Abraham Paul Liyanto Apresiasi Kehadiran DPD Presidium PNI NTT Wujud Sinergi Baru Kawal Program Pemerintah

Kupang, nwartapedia.com — Anggota DPD RI asal Nusa Tenggara Timur (NTT), Abraham Paul Liyanto, menyambut positif kehadiran Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Presidium Persatuan Nusantara Indonesia (PNI) NTT, yang baru saja dilantik dan langsung menggelar kegiatan Jalan Sehat Merakyat di arena Car Free Day Kota Kupang, Sabtu (11/10/2025).

Menurut Paul Liyanto, hadirnya Presidium PNI di NTT menjadi energi baru bagi masyarakat dan pemerintah daerah untuk bersama-sama membangun kontrol sosial yang sehat dan mendorong transparansi dalam pelaksanaan program pemerintah.

“Saya melihat kehadiran Presidium PNI ini sangat positif. Di bawah komando pimpinan yang berpengalaman, organisasi seperti ini bisa menjadi mitra pemerintah dan masyarakat untuk saling mengawasi dan memperbaiki kebijakan yang belum tepat. Ini bagian dari upaya memperkuat check and balance,” ujarnya.

Senator yang dikenal vokal memperjuangkan kepentingan daerah ini juga menekankan bahwa sinergi antara berbagai elemen bangsa mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga lembaga sosial sangat dibutuhkan agar program pemerintah benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat.

“Program pemerintah harus dikawal bersama. Kalau ada yang tidak sesuai, harus diingatkan dan dilaporkan. Tidak semua orang paham mana program yang efektif, karena itu masyarakat harus ikut melihat, menyuarakan, dan menuliskan agar pelaksanaannya bisa diawasi bersama,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Paul Liyanto juga menyoroti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kini menjadi perhatian nasional.

Menurutnya, meski program tersebut baik, pelaksanaannya di lapangan masih belum merata dan perlu evaluasi agar tepat sasaran.

“Program MBG ini bagus, tapi masih banyak anak-anak di desa yang belum menikmati manfaatnya. Mestinya dimulai dari desa dan daerah 3T karena di sanalah anak-anak paling membutuhkan gizi tambahan. Di kota, anak-anak sudah punya kantin dan orang tua yang bisa membekali mereka,” ujarnya.

Paul Liyanto juga memberikan masukan agar pemerintah memperhatikan kapasitas dan lokasi dapur penyedia makanan agar kualitas tetap terjaga.

“Satu dapur yang melayani tiga ribu siswa itu tidak realistis. Makanan bisa basi dan menimbulkan masalah kesehatan. Sebaiknya dapur diperkecil dan ditempatkan dekat sekolah, bahkan bisa bekerja sama dengan kantin sekolah agar anak-anak makan makanan segar setiap hari,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa masyarakat juga harus dilibatkan aktif dalam memantau pelaksanaan program agar tidak sekadar menjadi proyek formalitas.

“Kita semua harus ikut mengawasi. Kalau ada sekolah yang belum dapat program makan bergizi gratis, masyarakat bisa langsung melapor. Ini cara sederhana tapi efektif agar setiap kebijakan pemerintah benar-benar sampai ke rakyat,” tandasnya.

Melalui kegiatan Jalan Sehat Merakyat yang diinisiasi DPD Presidium PNI NTT tersebut, Abraham Paul Liyanto berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial masyarakat NTT semakin tumbuh kuat.

“Saya mendukung penuh inisiatif seperti ini. Presidium PNI hadir bukan untuk bersaing dengan pemerintah, tetapi untuk bersinergi dan membantu memastikan setiap program berjalan demi kesejahteraan masyarakat,” tutupnya dengan optimistis. (MI)




Baru Sehari Dilantik, DPD Presidium PNI NTT Langsung Gelar Jalan Sehat Merakyat

Kupang,nwartapedia.com — Baru sehari pasca pelantikan kepengurusannya, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Presidium Persatuan Nusantara Indonesia (PNI) Provinsi NTT langsung tancap gas dengan menggelar kegiatan Jalan Sehat Merakyat, Sabtu (11/10/2025), di arena Car Free Day, Kota Kupang.

