Filmon Loasana Ajak Warga NTT Sambut Joko Widodo dengan Penuh Cinta, Apresiasi Jejak Pembangunan di Daerah

Kupang, nwartapedia.com  –  Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Filmon Loasana, mengajak seluruh masyarakat NTT menyambut kedatangan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), dengan penuh cinta, sukacita, dan rasa syukur.

Menurut Filmon, kehadiran Jokowi di NTT setelah mengakhiri masa jabatannya sebagai presiden merupakan wujud kecintaan yang tetap terjaga terhadap masyarakat NTT.

“Sebagai masyarakat NTT, kita patut bersyukur karena di sela-sela masa pensiunnya, Bapak Jokowi masih meluangkan waktu untuk datang kembali ke NTT. Ini adalah kebahagiaan bagi kita semua,” ujar Filmon kepada media ini pada Rabu (29/7/2026).

Ia menilai, selama memimpin Indonesia, Jokowi telah meninggalkan warisan pembangunan yang nyata di NTT.

Berbagai proyek strategis nasional yang dibangun telah memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan konektivitas, ketahanan air, dan pertumbuhan ekonomi.

Filmon menyebut empat bendungan besar yang dibangun pada era pemerintahan Jokowi, yakni Bendungan Raknamo di Kabupaten Kupang, Bendungan Rotiklot di Kabupaten Belu, Bendungan Napun Gete di Kabupaten Sikka, dan Bendungan Temef di Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Selain itu, Jokowi juga membangun empat Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste, yakni PLBN Motaain di Kabupaten Belu, PLBN Motamasin di Kabupaten Malaka, PLBN Wini di Kabupaten Timor Tengah Utara, dan PLBN Napan di Kabupaten Timor Tengah Utara.

“Semua pembangunan itu menjadi bukti nyata perhatian Bapak Jokowi terhadap kemajuan NTT. Kita harus mengapresiasi pengabdian beliau selama memimpin bangsa ini,” katanya.

Filmon mengajak seluruh masyarakat untuk menyambut kedatangan Jokowi dengan suasana yang damai, penuh kekeluargaan, dan rasa hormat kepada tokoh bangsa yang telah memberikan perhatian besar bagi NTT.

“Beliau datang kembali untuk melihat masyarakat yang selama ini menjadi bagian dari perjuangannya membangun Indonesia. Mari kita sambut dengan penuh cinta, sukacita, dan rasa terima kasih sebagai bentuk penghormatan kepada beliau,” tutup Filmon. (MI)




Gubernur NTT dan Wali Kota Kupang Ambil Peran Strategis pada Jamda X Pramuka 2026

Kupang, nwartapedia.com  –  Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, dan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, dijadwalkan mengambil peran strategis dalam rangkaian Jambore Daerah (Jamda) X Pramuka Penggalang se-NTT Tahun 2026 yang berlangsung di Bumi Perkemahan (Buper) Fatubena, Kelurahan Belo, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.

Sesuai agenda panitia, Gubernur NTT akan membuka secara resmi Jamda X pada Rabu (29/7/2026), sementara Wali Kota Kupang mendapat tugas melepas sekaligus menyambut peserta Karnaval Budaya yang diikuti kontingen dari 17 Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka se-NTT.

Ketua Umum Panitia Jamda X Pramuka NTT, Ambrosius Kodo, yang juga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, memastikan pembukaan kegiatan akan dipimpin langsung oleh Gubernur NTT.

“Buka tanggal 29, direncanakan oleh Bapak Gubernur,” tulis Ambrosius Kodo melalui pesan WhatsApp, Senin (27/7/2026).

Sekretaris Umum Panitia Jamda X, Suheryanta, menjelaskan bahwa sejumlah pimpinan daerah telah dijadwalkan mengisi rangkaian kegiatan selama jambore berlangsung.

