Isidorus Lilijawa Pelajari Tata Kelola Sampah dan Air di Taiwan, Siap Bawa Inovasi ke Kupang

Kupang, nwartapedia.com  –  Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, S.Fil., MM, mempelajari inovasi tata kelola sampah dan air dalam kunjungannya ke Taiwan pada 5–8 Agustus 2026.

Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut kerja sama Taiwan–Indonesia di bidang inovasi teknologi, khususnya pengelolaan sampah, air, energi, dan lingkungan.

Kepada media ini, Kamis (6/8/2026), Isidorus mengatakan kesempatan tersebut menjadi pengalaman penting karena dirinya dapat melihat secara langsung teknologi dan sistem pengelolaan lingkungan yang diterapkan di Taiwan.

Sebelumnya, kerja sama tersebut telah dilakukan melalui seminar internasional di Kota Kupang pada Juni 2026.

Dalam kegiatan itu, Isidorus menjadi salah satu narasumber dan delegasi Taiwan juga melakukan kunjungan ke Perumda Air Minum Kota Kupang.

Selama berada di Taiwan, Isidorus bersama delegasi mengunjungi sejumlah fasilitas pengelolaan lingkungan.

Salah satunya pusat pengelolaan sampah di Taipei untuk melihat sistem pengolahan sampah, pemanfaatan energi, pengendalian emisi, pengelolaan air, serta aspek keselamatan.

Delegasi juga mengunjungi Taichung untuk melihat teknologi pengolahan sampah organik rumah tangga menjadi pupuk.

Isidorus mengatakan teknologi tersebut menarik untuk dipelajari karena sampah organik dapat diproses menjadi pupuk dalam waktu sekitar tiga jam.

“Kami melihat langsung bagaimana sampah organik dapat dikelola menjadi pupuk. Ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dan dapat mendukung peningkatan hasil pertanian,” ujarnya.

Menurut Isidorus, pengalaman selama di Taiwan dapat menjadi referensi dalam memperkuat tata kelola sampah dan air di Kota Kupang.

Ia menegaskan, berbagai teknologi yang dipelajari tidak serta-merta diterapkan, tetapi akan dikaji dan disesuaikan dengan kebutuhan serta kondisi Kota Kupang.

“Dengan datang melihat langsung, mendengar dan berdiskusi, kita bisa mengambil hikmah dan mungkin menerapkan satu dua hal dalam konteks kita di Kota Kupang, khususnya berkaitan dengan tata kelola air maupun tata kelola sampah dan limbah,” katanya.

Isidorus berharap kerja sama Taiwan–Indonesia dapat terus berlanjut sehingga membuka peluang pertukaran pengetahuan, teknologi, dan pengalaman dalam pengelolaan sampah dan air yang berkelanjutan.

“Mudah-mudahan kerja sama ini terus berlanjut ke depan sehingga kita bisa mendapatkan manfaat dari momentum yang sangat luar biasa ini,” pungkasnya.




KPAD Kota Kupang bersama Srikandi Christian Serena Edukasi Pelajar SMA Santa Familia tentang HIV

Kupang, nwartapedia.com  –  Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Kota Kupang bersama Srikandi Christian Serena Kota Kupang menggelar sosialisasi HIV dan AIDS bagi pelajar SMA Swasta Santa Familia Sikumana Kupang, Kamis (6/8/2026).

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada generasi muda tentang HIV, cara penularan, pencegahan, pengobatan, serta pentingnya menghilangkan stigma dan diskriminasi terhadap orang dengan HIV.

Kepala SMA Swasta Santa Familia Sikumana Kupang, Sr M. Bonaventura, PRR menyampaikan terima kasih kepada KPAD dan Srikandi Christian Serena yang telah memberikan edukasi kepada para siswa.

Menurutnya, meski para remaja sudah sering mendengar tentang HIV, masih banyak yang belum memahami secara benar mengenai virus tersebut.

“Kami bersyukur dan berterima kasih karena hari ini Bapak dan Ibu hadir memberikan arahan dan penjelasan tentang HIV. Banyak anak-anak yang sudah mendengar, tetapi belum memahami dan mengerti secara baik,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Srikandi Christian Serena Kota Kupang, Petronela Riberu, mengatakan edukasi HIV sangat penting bagi generasi muda agar memiliki pengetahuan yang benar dan mampu mencegah penyebaran HIV.

“Atas nama pengurus dan anggota Srikandi Christian Serena Kota Kupang, kami menyampaikan terima kasih kepada KPAD atas kesediaannya berbagi pengetahuan, pengalaman dan edukasi mengenai HIV,” ujar Petronela.

Ia berharap kerja sama antara KPAD, SMA Santa Familia dan Srikandi Christian Serena dapat terus dilakukan melalui berbagai kegiatan edukatif.

