Pencurian di SD Persitim Satu Airmata, Kepsek Apresiasi Ahmad Talib dan Minta CCTV

Kupang, nwartapedia.com – Kasus pencurian fasilitas pendidikan di SD Persitim Satu, Kelurahan Airmata, Kota Kupang, mendapat perhatian serius dari pihak sekolah.

Kepala sekolah, Sauda Palang Bolen, S.Sos., menyampaikan apresiasi kepada Anggota DPRD Kota Kupang, Ahmad Talib, atas pendampingan dalam proses pelaporan kasus tersebut.

Hal itu disampaikannya kepada media ini pada Rabu (5/5/2026), usai melaporkan kehilangan satu unit laptop dan infokus ke Polsek Kota Lama.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Ahmad Talib yang telah mendampingi kami dalam proses pelaporan ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, peristiwa pencurian diperkirakan terjadi pada hari Minggu, setelah pihak sekolah mendapati perangkat yang disimpan di dalam lemari sudah tidak berada di tempat saat dilakukan pengecekan.

Selain menyampaikan apresiasi, ia juga menyoroti lemahnya sistem keamanan di lingkungan sekolah.

Menurutnya, belum adanya pagar pembatas menjadi salah satu faktor yang memicu terjadinya pencurian.

“Kami berharap ada perhatian lebih terhadap sarana sekolah, khususnya pembangunan pagar pembatas yang hingga kini belum memadai,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa keterbatasan anggaran sekolah menjadi kendala dalam penyediaan sistem keamanan tambahan seperti penjaga sekolah maupun pemasangan kamera pengawas (CCTV).

“Dengan kondisi keuangan yang terbatas, kami belum mampu menyediakan penjaga atau CCTV. Selama ini kami hanya mengandalkan bantuan warga sekitar,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia berharap pemerintah melalui instansi terkait dapat segera mengambil langkah konkret guna meningkatkan keamanan sekolah, sehingga seluruh fasilitas pendidikan, khususnya yang berasal dari bantuan pemerintah, dapat terjaga dengan baik.

“Kami berharap ke depan sekolah ini bisa memiliki CCTV dan sistem keamanan yang memadai agar kejadian serupa tidak terulang,” tutupnya.*




Ahmad Talib Kawal Laporan Pencurian Aset Sekolah, Soroti Lemahnya Sistem Keamanan

Kupang, nwartapedia.com  – Anggota DPRD Kota Kupang Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ahmad Talib mengawal langsung proses pelaporan kasus pencurian fasilitas pendidikan di SD Persitim Satu, Kelurahan Airmata, ke Polsek Kota Lama pada Rabu (5/5/2026).

Dalam pelaporan tersebut, Ahmad Talib mendampingi Kepala Sekolah SD Persitim Satu, Saudah P. Boleng, bersama Pelaksana Tugas (Plt) Lurah Airmata, Abdul Haris Laudu.

Adapun barang yang dilaporkan hilang berupa satu unit laptop dan infokus yang sebelumnya tersimpan di ruang kantor sekolah.

Berdasarkan keterangan pihak sekolah, peristiwa pencurian diperkirakan terjadi pada awal pekan, tepatnya Senin, sebelum akhirnya diketahui dan dilaporkan secara resmi kepada aparat kepolisian.

Ahmad Talib menyampaikan kecaman tegas terhadap aksi pencurian tersebut.

Ia menilai kejadian ini tidak hanya merugikan secara materiil, tetapi juga berdampak langsung terhadap proses pembelajaran, mengingat perangkat yang hilang merupakan fasilitas utama yang dimiliki sekolah.

“Ini merupakan tindakan yang mencederai dunia pendidikan. Fasilitas tersebut sangat penting dalam mendukung kegiatan belajar mengajar,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mendorong Dinas Pendidikan Kota Kupang untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan di lingkungan sekolah.

Salah satu langkah yang dinilai mendesak adalah pemasangan kamera pengawas (CCTV) guna mencegah kejadian serupa terulang.

Menurutnya, peningkatan keamanan sekolah harus menjadi prioritas bersama demi menjamin keberlangsungan proses pendidikan yang aman dan kondusif.

Saat ini, kasus tersebut telah ditangani oleh pihak kepolisian dan masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut. *




Wali Kota Kupang Perkuat Kolaborasi Revitalisasi Sekolah Bersama Pemerintah Pusat

Kupang, nwartapedia.com  – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Kupang dalam mendukung percepatan program revitalisasi sekolah melalui kolaborasi erat dengan pemerintah pusat.

