari infrastruktur hingga pelayanan masyarakat,” tambahnya.

Salah satu sumber pendapatan baru yang sedang dirancang adalah sistem retribusi parkir di area sarana olahraga.

“Sudah disiapkan. Roda dua Rp3.000, roda empat Rp5.000. Ini akan diajukan sebagai bagian dari kebijakan pendapatan daerah,” ujarnya.

Selain aspek teknis, Frans juga menekankan pentingnya peran sosial fasilitas olahraga sebagai ruang publik.

“Kita bukan hanya membangun stadion, tapi ruang interaksi sosial yang sehat. Kita harus ciptakan ekosistem olahraga yang ramah dan menyenangkan bagi masyarakat,” katanya.

Di tengah keterbatasan anggaran dan sumber daya, pihaknya tetap optimistis dan mengajak semua pihak untuk bekerja sama.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Mari kita gotong royong, pemerintah, masyarakat, media, semua elemen harus punya rasa tanggung jawab yang sama,” ujarnya menutup pernyataan. MI)




Pemprov NTT Beri Penghargaan dan Bonus Bagi Atlet dan Pelatih Berprestasi di PON XXI dan Peparpenas VIII 2024

 

Kupang,nwartapedia.com — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar acara penyerahan penghargaan dan bonus kepada para atlet peraih medali dan pelatih berprestasi yang tergabung dalam kontingen NTT pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI tahun 2024 di Aceh-Sumatera Utara dan Pekan Paralimpik Nasional (PEPARNAS) VIII 2024 di Solo, Jawa Tengah.

Acara tersebut berlangsung di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT pada Sabtu (24/5/2025).

Dalam sambutannya, Gubernur NTT menekankan bahwa prestasi yang diraih para atlet dan pelatih bukanlah hasil instan, melainkan buah dari kerja keras, disiplin, semangat juang tinggi, serta doa dan dukungan dari banyak pihak.

Pada PON XXI 2024, kontingen NTT berhasil meraih total 36 medali, terdiri dari 7 emas, 13 perak, dan 16 perunggu.

Sementara itu, dalam ajang PEPARNAS VIII 2024, para atlet paralimpik asal NTT menunjukkan prestasi membanggakan dengan perolehan 7 emas, 12 perak, dan 13 perunggu, total 32 medali.

“Prestasi ini tidak hanya membanggakan secara pribadi atau keluarga, tapi juga mengharumkan nama Nusa Tenggara Timur di tingkat nasional. Kalian semua adalah inspirasi bagi generasi muda NTT,” ujar Gubernur.

Pemerintah Provinsi NTT memberikan penghargaan dalam bentuk bonus kepada para atlet dan pelatih berprestasi.

Namun, Gubernur menyampaikan permohonan maaf karena nilai bonus tahun ini tidak sebesar PON sebelumnya akibat kondisi keuangan daerah.

“Kami berharap agar para atlet melihat nilai moral dan apresiasi dari penghargaan ini, bukan semata besaran nominalnya,” tegasnya.

Gubernur juga mengajak seluruh pihak, khususnya KONI dan pengurus cabang olahraga, untuk segera mempersiapkan diri menyambut PON XXII tahun 2028, di mana NTT akan menjadi tuan rumah bersama Provinsi NTB.

“Kita tidak hanya ingin menjadi tuan rumah yang baik, tetapi juga menjadi tuan rumah yang berprestasi,” tambahnya.

Pemerintah Provinsi bersama KONI dan pengurus cabang olahraga didorong untuk menggandeng sponsor dan mitra demi mendukung pembinaan dan persiapan atlet ke depan.

Di akhir sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam keberhasilan kontingen NTT.

Ia menutup dengan ajakan untuk terus membangun prestasi olahraga di NTT demi masa depan yang lebih maju, sehat, dan berkelanjutan.