Menurutnya, selain Gubernur NTT yang membuka kegiatan, Wakil Gubernur NTT akan menutup Jamda X pada 1 Agustus 2026.

Ketua DPRD NTT dijadwalkan memimpin Upacara Api Unggun, sedangkan Wali Kota Kupang akan melepas dan menerima kembali peserta Karnaval Budaya.

“Bapak Gubernur akan membuka Jamda X, kemudian ditutup oleh Bapak Wakil Gubernur. Ibu Ketua DPRD NTT memimpin Upacara Api Unggun, sementara Bapak Wali Kota Kupang melepas dan menerima peserta Karnaval Budaya dari 17 Kwarcab,” ujar Suheryanta.

Ia menambahkan, upacara pembukaan akan dimulai pukul 08.00 WITA. Hingga saat ini, kawasan Buper Fatubena telah dipenuhi aktivitas peserta dan panitia sehingga suasana jambore tampak semarak menjelang pembukaan resmi.

Peserta dari 17 Kwarcab kabupaten/kota di NTT telah memasuki lokasi perkemahan secara bertahap sejak 23 Juli 2026. Kontingen terakhir dari Kota Kupang dan Kabupaten Kupang tiba pada 26 Juli 2026.

Jamda X Pramuka NTT berlangsung pada 27 Juli hingga 1 Agustus 2026 dengan diikuti peserta dari Manggarai Barat, Manggarai, Ngada, Nagekeo, Ende, Alor, Belu, Timor Tengah Utara (TTU), Timor Tengah Selatan (TTS), Sumba Timur, Sumba Barat Daya, Sabu Raijua, Sikka, Flores Timur, Lembata, Kabupaten Kupang, dan Kota Kupang sebagai tuan rumah.

Melalui kolaborasi pemerintah provinsi dan pemerintah kota, Jamda X Pramuka 2026 diharapkan menjadi momentum memperkuat pembinaan karakter generasi muda, menumbuhkan semangat persaudaraan, serta melestarikan budaya daerah melalui berbagai kegiatan kepramukaan, termasuk Karnaval Budaya yang menjadi salah satu agenda utama jambore. (Humas Panitia).




Bobby Lianto Lantik Pengurus KADIN TTU dan Belu, Perkuat Percepatan FTZ Perbatasan RI–Timor Leste

Kupang, nwartapedia.com  –  Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Nusa Tenggara Timur (NTT), Bobby Lianto, memimpin roadshow pelantikan pengurus KADIN Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dan Kabupaten Belu pada 20–21 Juli 2026.

Selain melantik kepengurusan baru, kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi dunia usaha dalam mendorong percepatan pembentukan Free Trade Zone (FTZ) di kawasan perbatasan Indonesia–Timor Leste.

Dalam roadshow tersebut, Bobby Lianto didampingi Koordinator Wakil Ketua Umum Bidang Ekonomi sekaligus Ketua Satgas Percepatan FTZ, Christopher Samara, Wakil Ketua Umum Dedy Gunawan Tanjung dan Safri Rauf, Koordinator Wilayah Malaka Ricky Kasmetan, Direktur Eksekutif KADIN NTT Mercy Siubelan, anggota Satgas Percepatan FTZ Micky Natun dan Muhammad, serta pengusaha muda UMKM Ramon Siubelan, pemilik Mayron Food.

Pelantikan pertama digelar pada Senin (20/7/2026) di Rumah Makan Cafetera, Kefamenanu. Dalam kesempatan itu, Bobby Lianto melantik Dwiyanto Tantry Senak sebagai Ketua KADIN Kabupaten Timor Tengah Utara masa bakti 2026–2031 beserta jajaran pengurusnya.

Acara tersebut dihadiri Pemerintah Kabupaten TTU yang diwakili Asisten III Setda TTU, Wilhelmus Meko, ST, unsur Forkopimda, pelaku usaha, dan tamu undangan.

