Mitra BGN Kupang Dukung Penuh Program Makan Bergizi Gratis

 

Kupang,nwartapedia.com  –  Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh pemerintah mendapat dukungan penuh dari mitra Badan Gizi Nasional (BGN) di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam kunjungan kerja Deputi Pemantauan dan Pengawasan (Tawas) BGN, Mayjen (Purn) Dadang Hendrayudha dan Direktur Tawas, Kol Armed Rudi Setiawan, S.IP., M.Han, mitra MBG di Kupang menyampaikan komitmennya untuk menyukseskan program ini.

Antonio PD Sarmento, salah satu mitra BGN di Kota Kupang, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan pemerintah dalam implementasi program MBG.

“Kami sangat mendukung program MBG ini. Kami akan laksanakan arahan Pak Deputi. Ini bukti cinta kami untuk Pak Prabowo yang melahirkan program MBG ini. Kami berharap dukungan masyarakat untuk menyukseskan program ini,” ujar Antonio pada Kamis (20/03/2025).

Selain mendapatkan dukungan dari mitra BGN, program ini juga diapresiasi oleh PIC Yayasan No Fitu Timor di SPPG Noelbaki, Rita Wadu. Menurutnya, keberhasilan MBG di NTT sangat bergantung pada kerja sama yang baik antara SPPI, yayasan, dan mitra BGN.

“Program ini sangat penting, apalagi untuk NTT yang angka stuntingnya masih tinggi serta menjadi provinsi dengan tingkat kemiskinan tertinggi ketiga di Indonesia. MBG juga memberi ruang bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal,” ungkap Rita.

Dia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah, khususnya Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, yang telah mencetuskan program ini.

“Terima kasih Bapak Prabowo atas program luar biasa ini. Kami berharap program ini terus berjalan dan semakin berkembang untuk kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk mitra BGN dan yayasan di daerah, implementasi Makan Bergizi Gratis di NTT diharapkan dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah. **




Deputi Tawas BGN Tinjau Implementasi Program Makan Bergizi Gratis di NTT

 

Kupang,nwartapedia.com  – Implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapat dukungan penuh dari Deputi Pemantauan dan Pengawasan (Tawas) Badan Gizi Nasional I (BGN).

Untuk memastikan kelancaran program, Deputi Tawas BGN, Mayjen (Purn) Dadang Hendrayudha, bersama Direktur Tawas, Kol Armed Rudi Setiawan, S.IP., M.Han melakukan kunjungan langsung ke Kota Kupang, ibukota NTT, pada Kamis (20/3).

Dalam kunjungan ini, Deputi Tawas BGN menginspeksi dapur mandiri MBG di Kecamatan Oebobo, yakni dapur Kota Kupang Oebobo.

Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung aktivitas penyediaan makanan bergizi, mengevaluasi sarana dan prasarana, serta memastikan bahwa standar operasional prosedur (SOP) MBG telah diterapkan dengan baik.

Setelah kunjungan lapangan, pertemuan dengan para Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), yayasan, dan mitra BGN digelar di Hotel Harper Kupang.

Acara ini diadakan secara hybrid, dihadiri 40 peserta secara langsung, serta lebih dari 80 peserta dari berbagai kabupaten yang mengikuti secara daring melalui Zoom.

Deputi Tawas BGN menekankan bahwa pertemuan ini sangat penting untuk menyamakan pemahaman terkait regulasi dan kebijakan MBG, sekaligus menjadi wadah bagi dapur-dapur yang telah beroperasi untuk berbagi pengalaman dan kendala yang dihadapi.

“Saat ini di NTT sudah ada 65 SPPI, terdiri dari 18 dari batch 1 dan 47 dari batch 2, dan saat ini sedang dipersiapkan batch 3. Target kami di tahun 2025 adalah mendirikan 498 dapur MBG di seluruh NTT,” ujar Deputi Tawas BGN.

Beliau juga menjelaskan bahwa BGN berdiri berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) No. 83 Tahun 2024 tentang Badan Gizi Nasional.

Hingga saat ini, telah terbentuk 745 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) aktif dengan total 2.162.585 penerima manfaat di seluruh Indonesia.

“Target BGN tahun 2025 adalah membangun 5.000 SPPG di seluruh Indonesia yang melayani 15 – 17,5 juta penerima manfaat, dengan dukungan anggaran sebesar Rp 71 triliun. Karena itu, ada tiga kunci sukses MBG yang harus diperhatikan, yaitu anggaran, infrastruktur, dan sumber daya manusia,” jelasnya.

Beliau juga mengingatkan agar semua pihak, termasuk SPPI, yayasan, dan mitra, bersinergi untuk menyukseskan program MBG.

“SPPI sebagai kepala SPPG, yayasan, dan mitra memiliki tugas dan peran masing-masing. Jalankan tanggung jawab secara profesional, tingkatkan komunikasi dan koordinasi, agar program MBG dapat berjalan dengan sukses,” tegasnya.