Kegiatan ini diikuti oleh Ketua Umum dan jajaran Pengurus DPP PNI, serta berbagai tokoh masyarakat, pejabat daerah, dan warga Kota Kupang.

Jalan sehat tersebut menjadi ajang kebersamaan sekaligus simbol semangat pelayanan bagi rakyat, serta momentum memperkenalkan kepemimpinan baru DPD Presidium PNI NTT.

Ketua Umum Presidium PNI, Dr. Jan Samuel Maringka, SH, MH, dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa kegiatan jalan sehat merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat.

“Kita ingin menunjukkan bahwa untuk memulai sesuatu yang baik tidak harus dengan hal-hal besar dan mahal. Cukup dengan niat tulus dan kebersamaan, kita bisa menghasilkan pemikiran-pemikiran yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya kepada media ini.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir berbagai tokoh penting, antara lain anggota DPRD Provinsi NTT, perwakilan Lanud Wira Sakti Kupang, tokoh-tokoh masyarakat NTT, serta anggota DPD RI, Abraham Paul Liyanto, yang juga menjadi pelindung dan penasehat Presidium PNI.

Kehadiran mereka menjadi simbol sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan untuk bersama-sama membangun daerah.

Sementara itu, Ketua Presidium PNI NTT, Bobby Lianto, M.M., MBA., mengatakan bahwa kegiatan jalan sehat ini menjadi agenda perdana setelah pelantikan kepengurusan DPD Presidium PNI NTT pada 10 Oktober 2025.

“Kemarin kita baru saja dilantik pada 10-10-10, dan hari ini, 11 Oktober, kita langsung bergerak. Ini adalah langkah awal kami untuk menunjukkan bahwa PNI hadir dan bekerja nyata di tengah masyarakat,” kata Bobby.

Kegiatan Jalan Sehat Merakyat tersebut mendapat sambutan antusias dari warga Kota Kupang. Selain menyehatkan, acara ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antara masyarakat dan para pemimpin daerah. (MI)




Presidium PNI NTT Resmi Dilantik: Bobby Lianto Tekankan Semangat Persatuan, Jansen Marina Tegaskan Sinergi untuk Indonesia Maju

Kupang, nwartapedia.com — Dalam suasana penuh semangat kebangsaan, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Presidium Persatuan Nusantara Indonesia (PNI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi dilantik di lantai 10 Hotel Harper Kupang, Jumat (10/10/2025) pukul 10 lewat 10 menit 10 detik WITA.

Momen yang sarat makna ini menjadi simbol kesempurnaan dan tekad kuat organisasi dalam memperkokoh persatuan serta memperkuat kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.

Ketua DPD Presidium PNI NTT, Bobby Lianto, M.M., MBA., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas pelaksanaan pelantikan yang berlangsung khidmat dan penuh makna.

“Kami bersyukur pelantikan ini bisa terlaksana pada tanggal dan waktu yang sangat unik—tanggal 10 bulan 10 tahun 2025, pukul 10 lewat 10 detik, di lantai 10 Hotel Harper. Ini bukan kebetulan, tetapi simbol semangat dan kesempurnaan langkah awal kita,” ujar Bobby disambut tepuk tangan meriah.

Bobby menuturkan, perjuangan membentuk DPD Presidium PNI NTT tidaklah mudah. Para pengurus dari 22 kabupaten/kota menempuh perjalanan panjang melalui darat, laut, hingga udara untuk hadir di Kupang.

“Teman-teman dari daerah luar biasa. Ada yang menyeberang laut dan naik kapal hanya untuk hadir. Ini bukti komitmen dan semangat menjaga persatuan,” katanya.

Sebagai organisasi masyarakat yang mendukung program pemerintah, Bobby menegaskan bahwa Presidium PNI memiliki peran penting dalam mengawal kebijakan publik agar berpihak pada kesejahteraan rakyat.

