Komunitas Beta Bersih Dorong 51 Kelurahan Berlomba Ciptakan Lingkungan Bersih di Kota Kupang

Kupang, nwartapedia.com  –  Ketua Satgas Lomba Kupang Bersih sekaligus Ketua Komunitas Beta Bersih, Irsan Dardana, menyampaikan perkembangan program lomba kebersihan antar kelurahan usai upacara peringatan HUT ke-140 Kota Kupang dan HUT ke-30 Otonomi Daerah di halaman Kantor Wali Kota Kupang, Sabtu (25/4/2026).

Menurutnya, program tersebut telah resmi diluncurkan oleh Wali Kota Kupang pada 27 Februari 2026 dan kini telah memasuki tahapan penilaian oleh tim dewan juri.

“Program ini sudah berjalan dan saat ini masuk proses penilaian. Ketua tim dewan juri Bapak Ahmad Likur yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang bersama tim telah melakukan penilaian pada bulan Maret, dan direncanakan penilaian lanjutan kembali pada Juni dan Juli,” ujar Irsan Dardana kepada media ini

Ia menjelaskan, hasil lomba nantinya akan diumumkan pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.

Adapun sistem penilaian difokuskan pada kondisi kebersihan lingkungan di setiap kelurahan, mulai dari kebersihan trotoar, aliran sungai, hingga tempat pembuangan sementara (TPS).

“Poin utama penilaian adalah hasil nyata di lapangan. Jadi bukan hanya program di atas kertas, tetapi bagaimana lingkungan benar-benar bersih dan tertata,” jelasnya.

Lomba ini diikuti seluruh 51 kelurahan di Kota Kupang, sehingga seluruh wilayah secara otomatis menjadi peserta.

Ia menambahkan, dibanding tahun sebelumnya, kriteria penilaian kini diperketat dan lebih menitikberatkan pada hasil kerja pemerintah kelurahan, RT, RW, serta partisipasi masyarakat.

“Kalau dulu kriterianya umum, sekarang lebih dipertajam pada hasil yang dicapai. Tim juri turun langsung melihat kondisi di lapangan,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan, Komunitas Beta Bersih menyediakan total hadiah sebesar Rp100 juta bagi enam kelurahan terbaik, yakni juara 1, 2, 3 serta harapan 1, 2, dan 3.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa komunitasnya tidak terlibat dalam proses penilaian. 

Seluruh mekanisme penjurian sepenuhnya diserahkan kepada tim independen dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang.

“Untuk penilaian, kami tidak ikut campur. Semua diserahkan kepada tim dewan juri dari DLHK agar objektif dan profesional,” tegasnya.

Ia berharap lomba ini mampu membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, bukan semata demi meraih juara, tetapi untuk menciptakan budaya bersih yang berkelanjutan.

“Harapan kami, masyarakat antusias menciptakan lingkungan bersih di wilayah masing-masing. Bukan hanya memenangkan lomba, tetapi membangun budaya bersih demi mewujudkan Kota Kupang yang bersih, indah, dan asri,” tutupnya. (MI)




DLHK Kota Kupang Terima 22 Motor Sampah, Dorong Warga Aktif Pilah Sampah dari Rumah

Kupang, nwartapedia.com  – Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) menerima bantuan 22 unit motor sampah dari Wali Kota Kupang dalam rangka peringatan HUT ke-140 Kota Kupang dan HUT ke-30 sebagai daerah otonom, Sabtu (25/4/2026).

Kepala DLHK Kota Kupang, Matheos Maahury, menyampaikan bahwa bantuan tersebut akan didistribusikan ke setiap kelurahan guna memperkuat sistem pengelolaan sampah di tingkat lingkungan.

“Sebanyak 22 unit motor sampah ini akan disalurkan ke kelurahan-kelurahan, sehingga penanganan sampah bisa lebih cepat dan efektif,” ujarnya kepada media ini usai kegiatan.

Ia menegaskan, selain peningkatan sarana, peran serta masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan kebersihan kota. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh warga untuk mulai melakukan pemilahan sampah dari rumah tangga.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mulai memilah sampah dari rumah. Sampah yang memiliki nilai ekonomis bisa dimanfaatkan melalui bank sampah, bahkan dapat ditukar dengan nilai tertentu,” jelasnya.

Menurutnya, pengelolaan sampah berbasis masyarakat akan sangat membantu mengurangi beban Tempat Pembuangan Sementara (TPS) maupun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).

