SABOAK Catat Perputaran Uang Rp4,1 Miliar dalam 19 Minggu, Libatkan Lebih dari 600 UMKM

Kupang nwartapedia.com  –  Sunday Market Buat Orang Kupang (SABOAK) yang digelar di Taman Nostalgia, Kota Kupang, terus menunjukkan perkembangan pesat sebagai pusat aktivitas ekonomi kreatif masyarakat.

Dalam kurun waktu 19 minggu beroperasi, SABOAK telah mencatat perputaran uang atau cashflow mencapai Rp4,1 miliar.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Tim SABOAK, Pommy Elna Novisandy Odja, S.STP., M.Si, saat memberikan keterangan terkait perkembangan kegiatan ekonomi kreatif tersebut kepada media ini pada Sabtu (1/11/2025).

Menurutnya, selama 19 minggu terakhir, total pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terlibat mencapai lebih dari 600 pelaku usaha.

“Rata-rata setiap minggu hampir 200 UMKM ikut serta. Namun karena sistemnya bergulir, para peserta tidak selalu sama setiap pekan. Kalau dihitung total keseluruhan, jumlahnya sudah lebih dari 600 UMKM,” ujar Pommy.

Pommy menjelaskan, SABOAK bukan hanya menjadi ruang bagi pelaku usaha muda, tetapi juga wadah kolaborasi lintas generasi dan sektor. Semua elemen masyarakat bisa bergabung dan menampilkan produk kreatif mereka.

“Tidak semua peserta anak muda, tetapi kami memang membuka ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk berkembang. Mereka adalah calon entrepreneur masa depan yang akan menjadi kekuatan UMKM Kota Kupang ke depan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Pommy menyampaikan harapannya agar kegiatan SABOAK dapat terus berkelanjutan dan menjadi ekosistem digital yang mendorong inovasi UMKM di Kota Kupang.

“Harapan saya, semakin banyak UMKM yang bisa terlibat, kegiatan ini harus berkelanjutan, dan lebih banyak inovasi tercipta. Kami ingin SABOAK menjadi ekosistem digital yang dapat diakses semua kalangan masyarakat,” tuturnya.

Gelaran SABOAK di Taman Nostalgia kini telah menjadi tempat berkumpulnya ratusan pelaku UMKM setiap akhir pekan, khususnya pada hari Sabtu dan Minggu.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang tumbuh ekonomi kreatif, tetapi juga kebanggaan baru bagi warga Kota Kupang yang ingin menikmati suasana pasar modern bernuansa lokal. (MI/ADV)




Wakil Wali Kota Kupang Tekankan Etika dan Keteladanan ASN Lewat Bimtek Keprotokolan

Kupang, nwartapedia.com – Pemerintah Kota Kupang terus mendorong peningkatan profesionalisme dan etika aparatur sipil negara (ASN).

Hal ini ditegaskan oleh Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Keprotokolan bagi pegawai di lingkungan Pemkot Kupang, yang berlangsung di Hotel Aston Kupang, Rabu (29/10/2025).

Kegiatan bertema Meneguhkan Etika Pelayanan dan Keteladanan melalui Keprotokolan yang Humanis dan Melayani ini diikuti oleh 107 peserta, terdiri atas ASN dari berbagai perangkat daerah, kecamatan, kelurahan, serta mahasiswa magang dari Universitas Nusa Cendana (UNDANA) dan siswa SMK Negeri 2 Kupang.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Serena menegaskan bahwa keprotokolan bukan hanya soal tata upacara atau seremonial, melainkan mencerminkan wajah birokrasi yang beretika, tertib, dan melayani.

“Keprotokolan adalah tata rasa dan tata sikap tentang bagaimana kita menampilkan wajah birokrasi, bagaimana kita beretika, berkomunikasi, dan melayani dengan hati. Prinsip dasar pemerintahan adalah melayani to govern is to serve,” ujar Serena.

Ia menambahkan, keberhasilan sebuah kegiatan pemerintahan tidak diukur dari kemegahannya, tetapi dari bagaimana tamu dan peserta merasa dihargai serta dari sikap santun aparatur pemerintah dalam setiap interaksi.

Serena juga mengingatkan pentingnya kesederhanaan dan menjauhi perilaku pamer di kalangan ASN.