“Semoga kerja sama ini terus terjalin demi menciptakan generasi yang sehat, peduli dan bertanggung jawab,” katanya.

Sekretaris KPAD Kota Kupang, Julius Tanggu Bore, yang akrab disapa James, dalam pemaparannya menjelaskan perbedaan HIV dan AIDS.

Menurutnya, HIV merupakan virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh, sedangkan AIDS merupakan kumpulan kondisi atau gejala yang dapat muncul akibat kerusakan sistem kekebalan tubuh karena HIV.

Julius menegaskan, orang yang terinfeksi HIV tidak selalu menunjukkan gejala sehingga dapat terlihat sehat. Karena itu, pengetahuan, pencegahan dan pemeriksaan kesehatan sangat penting.

Ia juga menjelaskan bahwa terapi antiretroviral (ARV) dapat menekan perkembangan HIV sehingga orang dengan HIV tetap dapat hidup sehat dan produktif. Namun, pengobatan harus dilakukan secara teratur sesuai petunjuk tenaga kesehatan.

Dalam kesempatan tersebut, Julius menyampaikan data kumulatif kasus HIV di Kota Kupang periode 2010 hingga Juni 2026 mencapai 2.697 orang.

Ia mengingatkan bahwa HIV dapat menular melalui paparan cairan tubuh tertentu, termasuk darah dan cairan seksual, terutama dalam perilaku seksual berisiko seperti berganti-ganti pasangan.

Selain itu, dalam sosialisasi turut disampaikan adanya temuan praktik prostitusi yang disebut menyasar anak usia SMP dan SMA di Kota Kupang.

Julius mengajak para pelajar untuk menjaga diri, membangun pergaulan sehat dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang keliru mengenai HIV.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan generasi muda sekaligus mendorong upaya pencegahan HIV serta menghapus stigma dan diskriminasi terhadap orang dengan HIV di Kota Kupang.MI)




Perumda Air Minum Kota Kupang dan Plan Indonesia Kolaborasi Jaga Lingkungan dan Mata Air

Denpasar nwartapedia.com  –  Perumda Air Minum Kota Kupang bersama Plan Indonesia terus memperkuat kolaborasi dalam menjaga kelestarian lingkungan dan sumber mata air di Kota Kupang melalui Project Cerdas Kelola Air dan Lahan untuk Kebutuhan (CERAH).

Kolaborasi tersebut menjadi salah satu hal yang disampaikan Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, saat menjadi narasumber dalam Annual Meeting Project CERAH yang diselenggarakan Plan Indonesia di Denpasar, Bali, Selasa (4/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Isidorus memaparkan berbagai program yang telah dilakukan bersama Plan Indonesia, terutama berkaitan dengan konservasi air, perlindungan lingkungan dan peningkatan kapasitas dalam pengelolaan sumber daya air.

Menurut Isidorus, dukungan Plan International melalui Project CERAH telah memberikan manfaat bagi Perumda Air Minum Kota Kupang dalam menjalankan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan keberlanjutan sumber daya air.

Salah satu bentuk kolaborasi tersebut adalah aksi konservasi air yang dilakukan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Liliba dan DAS Kolhua.

“Kami berterima kasih kepada Plan International karena melalui Project CERAH kami mendapatkan dukungan dan fasilitasi untuk pengembangan air minum di Kota Kupang,” kata Isidorus.

Selain konservasi DAS, kolaborasi juga dilakukan melalui program biopori atau program “tanam air” yang saat ini telah dilaksanakan di 14 kelurahan di Kota Kupang.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga ketersediaan air dan kelestarian sumber daya alam.

Isidorus mengatakan, keberadaan mata air dan lingkungan di sekitarnya perlu dijaga secara bersama-sama karena keberlanjutan pelayanan air minum sangat berkaitan dengan ketersediaan sumber air yang memadai.

Karena itu, ia berharap kolaborasi dengan Plan Indonesia tidak hanya berhenti pada kegiatan pengembangan kapasitas, tetapi dapat terus diperluas melalui aksi nyata di lapangan.

“Kami berharap ke depan Plan Indonesia bisa hadir langsung dalam aksi-aksi nyata di lapangan, misalnya melalui kegiatan sambungan rumah maupun perbaikan jaringan,” ujarnya.

Menurut Isidorus, dukungan terhadap kegiatan konservasi lingkungan dan sumber air menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan pelayanan air minum bagi masyarakat Kota Kupang.

Sementara itu, Program Director Plan Indonesia, Ida Ngurah, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Kupang dan Perumda Air Minum Kota Kupang yang telah membangun kolaborasi melalui Project CERAH.

Ida Ngurah melihat masih terdapat peluang untuk memperkuat dukungan kepada Perumda Air Minum Kota Kupang, baik melalui pengembangan kapasitas maupun berbagai aksi lanjutan di lapangan.

