Bobby Lianto Pimpin KADIN NTT Promosikan UMKM dan Pariwisata Flobamora di Darwin Fusion 2026

Darwin, nwartapedia.com – Ketua Umum KADIN NTT, Bobby Lianto memimpin delegasi Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Nusa Tenggara Timur menghadiri ajang Darwin Fusion 2026 di Darwin, Australia, sebagai upaya memperluas promosi produk UMKM dan potensi pariwisata Flobamora ke pasar internasional.

Bobby Lianto bersama rombongan bertolak dari Dili, Timor Leste, menuju Darwin menggunakan maskapai Airnorth dan tiba di Darwin International Airport sekitar pukul 11.00 waktu setempat.

Setibanya di Darwin, Bobby langsung menghadiri rangkaian kegiatan Darwin Fusion di Hotel Hilton atas undangan Wali Kota Darwin, Peter Styles.

Turut mendampingi Bobby Lianto dalam kegiatan tersebut yakni Wakil Ketua Umum KADIN NTT Bidang UMKM dr. Andree Hartanto, Komtap UMKM dr. Herawati Lianto, serta Ketua KADIN Kabupaten Malaka Maria Fatima Suek Kain yang sebelumnya telah berada di Darwin bersama Bupati Malaka.

Dalam forum Darwin Fusion 2026, para peserta mengikuti seminar bertema Friendship City dan Sister City yang mempertemukan Darwin dengan sejumlah kota dari Indonesia, China, Vietnam, dan Timor Leste untuk memperkuat kerja sama di bidang ekonomi, investasi, dan hubungan antardaerah.

Selain mengikuti seminar, KADIN NTT juga membuka stan pameran yang menampilkan berbagai produk unggulan UMKM NTT. Produk yang dipromosikan meliputi kain tenun khas NTT, Ghaura Coklat, La Moringa, aneka produk teh, Myron Food, serta berbagai materi promosi destinasi wisata Flobamora.

Keikutsertaan KADIN NTT dalam pameran tersebut menjadi kesempatan strategis untuk memperkenalkan produk lokal kepada calon mitra bisnis dan investor dari berbagai negara yang hadir dalam Darwin Fusion 2026.

Pada sore hari, Wali Kota Darwin menggelar acara ramah tamah yang mempertemukan seluruh delegasi internasional guna mempererat hubungan kerja sama antarkota dan antarnegara.

Rangkaian kegiatan berlanjut pada malam hari melalui jamuan makan malam yang diselenggarakan Konsulat Republik Indonesia untuk Northern Territory. Acara tersebut dihadiri jajaran KADIN NTT bersama Kadin Northern Territory (CoC NT), AIBC NT, serta IABC Jakarta.

Agenda Darwin Fusion 2026 berlanjut pada Sabtu (11/7/2026) dengan pembukaan pertandingan sepak bola persahabatan yang diikuti kota-kota dalam jaringan Sister City dan Friendship City.

Pada sore harinya, seluruh delegasi dijadwalkan menghadiri Garramilla Food Fair yang menampilkan aneka kuliner dan budaya dari berbagai negara.

Kegiatan internasional tersebut juga dihadiri para kepala daerah dari Nusa Tenggara Timur, di antaranya Bupati Timor Tengah Utara Yosep Falentinus Delasalle Kebo, Bupati Belu Willybrodus Lay, serta Bupati Malaka Stefanus Bria Seran.

Melalui keikutsertaan dalam Darwin Fusion 2026, KADIN NTT berharap promosi produk unggulan daerah, sektor UMKM, pariwisata, serta peluang investasi di Nusa Tenggara Timur semakin dikenal di tingkat internasional dan membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan Australia maupun negara-negara mitra lainnya. **




Promo Besar Adira Expo Sambangi Kupang, Warga Bisa Nikmati Pembiayaan Ringan dan Beragam Hadiah

Kupang, nwartapedia.com  – Masyarakat Kota Kupang akan memiliki kesempatan mendapatkan berbagai penawaran pembiayaan menarik melalui Adira Expo yang digelar di Lippo Plaza Kupang pada 17–19 Juli 2026.

Pameran ini menghadirkan solusi finansial sekaligus beragam aktivitas hiburan keluarga selama masa liburan sekolah.

Informasi tersebut disampaikan dalam media gathering Adira Finance bertema “Liburan Jadi Nyata” yang berlangsung di Lagoom Cafe, Kota Kupang, Kamis (10/7/2026).

