Filmon Loasana Gelar Pengobatan Gratis dan Bagi Kacamata untuk Warga Manulai 2

Kupang, nwartapedia.com  –  Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang juga Ketua DPD PSI Kota Kupang, Filmon Loasana, menggelar kegiatan bakti sosial berupa pengobatan umum dan pembagian kacamata baca gratis bagi warga RT 19 RW 07, Kelurahan Manulai 2, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Sabtu (18/4/2026).

Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari puluhan warga, khususnya kalangan lanjut usia (lansia).

Sejak pagi hari, warga sudah memadati lokasi untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan sekaligus mendapatkan kacamata baca gratis.

Setelah menjalani pemeriksaan, warga yang membutuhkan langsung diberikan kacamata sesuai dengan ukuran mata masing-masing.

Dalam keterangannya, Filmon Loasana menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen untuk menghadirkan layanan kesehatan dasar hingga ke tingkat lingkungan terkecil, seperti RT dan RW.

“Masih banyak bapak-mama kita yang kesulitan membaca karena tidak memiliki kacamata. Padahal kebutuhan mereka sederhana, hanya kacamata baca. Kalau penglihatan sudah jelas, membaca kitab suci maupun koran jadi lebih nyaman. Ini bantuan kecil, tapi dampaknya besar,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Sementara itu, perwakilan warga, Thobias Lay, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan oleh Filmon Loasana.

“Atas nama warga RT 19 RW 07, kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Filmon. Bantuan pemeriksaan kesehatan dan kacamata gratis ini sangat membantu kami, khususnya orang tua di sini. Semoga kebaikan ini mendapat balasan dari Tuhan,” ungkapnya.

Warga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin dan menjangkau wilayah RT lainnya di Kelurahan Manulai 2.

Menanggapi hal tersebut, Filmon memastikan bahwa program sosial di bidang kesehatan akan terus dilakukan secara bergilir di berbagai wilayah.

“Kesehatan masyarakat adalah prioritas. PSI akan terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya saat momentum pemilu, tetapi sebagai bagian dari pelayanan nyata,” tegasnya *




Inspektorat Kota Kupang Periksa Dua Mantan Lurah, Proses Dipercepat untuk Hindari Spekulasi Publik

Kupang, nwartapedia.com — Kepala Inspektorat Daerah Kota Kupang, Frengky Amalo, S.Sos., M.Si, menyampaikan bahwa pihaknya tengah melakukan pemeriksaan terhadap dua mantan lurah, yakni mantan Lurah Tode Kisar Richardson Zacharias Therik dan mantan Plt. Lurah Fontein Ledy Amatae, terkait kasus yang tengah menjadi perhatian publik.

Hal tersebut disampaikan kepada media ini di ruang kerjanya pada Senin (20/4/2026), menyusul arahan Wali Kota Kupang melalui Sekretaris Daerah agar Inspektorat segera menindaklanjuti laporan dan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.

“Untuk sementara, kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait, termasuk keluarga dan aparatur di kedua kelurahan yang dinilai mengetahui persoalan ini,” ujar Frengky.

Ia menjelaskan, dalam waktu dekat pihaknya juga akan memanggil kedua mantan lurah tersebut untuk dimintai keterangan secara langsung. Surat panggilan telah disiapkan dan dijadwalkan dalam pekan ini.

“Kami akan memanggil mantan Plt. Lurah Fontein, Ledy Amatae, dan mantan Lurah Tode Kisar, Richardson Zacharias Therik, untuk memberikan klarifikasi. Karena mereka adalah pejabat, maka perlu dimintai keterangan secara resmi,” tegasnya.

Frengky menegaskan bahwa pemeriksaan Inspektorat berfokus pada aspek kedudukan mereka sebagai aparatur pemerintah, khususnya terkait dugaan pelanggaran disiplin dan etika sebagai pejabat publik, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Jika menyangkut dugaan peristiwa pemukulan, itu merupakan delik aduan dan menjadi ranah pribadi atau keluarga. Sementara kami di Inspektorat fokus pada aspek disiplin dan etika sebagai pejabat,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa proses pemeriksaan akan dipercepat guna menghindari berkembangnya opini liar di tengah masyarakat, sekaligus memastikan roda pemerintahan di tingkat kelurahan tetap berjalan dengan baik.

“Pak Wali Kota sangat mendukung percepatan proses ini agar tidak mengganggu penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat di kelurahan,” katanya.

