Car Free Day Kupang Bergemuruh, Warga Tumpah Ruah Sambut Kedatangan Jokowi

Kupang,nwartapedia.com  –  Suasana Car Free Day (CFD) di Kota Kupang, Sabtu (1/8/2026) pagi, berlangsung meriah. Kehadiran Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), membuat kawasan tersebut dipadati masyarakat.

Kedatangan Jokowi di Kota Kupang merupakan bagian dari rangkaian agenda Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI NTT.

Pantauan media ini, warga Kota Kupang tumpah ruah memenuhi arena Car Free Day. Masyarakat terlihat antusias menantikan kehadiran Jokowi yang datang dalam rangkaian kunjungannya di Kota Kupang.

Suasana semakin meriah ketika Jokowi berada di tengah-tengah masyarakat. Teriakan nama “Jokowi” terdengar dari berbagai penjuru arena Car Free Day.

Warga tampak berusaha mendekat untuk melihat secara langsung maupun mengabadikan momen kehadiran mantan Presiden RI tersebut.

Bagi sebagian warga, kehadiran Jokowi di arena Car Free Day menjadi kesempatan langka untuk bertemu secara langsung dengan sosok yang pernah memimpin Indonesia selama dua periode.

Salah seorang warga Kota Kupang, Naomi, mengaku sangat senang dapat melihat Jokowi secara langsung.

Menurut Naomi, kedatangan Jokowi di arena Car Free Day menjadi momen yang sangat bermakna karena dirinya baru pertama kali bertemu langsung dengan Presiden ke-7 RI tersebut.

“Saya sangat senang bisa bertemu langsung dengan Pak Jokowi. Ini menjadi pengalaman yang sangat berkesan bagi saya,” ujar Naomi.

Ia juga mengaku kagum melihat antusiasme masyarakat Kota Kupang yang memenuhi arena Car Free Day untuk menyambut kedatangan Jokowi.

Kehadiran Jokowi akhirnya membuat Car Free Day Kota Kupang pada pagi itu tidak hanya menjadi ruang bagi masyarakat untuk berolahraga dan menikmati akhir pekan, tetapi juga menjadi momentum pertemuan langsung antara masyarakat dengan Presiden ke-7 RI. (MI)




Rayakan Kemerdekaan, Perumda Air Minum Kota Kupang Pangkas Biaya Sambungan Jadi Rp1,5 Juta

Kupang,nwartapedia.com  – Memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Perumda Air Minum Kota Kupang menghadirkan program khusus bagi masyarakat berupa promo pemasangan sambungan rumah baru.

Melalui program tersebut, biaya pemasangan sambungan baru yang sebelumnya sebesar Rp2,5 juta dipangkas menjadi Rp1,5 juta per paket. Promo ini berlaku selama satu bulan, mulai 1 hingga 30 Agustus 2026.

Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, mengatakan program tersebut merupakan bentuk apresiasi sekaligus inovasi pelayanan perusahaan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan Isidorus kepada media ini di ruang kerjanya, Jumat (31/7/2026).

Isidorus menjelaskan, melalui promo khusus dalam rangka menyambut HUT ke-81 RI, masyarakat memperoleh potongan biaya sebesar Rp1 juta untuk pemasangan sambungan baru.

Jika sebelumnya biaya pemasangan sambungan baru mencapai Rp2.500.000 per paket, selama periode promo pelanggan hanya dikenakan biaya Rp1.500.000.

“Kalau harga reguler pemasangan baru itu Rp2.500.000 per paket, tetapi kita akan memberikan promo menjadi Rp1.500.000 per paket. Kita pangkas satu juta,” kata Isidorus.

Tidak hanya memberikan potongan harga, Perumda Air Minum Kota Kupang juga menyiapkan skema pembayaran yang lebih ringan bagi calon pelanggan.

Calon pelanggan yang ingin memanfaatkan promo tersebut tidak harus membayar biaya Rp1,5 juta sekaligus.

Perumda memberikan kemudahan dengan pembayaran uang muka sebesar Rp700.000. Setelah uang muka dibayarkan, petugas akan melakukan pemasangan sambungan rumah. Sementara sisa pembayaran sebesar Rp800.000 dapat dicicil sebanyak delapan kali.