Roadshow kemudian berlanjut ke Kabupaten Belu pada Selasa (21/7/2026) di Aula Rumah Jabatan Bupati Belu. Bobby Lianto melantik Alberthus Baliban Tanu sebagai Ketua KADIN Kabupaten Belu periode 2026–2031 beserta jajaran pengurus.

Pada kesempatan yang sama, Charlie Widodo dilantik sebagai Ketua Dewan Pertimbangan KADIN Belu bersama Michael Tanjung.

Pelantikan di Belu dihadiri langsung oleh Bupati Belu, Willybrodus Lay, Ketua DPRD Kabupaten Belu, Theodorus Manehitu Djuang, unsur Forkopimda, pelaku usaha, dan sejumlah tamu undangan.

Dalam arahannya, Bobby Lianto menegaskan bahwa pelantikan pengurus KADIN di wilayah perbatasan merupakan bagian dari strategi memperkuat kolaborasi dunia usaha sekaligus mempercepat realisasi kawasan Free Trade Zone (FTZ) di Kabupaten Belu, Timor Tengah Utara, dan Malaka.

Menurut Bobby, KADIN NTT telah membentuk Satgas Percepatan FTZ sejak dua tahun lalu yang dipimpin Christopher Samara.

Satgas tersebut aktif membangun komunikasi dengan pemerintah kabupaten, Pemerintah Provinsi NTT, Pemerintah Timor Leste, hingga Kamar Dagang dan Industri (CCI) Timor Leste guna mempercepat terwujudnya kawasan perdagangan bebas di perbatasan.

“Kepentingan utama dari FTZ adalah memberikan manfaat bagi dunia usaha sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu KADIN terus mengawal proses ini bersama seluruh pemangku kepentingan,” ujar Bobby Lianto.

Ia menambahkan, KADIN juga mendorong pemerintah Kabupaten TTU, Belu, dan Malaka segera membentuk Satgas FTZ di masing-masing daerah.

Mulai bulan depan, KADIN bersama para mitra strategis, termasuk Artha Graha, akan menggelar pertemuan rutin setiap bulan guna menyusun langkah percepatan pembentukan FTZ bersama pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Belu, Theodorus Manehitu Djuang, menyatakan dukungan penuh terhadap percepatan pembentukan FTZ.

Menurutnya, pembangunan kawasan perdagangan bebas membutuhkan kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan legislatif.

Ia mengungkapkan bahwa DPRD dari Kabupaten Belu, Timor Tengah Utara, dan Malaka telah membangun kesepahaman melalui rekomendasi bersama sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan FTZ.

Dengan sinergi antara KADIN, pemerintah daerah, DPRD, dan pelaku usaha, pembentukan Free Trade Zone di kawasan perbatasan Indonesia–Timor Leste diharapkan mampu meningkatkan investasi, memperkuat perdagangan lintas negara, membuka lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur. ***




Bobby Lianto Lantik Lukas Reyner Atabui sebagai Ketua KADIN Alor 2026–2031, Dorong Investasi dan Ketahanan Pangan

Kalabahi, nwartapedia.com  –  Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Alor resmi memiliki nahkoda baru.

Dalam Musyawarah Kabupaten (Mukab) yang digelar di Aula Kopdit Citra Hidup (CH) Tribuana, Kalabahi, Kamis (23/7/2026), Lukas Reyner Atabui terpilih secara aklamasi sebagai Ketua KADIN Kabupaten Alor periode 2026–2031.

Lukas Reyner Atabui ditetapkan sebagai calon tunggal setelah calon lainnya, David Sutjonong, menyatakan mengundurkan diri sebelum proses pemungutan suara dilaksanakan.

Dengan demikian, forum Mukab secara aklamasi menetapkan Lukas sebagai Ketua KADIN Alor untuk lima tahun ke depan.

