KPAI Nyatakan Dukugan Dalam Upaya Penanganan Stunting di Kota Kupang

Kupang,nwartapedia.com – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyatakan dukungan terhadap upaya penanganan stunting di Kota Kupang. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua KPAI, Dr. Jasra Putra, S.Fil. I., M.Pd, dalam pertemuan dengan Penjabat Wali Kota Kupang, Linus Lusi, S.Pd., M.Pd, pada Selasa (29/10). Pertemuan berlangsung di ruang kerja Pj. Wali Kota dan dihadiri oleh Anggota Pokja Kesehatan KPAI, German E. Anggent, M.Comm.Dev, serta tim KPAI lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pj. Wali Kota menyambut baik kehadiran KPAI untuk melakukan kajian terkait penanganan stunting.

Ia menjelaskan bahwa Pemkot Kupang telah mengalokasikan anggaran untuk intervensi stunting yang tersebar di sepuluh perangkat daerah.

Selain itu, Pemkot juga melibatkan pegawai dan kepala perangkat daerah dalam program orang tua asuh bagi anak-anak stunting.

Lebih lanjut, Pemkot Kupang bekerja sama dengan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) NTT dalam kegiatan “Gerakan Kemanusiaan Penanganan Stunting” di 12 puskesmas yang ada di Kota Kupang.

Linus menargetkan penurunan angka stunting dari 4.000 anak menjadi 2.000 anak selama masa tugasnya sebagai Penjabat Wali Kota hingga Februari 2025. Upaya ini melibatkan intervensi khusus di unit pelayanan kesehatan, serta penguatan komunikasi dan koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, instansi vertikal dan pihak swasta yang peduli terhadap penanganan stunting.

Wakil Ketua KPAI, Dr. Jasra Putra menjelaskan bahwa kehadiran mereka di Kota Kupang bertujuan untuk melakukan FGD, wawancara dan pengisian instrumen pengawasan program percepatan penurunan stunting.

KPAI ingin mengevaluasi perkembangan penanganan stunting yang merupakan prioritas nasional, serta mengidentifikasi faktor-faktor penghambat, seperti koordinasi yang kurang, pelibatan pentahelix, pemberdayaan masyarakat dan pemanfaatan pangan lokal yang belum optimal.

Dalam kajian awal, KPAI menemukan beberapa kendala, antara lain perlunya penguatan koordinasi antar stakeholder, perbaikan pola asuh dan pemenuhan makanan bergizi. Selain itu, ada masalah administrasi kependudukan yang menyebabkan keluarga anak stunting tidak terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), sehingga mereka tidak dapat mengakses program layanan dasar seperti PKH, BPJS dan bantuan sosial lainnya. Dr. Jasra meminta kepada perangkat daerah di Kota Kupang untuk fokus pada data stunting agar semua program dapat efektif dan tepat sasaran. (*)




Pj. Wali dan Pj. Ketua Dekranasda Jadi Pasangan Paling Anggun Pada Parade Tenun Sepe

 

Kupang,nwartapedia.com – Memeriahkan dan mengenakan busana adat bermotif tenun sepe , Penjabat Wali Kota Kupang, Linus Lusi, S.Pd., M.Pd., bersama istrinya yang juga menjabat sebagai Penjabat Ketua Dekranasda Kota Kupang, Ny. Angela Lusi-Deran dinobatkan sebagai Pasangan Paling Anggun dalam Parade Tenun Sepe dengan mengelilingi kompleks Kantor Wali Kota Kupang, Jl. S.K. Lerik pada Selasa, 29 Oktober 2024.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy P. Funay, S.E., M.Si., bersama Ketua Dharma Wanita Kota Kupang, Ny. Lousje Marlinda Funay Pellokila, juga ikut serta dalam parade dan dinyatakan sebagai “Parade Sepe Paling Megah.”