“Mari Bangun Prestasi Olahraga NTT!” (MI)




Dr. Frans Sales: Bonus Atlet Bentuk Perhatian, Bukan Sekadar Nilai Uang

 

Kupang,nwartapedia.com — Plt. Kepala UPTD Sarana dan Prasarana Olahraga, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Nusa Tenggara Timur (NTT), Dr. Frans Sales, S.Pd., MM, menyampaikan pandangannya terkait pemberian penghargaan berupa bonus bagi atlet dan pelatih berprestasi yang mewakili Provinsi NTT pada PON XXI 2024 di Aceh-Sumatera Utara dan Peparpenas VIII 2024 di Solo, Jawa Tengah.

Dalam keterangannya, Dr. Frans menekankan bahwa penghargaan dalam bentuk bonus tidak semata-mata dinilai dari besarannya, tetapi dari makna perhatian dan motivasi yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi NTT kepada para pejuang olahraga.

“Jangan melihat jumlah uangnya. Lihatlah bentuk perhatian dan apresiasi dari pemerintah daerah sebagai nilai utama. Ini bukan sekadar bonus, tapi modal sosial yang membangkitkan semangat atlet dan pelatih untuk terus berlatih dan berprestasi,” tegasnya keoada media ini di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT pada Sabtu (24/5/2025).

Ia juga menjelaskan bahwa di bawah naungan Dispora NTT, telah berdiri lembaga pembinaan seperti Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar Daerah (PPLPD) serta Sekolah Keberbakatan Olahraga (SKO) yang menjadi pusat pelatihan atlet pelajar daerah.

Dr. Frans menjelaskan, kedua institusi ini menjadi sentra mandiri yang disiapkan untuk menghadapi PON XXII tahun 2028, yang akan digelar di NTT dan NTB.

“Walaupun kita berada dalam keterbatasan ekonomi, semangat untuk menyiapkan diri menghadapi PON 2028 terus dibangun. PPLPD dan SKO adalah bukti keseriusan kita dalam menyiapkan atlet masa depan,” ungkapnya.

Terkait teknis pemberian bonus, Dr. Frans menyatakan bahwa data penerima berada di bawah koordinasi langsung Dispora NTT dan menegaskan bahwa seluruh proses dilakukan dengan akurat dan transparan.

Tak lupa, ia mengajak seluruh masyarakat dan elemen terkait untuk turut serta memberikan dukungan dan apresiasi kepada para atlet.

“Prestasi olahraga adalah tanggung jawab bersama. Mari kita semua masyarakat, media, sponsor, dan pemerhati olahraga kut berperan aktif dalam membangun prestasi olahraga NTT,” ajaknya.

Dr. Frans juga menyebut bahwa kolaborasi adalah kunci untuk menyukseskan NTT sebagai tuan rumah bersama NTB di PON XXII 2028.

“Saya berharap seluruh pihak menyadari pentingnya membangun ekosistem olahraga yang sehat dan berkelanjutan demi kejayaan NTT di masa mendatang.,”pungkasnya.  (MI)




Ketua Taekwondo NTT Apresiasi Pemberian Bonus Atlet PON dan Peparpenas: Dorongan Semangat Menuju PON 2028

 

Kupang,nwartapedia.com — Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia (TI) Nusa Tenggara Timur, Fransisco Bernando Bessi, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas perhatian Pemerintah Provinsi NTT terhadap para atlet dan pelatih yang berprestasi dalam ajang PON XXI 2024 di Aceh-Sumatera Utara dan Peparpenas VIII 2024 di Solo, Jawa Tengah.

“Saya sebagai Ketua Taekwondo NTT sangat bangga kepada Pemerintah Provinsi, dalam hal ini Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, yang telah memberikan apresiasi dalam bentuk bonus kepada para atlet dan pelatih. Ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk bekerja dan berlatih lebih keras lagi,” ujar Fransisco saat diwawancarai usai acara penyerahan penghargaan yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT pada Sabtu (24/5/2025).

