Pemuda Tani Indonesia NTT Buka Pelatihan Pertanian Modern Gratis dan Bersertifikat di Mojokerto

Kupang, nwartapedia.com  – Pemuda Tani Indonesia (PTI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali membuka peluang bagi generasi muda untuk meningkatkan kapasitas di sektor pertanian melalui Program Pelatihan Tatap Muka Angkatan IV yang akan dilaksanakan di Training Center Yayasan Pelita Indonesia Timur (PIT), Sumberjati, Jatirejo, Mojokerto, Jawa Timur, mulai 27 Juni hingga 28 November 2026.

Program yang bekerja sama dengan Yayasan Pelita Indonesia Timur tersebut merupakan kelanjutan dari pelatihan yang telah berjalan selama beberapa tahun terakhir.

Setelah Angkatan III berhasil menyelesaikan programnya, PTI NTT kembali membuka kesempatan bagi pemuda-pemudi NTT untuk mengikuti pelatihan intensif selama hampir lima bulan.

Selama mengikuti pelatihan, peserta akan mendapatkan pembelajaran mengenai teknologi pertanian modern, sistem pertanian berkelanjutan, pengelolaan lahan, pembuatan pupuk organik, hingga pengembangan pertanian multikultur.

Seluruh materi dirancang untuk memberikan keterampilan praktis yang dapat diterapkan di daerah asal masing-masing.

Ketua Pemuda Tani Indonesia Provinsi NTT, Bobby Lianto, mengatakan program tersebut merupakan bentuk komitmen organisasi dalam menyiapkan sumber daya manusia pertanian yang berkualitas dan mampu menghadapi perkembangan teknologi di sektor pertanian.

Menurutnya, para peserta diharapkan dapat memperoleh pengalaman belajar langsung di pusat pelatihan pertanian modern, kemudian kembali ke NTT untuk mengembangkan potensi pertanian daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa seluruh proses pelatihan diberikan secara gratis. Peserta akan memperoleh fasilitas tempat tinggal, konsumsi, materi pelatihan, hingga pendampingan selama mengikuti pendidikan di Mojokerto.

Selain itu, peserta yang berhasil menyelesaikan program akan memperoleh sertifikat sebagai bukti kompetensi dan partisipasi dari Pemuda Tani Indonesia NTT melalui kerja sama dengan Yayasan Pelita Indonesia Timur serta dukungan KADIN NTT.

“Peserta hanya perlu menyiapkan biaya transportasi dari daerah asal menuju Mojokerto. Selama pelatihan seluruh kebutuhan sudah disiapkan sehingga peserta dapat fokus mengikuti proses pembelajaran,” jelas Bobby Lianto.

Program ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda NTT yang memiliki keterampilan, wawasan, inovasi, dan jiwa kewirausahaan di bidang pertanian sehingga dapat berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas pertanian daerah.

Pendaftaran peserta masih dibuka hingga 13 Juni 2026, dilanjutkan dengan seleksi wawancara secara daring pada 16 dan 18 Juni 2026, pengumuman peserta yang lolos pada 20 Juni 2026, dan pembukaan pelatihan pada 27 Juni 2026.

Pemuda Tani Indonesia NTT mengajak seluruh generasi muda yang memiliki minat di bidang pertanian untuk memanfaatkan kesempatan tersebut karena seluruh program diberikan secara gratis dan bersertifikat.

Bagi masyarakat yang berminat mengikuti program ini dapat menghubungi pengurus Pemuda Tani Indonesia di masing-masing kabupaten dan kota se-Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk mendapatkan informasi pendaftaran lebih lanjut. *




KADIN NTT Apresiasi Langkah DPMPTSP Kabupaten Kupang Fasilitasi Penyelesaian Masalah Pelaku Usaha

Kupang, nwartapedia.com –  Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Nusa Tenggara Timur (NTT) memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kupang melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) yang aktif memfasilitasi penyelesaian berbagai persoalan yang dihadapi pelaku usaha di daerah tersebut.

Apresiasi itu disampaikan dalam rapat fasilitasi penyelesaian permasalahan pelaku usaha yang digelar di Aula DPMPTSP Kabupaten Kupang, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait bersama para investor dan pelaku usaha yang mengalami kendala dalam pengembangan usaha maupun pengurusan perizinan.