Parade Tenun Sepe merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Lomba Tarian Kreasi Ayam Kaki Kuning dan Parade Tenun Sepe yang diadakan di lingkungan Perangkat Daerah Kota Kupang. Acara ini dihadiri oleh sejumlah Kepala Perangkat Daerah bersama pasangan masing-masing, serta Penjabat Ketua Dekranasda Provinsi NTT, Santi Ambarwati, S.E., perwakilan Forkopimda Kota Kupang, dan para camat serta lurah se-Kota Kupang.

Dalam arahannya, Linus mengapresiasi antusiasme peserta dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk kehadiran pejabat tinggi dari Provinsi NTT. Ia menekankan keunikan Tenun Sepe sebagai warisan budaya eksklusif Kota Kupang. “Sepe hanya ada di Kota Kupang, tidak ada di provinsi atau kabupaten lain,” katanya.

Penjabat Ketua Dekranasda Provinsi NTT, Santi Ambarwati juga memberikan apresiasi kepada Dekranasda Kota Kupang yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Menurutnya ini merupakan salah satu bentuk nyata upaya pelestarian budaya di Nusa Tenggara Timur, khususnya di Kota Kupang. “Tenun Sepe yang ada di Kota Kupang tidak kalah cantik dengan motif tenun dari kabupaten lain di NTT. Dengan segala keunikan dan keindahan, Tenun Sepe bisa menjadi salah satu tenun yang digemari,” ungkapnya.

Santi berharap acara ini dapat dikemas lebih baik di masa mendatang agar Tenun Sepe semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional. Ia menambahkan bahwa event ini merupakan momentum penting dalam pelestarian budaya Kota Kupang, terutama dalam pengembangan industri kreatif berbasis kearifan lokal.

Lebih lanjut, Santi menekankan bahwa Tenun Sepe, dengan berbagai corak dan warna, dapat dibuat secantik dan semenarik mungkin, menjadikannya diminati oleh semua kalangan, baik muda maupun tua. Ia menginginkan agar Tenun Sepe tidak hanya digunakan untuk acara adat, tetapi juga sebagai fashion modern, seperti jas, semi jas, outer dan kreasi lainnya.

Acara diakhiri dengan pengumuman hasil Lomba Tarian Kreasi “Ayam Kaki Kuning.” Dalam lomba tersebut, Kecamatan Alak berhasil meraih juara pertama, diikuti oleh Dinas Pariwisata sebagai juara kedua, dan Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kota Kupang sebagai juara ketiga. (*)




BPBD Kota Kupang Gelar Gladi Lapang Rencana Kontinjensi Cuaca Ekstrim di Kampung Amanuban

Kupang,nwartapedia.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang menggelar kegiatan gladi lapangan atau simulasi rencana kontinjensi cuaca ekstrin khususnya angin Kencang, banjir dan longsor. Pembukaan kegiatan ini berlangsung di Kantor Lurah Oebufu pada Senin (29/10/2024)  dan dilanjutkan dengan gladi lapang pada sore harinya di willayah RT 13 RW 03 Kelurahan Oebufu.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Kupang, Elsje W.A.Sjioen saat Membuka Kegiatan ini mengatakan bahwa gladi lapang ini merupakan rangkaian kegiatan dari pembentukan Kalurahan Tangguh Bencana (Kaltana) yang melibatkan Basarnas, Babinkantibnas, Babinsa serta perwakilan dari masyarakat seperti relawan Kaltana, kaum disabilitas serta komunitas lain.

“Disini kami hadirkan perwakilan dari masyarakat yakni kaum disabilitas karena kita yang normal dengan gampang membaca atau mendengarkan langsung informasi dari BMKG tetapi teman-teman yang disabilitas memiliki keterbatasan jika terjadi bencana harus diawasi minimal oleh teman-teman relawan,”ungkapnya.

