Wali Kota Kupang Hadiri PTBI 2025, Kota Kupang Masuk Nominasi TP2DD Terbaik

Jakarta,nwartapedia.com  — Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menghadiri Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) Tahun 2025 yang diselenggarakan pada Jumat (28/11) di Grha Bhasvara Icchana, Kompleks Perkantoran Bank Indonesia, Jakarta.

Acara bertema “Tangguh dan Mandiri: Sinergi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi dan Berdaya Tahan” tersebut merupakan forum strategis yang dihadiri Presiden Republik Indonesia, para menteri, serta pimpinan lembaga negara.

Tahun ini, PTBI digelar bersamaan dengan TPID dan TP2DD Awards. Agenda tersebut sebelumnya dijadwalkan pada akhir Agustus, namun ditunda karena kondisi force majeure di Jakarta.

Undangan kepada kepala daerah bersifat terbatas dan hanya diberikan kepada daerah yang masuk nominasi penghargaan nasional.

Kota Kupang menjadi salah satu daerah yang menerima undangan khusus karena berhasil meraih nominasi TP2DD Terbaik.

Kehadiran Wali Kota Kupang tidak hanya sebagai representasi daerah nominasi, tetapi juga sebagai penegasan komitmen Pemerintah Kota Kupang dalam mempercepat transformasi digital layanan publik.

Dalam dua tahun terakhir, pemerintah daerah konsisten melakukan percepatan digitalisasi keuangan melalui Implementasi CMS Online untuk pencairan belanja daerah, Pemanfaatan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD), Digitalisasi pemungutan pajak dan Peningkatan transaksi non-tunai melalui QRIS, layanan perbankan elektronik, dan agen bank

Berbagai program seperti BARONDA, pemberian insentif fiskal berupa penghapusan denda dan bunga, serta kerja sama dengan sejumlah bank turut mendorong penguatan ekosistem digitalisasi daerah.

Selain itu, peningkatan edukasi kepada perangkat daerah serta pengawasan internal terus dilakukan untuk memastikan tata kelola keuangan berjalan transparan dan akuntabel.

Sejumlah perangkat daerah juga telah mengaktifkan penggunaan KKPD sebagai langkah nyata dalam memperluas implementasi transaksi non-tunai.

Wali Kota Kupang menyampaikan bahwa nominasi TP2DD merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Pemerintah Kota Kupang bersama dukungan pihak perbankan yang selama ini menjadi mitra strategis.

Menurutnya, digitalisasi bukan sekadar penerapan teknologi, melainkan bagian dari upaya memperkuat efektivitas, efisiensi, dan adaptabilitas pelayanan publik dalam menghadapi perkembangan zaman.

PTBI 2025 menghadirkan berbagai agenda penting, antara lain arahan Presiden Republik Indonesia, pemaparan arah kebijakan strategis Bank Indonesia, penayangan kaleidoskop perekonomian nasional, serta penganugerahan TPID dan TP2DD Awards.

Forum ini menjadi wadah bagi pemerintah pusat dan daerah untuk menyelaraskan strategi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berdaya tahan.

Nominasi TP2DD yang diraih Kota Kupang menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat tata kelola keuangan yang transparan dan modern melalui digitalisasi.

Pemerintah Kota Kupang menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap langkah kebijakan membawa dampak nyata bagi kemudahan layanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Apresiasi nasional ini juga menjadi peneguh tekad Kota Kupang untuk terus berbenah dan berkembang sebagai daerah yang unggul dalam transformasi digital dan penyelenggaraan pemerintahan yang profesional. (MI)




Dinas Pertanian Salurkan Bantuan Hortikultura DBHCHT 2025 kepada 10 Kelompok Tani

Kupang,nwartapedia.com  — Dinas Pertanian melalui Bidang Hortikultura kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan produktivitas petani lokal. Pada Kamis, 27 November 2025,

Dinas Pertanian menyerahkan bantuan benih hortikultura, obat-obatan tanaman, serta sarana produksi berupa keranjang panen dan terpal kepada 10 (sepuluh) kelompok tani. Kegiatan ini berlangsung di Puskeswan Kayu Putih dan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pertanian, Bapak Matheus A. B. H. Da Costa, S.Sos., M.Si.

Dukung Produktivitas Petani Melalui DBHCHT 2025

Bantuan ini bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2025, yang dialokasikan untuk memperkuat sektor hortikultura di tingkat kelompok tani.

Program ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah untuk mendorong peningkatan ketersediaan benih unggul, perlindungan tanaman, dan efektivitas proses budidaya.