Rapat yang dibuka oleh Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Kupang, Charles Banamtuan, itu turut dihadiri Sekretaris DPMPTSP Ina M. Ate, S.Pt., Pokja Perizinan Eduardus Hadu, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Kupang Made Supriyadi beserta jajaran, serta perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUPR, Dinas Pariwisata, Dispenda, dan OPD terkait lainnya.

Sejumlah perusahaan dan pelaku usaha yang mengikuti forum tersebut di antaranya PT Danang Mandiri, PT Pembangunan Sehat Sejahtera, PT Bolelebo Nusa Pusaka, KSP Swasti Sari, Pabrik Tahu Trubus Subur, Kolam Renang Dapur Wisata, serta beberapa pelaku usaha lainnya yang menghadapi persoalan administrasi maupun teknis.

Ketua KADIN NTT, Dr. Cand. Bobby Lianto, MM., MBA., menilai langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Kupang merupakan bentuk komitmen nyata dalam mendukung dunia usaha sekaligus menciptakan iklim investasi yang sehat dan kondusif.

Menurutnya, forum yang mempertemukan seluruh OPD terkait dengan para investor sangat membantu dalam mencari solusi atas berbagai hambatan yang selama ini dihadapi pelaku usaha, mulai dari persoalan administrasi, perizinan hingga kendala teknis di lapangan.

Ia mengatakan masih banyak pelaku usaha yang mengalami kesulitan karena keterbatasan informasi mengenai persyaratan perizinan maupun regulasi yang berlaku.

Karena itu, pendampingan dari pemerintah menjadi hal penting agar proses investasi dapat berjalan lebih cepat dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Bobby juga mengapresiasi keterlibatan seluruh instansi yang hadir, termasuk Kantor Pertanahan Kabupaten Kupang, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pariwisata, Dinas PUPR, dan OPD lainnya yang menunjukkan komitmen bersama dalam membantu penyelesaian persoalan investasi di Kabupaten Kupang.

Menurutnya, Kabupaten Kupang memiliki potensi investasi yang besar di berbagai sektor sehingga membutuhkan pelayanan yang cepat, koordinasi lintas instansi yang baik, serta pendampingan maksimal bagi investor yang ingin menanamkan modalnya.

“Kami berharap seluruh perangkat daerah terus memberikan pelayanan terbaik kepada para pelaku usaha sehingga iklim investasi di Kabupaten Kupang semakin kondusif dan mampu menarik lebih banyak investor untuk berinvestasi di daerah ini,” ujarnya.

Melalui kegiatan fasilitasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kupang menegaskan komitmennya untuk terus membangun komunikasi yang baik dengan dunia usaha guna menciptakan kepastian berusaha, meningkatkan investasi, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta membuka lapangan kerja yang lebih luas bagi masyarakat. *




Sinergi SH Juwara Cafe dan PT Klinik Olahraga Kupang, Bangun Komunitas Sehat Menuju NTT Maju

Kupang,nwartapedia.com  –  SH Juwara Cafe bersama PT Klinik Olahraga Kupang membangun sinergi dalam mendorong terciptanya masyarakat yang lebih sehat, bugar, dan produktif di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui pengembangan Warung Kopi Sehat yang menjadi sarana edukasi kesehatan sekaligus tempat berkumpulnya masyarakat yang peduli terhadap pola hidup sehat.

Agen SH Juwara Cafe, Kanisius Maruli, saat ditemui media di PT Klinik Olahraga Kupang, Stadion Oepoi, Kamis (4/6/2026), mengatakan bahwa dirinya mulai bergabung dengan SH Juwara Cafe pada November 2025 dan hingga kini terus berkomitmen memperkenalkan kopi kesehatan kepada masyarakat.

Dengan mengusung slogan “Selagi Masih Sehat, Minumlah yang Sehat Supaya Tetap Sehat”, Kanisius mengaku optimistis produk yang dipasarkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus membuka peluang usaha.

“Dalam berusaha yang paling penting adalah konsisten. Kami membuka pelayanan setiap hari mulai pukul 17.00 hingga 22.00 WITA. Awalnya mungkin belum banyak yang mengenal, tetapi jika dilakukan dengan sungguh-sungguh dan konsisten, masyarakat akan semakin percaya. Saya yakin setiap usaha yang baik pasti akan menghasilkan berkat,” ujar Kanisius.

Menurutnya, SH Juwara Cafe merupakan kopi kesehatan yang memadukan biji kopi Arabika premium asal Brasil dengan ekstrak jamur Ganoderma atau Lingzhi yang telah dikenal luas karena kandungan nutrisinya.