Sebelum proses pemilihan, Ketua KADIN Alor periode sebelumnya, Deny Lalitan, menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepengurusan. Dalam laporannya, ia menegaskan bahwa KADIN Alor tetap menjalankan berbagai program meski menghadapi tantangan selama pandemi COVID-19, termasuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak sebagai bentuk kepedulian sosial.

Mukab KADIN Alor turut dihadiri Direktur Eksekutif KADIN NTT, Mercy Siubelan. Setelah musyawarah selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pelantikan Dewan Pengurus KADIN Kabupaten Alor periode 2026–2031 yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum KADIN NTT, Bobby Lianto.

Pelantikan juga dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Alor, Melkisedek Bely, S.Sos., M.Si., yang mewakili Bupati Alor, unsur Forkopimda, pelaku usaha, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bobby Lianto mengucapkan selamat kepada Lukas Reyner Atabui atas amanah yang diberikan untuk memimpin KADIN Alor.

Ia berharap kepengurusan baru mampu memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan guna mempercepat pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Alor.

“KADIN harus menjadi rumah bagi para pelaku usaha sekaligus mitra strategis pemerintah dalam menciptakan iklim investasi yang sehat, memperkuat UMKM, dan membuka peluang usaha baru. Saya berharap di bawah kepemimpinan Lukas Reyner Atabui, KADIN Alor semakin aktif, solid, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ekonomi daerah,” ujar Bobby Lianto.

Pada kesempatan yang sama, Bobby Lianto juga menyerahkan bantuan bibit sorgum kepada Pemerintah Kabupaten Alor.

Bantuan tersebut diterima secara simbolis oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Alor, Melkisedek Bely, mewakili Bupati Alor.

Menurut Bobby, sorgum memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Kabupaten Alor karena mampu tumbuh di lahan kering serta memiliki nilai ekonomi yang menjanjikan.

Pengembangan komoditas tersebut diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Dengan kepengurusan baru yang telah dilantik, KADIN Kabupaten Alor diharapkan semakin berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong investasi, memperkuat UMKM, mengembangkan potensi daerah, serta menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Kabupaten Alor. ***




PSI NTT Bantah Isu Mobilisasi ASN Jelang Kunjungan Joko Widodo ke Kupang

Kupang, nwartapedia.com  – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Nusa Tenggara Timur (NTT) membantah keras isu yang menyebut adanya mobilisasi aparatur sipil negara (ASN) untuk menghadiri rangkaian kegiatan kunjungan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, di Kota Kupang.

Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris DPW PSI NTT sekaligus Sekretaris DPD PSI Kota Kupang, Junaidin Mahasan, didampingi Pengurus PSI Kota Kupang dan Ketua Bapilu PSI Kota NTT, Kanisius To, dalam konferensi pers di Kantor DPD PSI Kota Kupang, Minggu (26/7/2026).

Junaidin menegaskan bahwa informasi yang menyebut Ketua DPW PSI NTT yang juga Wali Kota Kupang menggerakkan birokrasi atau memobilisasi ASN untuk menyambut kedatangan Joko Widodo adalah tidak benar.

Menurutnya, kegiatan yang akan berlangsung pada 31 Juli hingga 2 Agustus 2026 merupakan agenda resmi PSI yang juga melibatkan partisipasi masyarakat secara sukarela, tanpa adanya pengerahan aparatur pemerintah.

“Informasi yang beredar mengenai mobilisasi ASN tidak benar. Kami meminta masyarakat agar tidak mudah mempercayai isu-isu yang belum jelas sumber dan kebenarannya,” tegas Junaidin.

Ia mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama yang beredar melalui media sosial.

Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak benar dapat menimbulkan kesalahpahaman dan mengganggu suasana menjelang pelaksanaan kegiatan.

PSI NTT memastikan seluruh rangkaian agenda kunjungan Joko Widodo dipersiapkan sesuai ketentuan dan mengedepankan partisipasi masyarakat tanpa melibatkan mobilisasi aparatur sipil negara.

