25 Calon Entrepreneur NTT YES ikut Business Knowledge Tour ke Ghaura Chocolate & La Moringa

Kupang,nwartapedia.com  – Dalam rangkaian Program NTT YES (Nusa Tenggara Timur Young Entrepreneur School), Bank Indonesia bersama Kamar Dagang dan Industri (KADIN) NTT menyelenggarakan kegiatan bertajuk Business Knowledge Tour pada Selasa, 10 Juni 2025.

Program ini menjadi wadah bagi 25 peserta muda terpilih untuk belajar langsung dari pelaku UMKM lokal yang telah menembus pasar internasional.

Ketua Umum KADIN NTT, Bobby Lianto, memimpin langsung kunjungan yang bertujuan memperkenalkan potensi dan proses nyata dunia wirausaha di Nusa Tenggara Timur.

Kegiatan dimulai pada pukul 11.00 WITA dengan kunjungan ke Pabrik Coklat Ghaura.

Di sana, para peserta menyaksikan langsung proses produksi coklat, mulai dari pengolahan biji kakao, pencetakan, hingga pengemasan produk.

Pengalaman ini memberikan gambaran konkret mengenai industri pengolahan pangan berbasis komoditas lokal.

Usai kunjungan pabrik, peserta melanjutkan kegiatan dengan makan siang bersama di Cafe Ghaura Coklat.

Tidak hanya itu, Bobby Lianto juga mengajak rombongan untuk mengunjungi Excellent Spirit Christian School (ESCS) yang terletak tepat di samping kafe, guna menambah wawasan peserta terkait pengembangan sumber daya manusia di bidang pendidikan.

Perjalanan berlanjut ke destinasi terakhir, yaitu La Moringa, sebuah restoran sekaligus produsen produk lokal berbahan dasar kelor dan sorgum.

La Moringa telah melebarkan sayapnya dengan membuka cabang di Labuan Bajo dan Jakarta, serta mengekspor produknya ke berbagai negara seperti Amerika Serikat, China, Australia, Hong Kong, hingga Dubai.

Melalui kegiatan ini, Bobby Lianto berharap para peserta dapat memahami potensi besar yang dimiliki oleh UMKM lokal serta mendapatkan inspirasi untuk membangun bisnis sendiri di masa depan.

“Kami harapkan agar anak-anak ini melihat langsung proses setiap UMKM, dari pabriknya, pembuatan produknya, hingga penjualannya. Dengan begitu, mereka punya gambaran nyata ketika nantinya menjadi pengusaha,” ungkap Bobby.

Program Business Knowledge Tour menjadi bukti nyata komitmen KADIN NTT dan Bank Indonesia dalam mendorong pertumbuhan wirausaha muda di wilayah timur Indonesia. ***




KOLIMAKU Gelar Aksi Sosial “Pulang Kampung” di Wilayah Lio, Kabupaten Sikka

Sikka,nwartapedia.com  – 
Komunitas Lio Maumere Kupang (KOLIMAKU) kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun solidaritas dan kepedulian sosial dengan menggelar serangkaian kegiatan kemanusiaan bertajuk “KOLIMAKU Pulang Kampung” di Wilayah Lio, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.

KOLIMAKU merupakan organisasi kemasyarakatan yang dibentuk secara resmi sejak tahun 2011 atas inisiatif sejumlah warga asal Lio Maumere yang berdomisili di Kupang.

Berlandaskan asas kekeluargaan dan gotong royong, komunitas ini telah aktif dalam berbagai kegiatan sosial, baik di Kota Kupang maupun di kampung halaman mereka di wilayah Lio Maumere, khususnya di Kecamatan Paga, Mego, Tanah Wawo, dan Magepanda.

Dalam kegiatan “KOLIMAKU Pulang Kampung” tahun 2025 ini, berbagai program sosial dan edukatif dilaksanakan untuk menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Kegiatan ini juga bertujuan sebagai sarana untuk memotret persoalan riil masyarakat guna disampaikan sebagai masukan kepada pemerintah daerah untuk intervensi kebijakan dan program yang lebih tepat sasaran.