Head of Branch SSD Adira Finance Cabang Kupang, Andrianus Manu, mengatakan Adira Expo dirancang untuk membantu masyarakat memenuhi berbagai kebutuhan, mulai dari pembelian kendaraan, kebutuhan rumah tangga, hingga rencana liburan keluarga dengan skema pembiayaan yang mudah dan fleksibel.

“Momentum liburan sekolah menjadi waktu yang tepat bagi banyak keluarga untuk mewujudkan berbagai rencana. Melalui Adira Expo, kami ingin memberikan kemudahan agar masyarakat dapat memperoleh solusi finansial yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujarnya.

Selama tiga hari penyelenggaraan, pengunjung dapat menikmati berbagai promo, seperti bunga pembiayaan mobil baru mulai 1,97 persen per tahun, diskon hingga Rp35 juta untuk mobil penumpang baru, uang muka sepeda motor mulai Rp500 ribu, potongan angsuran hingga Rp100 ribu, cashback adirapoin hingga Rp1 juta, serta proses persetujuan pembiayaan di lokasi.

Adira Finance juga menghadirkan program HARCILNAS (Harinya Cicilan Lunas) yang memberikan kesempatan kepada konsumen aktif untuk memperoleh pelunasan cicilan melalui undian dengan menukarkan 500 adirapoin pada aplikasi Adiraku.

Tidak hanya menawarkan layanan pembiayaan, Adira Expo juga menghadirkan berbagai kegiatan yang dapat dinikmati seluruh anggota keluarga.

Mulai dari lomba mewarnai, fashion show anak, tari kreasi, story telling hingga hiburan musik yang berlangsung selama pameran.

Melalui kolaborasi bersama Danamon, Zurich Asuransi Indonesia, dan Home Credit Indonesia dalam ekosistem keuangan MUFG, pengunjung juga dapat mengakses berbagai layanan finansial dan perlindungan asuransi secara terpadu.

Andrianus Manu berharap Adira Expo menjadi solusi bagi masyarakat Kupang dalam merencanakan kebutuhan finansial secara lebih aman dan nyaman, sekaligus memberikan pengalaman liburan yang lebih menyenangkan bersama keluarga.

Adira Finance sendiri merupakan perusahaan pembiayaan yang telah beroperasi sejak 1990 dan kini menjadi bagian dari MUFG Group.

Setelah bergabung dengan Mandala Finance pada 2025, perusahaan memiliki 877 jaringan usaha yang melayani sekitar 2,6 juta konsumen aktif di seluruh Indonesia dengan beragam produk pembiayaan, mulai dari kendaraan bermotor hingga SolusiDana dengan jaminan BPKB. (MI)




Besok di Graha Undana, Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero Tampilkan Musik, Teater, dan Lelang Amal

Kupang, nwartapedia.com  – Masyarakat Kota Kupang diajak menikmati pertunjukan seni yang memadukan musik, teater, budaya, dan aksi sosial dalam Konser Ledalero Choir yang akan digelar di Graha Universitas Nusa Cendana (Undana), Jumat (11/7/2026).

Dengan harga tiket hanya Rp20.000, konser ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati pertunjukan berkualitas sekaligus berpartisipasi dalam kegiatan amal.

Moderator Ledalero Choir, Pater Rolan Lima Letu, SVD, mengatakan konser tersebut merupakan bagian dari rangkaian tur yang telah digelar di sejumlah kota di Indonesia.

Tahun ini, Pulau Timor menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan sebagai bentuk kedekatan Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero dengan masyarakat Nusa Tenggara Timur.

Menurut Pater Rolan, tujuan utama konser adalah menggalang dana guna mendukung pembinaan para frater di Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero, Maumere.

Saat ini, lembaga tersebut membina sekitar 305 frater dengan kebutuhan biaya pendidikan dan kehidupan mencapai Rp8 hingga Rp9 miliar setiap tahun.

“Kami ingin mengajak masyarakat ikut ambil bagian dalam misi pendidikan calon imam. Dukungan dari para donatur luar negeri saat ini mengalami penurunan sehingga kami berinisiatif menggelar konser amal,” ujarnya dalam konferensi pers di Graha Undana, Kamis (10/7/2026).

Selain membantu biaya pendidikan, hasil penggalangan dana juga akan digunakan untuk renovasi sejumlah bangunan seminari yang telah berusia tua dan membutuhkan perbaikan, terutama pada bagian atap.

Konser akan menyuguhkan berbagai penampilan, mulai dari lagu-lagu rohani, musik klasik, opera, hingga lagu-lagu daerah dari Timor, Manggarai, Lamaholot, Ende, Batak, dan berbagai daerah lainnya di Indonesia.

Penonton juga akan disuguhi pertunjukan teater yang mengangkat realitas sosial sebagai refleksi kehidupan masyarakat.