Hal tersebut disampaikan saat mendampingi kunjungan kerja Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI di Kupang, Selasa (5/5/2026), dalam rangka meninjau pelaksanaan bantuan revitalisasi sekolah.

Menurut Wali Kota, kebutuhan peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di Kota Kupang masih cukup besar, sehingga dukungan pemerintah pusat menjadi faktor penting dalam mempercepat pemerataan kualitas pendidikan.

Ia menyebutkan, pemerintah daerah juga berperan aktif melalui alokasi APBD untuk melengkapi pembangunan yang bersumber dari APBN, termasuk penambahan ruang kelas dan penataan lingkungan sekolah.

Selain itu, Pemkot Kupang telah mengajukan sejumlah proposal revitalisasi sekolah dan berharap dapat memperoleh tambahan dukungan pada tahap berikutnya.

Wali Kota menekankan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan belajar yang layak, aman, dan berkualitas bagi siswa.

Upaya ini diharapkan mampu mendorong peningkatan mutu pendidikan serta memperkuat daya saing generasi muda di Kota Kupang dan Nusa Tenggara Timur secara umum. *




Peletakan Batu Pertama TK Kristen Kupang, Pemerintah Perkuat Akses Pendidikan Anak Usia Dini

Kupang, nwartapedia.com  –  Upaya memperkuat kualitas pendidikan sejak usia dini terus dilakukan pemerintah melalui pembangunan sarana pendidikan yang memadai. Hal ini ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan Taman Kanak-Kanak (TK) Kristen Kota Kupang di Kelurahan LLBK, Kecamatan Kota Lama, Senin (4/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, serta sejumlah pejabat penting, dan dipimpin langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed.

Dalam rangkaian kegiatan, Menteri Abdul Mu’ti juga menyerahkan bantuan berupa tas sekolah kepada 32 anak sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan mutu pendidikan anak usia dini di daerah tersebut.

Dalam sambutannya, Menteri menekankan bahwa pembangunan lembaga pendidikan anak usia dini merupakan langkah strategis dalam menciptakan generasi yang unggul di masa depan.

Ia menyebutkan bahwa pendidikan pada usia dini memiliki peran penting dalam membentuk karakter, keterampilan dasar, serta kesiapan anak untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Menurutnya, pembangunan sekolah tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang menghadirkan ruang belajar yang aman, ramah anak, dan mampu merangsang perkembangan anak secara menyeluruh.

Pemerintah pusat, lanjutnya, terus berkomitmen menghadirkan pemerataan kualitas pendidikan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di kawasan timur.

Pembangunan TK Kristen Kota Kupang menjadi bagian dari langkah tersebut agar tidak terjadi kesenjangan akses pendidikan.

Ia berharap pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu dengan kualitas yang baik, sehingga fasilitas tersebut segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

Sementara itu, Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menyampaikan bahwa perhatian pemerintah pusat terhadap sektor pendidikan di Kota Kupang sangat membantu dalam menjawab berbagai kebutuhan di lapangan.

Ia mengungkapkan bahwa sejumlah sekolah di Kota Kupang masih membutuhkan perbaikan, baik dari segi bangunan maupun fasilitas pendukung pembelajaran.

“Kami masih menghadapi tantangan dalam pemerataan sarana pendidikan, sehingga dukungan dari pemerintah pusat sangat kami harapkan terus berlanjut,” ujarnya.

Wali Kota juga menegaskan bahwa pembangunan pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan masa depan daerah dan bangsa.

Kepala TK Kristen Kota Kupang, Nortje R. Padaleti, turut menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan. Ia berharap kehadiran gedung baru akan memberikan kenyamanan dan semangat belajar bagi anak-anak.

Pembangunan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga mendorong lahirnya generasi muda yang berkarakter, beriman, dan siap menghadapi tantangan masa depan, sejalan dengan visi pembangunan Kota Kupang sebagai kota yang maju dan berkelanjutan.*




Pemkot Kupang Sediakan Layanan Kontak Darurat dan Publik untuk Warga

Kupang, nwartapedia.com  – Pemerintah Kota Kupang terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan menyediakan akses komunikasi langsung ke berbagai instansi penting.

Layanan ini bertujuan agar warga dapat dengan mudah menghubungi pihak terkait ketika membutuhkan bantuan atau menghadapi situasi darurat.

Berbagai dinas dan badan telah disiapkan lengkap dengan nomor kontak yang dapat diakses oleh masyarakat kapan saja.

Kehadiran layanan ini diharapkan mampu mempercepat respons pemerintah terhadap berbagai kebutuhan warga di Kota Kupang.