“Calon pelanggan cukup membayar uang muka sebesar Rp700.000, lalu petugas kita akan mengadakan pemasangan. Sedangkan sisanya Rp800.000 nanti dibayar cicil selama delapan kali,” jelasnya.

Kebijakan tersebut diharapkan semakin memudahkan masyarakat untuk mendapatkan sambungan air minum tanpa harus menyiapkan seluruh biaya pemasangan sekaligus.

Menurut Isidorus, program promo tersebut merupakan bagian dari transformasi pelayanan Perumda Air Minum Kota Kupang.

Melalui program ini, perusahaan ingin memperluas cakupan sambungan pelayanan sehingga semakin banyak warga Kota Kupang dapat mengakses layanan air minum.

“Ini adalah transformasi dari layanan Perumda Air Minum Kota Kupang untuk semakin memperluas sambungan pelayanan kita kepada seluruh warga Kota Kupang,” ujarnya.

Isidorus berharap inovasi pelayanan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan akses air minum.

“Mudah-mudahan dengan inovasi yang kami hadirkan ini bisa membantu masyarakat Kota Kupang untuk dapat mengakses air agar lebih baik lagi,” ungkapnya.

Program sambungan rumah dengan harga khusus tersebut hanya berlaku selama periode 1–30 Agustus 2026.
Masyarakat yang berminat dapat datang langsung ke kantor Perumda Air Minum Kota Kupang pada jam kerja untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan melakukan pendaftaran.

Selain layanan langsung di kantor, masyarakat juga dapat menghubungi Perumda melalui website dan kanal media sosial resmi perusahaan.

Isidorus mengajak masyarakat memanfaatkan program tersebut sebagai bagian dari momentum perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

“Segera datang langsung ke Perumda Air Minum Kota Kupang setiap jam kerja atau bisa hubungi kami melalui website dan kanal-kanal media sosial Perumda Air Minum Kota Kupang,” pungkasnya. (MI)




Hilda Manafe Serap Aspirasi Perumda Air Minum Kota Kupang, Dorong Dukungan Infrastruktur Air Bersih dari Pusat

Kupang, nwartapedia.com  –  Anggota DPD RI asal Nusa Tenggara Timur (NTT), Hilda Manafe, melakukan kunjungan kerja ke Perumda Air Minum Kota Kupang dalam rangka reses, Rabu (29/7/2026).

Kunjungan tersebut dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi terkait peningkatan layanan air bersih serta berbagai tantangan yang dihadapi perusahaan daerah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Hilda Manafe beserta tim tenaga ahli DPD RI.

Menurutnya, Hilda Manafe menjadi anggota DPD RI pertama yang secara langsung mengunjungi kantor Perumda Air Minum Kota Kupang untuk mendengarkan berbagai persoalan yang dihadapi perusahaan.

“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan Ibu Hilda Manafe. Beliau menjadi anggota DPD RI pertama yang datang langsung ke kantor Perumda Air Minum Kota Kupang untuk mendengarkan aspirasi kami,” ujar Isidorus.

Dalam pertemuan tersebut, Perumda Air Minum memaparkan berbagai tantangan pelayanan, mulai dari keterbatasan jaringan distribusi, kebutuhan peningkatan kapasitas layanan, hingga kendala pendanaan untuk pengembangan sistem penyediaan air minum.

Isidorus menjelaskan, salah satu harapan yang disampaikan kepada DPD RI adalah agar pemerintah pusat kembali menghadirkan program hibah air minum seperti yang pernah berjalan pada tahun-tahun sebelumnya.

Program tersebut dinilai sangat membantu masyarakat berpenghasilan rendah memperoleh sambungan air bersih secara gratis.

Selain itu, Perumda juga mengusulkan dukungan anggaran sekitar Rp14 miliar untuk pengembangan jaringan perpipaan dan penambahan sambungan rumah baru agar cakupan pelayanan air bersih di Kota Kupang semakin luas.

Persoalan pasokan energi listrik yang masih memengaruhi distribusi air selama 24 jam juga menjadi perhatian dalam diskusi.

Perumda berharap adanya dukungan pemerintah pusat terhadap pemanfaatan energi alternatif, termasuk energi surya, untuk mendukung operasional sistem penyediaan air minum.