“Kita harus menampilkan pelayanan yang tulus dan etika yang baik. Pemerintah hadir bukan sebagai penguasa, tetapi sebagai pelayan masyarakat. Mari kita mulai dari diri sendiri dari cara berpakaian, berbicara, hingga bersikap,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota juga memberikan apresiasi kepada Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Kupang yang dinilai terus berinovasi dan menunjukkan peningkatan kualitas dalam penyelenggaraan berbagai kegiatan pemerintahan serta publikasi media.

“Terima kasih kepada seluruh panitia atas pelaksanaan kegiatan ini. Semoga menjadi ruang pembelajaran yang memperkaya pengetahuan dan memperkuat semangat pelayanan publik yang beretika dan humanis,” ungkap Serena.

Sementara itu, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Kupang, Daud Noftianus Nafi, S.STP., M.M., dalam laporannya menjelaskan bahwa keprotokolan merupakan bagian penting dari citra pemerintahan yang profesional.

Menurutnya, keprotokolan tidak hanya berkaitan dengan tata tempat, tata upacara, dan tata penghormatan, tetapi juga menjadi simbol etika pelayanan publik yang sopan, disiplin, dan berempati.

“Melalui Bimtek ini, kami berharap ASN dapat memahami prinsip-prinsip dasar protokol sekaligus menumbuhkan karakter aparatur yang berintegritas, komunikatif, dan melayani dengan hati,” ujar Daud.

Kegiatan Bimtek yang berlangsung selama dua hari, 29–30 Oktober 2025, menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten, antara lain Sandra Erawanto, S.STP., M.Pub.Pol., Widyaiswara dan pakar keprotokolan serta etika pergaulan internasional; Christina T. Weking, M.Hum. dari Balai Bahasa Provinsi NTT; dan Dwi Indriani, S.Tr.IP., Penata Keprotokolan dari Kementerian Dalam Negeri.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Kupang berharap seluruh peserta dapat menjadi contoh dalam penerapan etika pelayanan publik dan mampu mengimplementasikan prinsip-prinsip keprotokolan secara profesional di setiap kegiatan pemerintahan. ***




PDAM Kota Kupang Perkuat Layanan Publik Lewat Bimtek Hubungan Pelanggan Bersama Radio Trilolpk

Kupang nwartapedia.com  –  Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Kupang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Kapasitas Bagian Hubungan Langganan.

Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama dengan Radio Trilolpk yang berlangsung di Aula Radio Trilolpk Kupang pada Kamis (30/10/2025).

Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, saat membuka kegiatan tersebut menegaskan bahwa bimtek ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kemampuan komunikasi, pelayanan, serta membangun hubungan yang harmonis dengan pelanggan.

“Ini momentum yang sangat berharga bagi kami. Setelah sebelumnya kami melaksanakan bimtek serupa untuk bagian keuangan, kali ini fokus diberikan kepada teman-teman bagian hubungan pelanggan,”ungkap Isidorus. 

“Kadang kita merasa sudah paham banyak hal, namun saat berinteraksi dengan masyarakat, kita menyadari masih banyak yang perlu dipelajari. Karena itu, kegiatan ini menjadi ruang untuk belajar bersama, mendengarkan masukan, dan memperbaiki diri,”tambahnya.

Ia menjelaskan bahwa dalam struktur organisasi Perumda Air Minum Kota Kupang, terdapat tiga pilar utama pelayanan, salah satunya adalah hubungan pelanggan.

Melalui bimtek ini, diharapkan wawasan, pengetahuan, dan keterampilan seluruh pegawai semakin meningkat, sehingga berdampak langsung pada kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kami juga mengajak petugas pembaca meteran untuk ikut hadir. Mereka ini adalah garda terdepan yang setiap hari bertemu pelanggan. Kadang mereka menghadapi situasi yang tidak mudah dimarahi pelanggan atau mendapat sambutan kurang baik. Tapi di sisi lain, kita juga menerima keluhan bahwa petugas kita kurang komunikatif. Maka dari itu, kegiatan seperti ini penting untuk kita saling berdiskusi dan belajar memperbaiki diri,” jelasnya.

Isidorus menekankan bahwa pelanggan merupakan aset utama perusahaan yang harus dijaga dengan baik.