Adapun daftar layanan kontak yang tersedia meliputi:

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD): 081239940976

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan: 081339322515

Perumda Pasar Kota Kupang: 085177691970

UPTD PPA Kota Kupang: 081337703300

Dinas Sosial: 081335799865

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang: 085180598003

Brigade Kupang Sehat (BKS): 0380-827777

Dinas Pemadam Kebakaran: 0380-133 / 0380-821467

Dinas Perhubungan Kota Kupang: 081330724327

DPMPTSP: 081554444888

UPTD Labkes Kota Kupang: 085137728954

Perumda Air Minum Kota Kupang: 081237180243

Pemerintah Kota Kupang mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan ini secara bijak dan sesuai kebutuhan.

Dengan adanya akses komunikasi yang terbuka, diharapkan setiap permasalahan warga dapat ditangani dengan lebih cepat dan efektif.

“Jika membutuhkan bantuan, silakan segera hubungi layanan yang telah disediakan,” demikian imbauan Pemerintah Kota Kupang kepada masyarakat.




PEKEN Jasindo di Kupang Dorong Pendidikan Inklusif dan Peluang Generasi Muda

Kupang, nwartapedia.com — Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Asuransi Jasindo menggelar kegiatan PEKEN Jasindo di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, dengan menitikberatkan pada penguatan pendidikan inklusif bagi penyandang disabilitas dan generasi muda.

Mengusung tema “Katong Baku Dukung, Katong Baku Sayang”, kegiatan ini menjadi simbol semangat kebersamaan masyarakat Kupang dalam membangun sumber daya manusia yang unggul melalui kolaborasi lintas sektor dan pendekatan berbasis komunitas.

Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema Widayana, mengatakan Hari Pendidikan Nasional merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam menghadirkan akses pendidikan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Menurutnya, PEKEN Jasindo hadir sebagai bentuk nyata dukungan perusahaan agar pendidikan bisa dijangkau semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas.

“Melalui PEKEN Jasindo, kami ingin memastikan akses pendidikan dapat dirasakan seluruh masyarakat. Ini bagian dari komitmen kami dalam mendukung SDM unggul dan berdaya saing,” ujar Brellian.

Dalam kegiatan tersebut, Jasindo menyalurkan berbagai bantuan pendidikan berupa dukungan pembiayaan penunjang belajar bagi guru Sekolah Luar Biasa (SLB) dan siswa difabel. Bantuan lainnya juga diberikan dalam bentuk perangkat belajar serta akses perpustakaan digital Pustaka Mitra Netra untuk SLB Kota Raja Kupang.

Representative Manager Jasindo Kupang, Jerry Samuel, menjelaskan bahwa program ini juga menghadirkan sejumlah kegiatan edukatif bagi masyarakat dan generasi muda.

Berbagai agenda digelar seperti workshop kewirausahaan, talkshow UMKM bertajuk “Bacarita Bisnis UMKM Lokal, Usaha Naik Kelas”, hingga edukasi literasi asuransi dan manajemen risiko.

Menurut Jerry, kegiatan tersebut diharapkan dapat membuka peluang baru bagi anak muda Kupang agar lebih siap menghadapi tantangan masa depan.

“Dukungan kegiatan edukatif yang inklusif ini menjadi langkah nyata membantu masyarakat, generasi muda, dan khususnya penyandang disabilitas agar memiliki kesempatan yang sama meraih masa depan,” katanya.

Sementara itu, Brellian menegaskan bahwa pendidikan akan terus menjadi bagian penting dari kontribusi sosial perusahaan kepada masyarakat.

Ia menilai pendidikan, kewirausahaan, serta pemahaman mengenai asuransi dan manajemen risiko merupakan fondasi penting dalam menciptakan masa depan yang lebih baik.

Melalui PEKEN Jasindo, perusahaan berharap dapat terus memperluas akses pendidikan inklusif dan berkelanjutan sehingga setiap anak bangsa memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. *




Serena Francis Buka Pengobatan Gratis di GMIT Kota Baru, Warga Kupang Antusias Ikut Layanan Kesehatan

  1. Kupang, nwartapedia.com  – Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, secara resmi membuka kegiatan bakti sosial kesehatan berupa pemeriksaan dan pengobatan gratis di Gedung Kebaktian Jemaat GMIT Kota Baru, Jumat (1/5).

Kegiatan sosial tersebut terselenggara melalui kolaborasi antara Majelis Jemaat GMIT Kota Baru bersama Rumah Sakit Mamami Kupang sebagai bentuk pelayanan nyata kepada masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan itu Ketua Majelis Jemaat GMIT Kota Baru, Pdt. Febi M. B. Messakh-Frans, jajaran tenaga medis RS Mamami, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jemaat setempat.