Junaidin berharap masyarakat tetap menjaga situasi yang aman dan kondusif serta tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. (MI)




Jelang Kedatangan Joko Widodo, PSI NTT Serukan Persatuan dan Ajak Warga Sambut dengan Damai

Kupang, nwartapedia.com  –  Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Nusa Tenggara Timur bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI Kota Kupang mengajak seluruh masyarakat menjadikan kunjungan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, sebagai momentum mempererat persaudaraan dan memperkuat semangat membangun NTT.

Pernyataan tersebut disampaikan Sekretaris DPW PSI NTT yang juga Sekretaris DPD PSI Kota Kupang, Junaidin Mahasan didampingi oleh jajaran pengurus PSI Kota Kupang dan Ketua Bapilu PSI NTT, Kanisius To dalam konferensi pers di Kantor DPD PSI Kota Kupang, Minggu (26/7/2026).

Junaidin mengatakan, kehadiran Joko Widodo di Nusa Tenggara Timur merupakan kehormatan bagi masyarakat dan menjadi kesempatan untuk memperkuat komunikasi antara masyarakat daerah dengan tokoh nasional.

Menurutnya, kunjungan tersebut tidak semestinya dipandang hanya dari sisi politik, melainkan sebagai ajang silaturahmi yang dapat mempererat hubungan serta membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi demi kemajuan NTT.

“Kami memandang kehadiran Bapak Joko Widodo sebagai momentum yang positif. Beliau hadir atas undangan PSI dan masyarakat, sehingga sudah sepatutnya disambut dengan penuh rasa hormat dan persaudaraan,” ujar Junaidin.

Ia menegaskan bahwa PSI menginginkan iklim politik yang menyejukkan dan mampu mempererat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Nusa Tenggara Timur.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian selama rangkaian kunjungan berlangsung.

“Kita boleh memiliki pandangan politik yang berbeda, tetapi kepentingan membangun NTT harus menjadi tujuan bersama. Mari kita tunjukkan bahwa masyarakat NTT adalah masyarakat yang ramah, dewasa, dan menjunjung tinggi persatuan,” katanya.

Junaidin berharap kunjungan Presiden ke-7 RI tersebut membawa semangat baru bagi pembangunan daerah, peningkatan perhatian pemerintah terhadap NTT, serta membuka lebih banyak peluang bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam pembangunan nasional.

“Kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak Joko Widodo di Nusa Tenggara Timur. Semoga kunjungan ini menjadi awal dari semakin kuatnya perhatian terhadap kemajuan NTT dan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. (MI)




KADIN NTT, Korem 161/Wira Sakti, Polda NTT dan TVRI NTT Sukses Gelar Festival Rakyat Nusantara 2026

Kupang, nwartapedia.com  –  Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Korem 161/Wira Sakti, Polda NTT, dan TVRI NTT sukses menyelenggarakan puncak Festival Rakyat Nusantara 2026 yang dirangkaikan dengan Nonton Bareng (Nobar) final Piala Dunia, Minggu malam (20/7/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan dihadiri sekitar 5.000 masyarakat yang memadati halaman TVRI NTT.

Festival yang berlangsung sejak 11 Juli 2026 itu menjadi bukti kuat sinergi antara dunia usaha, aparat keamanan, media publik, dan pemerintah dalam menghadirkan hiburan yang aman, nyaman, serta berdampak langsung terhadap perekonomian masyarakat.

Selain menyaksikan pertandingan final Piala Dunia, masyarakat juga menikmati berbagai hiburan dari penampilan band lokal yang menghangatkan suasana sejak dini hari.

Antusiasme pengunjung terlihat sejak pukul 01.00 WITA hingga pertandingan dimulai.

Festival Rakyat Nusantara 2026 juga memberikan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Puluhan stan UMKM disediakan secara gratis sehingga para pelaku usaha dapat mempromosikan dan menjual produknya kepada ribuan pengunjung. Bank Indonesia bersama sejumlah perbankan turut mendukung kegiatan tersebut dengan menghadirkan stan layanan dan promosi.

