Ketua YJI NTT Theo Widodo Ajak Masyarakat Awali 2026 dengan Senam Jantung Sehat

Kupang,nwartapedia.com  – Mengawali tahun baru 2026, Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Utama Provinsi Nusa Tenggara Timur periode 2024–2029 yang baru dilantik, Ir. Theo Widodo, mengajak masyarakat untuk menjadikan hidup sehat sebagai komitmen bersama melalui kegiatan Senam Jantung Sehat yang digelar di halaman depan Kantor BPR Christa Jaya, Sabtu (3/1/2026) pagi.

Dalam sambutannya, Ir. Theo Widodo menekankan pentingnya menjaga kesehatan jantung sejak dini serta mengajak masyarakat untuk rutin mengikuti senam yang dilaksanakan pada Sabtu pertama dan ketiga setiap bulan, pukul 06.00 WITA.

“Mengawali tahun baru 2026 ini adalah momen yang tepat untuk kita semua hidup lebih sehat. Saya mengajak Bapak Ibu semua untuk datang, ajak basudara, teman, sahabat, dan keluarga. Jantung adalah pusat tubuh kita, kalau jantung sehat maka tubuh kita juga sehat,” ujar Theo Widodo.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan senam jantung sehat ini memiliki keistimewaan karena tidak hanya berolahraga bersama, tetapi juga mendapatkan edukasi langsung dari para dokter spesialis jantung dan pembuluh darah.

Selain itu, peserta juga disediakan snack dan door prize pada kesempatan tertentu.

Theo Widodo juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Christofel Liyanto selaku pimpinan BPR Christa Jaya sekaligus Wakil Ketua l YJI Cabang Utama Provinsi NTT yang telah menyediakan tempat dan perlengkapan, serta kepada seluruh pengurus dan relawan YJI yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Kegiatan senam jantung sehat kali ini turut dihadiri sejumlah dokter, antara lain dr. Leonora Johana Tiluata, Sp.JP, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah yang merupakan dokter jantung senior di NTT, dr. Muhamad Bayu Aji, Sp.JP, dokter spesialis jantung yang bertugas di RS TNI AL dan RS Bhayangkara, serta dr. Dewa Ayu Made Dwi Suswati, dokter spesialis penyakit dalam yang juga aktif membina Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis).

Dalam sambutannya, dr. Leonora menjelaskan bahwa Yayasan Jantung Indonesia berperan sebagai garda terdepan dalam edukasi dan pencegahan penyakit jantung di masyarakat, sementara para dokter yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Cabang Utama NTT akan secara bergantian hadir mendampingi setiap kegiatan senam.

“Setiap senam jantung sehat, kami akan hadir untuk memberikan edukasi, pendampingan, dan menjawab pertanyaan dari Bapak Ibu semua. Ke depan, kami juga berharap akan ada pemeriksaan kesehatan sederhana seperti cek tekanan darah, gula darah, dan kolesterol,” jelas dr. Leonora.

Sementara itu, dr. Muhamad Bayu Aji, Sp.JP dalam edukasinya mengingatkan pentingnya menerapkan prinsip CERDIK untuk menjaga kesehatan jantung, yakni Cek kesehatan secara rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin berolahraga, Diet sehat seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stres.

“Olahraga itu penting, tapi harus disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing. Tidak perlu mengikuti tren olahraga berat. Senam seperti ini sudah sangat baik bila dilakukan rutin. Yang terpenting adalah konsistensi dan mengenali batas kemampuan diri,” tegas dr. Bayu.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan pemeriksaan kesehatan, terutama bagi usia di atas 40 tahun, karena banyak penyakit jantung yang tidak menimbulkan gejala namun berisiko fatal.

Di tempat yang sama, dr. Dewa Ayu Made Dwi Suswati menambahkan bahwa olahraga dan pemeriksaan rutin sangat penting terutama bagi penderita hipertensi dan diabetes yang berisiko tinggi mengalami serangan jantung dan stroke.

“Jangan tunggu merasa sakit baru periksa. Tekanan darah tinggi dan gula darah tinggi sering tidak bergejala, tapi risikonya sangat besar. Jadikan olahraga sebagai budaya hidup, lakukan setiap hari meskipun hanya di rumah,” pesannya.

Kegiatan senam jantung sehat ini disambut antusias oleh peserta dari berbagai kalangan, termasuk komunitas Prolanis.

