Jefri Edward Pelt Dilantik sebagai Sekretaris Daerah Kota Kupang

Kupang,nwartapedia.com   — Pemerintah Kota Kupang resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan pejabat pimpinan tinggi pratama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kupang pada Kamis (16/10/2025).

Dalam pelantikan yang berlangsung khidmat tersebut, Jefri Edward secara resmi ditetapkan sebagai Sekretaris Daerah Kota Kupang.

Pelantikan ini berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Kupang yang menimbang, mengingat, dan memperhatikan sejumlah dokumen penting, antara lain:

  1. Surat Keputusan Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kota Kupang Tahun 2025 Nomor 12/DPPK/X/2025 tertanggal 2 Oktober 2025, tentang hasil akhir seleksi terbuka jabatan tersebut.
  2. Surat dari Kepala Badan Kepegawaian Nomor 19836/N.102.03-SD/2025 tertanggal 7 Oktober 2025, mengenai rekomendasi hasil seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama di Kota Kupang.
  3. Surat dari Gubernur Nusa Tenggara Timur Nomor 800/2213.2 tertanggal 16 Oktober 2025, tentang persetujuan pengangkatan dan pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama Sekretaris Daerah Kota Kupang.

Berdasarkan keputusan tersebut, Jefri Edward, yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Kupang, kini diangkat sebagai Sekretaris Daerah Kota Kupang. Ia tercatat sebagai Pegawai Negeri Sipil dengan NIP 19690802 199603 1 003, berpangkat Pembina Utama Muda (IV/c).

Dalam pelantikan tersebut, Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo secara resmi mengambil sumpah jabatan dan menyerahkan surat keputusan pengangkatan.

Kepada pejabat yang dilantik juga diberikan tunjangan jabatan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Pelantikan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan, dengan ketentuan bahwa apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan dalam keputusan ini, maka akan dilakukan peninjauan kembali sebagaimana mestinya.

Dengan pelantikan ini, diharapkan Sekda yang baru dapat menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan publik secara optimal, serta memperkuat koordinasi antar perangkat daerah dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di Kota Kupang. (MI)




Awali Kepemimpinan, Perumda Air Minum Kota Kupang Teken PKS dengan Bank NTT

Kupang, nwartapedia.com –  Perumda Air Minum Kota Kupang dan Bank NTT resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada Kamis (16/10/2025) di Kantor Pusat Bank NTT.

Penandatanganan ini menjadi momentum penting dalam mempererat kolaborasi antarinstansi daerah demi peningkatan pelayanan publik, khususnya dalam penyediaan air bersih bagi masyarakat Kota Kupang.

Direktur Dana sekaligus Plt Direktur Kredit Bank NTT, Hillarius Minggu, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kerja sama tersebut.

Ia juga mengapresiasi langkah cepat dari jajaran baru Perumda Air Minum Kota Kupang yang langsung membangun komunikasi intensif sejak awal kepemimpinan.

“Hari ini kita melakukan PKS dengan PDAM Kota Kupang. Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena kita bisa menandatangani perjanjian kerja sama ini. Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kerja sama yang selama ini sudah terjalin. Ke depan, kita ingin menjadi penyumbang PAD dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidoru Lilijawa, yang baru dua minggu dilantik, menyebut penandatanganan ini sebagai tonggak awal dalam membangun sinergi lintas sektor.

Ia hadir didampingi tiga kepala bagian  Administrasi dan Keuangan, Teknik, serta Satuan Pengawas Internal bersama tim Humas dan Hubungan Pelanggan.

“Dalam dua minggu pertama ini, saya lebih banyak membangun komunikasi ke luar karena kami sadar bahwa kami tidak cukup kuat untuk berjalan sendiri. Kami butuh mitra dan teman seperjalanan. Maka itu, kolaborasi ini menjadi langkah awal membangun ekosistem kerja sama yang sehat,” ungkap Isidoru.