Ia menambahkan bahwa penghargaan tersebut bukan hanya bentuk perhatian pemerintah, tetapi juga pemacu semangat menjelang PON XXII tahun 2028 yang akan digelar di NTT dan NTB.

Dalam konteks itu, dirinya mengajak seluruh elemen masyarakat olahraga di NTT untuk mulai mempersiapkan diri dari sekarang, khususnya cabang olahraga taekwondo.

“Pak Gubernur sudah memberi kepastian bahwa NTT tetap menjadi tuan rumah PON 2028. Maka dari itu, kami dari Taekwondo Indonesia akan mempersiapkan diri secara maksimal agar bisa meraih prestasi tertinggi, yakni medali emas. Khususnya di Kota Kupang, kami ingin jadi lumbung atlet berprestasi,” tambahnya.

Terkait persiapan menghadapi PON 2028, Fransisco menyampaikan bahwa pihaknya tengah fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia pelatih dan dukungan penuh dari para orang tua atlet.

Ia mengklaim bahwa taekwondo menjadi salah satu cabang olahraga yang paling aktif menyelenggarakan turnamen dan event lokal di NTT.

“Dukungan orang tua sangat besar. Dan kami bangga bahwa dari semua cabang olahraga, taekwondo adalah salah satu yang paling konsisten mengadakan kompetisi. Hasilnya mungkin belum terlihat sekarang, tapi kami yakin apa yang ditanam hari ini akan kami panen dengan prestasi di masa mendatang,” ujarnya optimis.

Dengan semangat kolaborasi antara pengurus, atlet, pelatih, dan orang tua, Fransisco berharap taekwondo NTT dapat menjadi salah satu kekuatan utama dalam PON mendatang dan turut mengharumkan nama daerah di kancah nasional. (MI)




PSI NTT Siap Hadapi Pemilu Raya, Rekomendasikan Jokowi dan Kaesang sebagai Calon Ketum

 

Kupang,nwartapedia.com — Partai Solidaritas Indonesia (PSI) wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) menunjukkan kesiapannya menyambut Pemilu Raya internal partai yang akan digelar mulai 13 Juli 2025.

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua DPW PSI NTT, dr. Christian Widodo, dalam kegiatan Kopdarwil yang berlangsung di Kota Kupang, Minggu (18/5/2025).

Kegiatan yang dihadiri oleh 19 DPD dari seluruh kabupaten/kota di NTT ini membahas sejumlah agenda strategis, salah satunya adalah evaluasi dan rotasi kepengurusan di tingkat daerah.

“Beberapa DPD kami lakukan penyegaran struktur setelah melalui evaluasi pasca Pileg dan Pilkada. Ini penting agar pergerakan partai makin cepat dan efektif,” ujar dr. Christian.

Agenda utama lainnya adalah kesiapan DPW NTT dalam mengikuti Pemilu Raya PSI. Dalam forum tersebut, DPW PSI NTT resmi merekomendasikan dua nama untuk maju sebagai calon Ketua Umum PSI, yakni Presiden ke-7 RI Ir. H. Joko Widodo dan Ketua Umum petahana Kaesang Pangarep.

“Ini hasil suara dari DPD-DPD di NTT. Kami menilai kedua tokoh ini mewakili semangat perubahan dan keberlanjutan yang sejalan dengan nilai-nilai PSI,” jelasnya.

Pemilu Raya PSI akan dilaksanakan secara digital dan terbuka. Setiap anggota PSI yang memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) berhak memberikan suara secara langsung melalui platform online resmi partai.

“Nantinya anggota bisa memilih lewat handphone, dengan sistem yang aman dan transparan. Para calon ketum juga wajib menyosialisasikan visi dan program mereka, baik secara langsung maupun daring,” ungkap dr. Christian.