Elsje Sjioen menjelaskan tujuan dilaksanakannya kegiatan Kalurahan Tangguh Bencana (Kaltana) ini adalah untuk meningkatkan ketahanan masyarakat dalam menghadapi bencana sehingga diharapkan dengan dilaksanakan kegiatan ini warga masyarakat khususnya di Kalurahan Oebufu lebih siap dan siaga dalam menghadapi bencana.

“Pemilihan Kelurahan Oebufu menjadi tempat simulasi karena wilayah ini pernah menjadi wilayah terdampak bencana angin kencang, banjir dan longsor, saat kejadian bencana Seroja beberapa waktu lalu. Bahkan hingga saat ini masih ada wilayah yang rawan tanah longsor ketika musim hujan tiba,”jelasnya.

Lurah Oebufu, Zeth Batmalo menyampaikan terima kasih kepada BPBD Kota Kupang melalui Bagian Pencegahan dan Kesiapsiagaan, yang menggelar gladi lapangan atau simulasi Rencana Kontijensi Cuaca Ekstrem di wilayah Kelurahan Oebufu.

“Kami menyambut baik kegitan yang bermartabat ini sebagai bentuk kepedulian terhadap penaggulangan bencana, kami di kelurahan ini sudah membntuk Komunitas Warga Tanggap Bencana yang diberi nama Home Wartana,”ujarnya. 

Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi warga Kelurahan Oebufu terutama yang berada di wilayah rawan bencana.

“Saya merasa sangat penting karena topografi kelurahan Oebufu yang miring, tanah labil dan berada di bantaran kali sehingga berpotensi terjadinya bencana,”kata Zeth Batmalo.

Sementara itu, Sekretaris BPBD Kota Kupang, Jhony W Z Boimau mengingatkan para peserta agar mengikuti setiap rangkaian kegiatan gladi lapangan ini dengan baik. Karena kegiatan ini sangat bermanfaat bagi warga ketika mengalami dampak bencana

“Saya harapkan ini adalah proses pengenalan, pembelajaran dan pelajaran untuk masyarakat. Bagaimana kita mnegantisipasi kemungkinan terjadinya bencana sehingga dengan adanya gladi lapang ini maka kita bisa mengetahui apa yang harus kita lakukan ketika bencana itu tiba,”kata Jhony Boimau. (MI)




Pengamat Politik Nilai Jokowi Berharap Christian-Serena Jadi Pemimpin Kota Kupang

Kupang,nwartapedia.com – Pengamat Politik Universitas Muhammadyah Kupang (UMK), Dr, Ahmad Atang, M.Si menilai atensi mantan Presiden RI, Joko Widodo terhadap pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Kupang, Dokter Cristian Widodo-Serena Francis sebagai bentuk dukungan nyata dan memastikan agar Pasangan ini yang akan memimpin Kota Kupang lima tahun ke depan.

Hal ini disampikan oleh Pengamat Politik yang juga sebagai Direktur Pascasarjana pada UMK ketika dimintai keterangan terkait panggilan Jokowi kepada paslon Dokter Christian Widodo dan Serena Francis pada Jumad tanggal 25 Oktober 2024 di Solo.

Menurut Ahmad Atang, jejak politik Jokowi untuk NTT umumnya dan Kota Kupang khususnya, secara politik akan memberikan supporting yang sangat besar bagi paslon Dokter Christian Widodo dan Serena Francis.

“Walaupun Jokowi tidak lagi menjabat sebagai presiden RI, namun pengaruhnya masih cukup kuat,”ujarnya.

Ia menegaskan, tipikal kepemimpinan Jokowi yang sederhana, populis, dan cepat tanggap terhadap kebutuhan rakyat telah menjiwai paslon Dokter Christian Widodo-Serena Francis.

“Dokter Christian Widodo telah banyak belajar banyak hal dari Jokowi, terkait tata kelola politik pemerintahan,”tegasnya.

Ahmad Atang menjelaskan, Jokowi ternyata tahu banyak soal problem Kota Kupang, seperti masalah sampah, air bersih dan kesehatan.