Tidak hanya itu, panitia menyiapkan lelang amal berupa lukisan karya seniman yang dibuat secara langsung di atas panggung, serta pelelangan topi khas hasil karya perajin lokal. Seluruh hasil lelang akan digunakan untuk mendukung pendidikan para calon imam di Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero.

Konser juga akan dimeriahkan kolaborasi bersama mahasiswa Program Studi Pendidikan Musik Universitas Nusa Cendana yang akan menampilkan permainan alat musik tradisional dalam aransemen modern.

Ketua Panitia Lokal Konser, Kristo Blasin, mengatakan persiapan konser melibatkan alumni Ledalero, Pemuda Katolik, Wanita Katolik, serta berbagai komunitas di Kota Kupang.

Ia mengajak masyarakat memadati Graha Undana yang berkapasitas sekitar 5.000 penonton.

“Kami berharap masyarakat tidak hanya membeli tiket, tetapi datang menikmati pertunjukan yang telah dipersiapkan dengan sangat baik. Harga tiket hanya Rp20.000 agar semakin banyak masyarakat dapat menikmati konser ini sekaligus mendukung karya misi Ledalero,” katanya.

Panitia menargetkan penggalangan dana sebesar Rp500 juta hingga Rp600 juta melalui penjualan tiket, donasi, dan lelang amal.

Sementara itu, Sekretaris Panitia, Isidorus Lilijawa, berharap konser ini menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus mendukung pendidikan calon imam dan karya misi Serikat Sabda Allah (SVD) yang kini telah berkarya di lebih dari 80 negara.

Melalui perpaduan musik, teater, budaya, dan aksi sosial, konser ini diharapkan menjadi hiburan yang sarat makna sekaligus mempererat kepedulian masyarakat terhadap keberlangsungan pendidikan di Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero. (MI)




Sinergi KADIN NTT, Korem, Polda dan TVRI Perkuat UMKM Melalui Festival Rakyat Nusantara 2026

Kupang, nwartapedia.com  –  Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Korem 161/Wira Sakti, Polda NTT, dan TVRI memperkuat kolaborasi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui penyelenggaraan Festival Rakyat Nusantara 2026.

Festival ini akan dirangkaikan dengan kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia serta melibatkan puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) secara gratis.

Komitmen tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Kantor KADIN NTT, Sabtu (4/7/2026).

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua KADIN NTT, Bobby Lianto, didampingi Pejabat Kepala Seksi Personel (Kasipers) Korem 161/Wira Sakti, Kolonel Pedro Suares, serta perwakilan Polda NTT, Hantry.

Turut hadir dalam rapat tersebut tim TVRI yang dipimpin Robert beserta jajaran, Direktur Eksekutif KADIN NTT Mercy Siubelan, dan para pengurus KADIN NTT lainnya.

Fokus pembahasan rapat adalah pembentukan panitia pelaksana sekaligus pemantapan konsep Festival Rakyat Nusantara 2026 yang diharapkan menjadi ruang hiburan masyarakat sekaligus sarana pemberdayaan ekonomi bagi pelaku UMKM di Nusa Tenggara Timur.

Ketua KADIN NTT, Bobby Lianto, mengatakan festival ini dirancang agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas, baik oleh masyarakat maupun pelaku usaha kecil.

“Festival Rakyat Nusantara 2026 bukan hanya menghadirkan nonton bareng Piala Dunia, tetapi juga membuka peluang bagi UMKM untuk memasarkan produk mereka secara gratis. Kami ingin ekonomi masyarakat ikut bergerak melalui kegiatan ini,” ujar Bobby Lianto.

Festival dijadwalkan berlangsung pada 12 hingga 20 Juli 2026 di kawasan depan Kantor TVRI Kupang.

Kegiatan dimulai setiap hari pukul 18.00 WITA dengan pembukaan stan UMKM, kemudian dilanjutkan dengan nonton bareng pertandingan Piala Dunia menggunakan layar videotron.

Untuk mendukung kemeriahan festival, sejumlah tenda akan disiapkan sebagai lokasi bazar UMKM.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai lembaga perbankan, di antaranya Bank NTT, Bank Mandiri, BRI, dan BNI, yang akan menghadirkan UMKM binaan masing-masing.

Kolaborasi antara KADIN NTT, Korem 161/Wira Sakti, Polda NTT, TVRI, dan sektor perbankan diharapkan mampu menciptakan festival yang tidak hanya menjadi pusat hiburan masyarakat selama Piala Dunia berlangsung, tetapi juga menjadi momentum kebangkitan ekonomi lokal.