“Kalau kita tidak menjaga aset ini, kita sendiri yang rugi. Pelayanan yang baik akan membuat pelanggan kita tetap setia dan percaya. Jangan sampai mereka lebih memilih layanan lain karena merasa tidak puas dengan kita. Komunikasi yang baik adalah kunci agar pelanggan merasa diperhatikan dan dihargai,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Radio Trilolpk, Pater Dismas Mauk, SVD, menyampaikan apresiasi tinggi atas kerja sama yang terjalin antara Radio Trilolpk dan Perumda Air Minum Kota Kupang.

“Kami sangat senang bisa menjadi bagian dari kegiatan ini. Radio Trilolpk tidak hanya berperan sebagai media informasi, tetapi juga sebagai mitra pengembangan kapasitas sumber daya manusia di daerah. Kerja sama ini menjadi contoh sinergi yang positif antara lembaga penyiaran dan institusi pelayanan publik,” ujar Pater Dismas.

Dalam kegiatan bimtek tersebut, dihadirkan dua narasumber utama, yakni Pater Dismas Mauk, SVD, yang membawakan materi “Komunikasi Efektif sebagai Kunci Sukses Hubungan Pelanggan”, serta Ernny Yasinta, dengan materi “Peran Humas dalam Menunjang Visi Perusahaan”.

Keduanya didampingi oleh narasumber pendukung Maria V. D. P. Swan dan Robertus Fahik, yang turut memberikan perspektif praktis dan inspiratif dalam membangun komunikasi publik yang efektif.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi diskusi interaktif, di mana para peserta membagikan pengalaman lapangan serta strategi untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan.

Dengan terselenggaranya bimtek ini, Perumda Air Minum Kota Kupang berharap seluruh pegawai, terutama bagian hubungan pelanggan, mampu menjadi garda depan pelayanan publik yang profesional, komunikatif, dan berintegritas demi mewujudkan layanan air bersih yang prima dan berkelanjutan bagi masyarakat Kota Kupang. (MI)




FPRB API Kota Kupang Gelar Rapat Evaluasi Kinerja Bersama Pentahelix, Bahas Agenda Kerja Tahun 2026

Kupang,nwartapedia.com — Forum Pengurangan Risiko Bencana dan Adaptasi Perubahan Iklim (FPRB API) Kota Kupang melaksanakan rapat evaluasi kinerja bersama unsur pentahelix sekaligus membahas agenda kerja tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Garuda, Kantor Wali Kota Kupang, Rabu (29/10/2025).

Rapat tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pentahelix, antara lain pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, media, serta kelompok disabilitas yang juga dilibatkan dalam upaya pengurangan risiko bencana secara inklusif.

Dukungan BPBD untuk Penguatan Forum

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang, Ernest Ludji, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kerja keras forum selama tiga tahun terakhir meski menghadapi keterbatasan anggaran.

“Selama tiga tahun ini teman-teman forum sudah bekerja luar biasa, walaupun dengan dukungan pendanaan yang terbatas. Ini menunjukkan komitmen kuat dari semua pihak,” ujar Ernest.

Ia menegaskan pentingnya keberlanjutan pendanaan dan upaya mitigasi di tingkat kelurahan agar forum-forum pengurangan risiko bencana tetap aktif dan efektif.

“Forum ini ibarat bayi yang sudah kita lahirkan, jadi kita harus rawat bersama. Tanpa dukungan yang konsisten, forum bisa mati suri. Karena itu, mulai tahun depan kami akan berupaya agar dukungan pendanaan bisa lebih terstruktur,” tambahnya.

Ernest juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap ancaman bencana, sekaligus mendorong keterlibatan kelompok rentan seperti perempuan dan penyandang disabilitas.

Rencana Kegiatan dan Fokus Tahun 2026

Sementara itu, Ketua FPRB API Kota Kupang, Silvester Daparoka, menjelaskan bahwa rapat ini menjadi ajang evaluasi program tahun berjalan sekaligus penyusunan rencana kerja tahun 2026.

“Hari ini kami mengevaluasi program 2025 dan menyiapkan rencana kerja baru untuk 2026. Fokus utama kami adalah penguatan forum di tingkat kelurahan, peningkatan kapasitas mitigasi bencana, serta integrasi adaptasi perubahan iklim,” ujar Silvester.

Silvester menambahkan bahwa pada 4–5 November 2025, FPRB API akan menggelar kegiatan penguatan kapasitas bagi pengurus forum pengurangan risiko bencana di tingkat kelurahan.