“Sehingga Jokowi berkeyakinan jika masalah ini akan terselesaikan jika rakyat memberikan kepercayaan kepada paslon Christian-Serena untuk memimpin,”ujarnya.

Ia mengatakan bahwa hal ini tidak berarti bahwa Paslon yang lain jika menang tidak mampu menyelesaikan persoalan ini.

“Namun secara politik dukungan Jokowi tidak saja sumbang saran tetapi juga akan memastikan dukungan pemerintah pusat di bawah presiden Prabowo terhadap kemajuan Kota Kupang,”kata Ahmad Atang.

Baginya, jalan untuk membuat Kota Kupang semakin baik dan maju telah dibuka oleh Jokowi, sekarang tinggal bagaimana rakyat Kota Kupang menentukan pilihan.

“Jangan membuang kesempatan emas karena dia tidak mungkin datang untuk kedua kali,”pungkasnya. (MI).




Hadiri Panggilan Jokowi di Solo, Christian-Serena Akui Dapat Pesan Penting

Kupang,nwartapedia.com – Pasangan Calon (Paslon) Walikota Kupang dan Wakil Walikota Kupang, Dokter Christian Widodo-Serena Francis (CS’an) mengaku mendapat titipan pesan dari Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).

Pesan itu disampaikan saat pasangan Dokter Christian Widodo dan Serena Francis tiba di Solo pada Jumad (25/10/2024).

Dalam pertemuan di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jokowi meminta paslon CS’an memberi perhatian khusus kepada sampah, air bersih dan bidang kesehatan. 

 

“Bagi saya, Pak Jokowi seperti sosok ayah sendiri. Pesan beliau ini sangat berarti dan akan menjadi fokus perhatian kami,” kata Dokter Christian usai melakukan bakti sisial pengoatan gratis di Kampung Sumba, Kelurahan Oebufu, Kota Kupang pada Senin  (28/10/2024).

Menurut Dokter Christian, pesan tersebut sama dengan yang pernah disampaikan Jokowi dalam pertemuannya di Kota Kupang pada 2 Oktober 2024. Saat itu, Jokowi menitipkan pendidikan, kesehatan dan infrastruktur untuk dibenahi.

“Saya titip untuk bidang pendidikan, kesehatan dan infrastruktur untuk dibenahi,” ujar Jokowi dalam kesempatan itu.

Dokter Christian memastikan, pesan tersebut akan menjadi pijakan utama dalam merumuskan program-program kerjanya, terutama jika paket CS’an terpilih sebagai Walikota dan Wakil Walikota Kupang. 

“Pak Jokowi saking sayangnya dengan kita di NTT dan juga sayangnya dengan saya dan Kaka Serena sehingga beliau panggil kami ke Solo dan titipkan pesan apa-apa yang harus kita benahi di Kota Kupang jika kita terpilih,”ungkapnya.

“Artinya Pak Jokowi menaruh kepercayaan yang besar kepada kita berdua bahwa peluang kita bisa menang sangat besar sehingga beliau titip pesan,”tambahnya.

Ia menjelaskan, dalam pertemuan kali ini, Jokowi menitipkan pesan untuk penanganan sampah, air bersih, bidang kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Kota Kupang.

“Untuk kali ini, Bapak Jokowi titip sampah agar tata kelolahnya diperbaiki, yang kedua air bersih agar bisa bekerjasama dengan pemerintah pusat untuk perbaikan air bersih di Kota Kupang dan ketiga bidang pelayanan kesehatan agar diperhatikan,”jelasnya.

“Kami berkomitmen memastikan pesan ini diwujudkan secara konkret dan menjadi prioritas utama,”tambahnya.

Pada tempat yang sama, Calon Wakil Walikota Kupang, Serena Francis mengucapkan terima kasih kepada mantan Presiden RI, Joko Widodo yang telah memberikan undangan kepada paket CS’an untuk melakukan pertemuan. 