Di akhir arahannya, Deputi Tawas BGN menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan anggaran.

“Anggaran untuk bahan baku, sewa, dan operasional harus digunakan sesuai ketentuan. Jangan sampai ada pemotongan anggaran oleh yayasan atau mitra, karena penggunaan dana ini akan diaudit oleh Inspektorat Utama BGN, BPKP, BPK, dan KPK,” ujarnya.

Mitra BGN di Kota Kupang, Antonio PD Sarmento, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kunjungan Deputi dan Direktur Tawas ke dapur MBG Oebobo.

“Kami sangat mendukung program MBG ini dan siap melaksanakan arahan Pak Deputi. Ini adalah bukti kecintaan kami kepada Bapak Prabowo Subianto yang telah melahirkan program MBG ini. Kami berharap masyarakat juga ikut mendukung agar program ini berjalan sukses,” ungkapnya.

Sementara itu, Rita Wadu, PIC Yayasan No Fitu Timor di SPPG Noelbaki, menilai bahwa kerja sama antara SPPI, yayasan, dan mitra menjadi faktor kunci dalam keberhasilan MBG.

“Program ini sangat penting, terutama bagi NTT yang masih menghadapi angka stunting tinggi serta menjadi provinsi dengan tingkat kemiskinan tertinggi ketiga di Indonesia,”katanya.

“MBG juga memberikan peluang pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal. Terima kasih kepada Bapak Prabowo atas program luar biasa ini,” tambahnya. ***




Jaga Stabilitas Harga di Bulan Ramadan, Wawali Kota Kupang Buka Gerakan Pangan Murah

 

Kupang,nwartapedia.com – Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Ketahanan Pangan kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) 2025 untuk menekan gejolak harga bahan pokok selama bulan Ramadan dan menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 H.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., di halaman Masjid Al-Muhajirin Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kamis (20/3).

Acara ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan Forkopimda Kota Kupang, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Kupang Ignasius Repelita Lega, S.H., Ketua Yayasan Masjid Al-Muhajirin Oebufu Imam H. Idri Mochdar, S.Sos., serta jajaran dinas terkait, perwakilan distributor pangan, Perum Bulog, Bank Indonesia, dan Kelompok Wanita Tani (KWT). Kehadiran mereka menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Serena Cosgrova Francis menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah (GPM) merupakan langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan akses pangan yang terjangkau bagi masyarakat, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan dan Nasional (HBKN) seperti Hari Raya Nyepi, Idulfitri, dan Paskah.

“Menjelang hari raya, permintaan bahan pokok meningkat yang berpotensi memicu kenaikan harga dan inflasi. GPM hadir sebagai solusi untuk menyediakan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Serena.

Berbagai komoditas dijual dengan harga di bawah harga pasar, seperti beras, gula pasir, minyak goreng, telur, bawang merah, bawang putih, cabai, sayuran, dan bahan pokok lainnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan daya beli masyarakat tetap terjaga, terutama bagi keluarga berpenghasilan rendah.

Serena juga mengajak seluruh pihak untuk terus berkomitmen dan konsisten dalam menjaga ketahanan pangan di Kota Kupang.

“Tanpa komitmen, kita tidak dapat memulai sebuah pekerjaan, dan tanpa konsistensi, kita tidak dapat menyelesaikannya,” tegasnya.

Wakil Wali Kota menekankan bahwa keberhasilan program ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha pangan, serta berbagai instansi terkait, termasuk Perum Bulog, distributor pangan, Kelompok Wanita Tani (KWT), dan para pelaku usaha.

Selain itu, Serena juga menyoroti pentingnya pengendalian inflasi di Kota Kupang. Saat ini, inflasi di Kota Kupang berada di level 0,01 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional. Capaian ini berkat kerja sama yang erat antara pemerintah, swasta, dan masyarakat.

Dalam High-Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Wali Kota menegaskan bahwa pengendalian inflasi dan stabilitas harga adalah tanggung jawab bersama.

“Jika ingin berjalan cepat, berjalanlah sendiri. Namun jika ingin berjalan jauh, maka berjalanlah bersama-sama,” ujar Serena mengutip peribahasa.

Serena juga menyampaikan beberapa langkah konkret yang telah dan akan dilakukan Pemkot Kupang untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok, antara lain

Sidak Pasar Bersama Forkopimda untuk memastikan tidak ada praktik spekulasi harga.

Gerakan Tanam Jagung untuk meningkatkan produksi pangan lokal.

Kerja Sama dengan Daerah Penghasil Komoditas untuk memastikan pasokan bahan pokok tetap lancar.

 Pelaksanaan Pasar Murah di 51 Kelurahan untuk memperluas jangkauan GPM.

 Operasi Pasar melalui GPM untuk menekan lonjakan harga bahan pangan.