“Tidak ada program pemerintah yang sempurna, tetapi tugas kita adalah membuatnya sempurna dengan pelayanan yang tulus dan hati yang bersih. Kita kawal, kita beri masukan, dan kita dukung agar semua demi kepentingan rakyat,” tegasnya.

Bobby juga mengumumkan kegiatan perdana DPD Presidium PNI NTT pascapelantikan, yakni ‘Jalan Sehat Merakyat’ yang akan digelar di area Car Free Day depan Kantor Gubernur NTT pada Sabtu (11/10/2025) pagi, dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP.

“Besok pagi jam 6 kita mulai langkah pertama kita dengan jalan sehat bersama. Ini simbol langkah sehat, solid, dan semangat kebersamaan,” ujarnya.

Selain itu, DPD Presidium PNI NTT tengah menyiapkan berbagai program sosial dan pertanian sebagai bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Presidium PNI, Dr. Jansen Marina, SH., MH., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pengurus dan panitia yang telah berhasil menyelenggarakan pelantikan dengan penuh semangat dan kekompakan.

“Tanggal 10 bulan 10 jam 10 lewat 10 di lantai 10 bukanlah kebetulan. Ini momentum luar biasa yang menunjukkan semangat, harmoni, dan sinergi antarwilayah. Saya percaya ini adalah tanda berkat Tuhan,” ujar Jansen disambut tepuk tangan hadirin.

Ia menjelaskan, terbentuknya DPD Presidium PNI NTT merupakan hasil kerja cepat, kompak, dan penuh dedikasi dari para pengurus wilayah. Dalam waktu hanya dua bulan, struktur kepengurusan di 22 kabupaten/kota berhasil dibentuk secara lengkap.

“NTT menjadi DPD pertama yang terbentuk sempurna lengkap dengan DPC-nya. Ini prestasi luar biasa yang bisa menjadi contoh bagi wilayah lain di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dr. Jansen menegaskan bahwa kehadiran Presidium PNI bukan untuk berseberangan, melainkan sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperjuangkan kepentingan rakyat dan menjaga arah pembangunan nasional.

“Kita hadir bukan untuk mengkritik, tapi untuk mengawal. Kita ingin memastikan pemerintah berjalan sesuai tujuan—mewujudkan masyarakat Indonesia yang adil dan makmur. Presidium PNI adalah wadah partisipasi rakyat untuk memperkuat kebersamaan dan mengawal arah bangsa,” tegasnya.

Ia juga mendorong seluruh jajaran DPD dan DPC membangun komunikasi aktif dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, serta media massa guna memperkuat sinergi lintas sektor.

“Kita harus hadir memberi solusi, bukan hanya kritik. Mari bersama-sama berkontribusi dalam bidang sosial, ekonomi, dan pertanian. Ini saatnya kita memberi bukti nyata, bukan hanya janji,” tandas Jansen.

Menutup sambutannya, Dr. Jansen memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran DPD Presidium PNI NTT yang telah bekerja keras sejak awal pembentukan.

“Layarnya sudah terbentang, kapal sudah berlayar. Mari kita berlayar bersama menuju Indonesia yang lebih bersatu, adil, dan makmur,” pungkasnya. (MI)




Angka 10 Jadi Saksi Lahirnya DPD Presidium PNI NTT di Hotel Harper Kupang

Kupang, nwartapedia.com — Dalam momen yang sarat simbol angka “10”, Jumat (10/10/2025) pukul 10.10.10 WITA, bertempat di Lantai 10 Hotel Harper Kupang, resmi lahir Dewan Pengurus Daerah (DPD) Presidium Persatuan Nusantara Indonesia (PNI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Tanggal, waktu, dan tempat yang sama-sama berangka sepuluh itu dianggap sebagai momentum penuh makna dan simbol kesempurnaan bagi lahirnya kepengurusan baru Presidium PNI di Bumi Flobamora.

Pelantikan DPD Presidium PNI NTT dilakukan langsung oleh Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Presidium PNI, Dr. Jan Samuel Maringka, yang hadir bersama rombongan pengurus pusat. Turut mendampingi, Wakil Ketua Umum I Bidang Organisasi Tedi Matheus, Bendahara Umum Vera Sanger, serta Koordinator Wilayah NTT Agustina Anakota Foeh.