Kegiatan ini berlangsung pada 6 dan 7 Juni 2025 dengan sejumlah agenda utama, antara lain:

1. Seminar Pertanian Modern Menuju Kemandirian Pangan

Bertempat di SMK St. Markus, Desa Paga, seminar ini diikuti oleh 100 peserta yang terdiri dari perwakilan siswa SMA/SMK (SMAK Alvares Paga, SMAN Roledelu, dan SMK St. Markus), kelompok tani dari tiga kecamatan, serta utusan Karang Taruna desa. Seminar menghadirkan narasumber Dr. Agustinus Paga (Dosen Politeknik Pertanian Negeri Kupang) dan Gabriel Wae, SPt (praktisi pertanian dan peternakan modern).

2. Pembagian Bibit Padi dan Jagung

Sebanyak 10 kelompok tani menerima bantuan benih unggul berupa Padi Inpari, Jagung Komposit Lamuru, dan Sorgum sebagai upaya mendorong produktivitas pertanian lokal.

3. Pengobatan Gratis

Kegiatan pengobatan gratis dilaksanakan di tiga lokasi: Desa Renggarasi, Kecamatan Tanah Wawo (78 pasien), Desa Wolowona, Kecamatan Paga (71 pasien), Desa Ratekalo, Kecamatan Mego (127 pasien)

4. Sosialisasi Pendidikan Tinggi dan Pencegahan Stunting

Disampaikan kepada siswa kelas 3 SMA/SMK dan masyarakat umum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan dan kesehatan keluarga.

Kegiatan ini melibatkan seluruh pengurus dan panitia KOLIMAKU, tokoh masyarakat, kepala desa, camat, dan masyarakat setempat.

Seremonial pembukaan dilangsungkan secara resmi oleh Staf Ahli Setda Kabupaten Sikka dan turut dihadiri oleh Ketua Umum KOLIMAKU Getrudis Novyanti Wora, SH; Wakil Ketua Hendrikus Laka; Sekretaris Goris Mbete, SE; Penasehat Frans Tola, ST; serta atase KOLIMAKU di Sikka, Alex Suki.

Ketua Panitia, Gabriel Wae, SPt, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata solidaritas warga diaspora Lio Maumere di Kupang terhadap tanah leluhurnya.

Ia berharap aksi semacam ini dapat menjadi inspirasi untuk terus menumbuhkan kepedulian lintas daerah dan lintas generasi.

Tentang KOLIMAKU

Saat ini KOLIMAKU telah terdaftar resmi memiliki 78 kepala keluarga anggota dari tiga kelompok arisan: Arisan Paga, Arisan Tanah Wawo, dan Arisan Ikatan Keluarga Mego.

Kegiatan yang telah dilakukan meliputi bedah rumah, penghijauan, bakti sosial, serta bantuan untuk rumah ibadah.

Dengan semangat kebersamaan yang kokoh, KOLIMAKU terus membuktikan bahwa ikatan kekeluargaan bisa menjadi kekuatan besar untuk membangun masyarakat, baik di perantauan maupun di kampung halaman. ***




Bakti Nusa Tenggara Distribusikan 46 Sapi dan 151 Kambing Kurban di NTT Tahun 2025

 

 

Kupang,nwartapedia.com  — Koordinator Bakti Nusa Tenggara (BNT), Joko A. Susilo, menyampaikan bahwa kegiatan kurban tahunan yang dilaksanakan oleh lembaga tersebut kembali digelar secara masif di berbagai kabupaten dan kota di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hal ini disampaikannya kepada media ini di Pondok Pesantren Batakte pada Kamis (6/6/2025).

Menurut Joko, sejak tahun 2012 hingga 2025, BNT secara konsisten menggelar kurban setiap tahun, dengan dukungan donatur perorangan maupun lembaga nasional.

Untuk tahun ini, BNT berhasil menghimpun dan mendistribusikan 46 ekor sapi dan 151 ekor kambing ke delapan kabupaten/kota, yakni Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan (TTS), Malaka, Belu, Flores Timur, Lembata, dan Ende.

“Untuk Kota Kupang sendiri, kami targetkan penyembelihan sebanyak 12 ekor sapi dan sekitar 130 ekor kambing. Hewan kurban ini akan didistribusikan ke seluruh kelurahan di Kota Kupang, masing-masing kelurahan menerima sekitar 20 paket daging, dengan jumlah per paket antara 60 hingga 100 sesuai data kebutuhan yang kami terima,” jelas Joko.