Materi yang akan dibahas mencakup adaptasi perubahan iklim, strategi pendanaan, serta penyusunan rencana pendidikan tsunami.

 “Kami juga ingin memastikan bahwa kelompok disabilitas mendapat ruang dalam setiap kegiatan forum. Mereka adalah kelompok rentan yang perlu kita libatkan secara aktif,” tambahnya.

Selain itu, forum juga berencana melakukan penyesuaian nama organisasi dengan menambahkan kata “mitigasi” agar cakupan kerja lebih luas dan mencerminkan fokus utama forum ke depan.

Harapan untuk Sinergi Ke Depan

Menutup kegiatan, para peserta sepakat untuk terus memperkuat sinergi antarunsur pentahelix dalam membangun ketangguhan masyarakat menghadapi bencana.

 “Yang kami harapkan tahun depan, sinergi dengan semua pihak tetap berjalan baik. Pendanaan harus menjadi bagian dari perencanaan bersama, karena pengurangan risiko bencana dan adaptasi perubahan iklim adalah dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan,” ujar salah satu peserta rapat, Merry.

Rapat evaluasi FPRB API Kota Kupang ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat kesiapsiagaan dan mitigasi bencana di tingkat komunitas serta membangun Kota Kupang yang lebih tangguh terhadap ancaman perubahan iklim. (MI)




PDAM Kota Kupang dan BLUD SPAM Provinsi NTT Lanjutkan Pembahasan Kerja Sama Pelayanan Air Bersih

Kupang,nwartapedia.com  — Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, menyampaikan bahwa pada Senin, 27 Oktober 2025, telah berlangsung pertemuan lanjutan antara Perumda Air Minum Kota Kupang dan BLUD SPAM Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di ruang kerja Direktur Perumda.

Pertemuan ini merupakan kunjungan balasan dari pihak BLUD SPAM Provinsi NTT, Erasmus Jogo, setelah sebelumnya kedua lembaga mulai membangun komunikasi untuk membahas peluang melanjutkan kerja sama yang sempat terhenti sejak tahun 2022.

Direktur Isidorus Lilijawa menjelaskan bahwa dalam pertemuan tersebut, hadir pimpinan dan staf BLUD SPAM Provinsi NTT yang diterima langsung olehnya bersama jajaran kepala bagian Perumda Air Minum Kota Kupang.

“Kami mendiskusikan berbagai poin penting dan konsep kerja sama yang akan dibangun kembali. Semua pihak bersepakat bahwa kerja sama ini harus segera diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS),” ujar Isidorus Lilijawa.

Beberapa substansi penting yang dibahas dalam pertemuan tersebut antara lain mekanisme penyaluran air dari sumber BLUD SPAM Provinsi, serta uji coba jaringan dan meter pelanggan yang sebelumnya tidak berfungsi selama beberapa tahun terakhir.

Menurut Direktur Isidorus, hal ini penting dilakukan untuk memastikan kelayakan sistem distribusi sebelum kembali beroperasi penuh.

Selain itu, dibahas pula mekanisme pembayaran selama masa uji coba yang akan berlangsung sekitar empat bulan.

Dalam periode tersebut, pembayaran akan mengacu pada data meter pelanggan kurang lebih selama empat bulan, sambil dilakukan evaluasi bersama sebelum kembali menggunakan meter induk milik BLUD SPAM Provinsi NTT.

“Kami juga telah menyepakati pembagian kewajiban dan tanggung jawab masing-masing pihak sesuai ketentuan yang berlaku. Prinsipnya, baik Perumda Air Minum Kota Kupang maupun BLUD SPAM Provinsi NTT sama-sama berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan air bersih bagi masyarakat,” ungkap Isidorus.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah nyata menuju pelayanan yang lebih baik, maksimal, dan berkelanjutan bagi warga Kota Kupang.

“Kolaborasi adalah jalan terbaik untuk memastikan masyarakat mendapatkan air bersih secara optimal. Saya berterima kasih atas kunjungan dan komitmen dari rekan-rekan BLUD SPAM Provinsi NTT. Ini adalah langkah maju untuk melanjutkan kerja sama yang sempat terhenti sejak 2022,” tegasnya.