Dalam arahannya, Kepala Dinas Pertanian menyampaikan bahwa dukungan sarana produksi menjadi faktor penting untuk keberlanjutan usaha tani.

“Kami berharap bantuan ini mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen para petani. Pemerintah daerah berkomitmen untuk mendampingi petani mulai dari penyediaan benih hingga penguatan kapasitas kelompok tani,” ujar Bapak Matheus Da Costa.

Isi Bantuan yang Disalurkan

Adapun paket bantuan yang diterima masing-masing kelompok tani meliputi Benih hortikultura (sayuran dan tanaman bernilai ekonomi),  Obat-obatan pertanian untuk pengendalian hama dan penyakit, Keranjang panen dan Terpal panen.

Sarana ini disiapkan untuk membantu petani dalam proses tanam, perawatan hingga panen agar hasil lebih optimal dan tahan terhadap risiko kerusakan.

Respons Positif Kelompok Tani

Perwakilan kelompok tani yang hadir menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah. Bantuan tersebut dinilai sangat tepat, terutama menjelang masa tanam hortikultura dan kebutuhan peningkatan efisiensi panen.

Komitmen Berkelanjutan

Dinas Pertanian menegaskan bahwa program dukungan seperti ini akan terus dilanjutkan sebagai bagian dari upaya peningkatan ketahanan pangan di daerah.

Selain bantuan fisik, pendampingan teknis melalui penyuluh pertanian juga akan diperkuat untuk memastikan pemanfaatan bantuan secara maksimal.

Kegiatan pembagian bantuan ini ditutup dengan penyerahan simbolis oleh Kepala Dinas Pertanian kepada perwakilan kelompok tani.

Dengan adanya dukungan dari DBHCHT 2025, diharapkan kelompok tani semakin produktif, mandiri, dan mampu membawa dampak positif bagi pengembangan hortikultura di wilayah tersebut. (MI/ADV)




Wawali Terima Audiensi KPOTI, Dorong Pelestarian Permainan Rakyat untuk Generasi Muda

Kupang,nwartapedia.com  –  Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., menerima audiensi Pengurus Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI) Kota Kupang di Ruang Kerja Wakil Wali Kota, Rabu (26/11).

Hadir pada kesempatan tersebut Ketua KPOTI Kota Kupang beserta jajaran pengurus dan Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Kupang, Dra. Debora Panie, M.M.

Dalam pertemuan itu, Wakil Wali Kota menyampaikan rasa senang dan apresiasinya kepada jajaran KPOTI yang masih konsisten mengembangkan dan mempromosikan permainan tradisional di Kota Kupang.

Menurutnya, keberadaan KPOTI menjadi penting di tengah maraknya permainan digital yang membuat generasi muda semakin jauh dari permainan rakyat.

Wakil Wali Kota menyebut inisiatif KPOTI untuk memperkenalkan kembali permainan tradisional seperti Siki Doka, Gasing, hingga Kayu Doi sebagai langkah strategis dalam menjaga identitas budaya serta memperkuat nilai kebersamaan lintas generasi.

Ia juga menyampaikan dukungan terhadap rencana pelaksanaan kegiatan permainan rakyat yang dijadwalkan pada 5–6 Desember, dengan Kelurahan Belo sebagai lokasi pilot project.

Menurut Wakil Wali Kota, Kelurahan Belo dipilih karena lingkungannya masih mempertahankan sejumlah permainan tradisional yang hidup di masyarakat.

“Kita mulai dari wilayah pinggir kota, baru secara bertahap masuk ke tengah kota. Bahkan beberapa sekolah di pusat kota bisa turut diundang agar anak-anak lebih mengenal ragam permainan tradisional,” ujarnya.

Selain permainan tradisional, kegiatan yang direncanakan KPOTI juga akan menghadirkan pasar rakyat serta layanan cek kesehatan gratis.

Wakil Wali Kota berharap kolaborasi lintas pihak dapat memperkuat penyelenggaraan kegiatan tersebut, termasuk dukungan mitra serta pihak ketiga melalui mekanisme administrasi yang sesuai ketentuan.

Pada kesempatan itu, Wakil Wali Kota juga menyinggung peluang fasilitasi informasi dan jejaring terkait kebutuhan alat pertanian bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan, seperti hand tractor dan kerja sama dengan mitra penyedia alat melalui sistem kredit yang terjangkau.

Menurutnya, penyediaan informasi yang tepat dapat membantu masyarakat memperoleh akses yang lebih luas terhadap fasilitas pertanian.