“Semua upaya ini adalah bentuk tanggung jawab moral dan kepedulian Pemerintah Kota Kupang dalam menjaga daya beli masyarakat. To govern is to serve, memerintah adalah melayani,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Wakil Wali Kota mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan panic buying.

Berdasarkan pantauan Pemkot, stok bahan pokok di Kota Kupang menjelang Idulfitri dalam kondisi aman dan harga relatif stabil.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kupang, Ir. Vera Cendana Wati Ello, menegaskan bahwa tujuan utama GPM adalah memberikan kemudahan akses pangan murah bagi masyarakat.

Program ini diharapkan mampu meringankan beban ekonomi, khususnya bagi keluarga kurang mampu.

Ketua Yayasan Masjid Al-Muhajirin Oebufu, Imam H. Idri Mochdar, S.Sos., juga menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemkot Kupang dalam menggelar GPM di lingkungan masjid.

“Kami sangat senang dengan adanya kegiatan ini. Semoga kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi dengan harga yang lebih terjangkau,” katanya.

Usai membuka acara, Wakil Wali Kota meninjau langsung lapak-lapak penjual bahan pangan dan turut membeli beberapa komoditas seperti telur, bawang merah, bawang putih, bawang bombay, dan cabai rawit.

Kehadirannya di tengah masyarakat menunjukkan dukungan nyata Pemkot Kupang dalam memastikan program pangan murah berjalan dengan lancar. ***




Wali Kota Kupang Beri Penghargaan kepada Juara Abacus World Competition 2024

 

Kupang,nwartapedia.com  – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, bersama Wakil Wali Kota, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., memberikan penghargaan kepada empat siswa Sekolah Dasar (SD) yang berhasil meraih juara dalam ajang Abacus World Competition 2024 tingkat internasional.

Acara penghargaan berlangsung di Ruang Garuda, Kantor Wali Kota Kupang, pada Selasa (19/3).

Dalam sambutannya, Wali Kota dr. Christian Widodo menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas pencapaian luar biasa para siswa di tingkat internasional.

Wali Kota menekankan bahwa keberhasilan ini adalah hasil dari kedisiplinan, konsistensi, dan tekad kuat dalam belajar.

“Saya dan Kak Serena sangat bangga. Anak-anak ini adalah masa depan Kota Kupang. Jangan pernah menyerah saat menghadapi kesulitan. Teruslah belajar hingga tuntas dan jangan berhenti hanya karena lelah,” ujar dr. Christian.

Ia juga mengajak para guru untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan agar dapat mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter, sejalan dengan visi-misi Pemerintah Kota Kupang.

Pada kesempatan yang sama, Tim Penyusun Kurikulum Muatan Lokal Pendidikan Lingkungan jenjang SD/MI memaparkan kurikulum baru yang akan diluncurkan pada Mei 2025, bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional.

Kurikulum ini akan berfokus pada penanganan dan pengelolaan sampah, dengan tujuan membentuk karakter peduli lingkungan sejak usia dini melalui pembelajaran kontekstual dan pengalaman langsung.

Menanggapi hal ini, Wali Kota menyatakan dukungannya penuh.

Ia menjelaskan bahwa persoalan sampah memerlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau individu saja.

“Kami sudah menyusun roadmap dan akan menyiapkan kontainer sampah berbahan besi di setiap kelurahan di Kota Kupang. Ini adalah langkah dari hulu ke hilir yang harus kita jalankan bersama,” jelasnya.

Wakil Wali Kota Serena Cosgrova Francis juga menyampaikan apresiasi atas prestasi para siswa.

Ia berpesan agar para juara tetap memupuk semangat belajar, menjaga kerendahan hati, dan selalu berdoa dalam menggapai cita-cita.

“Atas nama Pemerintah Kota Kupang, kami sangat bangga. Usaha dan perjuangan kalian patut menjadi inspirasi bagi anak-anak lain di Kota Kupang. Kami akan terus mendorong potensi dan bakat anak-anak melalui kolaborasi lintas sektor,” tuturnya.

Menariknya, sebelum penyerahan penghargaan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota sempat memberikan soal berhitung langsung kepada para siswa.

Keempat siswa berhasil menjawab dengan benar, membuktikan kompetensi luar biasa mereka dalam matematika mental.

Pemerintah Kota Kupang berharap keberhasilan ini menjadi motivasi bagi anak-anak lainnya untuk terus berprestasi dan berkontribusi dalam membangun masa depan Kota Kupang yang lebih hebat dan berkelanjutan.