Melalui Festival Rakyat Nusantara 2026, penyelenggara berharap produk-produk UMKM Nusa Tenggara Timur semakin dikenal masyarakat luas, transaksi usaha meningkat, serta terbangun semangat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. ***




Festival Fulan Fehan IV Perkuat Pariwisata Belu, KADIN NTT Dorong Masuk Kalender Wisata Dunia

Atambua, nwartapedia.com – Festival Fulan Fehan IV bertema “Dance for Friendship” kembali membuktikan diri sebagai salah satu festival budaya terbesar di Nusa Tenggara Timur.

Digelar di kawasan wisata Fulan Fehan, Desa Dirun, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu, Sabtu (27/6/2026), festival ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga memperkuat posisi Belu sebagai destinasi wisata unggulan Indonesia.

Kemeriahan festival semakin terasa dengan kehadiran sejumlah tamu kehormatan, di antaranya Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Wakil Menteri Dalam Negeri, perwakilan Menteri Kebudayaan Timor Leste, Wali Kota Darwin Peter Styles, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, para kepala daerah di NTT, serta tamu dari berbagai wilayah di Indonesia dan luar negeri.

Ketua Umum KADIN NTT, Dr. Cand. Bobby Lianto, M.M., MBA., bersama jajaran KADIN NTT juga hadir mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Menurutnya, Festival Fulan Fehan telah berkembang jauh melampaui festival budaya daerah dan kini layak disejajarkan dengan festival bertaraf internasional.

“Keunikan festival ini tidak dimiliki daerah lain. Pertunjukan seni, musik, dan tari dipadukan dengan panorama alam Fulan Fehan yang luar biasa indah. Ini menjadi kekuatan besar untuk menarik wisatawan dunia,” ujar Bobby.

Rangkaian Festival Fulan Fehan dimulai sejak 25 Juni 2026 melalui kegiatan adat Ukun Naran Bunaq di Kampung Adat Duarato. Sehari berikutnya digelar Parade Tenun dan Fashion Show di Plaza Pelayanan Publik Atambua sebelum mencapai puncak acara di hamparan padang savana Fulan Fehan.

Bobby mengatakan perpaduan budaya, alam, dan keramahan masyarakat Belu menjadi modal besar untuk mengembangkan sektor pariwisata sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat.

Ia juga menilai kehadiran delegasi dari Australia, termasuk Wali Kota Darwin, membuka peluang kerja sama yang lebih luas di bidang pariwisata, perdagangan, dan investasi.

Salah satu peluang yang didorong adalah pembukaan jalur kunjungan kapal pesiar ke Nusa Tenggara Timur sehingga mampu mendatangkan lebih banyak wisatawan mancanegara.

Selain itu, Bobby berharap Festival Fulan Fehan ditetapkan sebagai agenda wisata tahunan yang dipromosikan secara konsisten di tingkat nasional maupun internasional agar wisatawan dapat memasukkan Belu sebagai destinasi utama setiap tahunnya.

Ia turut memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Belu di bawah kepemimpinan Bupati Willybrodus Lay beserta seluruh masyarakat yang telah sukses menyelenggarakan festival dengan baik.

Menurut Bobby, antusiasme para tamu dari dalam dan luar negeri menjadi bukti bahwa Festival Fulan Fehan memiliki daya tarik yang kuat dan berpotensi menjadi ikon pariwisata Nusa Tenggara Timur.

Dalam waktu dekat, Bobby Lianto bersama sejumlah kepala daerah di NTT dijadwalkan menghadiri kegiatan Darwin Fusion pada 9–11 Juli 2026 di Australia.

Agenda tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan kerja sama antara NTT dan Kota Darwin, termasuk mendukung program Friendship City antara Kota Kupang dan Darwin.

Melalui sinergi tersebut, KADIN NTT berharap promosi pariwisata, investasi, dan perdagangan dapat semakin berkembang sehingga Festival Fulan Fehan menjadi pintu masuk bagi wisatawan internasional untuk mengenal kekayaan budaya dan keindahan alam Nusa Tenggara Timur. ***




BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Kupang, Ajak Seluruh Masyarakat Wujudkan Data Akurat untuk Pembangunan

Kupang, nwartapedia.com  –  Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia secara resmi mencanangkan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar di arena Car Free Day Kota Kupang, Sabtu (27/6/2026).

Pencanangan ini menjadi langkah awal pelaksanaan pendataan ekonomi nasional yang akan menjangkau seluruh pelaku usaha di Indonesia sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS RI, Pudji Ismartini, M.App.Stat, mengatakan keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 sangat bergantung pada dukungan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan seluruh masyarakat.