Menutup audiensi, Wakil Wali Kota menyampaikan terima kasih kepada jajaran KPOTI atas komitmen mereka melestarikan permainan rakyat. Ia berharap kegiatan yang akan berlangsung dapat memperkuat identitas budaya lokal dan menjadi ruang interaksi positif bagi masyarakat Kota Kupang.

Ketua KPOTI Kota Kupang, Goris Takene, melaporkan bahwa kepengurusan KPOTI periode 2025–2030 telah ditetapkan dan audiensi ini merupakan langkah awal untuk menyampaikan pembentukan serta rencana kerja mereka kepada Pemerintah Kota Kupang.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan perdana yang akan dilaksanakan adalah Festival Permainan Rakyat bertajuk Teras Main Kota Kupang yang menampilkan sejumlah permainan seperti Gasing, Siki Doka, dan Galasing, sebagai permulaan program kerja di tingkat kota.

Goris memaparkan bahwa festival ini akan melibatkan sekitar 500 peserta, mencakup anak-anak, remaja, hingga orang dewasa dari berbagai sekolah dan komunitas di Kelurahan Belo.

Pihak panitia juga telah menyiapkan undangan resmi dan berkoordinasi untuk mempercepat persiapan lapangan.

Ia menegaskan bahwa keterlibatan anak-anak dalam festival ini diharapkan dapat menumbuhkan kembali minat mereka terhadap permainan tradisional yang sarat nilai kerja sama dan interaksi sosial.

Lebih lanjut, Goris menyampaikan bahwa kegiatan juga akan diramaikan oleh UMKM kuliner lokal dan pelaku ekonomi kreatif sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi masyarakat.

Ia berharap acara perdana ini dapat menjadi titik awal bagi agenda yang lebih besar di masa depan. KPOTI juga memohon arahan dari Wakil Wali Kota, termasuk dukungan pada aspek publikasi dan kemungkinan perluasan cakupan kegiatan agar dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Kupang, Dra. Debora Panie, M.M., dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa dari sisi tugas dan kewenangan perangkat daerah, olahraga tradisional memiliki irisan dengan bidang kebudayaan dan kepemudaan.

Karena itu, pihaknya membuka ruang koordinasi resmi melalui surat atau mekanisme komunikasi kelembagaan lainnya untuk memastikan pendataan organisasi baru yang bergerak di bidang olahraga tradisional dapat dilakukan dengan baik.

Ia menjelaskan bahwa Dispora sebelumnya telah melaksanakan sejumlah kegiatan olahraga tradisional pada tahun 2022, seperti Gulat Sabu dan Peluru Hawu di arena Pantai LLBK, namun kegiatan lanjutan belum dapat dilaksanakan karena keterbatasan anggaran.

Ia menambahkan bahwa Dispora saat ini tetap mendorong pembinaan olahraga masyarakat melalui kegiatan senam bersama di kelurahan-kelurahan, yang dikombinasikan dengan unsur budaya seperti tarian tradisional.

Kegiatan tersebut juga disertai layanan kesehatan gratis pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan tekanan darah hasil koordinasi dengan puskesmas setempat.

Ke depan, Dispora membuka peluang untuk kolaborasi yang lebih luas, termasuk pelibatan UMKM lokal dan hasil panen petani sekitar lokasi kegiatan, sehingga selain mempromosikan olahraga tradisional, kegiatan yang dilaksanakan juga memberi dampak ekonomi bagi masyarakat. ***




Wali Kota Kupang Resmi Luncurkan Dua Buku Sejarah Kerajaan Taebenu di Makam Raja Tanof

Kupang, nwartapedia.com — Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, secara resmi meluncurkan dua buku sejarah yang ditulis oleh Tim Penulis UPTD SDN Palsatu pada Rabu (26/11/2025).

Acara peluncuran berlangsung di kompleks Makam Kuno Raja Taebenu, Jalan Trikora, Manutapen, Kota Kupang.

Dua buku yang diluncurkan tersebut berjudul “Melawan Lupa di Kerajaan Taebenu: Jejak Makam & Istana Raja Tanof Dalam Warisan Budaya Abadi” dan “Serpihan Kisah Raja-Raja Tanof Pada Kerajaan Taebenu dan Implikasinya Bagi Generasi Muda Masa Kini”.

Dalam sambutannya, Christian Widodo mengungkapkan bahwa situs sejarah tersebut telah diusulkan menjadi situs budaya resmi Kota Kupang.