Produk tersebut diproduksi melalui standar kualitas tinggi dengan dukungan laboratorium modern dan pusat budidaya Ganoderma di Taiwan.

SH Juwara Cafe hadir dalam dua pilihan produk, yaitu varian 3 in 1 tanpa gula yang memiliki cita rasa kopi lebih kuat dan pekat, serta varian 4 in 1 dengan gula tebu yang menawarkan rasa lebih lembut dan creamy untuk konsumsi sehari-hari.

Selain menggunakan biji kopi Arabika berkualitas premium, produk ini juga diperkaya krimer berbahan Virgin Coconut Oil (VCO) non-trans fat dan ekstrak Ganoderma Shuang Hor yang telah memperoleh sertifikasi resmi dari pemerintah Taiwan.

Kanisius menjelaskan bahwa SH Juwara Cafe memiliki empat keunggulan utama, yaitu alami, menyehatkan, nikmat, dan terjangkau.

Selain itu, produk tersebut juga dapat menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat yang ingin mengembangkan usaha secara mandiri.

Ia menambahkan, kandungan Ganoderma dipercaya dapat membantu menjaga daya tahan tubuh, mendukung kesehatan jantung dan hati, membantu mengurangi kelelahan, serta menunjang kebugaran tubuh secara keseluruhan.

Produk ini disebut telah dipasarkan di berbagai negara selama lebih dari 19 tahun dan mendapat banyak testimoni positif dari konsumennya.

Sementara itu, Direktur PT Klinik Olahraga Kupang, Dr. Frans Sales, S.Pd., MM, mengatakan bahwa kolaborasi dengan SH Juwara Cafe merupakan bagian dari komitmen pihaknya dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih dekat dengan masyarakat.

Menurut Frans Sales, Warung Kopi Sehat bukan sekadar tempat menikmati minuman, tetapi juga menjadi ruang edukasi bagi masyarakat yang ingin meningkatkan kualitas hidup melalui pola makan, aktivitas fisik, dan kebiasaan sehat.

“Warung Kopi Sehat menjadi salah satu bentuk pelayanan kepada masyarakat yang ingin hidup lebih sehat dan bugar. Melalui kolaborasi ini, kami ingin membangun kesadaran bahwa menjaga kesehatan dapat dimulai dari kebiasaan sehari-hari,” katanya.

Frans Sales juga mengajak masyarakat Kota Kupang dan sekitarnya untuk mengunjungi Klinik Olahraga NTT Mart Cafe yang berlokasi di Jalan W.J. Lalamentik, kawasan Stadion Oepoi Kupang.

Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat gerakan pemberdayaan masyarakat menuju NTT yang lebih sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan.

“Ayo bersama-sama membangun budaya hidup sehat. Dengan masyarakat yang sehat dan produktif, kita dapat berkontribusi dalam mewujudkan NTT yang maju dan berdaya saing,” ujarnya.

 Frans Sales juga menjelaskan selain menyediakan layanan konsultasi kesehatan dan Perpustakaan Olahraga sebagai sarana edukasi dan literasi kebugaran, PT Klinik Olahraga Kupang kini juga menghadirkan berbagai fasilitas pendukung seperti ATM Mini, layanan rental mobil, penjualan t-shirt olahraga, serta aneka minuman dingin dan minuman kesehatan.

“Kami ingin menghadirkan pelayanan yang lebih lengkap bagi masyarakat. Karena itu, selain fokus pada kesehatan dan kebugaran, PT Klinik Olahraga Kupang juga menyediakan berbagai fasilitas pendukung yang dapat dimanfaatkan masyarakat,” ujar Frans Sales.

Melalui sinergi antara SH Juwara Cafe dan PT Klinik Olahraga Kupang, kedua pihak berharap dapat menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, sekaligus mendorong tumbuhnya komunitas yang peduli terhadap kesehatan dan kualitas hidup di Nusa Tenggara Timur. (MI)




Safari Kebangsaan FPK NTT Kibarkan Merah Putih di Puncak Kelimutu dan Telusuri Jejak Bung Karno di Ende

Ende, nwartapedia.com  —  Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melaksanakan Safari Kebangsaan ke Kabupaten Ende pada 28 Mei hingga 2 Juni 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat persatuan, toleransi, dan semangat kebangsaan di tengah keberagaman masyarakat.