Direktur Isidorus juga berharap agar dengan sinergi dan kebersamaan yang terbangun, kedua pihak dapat memberikan pelayanan yang lebih efektif serta kepuasan bagi pelanggan di Kota Kupang.

“Semoga kerja sama ini dapat memperkuat pelayanan air minum di Kota Kupang dan menghadirkan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat,” tutupnya. (MI)




Ferdy Hasiman: Wali Kota Kupang Tunjukkan Kepemimpinan Kelas Dunia, Bawa NTT ke Panggung Global

Kupang,nwartapedia.com  — Pengamat Ekonomi Politik Nasional, Ferdy Hasiman memberikan apresiasi tinggi kepada Wali Kota Kupang yang dinilainya berhasil menunjukkan kepemimpinan kelas dunia dengan membawa nama Kota Kupang dan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ke kancah internasional melalui kunjungan kerja ke Tiongkok.

Menurut Ferdy, langkah berani dan visioner tersebut menjadi bukti nyata bahwa pemimpin daerah juga mampu memainkan peran penting dalam diplomasi ekonomi global.

“Wali Kota Kupang menunjukkan kelasnya. Ia mampu membawa Kota Kupang dan NTT ke panggung global di Tiongkok,” ujar Ferdy Hasiman ketika dihubungi media ini pada Senin (27/10/2025).

Ferdy menjelaskan, Tiongkok kini menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar dunia yang memiliki pengaruh luar biasa terhadap arah ekonomi global.

Dengan menjalin komunikasi dan kerja sama strategis bersama Tiongkok, peluang investasi dan transfer teknologi ke daerah seperti Kupang akan semakin terbuka lebar.

“Kita paham, Cina sekarang menjadi kekuatan ekonomi yang sulit tertandingi. Investasi mereka tersebar ke seluruh dunia. Mereka menjadi raja ekonomi baru. Lihat saja, negara seperti Etiopia yang dulu sangat miskin kini bangkit menjadi kekuatan ekonomi baru di Afrika berkat kerja sama dengan Cina,” terangnya.

Ferdy menilai, inisiatif yang diambil oleh Wali Kota Kupang bukan hanya sekadar kunjungan seremonial, melainkan langkah nyata untuk membuka masa depan ekonomi daerah yang lebih cerah.

“Kota Kupang, dengan walikotanya yang cerdas, energik, responsif, dan berintegritas, telah berhasil memperkenalkan daerahnya ke panggung dunia. Ini sesuatu yang belum pernah dilakukan para pendahulunya maupun pemimpin lain di NTT,” tegasnya.

Lebih jauh, Ferdy optimistis bahwa kunjungan ke Tiongkok akan membawa dampak positif bagi percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kupang.

“Saya yakin, hati tulus Pak Wali ingin agar Cina dapat membantu banyak hal untuk kemajuan Kota Kupang ke depan. Kalau ingin daerahnya maju, pemimpin harus berani tampil di pentas global. Dan Pak Wali sudah mulai melakukan hal itu,” tutup Ferdy.

Langkah Wali Kota Kupang ini, lanjut Ferdy, diharapkan menjadi inspirasi bagi kepala daerah lain di Indonesia Timur untuk membangun jejaring internasional, memperluas peluang investasi, dan mengubah wajah daerah menjadi lebih maju serta kompetitif di tingkat global. (MI)




Wali Kota Kupang  Jadi Pembicara Utama di World Cities Day Conference 2025 di Shanghai

Shanghai,nwartapedia.com  –  Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, mencatat prestasi membanggakan bagi Indonesia setelah menjadi satu-satunya wali kota dari Tanah Air yang diundang secara resmi dalam ajang bergengsi World Cities Day Conference 2025 yang digelar di Starry Sky Hall of Grand Halls, Shanghai, pada Minggu (26/10/2025).

Acara internasional yang mengusung tema “Better City, Better Life” ini diselenggarakan oleh UN-Habitat, lembaga di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang fokus pada isu lingkungan dan pembangunan perkotaan berkelanjutan, bekerja sama dengan Pemerintah Kota Shanghai sebagai tuan rumah.

Konferensi tersebut dihadiri oleh perwakilan dari lebih dari 20 negara. Namun, hanya empat wali kota yang mendapat kesempatan berbicara di forum utama, yakni Wali Kota Shanghai (Tiongkok), Wali Kota Penang (Malaysia), Wali Kota Amsterdam (Belanda), dan Wali Kota Kupang (Indonesia).