Ia berharap kerja sama antara Plan International dengan Pemerintah Kota Kupang dan Perumda Air Minum Kota Kupang dapat terus berjalan dalam semangat saling mendukung.

Dengan kolaborasi tersebut, berbagai program diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas kelembagaan, tetapi juga memberikan dampak nyata dalam menjaga lingkungan, melindungi sumber mata air dan mendukung keberlanjutan pelayanan air minum bagi masyarakat Kota Kupang. (MI)




Wali Kota Kupang: Kebersihan, Kota Kupang Harus Jadi Budaya Bersama

Kupang, nwartapedia.com — Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo mengajak masyarakat menjadikan kebersihan sebagai bagian dari budaya dan karakter kehidupan sehari-hari.

Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri Gala Dinner Komunitas Beta Bersih di Hotel Harper Kupang, Rabu malam, 5 Agustus 2026.

Gala dinner tersebut menjadi ajang apresiasi bagi masyarakat dan komunitas yang aktif mengambil bagian dalam menjaga kebersihan lingkungan di Kota Kupang.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Satgas Lomba Kebersihan Paulus Irsan Dardana, peraih prestasi dunia matematika Caesar Archangels Hendrik Meo Tnunay atau Nono, tim Abacus in Action, serta sejumlah mitra dan komunitas masyarakat.

Dalam sambutannya, Christian mengatakan pembangunan kota tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah. Partisipasi masyarakat melalui gerakan berbasis komunitas menjadi kekuatan penting untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan, termasuk persoalan kebersihan.

Menurut Christian, gerakan seperti Beta Bersih dan Koperanku menunjukkan bahwa masyarakat memiliki kemampuan untuk bergerak secara mandiri dan membangun kepedulian terhadap lingkungan.

Ia menilai kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan dampak besar apabila dilakukan bersama-sama.

Christian juga menghubungkan pentingnya konsistensi tersebut dengan perjalanan prestasi Nono.

Menurutnya, prestasi besar maupun budaya hidup bersih sama-sama membutuhkan kebiasaan kecil yang dilakukan terus-menerus dengan disiplin.

“Menjadikan kota ini bersih dimulai dari konsistensi gerakan-gerakan kecil yang dilakukan setiap hari hingga menjadi budaya. Gedung bisa dibangun dalam hitungan bulan atau tahun, tetapi membangun karakter membutuhkan komitmen yang jauh lebih panjang,” tegas Christian.

Dalam kesempatan tersebut, Christian menunjukkan dukungannya terhadap gerakan kebersihan berbasis masyarakat dengan memberikan bantuan pribadi sebesar Rp5 juta.
Bantuan tersebut diperuntukkan bagi kebutuhan operasional Lomba Satgas Kebersihan.

Tidak hanya itu, Christian juga menyerahkan sebuah telepon pintar kepada Nono sebagai bentuk penghargaan atas prestasinya di tingkat dunia yang turut membawa nama Nusa Tenggara Timur ke kancah internasional.

Kehadiran Nono bersama tim Abacus in Action menjadi salah satu bagian yang mendapat perhatian dalam acara tersebut.

Ajak Warga Perkuat Kolaborasi
Christian menegaskan bahwa pembangunan Kota Kupang membutuhkan kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya terlihat dari pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga dari semakin kuatnya kepedulian sosial, karakter masyarakat, serta budaya saling membantu.

Karena itu, ia mengajak komunitas, organisasi masyarakat, pelaku usaha, dan seluruh warga untuk terus mengambil bagian dalam berbagai gerakan positif yang memberikan manfaat bagi kota.

“Datang bersama adalah sebuah awal, tetap bersama adalah kemajuan, dan bekerja bersama adalah keberhasilan. Kota ini akan menjadi lebih baik apabila pemerintah dan masyarakat terus berjalan berdampingan,” pungkasnya.

Gala Dinner Beta Bersih diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan apresiasi, tetapi menjadi momentum untuk memperluas gerakan kebersihan berbasis masyarakat sehingga Kota Kupang semakin bersih, nyaman, dan memiliki budaya hidup bersih yang kuat. **




Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang Jadi Narasumber Annual Meeting Project CERAH di Bali

Denpasar,nwartapedia.com –  Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, menjadi salah satu narasumber dalam Annual Meeting Project Cerdas Kelola Air dan Lahan untuk Keberlanjutan (CERAH)

yang diselenggarakan Plan Indonesia di Denpasar, Bali, Selasa (4/8/2026).

Annual Meeting Project CERAH dihadiri Program Director Plan Indonesia bersama jajaran program area dari dua wilayah yang menjadi lokasi pelaksanaan Project CERAH, yakni Kota Kupang dan Kabupaten Sumbawa.

Dari Kota Kupang, kegiatan tersebut turut dihadiri Plt. Kepala Bappeda Kota Kupang, Andre Ota, tim pengelola keuangan Project CERAH serta staf Plan Indonesia Area Kupang.