Karena itu, ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, pemerintah kabupaten/kota, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan agenda nasional tersebut.

Menurut Pudji, Sensus Ekonomi bukan sekadar kegiatan pendataan, melainkan sebuah upaya besar bangsa untuk memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi perekonomian Indonesia secara menyeluruh.

“Melalui sensus ini kita ingin melihat secara utuh seluruh aktivitas ekonomi yang ada di Indonesia, mulai dari usaha yang dijalankan di rumah tangga, usaha mikro, pedagang kecil, hingga perusahaan berskala besar. Semua memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa tidak ada usaha yang terlalu kecil untuk diperhitungkan dan tidak ada usaha yang terlalu besar untuk diabaikan. Seluruh pelaku usaha akan didata agar pemerintah memiliki informasi yang lengkap dalam menyusun kebijakan pembangunan.

Pudji menjelaskan, data hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi acuan pemerintah dalam merancang berbagai program pembangunan, mulai dari pembangunan infrastruktur, penciptaan lapangan kerja, pemberdayaan UMKM, hingga pengembangan sektor ekonomi yang memiliki potensi besar di masing-masing daerah.

Selain bermanfaat bagi pemerintah, hasil sensus juga memberikan manfaat langsung bagi pelaku usaha. Data tersebut menjadi bukti bahwa usaha mereka tercatat sebagai bagian dari perekonomian nasional sehingga dapat menjadi dasar dalam penyusunan berbagai program pembinaan dan pengembangan usaha.

Bagi masyarakat, lanjutnya, hasil sensus akan memberikan gambaran mengenai perkembangan dunia usaha, potensi investasi, hingga peluang kerja yang dapat mendorong peningkatan kesejahteraan.

Salah satu pembaruan penting dalam Sensus Ekonomi 2026 adalah masuknya sektor pertanian ke dalam cakupan pendataan. Berbeda dengan sensus sebelumnya, seluruh aktivitas ekonomi di sektor pertanian kini akan didata sehingga menghasilkan gambaran ekonomi nasional yang lebih lengkap dan komprehensif.

“Data yang akurat menjadi fondasi utama dalam pembangunan. Tanpa data yang benar, kebijakan bisa salah sasaran. Karena itu kami mengajak seluruh masyarakat memberikan informasi yang benar, jujur, dan lengkap,” kata Pudji.

Ia juga memastikan seluruh data yang diberikan masyarakat akan dijaga kerahasiaannya sesuai Undang-Undang Statistik. Informasi yang dikumpulkan hanya digunakan untuk kepentingan penyusunan statistik dan tidak berkaitan dengan kewajiban perpajakan maupun kepentingan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pudji mengajak masyarakat menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 melalui gerakan PIR, yakni P menerima petugas sensus dengan baik, I memberikan informasi secara jujur dan benar, serta R yakin bahwa seluruh data yang diberikan dijamin kerahasiaannya.

“Sensus Ekonomi 2026 adalah milik kita bersama. Setiap data yang diberikan masyarakat merupakan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan ekonomi Indonesia yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Sementara itu, mewakili Gubernur Nusa Tenggara Timur, Staf Ahli Bidang Politik dan Pemerintahan Setda Provinsi NTT, Drs. Petrus Seran Tahuk, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sebagai agenda strategis nasional yang memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah maupun nasional.

Menurutnya, pemerintah sangat membutuhkan data statistik yang akurat dalam merumuskan kebijakan pembangunan di berbagai sektor, seperti pertanian, peternakan, perikanan, pariwisata, ekonomi kreatif, perdagangan, hingga sektor jasa.

“Data yang dihasilkan melalui Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi fondasi penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran, baik di tingkat nasional maupun di Provinsi Nusa Tenggara Timur,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh jajaran BPS, pemerintah daerah, pelaku usaha, tokoh masyarakat, media massa, serta seluruh elemen masyarakat yang mendukung pelaksanaan sensus tersebut.

Pemerintah Provinsi NTT berharap seluruh masyarakat dapat berpartisipasi aktif dengan menerima petugas sensus dan memberikan data yang benar.

Dengan demikian, hasil Sensus Ekonomi 2026 benar-benar mampu menjadi dasar penyusunan kebijakan yang berkualitas, memperkuat daya saing ekonomi daerah, serta mendukung terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan menuju Indonesia Emas. (MI)




Ketum KADIN NTT Apresiasi Sukses MTQ XXXI Nagekeo, Toleransi Antarumat Beragama Jadi Sorotan

Nagekeo, Nwartapedia.com  –  Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Nusa Tenggara Timur, Bobby Lianto, memberikan apresiasi tinggi kepada panitia dan seluruh masyarakat yang telah menyukseskan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi NTT di Kabupaten Nagekeo.