Pada tahun 2026, Pemerintah Kota Kupang juga merencanakan pembangunan tambahan fasilitas TPST guna meningkatkan kapasitas pengolahan sampah.

Lebih lanjut, Matheos Maahury mengungkapkan bahwa capaian kebersihan Kota Kupang terus mengalami peningkatan.

Berdasarkan penilaian terbaru, nilai kebersihan kota telah mencapai 58,10 dan menunjukkan tren positif.

“Kita optimistis ke depan bisa meraih penghargaan Adipura. Tinggal kita tingkatkan lagi melalui kolaborasi semua pihak, baik pemerintah, masyarakat, tokoh agama, maupun sektor swasta,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa keberhasilan pengelolaan sampah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah semata, melainkan membutuhkan kerja sama dan kesadaran kolektif seluruh elemen masyarakat.

“Kalau kami berjalan sendiri tentu tidak mampu. Tapi jika kita bergerak bersama, maka kebersihan Kota Kupang bisa terwujud dengan baik,” tutupnya. (MI)




Perumda Air Minum Siap Perluas Layanan, Apresiasi Kinerja Pemkot di HUT ke-140 Kota Kupang

Kupang, nwartapedia.com  – Momentum peringatan HUT ke-140 Kota Kupang dan HUT ke-30 sebagai daerah otonom dimaknai sebagai dorongan untuk meningkatkan pelayanan publik, khususnya di sektor air bersih.

Hal tersebut disampaikan Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, usai mengikuti upacara yang digelar di halaman Kantor Wali Kota Kupang, Sabtu (25/4/2026).

Ia menilai, dalam kurun waktu sekitar satu tahun kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang, berbagai capaian telah menunjukkan arah pembangunan yang positif dan patut diapresiasi.

“Kerja keras, kerja cerdas, dan kerja tuntas yang ditunjukkan oleh pimpinan daerah bersama seluruh jajaran menjadi fondasi penting bagi kemajuan Kota Kupang,” ujar Isidorus Lilijawa.

Menurutnya, semangat perayaan hari jadi kota tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga momentum refleksi untuk memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dalam konteks tersebut, Perumda Air Minum Kota Kupang menegaskan komitmennya untuk mendukung program prioritas Pemerintah Kota Kupang, khususnya dalam mewujudkan visi “Kupang Berkualitas” melalui peningkatan layanan air bersih.

“Kami fokus pada perluasan cakupan pelayanan dengan menambah jaringan distribusi, sehingga lebih banyak masyarakat dapat menikmati akses air bersih yang layak,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan, upaya pengembangan layanan akan diperkuat melalui rencana penyertaan modal guna mendorong investasi dan peningkatan infrastruktur.

“Dengan dukungan tersebut, kami optimistis dapat memperluas jaringan dan meningkatkan kualitas layanan secara berkelanjutan,” tambahnya.

Lebih jauh, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, BUMD, dan masyarakat dalam memastikan pelayanan air minum berjalan optimal dan merata.

“Ke depan, kami yakin dengan sinergi yang kuat, pelayanan air bersih di Kota Kupang akan semakin baik dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” tutupnya. (MI)




Wali Kota Kupang Ajak Warga Perkuat Kebersamaan di HUT ke-140 Kota Kupang

Kupang, nwartapedia.com  –  Wali Kota Kupang, Christian Widodo memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-140 Kota Kupang dan HUT ke-30 sebagai daerah otonom yang berlangsung di Lapangan Kantor Wali Kota Kupang, Sabtu (25/4/2026).

Dalam sambutannya, Christian Widodo engajak seluruh masyarakat untuk mensyukuri perjalanan panjang Kota Kupang yang telah mencapai usia 140 tahun.

Ia menegaskan bahwa usia tersebut bukanlah perjalanan singkat, melainkan penuh dengan tantangan, pengorbanan, serta kerja keras seluruh elemen masyarakat.

“Sudah sepantasnya kita panjatkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat-Nya kita bisa hadir bersama merayakan hari bersejarah ini. 140 tahun adalah perjalanan panjang yang penuh cerita, tantangan, dan harapan,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa otonomi daerah yang telah berjalan selama 30 tahun harus dimaknai bukan sekadar kewenangan, tetapi sebagai upaya menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat.

“Memerintah itu adalah melayani. Otonomi daerah harus menjadi jalan untuk menghadirkan keadilan dan kesejahteraan bagi masyarakat,” tegasnya.

Pada momentum peringatan tahun ini, Pemerintah Kota Kupang juga mencatat sejarah baru dengan akan digelarnya karnaval budaya untuk pertama kalinya.