Dalam hari yang sama, Perumda juga menerima serah terima 32 unit rumah dari developer Perumahan Bumi Naimata Indah, yang akan segera mendapatkan sambungan air dari Perumda. Isidoru menyebut kolaborasi dengan pihak ketiga seperti ini sangat penting untuk mempercepat layanan infrastruktur dasar kepada masyarakat.

“Kami berharap Bank NTT dapat menjadi fasilitator bagi pengembang perumahan di Kota Kupang. Untuk urusan air minum, percayakan kepada kami,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia mendorong seluruh jajaran Perumda untuk menanamkan semangat pelayanan yang diusung Bank NTT, yaitu “melayani dengan sungguh”, sebagai prinsip kerja yang juga diterapkan di internal Perumda.

“Kita tidak bisa melayani dengan setengah hati. Perbaikan pipa, distribusi air bersih, dan kepuasan pelanggan adalah tanggung jawab utama. Kami ingin menjadikan kerja sama ini sebagai ruang terbuka bagi sinergi yang lebih luas ke depan,” tutup Isidoru.

Penandatanganan ini menjadi awal dari babak baru kerja sama strategis antara dua lembaga penting di Nusa Tenggara Timur, dengan harapan mendorong perbaikan layanan publik, memperluas akses air bersih, serta memperkuat kontribusi terhadap perekonomian daerah. (MI)




Perumda Air Minum Kota Kupang Resmi Kelola Infrastruktur Air Bersih di Perumahan Bumi Naimata Indah

Kupang nwartapedia.com  –  Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Kupang kembali memperluas layanannya. Hari ini, Kamis (16/10/2025), telah dilangsungkan penandatanganan berita acara serah terima kepemilikan infrastruktur air bersih dari PT Gabriel Bangun Jaya kepada Perumda Air Minum Kota Kupang di Perumahan Bumi Nemata Indah.

Penandatanganan ini dilakukan langsung oleh Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, bersama tim, dan disaksikan oleh Direktur PT Gabriel Bangun Jaya, Maya L. Wila Tiro, selaku pengembang perumahan.

“Kami menyampaikan terima kasih atas inisiasi dan kolaborasi luar biasa dari Ibu Maya dan jajaran manajemen PT Gabriel Bangun Jaya. Mereka menyerahkan sepenuhnya pengelolaan air minum di Perumahan Bumi Nemata Indah kepada kami, terhitung mulai 1 November 2025,” ungkap Isidorus Lilijawa usai acara.

Perumahan Bumi Nemata Indah saat ini memiliki 32 unit rumah dengan sambungan air yang akan langsung dikelola oleh Perumda mulai bulan depan.

Yang menarik, selain pengelolaan, pihak pengembang juga menyerahkan seluruh aset infrastruktur air, seperti Reservoir berkapasitas 10.000 liter, 1 sumur bor, Pompa submersible kapasitas 1,5 Di, Panel listrik 600 VA, Jaringan perpipaan internal dan 30 sambungan rumah aktif.

Isidorus menilai langkah ini sebagai contoh sinergi ideal antara sektor swasta dan pemerintah dalam penyediaan layanan publik. Ia berharap, langkah serupa bisa diikuti oleh pengembang lainnya di Kota Kupang.

“Ini menjadi model kerja sama yang patut dicontoh. Para pengembang bisa fokus membangun perumahan, sementara pengelolaan air minum diserahkan kepada Perumda agar pelayanan lebih optimal dan terintegrasi,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia juga mengapresiasi komitmen Maya L. Wila Tiro yang menyampaikan bahwa beberapa perumahan lain milik PT Gabriel Bangun Jaya juga akan diserahkan pengelolaannya kepada Perumda dalam waktu dekat.

Termasuk Lebih dari 100 unit di lokasi Penkase, 50 unit di Jati Regency dan 71 unit lainnya dalam proses. 

Sementara itu, Direktur PT Gabriel Bangun Jaya, Maya L. Wila Tiro, menyampaikan bahwa penyerahan ini dilakukan demi pengelolaan air bersih yang lebih profesional, efisien, dan memberikan dampak positif secara ekonomi.