Tak hanya itu, Isidorus turut menyampaikan pentingnya percepatan pengembangan Bendungan Manikin yang diproyeksikan mampu menambah pasokan air baku sekitar 350 liter per detik bagi Kota Kupang.

“Kami berharap berbagai kebutuhan ini dapat diperjuangkan oleh Ibu Hilda Manafe bersama DPD RI sehingga perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan layanan air minum di Kota Kupang semakin besar,” katanya.

Sementara itu, Anggota DPD RI Hilda Manafe mengatakan kunjungan tersebut bertujuan memperoleh gambaran langsung mengenai kondisi pelayanan air bersih di Kota Kupang sekaligus mengidentifikasi kebutuhan yang dapat diperjuangkan di tingkat nasional.

Dalam dialog bersama direksi Perumda Air Minum Kota Kupang, sejumlah isu strategis menjadi pembahasan, di antaranya jumlah masyarakat yang telah terlayani dan yang belum memperoleh akses air bersih, ketersediaan sumber air baku, kondisi jaringan perpipaan yang telah menua, hingga keterbatasan anggaran perusahaan untuk memperluas layanan.

Selain itu, Hilda juga menyoroti pentingnya bantuan pemerintah bagi masyarakat berpenghasilan rendah agar memperoleh sambungan rumah secara gratis.

Ia menegaskan seluruh aspirasi tersebut akan dibawa dalam pembahasan bersama pemerintah pusat, termasuk saat rapat dengan Bappenas, agar memperoleh perhatian dalam bentuk program maupun dukungan anggaran.

“Hal-hal yang memungkinkan untuk dibantu pemerintah pusat akan kami perjuangkan, mulai dari penambahan sumber air baku, pembangunan infrastruktur perpipaan, hingga bantuan sambungan rumah gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” tegas Hilda Manafe.

Kunjungan tersebut diharapkan menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan akses layanan air bersih yang berkualitas bagi masyarakat Kota Kupang, sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur air minum yang berkelanjutan. (MI)




Car Free Day dan Karnaval Gajah Bersama Jokowi Siap Meriahkan Kota Kupang, PSI NTT Ajak Warga Hadir

Kupang, nwartapedia  –  Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Nusa Tenggara Timur (NTT) mengajak masyarakat Kota Kupang dan sekitarnya untuk ikut memeriahkan Car Free Day dan Karnaval Gajah yang akan dihadiri Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), pada Sabtu, 1 Agustus 2026.

Ketua DPW PSI NTT, dr. Christian Widodo, mengatakan kehadiran Jokowi menjadi momentum kebersamaan antara masyarakat dan pemimpin yang selama ini memiliki kedekatan dengan warga Nusa Tenggara Timur.

Selain menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kota Kupang, Jokowi dijadwalkan mengikuti Car Free Day yang dimulai pukul 06.00 WITA di kawasan El Tari Kupang.

Pada sore harinya, Jokowi akan menghadiri Karnaval Gajah yang digelar pukul 15.00 WITA di kawasan LLBK.

Christian menyebut dua agenda tersebut dipersiapkan sebagai ruang kebersamaan antara masyarakat dengan Presiden ke-7 RI sekaligus menjadi ajang memperkuat semangat persaudaraan, gaya hidup sehat, dan pelestarian budaya lokal.

“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Kami mengajak seluruh warga datang bersama keluarga untuk meramaikan Car Free Day dan Karnaval Gajah serta menyambut kehadiran Pak Jokowi dengan tertib dan penuh sukacita,” ujarnya.

Menurutnya, Car Free Day akan menjadi ruang interaksi langsung antara Jokowi dan masyarakat, sedangkan Karnaval Gajah akan menampilkan berbagai atraksi budaya dan kreativitas yang menjadi kebanggaan masyarakat Nusa Tenggara Timur.

PSI NTT juga mengimbau seluruh peserta menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan selama kegiatan berlangsung agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan memberikan pengalaman yang berkesan bagi seluruh masyarakat maupun tamu yang hadir.

“Kami berharap Car Free Day dan Karnaval Gajah menjadi pesta rakyat yang penuh semangat kebersamaan sekaligus menunjukkan keramahan masyarakat Kota Kupang dalam menyambut kehadiran Pak Jokowi,” tutup Christian Widodo. (*)




Wali Kota Kupang Lepas 48 Kontingen Pramuka ke Jamda X NTT, Bangun Karakter Generasi Muda

Kupang, nwartapedia.com  –  Wali Kota Kupang yang juga Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Kupang, dr. Christian Widodo, secara resmi melepas 48 anggota Kontingen Kota Kupang yang akan mengikuti Jambore Daerah (Jamda) X Pramuka Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026.