Dalam kesempatan istimewa tersebut, Wali Kota Christian Widodo tampil sebagai keynote speaker mewakili Indonesia. Ia memaparkan gagasan tentang pembangunan Kota Kupang yang berorientasi pada kearifan lokal dan kelestarian lingkungan.

“Kita bersanding dengan mereka di panggung dunia, dihadiri oleh 20 negara, tapi tidak semua wali kota diberi kesempatan berbicara. Saya menjadi keynote speaker, sementara Wali Kota Penang memberi sambutan awal,” ujar Christian Widodo usai acara.

Dalam pidatonya, Christian menekankan pentingnya membangun kota yang tidak hanya modern, tetapi juga berakar pada nilai sosial dan lingkungan.

“Saya sampaikan bahwa di Kupang, kita membangun rumah tanpa meninggalkan dimensi lingkungan. Rumah yang baik bukan sekadar rumah yang modern dan canggih, tetapi yang memperhatikan lingkungan sekitar dan membangun komunitas yang kuat,” jelasnya.

Ia juga menyoroti kekuatan komunitas lokal (strong neighborhood dan strong community) sebagai ciri khas masyarakat Kupang.

“Kalau di luar negeri orang cenderung individualistik, di Kupang tidak. Kalau ada kedukaan, semua berkumpul membantu. Kalau ada yang butuh pertolongan, kita saling menjaga. Itulah lingkungan yang layak huni. Sebuah rumah dikatakan baik ketika bisa berdampak bagi sekitar,” tambahnya.

Pidato inspiratif tersebut mendapat sambutan hangat dari para peserta konferensi. Bahkan, Wang Weiren, Deputy Secretary General of the Shanghai Municipal People’s Government, secara langsung menyalami Christian Widodo dan menyampaikan pujian, “Amazing speech, a wonderful speech.”

Selain menjadi pembicara utama, Christian Widodo juga termasuk dalam tujuh delegasi terpilih yang diundang dalam jamuan makan malam tingkat tinggi (high-level dinner) bersama para pemimpin dunia dan perwakilan PBB.

Dalam momentum yang sama, Pemerintah Kota Shanghai menyampaikan rencana untuk menjajaki kerja sama sister city dengan Kota Kupang, terinspirasi oleh gagasan dan visi pembangunan berkelanjutan yang disampaikan oleh Wali Kota Christian Widodo.

“Ini kebanggaan bagi kita semua. Kupang bisa hadir di panggung dunia dan menjadi contoh kota yang tumbuh dari nilai-nilai lokal, dengan semangat kebersamaan dan kepedulian lingkungan,” tutup Wali Kota Kupang. (MI)




Puting Beliung Terjang Kelurahan Bello, Atap Rumah Warga Terbang dan Bayi Luka di Kepala

Kupang, nwartapedia.com — Cuaca panas yang menyengat di Kelurahan Bello, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Kamis (23/10/2025), mendadak berubah mencekam. Sekitar pukul 11.00 WITA, angin berembus kencang dari arah timur dan dalam hitungan menit berubah menjadi puting beliung yang memorak-porandakan rumah warga di kawasan perbukitan.

Salah satu rumah milik Oktifianus Boliu, warga RT 15/RW 006, menjadi yang paling parah terdampak. Lembaran-lembaran seng beterbangan sejauh beberapa meter, menimbulkan suara gemuruh yang memekakkan telinga.

Di tengah kepanikan itu, seorang bayi yang sedang bersama kakeknya di dalam rumah mengalami luka di kepala akibat tertimpa material bangunan yang roboh.

Warga sekitar bergerak cepat menolong dan membawa korban ke rumah sakit terdekat. Beruntung, kondisi sang bayi kini dilaporkan telah membaik dan sudah kembali ke rumah bersama keluarga.

Hingga siang menjelang sore, suasana di sekitar lokasi masih ramai. Warga bergotong-royong mengumpulkan seng dan kayu yang berserakan, sekaligus membantu memperbaiki bagian rumah yang rusak. Di bawah terik matahari, semangat kebersamaan warga tetap menyala.

Ketua RT 28, Anance F. Nalle Djami, yang menjadi saksi langsung kejadian tersebut, mengaku segera mengabarkan peristiwa itu di grup WhatsApp Kelurahan Bello agar warga lain tetap siaga.