“Air itu pada dasarnya milik negara. Jadi menurut kami, lebih baik dikelola oleh Perumda agar pengolahan air lebih maksimal, pelayanan lebih baik, dan juga bisa menambah pendapatan daerah,” ujarnya.

Maya juga berharap developer lain di Kota Kupang bisa melakukan hal serupa, agar manajemen air di kawasan perumahan bisa dilakukan secara berkelanjutan dan terintegrasi dengan sistem layanan pemerintah.

“Seluruh infrastruktur yang sudah kami bangun, dari sumber air sampai ke sambungan rumah, kami serahkan sepenuhnya kepada Perumda Air Minum Kota Kupang. Harapannya pelayanan akan semakin baik dan pemerintah bisa melakukan pemeliharaan secara optimal,” tambah Maya.

Dengan langkah ini, Perumda Air Minum Kota Kupang memperkuat peran strategisnya dalam penyediaan layanan air bersih, serta memperluas basis pelanggan untuk mendukung peningkatan pendapatan daerah. (MI)




Wali Kota Kupang Tinjau SPAM Kali Dendeng, Soroti Optimalisasi Produksi dan Distribusi Air

Kupang nwartapedia.com  –   Wali Kota Kupang melakukan kunjungan lapangan ke Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kali Dendeng dan aliran sungai Kali Dendeng pada Rabu (15/10).

Dalam kunjungan yang berlangsung selama lebih dari dua jam tersebut, Wali Kota meninjau langsung proses pengolahan air serta berbagai kendala yang dihadapi dalam distribusinya kepada masyarakat.

“Kita mulai dari SPAM Kali Dendeng, lalu lanjut ke aliran kali. Kita diskusi banyak hal, mulai dari alur air, proses koagulasi, flokulasi, sedimentasi, hingga penyaluran ke reservoir. Ada dua reservoir, kapasitas 3000 dan 1000,” ujar Wali Kota Kupang dalam keterangannya kepada media.

Ia menjelaskan bahwa dari hasil pantauan langsung, terdapat sejumlah permasalahan teknis yang menyebabkan debit air yang keluar belum maksimal.

Produksi saat ini sekitar 50-52 ribu liter per hari, padahal kapasitas maksimalnya bisa mencapai 70-80 ribu, bahkan 90 ribu liter jika sistem dan jam operasional ditambah.

“Kita sudah catat semua, termasuk yang rusak-rusak. Ini akan kita anggarkan di tahun 2026 lewat anggaran murni. Rencananya akan dibahas sekitar bulan November,” tambahnya.

Lebih lanjut, Wali Kota menekankan pentingnya optimalisasi tidak hanya pada distribusi air ke rumah-rumah, tetapi juga pada proses hulunya, yakni sistem produksi air.

Ia menyebut akan ada penambahan sambungan rumah (SR) secara bertahap untuk menjangkau lebih banyak kelurahan, seiring dengan peningkatan debit air.

“Kita urut dulu benang kusutnya dari awal. Makanya saya datang lama di lokasi, diskusi langsung, mencatat, dan bahkan menggambar mekanisme aliran air supaya saya paham dan bisa merencanakan dengan matang,” jelasnya.

 

Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, mengapresiasi kehadiran dan perhatian langsung dari Wali Kota. Ia menilai kunjungan ini sangat berarti bagi peningkatan layanan air bersih di Kota Kupang.

“Terima kasih kepada Pak Wali yang sudah hadir dan berdiskusi langsung. Ini menunjukkan komitmen kuat untuk menyelesaikan masalah air. Kita saat ini baru melayani sekitar 3.000 sambungan rumah, padahal potensinya bisa menjangkau hingga 15.000,” ujar Isidorus.

Menurutnya, banyak potensi air yang belum dimanfaatkan karena keterbatasan infrastruktur, termasuk pompa dan sistem distribusi yang perlu diperbaiki.