“Tentunya kami sangat berterima kasih dan akan mengikuti arahan dari Bapak Jokowi, siap menjalankan dan bekerja keras sesuai apa yang diharapkan oleh Bapak Jokowi,”pungkasnya. (MI).




Usack Benu: Kehadiran Kapal Dharma Kartika dan Dharma Rucitra Berdampak Penambahan PAD Kota Kupang

Kupang,nwartapedia.com – Kehadiran kapal Dharma Kartika V dan Dharma Rucitra Vlll  yang bersandar di pelabuhan Tenau Kupang akan membawa dampak  pada perkembangan ekonomi secara paralel yang ujungnya akan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Kota Kupang.

Demikian disampaikan oleh Ketua Indonesian National Shipowner Asosiasion (INSA) dan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Kupang, Usack Viktor Benu SE ketika dimintai tanggapan terhadap hasil debat pertama yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kupang pada Sabtu (19/10/2024).

Sebagai Wakil Ketua koordinator investasi dan maritim di Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi NTT, Usack Benu menegaskan, pernyataan yang diberikan tidak ada tendensi politik dan tidak membela pasangan calon Walikota Kupang manapun.

“Saya hanya meluruskan bahwa ketika manusia pindah pasti akan ada usaha baru dan ketika ada usaha baru maka retribusi pada PAD itu akan bertambah dan meningkat,”jelasnya kepada media ini pada Selasa (22/10/2024).

Menurutnya, untuk menambah PAD di pelabuhan, Presiden Jokowi mencanangkan banyak program salah satunya adalah tol laut.

“Tol laut adalah visi besar dari presiden Jokowi kalau transportasi lancar maka akan mendatangkan pengusaha baru, UMKM baru dan beberapa sektor akan bertumbuh maka perkembangan ekonomi pasti akan berdampak secara paralel yang ujungnya adalah penambahan PAD,”ungkapnya. 

Usack Benu menjelaskan, kehadiran kapal Dharma Kartika V dan Dharma Rucitra Vlll di pelabuhan secara langsung akan mendatangkan PAD bagi Kota Kupang.

“Ketika dua kapal  ini beroperasi ada ketepatan jam dan perbaikan service maka akan ada dampak perbaikan perdagangan yang pasti PAD akan meningkat karena perdagangan meningkat, jangankan ada kapal baru, perbaikan service dari perkapalan saja akan berdampak pada PAD,”jelasnya.

Usack Benu mengucapkan, kapal Dharma Kartika dan Dharma Rucitra adalah kapal roro yang menggunakan solar bersubsidi maka 50 persen lebih murah sehingga berdampak pada bangkitnya UMKM, pengusaha-pengusaha baru dan perdagangan yang lebih meningkat dari sebelumnya.

 “Selama ini perdagangan kita didominasi oleh kapal-kapal kontainer dengan bahan bakar solar non subsidi yang mahal dengan satu kontainer sebesar 12-13 juta tetapi ketika kapal Dharma Kartika masuk mengunakan solar subsidi harganya hanya 5.800.000 rupiah maka harganya menjadi 50 persen lebih murah,”ucapnya.

“Kalau stoknya dulu 100 akan meningkat menjadi 200 karena hemat dari biaya ongkos kirim dan akan berdampak pada penambahan quantity barang maka perdagangannya pun akan berdampak,”tambahnya.

Dari sektor pariwisata, Usack Benu mengatakan bahwa kedua kapal ini memberikan banyak kemudahan pelayaran dengan harga yang murah.

“Sektor pariwisata off course, sekarang orang Kupang mau ke Labuan Bajo harganya sama seperti ke Jakarta. Naik Dharma Rucitra cuma 200.000 ribu rupiah, kalau kita naik dengan mobil maka tidak perlu menyewa mobil lagi dan dampaknya ke PAD seperti itu,”ungkapnya.

Usack Benu juga mengucaokan terima kasih kepada Serena Francis selaku Ketua Tetap Bidang Perhubungan di KADIN Provinsi NTT yang telah memperjuangkan kedua kapal ini untuk membantu masyarakat.

