PSI NTT Bantah Isu Mobilisasi ASN Jelang Kunjungan Joko Widodo ke Kupang

Kupang, nwartapedia.com  – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Nusa Tenggara Timur (NTT) membantah keras isu yang menyebut adanya mobilisasi aparatur sipil negara (ASN) untuk menghadiri rangkaian kegiatan kunjungan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, di Kota Kupang.

Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris DPW PSI NTT sekaligus Sekretaris DPD PSI Kota Kupang, Junaidin Mahasan, didampingi Pengurus PSI Kota Kupang dan Ketua Bapilu PSI Kota NTT, Kanisius To, dalam konferensi pers di Kantor DPD PSI Kota Kupang, Minggu (26/7/2026).

Junaidin menegaskan bahwa informasi yang menyebut Ketua DPW PSI NTT yang juga Wali Kota Kupang menggerakkan birokrasi atau memobilisasi ASN untuk menyambut kedatangan Joko Widodo adalah tidak benar.

Menurutnya, kegiatan yang akan berlangsung pada 31 Juli hingga 2 Agustus 2026 merupakan agenda resmi PSI yang juga melibatkan partisipasi masyarakat secara sukarela, tanpa adanya pengerahan aparatur pemerintah.

“Informasi yang beredar mengenai mobilisasi ASN tidak benar. Kami meminta masyarakat agar tidak mudah mempercayai isu-isu yang belum jelas sumber dan kebenarannya,” tegas Junaidin.

Ia mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama yang beredar melalui media sosial.

Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak benar dapat menimbulkan kesalahpahaman dan mengganggu suasana menjelang pelaksanaan kegiatan.

PSI NTT memastikan seluruh rangkaian agenda kunjungan Joko Widodo dipersiapkan sesuai ketentuan dan mengedepankan partisipasi masyarakat tanpa melibatkan mobilisasi aparatur sipil negara.

Junaidin berharap masyarakat tetap menjaga situasi yang aman dan kondusif serta tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. (MI)




Jelang Kedatangan Joko Widodo, PSI NTT Serukan Persatuan dan Ajak Warga Sambut dengan Damai

Kupang, nwartapedia.com  –  Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Nusa Tenggara Timur bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI Kota Kupang mengajak seluruh masyarakat menjadikan kunjungan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, sebagai momentum mempererat persaudaraan dan memperkuat semangat membangun NTT.

Pernyataan tersebut disampaikan Sekretaris DPW PSI NTT yang juga Sekretaris DPD PSI Kota Kupang, Junaidin Mahasan didampingi oleh jajaran pengurus PSI Kota Kupang dan Ketua Bapilu PSI NTT, Kanisius To dalam konferensi pers di Kantor DPD PSI Kota Kupang, Minggu (26/7/2026).

Junaidin mengatakan, kehadiran Joko Widodo di Nusa Tenggara Timur merupakan kehormatan bagi masyarakat dan menjadi kesempatan untuk memperkuat komunikasi antara masyarakat daerah dengan tokoh nasional.

Menurutnya, kunjungan tersebut tidak semestinya dipandang hanya dari sisi politik, melainkan sebagai ajang silaturahmi yang dapat mempererat hubungan serta membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi demi kemajuan NTT.

“Kami memandang kehadiran Bapak Joko Widodo sebagai momentum yang positif. Beliau hadir atas undangan PSI dan masyarakat, sehingga sudah sepatutnya disambut dengan penuh rasa hormat dan persaudaraan,” ujar Junaidin.

Ia menegaskan bahwa PSI menginginkan iklim politik yang menyejukkan dan mampu mempererat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Nusa Tenggara Timur.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian selama rangkaian kunjungan berlangsung.

“Kita boleh memiliki pandangan politik yang berbeda, tetapi kepentingan membangun NTT harus menjadi tujuan bersama. Mari kita tunjukkan bahwa masyarakat NTT adalah masyarakat yang ramah, dewasa, dan menjunjung tinggi persatuan,” katanya.

Junaidin berharap kunjungan Presiden ke-7 RI tersebut membawa semangat baru bagi pembangunan daerah, peningkatan perhatian pemerintah terhadap NTT, serta membuka lebih banyak peluang bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam pembangunan nasional.

“Kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak Joko Widodo di Nusa Tenggara Timur. Semoga kunjungan ini menjadi awal dari semakin kuatnya perhatian terhadap kemajuan NTT dan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. (MI)




KADIN NTT, Korem 161/Wira Sakti, Polda NTT dan TVRI NTT Sukses Gelar Festival Rakyat Nusantara 2026

Kupang, nwartapedia.com  –  Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Korem 161/Wira Sakti, Polda NTT, dan TVRI NTT sukses menyelenggarakan puncak Festival Rakyat Nusantara 2026 yang dirangkaikan dengan Nonton Bareng (Nobar) final Piala Dunia, Minggu malam (20/7/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan dihadiri sekitar 5.000 masyarakat yang memadati halaman TVRI NTT.

Festival yang berlangsung sejak 11 Juli 2026 itu menjadi bukti kuat sinergi antara dunia usaha, aparat keamanan, media publik, dan pemerintah dalam menghadirkan hiburan yang aman, nyaman, serta berdampak langsung terhadap perekonomian masyarakat.

Selain menyaksikan pertandingan final Piala Dunia, masyarakat juga menikmati berbagai hiburan dari penampilan band lokal yang menghangatkan suasana sejak dini hari.

Antusiasme pengunjung terlihat sejak pukul 01.00 WITA hingga pertandingan dimulai.

Festival Rakyat Nusantara 2026 juga memberikan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Puluhan stan UMKM disediakan secara gratis sehingga para pelaku usaha dapat mempromosikan dan menjual produknya kepada ribuan pengunjung. Bank Indonesia bersama sejumlah perbankan turut mendukung kegiatan tersebut dengan menghadirkan stan layanan dan promosi.

Ketua Umum KADIN NTT, Bobby Lianto, mengapresiasi seluruh pihak yang telah bekerja sama menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurutnya, keberhasilan Festival Rakyat Nusantara 2026 merupakan hasil kolaborasi yang solid antara KADIN NTT, Korem 161/Wira Sakti, Polda NTT, TVRI NTT, pemerintah, dan seluruh mitra pendukung.

“Kami bersyukur Festival Rakyat Nusantara 2026 berjalan dengan aman, tertib, dan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto serta seluruh pihak yang telah mendukung sehingga masyarakat dapat menikmati siaran langsung final Piala Dunia sekaligus merasakan manfaat ekonomi melalui kehadiran UMKM,” ujar Bobby Lianto.

Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, yang hadir di lokasi sekitar pukul 02.35 WITA, menyampaikan apresiasi kepada seluruh penyelenggara atas suksesnya kegiatan tersebut.

Ia menilai Festival Rakyat Nusantara tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memperkuat persatuan dan menggerakkan ekonomi masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur mengajak masyarakat untuk terus menjaga keamanan, ketertiban, dan semangat persaudaraan.

“Siapa pun yang menjadi juara, kita semua tetap bersaudara. Mari jadikan sepak bola sebagai sarana mempererat persatuan dan menjaga suasana yang damai di Nusa Tenggara Timur,” pesannya.

Gubernur juga mengungkapkan bahwa dirinya telah meninjau sejumlah lokasi nobar di Kota Kupang.

Namun, menurutnya, kawasan TVRI NTT menjadi pusat nobar dengan jumlah pengunjung terbanyak serta aktivitas UMKM yang paling semarak.

Keberhasilan Festival Rakyat Nusantara 2026 menjadi bukti bahwa kolaborasi KADIN NTT, Korem 161/Wira Sakti, Polda NTT, dan TVRI NTT mampu menghadirkan kegiatan yang menghibur masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM dan perekonomian daerah di Nusa Tenggara Timur. ***




Waketum KADIN Indonesia Apresiasi Nobar Piala Dunia FIFA 2026 yang Dongkrak Ekonomi dan UMKM

Kupang, nwartapedia.com  –  Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia Bidang Pemberdayaan Ekonomi Daerah, Kukrit Suryo Wicaksono, mengapresiasi penyelenggaraan nonton bareng (nobar) Piala Dunia FIFA 2026 yang dinilai berhasil menggerakkan perekonomian nasional sekaligus meningkatkan pendapatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di berbagai daerah, termasuk Nusa Tenggara Timur.