Dalam sesi talk show, Isidorus Lilijawa memaparkan berbagai bentuk kolaborasi antara Perumda Air Minum Kota Kupang, Pemerintah Kota Kupang dan Plan Indonesia melalui Project CERAH, khususnya dalam mendukung pengembangan serta peningkatan tata kelola pelayanan air minum.

Isidorus menyampaikan apresiasi kepada Plan Indonesia atas dukungan dan fasilitasi yang telah diberikan kepada Perumda Air Minum Kota Kupang.

Menurutnya, sejumlah program yang telah dilaksanakan bersama memberikan kontribusi terhadap peningkatan kapasitas pegawai sekaligus penguatan pengelolaan sumber daya air di Kota Kupang.

Salah satu kegiatan yang telah dilakukan adalah aksi konservasi air di Daerah Aliran Sungai (DAS) Liliba dan DAS Kolhua.

Selain konservasi, Plan Indonesia juga memberikan dukungan dalam pengembangan kapasitas melalui pelatihan Non-Revenue Water (NRW) bagi sekitar 50 pegawai Perumda Air Minum Kota Kupang.

Pegawai Perumda juga mendapatkan pelatihan mengenai neraca air sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan dan efisiensi sumber daya air.

“Terima kasih kepada Plan Indonesia karena melalui Project CERAH kami sudah mendapatkan dukungan dan fasilitasi untuk pengembangan air minum di Kota Kupang,” kata Isidorus.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Real Demand Survey (RDS) atau survei kebutuhan nyata terkait pelayanan air minum di zona pelayanan SPAM Dendeng.

Menurut Isidorus, hasil survei tersebut memberikan banyak masukan bagi Perumda Air Minum Kota Kupang untuk melakukan evaluasi dan tindak lanjut, terutama berkaitan dengan tata kelola air bersih, kinerja petugas serta standar operasional pelayanan.

Kolaborasi lainnya diwujudkan melalui dukungan terhadap program biopori atau program “tanam air” yang saat ini telah dilaksanakan di 14 kelurahan di Kota Kupang.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus mendukung konservasi air dan lingkungan.

Dalam kesempatan tersebut, Isidorus berharap dukungan Plan Indonesia terhadap Perumda Air Minum Kota Kupang dapat terus dilanjutkan dan diperluas.

Ia mengatakan, selama ini dukungan yang diberikan cukup banyak berfokus pada pengembangan kapasitas.

Ke depan, ia berharap Plan Indonesia dapat turut mendukung aksi-aksi nyata di lapangan.

“Kami berharap tahun depan Plan Indonesia bisa hadir langsung dalam aksi-aksi nyata di lapangan, misalnya melalui kegiatan sambungan rumah maupun perbaikan-perbaikan jaringan,” harapnya.

Sementara itu, Program Director Plan Indonesia, Ida Ngurah, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Kupang dan Perumda Air Minum Kota Kupang yang telah terlibat dalam kolaborasi melalui Project CERAH didukung oleh Pemerintah Australia melalui Australian NGO Cooperation Program (ANCP).“

Ida Ngurah menilai terdapat peluang bagi Plan International untuk terus memberikan dukungan dan fasilitasi kepada Perumda Air Minum Kota Kupang, baik melalui program pengembangan kapasitas maupun aksi-aksi lanjutan lainnya.

Ia berharap kolaborasi antara Pemerintah Kota Kupang dengan Plan Indonesia serta Perumda Air Minum Kota Kupang dengan Plan Indonesia dapat terus berjalan dalam semangat saling mendukung.

Menurutnya, keberlanjutan kolaborasi tersebut penting agar berbagai program Plan Indonesia dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat Kota Kupang.

Annual Meeting Project CERAH di Bali menjadi momentum bagi para pihak untuk mengevaluasi pelaksanaan program sekaligus memperkuat kolaborasi dalam pengelolaan air dan lahan serta peningkatan pelayanan air minum yang berkelanjutan di Kota Kupang. (MI)




DPD IMM NTT Bantah Terlibat Flyer Penolakan Gelar Raja Timor untuk Jokowi

Kupang,nwartapedia.com  – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Nusa Tenggara Timur (NTT) angkat bicara terkait beredarnya flyer digital yang memuat penolakan terhadap penyematan gelar “Raja Timor” kepada mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

DPD IMM NTT secara tegas membantah keterlibatan organisasi dalam pembuatan maupun penyebaran flyer tersebut.

Organisasi menyatakan materi digital yang beredar bukan merupakan pernyataan resmi DPD IMM NTT.

Ketua Umum DPD IMM NTT, Chakti, mengatakan logo IMM yang tercantum dalam flyer tersebut digunakan tanpa sepengetahuan dan izin organisasi.