Dalam sambutannya, Serena Francis menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menghadirkan pelayanan kesehatan gratis bagi warga Kota Kupang.

Menurutnya, gereja memiliki peran penting bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pelayanan sosial yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kota Kupang, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Jemaat GMIT Kota Baru dan Rumah Sakit Mamami atas kegiatan yang sangat bermanfaat ini,” ujarnya.

Serena juga membagikan pengalaman pribadinya saat pernah dirawat di RS Mamami ketika masih duduk di bangku sekolah dasar. Ia menilai rumah sakit tersebut hingga kini tetap menjadi salah satu fasilitas kesehatan yang dipercaya masyarakat Kota Kupang.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kegiatan bakti sosial kesehatan sejalan dengan visi Pemerintah Kota Kupang untuk mewujudkan Kota Kasih sebagai rumah bersama yang maju, sehat, dan sejahtera.

Menurutnya, akses pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau masyarakat menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup warga.

“Ketika masyarakat mendapat layanan kesehatan yang baik, maka kesejahteraan dan harapan masa depan juga ikut meningkat,” jelasnya.

Serena berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi berbagai komunitas keagamaan maupun organisasi sosial lainnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Jemaat GMIT Kota Baru, Pdt. Febi Messakh-Frans, mengatakan bahwa gereja harus hadir melalui tindakan nyata, bukan sekadar kata-kata.

Ia menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan telah dimulai sejak pagi dengan Senam Jantung Sehat bersama Yayasan Jantung Indonesia NTT, sekaligus peluncuran Klub Jantung Sehat Indonesia GMIT Kota Baru.

Menurutnya, kolaborasi pelayanan kesehatan ini merupakan wujud tanggung jawab iman sekaligus kepedulian sosial gereja kepada masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semakin banyak warga Kota Kupang yang mendapatkan layanan kesehatan, meningkatkan kesadaran hidup sehat, dan merasakan semangat kebersamaan di tengah masyarakat. *




Dicky Tallo Apresiasi Pemkot Kupang, Jalan Rusak Penkase Akhirnya Diperbaiki

Kupang, nwartapedia.com – Anggota Komisi III DPRD Kota Kupang, Dicky Tallo, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Kupang atas dimulainya pengerjaan ruas jalan di wilayah Penkase, Kecamatan Alak.

Perbaikan jalan tersebut dinilai sebagai jawaban atas aspirasi masyarakat yang selama lebih dari satu tahun mengeluhkan kondisi jalan rusak dan mengganggu aktivitas harian warga.

Apresiasi itu disampaikan kepada Wali Kota Kupang Christian Widodo, Wakil Wali Kota Serena Cosgrova Francis, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kupang yang dinilai cepat merespons kebutuhan masyarakat.

Menurut Dicky, kondisi jalan di kawasan Penkase sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah dan kerap menimbulkan persoalan, terutama bagi pengendara dan kendaraan distribusi logistik yang melintas di jalur tersebut.

“Ini sudah menjadi kerinduan masyarakat. Saya sendiri sering menerima keluhan warga karena wilayah ini merupakan daerah pemilihan saya,” ujar Dicky, Jumat (1/5/2026).

Ia menegaskan, perbaikan jalan tersebut sangat penting karena merupakan akses utama masyarakat di Kecamatan Alak yang menghubungkan sejumlah fasilitas pelayanan publik.

Di antaranya Kantor Camat Alak, Polsek Alak, Puskesmas Alak, hingga Kantor Lurah Penkase Oeleta.

Selain menjadi jalur pelayanan publik, kawasan Penkase juga dikenal sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi di Kota Kupang, terutama dengan banyaknya gudang logistik dan arus distribusi barang yang cukup tinggi.

“Jalan ini adalah poros utama di Kecamatan Alak sekaligus jalur ekonomi penting bagi Kota Kupang,” tegasnya.

Dicky juga mengingatkan kontraktor pelaksana agar mengerjakan proyek sesuai standar teknis dan mekanisme yang berlaku, sehingga kualitas jalan terjamin dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.

Dengan dimulainya pembangunan ini, masyarakat berharap mobilitas warga semakin lancar, distribusi barang kembali normal, dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Alak dapat semakin meningkat. *




Hardiknas Kota Kupang, Serena Francis Tegaskan Pendidikan Harus Berakar pada Budaya

Kupang, nwartapedia.com  –  Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, menegaskan bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, bukan hanya sekolah maupun pemerintah.

Hal tersebut disampaikannya saat memimpin upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tingkat Kota Kupang Tahun 2026 yang digelar di SDN Nefosaka, Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa, Sabtu (2/5/2026).