“Tahun depan situs ini sudah di-SK-kan sebagai situs budaya. Saya akan anggarkan Rp 300 juta untuk memperbaiki seluruh bagian situs ini. Kalau bisa, Rp 100 juta dari jumlah itu dialokasikan khusus untuk percetakan buku,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa situs Makam Raja Taebenu memiliki potensi besar sebagai salah satu tujuan wisata sejarah dan budaya di Kota Kupang.

Selain nilai historis, lokasi makam yang berada di perbukitan menyuguhkan panorama alam yang indah.

Dari kawasan makam, pengunjung dapat menikmati pemandangan pantai, laut, gugusan pulau, serta permukiman warga. Christian berharap penataan kawasan ini dapat meningkatkan daya tarik wisata.

“Di sini ada spot foto yang bagus sekali. Kalau nanti jadi objek wisata, tentu akan menghasilkan PAD bagi Kota Kupang. Ini akan menjadi kontribusi berharga dari Keluarga Raja-Raja Tanof,” jelasnya.

Christian menegaskan bahwa situs sejarah bukan sekadar tempat bernostalgia, tetapi sarana pembelajaran tentang kepemimpinan, kesetiaan, dan nilai-nilai budaya yang diwariskan oleh Raja-Raja Tanof.

“Budaya bukan hanya warisan leluhur, tapi juga pinjaman dari anak cucu kita. Kita harus mempertanggungjawabkan budaya autentik kita. Kota Kupang yang bagus akan ditagih oleh mereka,” tegasnya.

Ia menuturkan bahwa membangun kota bukan hanya tentang infrastruktur modern, tetapi juga merawat sejarah, budaya asli, lingkungan, dan pendidikan yang inklusif.

“Itulah esensi membangun kota. Dan keluarga Tanof sudah membantu kita membangun Kota Kupang,” pungkasnya.

Salah satu warga, Ina Kase, menyampaikan rasa syukurnya atas perhatian pemerintah Kota Kupang terhadap pelestarian situs budaya tersebut.

“Apa yang disampaikan Wali Kota Kupang sejalan dengan yang kami kehendaki sebagai warga. Betul itu yang kami mau,” ujarnya kepada koranntt.com di sela-sela acara peresmian. (*)




PDAM Kota Kupang Jalin Kerja Sama dengan PT ATP untuk Pengelolaan Jaringan Air Bersih di Tiga Kawasan Perumahan

Kupang, nwartapedia.com — Perumda Air Minum Kota Kupang resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Anugerah Timur Pratama (ATP) terkait pengelolaan jaringan air bersih di sejumlah kompleks perumahan yang dibangun oleh perusahaan tersebut.

Kerja sama ini dibahas dalam kunjungan resmi pada Jumat, 21 November 2025, ketika Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, didampingi Kepala Bagian Hubungan Langganan Ferdy Jeremias, mendatangi kantor PT ATP di Kuanino.

Kedatangan jajaran Perumda Air Minum Kota Kupang disambut langsung oleh Direktur PT Anugerah Timur Pratama, Bobby Famdale, untuk membahas rencana penyerahan pengelolaan jaringan air bersih di beberapa perumahan yang telah dibangun dan dihuni masyarakat.

240 Unit di Fatukoa dan 50 Unit di Belo Siap Diserahkan

Dalam pertemuan tersebut, PT ATP menegaskan kesiapannya bekerja sama, khususnya untuk pengelolaan jaringan air bersih di perumahan Fatukoa  240 unit rumah dan Belo  50 unit rumah

Sehingga total rumah yang akan diserahkan pengelolaannya kepada Perumda Air Minum Kota Kupang mencapai 290 unit.

Selain itu, Ferdy Jeremias menyampaikan bahwa tim teknis Perumda Air Minum akan meninjau langsung dua lokasi tersebut, termasuk satu kompleks perumahan tambahan di Sikumana yang juga dibangun PT ATP dan berpotensi dijalin kerja sama dalam waktu dekat.

Direktur Perumda: “Terima Kasih atas Kepercayaan dan Dukungan Pak Bobby”

Dalam sambutannya, Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan PT ATP.

“Kami berterima kasih dan memberi apresiasi kepada Pak Bobby Famdale yang menunjukkan niat baik dan kepercayaan kepada Perumda Air Minum Kota Kupang untuk mengelola jaringan air bersih di perumahan-perumahan yang dibangun PT Anugerah Timur Pratama,” ujar Lilijawa.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi contoh konkret bagaimana Perumda dapat bermitra dengan developer perumahan di Kota Kupang untuk meningkatkan kualitas layanan air minum yang lebih profesional dan terstandarisasi.