Keempat siswa yang menerima penghargaan atas prestasi luar biasa mereka dalam Abacus World Competition 2024 yakni

1. Scarlett Damiaty Trinch Fangidae (Kelas IV, Excellent Spirit Christian School (ESCS) Kupang) – Juara II dengan total poin 134.816

2. Novantry Maharani Rambu Day Tonael (Kelas III, SDN Kuasaet, Kecamatan Maulafa) – Juara III dengan total poin 132.214

3. Gilbert Arnolus Julius Mooy (Kelas V, Montessori School Kupang) – Juara IV dengan total poin 79.867

4. Efran Elajaro Archerio Jusuf (Kelas IV, SD Kristen Hosana Kupang) – Juara V dengan total poin 74.492.

Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Kota Kupang memberikan sertifikat penghargaan dan uang tunai kepada masing-masing siswa, dengan rincian Rp5 juta untuk Juara II, Rp4 juta untuk Juara III, Rp3 juta untuk Juara IV dan Rp2 juta untuk Juara V.

Turut hadir dalam acara ini Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Drs. Dumuliahi Djami, M.Si., Kepala Bidang Sekolah Dasar Okto Naitboho, tim penyusun kurikulum muatan lokal pendidikan lingkungan jenjang SD/MI, para kepala sekolah, guru pendamping, orang tua siswa, serta insan pers. ***

 




Wali Kota Kupang Terima Kunjungan Juara Top Model Indonesia Kids of The Year 2024

 

Kupang,nwartapedia.com  – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menerima kunjungan dari Francesco Eugenio Henoq Fahik, pemenang Juara 1 Top Model Indonesia Kids Of The Year 2024 dan Juara 2 Indonesia Kids Of The Year 2024.

Pertemuan ini berlangsung di Ruang Kerja Wali Kota Kupang pada Selasa (18/3).

Dalam kesempatan tersebut, Henoq didampingi oleh ibunya, Clementya Fahik, serta Suster Dafrosa, CIJ, yang merupakan Bendahara Komite dan Koordinator Kelas Khusus SDK Assumpta Kupang.

Henoq, siswa kelas VI SDK Santa Maria Assumpta Kupang, berhasil meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang Indonesia Kids Of The Year 2024 yang digelar di Surabaya, Provinsi Jawa Timur, pada 31 Oktober hingga 2 November 2025 lalu.

Bakatnya di dunia modeling dibina oleh Rumah Musik Siloam, yang terus mendukung pengembangan prestasinya.

Wali Kota Kupang mengapresiasi pencapaian Henoq yang sudah mengharumkan nama daerah di usia muda.

Wali Kota berharap prestasi ini terus berkembang ke tingkat yang lebih tinggi.

“Pemerintah Kota Kupang siap memberikan dukungan bagi talenta muda seperti Henoq agar bisa terus berkarya dan berprestasi,” ujar dr. Christian Widodo.

Sebagai bentuk motivasi, Wali Kota juga menyerahkan sejumlah dana bantuan pribadi untuk mendukung perjalanan Henoq di dunia modeling.

Wali Kota memastikan bahwa Pemkot Kupang akan merancang skema anggaran khusus guna mendukung anak-anak berbakat yang ingin mengikuti ajang kompetisi di tingkat nasional maupun internasional.

Clementya Fahik, ibu dari Henoq, mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan Wali Kota dan jajaran pemerintah.

Ia juga menyampaikan bahwa tahun ini Henoq berencana mengikuti kompetisi tingkat internasional di Dubai.

Namun, keputusan tersebut masih akan disesuaikan dengan persiapan akademisnya, mengingat Henoq akan melanjutkan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama.

Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan prestasi Henoq terus berkembang dan menginspirasi anak-anak muda lainnya di Kota Kupang untuk berani mengejar mimpi mereka. ***




Wali Kota Kupang Terima Audiensi KPU, Bahas Pengembalian Sisa Dana Hibah Pilkada 2024

 

Kupang,nwartapedia.com – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menerima audiensi dari jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kupang di ruang kerjanya pada Rabu (19/3).

Pertemuan ini dihadiri oleh Ketua KPU Kota Kupang, Ismael Manoe, S.Pt., Anggota KPU, Julianus Johanes Paulus Nomleni, S.H., serta Sekretaris KPU, Agustinus Yohanis Ola Paon, S.Sos., M.Si.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua KPU Kota Kupang, Ismael Manoe, menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk melaporkan rencana pengembalian sisa dana hibah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 kepada Pemerintah Kota Kupang.

Pengembalian dana ini sesuai dengan ketentuan yang mengharuskan pengembalian dilakukan paling lambat tiga bulan setelah dokumen usulan pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih disampaikan kepada DPRD Kota Kupang.

“Sesuai instruksi Pemerintah Pusat terkait efisiensi anggaran, KPU Kota Kupang akan mengembalikan sisa dana hibah sebesar sekitar Rp1 miliar. Saat ini kami sedang melengkapi laporan pertanggungjawaban dari setiap kegiatan yang telah dilaksanakan,” ujar Ismael Manoe.

Sekretaris KPU Kota Kupang, Agustinus Yohanis Ola Paon, menjelaskan bahwa sisa dana tersebut berasal dari beberapa pos anggaran yang tidak terealisasi, seperti anggaran untuk penyelesaian sengketa Pilkada.