Berdasarkan kajian KADIN Indonesia, perputaran ekonomi selama rangkaian Piala Dunia FIFA 2026 diperkirakan mencapai lebih dari Rp5,03 triliun. Dampak tersebut dirasakan oleh berbagai sektor usaha, mulai dari hotel, restoran, kafe, industri kreatif, jasa, hingga UMKM.

“Kegiatan olahraga berskala dunia terbukti mampu menggerakkan roda ekonomi di berbagai sektor dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” ujar Kukrit dalam keterangannya.

Di Kota Kupang, dampak positif tersebut terlihat melalui kegiatan nobar bertajuk Bola Gembira yang diselenggarakan TVRI NTT.

Ribuan masyarakat memadati lokasi setiap hari, sementara puluhan pelaku UMKM menikmati peningkatan penjualan makanan, minuman, dan produk lokal.

Kepala TVRI Stasiun NTT, Jefri, SH., MH., mengatakan TVRI NTT memberikan ruang berjualan secara gratis kepada pelaku UMKM selama pelaksanaan nobar sehingga mereka dapat merasakan manfaat ekonomi secara langsung.

Menurutnya, antusiasme masyarakat yang tinggi membuat omzet para pedagang meningkat tajam, terutama saat pertandingan memasuki babak perempat final hingga semifinal.

Jefri juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi NTT, pemerintah kabupaten/kota, KADIN NTT, Korem 161/Wira Sakti Kupang, Polda NTT, serta seluruh mitra yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan nobar Piala Dunia FIFA 2026 di Nusa Tenggara Timur. **




Pemda Belu, TTU dan Malaka Jajaki Kerja Sama dengan St. John’s Catholic College Darwin, Hidupkan Kembali Program Pertukaran Pelajar

Darwin, nwartapedia.com  – Pemerintah Kabupaten Belu, Timor Tengah Utara (TTU), dan Malaka bersama Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Nusa Tenggara Timur (NTT) menjajaki kerja sama pendidikan dengan St. John’s Catholic College di Darwin, Australia. Langkah tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali program pertukaran pelajar yang pernah berlangsung puluhan tahun lalu.

Kunjungan berlangsung di sela rangkaian kegiatan Darwin Fusion 2026. Ketua Umum KADIN NTT Bobby Lianto hadir bersama rombongan yang didampingi Konsul Penerangan dan Sosial Budaya Konsulat Republik Indonesia (KRI) di Darwin, Gina Fadilla, serta rombongan pemerintah daerah yang dipimpin Dr. James Adam.

Turut hadir Bupati Belu Willybrodus Lay, Bupati Timor Tengah Utara Yosep Falentinus Kebo, beserta jajaran pemerintah daerah.

Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Principal St. John’s Catholic College, Mr. Cameron Hughes, bersama International Coordinator, Ms. Ann Tan.
Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai peluang kolaborasi pendidikan, mulai dari program student exchange, teacher exchange, hingga joint class secara daring antara sekolah-sekolah di Nusa Tenggara Timur dan St. John’s Catholic College.

Ketua Umum KADIN NTT, Bobby Lianto, mengatakan kerja sama pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di NTT sekaligus mempererat hubungan Indonesia dan Australia.

“Kolaborasi ini diharapkan membuka kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda NTT untuk memperoleh pengalaman internasional, meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, serta memperkuat hubungan persahabatan kedua negara,” ujarnya.

St. John’s Catholic College merupakan salah satu sekolah menengah tertua di Darwin yang memiliki sejarah panjang menjalin hubungan pendidikan dengan sejumlah sekolah di Kota Kupang.

Sekitar 35 tahun lalu, sekolah tersebut menjalankan program pertukaran pelajar bersama SMP St. Theresia Kupang, SMP Negeri 1 Kupang, dan beberapa sekolah lainnya. Program itu berlangsung secara timbal balik selama lebih dari satu dekade.