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi agenda tahunan yang mampu mengangkat identitas budaya sekaligus mendorong pariwisata daerah.

Selain itu, Wali Kota juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan, di antaranya pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,7 persen, peningkatan layanan publik, perbaikan infrastruktur jalan, serta kemajuan di sektor kebersihan dan sanitasi.

Ia turut mengungkapkan bahwa Kota Kupang baru saja meraih penghargaan nasional di bidang Strategic Leadership yang dinilai oleh Kementerian Dalam Negeri, Ombudsman Republik Indonesia, dan Metro TV. Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan indikator objektif seperti tingkat kemiskinan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan tingkat pengangguran terbuka.

“Ini bukan karena hebat saya, tetapi karena doa dan dukungan seluruh masyarakat Kota Kupang. Terima kasih atas kerja keras dan kebersamaan kita semua,” ungkapnya.

Mengakhiri sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersatu dan membangun Kota Kupang dengan semangat kebersamaan demi masa depan yang lebih baik.

“Kalau kita berjalan sendiri, kita hanya setetes air. Tapi jika bersama, kita menjadi lautan. Mari kita bangun kota ini dengan cinta, persaudaraan, dan semangat untuk masa depan anak-anak kita,” tutupnya.

Dirgahayu ke-140 Kota Kupang, semoga terus maju dan menjadi kota yang inklusif, bersih, dan sejahtera bagi seluruh warganya. (MI)




Wali Kota Kupang Raih Penghargaan Nasional Strategic Leadership, Jadi Kado Hari Jadi Kota

Kupang, nwartapedia.com  –  Wali Kota Kupang, Christian Widodo, kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan menerima penghargaan bergengsi pada sektor kepemimpinan (leadership).

Penghargaan ini tergolong eksklusif karena hanya diberikan kepada satu provinsi, satu kota, dan dua kabupaten terbaik di Indonesia.

Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan penilaian objektif yang mencakup sejumlah indikator strategis, di antaranya peningkatan investasi (ITF), penurunan angka kemiskinan, pengurangan tingkat pengangguran, serta pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Dalam kategori kota, Christian Widodo dinobatkan sebagai penerima penghargaan pada kategori Strategic Leadership, sekaligus meraih posisi puncak dari seluruh kategori yang dinilai.

Kepada media ini pada Sabtu (25/4/2026), ia menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada masyarakat Kota Kupang.

“Ini bukan karena hebat saya, tetapi karena seizin Tuhan serta dukungan dan doa dari seluruh warga Kota Kupang. Oleh karena itu, saya mengucapkan limpah terima kasih kepada seluruh warga Kota Kupang,” ungkapnya.

Penilaian penghargaan ini dilakukan oleh sejumlah lembaga kredibel, yakni Kementerian Dalam Negeri, Ombudsman Republik Indonesia, serta Metro TV.

Menurut Christian Widodo, indikator yang digunakan dalam penilaian sangat objektif, meliputi tingkat kemiskinan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), serta Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT).

“Ini apresiasi yang luar biasa untuk kinerja kita dalam memimpin Kota Kupang, karena indikator yang digunakan sangat objektif,” tambahnya.

Dari seluruh daerah di Indonesia, hanya satu provinsi, satu kota, dan dua kabupaten yang terpilih menerima penghargaan ini, menjadikannya sebagai salah satu penghargaan paling prestisius di bidang tata kelola pemerintahan daerah.

Penghargaan ini sekaligus menjadi kado terindah bagi masyarakat Kota Kupang dalam momentum perayaan hari jadi kota, serta menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif. (MI)




Jalan Depan GOR Oepoi Dikerjakan di Tengah Efisiensi, Warga Apresiasi Wali Kota Kupang

Kupang, nwartapedia.com — Pemerintah Kota Kupang mulai mengerjakan ruas jalan di depan GOR Oepoi yang sebelumnya menjadi polemik di tengah masyarakat.

Pekerjaan ini menegaskan bahwa proyek tersebut telah direncanakan sejak tahun anggaran sebelumnya, bukan akibat tekanan publik atau viral di media sosial.

Warga Kelurahan Oebufu, Arny Loasana, menilai anggapan bahwa pemerintah baru bergerak karena desakan masyarakat tidak tepat.

Ia menyebut, perbaikan jalan tersebut telah dianggarkan sejak tahun lalu dan kini direalisasikan pada 2026. 