Dalam amanatnya, Serena menekankan bahwa keberhasilan pendidikan lahir dari keterlibatan bersama antara orang tua, guru, pemerintah, tokoh masyarakat, dan lingkungan sekitar.

“Pendidikan bukan hanya tanggung jawabmu, tetapi tanggung jawab kita semua. Dibutuhkan kebersamaan untuk membesarkan dan membentuk anak-anak kita,” ujarnya.

Ia mengatakan, di tengah perkembangan teknologi dan tantangan zaman yang semakin kompleks, dunia pendidikan harus berani bertransformasi. Menurutnya, guru saat ini bukan lagi satu-satunya sumber ilmu, melainkan fasilitator yang mendorong siswa menjadi pribadi aktif, kreatif, dan berani bermimpi.

Serena juga mengajak para orang tua dan tenaga pendidik untuk membangun komunikasi sehat dengan anak-anak serta menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya budaya lokal sebagai fondasi pendidikan karakter. Menurutnya, pendidikan di Kota Kupang tidak boleh terlepas dari akar budaya masyarakat setempat.

“Budaya adalah guru kehidupan. Jika kita kehilangan akar, maka kita akan kehilangan arah,” tegasnya.

Ia mengapresiasi penyelenggaraan festival budaya dalam rangkaian Hardiknas yang dinilai mampu menanamkan nilai-nilai kearifan lokal kepada generasi muda.

Serena menambahkan, meski Kota Kupang dihuni masyarakat dari berbagai daerah seperti Timor, Rote, Sumba, Flores hingga Jawa, budaya lokal terutama budaya Helong harus tetap dijaga dan diwariskan.

Kepada para siswa, ia berpesan agar tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membangun karakter, kedisiplinan, kepedulian, dan menjauhi perundungan.

“Nilai bukan segalanya. Yang paling penting adalah sikap, karakter, dan keberanian untuk terus belajar,” pesannya.

Peringatan Hardiknas Tahun 2026 ini diharapkan menjadi momentum memperkuat kolaborasi dalam membangun pendidikan Kota Kupang yang berkualitas, berkarakter, dan berakar pada budaya lokal.




Serena Francis Buka MTQ ke-31 Kota Kupang, Serukan Toleransi dan Semangat Qurani

Kupang, nwartapedia.com  – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kota Kupang ke-31 Tahun 2026 resmi dibuka dalam suasana religius dan penuh kebersamaan di Aula Kampus Universitas Muhammadiyah Kupang, Jumat (1/5).

Pembukaan ajang tahunan tersebut dilakukan langsung oleh Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga nilai keagamaan, persatuan, dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat Kota Kupang.

Menurut Serena, MTQ bukan hanya sekadar perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga wadah pembinaan mental dan spiritual umat agar mampu menerapkan nilai-nilai Qurani dalam kehidupan sehari-hari.

“MTQ adalah momentum menumbuhkan kecintaan kepada Al-Qur’an sekaligus menjadikan ajarannya hadir dalam sikap, perilaku, dan kehidupan sosial masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, Kota Kupang dikenal sebagai kota yang damai dan harmonis. Karena itu, kegiatan keagamaan seperti MTQ memiliki peran penting dalam memperkuat persaudaraan antarumat beragama.

“Perbedaan harus menjadi kekuatan untuk saling menghargai. Inilah wajah Kota Kupang yang rukun dan penuh toleransi,” tegasnya.

Wakil Wali Kota juga memberikan apresiasi kepada umat Muslim, panitia pelaksana, LPTQ, tokoh agama, dan seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut.

Kepada para peserta, Serena berpesan agar bertanding dengan sportif, menjunjung tinggi persaudaraan, serta membawa nama baik daerah menuju MTQ Tingkat Provinsi NTT Tahun 2026.

Sementara itu, Ketua Panitia MTQ Kota Kupang 2026, Rahmat Mukolang, SE., M.Si, mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus menjaring peserta terbaik untuk mewakili Kota Kupang di tingkat provinsi.

MTQ ke-31 ini berlangsung pada 1 hingga 4 Mei 2026 dan diikuti 165 peserta dari enam kecamatan se-Kota Kupang. Para peserta akan berlaga dalam enam cabang lomba dan 25 mata lomba, meliputi Tilawatil Qur’an, Hifzhil Qur’an, Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, Hadrah, serta Tafsir Al-Qur’an.

Panitia berharap MTQ tahun ini mampu melahirkan generasi Qurani yang berprestasi, berakhlak mulia, dan menjadi teladan di tengah masyarakat. *