Yayasan Jantung Indonesia Cabang Utama NTT berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah kebersamaan sekaligus sarana edukasi kesehatan jantung bagi masyarakat Kota Kupang dan sekitarnya. (MI)




Pengamat: Kenaikan PAD Kota Kupang Layak Diapresiasi

Kupang,nwartapedia.com  – Pengamat Ekonomi Politik Nasional, Ferdy Hasiman, menilai kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Kupang sebagai capaian positif yang patut diapresiasi.

Menurutnya, peningkatan tersebut merupakan hasil kerja keras pemerintah kota melalui kebijakan-kebijakan yang terukur dan tepat sasaran.

Ferdy menyebut, dalam 10 bulan terakhir dirinya melihat langsung adanya peningkatan aktivitas ekonomi di Kota Kupang. Konsumsi masyarakat mengalami kenaikan, pusat-pusat keramaian tumbuh signifikan, dan arus mobilitas warga semakin tinggi.

“Ini bukan terjadi secara kebetulan. Dalam 10 bulan terakhir konsumsi di Kota Kupang meningkat, pusat-pusat keramaian naik tajam, dan mobilitas masyarakat sangat tinggi. UMKM juga hidup karena didukung kebijakan-kebijakan pemerintah kota seperti program Seboak,” ujar Ferdy.

Ia menambahkan, kebangkitan UMKM menjadi salah satu faktor penting yang berkontribusi terhadap peningkatan PAD. Kebijakan yang berpihak pada pelaku usaha kecil dinilai berhasil mendorong perputaran ekonomi lokal.

Selain itu, Ferdy menilai Pemerintah Kota Kupang cukup jeli dalam menggali sumber-sumber PAD baru. Sinergi antara pemerintah dan jajaran birokrat kota dinilai berjalan efektif dalam mengoptimalkan potensi pendapatan daerah.

“Pemerintah kota bersama birokrat-birokratnya mampu membaca peluang dan menggali sumber-sumber PAD secara maksimal. Kerja keras ini tentu patut kita apresiasi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ferdy menyoroti bahwa capaian kenaikan PAD tersebut terjadi di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Kondisi ini, menurutnya, menjadi nilai tambah bagi kinerja Pemerintah Kota Kupang.

“Di saat banyak daerah mengalami tekanan akibat efisiensi anggaran, Kota Kupang justru mampu meningkatkan PAD. Ini sangat membantu keuangan daerah dan menunjukkan pengelolaan fiskal yang baik,” pungkas Ferdy. (MI)




Pemkot Kupang Serahkan 30 Unit Rumah Layak Huni, Ibu Ansi Daniel: Negara Hadir untuk Kami

Kupang nwartapedia.com  –   Pemerintah Kota Kupang secara resmi menyerahkan bantuan Rumah Layak Huni (RLH) bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan korban bencana tahun 2025.

Kegiatan ini berlangsung di Kelurahan Fatufeto pada Sabtu, 27 Desember 2025, dan dihadiri oleh perwakilan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Nusa Tenggara II, Kepala Dinas PUPR Provinsi NTT, Ketua DPD REI NTT, jajaran Kepala OPD Kota Kupang, para camat dan lurah, Karang Taruna Kota Kupang, insan pers, serta masyarakat penerima bantuan.

Kepala Bidang Permukiman Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kota Kupang, Bustaman, dalam laporannya menyampaikan bahwa pada tahun 2025 Pemkot Kupang membangun 30 unit rumah layak huni, terdiri dari 28 unit untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan 2 unit untuk korban bencana.

“Rumah-rumah ini tersebar di enam kecamatan dan 21 kelurahan di Kota Kupang, dengan total anggaran sebesar Rp2,4 miliar yang bersumber dari APBD Kota Kupang Tahun Anggaran 2025,” jelas Bustaman.

Program ini merupakan bagian dari dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap program nasional pembangunan 3 juta rumah, sekaligus upaya mengurangi kawasan kumuh dan mengubah rumah tidak layak huni menjadi rumah yang memenuhi standar keselamatan, kesehatan, dan kenyamanan.

Salah satu penerima bantuan, Ibu Ansi Daniel, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada Pemerintah Kota Kupang.

“Puji dan syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Bantuan rumah ini adalah bukti nyata bahwa negara dan pemerintah kota hadir untuk kami masyarakat kecil dan korban bencana. Kami sangat bersyukur karena baru tahun ini ada perhatian khusus bagi korban bencana,” ujar Ibu Ansi Daniel dalam sambutannya.

Ia juga mengapresiasi kerja keras Dinas PRKP dan seluruh pihak yang terlibat, seraya berharap program rumah layak huni dapat terus berlanjut di tahun-tahun mmendatang.