“Kaka Serena Francis adalah teman kami dan juga anggota INSA maka diluar urusan politik, kami berterima kasih karena apa yang dikerjakan oleh Kaka Serena Francis ini sudah sangat baik untuk membantu masyarakat,”pungkasnya.  (MI)




Pengamat Ferdy Hasiman Nilai Penampilan Christian-Serena dalam Debat Pertama Paling Brilian

Kupang,nwartapedia.com – Pengamat Ekonomi dan Politik, Ferdy Hasiman menilai penampilan pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota kupang, Dokter Christian Widodo dan Serena Francis (CS’an) dalam debat pertama paling brilian.

Hal ini disampaiakn oleh Pengamat Ekonomi dan Politik, Ferdy Hasiman ketika dimintai tanggapannya terhadap hasil debat pertama diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kupang pada Sabtu (19/10/2024).

Peneliti Alpha Research Database Indonesia ini mengatakan, penampilan pasangan calon CS’an dalam debat dari orasi dan gaya bicara diatas panggung paling ideal.

“Debat Walikota Kupang yang saya lihat penampilan paling Brilian ya Pa Dokter Christian dan Kaka Serena. Orasi dan gaya bicara memainkan dinamika di atas panggung pa dokter christ itu paling ideal dan oke,”ungkapnya pada Senin (21/10/2024).

Menurutnya, Salah satu modal besar bagi politisi adalah seni berdebat dan pasangan Dokter Chritian menampilkan wajah baru bagi Kota Kupang.

“Calon muda, energik, sehat, cerdas, menarik simpatik, bijaksana, mengkritisi lawan dengan cara yang sangat santun. Ini menjjadi bekal untuk tampil ke panggung politik,”kata Ferdy Hasiman.

Ferdy Hasiman melihat dari segi substansi, paket CS’an paling oke, paling siap, argumentasinya mudah dicerna publik biasa dan program mereka terukur.

“Sementara yang lain saya lihat hanya jualan prgam dengan angka-angka fantastis,”ujarnya.

Menurut Ferdy Hasiman, Angka dan program besar harus diukur juga dari kemampuan fiskal daerah yang kecil dan ditengah beban APBN yang berat dari pusat.

“Program-program calon yang bombastis mestinya harus diuji dalam debat selanjutnya. Biar masyrakat Kota Kupang aware mana calon yang terukur,”jelasnya.

Selain itu, Gagasan kapal dan pesta rakyat itu adalah ide brlian untuk pompa ekonomi Kota Kupang yang outpunya ke peningkatan PAD.

Kota Kupang sebagai kota jasa dan pusat ibu kota provinsi memang harus andalkan manusia. Maka, kebijakan inovatif seperti pesta rakyat, pentas seni, itu bernas untuk menggerakan roda konsumsi Kota Kupang agar ekonomi tumbuh,”pungkasnya. (MI)




Kolom Komentar YouTube KPU Kota Kupang Didominasi Paket CS’an

Kupang,nwartapedia.com – Kolom komentar YouTube Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kupang yng menyajikan siaran langsung debat pertama Pilkada Kota Kupang dihiasi dan didominasi oleh komentar dari warganet yang menjagokan pasangan calon nomor urut 5, Dokter Christian Widodo dan Serena Francis.

Pantauan media ini  hingga Senin (21/10/2024) pukul 00.45 WITA, komentar warganet pada YouTube KPU Kota Kupang tesebut berjumlah 97 akun.

Setelah mengikuti debat pertama dengan tema ‘Membangun Kupang Kota Kasih Menuju Kota Transformatif tersebut, jumlah warganet yang komen memilih dan menyebut pasangan calon Dokter Christian Widodo dan Serena Francis sebanyak 34 akun. 