“Ini adalah bentuk demokrasi digital yang partisipatif dan progresif—sebuah terobosan dalam budaya politik tanah air.”tambahnya 

Tiga DPD yang tidak hadir dalam Kopdarwil adalah Kabupaten Sabu Raijua, Sumba Barat Daya, dan Lembata, karena pengurusnya masih dalam status Pelaksana Tugas (PLT).

Kopdarwil ini menjadi bukti nyata keseriusan PSI NTT dalam membangun partai yang solid, adaptif, dan terbuka dalam menghadapi dinamika politik ke depan. (MI)




DPW PSI NTT Gelar Kopdarwil, Dukung Calon Ketua Umum DPP PSI

 

Kupang,nwartapedia.com  –  Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar Kopi Darat Wilayah (Kopdarwil) pada hari Minggu, 18 Mei 2025, di Kota Kupang. Agenda utama Kopdarwil ini adalah konsolidasi pengurus se-NTT dan rekomendasi calon Ketua Umum DPP PSI.

Ketua DPW PSI NTT, dr. Christian Widodo, yang juga menjabat sebagai Wali Kota Kupang, menyampaikan pesan kepada seluruh pengurus untuk lebih kompak dan solid dalam menghadapi dinamika perpolitikan. “Kita akan menghadapi berbagai tantangan, tetapi dengan kesolidan kita bisa melewati segala rintangan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, dr. Christian Widodo juga mengingatkan kepada anggota DPRD PSI se-NTT untuk bekerja nyata untuk masyarakat NTT dan menjaga sikap serta tindakan yang sesuai dengan norma.

Dalam Kopdarwil tersebut, pengurus DPD se-NTT secara kompak mendukung dua calon Ketua Umum DPP PSI, yaitu Bapak Ir. Joko Widodo dan Mas Kaesang. Pengurus DPW dan DPD PSI se-NTT menganggap kedua sosok ini sebagai inspirasi perjuangan PSI dan telah berkontribusi banyak untuk partai.

“Kami percaya bahwa dua sosok yang luar biasa ini mampu membawa PSI ke depan semakin besar,” kata dr. Christian Widodo.

Dengan dukungan ini, diharapkan PSI dapat semakin solid dan kuat dalam menghadapi tantangan politik di masa depan. (MI)




Umat Stasi St. Agustinus Belo Mendapat Pelatihan Bantuan Hidup Dasar

 

Kupang,nwartapedia.com  – Puluhan Umat Stasi Santo Agustinus Bello Paroki Santo Fransiskus dari Assisi Kolhua Kota Kupang, Sabtu pagi 17 Mei 2025 mengikuti pelatihan tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD).

dr. Olly Shintamarito dari RSP Ben Boy Kupang selaku Ketua panitia sekaligus Seksi Bidang Kesehatan Dewan Pastoral Stasi (DPS) Stasi Bello pada kesempatan itu mengatakan, Pelatihan itu diperuntukan bagi umat awan di lingkungan stasi Bello yang merupakan utusan dari setiap Kelompok Umat Basis (KUB).

Dengan maksud agar setiap awam siapa saja bisa mengetahui sejak awal tentang pentingnya Bantuan Hidup Dasar ketika menghadapi orang yang mengalami musibah atau kejadian secara tiba-tiba (mendadak) yang tidak diduga yang menyebabkan henti jantung.

“Maka perlu setiap orang mengetahui langkah-langkah apa saja yang dilakukan pada saat pertolongan pertama kepada orang yang mengalami sakit atau musibah,” ujar dokter Olly.

Karena menurut dia, tindakan pertolongan pertama kepada seseorang dapat menyelamatkan nyawa orang yang mengalami henti jantung atau henti napas.

“Jadi BHD atau bantuan hidup dasar adalah tindakan pertolongan pertama yang dapat dilakukan oleh siapa saja, tanpa memerlukan pelatihan medis khusus, untuk mempertahankan fungsi vital tubuh hingga bantuan medis profesional tiba di lokasi kejadian,” tambah dokter Olly.