Sementara itu, Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, dalam sambutannya menegaskan bahwa penyerahan kunci rumah bukan sekadar seremonial.

“Rumah ini bukan hanya bangunan fisik, tetapi simbol kehadiran pemerintah, simbol keluarga, tempat tumbuhnya harapan, iman, dan masa depan anak-anak,” tegas Wali Kota.

Ia juga mengungkapkan bahwa pembangunan rumah tetap dipertahankan meskipun dilakukan efisiensi anggaran, termasuk penghematan perjalanan dinas dan pengadaan kendaraan dinas, demi memastikan bantuan rumah layak huni tetap berjalan.

“Satu rumah dibangun dengan anggaran Rp80 juta, namun kualitasnya kami tingkatkan. Ini adalah bentuk pengorbanan dan komitmen pemerintah untuk rakyat,” tambahnya.

Acara ditutup dengan penyerahan kunci rumah secara simbolis oleh Wali Kota Kupang, serta pembagian bingkisan Natal dari Karang Taruna Kota Kupang kepada para penerima bantuan.

Dalam suasana Natal, Wali Kota mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga harapan dan merawat rumah dengan cinta, sembari bersama-sama membangun Kota Kupang sebagai Kota Kasih. (MI)




Keluarga Besar Tarung Derajat Kota Kupang Gelar Try In dan Pelatihan Dasar Pelatih

Kupang,nwartapedia.com  – Keluarga Besar Olahraga Tarung Derajat Kota Kupang menggelar Kegiatan Try In (Gelar Matras) dan Pelatihan Dasar Pelatih Tarung Derajat yang berlangsung selama dua hari, 21–22 Desember 2025, bertempat di GOR Flobamoraya Kupang.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Satuan Latihan (Satlat/Sartlak) Tarung Derajat se-Kota Kupang dan sekitarnya, dengan peserta dari kategori anak-anak/pelajar hingga dewasa.

Agenda ini menjadi bagian penting dari program pembinaan Tarung Derajat Kota Kupang tahun 2025.

Acara secara resmi dibuka oleh Ketua Umum KONI Kota Kupang yang diwakili oleh Ketua Bidang I KONI Kota Kupang, Drs. Ambo Ambojo, M.Si.

Dalam sambutannya, KONI Kota Kupang memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan Try In dan Pelatihan Dasar Pelatih tersebut.

Menurutnya, Tarung Derajat memiliki keunggulan sebagai cabang olahraga yang independen dan tidak terfragmentasi oleh banyak perguruan, sehingga lebih mudah dikelola dan dibina secara sistematis.

Ia berharap ke depan desain pembinaan Tarung Derajat Kota Kupang dapat terus ditingkatkan dan berkelanjutan.

Ketua Umum Tarung Derajat Kota Kupang, Dr. Frans Sales, dalam laporan kegiatannya menyampaikan bahwa kegiatan ini didasari oleh keprihatinan terhadap rendahnya popularitas olahraga di masyarakat Indonesia dan Asia Tenggara, serta sulitnya pencapaian prestasi olahraga di tingkat dunia. Oleh karena itu, pembinaan yang terencana, terukur, dan berbasis regulasi menjadi kebutuhan mutlak.

Kegiatan ini berlandaskan pada sejumlah regulasi, antara lain Perpres Nomor 86 Tahun 2021 tentang DBON, UU Nomor 11 Tahun 2022, Permenpora Nomor 15 Tahun 2023, Permen Nomor 16 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Event/Kejuaraan, serta Program Kerja Tarung Derajat Kota Kupang.

Tujuan utama kegiatan Try In dan Pelatihan Pelatih Dasar ini adalah untuk Mengevaluasi program pembinaan selama satu tahun berjalan (2025) terhadap pengurus, pelatih, dan atlet, Meningkatkan serta membentuk mental bertanding atlet,  Mengidentifikasi atlet-atlet muda potensial sebagai bagian dari pembinaan lanjutan dan persiapan menuju Kejuaraan Daerah, POPDA, hingga POPNAS serta Membangun silaturahmi, persaudaraan, persatuan, dan soliditas antara atlet, pelatih, serta pengurus sebagai modal sosial yang kuat.

Kegiatan ini didukung oleh Dana Hibah KONI Kota Kupang melalui Dispora Kota Kupang sebesar Rp50 juta, yang dialokasikan untuk Memfasilitasi dua atlet Tarung Derajat Kota Kupang mengikuti PON Bela Diri di Kudus, Jawa Tengah, Oktober 2025,

Pelaksanaan Try In dan latihan tanding bersama antar Satlat se-Kota Kupang Pelatihan pelatih serta peningkatan pengetahuan dasar Tarung Derajat bagi pelatih dan atlet.