Bobby Lianto menghadiri langsung pembukaan MTQ yang berlangsung di Masjid Agung Mbay, Kabupaten Nagekeo, Selasa (23/6/2026) malam.

Dalam kesempatan tersebut, ia didampingi Ketua KADIN Nagekeo, Sambu Aurelius Ignatius, Ketua KADIN Kabupaten Ende Haji Herry Jufry, serta Direktur Eksekutif KADIN NTT, Mercy Siubelan.

Kegiatan pembukaan MTQ XXXI secara resmi dibuka oleh Gubernur NTT melalui sambungan virtual dan dihadiri sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pimpinan daerah dari berbagai kabupaten di Nusa Tenggara Timur.

Turut hadir Ketua DPRD Provinsi NTT Emi Nomleni, Kepala Kejaksaan Tinggi NTT Roch Adi Wibowo, Bupati Nagekeo Simplisius Donatus, Wakil Bupati Nagekeo Gonzalo Gratianus Muga Sada, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.

Menurut Bobby Lianto, salah satu hal yang paling mengesankan dari pelaksanaan MTQ tahun ini adalah kuatnya semangat kebersamaan dan toleransi yang ditunjukkan oleh masyarakat Kabupaten Nagekeo dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan.

Ia menilai keberhasilan pelaksanaan MTQ di daerah yang mayoritas penduduknya non-Muslim menjadi bukti nyata bahwa masyarakat NTT mampu menjaga kerukunan dan menghormati keberagaman yang ada.

“Kegiatan ini sangat menggugah hati dan menunjukkan bahwa toleransi di NTT bukan hanya slogan, tetapi benar-benar hidup dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Semangat seperti ini harus terus dijaga, dipelihara, dan semakin dipererat,” ujar Bobby Lianto.

Menurutnya, suasana persaudaraan yang terlihat selama pembukaan MTQ menjadi contoh nyata harmoni sosial yang selama ini menjadi kekuatan utama masyarakat Nusa Tenggara Timur.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi NTT, Mohamad Ansor, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Nagekeo, masyarakat, dan seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan pelaksanaan MTQ XXXI.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan MTQ tidak hanya menjadi kebanggaan umat Islam, tetapi juga menjadi kebanggaan seluruh masyarakat NTT yang dikenal memiliki tingkat toleransi dan kerukunan antarumat beragama yang tinggi.

Nilai-nilai kebersamaan tersebut semakin terlihat dengan hadirnya para pemuka agama Katolik dan Kristen yang turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan MTQ. Kehadiran para tokoh lintas agama tersebut menjadi simbol kuatnya semangat persaudaraan dalam keberagaman yang tumbuh di NTT.

Selain menjadi ajang syiar Islam dan pengembangan kemampuan membaca Al-Qur’an, MTQ XXXI juga menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, mempererat hubungan antarmasyarakat, serta membangun semangat kebangsaan di tengah keberagaman budaya dan agama.

Bobby Lianto berharap pelaksanaan MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTT dapat berjalan lancar hingga penutupan serta melahirkan qari dan qariah terbaik yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.

“Semoga MTQ ini sukses hingga penutupan dan menghasilkan capaian yang luar biasa, baik dalam prestasi peserta maupun dalam memperkuat persatuan, persaudaraan, dan kerukunan masyarakat Nusa Tenggara Timur,” pungkasnya.

Pelaksanaan MTQ XXXI di Kabupaten Nagekeo pun menjadi bukti bahwa semangat toleransi, gotong royong, dan persaudaraan tetap menjadi fondasi kuat dalam kehidupan masyarakat NTT, sekaligus memperlihatkan wajah daerah yang harmonis di tengah keberagaman. *




Rektor Undana Sambut Kerja Sama BPJS Kesehatan, RSU Undana Resmi Layani Peserta JKN di NTT

Kupang, nwartapedia.com  – Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana) menyampaikan bahwa kerja sama antara Rumah Sakit Umum (RSU) Undana dan BPJS Kesehatan merupakan langkah strategis dalam memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT).

Melalui kolaborasi tersebut, RSU Undana kini resmi melayani peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan.

Peresmian layanan BPJS Kesehatan di RSU Undana ditandai dengan Grand Opening yang berlangsung di Kupang, Rabu (17/6/2026), dan dihadiri Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, jajaran BPJS Kesehatan, pimpinan Undana, tenaga kesehatan, serta berbagai unsur pemerintah daerah.