Pada kesempatan yang sama, ia juga melantik Dedi Wangge sebagai Pimpinan Kontingen Cabang (Pinkoncab) Gerakan Pramuka Kota Kupang.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Kristal Kupang, Jumat (24/7/2026), tersebut menjadi momentum memperkuat komitmen Pemerintah Kota Kupang dalam membangun karakter generasi muda melalui Gerakan Pramuka.

Dalam sambutannya, Christian Widodo menegaskan bahwa kemajuan sebuah kota tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang memiliki karakter kuat, berintegritas, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan.

“Membangun kota bukan hanya membangun jalan, gedung, atau infrastruktur. Yang jauh lebih penting adalah membangun manusianya, membangun karakter, pendidikan, kesehatan, serta budaya saling menghargai dan bergotong royong. Di sinilah peran Gerakan Pramuka menjadi sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda,” ujarnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Gerakan Pramuka Kota Kupang yang selama ini menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Kupang dalam membina generasi muda.

Menurutnya, sumber daya manusia yang unggul tidak hanya diukur dari kemampuan akademik, tetapi juga dari karakter, disiplin, kepemimpinan, dan keimanan yang kuat. Karena itu,

Pemerintah Kota Kupang akan terus mendukung berbagai program kepemudaan yang berorientasi pada pembentukan karakter.

Dalam kesempatan tersebut, Christian Widodo mengungkapkan bahwa kuota awal kontingen Kota Kupang hanya sebanyak 32 peserta.

Namun setelah mengetahui jumlah peserta yang lolos seleksi mencapai 48 orang, ia memutuskan seluruh peserta diberangkatkan.

“Saya ingin semua anak mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar, berproses, dan berkembang melalui kegiatan jambore. Karena itu, seluruh peserta yang telah mengikuti seleksi kami berangkatkan,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan, Christian Widodo juga memberikan bantuan pribadi sebesar Rp10 juta untuk mendukung kebutuhan peserta Kota Kupang yang nantinya akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, pada 13–20 Agustus 2026.

Selain melepas kontingen, Wali Kota Kupang turut memberikan apresiasi kepada anggota Pramuka Garuda yang menerima penghargaan.

Ia menegaskan bahwa predikat tersebut merupakan kehormatan sekaligus amanah untuk menjadi teladan bagi anggota Pramuka lainnya.

“Semakin tinggi penghargaan dan kepercayaan yang diberikan, maka semakin besar pula tanggung jawab yang harus dipikul. Pramuka Garuda harus menjadi contoh dalam disiplin, kepedulian sosial, pelayanan, dan kepemimpinan,” tegasnya.

Christian Widodo juga berpesan agar seluruh peserta menjaga nama baik Kota Kupang selama mengikuti Jambore Daerah maupun Jambore Nasional.

“Kalian adalah wajah Kota Kupang. Tunjukkan bahwa anak-anak Kota Kupang memiliki karakter yang baik, disiplin, santun, beriman, dan mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional,” pesannya.

Mengakhiri sambutannya, ia menyampaikan penghargaan kepada seluruh pembina dan pendamping yang telah membimbing para peserta hingga siap mengikuti jambore.

“Sebuah kota yang hebat tidak diukur dari megahnya bangunan, tetapi dari kuatnya karakter masyarakat yang tinggal di dalamnya. Terima kasih kepada seluruh pembina yang telah menanamkan nilai-nilai itu kepada anak-anak kita,” tutupnya.

Sementara itu, Pimpinan Kontingen Cabang Kota Kupang, Dedi Wangge, menyatakan kesiapan seluruh kontingen untuk menjaga nama baik Kota Kupang selama mengikuti Jamda X Pramuka NTT maupun Jamnas XII 2026.

Ia menjelaskan bahwa kontingen Kota Kupang terdiri atas 48 peserta, didampingi enam pembina pendamping serta jajaran Pimpinan Kontingen Cabang.