Ia juga menyebut beberapa bagian seperti pintu air yang rusak akan segera diusulkan untuk perbaikan agar distribusi lebih maksimal.

“Kami berharap pada 2026 nanti bisa dilakukan penambahan sambungan rumah secara signifikan. Tapi tentu ini semua menyesuaikan kemampuan keuangan daerah. Targetnya, air tidak hanya mengalir tapi juga dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat,” pungkasnya. (MI)




Warga Apresiasi Wali Kota Kupang Serahkan Kursi Roda Gunakan Dana Pribadi

Kupang, nwartapedia.com – Aksi nyata kembali ditunjukkan Wali Kota Kupang dalam memperhatikan warganya. Pada Rabu (15/10/2025), Wali Kota menyerahkan secara langsung bantuan kursi roda kepada Ibu Indry, warga RT 12 RW 4, Kelurahan Nefonaek, Kecamatan Kota Lama. Yang membuat bantuan ini istimewa adalah karena diberikan menggunakan dana pribadi sang Wali Kota.

Tindakan ini menuai apresiasi dari warga, khususnya keluarga penerima bantuan. Mereka menilai bahwa Wali Kota telah menunjukkan kepemimpinan yang tulus dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Saya pribadi mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Kota Kupang yang sudah mendengarkan keluhan saya,” ujar Ibu Indry penuh haru.

“Saya sempat menghubungi beliau dan menyampaikan bahwa saya butuh kursi roda yang sesuai kebutuhan. Kalau yang biasa di rumah sakit itu untuk orang sakit sementara, tidak cocok untuk dipakai harian. Kursi roda seperti ini sangat membantu, ruang gerak lebih bebas, dan aktivitas lebih nyaman,” tambahnya.

Kursi roda yang diserahkan memiliki desain khusus dengan kualitas lebih kokoh dan nyaman dibandingkan kursi roda standar, sangat cocok untuk pemakaian rutin jangka panjang.

Wali Kota Kupang dalam keterangannya menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen pribadi untuk hadir langsung di tengah masyarakat yang membutuhkan.

“Kursi roda ini bisa menopang hingga 200 kilogram. Rangkanya kuat, dan bagian dudukannya tidak langsung mengenai tulang ekor sehingga tidak menimbulkan sakit. Ini penting untuk kenyamanan jangka panjang,” ujar Wali Kota.

Ia juga menyampaikan bahwa kepedulian sosial seperti ini tidak hanya sebatas kebijakan, tetapi harus diwujudkan melalui aksi nyata.

“Kami ingin setiap warga merasakan kehadiran pemerintah, tidak hanya lewat aturan, tapi juga melalui sentuhan langsung. Selama saya bisa, saya akan terus bergerak,” tegasnya.

Program bantuan seperti ini juga berjalan seiring dengan kolaborasi antara Pemerintah Kota Kupang dan Kementerian Sosial Republik Indonesia yang bertujuan membantu masyarakat, khususnya penyandang disabilitas dan mereka yang membutuhkan alat bantu mobilitas.

Warga setempat menyambut baik dan memberikan apresiasi atas aksi nyata yang dilakukan Wali Kota Kupang. Mereka berharap bantuan serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan di berbagai wilayah Kota Kupang. (MI)




Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang Tegaskan Disiplin dan Budaya Kerja Positif Pegawai

Kupang, Nwartapedia.com – Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, menegaskan komitmennya untuk memperkuat budaya kerja positif dan disiplin di lingkungan Perumda.

Hal tersebut disampaikannya saat ditemui di ruang kerjanya, usai peluncuran Program Promo Pemasangan Sambungan Baru di halaman kantor Perumda, Senin (13/10/2025).

Isidorus menjelaskan bahwa sejak dilantik, dirinya berupaya menindaklanjuti pesan penting dari Wali Kota Kupang untuk membangun etos kerja dan kedisiplinan pegawai.