Turut hadir dalam pembukaan kegiatan ini antara lain Wakil Ketua Umum Tarung Derajat Provinsi NTT, Kang Guru Jago, yang juga bertindak sebagai Inspektur Pertandingan, para official, pelatih, serta atlet dari berbagai Satlat.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, juga dilakukan penyerahan buku berjudul “Strategi Kepelatihan Menuju Prestasi Olahraga” karya Dr. Frans Sales, S.Od, MM.

Buku tersebut diserahkan kepada KONI Kota Kupang melalui Ketua Bidang I KONI, kepada Pengprov Tarung Derajat NTT melalui Wakil Ketua, serta kepada para pelatih Satlat sebagai buku pegangan kepelatihan.

Menutup kegiatan, Ketua Umum Tarung Derajat Kota Kupang menyampaikan harapan akan dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat Kota Kupang agar pembinaan Tarung Derajat dapat berjalan tertib, aman, lancar, dan berprestasi.

“Salam Olahraga Jaya. Box! Aku ramah bukan berarti takut. Aku tunduk bukan berarti aku takluk,” tegasnya. (MI)




Rakorwil DPW PSI NTT Jadi Momentum Konsolidasi Total Menuju Pemilu 2029

Kupang,nwartapedia.com   – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) pada Jumat, 18 Desember 2025, bertempat di Hotel Harper Kupang.

Kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi menyeluruh bagi PSI NTT dengan melibatkan seluruh struktur partai dari tingkat provinsi hingga ranting.

Rakorwil DPW PSI NTT tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Indonesia yang juga pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI, Ratu Ayu Isyqna Bagus Oka.

Acara berlangsung tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan kader dari berbagai daerah di NTT.

Peserta Rakorwil terdiri dari jajaran pengurus DPW, DPD, dan DPC se-NTT, serta pengurus tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan.

Selain itu, seluruh anggota DPRD PSI se-NTT, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, turut hadir. Sejumlah kepala daerah yang merupakan kader PSI juga tampak mengikuti kegiatan tersebut.

Ketua DPW PSI Provinsi NTT sekaligus Wali Kota Kupang, Dokter Christian Widodo, dalam konferensi pers menegaskan bahwa Rakorwil ini merupakan momentum penting untuk memperkuat soliditas partai sekaligus memantapkan langkah PSI dalam menghadapi agenda politik ke depan.

“Hari ini DPW PSI NTT mengadakan Rakorwil yang diikuti oleh seluruh pengurus dari DPW, DPD, DPC hingga tingkat ranting. Mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa, dan kelurahan semuanya hadir. Seluruh anggota DPRD PSI se-NTT juga ikut dalam kegiatan ini,” ujar Christian Widodo.

Ia mengungkapkan bahwa saat ini PSI NTT memiliki delapan kursi legislatif, dengan empat di antaranya merupakan kader murni yang diusung dan dibesarkan langsung oleh partai.

Hal ini, menurutnya, menjadi modal penting untuk memperkuat kerja-kerja politik PSI di daerah.

“Ini menunjukkan bahwa PSI NTT terus bertumbuh. Kita punya delapan kursi legislatif dan empat di antaranya adalah kader murni PSI,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Christian Widodo menegaskan bahwa PSI NTT telah merumuskan tiga strategi utama dalam menghadapi Pemilu mendatang. Strategi tersebut meliputi pembenahan dan pelengkapan struktur organisasi hingga tingkat paling bawah, pemetaan serta penyiapan calon legislatif yang memiliki potensi dan integritas, serta penegasan instruksi kepada seluruh kader untuk hadir dan bekerja nyata bagi kepentingan rakyat.

“Kalau diringkas, ada tiga strategi utama. Pertama, membenahi dan melengkapi struktur partai. Kedua, memetakan caleg-caleg potensial. Ketiga, menginstruksikan seluruh kader untuk hadir dan bekerja untuk rakyat. Jika tiga hal ini dijalankan dengan konsisten, saya yakin PSI bisa melaju lebih jauh,” tegasnya.

Selain itu, PSI NTT juga menargetkan agar setiap daerah pemilihan (dapil) di NTT ke depan dapat memiliki minimal satu fraksi PSI, baik di tingkat kabupaten/kota maupun di tingkat provinsi.