Sementara itu Dokter Anna Maria Toasu yang juga hadir pada kesempatan itu mengatakan, pelatihan ini penting bagi umat awam guna melatih awam (non nakes dan non medis ) agar dapat melakukan pertolongan pertama dan mengembalikan fungsi pernafasan dan atau sirkulasi pada seseorang yang mengalami henti nafas dan atau henti jantung.

“Tindakan ini dapat dilakukan siapa saja guna memastikan organ vital, seperti otak, jantung, dan paru-paru, tetap mendapatkan pasokan oksigen yang cukup. Ini penting karena kekurangan oksigen dalam waktu yang lama dapat menyebabkan kerusakan permanen atau kematian,” jelas Dokter Anna Maria.

Hal sama juga dikemukakan dr Komang dari RSP Ben Boy Kupang dalam materinya Basic Life Support (BLS) adalah serangkaian tindakan pertolongan pertama yang dilakukan untuk menyelamatkan nyawa seseorang yang mengalami henti napas, henti jantung, atau gangguan pernapasan dan sirkulasi.

“Bantuan Hidup Dasar sangat penting untuk dipelajari oleh masyarakat umum karena dapat memberikan kesempatan bagi korban untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih lanjut,” ucap dr Komang.

RD Toni Kobesi saat membuka kegiatan pelatihan atasnama Pastor Paroki Santo Fransiskus Assisi Kolhua mengharapkan agar semua peserta yang adalah utusan umat dari setiap KUB dapat memenfaatkan kesempatan itu guna mendapatkan tambahan pengetahuan bagaimna melakukan tindakan pertama membantu orang yang mengalami henti jantung karena suatu musibah.

“Ini kesempatan untuk mendapatkan pengetahuan bagaimana kita tangani pasian gawat darurat di awal musibah, apalagi beberapa kali ada umat yang pinsan saat misa berlangsung, tidak hanya itu tetapi nantinya bisa membantu masyarakat di lingkungan masyarakat sekitar kita,” pinta Romo Toni

Sambil menyampaikan terimakasih berlimpah atasnama pastor paroki untuk bidang III DPS Bello yang telah menginisiasi pelatihan itu, termasuk kesempatan dan kerelaan waktu dari para dokter dan tim medis lain untuk berbagi ilmu bersama umat di stasi Agustinus Bello, termasuk umat yang berkenan hadir.

Kegiatan itu hanya berlangsung sehari pada Sabtu pagi 17 Mei 2025 di aula Stasi Santo Agustinus Bello yang dihadiri 45 orang peserta.(goe)




KADIN NTT Minta Danantara Bawa Investasi ke NTT

 

Jakarta,nwartapedia.com  –  Dalam rangka meningkatkan perekonomian di Nusa Tenggara Timur (NTT), Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) NTT, Bobby Lianto, meminta dukungan dari Danantara untuk membawa investasi ke NTT.

Permintaan ini disampaikan dalam pertemuan dengan Chief Operating Officer (COO) Danantara, Doni Oskaria, di Hotel Aryaduta, Jakarta.

Bobby Lianto menjelaskan bahwa NTT memiliki potensi besar di berbagai sektor, termasuk kelautan, dengan komoditas seperti garam dan rumput laut.

Namun, ia juga menyebutkan bahwa NTT masih mengalami defisit besar akibat impor barang yang tinggi dan ekspor barang mentah yang rendah.

“Kami minta Danantara untuk membawa investasi ke NTT dan membantu meningkatkan perekonomian di daerah kami,” kata Bobby Lianto.

Doni Oskaria, COO Danantara, menyatakan bahwa perusahaan tersebut siap mendukung investasi di NTT dan berkolaborasi dengan KADIN NTT untuk meningkatkan perekonomian daerah.

Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan dapat meningkatkan investasi di NTT dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat.

KADIN NTT siap membantu memfasilitasi dan mendukung investasi yang masuk ke NTT. ***