Ia juga menambahkan bahwa semua hewan kurban diproses dan dikemas dalam bentuk paket daging siap distribusi.

Untuk efisiensi dan koordinasi, pelaksanaan penyembelihan hewan di Kabupaten Kupang dan Kota Kupang digabung di satu lokasi.

“Distribusi dilakukan terpusat di sini, agar lebih mudah dikoordinasikan. Data-data dari masing-masing wilayah kami kumpulkan dan kami informasikan kepada perwakilan untuk mengambil jatah masing-masing sesuai jadwal yang telah ditentukan,” katanya.

Joko menjelaskan, pelaksanaan kurban oleh BNT biasanya berlangsung selama empat hari.

Hari Kamis (6/6) menjadi hari pertama penyembelihan, dan akan berlanjut hingga hari Senin.

“Hari ini kami targetkan 12 sapi dan seluruh kambing yang sudah terdata rampung dipotong. Tapi biasanya masih ada tambahan hewan hingga hari terakhir, jadi kami standby untuk penyesuaian dan penambahan kuota,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa penggalangan dana untuk kurban dilakukan melalui donasi terbuka oleh yayasan, serta dukungan dari berbagai lembaga mitra seperti Human Initiative (pusat Jakarta), Easy One Indonesia, dan beberapa lembaga sosial lainnya.

Terkait jumlah hewan kurban dibandingkan tahun sebelumnya, Joko menyatakan masih dinamis.

“Tahun lalu total sapi yang terkumpul 54 ekor, sedangkan tahun ini baru 46. Untuk kambing, tahun lalu mencapai 200 ekor, saat ini baru 151. Namun angka ini bisa terus bertambah hingga hari terakhir,” ujarnya.

Penyaluran daging kurban oleh BNT juga dilakukan secara merata, bukan hanya melalui masjid, tetapi juga langsung ke kantor kelurahan dan desa berdasarkan permintaan dan data pengajuan dari masyarakat.

Kegiatan tahunan ini menjadi bentuk nyata kepedulian sosial dari Bakti Nusa Tenggara dan para donatur, dengan harapan memperkuat solidaritas dan semangat berbagi di tengah masyarakat NTT.




Program Bangun Karya Resmi Ditutup: Kolaborasi BPOM, Pemprov NTT, dan Bentoel Group Perkuat UMKM Daerah

 

Kupang nwartapedia.com  –  Program Bangun Karya, hasil kolaborasi antara Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Bentoel Group, resmi ditutup dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT, Kupang.

Program yang merupakan bagian dari kampanye keberlanjutan Bangun Bangsa ini telah berjalan sejak Mei 2024 dan berhasil memberikan pendampingan intensif kepada 10 pelaku UMKM di sektor pangan olahan, kosmetik, dan obat tradisional.

UMKM binaan tersebar di empat kabupaten/kota prioritas: Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, dan Alor.

Salah satu capaian utama dari program ini adalah pembangunan rumah produksi sesuai standar Good Manufacturing Practices (GMP), yang mempercepat proses perizinan dari BPOM RI. Selain itu, lebih dari 300 warga dan pelaku usaha mikro telah mendapatkan edukasi tentang penerapan praktik produksi yang baik.

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kontribusi sektor swasta dan regulator nasional dalam penguatan ekonomi lokal.

“Program ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat mampu menjawab tantangan konkret di lapangan. Kita mulai dari desa, dari pelaku UMKM kecil, untuk membangun NTT yang berdaya saing dan siap menghadapi pasar global,” ujar Gubernur Melki.

“Semangat ini sejalan dengan program One Village, One Product (OVOP) yang baru kami luncurkan sebagai bagian dari transformasi ekonomi desa.”

Plh. Kepala BPOM RI, Irjen Pol. Dr. Jayadi, menegaskan bahwa lembaganya berkomitmen mendorong pelaku usaha kecil untuk patuh terhadap regulasi, sekaligus tumbuh secara berkelanjutan.

“Legalitas bukan hanya soal izin, tapi juga jaminan mutu bagi masyarakat. BPOM sangat mendukung inisiatif seperti Bangun Karya yang mampu meningkatkan kapasitas UMKM secara nyata,” ujarnya.