Penyerahan pengelolaan jaringan air bersih dijadwalkan akan dilaksanakan pada Januari 2026.

Bobby Famdale: “Ini Bentuk Kepedulian Saya terhadap Kota Kupang”

Direktur PT ATP, Bobby Famdale, dalam pertemuan tersebut juga menyampaikan apresiasi atas kesediaan Perumda Air Minum Kota Kupang melakukan kunjungan langsung untuk berdiskusi mengenai persoalan jaringan air bersih.

 “Menyerahkan pengelolaan jaringan air bersih kepada Perumda adalah wujud kepedulian saya sebagai warga Kota Kupang terhadap pembangunan. Ini juga bentuk kecintaan saya untuk membantu pelayanan air bersih yang lebih baik,” ujar Bobby.

Catatan Penting: Permintaan Perbaikan Jalan Akses Fatukoa

Dalam kesempatan yang sama, Bobby Famdale juga menitipkan harapan agar Pemerintah Kota Kupang dapat memperhatikan kondisi akses jalan masuk sekitar 75 meter menuju perumahan di Fatukoa.

Saat ini, jalan tersebut telah dipadatkan dengan sertu dan okfol, namun masih membutuhkan peningkatan lapisan perkerasan agar mempermudah mobilitas warga.

Langkah Selanjutnya: Tinjauan Lapangan dan Pembahasan Teknis pada Desember 2025

Perumda Air Minum Kota Kupang dijadwalkan melakukan tinjauan lapangan ke lokasi perumahan Fatukoa, Belo, dan Sikumana untuk memastikan kesiapan jaringan dan menyempurnakan aspek teknis sebelum penyerahan pengelolaan.

 “Kami akan berkomunikasi lebih lanjut setelah tinjauan lapangan dan membahas rincian teknis pada Desember mendatang,” ujar Ferdy Jeremias.

Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah awal dalam meningkatkan pelayanan air bersih di Kota Kupang sekaligus memperkuat kemitraan antara Perumda Air Minum Kota Kupang dan para pengembang perumahan (MI)




Ketua DPD REI NTT Sambangi PDAM Kota Kupang, Bahas Kolaborasi Layanan Air Bersih di Perumahan

Kupang, nwartapedia.com
Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Nusa Tenggara Timur, Chandra Santosa, bersama jajaran pengurus REI NTT, melakukan kunjungan resmi ke Perumda Air Minum Kota Kupang pada Selasa (25/11/2025).

Rombongan diterima langsung oleh Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, di ruang kerjanya.

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kerja sama antara pengembang perumahan dan perusahaan daerah dalam peningkatan layanan air bersih bagi masyarakat Kota Kupang.

.

Perumda Air Minum berkomitmen melanjutkan 

Direktur Perumda Sampaikan Permohonan Maaf kepada REI

Dalam pertemuan bersama REI NTT, Direktur Isidorus Lilijawa menyampaikan permohonan maaf terkait kerja sama yang lebih dulu dilakukan dengan salah satu anggota REI, yaitu PT Bumi Naimata Indah (Ibu Maya), tanpa koordinasi dengan REI NTT.

 “Saya mohon maaf kepada Ketua DPD REI dan seluruh anggota. Kerja sama dengan Ibu Maya sudah berjalan sejak 1 November lalu, kami langsung ke lokasi dan sudah ada PKS untuk perbaikan rumah pompa,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa REI adalah mitra strategis dan sangat membantu percepatan perluasan layanan air minum.

“Kalau kami berjalan sendiri, mencari pelanggan sangat lama. Dengan REI, bisa langsung ratusan unit. Ini sangat membantu kami,” tambahnya.

Ketua REI NTT: Kami Hadir untuk Berkolaborasi Membangun Kota Kupang

Ketua DPD REI NTT, Chandra Santosa, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan Perumda Air Minum Kota Kupang.

“Kami datang untuk berkolaborasi. Tujuan kami sama: membangun NTT dan Kota Kupang,” ujarnya.

Chandra menjelaskan bahwa REI NTT memiliki sekitar 106 anggota, dengan 60 perusahaan yang aktif membangun perumahan di 23 lokasi, dan 80 persen proyek berada di Kota Kupang.

Ia juga mengangkat beberapa kendala teknis yang sering dialami anggota REI dalam penyambungan jaringan air, terutama di perumahan MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah).

“Harapan kami, koordinasi teknis semakin baik agar pelayanan ke masyarakat makin optimal,” tambahnya.

Bangun Kota Kupang Bersama

Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama antara REI NTT dan Perumda Air Minum Kota Kupang untuk terus bersinergi demi pelayanan air bersih yang lebih merata dan pembangunan perumahan yang lebih layak.