Ketua FPK NTT, Ir. Theodorus Widodo, kepada media ini pada Senin (1/6/2026), menjelaskan bahwa kegiatan tersebut melibatkan berbagai organisasi dan paguyuban etnis yang tergabung dalam FPK NTT. Di antaranya Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), Kontak Kerukunan Sosial (K2S) Jawa, Ikatan Keluarga Kabupaten Ende Flores (IKKEF), Ikatan Keluarga Besar Rote Hailiteik (IKBRH), Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI), Kerukunan Keluarga Madura Flobamora, Paguyuban Betawi, serta Perkumpulan Keluarga Pasundan Mangle.

Rombongan Safari Kebangsaan bertolak dari Kupang menuju Ende menggunakan KM Wilis pada 28 Mei 2026 dengan Ketua Tim Safari, Siprianus Reda, ST.

Setibanya di Ende pada 29 Mei, rombongan langsung menuju kawasan wisata Kelimutu dan bermalam di Desa Wisata Waturaka. Di desa tersebut, peserta diterima secara adat oleh Mosalaki Yohan dan Kepala Desa Yoseph Wawo.

 

Dalam kesempatan itu, FPK NTT juga menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat setempat serta menggelar pentas budaya sebagai simbol kebersamaan dalam keberagaman.

Puncak kegiatan berlangsung pada 30 Mei 2026 saat rombongan mendaki Gunung Kelimutu dan melaksanakan upacara pengibaran Bendera Merah Putih di puncak gunung dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila.

Upacara dipimpin oleh AKBP (Purn) Gede Aria Bawa, S.Sos., M.H. sebagai pembina upacara, sementara Ketua FPK NTT Ir. Theodorus Widodo bertindak sebagai inspektur upacara. Pengibaran bendera dilakukan oleh Kiyai Pono Musariyokerto dan Christina Tri Handayani, S.Ag., M.Pd., sedangkan doa dibawakan oleh Yuvenaris dari KKSS.

“Upacara pengibaran Bendera Merah Putih di Puncak Kelimutu menjadi simbol kuat semangat persatuan bangsa serta penghormatan terhadap nilai-nilai Pancasila yang menyatukan seluruh elemen masyarakat Indonesia,” ujar Theodorus Widodo.

Setelah upacara, rombongan melanjutkan perjalanan ke lokasi wisata Air Tiga Rasa dan menikmati pemandian air panas di Desa Waturaka.

Pada 31 Mei, peserta Safari Kebangsaan mengunjungi Rumah Pengasingan Bung Karno di Jalan Perwira, Kampung Ambugaga, Kelurahan Kota Raja, Ende.

Lokasi tersebut menjadi saksi sejarah ketika Presiden pertama Republik Indonesia itu menjalani masa pengasingan pada tahun 1934 hingga 1938.

Rombongan juga mengunjungi Taman Renungan Bung Karno yang menjadi salah satu situs penting lahirnya gagasan kebangsaan dan nilai-nilai yang kemudian menjadi dasar negara Indonesia.

Kegiatan berlanjut di Desa Nuabosi, di mana peserta diterima secara adat oleh Mosalaki dan pemerintah desa. Selain mengikuti panen ubi secara langsung di kebun masyarakat, peserta juga mengikuti ramah tamah yang diwarnai pertunjukan musik, lagu daerah, tarian gawi, hingga lagu “Ave Maria” yang dinyanyikan bersama oleh seluruh peserta tanpa memandang latar belakang agama.

Kebersamaan tersebut semakin memperlihatkan semangat toleransi dan harmoni yang menjadi tujuan utama Safari Kebangsaan FPK NTT.

Pada 1 Juni 2026, rombongan mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Pancasila, Kota Ende. Upacara tersebut dipimpin oleh Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf.

Usai upacara, peserta mengunjungi Serambi Bung Karno di Biara St. Yoseph SVD. Tempat tersebut memiliki nilai sejarah penting karena menjadi lokasi Sang Proklamator meminjam dan membaca berbagai buku dari perpustakaan biara selama masa pengasingannya di Ende.

“Di Serambi Bung Karno ini Sang Proklamator mengalami transformasi diri dan cara pandang. Patung Bung Karno disini paling menyerupai dg Bung Karno semasa muda” Demikian ungkap Bruder Simpli yg menerima kedatangan rombongan.