Target tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat posisi PSI dalam mengawal kebijakan publik, baik di daerah maupun di tingkat nasional.

Sementara itu, Ketua Panitia Rakorwil yang juga Ketua DPD PSI Kota Kupang, Filmon Loasana, menyampaikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan kegiatan Rakorwil DPW PSI NTT.

“Puji Tuhan, kegiatan hari ini berjalan dengan baik dan sukses. Arahan dari Ketua DPW PSI NTT, Pak Dr. Christian Widodo, akan kami tindak lanjuti. Sebagai kader, kami siap menyiapkan dan menguatkan seluruh struktur partai untuk menghadapi Pemilu 2029,” ujar Filmon.

Rakorwil DPW PSI NTT ini diharapkan menjadi titik awal penguatan konsolidasi internal partai serta kesiapan struktur PSI di NTT dalam menghadapi dinamika politik nasional dan daerah ke depan. (MI)




Kota Kupang Raih Apresiasi Khusus Bappenas, Tertinggi dalam Progres Perencanaan Pembangunan

Kupang,nwartapedia.com   – Pemerintah Kota Kupang kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) memberikan Apresiasi Khusus Kinerja dan Inisiatif Pembangunan Daerah kepada Kota Kupang sebagai daerah dengan progres perencanaan tertinggi.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Kementerian PPN/Sekretaris Utama Bappenas, Teni Widuriyanti, bersama Deputi Bidang Pengendalian, Evaluasi, dan Manajemen Risiko Pembangunan Bappenas, Erwin Dimas, dan diterima oleh Plt. Kepala Bappeda Kota Kupang, Wildrian Ronald Otta, di Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Senin (15/12).

Apresiasi ini menjadi penanda kuat bahwa Kota Kupang dinilai berhasil menunjukkan lompatan signifikan dalam kualitas, konsistensi, serta keselarasan dokumen perencanaan pembangunan daerah dengan arah kebijakan pembangunan nasional.

Selain Kota Kupang, apresiasi khusus kategori progres perencanaan tertinggi juga diberikan kepada Provinsi Papua Pegunungan dan Kabupaten Bone Bolango sebagai daerah otonomi baru yang dinilai mampu bergerak cepat dan adaptif dalam menyusun fondasi perencanaan pembangunan.

Dalam sambutannya, Teni Widuriyanti menegaskan bahwa tahun 2025 menjadi momentum krusial karena merupakan tahun pertama implementasi penuh seluruh dokumen perencanaan pasca transisi kepemimpinan nasional dan daerah.

“Seluruh tahapan perencanaan, mulai dari RPJPD 2025–2045, RPJMN 2025–2029, hingga rencana kerja pemerintah pusat dan daerah, harus benar-benar selaras. Sumber pertumbuhan nasional itu ada di daerah. Jika daerah tidak bergerak, target nasional tidak akan tercapai,” tegasnya.

Ia menambahkan, apresiasi ini bukan sekadar penghargaan simbolik, melainkan instrumen strategis untuk memperkuat sinergi pusat dan daerah, mendorong efektivitas pencapaian sasaran pembangunan, serta mengangkat praktik-praktik baik yang dapat direplikasi oleh daerah lain.

Bappenas menilai progres Kota Kupang tidak hanya terlihat dari kelengkapan dokumen perencanaan, tetapi juga dari kedalaman analisis, sinergi lintas sektor, serta keberanian pemerintah daerah dalam melakukan inovasi kebijakan sebagai pijakan transformasi pembangunan.

Selain kategori khusus, Bappenas juga memberikan apresiasi kinerja dan inisiatif pembangunan daerah kepada sejumlah daerah lain, yakni:

  • Kategori Provinsi: Jawa Barat, DKI Jakarta, Lampung, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara.
  • Kategori Kota: Depok, Magelang, Palu, Malang, dan Yogyakarta.
  • Kategori Kabupaten: Sidoarjo, Bandung, Muara Enim, Bantul, dan Temanggung.

Proses penilaian melibatkan 114 Tim Penilai Teknis dan 16 Tim Penilai Utama, dengan tiga aspek utama penilaian, yaitu kualitas perencanaan, pencapaian indikator pembangunan dan tata kelola, serta program unggulan daerah yang berdampak langsung pada sasaran RPJMN.

Deputi Bidang Pengendalian, Evaluasi, dan Manajemen Risiko Pembangunan Bappenas, Erwin Dimas, menegaskan bahwa daerah penerima apresiasi, termasuk Kota Kupang, akan mendapatkan dukungan peningkatan kapasitas manajemen risiko pembangunan ke depan.