Sementara itu, Head of Corporate and Regulatory Affairs Bentoel Group, Dian Widyanarti, menyampaikan bahwa keterlibatan sektor industri dalam pembangunan UMKM adalah bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan.

 “Melalui Bangun Karya, kami ingin memastikan bahwa pelaku UMKM di wilayah seperti Nusa Tenggara Timur memiliki kesempatan yang setara untuk berkembang. Program ini kami rancang tidak hanya untuk mendidik, tetapi juga membekali secara praktis, termasuk pendampingan fasilitas produksi sesuai standar BPOM,” tutur Dian.

Ia juga menyampaikan harapan agar pemerintah terus mendukung keberlanjutan industri tembakau yang menurutnya memiliki kontribusi besar terhadap ekonomi nasional, penyerapan tenaga kerja, serta pengembangan ekonomi kerakyatan.

Acara penutupan diwarnai dengan penayangan dokumentasi perjalanan program, pemberian apresiasi kepada 10 UMKM terbaik, serta sesi ramah tamah antara para pemangku kepentingan. Program Bangun Karya diharapkan dapat menjadi model kolaborasi lintas sektor dalam pemberdayaan UMKM berbasis inovasi dan regulasi di berbagai daerah Indonesia. (MI)




Gubernur NTT: Bangun Karya Jadi Contoh Kolaborasi UMkM, Saatnya NTT Produksi dan Konsumsi Sendiri

 

Kupang,nwartapedia.com  – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pemberdayaan UMKM lokal, dalam sambutannya pada acara penutupan Program Bangun Karya.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Plh. Kepala BPOM RI Irjen Pol. Dr. Jayadi, jajaran Pemprov NTT, Bupati Alor, TTS, TTU, Kabupaten Kupang, Sekda Kota Kupang, serta berbagai pemangku kepentingan daerah dan nasional.

Gubernur Melki menyampaikan bahwa ide awal program ini sudah ia dorong sejak masih menjadi anggota DPR RI. Kini sebagai gubernur, ia merasa bersyukur karena sinergi antara BPOM RI, Pemprov NTT, dan Bentoel Group berhasil diwujudkan dan memberikan dampak konkret bagi penguatan UMKM di daerah.

“60% dari PDB nasional berasal dari UMKM, dan mereka menyerap 97% tenaga kerja Indonesia. Ini luar biasa. UMKM tetap jalan, meski terkendala infrastruktur, regulasi, akses permodalan, dan SDM,” ungkap Gubernur Melki.

Ia menyebut bahwa program ini hanyalah awal. Dengan dukungan pemerintah pusat dan kepala daerah, ia optimis bahwa inisiatif serupa akan diperluas, termasuk dalam sektor air minum dalam kemasan, produk lokal, dan pangan olahan.

 “Kami ingin setiap kabupaten punya produk air minum sendiri. Daripada beli dari luar, lebih baik produksi sendiri, pakai sendiri. Kalau perlu, kita dirikan pabrik plastik di sini,” tambahnya.

Dalam sambutannya, Gubernur juga mengungkap fakta menarik dari data Bank Indonesia bahwa NTT mengalami defisit perdagangan hingga Rp51 triliun karena konsumsi barang dari luar. Namun, menurutnya, angka ini justru membuka peluang substitusi produk dari dalam NTT sendiri.

 “Air mineral, makanan, kosmetik, obat tradisional—semua bisa kita produksi di sini. Kita bisa ambil 10% saja dari nilai impor barang itu, putar Rp5 triliun ke ekonomi lokal. Itu sudah sangat berdampak,” jelasnya.

Gubernur Melki juga menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi NTT pada triwulan pertama 2025 justru meningkat meski ada efisiensi belanja publik, berkat pertumbuhan sektor pertanian dan usaha lokal. Ia menyebutnya sebagai bukti bahwa ekonomi rakyat bisa tumbuh tanpa hanya bergantung pada belanja pemerintah.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa Bank NTT akan menyalurkan tambahan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp1 triliun yang akan disalurkan ke UMKM daerah untuk mendukung program One Village, One Product (OVOP) yang baru saja diluncurkan. Pendampingan akan terus dilakukan untuk menghindari kredit macet.