Ketua Umum KADIN NTT, Bobby Lianto, mengapresiasi seluruh pihak yang telah bekerja sama menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurutnya, keberhasilan Festival Rakyat Nusantara 2026 merupakan hasil kolaborasi yang solid antara KADIN NTT, Korem 161/Wira Sakti, Polda NTT, TVRI NTT, pemerintah, dan seluruh mitra pendukung.

“Kami bersyukur Festival Rakyat Nusantara 2026 berjalan dengan aman, tertib, dan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto serta seluruh pihak yang telah mendukung sehingga masyarakat dapat menikmati siaran langsung final Piala Dunia sekaligus merasakan manfaat ekonomi melalui kehadiran UMKM,” ujar Bobby Lianto.

Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, yang hadir di lokasi sekitar pukul 02.35 WITA, menyampaikan apresiasi kepada seluruh penyelenggara atas suksesnya kegiatan tersebut.

Ia menilai Festival Rakyat Nusantara tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memperkuat persatuan dan menggerakkan ekonomi masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur mengajak masyarakat untuk terus menjaga keamanan, ketertiban, dan semangat persaudaraan.

“Siapa pun yang menjadi juara, kita semua tetap bersaudara. Mari jadikan sepak bola sebagai sarana mempererat persatuan dan menjaga suasana yang damai di Nusa Tenggara Timur,” pesannya.

Gubernur juga mengungkapkan bahwa dirinya telah meninjau sejumlah lokasi nobar di Kota Kupang.

Namun, menurutnya, kawasan TVRI NTT menjadi pusat nobar dengan jumlah pengunjung terbanyak serta aktivitas UMKM yang paling semarak.

Keberhasilan Festival Rakyat Nusantara 2026 menjadi bukti bahwa kolaborasi KADIN NTT, Korem 161/Wira Sakti, Polda NTT, dan TVRI NTT mampu menghadirkan kegiatan yang menghibur masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM dan perekonomian daerah di Nusa Tenggara Timur. ***




Waketum KADIN Indonesia Apresiasi Nobar Piala Dunia FIFA 2026 yang Dongkrak Ekonomi dan UMKM

Kupang, nwartapedia.com  –  Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia Bidang Pemberdayaan Ekonomi Daerah, Kukrit Suryo Wicaksono, mengapresiasi penyelenggaraan nonton bareng (nobar) Piala Dunia FIFA 2026 yang dinilai berhasil menggerakkan perekonomian nasional sekaligus meningkatkan pendapatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di berbagai daerah, termasuk Nusa Tenggara Timur.

Berdasarkan kajian KADIN Indonesia, perputaran ekonomi selama rangkaian Piala Dunia FIFA 2026 diperkirakan mencapai lebih dari Rp5,03 triliun. Dampak tersebut dirasakan oleh berbagai sektor usaha, mulai dari hotel, restoran, kafe, industri kreatif, jasa, hingga UMKM.

“Kegiatan olahraga berskala dunia terbukti mampu menggerakkan roda ekonomi di berbagai sektor dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” ujar Kukrit dalam keterangannya.

Di Kota Kupang, dampak positif tersebut terlihat melalui kegiatan nobar bertajuk Bola Gembira yang diselenggarakan TVRI NTT.

Ribuan masyarakat memadati lokasi setiap hari, sementara puluhan pelaku UMKM menikmati peningkatan penjualan makanan, minuman, dan produk lokal.

Kepala TVRI Stasiun NTT, Jefri, SH., MH., mengatakan TVRI NTT memberikan ruang berjualan secara gratis kepada pelaku UMKM selama pelaksanaan nobar sehingga mereka dapat merasakan manfaat ekonomi secara langsung.