“Kami ini sama-sama warga kota. Kita harus saling mengisi dan membangun Kota Kupang bersama,” tegas Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang. (MI)




Direktur PDAM Kupang: Pemimpin yang Memilih Sederhana dan Dekat dengan Rakyat

Kupang, nwartapedia.com — Tidak semua pemimpin memilih hidup dalam gemerlap fasilitas, ruangan berkelas, atau pelayanan protokoler. Sebagian kecil memilih tetap berjalan di jalur sederhana, dekat dengan rakyat, dan memuliakan kemanusiaan.

Salah satunya adalah Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, S.Fil., M.M.

Momen itu terjadi pada Selasa siang, 25 November 2025, ketika matahari Kota Kupang memancarkan panas yang menyengat.

Telepon dari seorang sahabat Isidorus Lilijawa, atau Iso, begitu ia akrab disapa mengundang penulis untuk makan siang bersama.

Bayangan tentang restoran mewah dan pertemuan formal sempat melintas, seperti lazimnya pejabat bertemu kolega. Namun dugaan itu langsung buyar.

Sesampainya di kantor PDAM, Iso justru tersenyum santai dan berkata,

“Kita makan dekat sini saja, di tempat biasa saya.”

Tanpa mobil dinas, tanpa ajudan, dan tanpa protokoler, mereka berjalan kaki tak sampai lima menit menuju sebuah warung kaki lima di tepi trotoar.

Atap seng yang buram, meja plastik bergores, kursi yang sedikit goyah, dan aroma masakan rumahan yang mengepul dari dapur kecil menjadi pemandangan yang menyambut.

Di sudut warung sederhana itu, seorang Direktur PDAM duduk tanpa ragu. Ia memesan menu kesukaannya: nasi campur ikan cuir dengan sayur bunga pepaya dan daun singkong hidangan yang jauh dari citra kemewahan pejabat.

Sambil menunggu makanan, ia berkata pelan namun sarat makna:

“Hidup itu jangan dibikin susah. Jabatan cuma titipan. Tapi hati yang sederhana itu bekal sampai mati.”

Perkataan itu seperti menancap di ruang kecil warung tersebut. Pemilik warung tampak akrab disapanya, sementara beberapa pegawai kantoran yang sedang makan hanya bisa memandang kagum tak percaya seorang Direktur mau duduk sejajar, tanpa sekat, tanpa jarak.

Saat makanan tersaji, ia menundukkan kepala, mengucap doa singkat, lalu makan dengan lahap. Percakapan yang tercipta bukan soal anggaran atau tender, melainkan nilai kehidupan, kebudayaan, dan rencana kegiatan festival permainan rakyat bersama KPOTI Kota Kupang.

Di tengah perbincangan, ia kembali melontarkan kalimat yang membuat suasana kian teduh:

“Kalau saya makan di restoran mahal, hanya saya yang kenyang. Tapi kalau saya makan di sini, saya ikut menghidupkan usaha kecil. Orang kecil juga butuh kita.”

Usai makan, ia membayar bukan hanya makanannya, tetapi juga satu porsi makanan milik seorang staf kantor yang kebetulan makan di warung itu. Dengan senyum tulus, ia berkata kepada pemilik warung:

“Terima kasih, Bu. Masakan hari ini luar biasa.”

Tanpa sirene mobil dinas dan tanpa pengawalan, ia kembali berjalan kaki ke kantor di bawah terik matahari. Langkahnya ringan, namun jejak keteladanannya tertinggal kuat.

Banyak pemimpin menjadi besar karena jabatan. Namun hanya sedikit yang menjadi agung karena kerendahan hati.

Dan pada siang itu, di sebuah warung kecil di pinggir jalan Kota Kupang, penulis berjumpa dengan salah satunya Isidorus Lilijawa, Direktur PDAM Kota Kupang, pemimpin yang memilih hidup apa adanya dan meninggalkan teladan luar biasa.

Sederhana bukan berarti kurang.
Sederhana adalah kejernihan hati yang memuliakan sesama. (Goe)




Pimpin Apel Pagi, PLT Kadis P dan K Tegaskan Komitmen Lahirkan Generasi Hebat Kota Kupang

Kupang, nwartapedia.com — Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Kupang, Ernest Ludji, M.M, memberikan pengarahan inspiratif kepada seluruh aparatur dan pegawai dalam apel pagi yang berlangsung di halaman kantor dinas, Selasa (25/11/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Ernest menegaskan kembali pentingnya peran jajaran Dinas P dan K sebagai wajah pendidikan dan kebudayaan Kota Kupang.