“Kita pastikan semua desa dan kelurahan punya produk unggulan. Jangan lagi kita tergantung dari luar. Kita produksi sendiri, beli sendiri, dan pakai sendiri. Itu ekonomi berdaulat,” tegas Gubernur.

Program Bangun Karya sendiri telah mendampingi 10 UMKM terpilih di Kota Kupang, Kabupaten Kupang, TTS, TTU, dan Alor, dan membangun rumah produksi berstandar BPOM. Selain itu, lebih dari 300 warga telah mendapatkan edukasi soal keamanan produk dan regulasi usaha.

Acara penutupan turut dimeriahkan dengan pameran produk, penyerahan penghargaan kepada UMKM, serta diskusi ringan antara peserta dan tokoh lintas sektor. (MI)




BPJS Kesehatan Kupang Sosialisasikan Program JKN Berkualitas demi Indonesia Sehat

 

Kupang,nwartapedia.com  — BPJS Kesehatan Cabang Kupang menggelar kegiatan Media Gathering dengan tema “JKN untuk Semua: BPJS Kesehatan Berkualitas Wujudkan Indonesia Semakin Sehat” yang berlangsung di Aula Kantor BPJS Kesehatan Kupang, Rabu (4/6/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kupang, Ario Trisaksono, dan dihadiri oleh perwakilan media massa lokal.

Dalam paparannya, Ario menekankan pentingnya partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam mendukung keberlanjutan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Program JKN adalah bentuk gotong royong sesama peserta. Ketika satu orang sakit, maka biaya perawatannya dibantu oleh ribuan peserta aktif lainnya. Itulah esensi solidaritas sosial yang menjadi dasar program ini,” jelas Ario.

Ario juga menjelaskan bahwa berdasarkan regulasi yang berlaku, termasuk Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018, pemberi kerja memiliki kewajiban mendaftarkan seluruh pekerjanya ke dalam program JKN dan membayar iuran sesuai ketentuan.

“Kami mengingatkan kepada pemberi kerja untuk tidak hanya memotong gaji karyawan, tetapi juga menyalurkan iurannya ke BPJS Kesehatan. Hal ini penting agar peserta bisa tetap mendapatkan layanan kesehatan saat dibutuhkan,” tambahnya.

Selain menjelaskan struktur pembiayaan, Ario juga memaparkan berbagai kemudahan yang kini tersedia bagi peserta, seperti fitur pindah Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) secara daring melalui aplikasi Mobile JKN, serta program cicilan tunggakan iuran bagi peserta mandiri.

BPJS Kesehatan juga menyediakan bantuan berupa penggantian alat bantu kesehatan seperti kacamata, alat bantu dengar, dan gigi tiruan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam sesi tanya jawab, Ario menegaskan bahwa BPJS Kesehatan terus memperbaiki kanal pengaduan dan respons terhadap keluhan peserta.

Ia meminta masyarakat untuk segera melaporkan setiap kendala layanan agar dapat segera ditindaklanjuti.

“Kami tidak bisa bertindak jika laporan tidak masuk ke sistem kami. Maka kami minta bantuan masyarakat agar proaktif,” tegasnya.

Melalui Media Gathering ini, BPJS Kesehatan juga berharap bisa menjalin sinergi dengan insan pers dalam menyebarluaskan informasi yang benar tentang program JKN kepada masyarakat.

“Kami berharap teman-teman media dapat menjadi mitra strategis dalam mendidik masyarakat agar memahami hak dan kewajiban mereka sebagai peserta JKN,” tutup Ario.




Inflasi NTT Mei 2025 Terkendali, Kota Kupang Terendah dan TTS Tertinggi

 

Kupang,nwartapedia.com — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Timur merilis data resmi inflasi untuk bulan Mei 2025 dalam konferensi pers yang berlangsung di Aula Kantor BPS NTT, Senin (2/6).

Kepala BPS NTT, Matamira B. Kale, menyampaikan bahwa inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) di Provinsi NTT tercatat sebesar 1,60 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 107,63.

Dalam paparannya, Matamira menjelaskan bahwa Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) mencatat inflasi tertinggi sebesar 3,59 persen (IHK 109,78), sedangkan Kota Kupang mengalami inflasi terendah yakni 0,71 persen (IHK 106,56).