Kala itu, setiap tahun siswa dari Darwin datang ke Kupang dan tinggal bersama keluarga asuh. Sebaliknya, pelajar dari Kupang juga mengikuti program serupa di Darwin.

Hubungan pendidikan kedua kota semakin erat karena didukung penerbangan langsung Kupang–Darwin yang saat itu dilayani Merpati Airlines.

Melalui kunjungan ini, Pemerintah Kabupaten Belu, TTU, Malaka, dan KADIN NTT berharap kerja sama tersebut dapat kembali diwujudkan. Selain mempererat persahabatan antarpelajar, program ini juga diharapkan meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris siswa Indonesia sekaligus memperkenalkan Bahasa Indonesia kepada para pelajar di Australia.

Usai pertemuan, Ms. Ann Tan mengajak rombongan meninjau berbagai fasilitas pendidikan di St. John’s Catholic College.

Rombongan melihat ruang kelas modern, laboratorium bahasa, ruang komputer, laboratorium sains, fasilitas olahraga, hingga ruang praktik vokasi.

Perhatian rombongan juga tertuju pada fasilitas praktik memasak berstandar internasional dan area pelatihan yang dirancang menyerupai restoran profesional sebagai sarana membekali siswa dengan keterampilan sesuai kebutuhan dunia kerja.

Kunjungan ini menjadi sinyal positif bagi penguatan hubungan pendidikan antara Nusa Tenggara Timur dan Australia. Dengan dihidupkannya kembali program pertukaran pelajar, diharapkan semakin banyak generasi muda NTT yang memperoleh pengalaman belajar bertaraf internasional serta memperluas wawasan global melalui kolaborasi pendidikan berkelanjutan. **




Kristo Blasin: Konser Amal Ledalero Choir Lampaui Target, Bangun Sinergi Umat Dukung Misi SVD

Kupang, nwartapedia.com  –  Ketua Panitia Konser Ledalero Choir, Kristo Blasin, mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya konser musik, teater, dan lelang amal yang digelar di Graha Universitas Nusa Cendana (Undana), Kupang, Sabtu (11/7/2026).

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berhasil melampaui target penggalangan dana, tetapi juga memperkuat sinergi antara umat dengan Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero dalam mendukung misi Serikat Sabda Allah (SVD).

“Puji Tuhan, dari sisi pencapaian target, konser amal ini berhasil melampaui target yang telah ditetapkan. Namun, bagi kami, pencapaian terbesar bukan hanya jumlah dana yang terkumpul, melainkan lahirnya sinergi yang kuat antara berbagai elemen umat dengan Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero serta tumbuhnya kepedulian terhadap misi SVD bagi dunia,” kata Kristo kepada nwartapedia.com usai konser.

Ia menjelaskan bahwa konser amal tersebut menjadi momentum untuk menggerakkan umat agar semakin peduli terhadap keberlangsungan lembaga pendidikan calon imam di Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero.

Menurutnya, seminari memiliki peran penting dalam mendidik dan membina para calon imam yang kelak akan diutus melayani umat di berbagai negara.

Kristo menegaskan bahwa dukungan kepada seminari tidak boleh berhenti setelah konser selesai. Panitia berharap semangat berbagi yang telah tumbuh dapat terus berlanjut melalui gerakan donasi rutin dari umat.

“Kami ingin mengajak umat untuk mengumpulkan sedikit dari banyak orang. Donasi sebesar Rp10.000 setiap bulan mungkin terlihat kecil, tetapi jika dilakukan secara bersama-sama akan menjadi dukungan yang sangat berarti bagi pembinaan para calon imam di Ledalero,” ujarnya.

Menurut Kristo, misi pewartaan Injil bukan hanya menjadi tanggung jawab Serikat Sabda Allah (SVD), tetapi merupakan panggilan seluruh umat beriman. Karena itu, setiap orang dapat mengambil bagian sesuai dengan kemampuan masing-masing.

“Kalau kita belum bisa mempersembahkan anak menjadi imam, biarawan, atau biarawati, kita tetap bisa ambil bagian dalam karya pewartaan dengan mendukung pendidikan mereka melalui donasi. Dengan cara itu, kita ikut serta dalam misi mewartakan Sabda Allah kepada dunia,” tegasnya.