“Kami berkomitmen menjaga kebersamaan, disiplin, dan nama baik Kota Kupang selama mengikuti Jambore Daerah maupun Jambore Nasional. Kepercayaan yang diberikan kepada kami akan kami jaga dengan sebaik-baiknya,” ujar Dedi.

Jambore Daerah X Pramuka NTT dijadwalkan berlangsung mulai 27 Juli 2026 di Bumi Perkemahan Fatubena, Kota Kupang. Selanjutnya, peserta terpilih akan mewakili daerah pada Jambore Nasional XII Tahun 2026 di Cibubur, Jakarta Timur. **




Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang Libatkan Forum Pelanggan, Perkuat Komunikasi Demi Pelayanan Air Bersih

Kupang, nwartapedia.com – Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, S.Fil., M.M, menegaskan pentingnya membangun komunikasi yang lebih dekat dengan pelanggan melalui pembentukan Forum Pelanggan sebagai mitra strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan air bersih di Kota Kupang.

Komitmen tersebut disampaikan Isidorus saat pertemuan perdana bersama Forum Pelanggan yang berlangsung di Kantor Perumda Air Minum Kota Kupang, Jumat (24/7/2026).

Dalam kesempatan itu, Isidorus menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Forum Pelanggan yang telah bersedia menjadi penghubung antara Perumda Air Minum dan masyarakat.

Menurutnya, forum ini akan mempercepat penyampaian informasi maupun penanganan berbagai persoalan yang terjadi di lapangan.

“Forum Pelanggan menjadi jembatan komunikasi antara Perumda Air Minum dan masyarakat. Jika ada kebocoran pipa, gangguan distribusi, atau persoalan pelayanan lainnya, anggota forum dapat langsung menyampaikan kepada kami sehingga penanganannya bisa lebih cepat,” katanya.

Ia menjelaskan, keberadaan Forum Pelanggan juga memberikan ruang bagi masyarakat yang selama ini masih ragu atau tidak mengetahui mekanisme penyampaian pengaduan.

Melalui forum tersebut, pelanggan dapat menyampaikan aspirasi maupun keluhan secara lebih mudah sehingga komunikasi menjadi lebih efektif.

Selain membangun komunikasi dua arah, Perumda Air Minum Kota Kupang juga memanfaatkan forum tersebut untuk memaparkan kondisi pelayanan selama Semester I Tahun 2026.

Informasi tersebut diharapkan dapat diteruskan oleh anggota forum kepada pelanggan di wilayah masing-masing agar masyarakat memperoleh informasi yang benar dan objektif.

Dalam rapat tersebut, anggota Forum Pelanggan turut menyampaikan berbagai masukan, di antaranya laporan kebocoran jaringan, keterbatasan jam pelayanan, permintaan sambungan rumah baru, hingga informasi mengenai potensi sumber air yang dapat dimanfaatkan Perumda Air Minum Kota Kupang.

Sejumlah komitmen juga disepakati, yakni pelaksanaan pertemuan secara berkala, pembentukan grup WhatsApp sebagai media komunikasi cepat, serta dukungan Forum Pelanggan dalam membantu menyosialisasikan hak dan kewajiban pelanggan.

Kepala Bagian Hubungan Pelanggan Perumda Air Minum Kota Kupang, Ferdy Jermias, mengatakan pembentukan Forum Pelanggan merupakan bentuk inovasi pelayanan yang mengedepankan pendekatan humanis.

Menurutnya, komunikasi dengan pelanggan tidak cukup dilakukan melalui layanan digital, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat secara langsung agar penyelesaian berbagai persoalan dapat berlangsung lebih cepat dan tepat.

Sementara itu, Ketua Forum Pelanggan, Dr. Noldy D. P. Mumu, S.E., M.M, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Perumda Air Minum Kota Kupang membentuk Forum Pelanggan.

Ia menilai forum tersebut menjadi wadah strategis yang mempertemukan aspirasi pelanggan dengan manajemen perusahaan sehingga berbagai persoalan pelayanan air bersih dapat dibahas dan diselesaikan secara bersama.

Noldy menjelaskan, forum telah menyepakati agenda pertemuan setiap tiga bulan sekali. Hasil pertemuan nantinya akan dirumuskan dalam laporan resmi yang disampaikan kepada Wali Kota Kupang sebagai bentuk evaluasi dan pertanggungjawaban terhadap pelayanan air bersih kepada masyarakat.