“Secara umum, tingkat inflasi di NTT pada Mei 2025 masih terkendali. Namun, tetap perlu perhatian terhadap beberapa komponen yang menunjukkan tekanan harga signifikan,” ujar Matamira.

Inflasi y-on-y Mei 2025 dipicu oleh naiknya harga pada 9 dari 11 kelompok pengeluaran utama.

Kenaikan tertinggi terjadi pada:

Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 8,46 persen

Kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 2,57 persen

Kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 2,00 persen

Kelompok pendidikan sebesar 1,46 persen

Kelompok kesehatan sebesar 1,05 persen

Kelompok lain yang juga mengalami peningkatan meski lebih rendah adalah:

Pakaian dan alas kaki (0,58%)

Perlengkapan dan pemeliharaan rutin rumah tangga (0,36%)

Perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga (0,09%)

Rekreasi, olahraga, dan budaya (0,08%)

Sementara itu, dua kelompok mencatat penurunan harga, yaitu Transportasi mengalami deflasi sebesar 0,42 persen dan Informasi, komunikasi, dan jasa keuangan turun sebesar 0,18 persen

Selain inflasi tahunan, BPS juga mencatat bahwa NTT mengalami deflasi month-to-month (m-to-m) sebesar 0,40 persen pada Mei 2025.

Namun secara kumulatif sejak Januari, Provinsi ini mencatat inflasi year-to-date (y-to-d) sebesar 1,16 persen.

Matamira menegaskan bahwa data ini penting sebagai landasan evaluasi dan pengambilan kebijakan, khususnya dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

“Kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat sangat diperlukan agar tekanan inflasi tetap dapat dikendalikan, terutama menjelang periode konsumsi tinggi,” pungkasnya. (MI)




Bupati Kupang Resmi Tutup Ajang Offroad KAT-Sejahtera Land 2025

 

Kupang, nwartapedia.com — Ajang offroad bergengsi “KAT-Sejahtera Land Offroad Competition 2025” resmi ditutup pada Minggu (25/1/2025) oleh Bupati Kupang, Yosef Lede, yang hadir langsung untuk menyerahkan Piala Bupati Kupang kepada para pemenang.

Penutupan ini menjadi puncak dari tiga hari kompetisi penuh tantangan, semangat, dan antusiasme masyarakat yang luar biasa.

Dalam sambutannya, Bupati Yosef Lede mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan kegiatan yang berlangsung aman dan lancar.

“Tiga hari ini, puji Tuhan, saya dengar tidak ada kecelakaan atau tawuran. Semua berjalan dengan baik semata-mata karena kemurahan Tuhan,” ujarnya disambut tepuk tangan meriah dari peserta dan masyarakat yang memadati arena offroad.

Bupati juga memberikan apresiasi khusus kepada panitia penyelenggara, termasuk Bobby Lianto yang berperan besar sebagai tokoh penggerak kegiatan ini.

Menurutnya, ajang seperti ini bukan hanya sebatas olahraga, melainkan juga hiburan masyarakat dan penggerak ekonomi lokal.

“Di Kabupaten Kupang, hiburan sangat ditunggu. Saya lihat dengan kejuaraan ini, UMKM hidup, ekonomi bergerak, dan masyarakat bersukacita. Ini hiburan luar biasa,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bupati Yosef menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kupang dalam mendukung kegiatan serupa di masa depan.

Ia bahkan menyebut agenda olahraga lainnya seperti road race dan grasstrack yang akan digelar dalam waktu dekat.

“Kalau ditanya apakah saya, Bupati Kupang, mendukung kegiatan seperti ini? Saya jawab: mau bikin berapa kali pun, kita siap,” tegasnya.

Penutupan ajang ini sekaligus menjadi bukti bahwa Kabupaten Kupang siap menjadi tuan rumah berbagai event olahraga berskala besar.

Menurut Bupati, keberhasilan kompetisi ini bisa menjadi tolok ukur penyelenggaraan event otomotif lainnya.

“Ini bisa jadi barometer. Hadiahnya besar, penyelenggaraannya sukses, dan pesertanya pecahkan rekor,” ujarnya.

Kegiatan yang mendapat pengamanan ketat dari pihak kepolisian ini juga turut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, perwakilan dari Timor Leste, dan komunitas offroader dari berbagai daerah.