“Pesan Bapak Wali Kota waktu saya dilantik itu sudah saya jalankan. Setiap Senin dan Jumat saya turun langsung ke lapangan untuk melihat kinerja pegawai, memotivasi, dan memastikan pelayanan berjalan baik,” ujarnya.

Menurutnya, sebagai lembaga pelayanan publik, disiplin dan kehadiran tepat waktu adalah hal mendasar yang harus dijaga.

“Jangan sampai masyarakat datang lebih dulu daripada petugas. Kita harus melayani dengan profesional dan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Saat ini, Perumda tengah melakukan penataan struktur kepegawaian untuk memastikan setiap pegawai bekerja sesuai kapasitas dan fungsi masing-masing. Dari total 91 pegawai, terdiri atas 81 ASN dan 10 tenaga harian lepas (THL).

Selain pembenahan internal, Isidorus juga menjalin kerja sama dengan BPKP guna memperkuat sistem tata kelola dan akuntabilitas keuangan.

Ia menambahkan, komunikasi juga dibangun dengan beberapa lembaga internasional yang sebelumnya terlibat dalam penyusunan Rencana Pengamanan Air (Water Safety Plan).

Dalam kesempatan tersebut, Isidorus berpesan agar seluruh pegawai menumbuhkan rasa memiliki terhadap instansi tempat mereka bekerja.

“Cintai rumah ini. Kalau kalian menjaga tempat kerja ini dengan baik, maka rumah tangga kalian juga akan aman dan bahagia,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya disiplin kehadiran. Dari hasil evaluasi, tercatat 31 pegawai tidak hadir tanpa alasan dalam sebulan terakhir.

“Saya sudah minta ditelusuri penyebabnya. Kita ini pelayan publik, jadi tanggung jawab dan tata krama kerja harus dijaga,” tegasnya.

Isidorus menutup dengan ajakan agar seluruh pegawai mempertahankan semangat kerja positif yang mulai terbangun.

“Kita bahkan mendapat apresiasi dari Penjabat Sekda Kota Kupang karena kinerja semakin baik. Ini harus dipertahankan dan terus ditingkatkan,” pungkasnya. (MI)




Direktur PDAM Kota Kupang Jalin Kerja Sama dengan BLUD SPAM NTT untuk Penuhi Kebutuhan Air Masyarakat

Kupang, nwartapedia.com — Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isodorus Lilijawa, melakukan silaturahmi dengan jajaran BLUD SPAM Provinsi NTT pada Jumat (10/10/2025).

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kepala BLUD SPAM NTT tersebut membahas kelanjutan kerja sama dalam pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat Kota Kupang.

Langkah ini menjadi awal yang baik di bawah kepemimpinan baru Isodorus, yang berkomitmen memperkuat kolaborasi lintas lembaga demi peningkatan pelayanan publik.

Dalam pertemuan itu, Isodorus mengungkapkan bahwa kemitraan antara Perumda Air Bersih Kota Kupang dan BLUD SPAM NTT sejatinya telah terjalin sejak beberapa tahun lalu, namun sempat terhenti pada tahun 2022.

Menurutnya, kerja sama tersebut perlu dihidupkan kembali karena memiliki visi yang sama: melayani masyarakat.

“Awal kepemimpinan saya ini, kami ingin membuka kembali komunikasi dan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk BLUD SPAM NTT. Mau tidak mau, kita harus bekerja sama, karena tujuan kita sama: melayani masyarakat Kota Kupang,” ujar Isodorus.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan membuka ruang kemitraan yang lebih luas, tidak hanya dengan BLUD SPAM NTT, tetapi juga dengan PDAM Tirta Lontar Kabupaten Kupang, perbankan, serta pemerintah pusat.

“Kita akan lanjutkan MoU ini dalam momentum HUT Provinsi NTT, sebagai komitmen bersama untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BLUD SPAM NTT, Erasmus Jogo, menyambut positif pertemuan tersebut. Ia menilai silaturahmi ini merupakan campur tangan dari Tuhan karena mempertemukan kembali pemerintah provinsi dan pemerintah kota dalam satu semangat yang sama: pelayanan publik.