Menurut Theodorus Widodo, rangkaian Safari Kebangsaan ini tidak hanya menjadi perjalanan wisata sejarah dan budaya, tetapi juga sarana memperkuat rasa persaudaraan antar suku, agama, dan kelompok masyarakat di NTT.

“Melalui Safari Kebangsaan ini, kami ingin meneguhkan bahwa keberagaman adalah kekuatan bangsa. Nilai-nilai Pancasila harus terus dirawat melalui kebersamaan, dialog, serta penghormatan terhadap perbedaan,” tegasnya.

Kegiatan Safari Kebangsaan FPK NTT dijadwalkan berakhir pada 2 Juni 2026 setelah seluruh rangkaian agenda kebangsaan, sosial, budaya, dan sejarah selesai dilaksanakan di Kabupaten Ende. ***




Wali Kota Kupang Letakkan Batu Pertama Kantor Baru KSP Kopdit Pintu Air, Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Kupang, nwartapedia.com  –  Wali Kota Kupang, Christian Widodo, menghadiri sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Kantor KSP Kopdit Pintu Air Cabang Kupang di Jalan Perintis Kemerdekaan III, Kelurahan Kelapa Lima, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi rakyat dan pilar kesejahteraan masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Pusat KSP Kopdit Pintu Air, Yakobus Jano, Wakil Pengawas KSP Kopdit Pintu Air Yengki, Wakil Komite Cabang Kupang Pdt. Jhon Djaru, jajaran pengurus dan anggota koperasi, serta sejumlah pejabat Pemerintah Kota Kupang.

Dalam sambutannya, Wali Kota Kupang menyampaikan apresiasi atas kontribusi KSP Kopdit Pintu Air yang telah hadir dan bertumbuh bersama masyarakat selama 13 tahun di Kota Kupang.

Menurutnya, koperasi telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan akses layanan keuangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kota Kupang dan seluruh masyarakat, saya menyampaikan terima kasih kepada KSP Kopdit Pintu Air yang telah menjadi mitra strategis dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Tiga belas tahun adalah perjalanan panjang yang dibangun dengan kerja keras, pengorbanan, dan semangat pelayanan,” ujar Christian Widodo.

Ia menegaskan bahwa koperasi tidak hanya berfungsi sebagai lembaga keuangan, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan yang mampu membantu masyarakat menghadapi berbagai tantangan ekonomi.

Menurutnya, keberadaan koperasi harus mampu memberikan manfaat nyata dan menjadi solusi bagi kebutuhan ekonomi anggotanya.

Wali Kota juga menilai peletakan batu pertama pembangunan gedung kantor baru tersebut bukan sekadar awal pembangunan fisik, melainkan simbol tumbuhnya harapan, kemandirian, serta semangat gotong royong yang menjadi fondasi gerakan koperasi.

Lebih lanjut, Christian Widodo menyebut koperasi sebagai salah satu bentuk implementasi nyata nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.

Nilai kebersamaan, keadilan sosial, dan gotong royong yang menjadi dasar koperasi dinilai sejalan dengan semangat pembangunan nasional.

Di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat, ia mengajak seluruh pengurus dan anggota koperasi untuk terus beradaptasi dengan teknologi dan menghadirkan inovasi dalam pelayanan.

Menurutnya, kemampuan beradaptasi menjadi kunci agar koperasi tetap relevan dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di masa depan.

Sementara itu, Ketua Pusat KSP Kopdit Pintu Air, Yakobus Jano, menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap perkembangan koperasi yang berawal dari sebuah desa kecil di Kabupaten Sikka tersebut.

Ia menjelaskan bahwa KSP Kopdit Pintu Air saat ini telah berkembang menjadi salah satu koperasi terbesar di Indonesia dengan jumlah anggota lebih dari 506 ribu orang dan total aset mencapai Rp1,27 triliun.

“Kami hadir dengan semangat melayani sesama. Gedung kantor baru ini merupakan wujud komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan bagi anggota, khususnya di Kota Kupang,” kata Yakobus.

Baginya, gedung kantor baru yang akan dibangun memiliki tiga lantai dan ditargetkan selesai dalam waktu satu tahun. Kehadiran gedung tersebut diharapkan dapat menjadi pusat pelayanan yang lebih representatif dan modern bagi lebih dari 14 ribu anggota KSP Kopdit Pintu Air di Kota Kupang dan wilayah sekitarnya.