Bupati menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak, termasuk kemungkinan kerja sama internasional ke depannya.

“Saya yakin ini bukan yang terakhir. Semoga ke depan kita bisa lebih besar, lebih ramai, dan lebih berdampak,” tutupnya sembari meresmikan penutupan Kejuaraan Offroad KAT-Sejahtera Land 2025.

Sementara itu, tokoh otomotif NTT sekaligus Dewan Pembina Offroad KAT-Sejahtera Land, Bobby Lianto, juga menyampaikan rasa bangganya atas kelancaran dan kesuksesan acara ini.

“Hari ini merupakan kehormatan bagi kita semua karena Piala Bupati Kupang bisa diserahkan langsung oleh Bapak Bupati sendiri. Ini dukungan luar biasa dari pemerintah daerah,” ujar Bobby.

Ia juga menyoroti antusiasme generasi muda dalam dunia offroad. Salah satunya adalah Rivan, offroader muda yang tampil menonjol dalam kompetisi ini.

“Saya senang melihat anak-anak muda mulai terlibat. Kami dari pembina siap mendukung penuh. Mau buat sirkuit baru? Alat berat kami siapkan, tanpa biaya. Event rutin? Kami siap bantu pembiayaan,” ungkap Bobby dengan penuh semangat.

“Tidak ada insiden besar. Mobil terbalik adalah bagian dari serunya offroad. Tapi semua tetap aman, semua luar biasa. Terima kasih kepada semua panitia dan offroader atas sportivitas dan semangat tinggi,” pungkas Bobby Lianto. (MI)




Ribuan Umat Paroki Kolhua Kota Kupang Menutup Bulan Maria Dengan Perarakan dan Misa.

 

Kupang,nwartapedia.com  –  Ribuan umat Katolik Paroki Santo Fransiskus dari Assisi Kolhua Keuskupan Agung Kupang berjubel penuh khidmat dan sukacita, menutup Bulan Maria melalui prosesi mengarak Arca Bunda Maria menuju tempat perayaan misa penutupan Bulan Maria Sabtu sore, 31 Mei 2025.

Prosesi diawali dengan arak-arakan kendaraan roda dua dan empat diikuti mobil yang membawa Patung Bunda Maria yang telah dihiasi kain tenunan adat dari Kapela Santo Agustinus Bello menuju gua Maria di Kapela Santo Paulus Bello dengan menempuh jarak sekitar tiga (3) km.

Beberapa ratus meter sebelum tiba di tempat ditahtahkan, ribuan umat sudah menunggu dalam khusuk berdoa.

Di sana Arca Bunda Maria diturunkan dari mobil pick up kemudian diusung oleh tidak lebih dari sepuluh orang bapak berbusana adat, mengusung Arca Bunda Maria diiringi lantuman lagu Maria dan doa khusuk menuju Kapela Santu Paulus untuk dilakukan Misa penutupan Bulan Rosario.

Dalam barisan perarakan itu, selain umat amam juga turut berbaur bersama umat para Suster, frater dan Pastor Paroki santo Fransiskus Assisi Kolhua RD Dus Bone dan Pastor rekan RD Toni Kobesi bersama Ketua DPP Adrianus Ceme juga Ketua Stasi Bello Don Manehat yang dikawal ketat Anggota Babinkamtibmas Kelurahan Bello dari Polsek Maulafa Kota Kupang 

RD Dus Bone diawal perayaan misa menyatakan devosi terhadap Bunda Maria boleh dibilang penuh sukacita berawal dari melantumkan doa bersama di Gua Maria Oebello di awal Bulan Mei 2025 hingga menutup peryaan bersama di gua Maria Bello. 

“Dari Oebelo menuju Bello menimba air kehidupan iman bersama Bunda Maria paling tidak itulah perjalan iman bersama Bunda Maria umat Separoki Santo Fransiskus dari Assisi Kolhua dalam memaknai bulan Maria 2025 selain saling mengunjungi berdoa dari rumah ke rumah,” ucap Romo Dus 

Sementara itu Romo Toni Kobesi pastor rekan Paroki Fransiskus Assisi Kolhua dalam kotbahnya juga menyinggung soal peran besar Bunda Maria dalam kehidupan iman Katolik.