Ia berharap keberhasilan Konser Ledalero Choir menjadi awal lahirnya gerakan solidaritas yang berkelanjutan bagi Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero.

Menurutnya, kolaborasi antara umat, Gereja, para donatur, sponsor, dan berbagai elemen masyarakat akan menjadi kekuatan besar dalam menjaga keberlangsungan pendidikan calon imam yang nantinya akan berkarya di berbagai penjuru dunia.

Konser Musik Ledalero Choir yang dipadukan dengan pementasan teater dan lelang amal mendapat sambutan hangat dari masyarakat Kota Kupang.

Selain menjadi ajang penggalangan dana, kegiatan tersebut juga menjadi wadah mempererat persaudaraan, membangun kepedulian umat, serta memperkuat dukungan terhadap misi Gereja melalui Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero. (MI)




Isidorus Lilijawa: Konser Ledalero Choir Buktikan Seminari Tinggi Ledalero Tetap Hidup di Hati Umat

Kupang, nwartapedia.com – Sekretaris Panitia Konser Ledalero Choir, Isidorus Lilijawa, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas suksesnya konser, pementasan teater, dan lelang amal yang digelar di Graha Undana, Kupang, Sabtu (11/7/2026).

Menurutnya, antusiasme umat, para donatur, dan sponsor menjadi bukti bahwa Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero tetap mendapat tempat istimewa di hati masyarakat.

Sebagai alumnus Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero, Isidorus mengaku bangga melihat para frater mampu menampilkan pertunjukan seni yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi sarana membangun semangat animasi misi bersama umat di Kota Kupang.

“Ini merupakan kesempatan yang sangat baik membawa Ledalero semakin dekat dengan umat. Seminari Tinggi Ledalero bukan hanya milik Serikat Sabda Allah (SVD), tetapi telah menjadi milik umat dan milik dunia. Karena itu, tanggung jawab merawat dan mengembangkan panggilan di seminari juga menjadi tanggung jawab seluruh umat,” ujarnya.

Sebagai Sekretaris Panitia, Isidorus menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh donatur, sponsor, umat, dan berbagai pihak yang telah memberikan perhatian serta dukungan bagi keberlangsungan Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero.

Ia mengungkapkan, kegiatan konser, teater, dan lelang amal tersebut berhasil menghimpun donasi dengan nilai yang cukup besar.

Capaian itu menjadi bukti nyata tingginya kepedulian masyarakat terhadap perkembangan lembaga pendidikan calon imam tersebut.

“Donasi yang terkumpul menjadi tanda bahwa Ledalero sudah menetap di hati umat, dan umat pun selalu menatap Ledalero dengan penuh harapan. Semoga melalui pentas seni ini, bukan hanya bantuan dana yang mengalir, tetapi juga doa, harapan, dan aksi nyata terbaik bagi kemajuan Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero,” tuturnya.

Konser Ledalero Choir yang dipadukan dengan pementasan teater serta lelang amal berlangsung meriah dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat Kota Kupang.

Kegiatan ini menjadi momentum mempererat hubungan antara Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero dengan umat sekaligus menggalang dukungan bagi pembinaan para frater dan keberlanjutan misi pendidikan calon imam di masa depan. (MI)




Diaspora Flobamora di Darwin Apresiasi Kunjungan KADIN NTT, Harapkan Akses Penerbangan Langsung ke Kupang

Darwin,nwartapedia.com  – Kunjungan rombongan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama pemerintah daerah dari Pulau Timor disambut antusias oleh keluarga besar Flobamora Indonesia of the Northern Territory dalam gathering yang digelar di Jingili Garden Park, Darwin, Sabtu (11/7/2026).

Ketua Flobamora Darwin, James Ratu Ludji, mengatakan kunjungan tersebut menjadi momen yang sangat berarti bagi masyarakat NTT yang menetap di Australia.

“Kami sangat senang dan bangga menerima kunjungan dari Bupati Belu, Bupati TTU, Bupati Malaka, serta rombongan KADIN NTT yang dipimpin Bapak Bobby Lianto. Kehadiran mereka menjadi pelepas rindu bagi kami yang sudah lama berada di Darwin,” ujar James.