“Kebetulan pada Pilkada Kota Kupang tidak terjadi sengketa, sehingga dana tersebut tidak terpakai,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa batas waktu pengembalian sisa dana hibah tersebut adalah maksimal pada 9 April 2025.

Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, mengapresiasi transparansi dan akuntabilitas KPU Kota Kupang dalam pengelolaan anggaran.

Ia menyambut baik langkah pengembalian dana hibah tersebut karena dapat membantu Pemerintah Kota dalam mengalokasikan anggaran untuk kebutuhan prioritas lainnya.

“Keberhasilan penyelenggaraan Pilkada 2024 di Kota Kupang bukan hanya tercermin dari pelaksanaannya yang tertib dan lancar, tetapi juga dari manajemen keuangan yang bertanggung jawab. Pengembalian dana hibah ini menjadi bukti bahwa setiap tahapan telah dilaksanakan dengan perhitungan matang, memastikan dana publik digunakan secara efektif dan efisien,” pungkasnya. ***




Pemkot Kupang Dukung Inovasi UMKM dan Literasi Investasi Emas Bersama PT. Pegadaian

 

Kupang,nwartapedia.com  – Pemerintah Kota Kupang memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta literasi investasi emas di wilayah Kota Kupang.

Dukungan ini disampaikan langsung oleh Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., dalam audiensi bersama PT. Pegadaian Area Kupang di Ruang Kerja Wakil Wali Kota pada Selasa (18/3).

Audiensi ini dihadiri oleh Deputi Bisnis PT. Pegadaian Kupang, Anwar, S.Sos., M.M., bersama jajaran pejabat Pegadaian lainnya, serta sejumlah pejabat dari Pemerintah Kota Kupang. Pertemuan ini menyoroti berbagai inisiatif yang telah dilakukan Pegadaian dalam mendukung UMKM serta mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk berinvestasi dalam emas.

Dalam kesempatan tersebut, Anwar menjelaskan bahwa PT. Pegadaian saat ini mengelola tujuh cabang di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan empat di antaranya berada di Kota Kupang. Pada tahun 2024, Pegadaian mencatatkan omzet sekitar Rp 2,1 triliun, dengan mayoritas pencairan dana difokuskan pada sektor produktif.

Salah satu inisiatif yang diusung Pegadaian adalah mendukung industri tenunan ikat khas NTT dengan membuka peluang bagi pengusaha tenunan untuk menjaminkan produk mereka.

Langkah ini diharapkan dapat menjaga keberlanjutan usaha mereka dan memperkuat sektor UMKM di Kota Kupang.

Selain itu, Pegadaian juga aktif dalam memberikan pelatihan kepada sekitar 40 UMKM di Kota Kupang guna meningkatkan keterampilan dalam pengelolaan usaha dan pengembangan produk.

Di bulan Ramadan, Pegadaian mengadakan Festival Ramadhan yang menampilkan produk dari 21 UMKM binaannya.

Dalam audiensi ini, Pegadaian juga memperkenalkan investasi emas sebagai alternatif pengelolaan keuangan yang menguntungkan.

“Kami ingin mengedukasi masyarakat, terutama Gen Z dan milenial, agar memahami pentingnya investasi emas,” ujar Anwar.

Investasi ini menawarkan dua keuntungan utama, yaitu kenaikan harga emas yang terus meningkat serta manfaat dari sistem deposito emas yang ditawarkan oleh Pegadaian.

Dalam kesempatan yang sama, Anwar juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi taman di depan kantor PT. Pegadaian di Kampung Solor yang kurang terawat.

Ia mengusulkan rencana renovasi taman tersebut menggunakan anggaran internal Pegadaian dan berharap Pemerintah Kota Kupang memberikan izin serta dukungan terhadap proyek ini.

“Meremajakan taman ini sangat penting untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat serta memperindah wajah Kota Kupang,” tambahnya.

Menanggapi berbagai inisiatif ini, Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, memberikan apresiasi tinggi terhadap upaya Pegadaian dalam mendukung UMKM dan edukasi investasi emas.

“Kami sangat menghargai inisiatif Pegadaian dalam memberikan pelatihan serta dukungan kepada UMKM di Kupang. Kami berharap kolaborasi ini terus berkembang dan memberikan dampak nyata bagi pelaku usaha kecil di kota ini,” ujarnya.

Terkait investasi emas, Wakil Wali Kota menegaskan pentingnya meningkatkan literasi finansial bagi generasi muda.

“Saya sangat mendorong agar program ini dapat lebih banyak menjangkau Gen Z dan milenial, sehingga mereka memahami manfaat serta cara berinvestasi emas dengan baik,” tambahnya.

Pemerintah Kota Kupang juga mendukung rencana revitalisasi taman di depan kantor Pegadaian.