Bunda Maria sejak awal menanggapi tawaran Allah dengan kesetian, ketaatan, ketekunan serta kerendahan hati untuk menerima kehendak Allah mengandung dan melahirkan Sang Penebus Yesus Kristus, 

“Ada ungkapan bahwa, surga ada di telapak kaki ibu, bila demikian bagaimana dengan doannya, sehingga, penghormatan terhadap Bunda Maria bagi Iman Katolik tidak terlepas dari penghormatan kepada Yesus Kristus. Per Mariam Ad Jesum Kepada Yesus dengan Perantaraan Maria, kita menuju Yesus melalui Bunda Maria,” ujar RD Toni.

Ketua Stasi Santo Agustinus Bello Donatus Manehat mengatakan, Umat Katolik menghormati Bunda Maria dan melakukan devosi dengan berdoa kepada-Nya, seperti berdoa Rosario, ziarah ke tempat suci Maria, dan meneladani hidup Bunda Maria, semua ini dilakukan dengan tujuan untuk lebih mendekatkan diri kepada Yesus melalui Bunda Maria.

“Ad Jesum per Mariam merupakan ungkapan Latin yang berarti “Melalui Maria, kita sampai pada Yesus, ungkapan ini menekankan peran Bunda Maria sebagai jalan atau media yang digunakan untuk mencapai Yesus,” ungkap Manehat. Usai perayaan misa, unat bersama mendaraskan doa Novena Roh Kudus..(goe)




Gubernur NTT Lounching Dua Buku Reflektif: “Gerak Langkah Pemimpin” dan “Menjahit Asa Pemimpin Flobamorata”

 

Kupang,nwartapedia.com  — Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melkiades Laka Lena, secara resmi meluncurkan dua buku penting yang merekam perjalanan awal kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Johni, dalam sebuah acara yang berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur NTT pada Jumat (30/5/2025).

Dua buku yang diluncurkan tersebut masing-masing berjudul “Gerak Langkah Pemimpin di Bumi Flobamorata: 100 Hari Kerja Melki-Johni di Provinsi NTT” dan “Menjahit Asa Pemimpin Flobamorata Menuju NTT Center: Aneka Peristiwa Kunjungan Kerja Melki-Johni di 22 Kabupaten/Kota se-NTT”.

Dalam kata sambutannya, Gubernur Melkiades Laka Lena menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kerja kolektif seluruh elemen pemerintahan, masyarakat, dan tim penulis yang terlibat dalam dokumentasi ini.

“Peluncuran dua buku ini bukan semata bentuk laporan kinerja, tetapi lebih sebagai bentuk pertanggungjawaban moral dan narasi optimisme untuk masa depan NTT. Buku ini mencerminkan semangat kerja bersama, transparansi, dan keberanian untuk menjahit harapan di seluruh Flobamorata,” ujar Gubernur Melki.

Buku “Gerak Langkah Pemimpin” merangkum refleksi 100 hari pertama kerja kepemimpinan Melki-Johni yang penuh dinamika, mulai dari penataan birokrasi, penguatan pelayanan publik, hingga program strategis lintas sektor.

Sementara itu, “Menjahit Asa Pemimpin Flobamorata” menghadirkan kisah-kisah inspiratif dari berbagai titik kunjungan kerja di 22 kabupaten/kota yang menunjukkan kedekatan pemimpin dengan rakyat serta arah transformasi menuju NTT sebagai pusat pertumbuhan baru di kawasan timur Indonesia — yang disebut sebagai NTT Center.

Acara peluncuran ini dihadiri oleh Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, dan perwakilan pemuda dari berbagai daerah di NTT.

Suasana hangat dan penuh semangat terlihat sepanjang acara yang juga diisi dengan penampilan seni budaya dan testimoni dari sejumlah kepala daerah.

Gubernur Melki berharap, buku ini menjadi inspirasi bagi generasi muda dan dokumen hidup yang terus dikembangkan seiring perjalanan pembangunan NTT ke depan.

“Mari kita terus menulis sejarah baru bagi Flobamorata. NTT bukan daerah yang tertinggal, tapi daerah yang sedang bangkit bersama,” tutup Gubernur Melkiades Laka Lena penuh semangat. (MI)