“Kedatangan mereka ini adalah gerakan dari Tuhan. Ini wujud kolaborasi antara Pemkot Kupang dan Pemprov NTT untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang sangat membutuhkan air bersih,” kata Erasmus.

Menurut Erasmus, fokus kerja sama yang akan dikembangkan mencakup peningkatan kualitas air dan perluasan jangkauan layanan. Ia juga menyoroti bahwa tantangan yang dihadapi sebelumnya terkait kualitas air akan menjadi perhatian bersama ke depan.

“Kami di provinsi siap berkolaborasi dan membantu dengan sumber daya serta kapasitas yang kami miliki. Dengan hadirnya Pak Iso, kami optimistis masyarakat Kota Kupang bisa menikmati pelayanan air bersih yang lebih baik,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut turut hadir beberapa pejabat Perumda Air Minum Kota Kupang, antara lain Ferdi Jermias (Kabag Hubungan Langganan), Elsy E. Bengu (Kabag Teknik), dan Desy Setiawati (Kabag Administrasi & Keuangan).

Menutup pertemuan, Isodorus menegaskan bahwa kolaborasi ini akan menjadi langkah nyata menuju pelayanan publik yang berkeadilan dan berkelanjutan.

“Kami di Perumda Air Minum Kota Kupang berkomitmen melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Air bersih adalah kebutuhan dasar, dan kami akan bekerja keras agar masyarakat Kota Kupang mendapatkan layanan yang layak, merata, dan berkualitas,” tegasnya.

Silaturahmi ini diharapkan menjadi awal sinergi baru antara Pemerintah Kota Kupang dan Pemerintah Provinsi NTT dalam memastikan ketersediaan serta distribusi air bersih yang memadai bagi seluruh warga Kota Kupang. (MI)




PDAM Kota Kupang Tata Wajah Baru, Fokus pada Pelayanan dan Efisiensi

Kupang,nwartapedia.com — Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Kota Kupang kini menata wajah baru. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan air bersih dan meningkatkan efisiensi kerja di seluruh lini.

Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, M,M menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan internal serta mengoptimalkan sumber air baku demi menjamin ketersediaan dan kualitas layanan bagi masyarakat.

“Kami sedang menata wajah baru PDAM, bukan hanya dari sisi tampilan kantor atau manajemen, tetapi juga dalam cara kami bekerja dan melayani,” ujar Isidorus saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (7/10/2025).

Menurut dia, salah satu fokus utama saat ini adalah mengoptimalkan potensi sumber air milik Pemda Kota Kupang termasuk kali dendeng yang menjadi salah satu tumpuan utama produksi air bersih bagi warga Kota Kupang.

“Salah satu prioritas kami adalah memaksimalkan pemanfaatan sumber air yang ada termasuk Kali Dendeng agar suplai air lebih stabil dan menjangkau lebih banyak pelanggan,” tambahnya.

Isidorus menjelaskan, peningkatan kapasitas produksi harus sejalan dengan peningkatan kualitas pelayanan publik. Ia menilai, pembenahan tata kelola dan efisiensi operasional akan memberi dampak langsung pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Kupang.

“Kami ingin memastikan bahwa pelayanan yang baik dan efisiensi internal akan memberi kontribusi nyata bagi PAD,” tegasnya.

Ia juga mengharapkan seluruh pegawai PDAM dapat bekerja dengan semangat baru untuk menghadirkan layanan air bersih yang andal dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Sebab menurut mantan anggota DPRD Kota Kupang itu, berdasarkan data tahun 2024, PDAM Kota Kupang melayani 16.024 pelanggan, terdiri atas sekitar 11 ribu pelanggan aktif, sementara sebagian lainnya masih berstatus nonaktif.

Piutang pelanggan mencapai belasan miliar rupiah yg mayoritas merupakan piutang macet yang sudah lama tidak menggunakan layanan PDAM.