Wakil Wali Kota menegaskan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi untuk memastikan kelancaran program ini.

Dengan sinergi yang terus terjalin antara Pemerintah Kota Kupang dan PT. Pegadaian, diharapkan ekosistem UMKM semakin kuat dan kesejahteraan masyarakat meningkat. Dukungan terhadap investasi emas juga diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengelola keuangan mereka dengan lebih baik.

Pemerintah Kota Kupang berkomitmen untuk terus mendukung inovasi dan program yang memberikan manfaat nyata bagi warganya, sekaligus memperkuat perekonomian lokal melalui berbagai inisiatif strategis. ***




Wakil Wali Kota Kupang Terima Audiensi Panitia Gebyar Ramadhan 1446 H

 

Kupang,nwartapedia.com  – Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., menerima audiensi dari panitia pelaksana Gebyar Ramadhan 1446 Hijriah yang diinisiasi oleh Beta Hijrah Community.

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Wakil Wali Kota pada Senin (17/3) ini membahas pelaksanaan kegiatan yang telah berjalan serta persiapan untuk tahun ini.

Audiensi ini dihadiri oleh Ketua Beta Hijrah Community, Musawir Muhammad, Ketua Pelaksana Gebyar Ramadhan 1446 H, Fahmy Assegaf, serta jajaran pengurus lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, panitia menyampaikan laporan kegiatan sebelumnya dan meminta arahan serta dukungan dari Pemerintah Kota Kupang.

Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, menyampaikan apresiasi atas inisiatif panitia dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan yang tidak hanya memperkuat ukhuwah Islamiyah tetapi juga melibatkan pemuda lintas agama.

“Saya sangat mengapresiasi semangat teman-teman panitia yang telah melibatkan pemuda dari berbagai agama dalam kegiatan Gebyar Ramadhan. Ini adalah bukti nyata bahwa Kota Kupang adalah kota toleransi yang menjunjung tinggi persatuan dan kerukunan,” ujar Serena.

Selain itu, Wawali juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Kupang siap memberikan dukungan, baik dalam bentuk fasilitas seperti tenda, kursi, hingga kendaraan operasional, guna memastikan kelancaran pelaksanaan kegiatan.

“Kami siap membantu dan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mendukung kegiatan ini. Gebyar Ramadhan harus berjalan sukses dan membawa manfaat bagi seluruh masyarakat Kota Kupang,” tambahnya.

Dalam pertemuan tersebut, Serena juga menyoroti pentingnya pemberdayaan UMKM lokal, terutama dalam 100 hari pertama kepemimpinannya bersama Wali Kota Kupang.

“Kami ingin memberikan ruang lebih bagi UMKM untuk berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan besar seperti Pawai Takbir. Ini adalah kesempatan bagi mereka untuk memperkenalkan produk dan meningkatkan perekonomian,” ungkapnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya pengelolaan sampah, khususnya sampah plastik, yang dihasilkan selama acara.

“Saya ingin mengajak panitia untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Kita bisa bekerja sama dengan bank sampah agar sampah plastik bisa didaur ulang dan memiliki nilai ekonomi,” jelasnya.

Dalam audiensi tersebut, Ketua Beta Hijrah Community, Musawir Muhammad, memaparkan tiga kegiatan utama yang menjadi rangkaian Gebyar Ramadhan 1446 H yakni

1. Tarhib Ramadan – Kegiatan ini telah sukses dilaksanakan dengan dihadiri pejabat pemerintahan dan berbagai organisasi masyarakat sebagai bentuk penyambutan bulan suci Ramadan.

2. Senyum Anak Yatim – Acara ini digelar akhir pekan lalu di Transmart Kupang dengan menghadirkan anak-anak yatim untuk berbagi kebahagiaan, santunan, dan permainan edukatif.

3. Pawai Takbir – Kegiatan puncak Gebyar Ramadhan yang akan dilaksanakan pada Minggu, 30 Maret 2025, sambil menunggu hasil sidang Isbat.

Musawir menjelaskan bahwa panitia masih mempertimbangkan dua lokasi untuk pelepasan Pawai Takbir, yaitu Titik 0 Kota Kupang dan depan Rumah Jabatan Gubernur.

Namun, mereka juga memperhitungkan potensi keramaian, terutama karena berdekatan dengan gereja besar yang akan merayakan Paskah.

“Kami ingin memastikan kegiatan ini berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas lainnya. Oleh karena itu, kami meminta arahan dari Pemerintah Kota terkait lokasi terbaik untuk pelepasan pawai,” jelas Musawir.

Selain itu, panitia juga menyoroti masalah lalu lintas dan antrian kendaraan yang menjadi kendala pada pelaksanaan tahun sebelumnya. Mereka berharap dengan dukungan dari pemerintah dan kepolisian, masalah ini dapat diantisipasi dengan lebih baik.