Yang menarik dari komentar warganet yakni akun @jacobasachannel mengatakan bahwa “Setelah pemaparan visi misi, saya justru tertarik dengan pasangan no urut 5. Keren . Buat pak Geogeh, dosen aman mana yang pak mau urus ? Kalau guru itu kewenangan pemda/pemkot tapi dosen itu sdah ranahnya Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi. Kalau Pemkot membangun kerjasama dengan PTN/PTS ok-ok saja tapi soal mutu dosen bukan kewenangan Pemkot untuk mengurus. hahahah”.

Sementara itu, komentar dari akun @ramoluan5081 berbunyi “Benar sekali apa yang di sebut oleh Pak christian data masyarakat itu harus jelas struktur pemerintahan teredah adalah RT maka RT harus betul tahu akan program2 pemerintah agar bisa di sampaikan ke masyarakat secara transparan bukan pilih kasih”

Akun @kanisiuspono662 menyebut “Dosa lama kandidat yg harus pikul sendiri,jgn simpan di maskota,biar orang baru yg pimpin,Dodo dan Ine cocok 5 tahun yg akan datang”.

Dari total 97 komen akun YouTube warganet tersebut, sebanyak 40 akun memilih untuk berkomentar seputaran materi debat. Sedangkan 18 warganet menyebut keempat pasangan calon yang lain. 

Debat Pilkada Kota Kupang akan diselenggarakan sebanyak tiga kali, yakni dua kali pada Oktober 2024 dan satu kali pada November 2024. Debat pertama digelar Minggu (19/10/2024) ini.

Nantinya, debat kedua akan digelar pada Minggu (26/10/2024). Sementara debat ketiga alias terakhir pada Minggu (16/11/2024). (MI)




Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang Gelar Rakor Internal Pokja Tim Pembuat KKHS RPJMD

Kupang,nwartapedia.com – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Kupang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Internal Kelompok Kerja (Pokja) Tim Pembuat Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Kupang 2025-2029.

Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Kupang, Max Maahury disela-sela kegiatan kepada media ini mengatakan bahwa Rakor internal ini penting dilakukan.

“Hal ini bertujuan agar Dokumen KLHS RPJMD Kota Kupang 2025-2029 dapat disiapkan secara lebih baik sebelum dibahas pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD),”ungkapnya di  Ruang Rapat Kadis LHK Kota Kupang pada Rabu (16/10/2024).

Max Maahury menjelaskan,  Rakor internal ini merupakan bagian dari tahapan proses Pembuat KLHS RPJMD Kota Kupang 2025-2029.

Sementara itu, Pengawas Lingkungan Hidup Ahli Muda Sub Koordinator Inventarisasi RPPLH dan KLHS DLHK) Kota Kupang, Stefanus Karel Mige, menjelaskan bahwa dalam beberapa waktu kedepan akan digelar Focus Group Discussion (FGD) terkait Pembuat KLHS RPJMD Kota Kupang 2025-2029.

“Rakor internal pokja diadakan untuk merangkum semua isu strategis dalam rangka penyusunan Dokumen KLHS RPJMD Kota Kupang 2025-2029, terutama yang berkaitan dengan TPB (Tujuan Pembangunan Berkelanjutan),”ungkapnya.

Ia menambahkan, sehubungan dengan hal itu, sebelumnya pihaknya sudah kirimkan format capaian TPB ke tiap-tiap OPD (Organisasi Perangkat Daerah), sehingga bisa dievaluasi capaian TPB lima tahun terakhir ini seperti apa.

“Sesuai hasil evaluasi maka antinya akan ditetapkan target capaian TPB untuk KLHS RPJMD Kota Kupang 2025-2029. Yang tentunya akan disesuaikan dengan KLHS RPJMD yang sudah ada untuk tingkat Provinsi NTT dan tingkat pusat,”ucapnya 

Ia menambahkan, pembuatan KLHS RPJMD Kota Kupang 2025-2029  ada hubungannya dengan dampak perubahan iklim yang kini menjadi isu di seluruh dunia termasuk dialami Kota Kupang.