Pembangunan kantor baru ini sekaligus menegaskan komitmen KSP Kopdit Pintu Air untuk terus memperkuat pelayanan, memperluas manfaat koperasi, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui semangat kebersamaan dan gotong royong. *




Inflasi NTT Mei 2026 Tembus 2,76 Persen, Waingapu Catat Angka Tertinggi

Kupang, nwartapedia.com   –  Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melaporkan bahwa inflasi tahunan atau year on year (y-on-y) di NTT pada Mei 2026 mencapai 2,76 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 110,60.

Berdasarkan rilis resmi yang disampaikan BPS NTT pada Selasa (2/6/2026), inflasi tertinggi terjadi di Waingapu dengan angka 3,71 persen dan IHK sebesar 112,64. Sementara itu, inflasi terendah tercatat di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) sebesar 0,95 persen dengan IHK sebesar 110,82.

BPS menjelaskan bahwa inflasi tahunan pada Mei 2026 dipicu oleh kenaikan harga pada 10 dari 11 kelompok pengeluaran yang menjadi komponen pembentuk Indeks Harga Konsumen.

Kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan tertinggi adalah kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang meningkat sebesar 15,55 persen.

Selain itu, kelompok transportasi juga mengalami kenaikan cukup signifikan sebesar 3,32 persen, diikuti kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 2,48 persen.

Kenaikan juga terjadi pada kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 2,35 persen, kesehatan sebesar 1,80 persen, perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 1,61 persen, serta kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,59 persen.

Sementara itu, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan mengalami kenaikan sebesar 0,47 persen, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga naik 0,53 persen, dan kelompok pakaian serta alas kaki meningkat 0,29 persen.

Di sisi lain, terdapat satu kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks harga, yakni kelompok pendidikan yang tercatat mengalami deflasi sebesar 2,25 persen pada Mei 2026.

Selain inflasi tahunan, BPS NTT juga mencatat bahwa pada Mei 2026 terjadi deflasi bulanan (month to month / m-to-m) sebesar 0,26 persen.

Adapun secara kumulatif sejak awal tahun atau year-to-date (y-to-d), Provinsi NTT mengalami inflasi sebesar 1,52 persen.

Data ini menunjukkan bahwa meskipun secara bulanan terjadi penurunan harga pada beberapa komoditas yang memicu deflasi, secara tahunan dan kumulatif perekonomian NTT masih mengalami tekanan inflasi yang dipengaruhi oleh kenaikan harga pada berbagai kelompok pengeluaran utama masyarakat.

BPS NTT mengimbau seluruh pemangku kepentingan untuk terus memantau perkembangan harga dan menjaga stabilitas pasokan komoditas strategis guna mengendalikan laju inflasi di daerah.*




NTP NTT Naik 0,45 Persen pada Mei 2026, Daya Tukar Petani Tunjukkan Perbaikan

Kupang, nwartapedia.com  – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melaporkan bahwa Nilai Tukar Petani (NTP) pada Mei 2026 mengalami kenaikan sebesar 0,45 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

NTP NTT tercatat mencapai 99,86, meningkat dari 99,41 pada April 2026.

Dalam rilis resmi yang disampaikan BPS NTT pada Selasa (2/6/2026), kenaikan NTP terjadi karena Indeks Harga yang Diterima Petani (It) meningkat sebesar 0,52 persen.

Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) yang hanya naik 0,06 persen selama periode yang sama.

Peningkatan NTP menunjukkan adanya perbaikan kondisi ekonomi petani karena harga hasil produksi pertanian yang diterima petani mengalami kenaikan lebih besar dibandingkan pengeluaran yang harus mereka keluarkan untuk kebutuhan produksi maupun konsumsi rumah tangga.

Kenaikan NTP pada Mei 2026 terutama didorong oleh meningkatnya kinerja sejumlah subsektor pertanian.

Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat menjadi penyumbang terbesar dengan kenaikan sebesar 1,66 persen.

Selain itu, subsektor Hortikultura naik 0,44 persen, Perikanan meningkat 0,18 persen, dan Tanaman Pangan bertambah 0,12 persen.

Di sisi lain, subsektor Peternakan mengalami penurunan NTP sebesar 0,09 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Sejumlah komoditas unggulan menjadi faktor utama yang mendorong peningkatan harga yang diterima petani.

Komoditas tersebut antara lain kakao atau coklat biji, kopi, vanili, kemiri, jagung, dan kacang hijau yang mengalami kenaikan harga selama Mei 2026.