Menurutnya, antusiasme masyarakat yang tinggi membuat omzet para pedagang meningkat tajam, terutama saat pertandingan memasuki babak perempat final hingga semifinal.

Jefri juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi NTT, pemerintah kabupaten/kota, KADIN NTT, Korem 161/Wira Sakti Kupang, Polda NTT, serta seluruh mitra yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan nobar Piala Dunia FIFA 2026 di Nusa Tenggara Timur. **




Pemda Belu, TTU dan Malaka Jajaki Kerja Sama dengan St. John’s Catholic College Darwin, Hidupkan Kembali Program Pertukaran Pelajar

Darwin, nwartapedia.com  – Pemerintah Kabupaten Belu, Timor Tengah Utara (TTU), dan Malaka bersama Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Nusa Tenggara Timur (NTT) menjajaki kerja sama pendidikan dengan St. John’s Catholic College di Darwin, Australia. Langkah tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali program pertukaran pelajar yang pernah berlangsung puluhan tahun lalu.

Kunjungan berlangsung di sela rangkaian kegiatan Darwin Fusion 2026. Ketua Umum KADIN NTT Bobby Lianto hadir bersama rombongan yang didampingi Konsul Penerangan dan Sosial Budaya Konsulat Republik Indonesia (KRI) di Darwin, Gina Fadilla, serta rombongan pemerintah daerah yang dipimpin Dr. James Adam.

Turut hadir Bupati Belu Willybrodus Lay, Bupati Timor Tengah Utara Yosep Falentinus Kebo, beserta jajaran pemerintah daerah.

Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Principal St. John’s Catholic College, Mr. Cameron Hughes, bersama International Coordinator, Ms. Ann Tan.
Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai peluang kolaborasi pendidikan, mulai dari program student exchange, teacher exchange, hingga joint class secara daring antara sekolah-sekolah di Nusa Tenggara Timur dan St. John’s Catholic College.

Ketua Umum KADIN NTT, Bobby Lianto, mengatakan kerja sama pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di NTT sekaligus mempererat hubungan Indonesia dan Australia.

“Kolaborasi ini diharapkan membuka kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda NTT untuk memperoleh pengalaman internasional, meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, serta memperkuat hubungan persahabatan kedua negara,” ujarnya.

St. John’s Catholic College merupakan salah satu sekolah menengah tertua di Darwin yang memiliki sejarah panjang menjalin hubungan pendidikan dengan sejumlah sekolah di Kota Kupang.

Sekitar 35 tahun lalu, sekolah tersebut menjalankan program pertukaran pelajar bersama SMP St. Theresia Kupang, SMP Negeri 1 Kupang, dan beberapa sekolah lainnya. Program itu berlangsung secara timbal balik selama lebih dari satu dekade.

Kala itu, setiap tahun siswa dari Darwin datang ke Kupang dan tinggal bersama keluarga asuh. Sebaliknya, pelajar dari Kupang juga mengikuti program serupa di Darwin.

Hubungan pendidikan kedua kota semakin erat karena didukung penerbangan langsung Kupang–Darwin yang saat itu dilayani Merpati Airlines.

Melalui kunjungan ini, Pemerintah Kabupaten Belu, TTU, Malaka, dan KADIN NTT berharap kerja sama tersebut dapat kembali diwujudkan. Selain mempererat persahabatan antarpelajar, program ini juga diharapkan meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris siswa Indonesia sekaligus memperkenalkan Bahasa Indonesia kepada para pelajar di Australia.

Usai pertemuan, Ms. Ann Tan mengajak rombongan meninjau berbagai fasilitas pendidikan di St. John’s Catholic College.

Rombongan melihat ruang kelas modern, laboratorium bahasa, ruang komputer, laboratorium sains, fasilitas olahraga, hingga ruang praktik vokasi.

Perhatian rombongan juga tertuju pada fasilitas praktik memasak berstandar internasional dan area pelatihan yang dirancang menyerupai restoran profesional sebagai sarana membekali siswa dengan keterampilan sesuai kebutuhan dunia kerja.