Selain itu, terdapat tiga puluhan ribu pelanggan warga Kota Kupang yang kini tercatat sebagai pelanggan PDAM Kabupaten Kupang, seiring dengan penyesuaian wilayah layanan. Fakta ini akan akan menjadi rencana diskusi pihak PDAM Kota Kupang dan PDAM Kabupaten Kupang terkait teknis pengelolaannya.

Direktur PDAM mengakui masih banyak pekerjaan besar yang menanti. Beberapa pekerjaan rumah strategis (PR) menjadi fokus utama penataan kinerja tahun ini.

Pertama, peningkatan kapasitas produksi air baku agar ketersediaan air bersih mencukupi bagi seluruh pelanggan. Langkah ini mencakup optimalisasi sumber air yang ada dan eksplorasi sumber baru yang potensial.

Kedua, percepatan program pipanisasi ke wilayah-wilayah yang belum terlayani, termasuk perbaikan pipa lama yang bocor untuk menjaga tekanan air tetap stabil.

Ketiga, penataan tata kelola aset dan penguatan kerja sama dengan PDAM Kabupaten Kupang, terutama di wilayah perbatasan layanan pelanggan.

Keempat, dari sisi internal, PDAM juga fokus pada peningkatan kinerja 80 pegawai melalui pembenahan sistem kerja, peningkatan disiplin, dan pelatihan kompetensi.

Dengan langkah-langkah pembenahan tersebut, PDAM Kota Kupang menatap masa depan dengan optimisme.

“Penataan wajah baru ini bukan sekadar perubahan tampilan, melainkan komitmen nyata untuk menghadirkan pelayanan air bersih yang adil, transparan, dan berkelanjutan bagi seluruh warga Kota Kupang,” pungkas Isidorus Lilijawa.

(goe)




Pastor Longginus Bone Ajak Warga Kupang Sikapi Kebijakan Jam Malam dengan Bijak

Kupang, nwartapedia.com — Pastor Kepala Paroki Santo Fransiskus dari Assisi Kolhua, RD Longginus Bone, yang juga Moderator Orang Muda Katolik (OMK) Kota Kupang, mengajak masyarakat untuk menyikapi Surat Edaran (SE) Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, tentang pembatasan jam malam secara bijak dan penuh pengertian.

Kebijakan yang diterbitkan Pemerintah Kota Kupang itu memunculkan beragam tanggapan. Sebagian warga menilai aturan tersebut sebagai bentuk pembatasan kebebasan, namun banyak pula yang melihat nilai positifnya bagi ketertiban, kesehatan, serta kenyamanan bersama.

“Sebagai pribadi beriman, saya mengajak kita semua untuk melihat sisi baik dari kebijakan ini,” kata Pastor Longginus Bone di Kupang, Senin (6/10/2025).

“Firman Tuhan mengingatkan kita, ‘Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka’ (Matius 7:12). Hidup bersama menuntut kita saling menghargai.”tambahnya.

Pastor Longginus Bone yang akran disapa Romo menilai bahwa kebebasan individu tidak boleh mengganggu ketenangan lingkungan sekitar, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan waktu istirahat, orang sakit yang membutuhkan ketenangan, serta generasi muda yang sedang belajar.

Ia menilai, imbauan Wali Kota untuk mengatur volume musik dan menghentikan aktivitas pesta pada malam hari merupakan langkah bijak demi menjaga keseimbangan antara hiburan dan ketertiban umum.

Mengutip Kitab Suci 1 Korintus 10:23, Pastor Longginus mengingatkan bahwa tidak semua yang diperbolehkan itu berguna.

“Musik dan hiburan itu baik, tetapi jika berlebihan hingga menimbulkan gangguan, nilai kebaikannya hilang. Dengan pengaturan yang bijak, hiburan tetap dapat dinikmati tanpa mengorbankan kepentingan bersama,” ujarnya.

Menurutnya, kebijakan pemerintah bukan dimaksudkan untuk membatasi sukacita masyarakat, melainkan untuk menciptakan suasana kota yang nyaman dan damai.