“Karena tidak ada respon dari Ketua RT 15, saya langsung sampaikan di grup kelurahan agar warga selalu berjaga-jaga terhadap cuaca ekstrem. Anginnya tiba-tiba datang dan cukup kuat,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Kelurahan Bello, Deni Patty, mengatakan pemerintah kelurahan segera menurunkan tim ke lokasi untuk melakukan pendataan dan memastikan bantuan awal bagi korban terdampak.

“Kami akan berkoordinasi dengan RT/RW untuk pendataan dan memastikan kondisi korban tertangani dengan baik. Kami juga mengimbau warga agar tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang bisa terjadi sewaktu-waktu,” kata Deni.

Untuk sementara, keluarga Oktifianus Boliu mengungsi ke rumah lama mereka yang berjarak tidak jauh dari lokasi kejadian.

Warga dan pihak kelurahan terus memantau kondisi di lapangan serta membantu proses pembersihan dan perbaikan rumah.

Fenomena angin kencang dan puting beliung ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat Kota Kupang untuk lebih waspada menghadapi perubahan cuaca ekstrem, terutama pada masa peralihan musim yang kerap memicu bencana lokal.

(Laporan Lapangan: Tim Bello News/GT)

 




Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang Apresiasi Kolaborasi dengan UKAW dalam Pengelolaan Air Bersih

Kupang,nwartapedia.com  – Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang atas kolaborasi yang telah terbangun dalam pengelolaan sumber air bersih di kawasan kampus.

Hal ini disampaikan Isidorus usai melakukan audiensi dan silaturahmi bersama Rektor UKAW, Prof. Ir. Godlief Frederik Neonufa, MT., di ruang kerja Rektor UKAW pada Rabu (22/10/2025) pagi.

Audiensi tersebut juga dihadiri oleh para kepala bagian dan Kepala SPI Perumda Air Minum Kota Kupang.

“Tujuan utama dari pertemuan ini adalah untuk menyampaikan terima kasih kepada Bapak Rektor dan seluruh civitas akademika UKAW atas kerjasama dalam pengelolaan mata air Hitam yang berada di lingkungan kampus,” ujarnya.

Mata air Hitam dengan kapasitas debit mencapai 20 liter per detik telah dimanfaatkan melalui kerjasama antara UKAW dan Perumda Air Minum Kota Kupang.

Air dari sumber ini tidak hanya memenuhi kebutuhan kampus, tetapi juga telah disalurkan untuk melayani sekitar 500 sambungan rumah warga di kawasan seputaran kampus, termasuk wilayah Bimoku dan sekitarnya.

Selain menyampaikan apresiasi, dalam kesempatan itu Isidorus juga meminta dukungan dan masukan dari UKAW terkait peningkatan layanan air minum di Kota Kupang.

“Kami terbuka terhadap kritik dan saran, termasuk catatan dari Pak Rektor soal perlunya peningkatan kinerja petugas baca meter kami di lapangan. Beliau menekankan pentingnya kedisiplinan dan akurasi, agar petugas benar-benar datang ke rumah pelanggan dan mencatat langsung angka meter air, bukan hanya menebak dari luar pagar,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, pihak Perumda berkomitmen untuk segera melakukan evaluasi internal, terutama dalam meningkatkan kinerja dan pola komunikasi petugas baca meter, guna memberikan pelayanan yang lebih profesional dan akurat kepada masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Perumda Air Minum Kota Kupang juga menggandeng UKAW untuk turut membantu menyosialisasikan program promosi pemasangan sambungan baru, dari tarif awal Rp2.500.000 kini menjadi Rp1.500.000. Program ini disambut positif oleh pihak kampus.

“Pak Rektor sudah meminta agar kami segera mengirimkan materi flayer promosi, agar bisa dibagikan ke para dosen dan staf UKAW, terutama yang berdomisili di sekitar jalur pipa distribusi,” tambah Lilijawa.

Mengakhiri pernyataannya, Isidorus berharap kolaborasi antara Perumda Air Minum Kota Kupang dan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang terus terjalin erat, demi peningkatan layanan publik yang lebih baik dan merata di Kota Kupang. (MI)




PDAM Kota Kupang Gelar Bimtek SAK EP, Wujudkan Sistem Keuangan Lebih Akurat dan Akuntabel

Kupang, nwartapedia.com — Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kompetensi pegawai, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Kupang menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Standar Akuntansi Keuangan Entitas (SAK EP) untuk pegawai di bidang administrasi, keuangan, dan Sistem Pengendalian Internal (SPI), pada Selasa (21/10/2025).