Dalam acara bersejarah ini, Dr. (Cand.) Bobby Lianto, M.M., MBA. resmi dilantik sebagai Ketua DPD Presidium PNI Nusa Tenggara Timur, bersama jajaran pengurus daerah lainnya. Usai pelantikan, Bobby Lianto juga dijadwalkan langsung melantik 22 Dewan Pengurus Cabang (DPC) Presidium PNI dari seluruh kota dan kabupaten di NTT.

Pelantikan serentak ini menandai dimulainya langkah baru Presidium PNI di wilayah timur Indonesia dengan semangat persatuan dan kebangkitan nasional.

“Angka 10 bukan sekadar kebetulan. Ini adalah simbol kesempurnaan dan tekad bulat untuk membangun bangsa melalui gerakan yang solid, bersatu, dan berdampak bagi masyarakat,” ujar Dr. Jan Samuel Maringka dalam sambutannya.

Sementara itu, Bobby Lianto menyampaikan komitmennya untuk membawa Presidium PNI di NTT menjadi wadah perjuangan yang aktif memperjuangkan nilai-nilai kebangsaan, gotong royong, dan kesejahteraan rakyat.

“Presidium PNI NTT hadir untuk merajut kekuatan seluruh elemen masyarakat dalam semangat persaudaraan Nusantara,” tegasnya.

Acara pelantikan yang dihadiri berbagai tokoh masyarakat, akademisi, dan perwakilan organisasi itu menjadi momentum bersejarah bagi lahirnya struktur baru Presidium PNI di NTT.

Visi dan misi lengkap serta daftar pengurus yang akan membawa semangat baru gerakan Presidium PNI NTT dijadwalkan akan diumumkan secara resmi setelah pukul 10.10.10 WITA hari ini. (MI)




Sejahtera Group Hadirkan Promo ‘SHOCKTOBER’, Beli Rumah Cuma Rp500 Ribu di Sejahtera Land Oetalu!

Kupang, nwartapedia.com – Sejahtera Group, developer properti terbesar dan ternama di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dipimpin oleh Bobby Lianto, kembali menghadirkan gebrakan spektakuler di bulan Oktober ini.

Melalui program bertajuk “SHOCKTOBER”, masyarakat bisa memiliki rumah di Sejahtera Land Oetalu hanya dengan Rp500.000 saja.

Program promo yang digagas ini benar-benar mengagetkan karena memberikan kemudahan maksimal bagi masyarakat.

Dalam promo SHOCKTOBER, pembeli bebas biaya DP, bebas biaya AJB, dan bebas biaya administrasi bank.

“Pembeli hanya perlu menyiapkan cicilan pertama dan BPHTB sekitar enam jutaan, dan rumah sudah bisa dimiliki,” ungkap Bobby Lianto, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum KADIN NTT, saat diwawancarai di Kupang.

Menurutnya, seluruh rumah yang ditawarkan merupakan ready stock atau siap huni. Saat ini unit yang tersedia adalah Deret 7 dan 8 Blok C, yang terletak di posisi paling depan dan paling tinggi, menawarkan pemandangan terbaik di kawasan Sejahtera Land Oetalu.

Namun, kesempatan ini sangat terbatas karena hanya tersisa 25 unit saja.

“Ini adalah kesempatan terakhir di tahun ini, sebab mulai 1 Januari 2026 harga dipastikan naik signifikan. Sudah tiga tahun harga belum naik, sementara harga bahan bangunan terus meningkat,” jelas Bobby.

Perumahan di Blok C hadir dengan desain minimalis modern, mengusung perpaduan warna abu-abu muda dan tua. Dengan tampilan fasad tinggi, rumah-rumah di Sejahtera Land Oetalu tampak seperti rumah dua lantai—menawarkan kesan mewah meski tergolong dalam kategori rumah subsidi.

Tidak hanya itu, Sejahtera Land Oetalu memegang rekor sebagai perumahan bersubsidi dengan fasilitas umum dan sosial terluas di NTT. Kawasan ini dilengkapi jalan dua jalur, lapangan sepak bola, lapangan basket, voli, taman bermain anak, serta area olahraga terbuka.