Menurutnya, Forum Pelanggan juga akan melakukan kunjungan berkala ke setiap zona pelayanan untuk menghimpun aspirasi masyarakat sekaligus memberikan edukasi mengenai proses distribusi air bersih agar pelanggan memahami tantangan operasional yang dihadapi Perumda Air Minum Kota Kupang.

Melalui sinergi tersebut, Perumda Air Minum Kota Kupang berharap pelayanan kepada masyarakat semakin cepat, transparan, responsif, dan mampu meningkatkan kepuasan pelanggan. **




Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang Paparkan Kebijakan Pro Ekologi di Seminar Nasional Pascasarjana IAKN Kupang

Kupang, nwartapedia.com  – Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, S.Fil., MM, memaparkan kebijakan Pemerintah Kota Kupang dalam melestarikan dan merawat ekologi pada Seminar Nasional Pascasarjana Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang bertema “Iman yang Berakar di Tanah: Ekoteologi dan Budaya Nusa Tenggara Timur” yang berlangsung di Aula Hotel Sasando, Kamis (23/7/2026).

Dalam paparannya, Isidorus menegaskan bahwa pembangunan Kota Kupang ke depan harus berorientasi pada keberlanjutan lingkungan dengan memperhatikan karakteristik wilayah yang beriklim semi-arid atau kering, memiliki musim kemarau panjang, serta menghadapi tantangan keterbatasan sumber daya air.

Menurutnya, visi Kota Kupang sebagai rumah bersama yang modern, bersih, aman, berbudaya, tangguh, dan sejahtera diwujudkan melalui lima misi pembangunan, salah satunya membangun kota berbasis lingkungan dan budaya.

Ia menjelaskan, pembangunan berbasis ekologi dilakukan melalui penguatan tata kelola air terpadu, pengembangan ekonomi sirkular melalui pengelolaan sampah, serta peningkatan ruang terbuka hijau yang tangguh menghadapi perubahan iklim.

Selain itu, Pemerintah Kota Kupang juga mendorong konservasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Liliba dan DAS Dendeng, pelestarian kawasan mangrove di pesisir Teluk Kupang, efisiensi penggunaan air bersih, serta pemanfaatan lahan pekarangan sebagai ruang hijau produktif.

“Keberhasilan pembangunan berbasis ekologi hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, lembaga keagamaan, dunia usaha, dan komunitas masyarakat,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Isidorus juga memaparkan kondisi pelayanan Perumda Air Minum Kota Kupang.

Saat ini perusahaan mengelola sumber air dengan total kapasitas sekitar 321 liter per detik, yang berasal dari air permukaan dan air tanah dalam.

Meski demikian, cakupan pelayanan air bersih masih menghadapi tantangan besar. Dari total penduduk sekitar 424.801 jiwa, layanan Perumda Air Minum baru menjangkau sekitar 76.285 jiwa atau sekitar 18 persen, sehingga masih terdapat lebih dari 82 persen masyarakat yang belum memperoleh layanan air perpipaan.

Ia mengungkapkan keterbatasan sumber air baku menjadi tantangan utama.

Ketersediaan air baku yang dikelola Perumda masih jauh di bawah kebutuhan masyarakat sehingga distribusi air dilakukan secara bergilir dan belum dapat melayani pelanggan selama 24 jam.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kota Kupang terus mendorong berbagai kebijakan pro ekologi, di antaranya gerakan tanam air melalui pembangunan sumur resapan dan lubang biopori, pengembangan teknologi panen air hujan, konservasi daerah tangkapan air, pengendalian pemanfaatan air tanah, peningkatan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, hingga penyusunan rencana induk drainase kota.

Pemerintah juga mendukung Program CERAH (Cerdas Kelola Air dan Lahan) yang berfokus pada pengamanan sumber air minum, konservasi lahan, penguatan tata kelola lingkungan di DAS Kali Dendeng dan DAS Liliba, serta pemberdayaan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Selain itu, penanaman pohon lokal seperti flamboyan, mahoni, dan asam terus didorong sebagai upaya meningkatkan daerah resapan air sekaligus mengurangi risiko erosi.