Ernest menyebut seluruh staf Dinas P dan K adalah pribadi terdidik dan berbudaya yang memegang peran strategis dalam melahirkan generasi unggul bagi masa depan daerah.

“Staf Dinas P dan K Kota Kupang adalah manusia terdidik dan berbudaya. Di sinilah etalase masyarakat Kota Kupang yang melahirkan orang-orang hebat,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh pegawai menjadikan momen apel pagi sebagai ruang refleksi tentang kontribusi nyata yang telah diberikan.

“Momentum ini mengajak kita melihat ke dalam diri masing-masing: apa peran yang sudah kita jalankan dan karya apa yang telah kita berikan bagi kota ini, khususnya bagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang kita cintai,” ujarnya.

Menjawab pertanyaan seputar statusnya sebagai Pelaksana Tugas, Ernest menegaskan bahwa dirinya memegang mandat penuh hingga Februari 2025.

Ia menekankan bahwa jabatan ini merupakan amanah yang harus dilaksanakan dengan tanggung jawab penuh.

“Saya menerima mandat sampai Februari dengan kewenangan penuh untuk memimpin dan memastikan tugas kita berjalan dengan baik. Jabatan ini bukan saya minta, tetapi perintah pimpinan, yang dalam pemerintahan kita yakini sebagai wakil Tuhan di dunia,” kata Ernest.

Pada kesempatan itu, Ernest juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pendidik dan tenaga kependidikan yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang merayakan HUT ke-80 pada 25 November 2025.

“Atas nama pribadi dan keluarga, saya mengucapkan Selamat Ulang Tahun untuk keluarga besar PGRI. Tanpa kue pun, doa dan rasa syukur adalah persembahan terbaik bagi guru,” ungkapnya disambut tepuk tangan peserta apel.

Ia menambahkan bahwa tidak ada satu pun tokoh besar dunia yang berhasil tanpa jasa seorang guru.

“Semua orang hebat lahir dari tangan seorang guru. Tanpa guru, kita tidak mungkin berdiri dan mencapai apa yang kita raih hari ini,” tegasnya.

Menutup arahannya, Ernest mengingatkan bahwa peran tenaga pendidik sangat menentukan kesiapan generasi muda menghadapi Bonus Demografi 2045 dan mewujudkan Indonesia Emas.

“Apakah bonus demografi 2045 menjadi berkah atau beban, sangat tergantung pada apa yang kita lakukan hari ini,” pungkasnya.

Apel pagi ditutup dengan seruan semangat bersama:

“Merdeka Belajar! Guru Hebat Indonesia Maju!” (Disdikbud)




TBM Gading Taruna Terima Sumbangan Buku, Gerakkan Kembali Semangat Literasi di Kupang

Kupang,nwartapedia.com –  Upaya memperkuat budaya baca di Kota Kupang kembali mendapat dorongan berarti. Taman Baca Masyarakat (TBM) Gading Taruna, yang berlokasi di RT 006/RW 003 Kelurahan Bello, Kecamatan Maulafa, menerima sumbangan paket buku cerita umum dari Veronika Suci Fridani.

Paket tersebut difasilitasi dan diserahkan langsung oleh Thomas A. Sogen, penulis buku sekaligus mantan guru di Kabupaten Kupang.

Bantuan buku diterima oleh pengelola TBM Gading Taruna, Goris Takene, di halaman TBM yang menjadi pusat aktivitas membaca warga setempat.

Koleksi baru ini diharapkan dapat memperkaya bahan bacaan bagi anak-anak, remaja, hingga masyarakat umum yang selama ini menjadikan TBM sebagai ruang belajar alternatif.

Dalam sambutannya, Thomas Sogen menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap kondisi literasi di Nusa Tenggara Timur.

Menurutnya, perkembangan teknologi yang semakin pesat belum diiringi dengan tumbuhnya minat membaca generasi muda.

“Kita berada di zaman serba cepat dan serba digital, tapi ironisnya minat baca justru menurun. Banyak anak dan remaja kini lebih dekat dengan gawai daripada buku. Jika ini dibiarkan, literasi akan tenggelam pelan-pelan,” tegas Thomas.

“Karena itu, gerakan kecil seperti membagikan buku adalah bentuk perlawanan terhadap kemerosotan minat baca. Saya berharap lebih banyak pihak ikut terlibat,” tambahnya.

Goris Takene, pengelola TBM, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan.