Salah satu aspek unik dari Pawai Takbir tahun lalu adalah keterlibatan pemuda lintas agama, termasuk komunitas gereja yang turut serta dalam mengatur jalur dan mengisi acara hiburan.

“Seperti tahun lalu, teman-teman dari gereja juga terlibat aktif dalam kelancaran jalannya pawai. Mereka tidak hanya membantu pengaturan lalu lintas tetapi juga berpartisipasi dalam acara hiburan,” ungkap Fatmawati, koordinator acara Pawai Takbir.

Fatmawati juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Dinas Kebersihan Kota Kupang, yang telah membantu membersihkan jalan di belakang barisan pawai tahun lalu. Panitia berharap dukungan ini kembali diberikan agar acara tetap berlangsung dengan tertib dan bersih.

Ketua Panitia Gebyar Ramadhan 1446 H, Fahmy Husein Syech Assegaf, menyampaikan bahwa salah satu tujuan audiensi ini adalah mengundang secara resmi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang untuk hadir dan meresmikan acara tersebut.

“Kami berharap Wali Kota dan Wakil Wali Kota bisa hadir dalam peresmian Gebyar Ramadhan 1446 H, sebagai bentuk dukungan nyata dari pemerintah terhadap kegiatan keagamaan yang mempererat tali persaudaraan di Kota Kupang,” ujar Fahmy.

Tahun ini, Gebyar Ramadhan 1446 Hijriah mengusung tema “Raih Berkah, Rekahkan Spirit Solid dan Keakraban Ukhuwah Islamiyah”.

Tema ini mencerminkan semangat persatuan dan kebersamaan dalam menyambut bulan suci Ramadan, sekaligus memperkuat hubungan antarumat Islam di Kota Kupang.

Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Kupang, kolaborasi lintas agama, serta keterlibatan komunitas pemuda dan UMKM, Gebyar Ramadhan 1446 H diharapkan dapat berlangsung sukses dan semakin mempererat persaudaraan di tengah keberagaman.

Wakil Wali Kota Kupang menutup audiensi ddengan memberikan pesan semangat.

“Saya berharap kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, membangun nilai-nilai toleransi, serta mendorong semangat berbagi dan kepedulian sosial. Pemerintah Kota Kupang siap mendukung penuh suksesnya Gebyar Ramadhan 1446 H,” pungkas Serena. ***




Pemerintah Kota Kupang Resmi Luncurkan Implementasi Nilai-Nilai Dasar ASN BerAKHLAK

 

Kupang,nwartapedia.com – Pemerintah Kota Kupang resmi meluncurkan implementasi Nilai-Nilai Dasar ASN BerAKHLAK dan Employer Branding “Bangga Melayani Bangsa” dalam lingkungan Pemkot Kupang.

Peluncuran ini menjadi bagian dari rangkaian Apel Kesadaran Korpri yang digelar di halaman kantor Wali Kota Kupang pada Senin (17/3).

Acara peluncuran ditandai dengan pembunyian sirene oleh Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, didampingi Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc, serta Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy P. Funay, SE., M.Si. Turut hadir dalam acara tersebut Staf Ahli Wali Kota, Asisten Sekda, kepala perangkat daerah, pimpinan perusahaan umum daerah, camat, lurah, serta seluruh ASN dan PTT di lingkungan Pemkot Kupang.

Nilai-Nilai Dasar ASN BerAKHLAK dan Employer Branding “Bangga Melayani Bangsa” pertama kali dicanangkan oleh pemerintah pusat pada 27 Juli 2021.

Hari ini, Pemkot Kupang kembali menegaskan komitmennya untuk menerapkan nilai-nilai tersebut guna mewujudkan birokrasi yang profesional dan berintegritas.

Dalam sambutannya, Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menekankan bahwa implementasi nilai-nilai ini bukan sekadar wacana, tetapi harus menjadi prinsip dalam setiap aspek pelayanan kepada masyarakat.

“Kalau kita bicara berorientasi pelayanan, ini sejalan dengan moto kami: Memerintah adalah melayani, To govern is to serve. Inilah yang harus menjadi pedoman kita dalam bekerja,” tegasnya.

Nilai-Nilai Dasar ASN BerAKHLAK mencakup tujuh prinsip utama yakni
Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif.

Untuk memastikan penerapan nilai-nilai ini berjalan efektif, Wali Kota Kupang bersama Wakil Wali Kota akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tanpa pemberitahuan sebelumnya.

“Bagi yang bekerja dengan baik, tidak perlu khawatir. Sidak ini untuk memastikan bahwa semua ASN benar-benar menjalankan tugasnya dengan profesionalisme dan dedikasi,” ujarnya.

Selain menekankan profesionalisme, Wali Kota juga mengingatkan ASN agar memiliki loyalitas penuh terhadap pemerintah pusat dan daerah serta menghindari mentalitas “raja kecil” dalam birokrasi.