“Kami berterima kasih kepada Bapak Wali Kota yang sudah menepati janji. Akhir tahun 2025 beliau turun langsung melihat kondisi jalan di samping GOR, dan sekarang kembali memastikan pekerjaan ini benar-benar diselesaikan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Piet Naijumetan, warga RT 35 Kelurahan Oebufu.

Ia mewakili masyarakat setempat mengapresiasi dimulainya pengerjaan jalan tersebut. 

“Atas nama masyarakat, khususnya di RT 35, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Wali Kota yang sudah mulai mengerjakan jalan ini,” katanya.

Lurah Oebufu, Zet Batmalo, menjelaskan bahwa ruas Jalan Brigjen Iman Budiman yang berada di depan GOR Oepoi merupakan prioritas pembangunan yang diusulkan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dari tingkat kelurahan hingga kota. 

Ia menambahkan, kunjungan Wali Kota pada November 2025 menjadi dasar komitmen untuk merealisasikan proyek tersebut pada 2026.

Sebelum perbaikan dimulai, warga bersama Ketua RT setempat secara swadaya melakukan penimbunan lubang menggunakan material sederhana.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Kupang, Maxi Dethan, menyebut proyek tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp5,57 miliar.

Pekerjaan dimulai pada 15 April dan ditargetkan selesai pada 11 September 2026. 

“Konstruksi jalan menggunakan beton, disertai perbaikan drainase dan trotoar untuk menunjang kualitas infrastruktur,” jelasnya.

Pengerjaan jalan ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat yang selama ini terdampak kondisi jalan rusak di kawasan tersebut. *




Wali Kota Kupang Kukuhkan Bunda Literasi, Perkuat Gerakan Membaca Sejak Dini

Kupang, nwartapedia.com — Wali Kota Kupang, Christian Widodo, menegaskan bahwa literasi merupakan fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Hal itu disampaikannya saat mengukuhkan Widya Cahya dalam kegiatan kampanye Gerakan Gemar Membaca di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Rabu (22/4).

Menurutnya, penguatan budaya literasi harus dimulai dari lingkungan keluarga sebagai tempat pertama anak belajar.

Peran orang tua dinilai sangat menentukan dalam menumbuhkan minat baca melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten.

“Tidak harus satu buku sehari, satu halaman pun cukup. Yang penting dilakukan secara rutin agar membaca menjadi kebiasaan yang menyenangkan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pokja II TP PKK Kota Kupang, Petty Mardina Pratami Ly, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat peran keluarga dalam pendidikan anak serta mendorong gerakan literasi hingga ke tingkat rumah tangga.

Kegiatan juga dirangkaikan dengan lomba bercerita yang diikuti 42 anak PAUD sebagai sarana melatih keberanian, kemampuan komunikasi, dan imajinasi anak sejak dini.

Pemerintah Kota Kupang berharap melalui pengukuhan Bunda Literasi dan berbagai kegiatan yang dilakukan, budaya membaca dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, guna membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing. *




Wawali Kupang Buka Jambore Pramuka, Tekankan Pembinaan Karakter Generasi Muda

Kupang, nwartapedia.com — Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, secara resmi membuka kegiatan Jambore Pramuka tingkat Kota Kupang yang digelar pada 23–25 April 2026 di Bumi Perkemahan Fatubena.

Kegiatan Jambore Cabang VI ini diikuti oleh 27 gugus depan se-Kota Kupang, dengan total 430 peserta, didampingi 52 pembina, serta didukung 75 panitia dan 17 peninjau.

Ketua panitia, Dedi Wangge, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut mengusung tema “Dari Perkemahan Kita Bangun Gotokumpat sebagai Rumah Besar Kita Bersama”, yang mencerminkan semangat kebersamaan, toleransi, dan pembentukan karakter generasi muda.

“Jambore ini menjadi ruang strategis untuk membentuk generasi muda yang tangguh, mandiri, dan memiliki jiwa kepemimpinan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Kwartir Daerah Pramuka NTT, Pieter Manuk, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap Gerakan Pramuka, termasuk penyediaan lahan bumi perkemahan seluas delapan hektare yang dinilai sangat potensial untuk kegiatan tingkat daerah.

Dalam sambutannya, Serena Francis menegaskan bahwa jambore bukan sekadar kegiatan perkemahan, melainkan sarana pembinaan mental, kedisiplinan, kerja sama, dan kemampuan komunikasi generasi muda.

“Kegiatan ini penting untuk menanamkan nilai kemandirian, ketangguhan, serta semangat kebersamaan dan kepedulian sosial,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa tema jambore selaras dengan kondisi Kota Kupang yang majemuk, sehingga nilai persaudaraan dan gotong royong perlu terus diperkuat.