“Ini bukti komitmen Sejahtera Group yang tidak pelit dalam menyediakan fasilitas publik. Kami ingin masyarakat menikmati kualitas hidup yang lebih baik di lingkungan yang sehat dan nyaman,” tambah Bobby.

Setelah pembangunan di Blok C, Sejahtera Group berencana melanjutkan proyek ke Blok H, yang terletak di bagian belakang kawasan. Namun, Bobby menegaskan bahwa lokasi Blok C saat ini adalah yang paling strategis, karena berada tepat di depan jalan utama.

“Jangan tunggu nanti. Sekarang waktunya punya rumah dengan harga terbaik dan jaminan mutu dari Sejahtera Group,” tutupnya.

Bagi masyarakat yang ingin segera memiliki unit di Sejahtera Land Oetalu, dapat menghubungi tim marketing Sejahtera Group:
📞 Meyfi – 0821 4503 4333
📞 Novita – 0821 3878 0882 ***




12 Anak NTT Raih Beasiswa Kuliah ke Tiongkok: INTI NTT Lepas Duta Pendidikan dari Timur

Kupang, nwartapedia.com — Sebanyak 12 anak muda Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menorehkan prestasi gemilang. Mereka resmi dilepas menuju Nantong Collage of Science and Technology (NCST) di Provinsi Jiangsu, Tiongkok, melalui program beasiswa penuh yang difasilitasi oleh Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) NTT.

Acara pelepasan bertajuk “Malam Pelepasan dan Pembekalan Siswa/i Beasiswa Penuh Angkatan II Tahun 2025” berlangsung hangat dan penuh haru di Kedai Hopeng Oesapa, Kota Kupang, Senin (6/10/2025) malam.

Acara ini menandai keberangkatan angkatan kedua penerima beasiswa INTI NTT, setelah pada tahun 2024 lalu, tiga anak NTT lebih dahulu berangkat dan kini tengah menempuh studi di kampus yang sama di Tiongkok.

Perjalanan Menuju Negeri Tirai Bambu

Ketua INTI NTT, Ir. Theo Widodo, menjelaskan bahwa para penerima beasiswa telah melalui proses seleksi ketat selama setahun penuh. Mereka diuji melalui wawancara daring berbahasa Inggris oleh pihak Komsultan Pendidikan di Jakarta dan langsung oleh perwakilan kampus NCST di Tiongkok.

 “Dua belas anak ini adalah pahlawan pendidikan dari NTT. Mereka kuliah gratis, tinggal di asrama gratis, dan mendapat uang saku setiap bulan.  Dan menjadi inspirasi bagi anak-anak NTT lainnya untuk belajar di RRC,” tegas Theo.

Dari 12 mahasiswa yang dilepas, 10 orang berangkat dari Kupang ke Jakarta pada Selasa (7/10/2025) untuk mengurus visa sebelum ke Tiongkok, sementara dua lainnya telah lebih dulu berangkat.

Theo menambahkan, para penerima beasiswa kali ini berasal dari Kota Kupang, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), dan Kabupaten Belu.

Harapan agar NTT Terus Maju

Menurut Theo, program ini merupakan bagian dari upaya INTI NTT untuk membuka akses pendidikan tinggi ke luar negeri bagi anak-anak dari daerah.

“Tahun depan kami berharap lebih banyak lagi anak-anak dari berbagai kabupaten di NTT yang bisa berangkat. Karena itu, kami akan mendorong pembentukan DPC INTI di setiap kabupaten,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi Konsultan  Pendidikan INTI di Jakarta, Yovandra, yang selama ini menjadi jembatan antara INTI NTT dan kampus mitra di Tiongkok.

“Terima kasih kepada Pak Jovandra dan semua orangtua yang mempercayakan anak-anaknya untuk berjuang menuntut ilmu di luar negeri,” ujarnya.

Theo berharap, pemerintah daerah juga dapat ikut berperan, terutama dalam membantu biaya perjalanan awal sebelum mahasiswa tiba di Tiongkok dan beasiswa resmi diberlakukan.