“Loyalitas kepada Presiden, Gubernur, dan Pemerintah Kota adalah harga mati. Tidak boleh ada ego sektoral di setiap OPD,” tegasnya.

ASN juga diharapkan semakin adaptif terhadap perkembangan zaman, khususnya dalam menghadapi transformasi digital.

“Dunia sudah berubah, semua sudah berbasis digital. Kita tidak bisa lagi bekerja dengan cara lama. Yang harus kita lakukan adalah menyesuaikan diri dan bergerak maju bersama perubahan,” imbuhnya.

Kolaborasi antarinstansi pun menjadi sorotan dalam upaya meningkatkan efektivitas layanan publik.

“Jika ingin berjalan cepat, pergilah sendiri. Tetapi jika ingin pergi jauh, pergilah bersama-sama. Dalam persatuan, kita menemukan kemenangan,” katanya.

Wali Kota mengungkapkan bahwa indeks implementasi BerAKHLAK di Kota Kupang mengalami peningkatan signifikan, dari 59,7% pada 2023 menjadi 69,5% di 2024.

Meski demikian, ia menekankan bahwa angka tersebut harus terus ditingkatkan agar pelayanan publik semakin optimal.

Di penghujung acara, Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy P. Funay, yang akan memasuki masa purna tugas pada akhir bulan ini.

“Terima kasih atas pengabdian dan dedikasi yang telah diberikan selama ini. Pikiran dan gagasan Pak Sekda akan tetap kami butuhkan dalam membangun Kota Kupang,” tuturnya.

Sebagai bentuk keseriusan dalam implementasi nilai-nilai ini, Sekretaris Daerah Kota Kupang memimpin pembacaan Nilai-Nilai Dasar ASN BerAKHLAK, yang diikuti oleh seluruh peserta apel.

Inspektur pada Inspektorat Daerah Kota Kupang juga membacakan komitmen penerapan Core Values ASN BerAKHLAK.

Acara ditutup dengan penandatanganan simbolis Komitmen Penerapan Core Values ASN BerAKHLAK oleh perwakilan kepala perangkat daerah, disaksikan langsung oleh Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan Sekretaris Daerah Kota Kupang. ***




Wali Kota Kupang Terima Audiensi Panitia Takbiran Laut SNNU NTT 2025

 

Kupang,nwartapedia.com – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menerima audiensi dari panitia Takbiran Laut Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU) Nusa Tenggara Timur (NTT) di ruang kerjanya, Kamis (13/3).

Pertemuan tersebut membahas persiapan pelaksanaan Takbiran Laut yang akan digelar pada malam menjelang Idulfitri 1446 Hijriah.

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Kupang menyampaikan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Kupang terhadap kegiatan Takbiran Laut yang digagas oleh SNNU NTT.

Wali Kota berharap kegiatan ini dapat mempererat kebersamaan dan menumbuhkan semangat persatuan masyarakat, khususnya di Kota Kupang.

“Pemerintah Kota Kupang mendukung penuh pelaksanaan Takbiran Laut yang diinisiasi oleh SNNU NTT. Saya percaya kegiatan ini merupakan wujud syukur umat Islam dalam menyambut Idulfitri sekaligus menjadi sarana untuk menebarkan semangat persaudaraan dan toleransi,” ungkap Wali Kota.

Wali Kota juga menambahkan bahwa Takbiran Laut merupakan tradisi religius yang unik dan positif serta sarat nilai budaya.

Oleh karena itu, ia mendorong panitia untuk melibatkan sebanyak mungkin peserta dari berbagai unsur, termasuk pemerintah, guna memastikan kegiatan ini berjalan dengan lancar dan sukses.

Sementara itu, Ketua SNNU NTT, Angki Laane, menjelaskan bahwa Takbiran Laut telah menjadi tradisi tahunan yang rutin diselenggarakan selama lima tahun terakhir dan mendapat sambutan baik dari masyarakat.

“Tahun ini, Takbiran Laut direncanakan berlangsung pada 30 Maret 2025, dimulai dari Pelabuhan Nunbaun Sabu dan berakhir di depan Hotel Aston. Kegiatan ini akan melibatkan sekitar 30 hingga 50 perahu nelayan yang dihias secara khusus,” jelasnya.

Lebih lanjut, Angki menyebutkan bahwa selain nelayan, peserta juga akan melibatkan sejumlah instansi pemerintah seperti Dinas Kelautan dan Perikanan, Badan Keamanan Laut (Bakamla), dan PT Pelni. Ia berharap kegiatan ini menjadi momen yang meriah sekaligus bermakna bagi masyarakat Kota Kupang.

Audiensi ini turut dihadiri oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Kupang, Djoni Domisius Bire, SH., Ketua SNNU NTT, Angki Laane, Ketua Panitia Takbiran Laut, Kasim Koli, serta sejumlah anggota panitia lainnya. **