“Setiap program prioritas harus diidentifikasi risikonya sejak awal, dipetakan solusinya, dan dikendalikan secara periodik. Pendekatan ini akan kami dorong hingga ke daerah agar pembangunan semakin tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujarnya.

Apresiasi ini sekaligus menempatkan Kota Kupang sebagai salah satu daerah yang dinilai siap menjadi motor penggerak pembangunan nasional dari kawasan timur Indonesia, sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi, penurunan kemiskinan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Sementara itu, Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo, yang ditemui di kesempatan terpisah, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa kerja-kerja perencanaan yang dilakukan Pemerintah Kota Kupang mulai menunjukkan hasil nyata.

“Penghargaan ini bukan tujuan akhir, tetapi penanda bahwa Kota Kupang berada di jalur yang benar. Kami membangun perencanaan secara serius, terukur, dan berpihak pada kebutuhan riil masyarakat,” ungkapnya.

Menurutnya, perencanaan yang kuat merupakan kunci agar setiap program pembangunan benar-benar berdampak dan tidak berhenti pada tataran administratif. Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Kupang untuk terus menyelaraskan dokumen perencanaan daerah dengan kebijakan nasional, mulai dari RPJPD, RPJMD, hingga rencana kerja tahunan.

“Kami percaya, pembangunan yang baik selalu dimulai dari perencanaan yang matang. Jika perencanaannya rapi, pelaksanaannya lebih terarah, dan manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh warga,” pungkasnya. ***




Pemkot Kupang Finalisasi Rencana Kontinjensi Gempa Bumi 2025

Kupang, nwartapedia.com — Salah satu upaya pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Sub Urusan Bencana di Kota Kupang adalah tersedianya Dokumen Rencana Kontinjensi untuk setiap jenis bencana yang telah teridentifikasi dalam Dokumen Kajian Risiko Bencana Kota Kupang, yakni sebanyak 10 jenis bencana.

Hingga saat ini, Pemerintah Kota Kupang telah memiliki lima Dokumen Rencana Kontinjensi untuk lima jenis bencana. Pada tahun 2025, Pemerintah Kota Kupang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang kembali menyusun Dokumen Rencana Kontinjensi Gempa Bumi.

Penyusunan dokumen ini telah melalui tahapan Workshop Draft 1 yang dilaksanakan pada 5 November 2025.

Sebagai tindak lanjut, BPBD Kota Kupang menggelar Workshop Draft Final Rencana Kontinjensi Gempa Bumi guna memperoleh masukan terakhir dari para pemangku kepentingan sekaligus menyempurnakan dokumen sebelum dilegalisasi melalui Peraturan Wali Kota Kupang.

Workshop Draft Final tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Pelaksana BPBD Kota Kupang, Ernest Ludji, pada Selasa (16/12/2025), bertempat di Hotel Neo Eltari Kupang.

Dalam sambutannya, Ernest Ludji menegaskan bahwa meskipun hingga saat ini Kota Kupang belum mengalami bencana besar seperti yang terjadi di wilayah Aceh dan Sumatera, hal tersebut tidak boleh membuat masyarakat dan pemerintah lengah.

“Walaupun hari ini Kota Kupang belum mengalami bencana besar, bukan berarti kita duduk dan berdiam diri. Kita harus terus berkolaborasi secara pentahelix untuk melaksanakan upaya pencegahan, mitigasi, serta persiapan menghadapi berbagai ancaman bencana yang bisa terjadi,” ujar Ernest.

Ia menjelaskan bahwa pembahasan Draft Final Rencana Kontinjensi Gempa Bumi merupakan bagian dari proses panjang yang telah dilakukan berdasarkan data dan fakta risiko bencana yang ada.

“Hari ini kita membahas draft final Rencana Kontinjensi Gempa Bumi Kota Kupang Tahun 2025. Ini merupakan proses identifikasi dan penyusunan penanganan bencana ke depan. Proses ini tidak hanya dilakukan hari ini, tetapi sudah berlangsung sejak beberapa waktu lalu dan hari ini kita lakukan finalisasi,” jelasnya.

Ernest Ludji menambahkan bahwa workshop Draft Final merupakan kewajiban bagi pemerintah kabupaten, kota, maupun provinsi. Melalui forum ini, seluruh peserta diharapkan dapat berkontribusi aktif dalam menyusun dokumen yang akan menjadi acuan bersama saat terjadi bencana di Kota Kupang.