Ia berharap kunjungan ini menjadi awal dari hubungan yang semakin erat antara diaspora NTT di Australia dengan pemerintah daerah dan dunia usaha di Nusa Tenggara Timur.

Menurutnya, kolaborasi yang terbangun dapat memberikan dampak positif, baik bagi masyarakat Flobamora di Darwin maupun bagi pembangunan daerah di NTT.

Salah satu harapan besar yang disampaikan James adalah terwujudnya penerbangan langsung Darwin–Kupang, sehingga mobilitas masyarakat, pelaku usaha, maupun wisatawan menjadi lebih mudah.

“Kami berharap suatu hari nanti ada penerbangan langsung Darwin–Kupang. Dengan begitu kami akan lebih mudah pulang ke kampung halaman dan hubungan ekonomi maupun kekeluargaan akan semakin kuat,” katanya.

James juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum KADIN NTT, Bobby Lianto, yang terus berupaya membangun kerja sama antara NTT dan Australia.

“Terima kasih kepada Pak Bobby Lianto atas segala perjuangannya. Kami mendoakan semua rencana yang sedang dijalankan dapat berhasil dan membawa kemajuan bagi NTT,” ungkapnya.

Gathering tersebut dihadiri rombongan yang dipimpin Dr. James Adam, bersama Ketua Umum KADIN NTT, Bobby Lianto, Bupati Belu, Willybrodus Lay, Bupati Timor Tengah Utara, Yosep Falentinus Kebo, Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, dr. Andree Hartanto, dr. Herawati Lianto, Ketua KADIN Malaka Maria Fatima Kain, serta sejumlah tokoh lainnya.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semakin istimewa dengan kehadiran Wali Kota Darwin, Hon. Mr. Peter Styles, yang menunjukkan eratnya hubungan persahabatan antara Darwin dan Nusa Tenggara Timur.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kerja sama di bidang perdagangan, investasi, pariwisata, dan konektivitas antara NTT dan Australia. **




Ketua Pemuda Katolik NTT: Konser Ledalero Choir Hidupkan Kembali Jejak Karya Seminari Ledalero untuk Pembangunan NTT

Kupang, nwartapedia.con  –  Ketua Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Nusa Tenggara Timur (NTT), Yuvensius Tukung, memberikan apresiasi tinggi atas suksesnya Konser Ledalero Choir, pementasan teater, dan lelang amal yang digelar di Graha Universitas Nusa Cendana (Undana), Kupang, Sabtu (11/7/2026).

Menurut Yuvensius, penampilan para frater Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero tidak hanya menghadirkan hiburan berkualitas, tetapi juga menghidupkan kembali semangat sejarah, iman, dan pelayanan yang selama puluhan tahun menjadi bagian penting dari perjalanan pembangunan di Nusa Tenggara Timur.

“Kita memberikan apresiasi atas kegiatan konser dan teater yang luar biasa ini. Melalui konser ini, Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero hadir semakin dekat dan menyatu dengan umat serta masyarakat luas. Dari momentum ini kita melihat relasi yang begitu erat dan terus bertumbuh antara seminari dan umat,” ujarnya.

Ia mengatakan, kedekatan tersebut semakin terasa karena para frater selama ini juga menjalani program live in, yakni hadir dan melebur di tengah kehidupan umat.

Menurutnya, suasana keakraban yang terbangun menjadi sarana efektif untuk menumbuhkan semangat panggilan bagi generasi muda agar tertarik mengikuti jejak para frater menjadi calon imam di Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero.

“Di tengah kecenderungan menurunnya minat kaum muda untuk masuk seminari, kegiatan seperti ini menjadi ruang yang sangat baik untuk memperkenalkan kehidupan para frater secara lebih dekat kepada masyarakat,” katanya.

Yuvensius juga mengapresiasi besarnya dukungan seluruh elemen masyarakat yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Mulai dari pemerintah, umat, paroki-paroki di Kota Kupang, media, Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI), Pemuda Katolik, Orang Muda Katolik (OMK), THS-THM, Persatuan Orang Tua Seminari, sponsor, hingga para donatur.

Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak tersebut menjadi fondasi yang kuat untuk memperkuat kolaborasi dan membangun sinergi dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, sekaligus mendukung keberlangsungan karya Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero.

“Antusiasme umat yang luar biasa menunjukkan bahwa Ledalero tetap memiliki tempat yang istimewa di hati masyarakat. Semangat kebersamaan ini harus terus dipelihara agar menjadi kekuatan dalam membangun Gereja dan masyarakat,” tuturnya.

Lebih lanjut, Yuvensius menegaskan bahwa konser tersebut bukan sekadar pertunjukan seni, tetapi juga membawa masyarakat kembali mengenang sejarah panjang karya pastoral Serikat Sabda Allah (SVD) dalam membangun Nusa Tenggara Timur.

“Konser ini membawa kita kembali ke ruang sejarah ketika para misionaris SVD tidak hanya berkarya di altar dan gereja, tetapi juga hadir membangun kehidupan masyarakat melalui berbagai bidang pembangunan,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa masyarakat, khususnya generasi yang berusia 50 tahun ke atas, tentu masih mengingat kontribusi besar para misionaris seperti Pater Waser, Pater Stanis, Pater Thomas Krum di Manggarai, Pater Frans Lacner di Sabu, serta banyak pastor lainnya yang ikut membangun infrastruktur jalan, jembatan, sarana air bersih, hingga lembaga pendidikan.

Menurut Yuvensius, jejak pengabdian tersebut menjadi warisan berharga yang harus terus dirawat oleh seluruh elemen masyarakat.

“Ini menjadi momentum untuk menjaga agar sejarah besar karya Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero tetap hidup. Dukungan semua pihak, terutama umat, sangat penting agar Ledalero terus melahirkan pribadi-pribadi berkualitas yang mampu membangun daerah, melayani masyarakat, dan memperkuat pertumbuhan Gereja di masa depan,” tutupnya. (MI)




Lelang Amal Ledalero Choir Pecahkan Rekor, Victor Laiskodat Sumbang Rp200 Juta di Graha Undana Kupang

Kupang, nwartapedia.com – Konser musik, teater, dan lelang amal yang digelar Ledalero Choir di Graha Universitas Nusa Cendana (Undana), Kupang, berlangsung meriah dan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat, Jumat malam (11/7/2026).

Kemeriahan acara semakin terasa berkat kolaborasi para frater Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero dengan mahasiswa Universitas Katolik Widya Mandira Kupang yang menghadirkan penampilan musik dan teater yang memukau.

Penampilan para frater berhasil menghipnotis penonton dan menghadirkan suasana penuh apresiasi sepanjang pertunjukan.

Puncak acara terjadi saat sesi lelang amal. Berdasarkan pantauan nwartapedia.com, lelang lagu “Lui Ee” menjadi momen paling spektakuler.

Mantan Gubernur Nusa Tenggara Timur sekaligus Anggota DPR RI dari Partai NasDem, Victor Bungtilu Laiskodat, memberikan donasi tertinggi sebesar Rp200 juta.

Donasi tersebut menjadi nilai tertinggi dalam lelang malam itu. Di bawahnya, mantan Wakil Gubernur NTT, Yoseph Nai Soi, turut berpartisipasi dalam lelang sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan amal yang diselenggarakan Ledalero Choir.

Selain lelang lagu, panitia juga melelang sejumlah barang bernilai budaya dan seni, seperti Topi Ti’i Langga, topi koboi, serta lukisan. Seluruh hasil lelang diperuntukkan bagi kegiatan sosial dan pengembangan pelayanan Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero.

Rangkaian konser yang memadukan musik, teater, budaya, dan aksi kemanusiaan tersebut mendapat apresiasi tinggi dari para tamu undangan dan masyarakat yang memadati Graha Undana.

Acara ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat semangat solidaritas dan kepedulian sosial melalui seni dan budaya.

Dengan antusiasme penonton yang tinggi serta besarnya dukungan para dermawan, konser dan lelang amal Ledalero Choir menjadi salah satu pertunjukan seni yang paling berkesan di Kota Kupang tahun ini.