Isidorus menegaskan bahwa pengelolaan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar pembangunan Kota Kupang tetap berkelanjutan dan mampu menjamin ketersediaan air bersih bagi generasi mendatang.

Seminar Nasional Pascasarjana IAKN Kupang ini menjadi ruang akademik untuk mempertemukan perspektif keagamaan, budaya, dan kebijakan publik dalam membangun kesadaran kolektif terhadap pentingnya pelestarian ekologi di Nusa Tenggara Timur. (MI)




Pemkot Kupang Perkuat Gerakan Kelola Sampah dan Konservasi Lingkungan di Seminar Nasional IAKN Kupang

Kupang, nwartapedia.com  –  Upaya membangun budaya peduli lingkungan dan pengelolaan sampah berkelanjutan menjadi fokus pembahasan dalam Seminar Nasional Pascasarjana Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang yang berlangsung di Aula Hotel Sasando, Kamis (23/7/2026).

Seminar bertajuk “Iman yang Berakar di Tanah: Ekoteologi dan Budaya Nusa Tenggara Timur” itu menghadirkan Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, S.Fil., M.M., sebagai narasumber yang memaparkan berbagai kebijakan Pemerintah Kota Kupang dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Isidorus menjelaskan, persoalan sampah masih menjadi tantangan serius di Kota Kupang sehingga dibutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai dari pemerintah, dunia pendidikan, lembaga keagamaan hingga masyarakat.

Menurutnya, Pemerintah Kota Kupang telah mengembangkan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern melalui pembentukan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di setiap kecamatan.

Melalui sistem tersebut, sampah dipilah terlebih dahulu sehingga yang masih bernilai ekonomis dapat didaur ulang atau dimanfaatkan kembali, sementara residu yang tidak dapat diolah baru dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Selain itu, pemerintah juga membentuk Satgas Sampah, memperkuat bank sampah, meningkatkan edukasi kepada masyarakat, serta menggandeng berbagai komunitas dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

“Keberhasilan pengelolaan sampah sangat bergantung pada perubahan perilaku masyarakat. Kesadaran untuk memilah dan mengelola sampah harus dimulai dari rumah tangga,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Isidorus juga memaparkan sejumlah program konservasi lingkungan yang sedang dijalankan, seperti gerakan menanam air melalui pembangunan lubang resapan dan biopori, penghijauan kawasan resapan air, perlindungan daerah tangkapan air, hingga penataan ruang kota yang lebih ramah lingkungan.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Kupang berkomitmen menjadikan ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur sebagai daerah percontohan dalam pengelolaan sampah berbasis kolaborasi dan partisipasi masyarakat.

Sementara itu, Dosen Pascasarjana IAKN Kupang, Daud Saleh Luji, M.Pd., menyampaikan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari implementasi nilai-nilai iman yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, sekolah dan gereja memiliki peran strategis dalam menanamkan kesadaran ekologis melalui pendidikan, khotbah, aksi penghijauan, konservasi air, hingga gerakan pengurangan sampah.

Seminar Nasional Pascasarjana IAKN Kupang diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah, akademisi, gereja, dan masyarakat dalam menciptakan budaya pelestarian lingkungan hidup yang berkelanjutan di Nusa Tenggara Timur. )MI)




Hari Anak Nasional 2026, Wali Kota Kupang Ajak Anak Berani Bermimpi dan Raih Prestasi

Kupang, nwartapedia.com  – Semangat Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tingkat Kota Kupang Tahun 2026 menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Kupang untuk mendorong anak-anak terus berani bermimpi dan mengembangkan potensi terbaiknya.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, saat menghadiri peringatan Hari Anak Nasional bersama Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Kamis (23/7/2026).

Dalam sambutannya, Wali Kota mengingatkan bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang gemilang.

Karena itu, ia mengajak seluruh anak agar tidak mudah menyerah dan tetap konsisten mengejar cita-cita.

“Jangan pernah berhenti bermimpi. Tetap fokus pada tujuan yang ingin dicapai dan tekuni dengan sungguh-sungguh. Kesuksesan lahir dari kerja keras, disiplin, dan semangat untuk terus belajar,” pesan Christian Widodo.

Ia juga mengajak anak-anak untuk menjadikan tokoh-tokoh inspiratif sebagai motivasi dalam mengembangkan kemampuan sesuai bakat dan minat masing-masing.