Ia menegaskan bahwa TBM Gading Taruna hadir bukan hanya untuk menyimpan buku, tetapi untuk menyalakan kembali semangat belajar warga.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Buku-buku ini akan sangat bermanfaat bagi anak-anak dan remaja di Bello,” ujar Goris.

“Gerakan literasi bukan tugas satu dua orang, tetapi tugas bersama demi menyelamatkan masa depan generasi. Kami berharap semakin banyak pihak ikut menjaga agar literasi tidak terkikis oleh derasnya perkembangan teknologi.”ujarnya.

Penyerahan buku ini sekaligus menjadi pengingat bahwa meski era digital terus berkembang, kebutuhan akan ruang baca dan interaksi literasi tetap tidak tergantikan.

Buku, kata Goris, masih menjadi sumber pengetahuan, imajinasi, dan pembentukan karakter yang penting bagi masyarakat.

TBM Gading Taruna berkomitmen terus membuka ruang belajar, mengadakan program literasi, serta mengajak masyarakat ikut dalam pengumpulan dan distribusi buku ke desa-desa dan taman baca lainnya di wilayah NTT.

Thomas Sogen tampak menyerahkan paket buku kepada Goris Takene di halaman TBM Gading Taruna, dengan latar rak dan meja sederhana berisi deretan koleksi bacaan.

Penulis: Gregor Takene




Pembentukan Panitia Satlak Tarung Derajat Kota Kupang dan Rapat Koordinasi Menjelang Satlak Tarung Derajat Kota Kupang Open

Kupang nwartapedia.com  –  Pengurus Tarung Derajat Kota Kupang menggelar rapat koordinasi sekaligus silaturahmi keluarga besar Tarung Derajat Kota Kupang pada Jumat (20/11/2025) bertempat di Kantor Dinas Kepemudaan dan Olahraga NTT, khususnya Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga. Pertemuan ini dihadiri para pengurus inti, pelatih, serta perwakilan sejumlah Satuan Latihan (Satlak) di Kota Kupang.

Hadir dalam rapat tersebut Ketua Umum Tarung Derajat Kota Kupang, Dr. Frans Sales, S.Pd., MM, Ketua Harian, Sekretaris Umum Rudi Adoe, S.Sos, serta Bendahara Umum Maria Fatubun, S.Sn., Pd.

Selain itu, turut hadir para pelatih dari berbagai satlak, di antaranya Kang Edo (Satlak Polresta Kupang), Kang Martin beserta atlet Satlak Brimob NTT, perwakilan Satlak BPSDM NTT yang diwakili asisten pelatih Kang Defrit, serta pelatih dari Satlak Sport Center Oepoi Kupang, dan sederet satlak lainnya.

Dalam rapat tersebut, peserta menyepakati pelaksanaan dua kegiatan utama yang akan dipadukan pelaksanaannya, yakni Pelatihan Peningkatan SDM Pelatih Tarung Derajat Kota Kupang dan Event Kejuaraan “Satlak Tarung Derajat Kota Kupang Open”

Event ini sekaligus akan memperebutkan Tropi Piala Wali Kota Kupang.

Adapun kelas yang dipertandingkan meliputi Festival Kids (usia dini), kelas anak-anak, remaja, dan dewasa.

Kegiatan ini bertujuan sebagai bentuk evaluasi menyeluruh terhadap program latihan yang telah diberikan para pelatih selama setahun terakhir. Evaluasi mencakup aspek fisik, teknik, taktik, hingga mental bertanding atlet.

Selain itu, event ini diharapkan mampu menciptakan atmosfer kompetisi yang sehat dan membentuk karakter bertanding bagi atlet-atlet binaan pada setiap satlak di Kota Kupang.

Untuk memastikan kegiatan berjalan terencana dan terkoordinasi, rapat memutuskan pembentukan panitia kecil yang nantinya bertugas membagi peran dan tanggung jawab sesuai bidang masing-masing, sehingga proses persiapan hingga pelaksanaan dapat berjalan optimal.

Para pelatih pun diimbau segera melakukan komunikasi, konsolidasi, pemantauan, dan identifikasi atlet pada masing-masing satlak mulai hari ini guna mempersiapkan diri menuju pelaksanaan event “Satlak Tarung Derajat Kota Kupang Open”.

Rapat dipimpin langsung oleh Sekretaris Tarung Derajat Kota Kupang, didampingi oleh Ketua Umum dan Bendahara.

BOX

“Aku ramah, bukan berarti takut.
Aku tunduk, bukan berarti aku takluk.” (MI)