Pesan dan Doa dari Nusa Tenggara Timur

Wakil Bidang Pendidikan INTI NTT, Mariana Nenobais, menyampaikan rasa bangga kepada para penerima beasiswa yang berani melangkah keluar dari zona nyaman.

“Kalian adalah generasi berani dan cerdas. Ini kesempatan emas untuk membuktikan bahwa anak NTT bisa bersaing di mana saja,” pesannya.

Perwakilan orangtua mahasiswa, Adrianus Laka, mengutip pepatah kuno, “Tuntutlah ilmu sampai ke Negeri China.”

 “Hari ini, pepatah itu jadi nyata. Anak-anak kami telah mewujudkan mimpi banyak orang untuk menuntut ilmu hingga ke negeri Tiongkok,” ujarnya penuh haru.

Romo Stef Mau Pr, Kepala SMA Katolik Giovanni Kupang, juga memberi semangat kepada para mahasiswa.

“Jangan takut. Kalian adalah anak-anak terbaik. Anak NTT bisa bersaing dengan siapa pun di dunia. Teruslah belajar dan berdoa,” katanya.

Bangga Jadi Duta Pendidikan NTT

Salah satu calon mahasiswa, Christian GC Alo asal Kabupaten Belu, mengaku bangga bisa menjadi bagian dari angkatan kedua program ini.

“Saya bermimpi bisa kuliah di luar negeri, dan hari ini mimpi itu terwujud. Kami akan belajar sebaik mungkin untuk membanggakan NTT,” ungkapnya.

Sementara Konsultan Pendidikan INTI, Yovandra, menjelaskan bahwa selain 12 mahasiswa dari NTT, terdapat sekitar 40 mahasiswa lain dari berbagai provinsi di Indonesia yang akan berangkat bersamaan ke Tiongkok.

“Mereka akan berkumpul di Jakarta pada 7 Oktober dan berangkat ke Shanghai pada 14 Oktober mendatang,” katanya.

Yovandra menambahkan, pada semester kelima nanti, mahasiswa diberi kesempatan untuk memilih jalur kuliah penuh atau kuliah sambil berbisnis.

“Kalau mereka mau lanjut, bisa ambil S2 atau S3 di universitas Eropa. Semua tergantung semangat dan tekad mereka,” ujarnya.

Dari Timur untuk Dunia

Program beasiswa ini bukan sekadar peluang akademik, tetapi juga simbol perubahan dan kemajuan pendidikan di NTT.

Melalui dukungan INTI NTT, semakin banyak generasi muda daerah yang berani bermimpi besar dan siap menjadi “Duta Pendidikan dari Timur Indonesia Untuk Dunia”.




KADIN NTT Apresiasi Kolaborasi Bank Indonesia di Masa Kepemimpinan Agus Sistyo Widjajati

Kupang, nwartapedia.com – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Bobby Lianto, memberikan apresiasi tinggi kepada Bank Indonesia (BI) atas kolaborasi yang terjalin selama masa kepemimpinan Agus Sistyo Widjajati sebagai Kepala Perwakilan BI NTT.

Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Bobby Lianto dalam pertemuan di Kantor KADIN NTT, di mana ia menyerahkan cenderamata penghargaan kepada Agus Sistyo Widjajati sebagai bentuk terima kasih atas dukungan dan sinergi BI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Agus Sistyo Widjajati, karena selama masa jabatannya sebagai Kepala Perwakilan BI NTT, kolaborasi bersama KADIN NTT terasa langsung hingga ke daerah-daerah,” ujar Bobby Lianto.

Bobby juga menambahkan bahwa peran BI, khususnya di bawah kepemimpinan Agus, sangat terasa dalam mendukung berbagai program dan proyek ekonomi KADIN di tingkat kabupaten dan kota.

“Bank Indonesia selalu mensupport kami, bahkan Pak Agus turun langsung ke setiap daerah di NTT dan mendukung berbagai inisiatif KADIN untuk meningkatkan ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Sebagai bentuk penghargaan dan harapan agar sinergi terus berlanjut, Bobby Lianto secara resmi memasangkan pin KADIN dan mengangkat Agus Sistyo Widjajati sebagai Anggota Dewan Kehormatan KADIN NTT.