Pembukaan kegiatan diawali dengan prosesi adat Natoni, dilanjutkan tarian tradisional Timor oleh siswa SDN Fatubena, serta pengibaran bendera Kwartir Cabang yang dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota sebagai pembina upacara.

Pemerintah Kota Kupang berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah pembinaan generasi muda yang berkarakter dan berdaya saing di masa depan. (goe)




Inspektorat Kupang Luruskan Informasi Temuan BPK Rp40 Miliar yang Beredar di Media Sosial

Kupang, nwartapedia.com  —  Beredarnya unggahan dari akun Facebook NUSA Cendana ID yang menyebutkan temuan Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan NTT atas pengelolaan keuangan Pemerintah Kota Kupang tahun 2005–2026 mencapai Rp40 miliar, dinilai tidak utuh dan berpotensi menyesatkan publik.

Inspektur Inspektorat Kota Kupang, Frengky Amalo, menegaskan bahwa angka yang beredar tersebut merupakan akumulasi temuan selama 21 tahun, bukan kondisi terkini yang belum ditindaklanjuti.

“Informasi yang beredar tidak lengkap karena tidak menjelaskan bahwa angka Rp40 miliar itu merupakan total akumulatif sejak 2005 hingga 2026. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp21 miliar telah selesai ditindaklanjuti, sementara sisanya masih dalam proses penyelesaian dan pengembalian,” jelasnya pada Rabu (22/4/2026).

Ia menambahkan, mekanisme penyelesaian temuan BPK telah diatur secara jelas dalam regulasi, di antaranya Peraturan BPK Nomor 2 Tahun 2017 dan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004.

Dalam ketentuan tersebut, lanjut Frengky, sisa temuan tidak serta-merta hilang, melainkan tetap tercatat dan wajib ditindaklanjuti.

Namun, dalam kondisi tertentu, sebagian temuan dapat diusulkan untuk penghapusan (status 4), misalnya jika pihak yang bertanggung jawab telah meninggal dunia, dinyatakan pailit, atau tidak diketahui lagi domisilinya.

Pemerintah Kota Kupang melalui Inspektorat menegaskan komitmennya untuk terus menindaklanjuti setiap rekomendasi BPK secara bertahap dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Masyarakat juga diimbau untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi di media sosial serta memastikan keakuratan data sebelum menyebarluaskannya, guna menghindari kesalahpahaman yang dapat merugikan berbagai pihak. *




Hadapi Era Digital, Disdikbud Kupang Bekali Guru SD dengan Bimtek IT

Kupang, nwartapedia.com  — Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Ernest Ludji, secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi (IT) bagi guru kelas jenjang Sekolah Dasar (SD) negeri se-Kota Kupang, Rabu 22/4/2026.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 22 hingga 24 April 2026 ini digelar di Hotel Pelangi, Kota Kupang, dan diikuti oleh 37 guru kelas dari berbagai SD negeri di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, Ernest Ludji menegaskan pentingnya penguasaan teknologi oleh para guru di tengah perkembangan pendidikan di era digital.

Menurutnya, transformasi pendidikan menuntut para pendidik untuk mampu mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran di kelas.

“Pemanfaatan teknologi informasi dalam pembelajaran bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Guru harus mampu beradaptasi dan meningkatkan kompetensinya agar proses belajar mengajar menjadi lebih efektif, kreatif, dan relevan dengan perkembangan zaman,” ujarnya.

Ketua panitia kegiatan, Meriana Kadiwano, http://S.Pd, menjelaskan bahwa bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran berbasis IT.

“Melalui kegiatan ini, para guru diharapkan mampu mengembangkan metode pembelajaran yang inovatif dengan memanfaatkan berbagai platform digital, sehingga dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah,” kata Meriana.

Selama pelaksanaan bimtek, peserta mendapatkan materi dari sejumlah narasumber, yakni Yurmida Kadja, http://S.Pd dari TK Dian Harapan Kupang, Apriana Do Lalu, http://S.Pd dari SD Kristen Lentera Kupang, serta Yane Mira Kore, http://S.Th dari Yayasan Citra Bina Mandiri Kupang.

Materi yang disampaikan meliputi pemanfaatan media pembelajaran digital, strategi pembelajaran interaktif berbasis IT, serta pengembangan konten ajar yang menarik dan adaptif bagi siswa sekolah dasar.

Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan, khususnya di jenjang sekolah dasar, seiring dengan tuntutan digitalisasi pendidikan yang terus berkemban. (goe)