“Flyer digital yang beredar luas mengenai penolakan penyematan gelar ‘Raja Timor’ kepada mantan Presiden H. Ir. Joko Widodo bukanlah publikasi resmi DPD IMM NTT,” tegas Chakti, Minggu (2/8/2026) sore.

Chakti menjelaskan, DPD IMM NTT tidak pernah terlibat dalam proses penyusunan, pembahasan, persetujuan maupun penyebaran flyer yang beredar di media sosial tersebut.

Menurutnya, setiap sikap resmi organisasi harus melalui mekanisme internal dan disampaikan menggunakan saluran komunikasi resmi.

“Kami tidak terlibat dalam penyusunan, persetujuan maupun penyebaran flyer tersebut. Setiap sikap resmi organisasi selalu disampaikan melalui saluran komunikasi yang sah dan terkoordinasi,” jelasnya.

Dengan demikian, Chakti meminta masyarakat tidak mengaitkan isi flyer tersebut dengan sikap resmi DPD IMM NTT.

DPD IMM NTT juga mengingatkan masyarakat agar tidak langsung mempercayai setiap informasi yang beredar di media sosial, terutama materi yang menggunakan nama atau identitas organisasi.

Menurut Chakti, verifikasi menjadi penting agar informasi yang belum jelas sumbernya tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun polemik di tengah masyarakat.

“Kami mengimbau kepada seluruh pihak untuk tidak mudah terprovokasi dan selalu memverifikasi informasi melalui kanal resmi DPD IMM NTT,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa DPD IMM NTT memiliki mekanisme tersendiri dalam menyampaikan sikap organisasi kepada publik.

Karena itu, setiap pernyataan yang mengatasnamakan DPD IMM NTT perlu dipastikan terlebih dahulu sumber dan keabsahannya melalui kanal komunikasi resmi organisasi.

Klarifikasi ini disampaikan DPD IMM NTT untuk meluruskan informasi yang beredar sekaligus mencegah publik menganggap flyer tersebut sebagai sikap resmi organisasi.

DPD IMM NTT menegaskan bahwa penggunaan logo organisasi tanpa izin tidak serta-merta menjadikan sebuah materi sebagai produk atau pernyataan resmi IMM.

Organisasi mengajak seluruh pihak untuk menjaga ruang publik tetap kondusif dengan mengedepankan verifikasi informasi dan tidak menyebarkan materi yang belum diketahui sumber maupun keabsahannya.

Dengan klarifikasi tersebut, DPD IMM NTT menegaskan bahwa flyer penolakan gelar “Raja Timor” kepada Jokowi yang menggunakan logo IMM bukan merupakorganisasi.ppi resmi organisasi. ***




Sembilan Kerajaan Adat Sambut Jokowi di Kupang, Festival Gajah Penuh Kemeriahan

Kupang,nwartapedia.com  –  Kunjungan mantan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), ke Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (1/8/2026), berlangsung dalam suasana penuh penghormatan dan nuansa budaya.

Sembilan kerajaan adat di Pulau Timor memberikan penghormatan kepada Jokowi dalam sebuah prosesi yang menjadi bagian dari rangkaian kunjungannya di Kota Kupang.

Kerajaan yang hadir dalam prosesi tersebut yakni Kerajaan Amanatun, Malaka, Amanuban, Mollo, Biboki, Bikomi Nilulat, Amfoang, Kupang dan Amarasi.

Para raja dan tokoh adat menyampaikan penghargaan terhadap Jokowi atas berbagai pembangunan yang dinilai telah memberikan manfaat bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur selama masa kepemimpinannya sebagai Presiden Republik Indonesia.

Salah seorang tokoh adat bahkan menyampaikan bahwa Jokowi secara simbolis dianggap sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat adat di Pulau Timor.

“Kami menganggap beliau sebagai saudara keluarga karena selama memimpin, banyak pembangunan yang sudah kami rasakan di daerah ini,” ungkapnya.

Suasana semakin meriah ketika Jokowi tiba di lokasi acara. Warga yang telah menunggu sejak siang langsung menyambut kedatangan Jokowi dengan teriakan dan tepuk tangan. Nama Jokowi berkali-kali terdengar dari tengah kerumunan masyarakat.

Antusiasme warga terlihat dari padatnya lokasi acara. Masyarakat dari berbagai kalangan datang untuk melihat langsung mantan Presiden tersebut.

Tidak hanya orang dewasa, anak-anak juga terlihat ikut bersama orang tua mereka. Sebagian warga bahkan rela berdesak-desakan untuk dapat melihat Jokowi dari dekat dan mengabadikan momen tersebut.

Setelah prosesi penghormatan dari kerajaan dan tokoh adat, kegiatan dilanjutkan dengan Festival dan Karnaval Gajah di Lapangan Lai Lai Bissi Kopan (LLBK), Kota Kupang.