Selain NTP, BPS NTT juga mencatat Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) mengalami kenaikan sebesar 0,08 persen menjadi 122,72.

Kenaikan ini terutama dipengaruhi oleh meningkatnya pengeluaran pada kelompok Perlengkapan, Peralatan, dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga.

Sementara itu, Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) juga menunjukkan tren positif. Pada Mei 2026, NTUP tercatat sebesar 104,86 atau naik 0,66 persen dibandingkan April 2026 yang berada pada angka 104,17.

Secara keseluruhan, peningkatan NTP dan NTUP pada Mei 2026 mengindikasikan adanya perbaikan daya beli serta kemampuan usaha rumah tangga pertanian di Nusa Tenggara Timur.

Kondisi ini diharapkan dapat terus mendorong pertumbuhan sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah. ***




KSP Kopdit Obor Mas KCU TTS Raih Penghargaan Omset dan Pelayanan Kredit Tertinggi Tahun Buku 2025

Maumere, Nwartapedia.com  –  KSP Kopdit Obor Mas Kantor Cabang Utama (KCU) Timor Tengah Selatan (TTS) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan kategori Omset dan Pelayanan Kredit Tertinggi Tahun Buku 2025 dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) Paripurna ke-XLII KSP Kopdit Obor Mas.

Penghargaan bergengsi tersebut diterima langsung oleh Yohanes Severinus Padeng, Manajer KCU TTS, didampingi Sylvia Sisilia Funan,

Ketua MIDI KCU TTS, dalam acara yang digelar di Hotel Capa Resort, Maumere, Kabupaten Sikka, Sabtu (30/5/2026).

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Koperasi Republik Indonesia sebagai bentuk apresiasi atas capaian kinerja KCU TTS yang dinilai berhasil mencatatkan omset pelayanan kredit tertinggi sepanjang Tahun Buku 2025.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata dedikasi dan kerja keras seluruh jajaran KCU TTS dalam memberikan pelayanan terbaik kepada anggota.

Prestasi ini juga menunjukkan tingginya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap layanan koperasi yang terus berkembang di wilayah Timor Tengah Selatan.

RAT Paripurna ke-XLII KSP Kopdit Obor Mas berlangsung meriah dan dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Menteri Koperasi RI, Gubernur Nusa Tenggara Timur, Direktur Utama LPDB-KUMKM, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi NTT, Bupati Sikka, Ketua DPRD Kabupaten Sikka, unsur Forkopimda, serta jajaran pengurus, pengawas, manajemen, dan anggota koperasi.

Dalam sambutannya, Menteri Koperasi RI memberikan apresiasi atas pertumbuhan KSP Kopdit Obor Mas yang dinilai konsisten menjalankan prinsip-prinsip koperasi dan berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan anggota. Capaian KCU TTS disebut sebagai contoh keberhasilan kerja keras dan pengelolaan koperasi yang profesional di daerah.

Momen penyerahan penghargaan menjadi salah satu agenda yang paling mendapat perhatian peserta RAT. Yohanes Severinus Padeng menerima penghargaan tersebut di hadapan ratusan peserta yang memberikan apresiasi melalui tepuk tangan meriah.

Selain agenda penghargaan, RAT ke-XLII juga dirangkaikan dengan pelantikan Pengurus dan Pengawas KSP Kopdit Obor Mas periode 2026–2029.

Pelantikan tersebut menandai dimulainya kepemimpinan baru yang diharapkan mampu membawa koperasi semakin maju, profesional, transparan, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi seluruh anggota.

Bagi KCU TTS, penghargaan ini bukan sekadar simbol keberhasilan, melainkan amanah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada anggota.

Prestasi tersebut semakin menegaskan bahwa koperasi dari Kota Soe mampu bersaing dan menjadi yang terbaik dengan tetap berpegang pada semangat “Dari Anggota, Oleh Anggota, Untuk Anggota.” (***)




PW Persis NTT Gelar Pemotongan Hewan Kurban di Noelbaki, Perkuat Toleransi Antarumat Beragama

Oelamasi, nwartapedia.com – Pimpinan Wilayah Persatuan Islam (PW Persis) Provinsi Nusa Tenggara Timur melaksanakan kegiatan pemotongan hewan kurban 1447 Hijriah pada Kamis (28/5/2026) atau bertepatan dengan 11 Zulhijjah 1447 H di wilayah Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ketua sekaligus penanggung jawab kegiatan, Al Ustaz Muallim Chaniago, S.Ag., M.Pd. Ia menjelaskan bahwa hewan kurban yang disembelih merupakan bantuan murni dari anggota DPD RI, Ustaz KH Muhammad Nuh, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Alumni Persis Bangil (IKAPB).