Dalam kunjungannya ke Kota Kupang, Agus juga menghadiri peresmian Gedung GMIT Center dan menyempatkan diri berkunjung ke Kantor KADIN NTT untuk menerima penghargaan tersebut secara langsung.

Menanggapi penghargaan yang diterimanya, Agus Sistyo Widjajati menyampaikan rasa terima kasih dan komitmen untuk terus mendukung kemajuan ekonomi NTT.

“Saya berterima kasih kepada KADIN NTT atas apresiasi ini. Namun yang terpenting, ini merupakan tanggung jawab kita bersama untuk memajukan dan mensejahterakan masyarakat NTT,” ungkap Agus.

Ia menegaskan bahwa KADIN merupakan mitra strategis BI yang memiliki semangat kewirausahaan dan peran penting dalam menggerakkan ekonomi daerah.

“Terima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh KADIN NTT. Semoga kerja sama ini terus berlanjut dan membawa manfaat besar bagi pembangunan ekonomi di NTT,” pungkasnya.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Direktur Eksekutif KADIN NTT, Mercy Siubelan, serta Wakil Ketua Umum Bidang Asosiasi dan Himpunan KADIN NTT, Fransisco Lopez. ***




HIPMI Kota Kupang Apresiasi Prof. Jefry Bale, Dukung Sinergi Dunia Usaha dan Akademik

Kupang,nwartapedia.com   – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Kupang memberikan apresiasi tinggi kepada Prof. Jefry Bale atas kontribusinya dalam menjalin kerja sama strategis antara Universitas Nusa Cendana (Undana) dan dunia usaha.

Selama menjabat sebagai Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama Undana, Prof. Jefry dinilai berhasil membuka ruang kolaborasi yang bermanfaat bagi mahasiswa maupun pengusaha muda di Nusa Tenggara Timur.

Ketua Umum BPC HIPMI Kota Kupang, Randy Francisco, menegaskan bahwa keberadaan Prof. Jefry Bale sangat membantu HIPMI dalam berbagai kegiatan.

“Selama Prof. Jefry Bale memimpin bidang kerja sama, kami di HIPMI Kota Kupang sangat terbantu. Beliau selalu terbuka untuk berkolaborasi, termasuk mendukung kegiatan kami melalui kuliah umum di Undana, rekomendasi lulusan yang diserap oleh dunia usaha, dan berbagai kerja sama lain yang memberi manfaat luas,” ujar Randy, Selasa (1/10/2025).

Senada dengan itu, Sekretaris Umum BPC HIPMI Kota Kupang, Angga Pratama, juga menilai Prof. Jefry sebagai sosok akademisi visioner sekaligus mitra strategis.

“Kami melihat Prof. Jefry memiliki visi besar untuk membawa Undana lebih maju. Beliau bukan hanya akademisi, tetapi juga mitra yang mau membuka ruang bagi anak-anak muda, khususnya pengusaha muda, agar bisa berjejaring dan berkembang bersama dunia akademik,” jelas Angga.

Menurutnya, dukungan HIPMI kepada Prof. Jefry Bale adalah bentuk komitmen untuk memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan dunia usaha.

“Kami yakin, dengan kepemimpinan beliau, Undana akan semakin progresif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah maupun bangsa,” tambah Angga.

Randy Francisco menutup pernyataannya dengan menegaskan dukungan penuh HIPMI Kota Kupang.

“Kami mendukung Prof. Jefry Bale untuk membawa Undana ke arah yang lebih kolaboratif dan berdampak nyata bagi masyarakat NTT dan Indonesia,” pungkasnya. ***




BPS: NTP NTT September 2025 Turun ke 101,73, Petani Masih Bertahan di Atas Garis Kesejahteraan

Kupang,nwartapedia.com   – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Timur merilis perkembangan Nilai Tukar Petani (NTP) bulan September 2025. Angka NTP tercatat 101,73, mengalami penurunan 0,20 persen dibandingkan Agustus 2025 yang lalu.