Festival tersebut menghadirkan berbagai pertunjukan seni dan budaya khas Nusa Tenggara Timur.

Sejumlah tarian daerah ditampilkan dalam kegiatan tersebut, di antaranya Tarian Caci dari Manggarai, tarian khas Rote Ndao, serta berbagai pertunjukan budaya lainnya.

Penampilan tersebut membuat suasana semakin semarak sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperkenalkan keberagaman budaya NTT kepada para pengunjung.

Antusiasme masyarakat semakin terlihat ketika Jokowi membagikan kaos kepada warga.

Masyarakat yang telah menunggu sejak sekitar pukul 15.00 WITA langsung berebut mendekat ketika Jokowi membagikan kaos tersebut.

Momen itu disambut dengan sorak-sorai warga dan menambah kemeriahan kegiatan di kawasan LLBK.

Bagi masyarakat yang hadir, kesempatan melihat langsung dan berinteraksi dengan Jokowi menjadi salah satu momen yang dinantikan dalam rangkaian kunjungannya ke Kota Kupang.

Dalam kunjungan tersebut, Jokowi hadir bersama sejumlah jajaran Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Jokowi didampingi Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep, Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni, serta jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI.

Turut mendampingi Ketua DPW PSI NTT yang juga Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo.

Rangkaian kunjungan Jokowi di Kota Kupang berlangsung dalam suasana budaya dan kebersamaan. Penghormatan dari sembilan kerajaan adat, penampilan seni tradisional hingga antusiasme ribuan masyarakat memperlihatkan meriahnya penyambutan terhadap mantan Presiden RI tersebut.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum pertemuan antara tokoh nasional, masyarakat dan para pemangku adat dalam balutan budaya Nusa Tenggara Timur. **




Yuven Tukung: Kehadiran Jokowi Beri Energi Baru bagi PSI NTT

Kupang,nwartapedia.com  – Kehadiran Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kota Kupang di Hotel Harper, Sabtu (1/8/2026), dinilai memberikan energi baru bagi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), khususnya di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kader PSI Kota Kupang, Yuven Tukung, mengatakan kunjungan Jokowi menjadi momentum penting bagi kader untuk semakin memperkuat konsolidasi, membangun kedekatan dengan masyarakat, serta mempersiapkan diri menghadapi agenda politik ke depan, termasuk Pemilu 2029.

Menurut Yuven, kehadiran Jokowi di tengah kader PSI sekaligus menunjukkan adanya perhatian dan kedekatan yang masih kuat antara mantan Presiden tersebut dengan masyarakat NTT.

“Bagi kami, kehadiran Pak Jokowi memberikan energi baru bagi seluruh kader PSI. Ini menjadi motivasi untuk bekerja lebih keras dan semakin dekat dengan masyarakat,” ujar Yuven.

Yuven yang juga pernah menjadi Anggota DPRD Kota Kupang dari Partai NasDem menilai antusiasme masyarakat menyambut kedatangan Jokowi menjadi salah satu hal yang menarik dalam rangkaian kunjungan tersebut.

Menurutnya, sambutan masyarakat terlihat sejak kedatangan Jokowi di Bandara El Tari, pelaksanaan Rakorda DPD PSI Kota Kupang di Hotel Harper, kunjungan ke sejumlah wilayah, hingga kehadiran masyarakat dalam Carnaval Gajah di kawasan Lai Lai Bissi Kopan (LLBK) Kota Kupang.

Ia mengatakan antusiasme tersebut menunjukkan bahwa sosok Jokowi masih mendapatkan tempat tersendiri di hati sebagian masyarakat NTT.

“Respon masyarakat sangat luar biasa. Ini menunjukkan bahwa hubungan emosional masyarakat dengan Pak Jokowi masih terasa. Bagi kami di PSI, momentum seperti ini harus menjadi dorongan untuk semakin aktif bekerja di tengah masyarakat,” katanya.

Yuven menegaskan bahwa PSI perlu menjadikan momentum kehadiran Jokowi sebagai energi untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan kerja-kerja politik di tingkat masyarakat.

Menurutnya, dukungan terhadap partai tidak cukup hanya mengandalkan popularitas figur, tetapi harus dibarengi dengan kerja nyata para kader.

“Kehadiran Pak Jokowi jangan hanya dilihat sebagai sebuah kegiatan seremonial. Ini harus menjadi energi bagi kader untuk turun ke masyarakat, mendengarkan aspirasi dan memperjuangkan kepentingan rakyat,” tegasnya.

Yuven optimistis PSI NTT dapat terus berkembang dan meningkatkan kekuatan politiknya menjelang Pemilu 2029.

Ia berharap PSI mampu memperbesar keterwakilan politik di berbagai tingkatan, termasuk membuka peluang untuk memperoleh kursi DPR RI dari daerah pemilihan NTT I dan NTT II.