Rektor Undana mengatakan, hadirnya layanan BPJS Kesehatan di RSU Undana menjadi bagian dari komitmen universitas untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, terjangkau, dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat.

Menurutnya, rumah sakit pendidikan milik Undana tidak hanya berfungsi sebagai pusat pelayanan kesehatan, tetapi juga sebagai sarana pendidikan dan pengembangan tenaga medis profesional yang siap mengabdi di NTT.

Sementara itu, Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma mengaku bangga melihat perkembangan RSU Undana yang telah melalui perjalanan panjang sejak awal dibangun pada masa pandemi Covid-19 hingga kini mampu memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat melalui BPJS Kesehatan.

“Saya ingat sekali waktu itu setelah dibangun untuk penanganan Covid-19, saya bersama Pak Viktor datang memeriksa seluruh fasilitas yang ada dan disiapkan untuk pasien Covid-19. Saat itu sarana dan prasarana belum lengkap, tetapi pelayanan tetap berjalan,” ujar Johni.

Menurutnya, pembangunan RSU Undana berlangsung secara bertahap dan terus mengalami pengembangan dari waktu ke waktu berkat dukungan berbagai pihak.

Johni menyampaikan apresiasi kepada pimpinan universitas, Fakultas Kedokteran Undana, tenaga kesehatan, serta Pemerintah Provinsi NTT yang telah berkontribusi dalam menghadirkan rumah sakit yang kini dapat melayani masyarakat melalui program BPJS Kesehatan.

Ia juga mengenang perjuangan pendirian Fakultas Kedokteran Undana yang pada awalnya sempat diragukan banyak pihak. Namun, berkat komitmen dan kerja keras seluruh civitas akademika, fakultas tersebut kini berkembang menjadi salah satu kebanggaan masyarakat NTT.

“Sesuatu yang baru memang tidak langsung sempurna. Semuanya dimulai dari ide yang baik, niat yang baik, dan kerja keras yang berkelanjutan. Hari ini kita menyaksikan bahwa Fakultas Kedokteran Undana telah berkembang dan menjadi kebanggaan masyarakat NTT,” katanya.

Johni menilai keberadaan Fakultas Kedokteran Undana bersama Fakultas Kedokteran Universitas Citra Bangsa menjadi harapan besar dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan sekaligus memenuhi kebutuhan dokter di berbagai wilayah NTT.

Ia juga mengapresiasi langkah Undana yang telah membuka berbagai Program Pendidikan Dokter Spesialis, seperti anestesi, obstetri dan ginekologi (Obgyn), serta pengembangan program spesialis lainnya.

Menurut Johni, peningkatan kuota mahasiswa kedokteran di Undana perlu terus didorong agar semakin banyak putra-putri daerah dapat menempuh pendidikan kedokteran di NTT dan kembali mengabdi bagi masyarakat.

“Kita berharap anak-anak NTT bisa belajar di sini, menjadi dokter yang berkualitas, dan kembali mengabdi untuk masyarakat Nusa Tenggara Timur,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa penguatan pendidikan kedokteran harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Karena itu, kerja sama antara RSU Undana dan BPJS Kesehatan dinilai sebagai langkah strategis untuk memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Mengakhiri sambutannya, Johni Asadoma secara resmi membuka layanan BPJS Kesehatan di RSU Undana.

“Dengan memohon restu Tuhan Yang Maha Kuasa dan dukungan seluruh masyarakat, saya menyatakan layanan BPJS Kesehatan di Rumah Sakit Umum Universitas Nusa Cendana resmi dibuka dan dapat melayani masyarakat Nusa Tenggara Timur,” tutupnya. (MI)




Pengurus INTI Kabupaten Kupang Masa Bakti 2026–2028 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Aksi Sosial, kemanusiaan dan Kebangsaan

Kupang, nwartapedia.com  – Pengurus Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Cabang Kabupaten Kupang masa bakti 2026–2028 resmi dilantik dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Aula Kominfo Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (11/6/2026).

Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Pengurus Daerah INTI NTT, Ir. Theodorus Widodo, sementara pembacaan Surat Keputusan (SK) kepengurusan dilakukan oleh Sekretaris INTI NTT, David Kenenbudi.

Ketua INTI Kabupaten Kupang yang baru dilantik, Irsanki Gabrial Poa, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya bersama seluruh jajaran pengurus.

Ia mengatakan amanah tersebut akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab melalui kerja sama yang solid demi menghadirkan organisasi yang bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Kupang.