“Kota yang nyaman adalah kota yang jauh dari kebisingan. Dengan suasana yang tenang, setiap orang dapat bekerja dan beristirahat dengan hati serta pikiran yang damai,” katanya.

Kepada kaum muda Katolik, Pastor Dus berpesan agar menjadi teladan dalam menebarkan kedamaian.

“Kebebasan sejati bukanlah ketika kita bisa melakukan apa saja, melainkan ketika kita mampu menahan diri demi kebaikan bersama. Pesta yang bermartabat tidak ditentukan oleh kerasnya musik, tetapi oleh kehangatan dan kebersamaan yang tulus,” ujarnya.

Ia menutup pesannya dengan ajakan penuh refleksi.

“Biarlah malam yang tenang menjadi kanvas bagi doa, refleksi, dan mimpi-mimpi indah kita. Dalam keheningan, suara Tuhan terdengar lebih jelas, menuntun langkah kita menuju masa depan yang penuh harapan. Tuhan memberkati kita semua warga Kota Kupang,” pungkasnya.

(goe)




ASN Kota Kupang Diminta Jadi Teladan Terapkan Kebijakan Pembatasan Musik Malam

Kupang, nwartapedia.com — Asisten I Setda Kota Kupang yang juga Penjabat Sekretaris Daerah (PJ Sekda) Kota Kupang, Ignas Lega, memimpin apel kekuatan bersama aparatur sipil negara (ASN) lingkup Jalan Perintis Kemerdekaan di halaman Kantor DPRD Kota Kupang, Senin (6/10/2025).

Dalam arahannya, Ignas Lega menegaskan pentingnya peran ASN sebagai teladan dalam menerapkan Instruksi Wali Kota Kupang Nomor 3 Tahun 2025 tentang pembatasan aktivitas musik dan hiburan malam hari.

“Sebagai pelayan publik, ASN harus menjadi contoh dalam menaati aturan. Kebijakan ini bukan untuk melarang hiburan, tetapi demi menjaga ketertiban, ketenangan, dan kenyamanan masyarakat,” tegas Ignas Lega di hadapan peserta apel.

Instruksi tersebut mengatur bahwa seluruh kegiatan musik dan hiburan dengan suara keras di ruang publik, tempat usaha, maupun lingkungan permukiman harus dihentikan paling lambat pukul 22.00 WITA.

Pemerintah berharap kebijakan ini mampu menciptakan suasana malam yang lebih kondusif, terutama di kawasan padat penduduk.

Ignas Lega juga menekankan bahwa dukungan ASN menjadi kunci dalam keberhasilan penerapan aturan ini.

“Kita mulai dari diri sendiri. Kalau ASN patuh, masyarakat pasti ikut,” ujarnya menutup apel pagi.

Sebelumnya, Wali Kota Kupang Cristian Widodo menjelaskan bahwa kebijakan ini lahir sebagai bentuk respons terhadap banyaknya keluhan warga mengenai gangguan suara keras dari acara musik dan hiburan malam, khususnya pada akhir pekan.

Menurutnya, berbagai laporan yang masuk ke Dinas Ketertiban dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menunjukkan bahwa kegiatan musik hingga larut malam kerap mengganggu waktu istirahat warga, anak sekolah, serta para lansia.

“Kupang adalah kota yang sedang tumbuh, tapi jangan sampai perkembangan hiburan merusak kenyamanan hidup bersama. Kita ingin kota ini tetap aman dan ramah bagi semua usia,” ujar Wali Kota Cristian Widodo.

Pemerintah Kota Kupang juga telah menugaskan Satpol PP bersama aparat kelurahan dan kecamatan untuk melakukan pengawasan rutin dan peneguran langsung kepada pihak yang melanggar.

Bila peringatan tidak diindahkan, pelaku usaha hiburan malam dapat dikenai sanksi administratif hingga pencabutan izin operasional. (Disdikbud)