“Target kita tentu bagaimana PSI bisa semakin besar dan mendapatkan kepercayaan masyarakat. Pemilu 2029 masih menjadi perjalanan panjang, sehingga dari sekarang kader harus bekerja dan membangun kepercayaan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Yuven menyebut generasi muda sebagai salah satu kekuatan penting PSI dalam menghadapi masa depan politik Indonesia.

Menurutnya, keterlibatan anak muda dalam politik harus terus diperluas karena generasi muda memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan bangsa.

“PSI harus terus memberikan ruang kepada generasi muda. Anak-anak muda tidak boleh hanya menjadi penonton dalam politik, tetapi harus berani mengambil bagian dan memberikan gagasan untuk pembangunan,” katanya.

Yuven berharap energi baru yang muncul setelah kunjungan Jokowi dapat diterjemahkan menjadi kerja nyata oleh seluruh kader PSI di NTT.

Ia mengajak kader untuk tidak berhenti pada momentum kunjungan, tetapi melanjutkannya dengan memperkuat struktur partai dan membangun komunikasi yang lebih intensif dengan masyarakat.

“Energi baru ini harus kita jaga. Kader harus semakin solid, semakin dekat dengan rakyat dan menunjukkan bahwa kehadiran PSI benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Yuven juga mengajak masyarakat NTT, khususnya generasi muda, untuk ikut mengambil bagian dalam kehidupan politik dan pembangunan daerah melalui ruang-ruang partisipasi yang tersedia di PSI. **




Rakorda PSI di Kupang, Joko Widodo Sebut Tugas Besar Kader PSI Dekati Rakyat dan Perkuat Struktur

Kupang,nwartapedia.com  —  Mantan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), memberikan sejumlah arahan kepada kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI Kota Kupang yang berlangsung di Hotel Harper Kupang, Sabtu (1/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menekankan dua pekerjaan penting yang harus menjadi perhatian kader PSI, yakni meningkatkan pengenalan partai di tengah masyarakat serta memperkuat struktur organisasi hingga tingkat paling bawah.

Jokowi menilai pengenalan masyarakat terhadap PSI masih perlu ditingkatkan.

Ia menyebut berdasarkan laporan yang diterimanya, sekitar 78 persen masyarakat Indonesia telah mengenal PSI.

Namun, tingkat pengenalan terhadap identitas partai, khususnya logo gajah yang menjadi identitas PSI, masih berada di angka 48 persen.

“PSI ini baru dikenal oleh 78 persen rakyat kita, belum 100 persen. Dan rakyat kita yang tahu bahwa PSI logonya gajah itu baru 48 persen,” ujar Jokowi di hadapan peserta Rakorda.

Menurut Jokowi, kondisi tersebut menjadi tantangan bagi kader untuk lebih aktif memperkenalkan PSI kepada masyarakat.

Ia meminta kader tidak hanya bekerja dari balik struktur organisasi, tetapi harus hadir langsung di tengah masyarakat, membangun komunikasi dan memperkenalkan identitas partai.

Ajakan tersebut langsung mendapat respons dari para peserta Rakorda yang serempak menyatakan siap bekerja lebih keras.

Selain meminta kader mendekati masyarakat, Jokowi juga menyoroti perkembangan struktur organisasi PSI secara nasional.

Ia menyampaikan bahwa struktur PSI di tingkat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) telah terbentuk 100 persen.

Sementara itu, struktur Dewan Pimpinan Daerah (DPD) telah mencapai sekitar 97 persen.

Menurut Jokowi, sisa pembentukan tersebut sebagian besar berkaitan dengan persoalan internal di sejumlah daerah.

“Sisanya sekitar tiga persen itu sebenarnya hanya persoalan internal di beberapa daerah, tetapi secara keseluruhan sudah hampir rampung,” jelasnya.

Untuk struktur Dewan Pimpinan Cabang (DPC), pembentukannya telah mencapai 84 persen.

Namun, Jokowi mengatakan tantangan terbesar berada pada struktur organisasi di tingkat desa yang baru mencapai sekitar 28 persen.

Karena itu, ia mendorong seluruh kader untuk mempercepat pembentukan struktur hingga tingkat desa dan tempat pemungutan suara (TPS).

Jokowi optimistis seluruh struktur organisasi PSI dapat diselesaikan hingga 100 persen sebelum akhir tahun 2026.

Menurutnya, struktur yang kuat hingga tingkat bawah akan menjadi modal penting bagi PSI dalam menghadapi Pemilu 2029.

Ia menilai keberadaan struktur organisasi yang lengkap akan membuat kerja politik partai menjadi lebih terarah dan memiliki jangkauan yang lebih luas.

“Kalau ini selesai, kita akan punya mesin politik besar. Mesin dengan CC besar yang akan membawa PSI menuju kemenangan besar di Pemilu 2029,” pungkas Jokowi.