Suasana peringatan Hari Anak Nasional semakin meriah ketika Wali Kota dan Wakil Wali Kota menggelar sesi tanya jawab bersama para peserta. Anak-anak yang mampu menjawab pertanyaan memperoleh hadiah berupa tas sekolah dan perlengkapan alat tulis.

Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Kota Kupang juga memberikan hadiah tambahan berupa tabungan senilai Rp200 ribu kepada peserta dari jenjang SD maupun SMP yang berhasil menjawab pertanyaan dengan baik.

Perhatian yang sama juga diberikan kepada anak-anak penyandang disabilitas yang hadir. Mereka diberi kesempatan berpartisipasi dalam sesi interaktif dan menerima hadiah sebagai bentuk dukungan terhadap terwujudnya lingkungan yang ramah dan inklusif bagi seluruh anak.

Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, turut membagikan hadiah sekaligus menyapa para peserta melalui berbagai pertanyaan yang disambut antusias oleh anak-anak.

Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 tingkat Kota Kupang berlangsung hangat, penuh keceriaan, dan sarat nilai edukasi.

Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Pemerintah Kota Kupang dalam menghadirkan ruang yang aman, ramah, serta mendukung tumbuh kembang anak sebagai generasi penerus pembangunan daerah dan bangsa.(MI)




Wali Kota Ajak Hanura dan Seluruh Elemen Bersatu Bangun Kota Kupang demi Kesejahteraan Rakyat

Kupang, nwartapedia.com  –  Suasana penuh semangat kebersamaan mewarnai pelantikan Badan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Provinsi Nusa Tenggara Timur periode 2025–2030 di Hotel Harper Kupang, Rabu (22/7/2026).

Momentum tersebut dimanfaatkan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, untuk mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kolaborasi demi membangun Kota Kupang yang semakin maju dan sejahtera.

Di hadapan para pengurus Partai Hanura dan tamu undangan dalam sambutannya, Christian menegaskan bahwa pembangunan tidak mungkin hanya dilakukan oleh pemerintah semata. Menurutnya, partai politik, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, komunitas, dunia usaha, hingga masyarakat memiliki peran penting dalam menghadirkan perubahan yang dirasakan langsung oleh rakyat.

“Kalau kita ingin melihat Kota Kupang semakin maju, maka kita harus berjalan bersama. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kita membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat,” ujar Christian.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Partai Hanura yang selama ini dinilai turut memberikan kontribusi bagi pembangunan melalui berbagai gagasan, kritik yang membangun, serta pengabdian para kadernya di berbagai bidang.

Menurut Christian, pelantikan kepengurusan Hanura bukan sekadar seremoni organisasi, tetapi menjadi awal untuk memperkuat komitmen melayani masyarakat dan menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan rakyat.

Ia mengingatkan bahwa jabatan bukanlah simbol kekuasaan, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan semangat melayani.

“Jabatan bukan tentang siapa yang paling kuat atau paling hebat, tetapi siapa yang paling mampu mendengar suara rakyat dan mengutamakan kepentingan bersama,” tegasnya.

Christian juga menyoroti pentingnya semangat gotong royong di tengah berbagai tantangan pembangunan, termasuk keterbatasan anggaran. Menurutnya, kolaborasi menjadi modal utama agar setiap tantangan dapat dihadapi secara bersama-sama.

Ia kembali mengingatkan filosofi yang menurutnya relevan dalam membangun daerah, yakni, “Kalau ingin berjalan cepat, berjalanlah sendiri. Tetapi kalau ingin berjalan jauh, berjalanlah bersama-sama.”

Filosofi tersebut, kata Christian, harus menjadi semangat seluruh elemen dalam membangun Kota Kupang dan Nusa Tenggara Timur agar pembangunan berjalan berkelanjutan serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Mengakhiri sambutannya, Christian Widodo mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus DPD dan DPC Partai Hanura NTT yang baru dilantik.

Ia berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan secara transparan, profesional, dan selalu mengutamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi maupun golongan.

“Perbedaan bukanlah penghalang untuk bekerja bersama. Ketika pemerintah, partai politik, tokoh agama, komunitas, dan masyarakat bersatu, maka cita-cita menghadirkan kesejahteraan bagi rakyat akan semakin mudah diwujudkan,” tutupnya. **