Menurut Muallim Chaniago, bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus sarana memperkuat nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk.

“Kegiatan kurban ini bukan hanya sebagai pelaksanaan ibadah, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, Noelbaki dipilih sebagai lokasi pelaksanaan karena daerah tersebut dikenal sebagai salah satu ikon toleransi dan moderasi beragama di Kabupaten Kupang. Masyarakat yang tinggal di wilayah tersebut hidup berdampingan dengan damai meskipun berasal dari latar belakang agama yang berbeda.

Dalam proses pembagian daging kurban, panitia tidak hanya menyalurkannya kepada warga Muslim, tetapi juga kepada warga Nasrani yang tinggal di sekitar lokasi kegiatan. Langkah tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat karena mencerminkan semangat berbagi dan kepedulian sosial yang menjadi nilai utama dalam perayaan Iduladha.

“Daging kurban tidak hanya dibagikan kepada kaum Muslimin, tetapi juga kepada tetangga sekitar yang beragama Nasrani sebagai bentuk kebersamaan dan penghormatan antarumat beragama,” jelasnya.

Data yang disampaikan panitia menunjukkan bahwa wilayah Noelbaki dihuni sekitar 300 kepala keluarga (KK), dengan sekitar 75 KK di antaranya merupakan keluarga Muslim. Meski demikian, kehidupan sosial masyarakat berlangsung harmonis dan penuh rasa saling menghargai.

“Alhamdulillah, kehidupan sosial kemasyarakatan di Noelbaki selalu rukun. Hampir tidak pernah terjadi keributan atau konflik yang berkaitan dengan perbedaan agama maupun latar belakang masyarakat,” tambah Muallim Chaniago.

Melalui kegiatan kurban ini, PW Persis NTT berharap semangat berbagi, persaudaraan, serta toleransi yang telah terjalin di Noelbaki dapat terus dipelihara dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai, harmonis, dan saling menghormati. (MI)




KBP2 Polri Sumba Timur Peringati HUT ke-6 Lewat Aksi Sosial dan Komitmen Jaga Kamtibmas

Waingapu, nwartapedia.com – Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBP2) Resor Sumba Timur merayakan hari jadinya yang ke-6 dengan menggelar rangkaian kegiatan sosial di Lapangan Sandalwood Waingapu, Kamis (28/5/2026).

Acara puncak ditandai dengan Deklarasi Sitkamtibmas dan Bakti Sosial yang menyasar peningkatan kebersihan lingkungan serta kesehatan masyarakat di Kabupaten Sumba Timur.

Momentum ini juga dimanfaatkan untuk menyalurkan bantuan sosial kepada para purnawirawan dan warakawuri Polri.

Ketua KBP2 Polri Resor Sumba Timur, Moses Kopong, yang sehari-hari menjabat Kasie Propam Polres Sumba Timur, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk nyata kepedulian institusi terhadap masyarakat.

“Kami ingin mendorong kesadaran bersama bahwa lingkungan bersih dan sehat adalah tanggung jawab kita semua. Melalui aksi ini, kami ajak masyarakat lebih peduli terhadap kebersihan sekitar,” ujar Moses.

Selain fokus pada lingkungan, bantuan sosial diberikan untuk mempererat hubungan kekeluargaan di internal Polri.

“Kepedulian kepada sesama, terutama kepada keluarga besar Polri yang telah purna tugas, harus terus dijaga,” tambahnya.

Dalam deklarasi Sitkamtibmas, Moses menekankan bahwa keamanan dan ketertiban bukan hanya tugas polisi.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat Sumba Timur bersinergi dengan Polres untuk menciptakan suasana yang aman dan kondusif.

“Dengan kerja sama yang solid, Sumba Timur bisa menjadi daerah yang nyaman bagi semua warga,” tegasnya.

Kegiatan bertema *“Indahnya Berbagi, Wujud Nyata Kepedulian untuk Sesama”* ini diharapkan menjadi pemicu semangat gotong royong. Pihak panitia berharap aksi serupa rutin digelar untuk memperkuat hubungan Polri dan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas wilayah. *