Arahan Jokowi dalam Rakorda PSI Kota Kupang tersebut sekaligus menjadi dorongan bagi kader untuk meningkatkan kerja nyata di tengah masyarakat.

Penguatan struktur organisasi dinilai perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kedekatan kader dengan masyarakat.

Dengan struktur yang semakin solid dan kader yang aktif turun ke lapangan, PSI diharapkan mampu meningkatkan pengenalan publik sekaligus memperkuat basis dukungan menjelang Pemilu 2029. *




Christian Widodo Optimistis PSI NTT Makin Berkembang Usai Kunjungan Jokowi ke Kupang

Kupang,nwartapedia.com   —  Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Nusa Tenggara Timur (NTT), dr. Christian Widodo, optimistis perkembangan PSI di NTT akan semakin pesat menyusul kehadiran Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, di Kota Kupang.

Hal tersebut disampaikan Christian Widodo saat diwawancarai awak media di lobi Hotel Harper Kupang, Sabtu (1/8/2026).

Menurut Christian, kehadiran Joko Widodo di Kupang diharapkan memberikan energi positif bagi perkembangan PSI, termasuk mendorong semakin banyak masyarakat bergabung dengan partai tersebut.

“Tentu harapannya besar. Dengan hadirnya Bapak Joko Widodo, mantan Presiden ke-7 Republik Indonesia di Kupang ini, dan beliau pulang, pasti diikuti dengan banyak yang bergabung di PSI,” ujar Christian.

Ia mengatakan, dari sisi struktur organisasi, PSI NTT terus melakukan pembenahan di berbagai tingkatan.

Untuk struktur DPD, menurut Christian, telah mencapai 100 persen, sementara struktur DPC hampir rampung 100 persen. Adapun struktur tingkat ranting atau PRD masih terus dalam proses penyelesaian.

Christian menyebut ada tiga hal utama yang menjadi fokus PSI NTT dalam memperkuat organisasi.

“Kalau saya boleh bagi dalam tiga bagian besar, pertama pembenahan struktur, kedua mencari caleg-caleg yang potensial, dan terakhir hadir dan kerja untuk rakyat,” jelasnya.

Menurutnya, ketiga langkah tersebut menjadi kunci untuk memperkuat PSI sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap partai.

Christian juga menyampaikan optimismenya terhadap peluang peningkatan perolehan kursi PSI di NTT pada pemilu mendatang.

Ia mengatakan, PSI NTT saat ini memiliki sejumlah capaian politik yang menjadi modal untuk terus berkembang.

Christian menyebut PSI NTT memiliki total 34 kursi serta empat kepala daerah, termasuk kepala daerah yang diusung maupun didukung PSI.

“Kita sangat optimis dengan perkembangan PSI di NTT. Partai yakin nanti ke depan kursinya akan bertambah,” katanya.

Ia menegaskan, target tersebut harus diikuti dengan kerja nyata di setiap daerah pemilihan.

Sebagai contoh, untuk DPRD Provinsi NTT yang memiliki delapan daerah pemilihan, PSI menargetkan adanya keterwakilan kursi di setiap dapil.

“Kalau DPRD provinsi ada delapan dapil, maka harus minimal delapan kursi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Christian mengatakan penguatan struktur organisasi menjadi salah satu pekerjaan utama PSI NTT.

Untuk wilayah Kota Kupang, struktur organisasi PSI disebut telah rampung hingga tingkat kelurahan.

Namun, penyelesaian struktur di seluruh wilayah NTT masih menghadapi tantangan geografis karena NTT terdiri dari banyak pulau dan wilayah dengan akses yang tidak selalu mudah.

“Untuk PSI NTT, dari tingkat Kota Kupang sudah rampung hingga tingkat kelurahan. Di sini kita ada 22 kabupaten/kota dan kita terpisah pulau. Ada pulau-pulau kita yang agak jauh sehingga belum rampung sampai di tingkat ranting,” jelasnya.

Karena itu, Christian mengajak seluruh jajaran PSI untuk bekerja bersama menyelesaikan pembentukan struktur hingga ke tingkat paling bawah.

Ia optimistis target penyelesaian struktur organisasi PSI di seluruh NTT dapat tercapai.

“Kita harus bekerja bersama untuk melihat masyarakat dan saya yakin itu akan 100 persen,” tegasnya.

Christian menambahkan, penguatan struktur partai tidak boleh hanya berorientasi pada kepentingan politik, tetapi harus diikuti dengan kehadiran dan kerja nyata di tengah masyarakat.

Dengan tiga fokus utama, yakni pembenahan struktur, penjaringan calon legislatif potensial, serta kerja nyata untuk rakyat, PSI NTT optimistis dapat memperluas dukungan masyarakat dan meningkatkan perolehan kursi pada pemilu mendatang. (MI)