“Yang membuat pelaksanaan pembuatan KLHS RPJMD Kota Kupang 2025-2029 harus benar-benar sesuai dan dapat mengakomodir kepentingan semua pihak atau komponen masyarakat,”kata Mige.

Menurutnya isu-isu strategis dalam pembuatan KLHS RPJMD Kota Kupang 2025-2029 juga akan dibawa ke Konsultasi Publik (KP).

“Rakor ini adalah bertujuan untuk melengkapi dokumen pembuatan KLHS RPJMD Kota Kupang 2025-2029 sebelum diserahkan zum ahli pembuat KLHS RPJMD Kita Kupang,”pungkasnya. (MI)




Warga Fatukoa Sebut Christian-Serena Adalah Pemimpin yang Siap Melayani

Kupang,nwartapedia.com – Warga Fatukoa menyebut kehadiran calon Walikota dan Wakil Walikota Kupang, Dokter Christian Widodo dan Serena Francis (paket CS’an) adalah calon pemimpin yang siap melayani masyarakat.

Hal ini disampaikan oleh Made Astika warga RT 11/RW 03 ketika mengikuti pengobatan gratis yang digagas oleh paket CS’an di RT 06/RW 02 Kelurahan Fatukoa pada Sabtu (12/10/2024).

Made Astika mengatakan, pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota paket CS’an sudah memberikan pelayanan yang baik karena mengabdi kepada kepentingan kesehatan masyarakat banyak dengan kualitas pelayanan merata di seluruh Kota Kupang.

“Kampanye paket CS’an dengan memberikan pelayanan pengobatan gratis dan pembagian kacamata bagi saya sangat baik karena langsung dirasakan oleh masyarakat kecil sehingga tidak diragukan lagi kelak akan menjadi pemimpin yang siap melayani,”sebut Made.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pakte CS’an yang telah memberikan pelayanan pengobatab gratis dengan penuh humanis dan penuh senyum sehingga dapat meringankan rasa sakit yang diderita oleh masyarakat.

“Kehadiran Pak Dokter Christian Widodo dan Nona Serena Francis memberikan pelayanan dan bekerja dengan hati tulus, ikhlas dan bersikap baik sehingga menurut saya ini menjadi salah satu terapi penyembuhan karena memberikan empati yang membekas di hati pasien yang sedang sakit,”ucap Made.

Sementara itu Nur Hazanah penderita diabetes warga RT 11/RW 02 Kelurahan Fatukoa mengatakan, masyarakat Kota Kupang sering mengeluhkan praktik pembatasan layanan pasien peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan di sejumlah fasilitas kesehatan sehingga perlu adanya peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Perlu adanya peningkatan di bidang kesehatan dan pelayanan karena sekarang kita melihat masyarakat memiliki BPJS tetapi rumah sakit terlalu banyak kasus,”ungkapnya.

Menurutnya, aturan yang ditetapkan oleh pemerintah tidak sejalan dengan pelaksanaan yang diterapkan oleh fasilitas kesehatana di Kota Kupang.

“Yang harus diatasi yakni ketentuan pelayanan karena sekarang pelayanannnya tidak jelas karena pasien BPJS banyak disuruh pulang dan praktik ini dinilai diskriminatif sehingga perlu diawasi lebih ketat,”ucapnya.

Nur Hazanah berharap jika paket CS’an terpilih menjadi Walikota dan Wakil Walikota Kupang agar lebih memberikan perhatian serius kepada pasien BPJS agar mereka mendapatkan pelayanan kesehatan dengan baik.

“Karena kebetulan Pak Dokter Christian di bidang kesehatan sehingga saya mohon supaya pelayanannya diperhatikan dan BPJSnya digatiskan, memang betul BPJS itu gratis tetapi banyak masyarakat yang tidak tau ketika berobat BPJSnya masih aktif  atau tidak agar dikomunikasikan untuk mencari solusinya sehingga bisa diatasi,”harapnya. (MI)