Meski turun, posisi NTP tersebut masih menunjukkan bahwa secara umum petani NTT berada di atas garis kesejahteraan (NTP > 100), artinya pendapatan petani masih lebih besar daripada biaya yang dikeluarkan.

Berdasarkan subsektor, capaian NTP September 2025 adalah Padi-palawija (NTP-P): 102,60, Hortikultura (NTP-H): 94,68, Perkebunan rakyat (NTP-TPR): 100,30, Peternakan (NTP-Pt): 105,37 dan Perikanan (NTP-Pi): 95,07.

Dari kelima subsektor tersebut, peternakan menjadi penopang utama dengan NTP tertinggi sebesar 105,37, sementara subsektor hortikultura masih menghadapi tantangan dengan NTP hanya 94,68.

BPS menjelaskan bahwa penurunan NTP terjadi karena indeks harga terima petani bergerak lebih lambat dibandingkan kenaikan indeks harga bayar petani.

Dengan kata lain, harga jual hasil produksi yang diterima petani tidak secepat kenaikan biaya produksi dan kebutuhan rumah tangga mereka.

Selain itu, BPS juga mencatat di wilayah perdesaan NTT terjadi inflasi 0,01 persen sepanjang September 2025.

Sebagai informasi, NTP digunakan sebagai indikator untuk mengukur tingkat kesejahteraan petani.

Angka NTP di atas 100 menandakan petani mengalami surplus, sementara NTP di bawah 100 berarti petani mengalami defisit.

Meskipun sempat turun, capaian NTP September 2025 menunjukkan bahwa petani NTT masih mampu bertahan, dengan subsektor peternakan menjadi motor penggerak utama. ***




Pemprov NTT Gelar Ramah Tamah dan Jamuan Makan Malam Bersama Komisi IV DPR RI

Kupang, nwartapedia.com  — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar ramah tamah dan jamuan makan malam bersama jajaran Komisi IV DPR RI di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Senin (22/9/2025) malam.

Acara tersebut dihadiri Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, para pimpinan perangkat daerah lingkup Pemprov NTT, serta Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Ahmad Yohan, bersama seluruh anggota rombongan. Jamuan ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus penyambutan atas kunjungan kerja Komisi IV DPR RI di NTT.

Wakil Gubernur Johni Asadoma dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan Komisi IV DPR RI kepada masyarakat NTT.

“Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur, saya menghaturkan selamat datang dan terima kasih yang tulus atas kunjungan kerja ini. Kehadiran Bapak dan Ibu sekalian adalah wujud nyata sinergi dan perhatian legislatif terhadap aspirasi dan tantangan di daerah kami,” ujarnya.

Johni menambahkan, dukungan Komisi IV diharapkan mempercepat realisasi program strategis nasional di sektor pertanian, peternakan, perikanan dan kelautan, serta lingkungan hidup dan kehutanan.

Sebelumnya pada hari yang sama, Komisi IV DPR RI meninjau Gudang Jagung Perum BULOG Kupang dan menghadiri pertemuan di BRMP Balitbangtan NTT terkait tata kelola peternakan dan penanggulangan penyakit hewan.

Dalam rangkaian acara ramah tamah, Komisi IV DPR RI juga menyerahkan sejumlah bantuan. Di antaranya benih jagung hibrida untuk para petani, paket makanan dan kebutuhan dasar bagi korban bencana di Kabupaten Nagekeo, serta bantuan sembako dari ID Food.

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Ahmad Yohan, menegaskan kunjungan kerja ini bertujuan mengawal aspirasi masyarakat NTT agar setara dengan daerah lain di Indonesia.

“Harapan kami, setelah kunjungan ini akan ada dukungan konkret dan kebijakan nyata untuk kemajuan NTT, sesuai bidang tugas Komisi IV,” tandasnya.

Acara jamuan makan malam berlangsung hangat dalam suasana penuh kekeluargaan, menandai komitmen bersama mempererat hubungan antara Pemerintah Provinsi NTT dan Komisi IV DPR RI. **