“Kami siap menjalankan visi dan misi INTI serta membangun kolaborasi untuk menghadirkan berbagai kegiatan sosial, kemanusiaan, kebangsaan dan pendidikan yang berdampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Daerah INTI NTT, Ir. Theodorus Widodo, menjelaskan bahwa pembentukan kepengurusan INTI Kabupaten Kupang menjadi langkah penting dalam memperluas peran organisasi di wilayah NTT.

Menurutnya, INTI selama ini aktif dalam berbagai kegiatan sosial, kemanusiaan, budaya, pendidikan , hingga aksi kebangsaan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Kehadiran kepengurusan baru di Kabupaten Kupang diharapkan mampu memperkuat semangat persatuan dalam keberagaman serta meningkatkan kontribusi organisasi di tengah masyarakat.

Ia juga mengapresiasi kehadiran generasi muda dalam kepengurusan baru yang dinilai akan membawa semangat baru bagi perkembangan organisasi di masa mendatang.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Pengurus Pusat INTI, Dr. Indra Wahidin, yang mengikuti kegiatan secara virtual, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik.

Ia berharap kepengurusan INTI Kabupaten Kupang dapat menjalankan roda organisasi secara profesional, menjaga soliditas, serta bersinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

Sekretaris Jenderal INTI Pusat, Hardy Stefanus, turut menegaskan bahwa pengurus cabang merupakan ujung tombak organisasi yang berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Karena itu, ia berharap seluruh pengurus mampu menjaga kekompakan dan terus menyelaraskan program kerja dengan kebijakan organisasi di tingkat pusat maupun daerah sehingga manfaat organisasi dapat dirasakan secara luas.

Adapun susunan Pengurus Cabang Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Kabupaten Kupang masa bakti 2026–2028 terdiri dari Erwin Yosep sebagai Penasehat, Irsanki Gabrial Poa sebagai Ketua, Yonathan Zakrabentus sebagai Wakil Ketua, Viren Aninfeto sebagai Sekretaris, dan Deddy Luan sebagai Bendahara.

Pelantikan ini diharapkan menjadi awal penguatan eksistensi INTI Kabupaten Kupang dalam menjalankan berbagai program sosial, kemanusiaan, budaya, dan pendidikan serta mempererat semangat persaudaraan dan persatuan di tengah masyarakat Kabupaten Kupang. (*)




KADIN NTT Sambut Positif Kebijakan Baru KPR Subsidi, Masyarakat Berstatus Kol 5 Kini Lebih Mudah Miliki Rumah

KADIN NTT Sambut Positif Kebijakan Baru KPR Subsidi, Masyarakat Berstatus Kol 5 Kini Lebih Mudah Miliki Rumah

KUPANG, nwartapedia.com – Kabar baik bagi masyarakat yang ingin memiliki rumah subsidi. Pemerintah melalui kebijakan yang didukung Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan kemudahan bagi calon debitur yang memiliki riwayat kredit Kol 1 hingga Kol 5 untuk mengakses Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi.

Melalui kebijakan tersebut, masyarakat yang sebelumnya memiliki tunggakan kredit namun telah melunasi seluruh kewajibannya dan tidak berstatus hapus buku, kini dapat langsung melanjutkan proses akad KPR tanpa harus menunggu masa pemulihan kredit selama enam bulan hingga satu tahun seperti sebelumnya.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Nusa Tenggara Timur, Dr. (Cand) Bobby Lianto, M.M., MBA, menyampaikan apresiasi kepada Menteri PKP Maruarar Sirait bersama Dewan Pengurus Pusat Realestat Indonesia (REI) serta dukungan OJK yang telah mendorong lahirnya kebijakan tersebut.

Menurut Bobby Lianto, aturan baru ini menjadi angin segar bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang selama ini terkendala riwayat kredit akibat pinjaman online maupun pembiayaan lainnya, sehingga gagal memperoleh akses pembiayaan rumah subsidi.

Ia menilai banyak masyarakat yang sebenarnya telah melunasi kewajibannya, namun masih harus menunggu dalam waktu yang cukup lama sebelum dapat mengajukan KPR subsidi. Kondisi tersebut membuat kesempatan memiliki rumah layak huni menjadi semakin sulit diwujudkan.

Dengan diberlakukannya kebijakan baru tersebut, masyarakat yang telah menyelesaikan tunggakan kredit dapat segera mengajukan pembelian rumah subsidi tanpa harus menunggu masa pemulihan, sehingga proses kepemilikan rumah menjadi lebih cepat dan mudah.

Bobby Lianto berharap kebijakan ini dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap perumahan yang layak sekaligus mendukung program pemerintah dalam menyediakan hunian terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat di Indonesia.