“Dokumen ini sangat penting sebagai pedoman bersama dalam penanganan bencana, sehingga respons yang dilakukan dapat lebih terarah, terkoordinasi, dan efektif,” pungkasnya. (MI)




Festival Kopi Kota Kupang Jadi Wadah Kolaborasi dan Penguatan UMKM Lokal

Kupang, nwartapedia.com — Pemerintah Kota Kupang kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta Industri Kecil Menengah (IKM) lokal, khususnya di sektor kopi, melalui pelaksanaan Festival Kopi Kota Kupang.

Kegiatan yang digelar pada malam hari ini melibatkan langsung para pelaku usaha kopi lokal sebagai bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap produk unggulan daerah.

Mewakili Wali Kota Kupang, Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jefri Pelt, secara resmi membuka festival tersebut. Sekda hadir didampingi Plt Asisten I Ignasius Lega, Asisten II, Asisten III Yanuar Daly, Kepala Badan Keuangan Daerah Jimi Tunliu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Ernest Ludji, serta Kepala Dinas Perindustrian Alfred Lakabela. Kehadiran jajaran pimpinan OPD ini menjadi penegasan keseriusan Pemerintah Kota Kupang dalam mendorong pertumbuhan UMKM dan IKM kopi.

Dalam sambutannya, Sekda Jefri Pelt menyampaikan permohonan maaf dari Wali Kota Kupang yang sedianya hadir langsung namun berhalangan karena adanya pergeseran jadwal dan kewajiban menghadiri agenda strategis lainnya.

Pada waktu yang sama, Wakil Wali Kota Kupang juga harus bertolak ke Soe untuk menjalankan tugas pemerintahan.

“Namun ketidakhadiran beliau tidak mengurangi komitmen pemerintah. Kehadiran para asisten dan pimpinan OPD malam ini merupakan bukti nyata bahwa Pemerintah Kota Kupang sungguh-sungguh mendukung para pelaku UMKM dan IKM kopi,” tegas Sekda.

Sekda juga menyoroti pelaksanaan festival yang diikuti oleh 10 peserta, meskipun pada malam pembukaan baru 8 booth yang terisi.

Ia berharap seluruh booth dapat segera terisi penuh sebagai wujud antusiasme dan kepercayaan pelaku usaha terhadap ruang promosi yang disediakan pemerintah.

Menariknya, dalam sambutan yang komunikatif dan reflektif, Sekda Jefri Pelt mengaitkan kopi dengan filosofi kehidupan dan kepemimpinan.

Ia mengaku sebagai penikmat kopi dan menekankan bahwa kopi bukan sekadar minuman, melainkan simbol kolaborasi.

“Rasa terbaik dari kopi tidak lahir dari satu unsur saja. Ada kopi, ada gula, tetapi yang paling penting adalah orang yang meraciknya. Di situlah makna kolaborasi,” ujarnya.

Menurutnya, tema festival kopi yang diangkat oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan sejalan dengan semangat Pemerintah Kota Kupang yang terus mendorong kolaborasi, baik internal maupun eksternal, dalam membangun kota.

Festival kopi ini tidak hanya menghadirkan cita rasa, tetapi juga membawa pesan tentang sinergi, kebersamaan, dan kerja kolektif.

“Kegiatan ini bukan hanya soal menikmati kopi yang enak, tetapi tentang memahami bahwa setiap hal baik yang kita nikmati lahir dari banyak tangan, banyak pikiran, dan banyak kerja sama,” lanjutnya.

Sekda optimistis bahwa melalui festival kopi ini, para pelaku usaha lokal akan semakin berkembang. Pemerintah Kota Kupang, kata dia, terus menyiapkan berbagai ruang dan lokasi strategis sebagai wadah promosi dan penyajian kopi lokal berkualitas agar kopi Kupang memiliki identitas dan daya saing yang kuat.

Menutup sambutannya, Sekda Jefri Pelt menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, peserta, serta pihak-pihak yang telah mendukung terselenggaranya Festival Kopi Kota Kupang.

“Terima kasih atas kehadiran semua pihak. Kami yakin dan percaya, dengan kolaborasi yang kuat, usaha kopi di Kota Kupang akan terus tumbuh dan berkembang,” pungkasnya. (MI)




Srikandi Christian Serena Gelar Pengobatan Gratis, Wujud Kepedulian terhadap Kesehatan Masyarakat

Kupang,nwartapedia.com  —   Organisasi Srikandi Christian Serena menggelar kegiatan layanan pengobatan gratis sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di area Car Free Day (CFD) Kota Kupang, Sabtu (13/12/2025), dan mendapat sambutan antusias dari warga.