Kunjungan ini menjadi sinyal positif bagi penguatan hubungan pendidikan antara Nusa Tenggara Timur dan Australia. Dengan dihidupkannya kembali program pertukaran pelajar, diharapkan semakin banyak generasi muda NTT yang memperoleh pengalaman belajar bertaraf internasional serta memperluas wawasan global melalui kolaborasi pendidikan berkelanjutan. **




Kristo Blasin: Konser Amal Ledalero Choir Lampaui Target, Bangun Sinergi Umat Dukung Misi SVD

Kupang, nwartapedia.com  –  Ketua Panitia Konser Ledalero Choir, Kristo Blasin, mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya konser musik, teater, dan lelang amal yang digelar di Graha Universitas Nusa Cendana (Undana), Kupang, Sabtu (11/7/2026).

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berhasil melampaui target penggalangan dana, tetapi juga memperkuat sinergi antara umat dengan Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero dalam mendukung misi Serikat Sabda Allah (SVD).

“Puji Tuhan, dari sisi pencapaian target, konser amal ini berhasil melampaui target yang telah ditetapkan. Namun, bagi kami, pencapaian terbesar bukan hanya jumlah dana yang terkumpul, melainkan lahirnya sinergi yang kuat antara berbagai elemen umat dengan Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero serta tumbuhnya kepedulian terhadap misi SVD bagi dunia,” kata Kristo kepada nwartapedia.com usai konser.

Ia menjelaskan bahwa konser amal tersebut menjadi momentum untuk menggerakkan umat agar semakin peduli terhadap keberlangsungan lembaga pendidikan calon imam di Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero.

Menurutnya, seminari memiliki peran penting dalam mendidik dan membina para calon imam yang kelak akan diutus melayani umat di berbagai negara.

Kristo menegaskan bahwa dukungan kepada seminari tidak boleh berhenti setelah konser selesai. Panitia berharap semangat berbagi yang telah tumbuh dapat terus berlanjut melalui gerakan donasi rutin dari umat.

“Kami ingin mengajak umat untuk mengumpulkan sedikit dari banyak orang. Donasi sebesar Rp10.000 setiap bulan mungkin terlihat kecil, tetapi jika dilakukan secara bersama-sama akan menjadi dukungan yang sangat berarti bagi pembinaan para calon imam di Ledalero,” ujarnya.

Menurut Kristo, misi pewartaan Injil bukan hanya menjadi tanggung jawab Serikat Sabda Allah (SVD), tetapi merupakan panggilan seluruh umat beriman. Karena itu, setiap orang dapat mengambil bagian sesuai dengan kemampuan masing-masing.

“Kalau kita belum bisa mempersembahkan anak menjadi imam, biarawan, atau biarawati, kita tetap bisa ambil bagian dalam karya pewartaan dengan mendukung pendidikan mereka melalui donasi. Dengan cara itu, kita ikut serta dalam misi mewartakan Sabda Allah kepada dunia,” tegasnya.

Ia berharap keberhasilan Konser Ledalero Choir menjadi awal lahirnya gerakan solidaritas yang berkelanjutan bagi Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero.

Menurutnya, kolaborasi antara umat, Gereja, para donatur, sponsor, dan berbagai elemen masyarakat akan menjadi kekuatan besar dalam menjaga keberlangsungan pendidikan calon imam yang nantinya akan berkarya di berbagai penjuru dunia.

Konser Musik Ledalero Choir yang dipadukan dengan pementasan teater dan lelang amal mendapat sambutan hangat dari masyarakat Kota Kupang.

Selain menjadi ajang penggalangan dana, kegiatan tersebut juga menjadi wadah mempererat persaudaraan, membangun kepedulian umat, serta memperkuat dukungan terhadap misi Gereja melalui Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero. (MI)