Kegiatan ini berlangsung di kantor operasional PDAM Kota Kupang dan secara resmi dibuka oleh Direktur PDAM Kota Kupang, Isidorus Lilijawa.

Dalam sambutannya, Isidorus menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini dan menekankan pentingnya bimtek dalam menyongsong transformasi sistem keuangan PDAM yang kini menyesuaikan diri dengan standar akuntansi keuangan terbaru.

“Kita patut bersyukur karena pagi ini kita dipertemukan dalam suasana penuh semangat dan sehat untuk mengikuti kegiatan yang sangat penting. Bimtek ini kami gelar sebagai bagian dari transformasi keuangan, khususnya dalam rangka menyesuaikan diri dari standar lama SAK ETAP ke SAK EP, yang telah mulai berlaku per 1 Januari 2025,” ujar Isidorus.

Ia menambahkan bahwa transformasi ini bukan sekadar penyesuaian teknis, melainkan bagian dari upaya perbaikan menyeluruh terhadap sistem pelaporan dan tata kelola administrasi keuangan PDAM.

Direktur Isidorus juga menyampaikan bahwa bimtek serupa akan dijadwalkan untuk unit teknis dan unit hubungan pelanggan, dengan materi yang disesuaikan berdasarkan fungsi masing-masing unit.

“Harapan kami, bimtek ini bisa memberikan wawasan dan masukan konkret, sehingga para pegawai mampu mengimplementasikan sistem keuangan yang lebih transparan dan akurat. Dampak akhirnya adalah pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat dan kontribusi nyata terhadap tercapainya visi perusahaan,” tegas Isidorus.

Isidorus menutup sambutannya dengan komitmen bahwa PDAM Kota Kupang akan terus berbenah dan mengikuti regulasi terbaru, termasuk melakukan pembenahan internal dari aspek keuangan, administrasi, hingga pelayanan publik.

“Transformasi ini adalah awal yang baik untuk membangun sistem kerja yang lebih modern dan bertanggung jawab. Kami percaya, perubahan dimulai dari dalam, dari niat kita untuk menjadi lebih baik,”pungkasnya.

Untuk memperkuat pemahaman peserta, PDAM menggandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi NTT sebagai narasumber utama.

Dalam arahannya, narasumber dari BPKP, Purwita, menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai bagian dari upaya peningkatan kinerja dan pembenahan sistem pengendalian internal di lingkungan PDAM.

“Bimtek ini bukan sekadar pelatihan biasa. Ini adalah bentuk komitmen manajemen dalam memperbaiki kinerja perusahaan secara menyeluruh, mulai dari laporan keuangan yang akurat, sistem pengawasan yang efisien, hingga budaya kerja yang sehat dan akuntabel,” ujar Purwita.

Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara tiga organ utama dalam perusahaan direksi, pengawas, dan pemilik modal yang menurutnya sering kali kurang optimal dalam pelaksanaan kebijakan dan regulasi.

 

Narasumber dari BPKP juga mengingatkan bahwa laporan keuangan bukan hanya soal angka, tapi juga mencerminkan tata kelola perusahaan yang sehat.

Ia menekankan bahwa kesalahan dalam penyusunan laporan keuangan, meskipun tidak disengaja, tetap bisa berdampak hukum jika tidak sesuai dengan sistem pengendalian yang berlaku.

“Kita ingin membentuk budaya akuntabilitas. Laporan keuangan harus bisa menjadi ‘sahabat’ bukan ‘beban’. Ketika perusahaan sehat secara administrasi, maka kinerja pun akan meningkat, dan kesejahteraan pegawai pun ikut terdongkrak,” jelasnya.

Bimtek ini diikuti oleh 27 pegawai dari unit administrasi, keuangan, dan SPI, dan dijadwalkan berlangsung selama dua hari.

Hari pertama diisi dengan sesi pembukaan dan pemaparan materi dari tim BPKP, sementara hari kedua akan difokuskan pada studi kasus dan simulasi implementasi. (MI)