Ketua Srikandi Christian Serena, Petronela Riberu, kepada media ini menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen organisasi dalam membangun komunitas yang sehat dan sejahtera.

“Hari ini Srikandi Christian Serena menghadirkan layanan pengobatan gratis sebagai wujud nyata perhatian terhadap kesehatan masyarakat,” ujar Petronela.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi juga menumbuhkan nilai solidaritas, saling mendukung, serta semangat berbagi kepada sesama.

“Kegiatan ini bukan hanya tentang pelayanan kesehatan, tetapi juga tentang kebersamaan dan kepedulian. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, mendapatkan edukasi, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya hidup sehat,” jelasnya.

Petronela juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia, tenaga medis, relawan, serta pihak-pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung. Semoga apa yang kita lakukan hari ini membawa manfaat besar dan menjadi inspirasi untuk terus menebarkan kebaikan,” tambahnya.

Ucapan terima kasih secara khusus juga disampaikan kepada Camat Kota Raja yang telah memberikan izin penggunaan lokasi Car Free Day sebagai tempat pelaksanaan kegiatan.

Kegiatan pengobatan gratis ini melibatkan satu orang dokter dari Puskesmas Dinas Kesehatan Kota Kupang serta empat tenaga medis dari Puskesmas Naioni yang memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat.

Dari pantauan media ini, terlihat antusiasme masyarakat cukup tinggi dalam memanfaatkan layanan kesehatan gratis yang disediakan oleh Srikandi Christian Serena.

Warga tampak memadati lokasi kegiatan sejak pagi untuk mendapatkan pemeriksaan dan konsultasi kesehatan. (MI)




Srikandi Christian Serena Gelar Beauty Class 2025: Dorong Kepercayaan Diri dan Pemberdayaan Perempuan Kota Kupang

Kupang,nwartapedia.com  —Srikandi Christian Serena Kota Kupang menggelar Beauty Class 2025 sebagai upaya meningkatkan keterampilan dan pemberdayaan perempuan.

Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Jabatan Wali Kota Kupang dan dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Kesbangpol Kota Kupang, Jerry Lakusa.

Dalam sambutannya, Jerry Lakusa menyampaikan apresiasi kepada Srikandi Christian Serena atas kontribusi nyata dalam mendukung program-program Pemerintah Kota Kupang.

Ia menegaskan bahwa Srikandi selama ini menjadi mitra aktif pemerintah, khususnya dalam kegiatan pemberdayaan perempuan dan penguatan kapasitas masyarakat.

“Kesbangpol mengapresiasi Srikandi yang terus menghadirkan kegiatan positif dan selaras dengan program pemerintah. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan perempuan serta membuka peluang usaha,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Srikandi Christian Serena Kota Kupang; Petronela Riberu menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa karena atas berkat dan penyertaan-Nya kita dapat berkumpul dalam kegiatan Beauty Class bagi anggota Srikandi dan perempuan Kota Kupang,” ujarnya.

Ia memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Kupang yang terus memberikan perhatian dan kesempatan bagi perempuan untuk berkembang.

“Saya menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Wali Kota dan Ibu Wakil Wali Kota yang senantiasa memberikan dukungan dan ruang bagi kami para perempuan untuk berkarya dan meningkatkan keterampilan,” katanya.

Petronela Riberu menegaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya mengajarkan teknik rias, tetapi juga menjadi sarana peningkatan kapasitas perempuan.

“Beauty Class ini bukan sekadar belajar teknik kecantikan, tetapi juga bentuk pemberdayaan. Perempuan yang terampil, percaya diri, dan mandiri akan menjadi kekuatan besar bagi keluarga, lingkungan, dan pembangunan Kota Kupang yang kita cintai,” ungkapnya.

Ia berharap keterampilan yang diperoleh dapat membuka peluang usaha dan turut meningkatkan ekonomi keluarga maupun komunitas.

Ketua Srikandi Christian Serena juga menyampaikan terima kasih kepada para instruktur yang bersedia berbagi ilmu dan pengalaman.

“Semoga ilmu yang diberikan menjadi bekal berharga bagi seluruh peserta,” ujarnya.

Kepada seluruh anggota Srikandi dan peserta pelatihan, ia mengajak agar mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan kreativitas.

Pelatihan dijadwalkan berlangsung dalam beberapa sesi yang berfokus pada teknik tata rias dasar hingga profesional, dipandu oleh instruktur yang berpengalaman. (MI)