Sebagai langkah awal, kedua pejabat tersebut telah dibebastugaskan sementara dari jabatan mereka, guna menjaga netralitas dan kelancaran proses pemeriksaan.

Dalam prosesnya, Inspektorat tidak hanya memeriksa dua orang tersebut, tetapi juga akan memanggil sejumlah pihak lain yang dianggap mengetahui permasalahan ini.

Hal ini dilakukan untuk mendapatkan keterangan yang berimbang dan komprehensif.

“Pemeriksaan ini tidak hanya terfokus pada dua orang. Kami akan memanggil pihak-pihak lain yang dinilai memiliki informasi, agar hasilnya objektif dan dapat dianalisis secara menyeluruh,” pungkas Frengky. (MI)




Inspektorat Kota Kupang Dalami Dugaan Penyelewengan Pajak Reklame, Nilai Capai Ratusan Juta Rupiah

Kupang, nwartapedia.com — Kepala Inspektorat Daerah Kota Kupang, Frengky Amalo, S.Sos., M.Si, angkat bicara terkait dugaan penyelewengan pajak reklame yang terjadi dalam kurun waktu 2020 hingga 2025.

Hal tersebut disampaikannya kepada media ini di ruang kerjanya, Senin (20/4/2026).

Frengky menjelaskan bahwa pemeriksaan terhadap kasus tersebut saat ini telah berjalan dan hampir memasuki tahap akhir.

Ia memperkirakan, proses pemeriksaan beserta penyusunan laporan akan rampung dalam waktu satu hingga dua minggu ke depan.

“Pemeriksaan sementara sudah dilakukan dan hampir selesai. Kami targetkan satu sampai dua minggu ke depan laporan sudah bisa diselesaikan,” ujarnya.

Ia menegaskan, kasus ini menjadi perhatian serius karena berkaitan langsung dengan pendapatan daerah yang bersumber dari pajak masyarakat.

Menurutnya, pajak yang dibayarkan oleh masyarakat harus dikelola secara transparan dan tidak boleh disalahgunakan.

“Ini menyangkut pajak daerah yang dibayar oleh rakyat. Masyarakat tentu tidak ingin pajak mereka disalahgunakan, sehingga harus dikembalikan dalam bentuk pelayanan dan pembangunan,” tegasnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, nilai dugaan penyelewengan pajak reklame tersebut diperkirakan mencapai lebih dari Rp500 juta. Nilai tersebut merupakan akumulasi dari temuan sejak tahun 2020 hingga 2025.

Terkait sanksi, Frengky menyebut bahwa rekomendasi yang akan diberikan kemungkinan bersifat berat, mengingat adanya indikasi penyalahgunaan kewenangan serta pengelolaan keuangan daerah.

“Pada prinsipnya, jika terbukti ada penyalahgunaan kewenangan dalam pendapatan daerah, maka rekomendasi yang diberikan tentu akan berat. Nantinya keputusan akhir berada pada Wali Kota untuk penjatuhan sanksi,” jelasnya.

Dalam proses pemeriksaan, Inspektorat telah memanggil dan meminta keterangan dari berbagai pihak yang terkait.

Jumlahnya diperkirakan lebih dari 30 orang, termasuk pihak internal perangkat daerah maupun pihak eksternal seperti pelaku usaha.

“Kami memanggil semua pihak yang berkaitan, termasuk dari internal dan pihak luar seperti Alfamart. Semua yang terindikasi terkait, termasuk dugaan transaksi fiktif, akan dimintai keterangan karena saling berkaitan,” ungkapnya.

Meski demikian, Frengky belum dapat memastikan apakah kasus ini akan berlanjut ke ranah pidana.

Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin mendahului hasil akhir pemeriksaan.

“Kami tidak bisa menyimpulkan lebih jauh apakah ini masuk tindak pidana atau tidak. Kita tunggu saja hasil pemeriksaan. Jika nanti ada perkembangan dari aparat penegak hukum, tentu akan kita ikuti,” katanya.

Ia juga mengakui bahwa besarnya nilai dugaan penyelewengan membuka kemungkinan adanya potensi pelanggaran hukum yang serius.

“Nilainya cukup besar, sehingga memang ada potensi ke arah pidana. Namun sekali lagi, kita menunggu hasil final pemeriksaan dan rekomendasi resmi,” pungkasnya. (MI)




Isidorus Lilijawa Resmi Pimpin IKADA Kupang, Usung Semangat Kuat, Kompak, dan Berdampak

Kupang, nwartapedia.com – Isidorus Lilijawa resmi dilantik sebagai Ketua Ikatan Keluarga Ngada (IKADA) Kupang periode 2026–2029 pada Sabtu (18/4/2026).

Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang dan dipimpin Wakil Ketua Dewan Kehormatan IKADA, Yohanis Tay Ruba.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Membangun Kebersamaan Warga Asli Ngada di Kota Kupang dalam Semangat Kekeluargaan dan Cinta Kasih” dengan subtema “IKADA Kuat, Kompak, dan Berdampak.”

Acara diawali dengan upacara adat oleh Paguyuban Riung, yang menambah nuansa budaya dalam prosesi pelantikan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Kupang, Christian Widodo, bersama sejumlah tokoh masyarakat dan perwakilan organisasi kedaerahan.

Pelantikan ini berpedoman pada Keputusan Dewan Pembina IKADA Kupang Nomor 01/DP IKADA KUPANG/III/2026 tentang Pengangkatan Badan Pengurus IKADA Kupang Periode 2026–2029.

Dalam sambutannya, Christian Widodo menegaskan bahwa IKADA telah memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Kupang, baik di bidang sosial, ekonomi, maupun budaya.

Ia juga menyinggung momentum usia ke-140 Kota Kupang pada tahun 2026 sebagai perjalanan panjang yang sarat tantangan dan harapan.

Menurutnya, IKADA bukan sekadar wadah kebersamaan, tetapi juga menjadi jembatan nilai yang menghubungkan kearifan lokal masyarakat Ngada dengan dinamika kehidupan perkotaan.

“Nilai budaya, solidaritas, dan semangat kekeluargaan yang dibawa IKADA merupakan kekuatan sosial yang perlu terus dijaga dan dikembangkan,” ujarnya.

Pemerintah Kota Kupang, lanjutnya, juga tengah merencanakan Festival Malam Budaya dalam rangka peringatan HUT ke-140 Kota Kupang, yang akan menjadi ruang ekspresi bagi berbagai komunitas budaya, termasuk IKADA.

Sementara itu, Isidorus Lilijawa menyampaikan bahwa proses pemilihan ketua berlangsung secara demokratis dengan melibatkan empat kandidat.

Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam kepengurusan, di mana sekitar 85 persen pengurus berasal dari kelompok usia di bawah 50 tahun.

Momentum ini, menurutnya, menjadi fase transisi kepemimpinan menuju generasi muda tanpa meninggalkan nilai-nilai yang telah diwariskan oleh generasi sebelumnya.

“Keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh banyaknya program, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya,” ungkapnya.

Dalam masa kepemimpinannya, IKADA Kupang mengusung visi Kuat, Kompak, dan Berdampak, dengan fokus pada program-program konkret yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Seluruh anggota IKADA juga diajak untuk terus memperkuat kebersamaan, menjaga solidaritas, serta menumbuhkan budaya berbagi dalam kehidupan berorganisasi dan bermasyarakat.

Sebagai organisasi kedaerahan, masa kepengurusan IKADA Kupang berlangsung selama satu periode, yakni tiga tahun, dengan harapan mampu menghadirkan kontribusi berkelanjutan bagi pembangunan Kota Kupang. *




DPW PSI NTT dan DPD PSI Kota Kupang Kolaborasi Perbaiki Atap SMP IT Al Anshar An Nur

Kupang, nwartapedia.com – Komitmen terhadap peningkatan kualitas pendidikan kembali ditunjukkan melalui kolaborasi DPW PSI NTT dan DPD PSI Kota Kupang dalam mendukung perbaikan sarana sekolah.

Salah satunya diwujudkan lewat pembangunan atap SMP IT Al Anshar An Nur di Kelurahan Penkase Oeleta, Kecamatan Alak, yang mulai dikerjakan pada Jumat (17/4/2026).

Kegiatan ini diinisiasi oleh Sekretaris DPW PSI NTT, Junaidin Mahasan, bersama Ketua DPD PSI Kota Kupang, Filmon Loasana.

Bantuan yang diberikan mencakup pengerjaan atap secara menyeluruh, mulai dari penyediaan tenaga kerja hingga material konstruksi, termasuk rangka dan penutup atap hingga tuntas.

Pelaksanaan kegiatan turut dihadiri unsur pemerintah kelurahan, aparat TNI-Polri, tokoh masyarakat, serta warga sekitar.

Dari pihak sekolah, hadir Ketua Yayasan, kepala sekolah, dan para guru yang menyambut baik dimulainya perbaikan tersebut.

Filmon Loasana menegaskan bahwa perbaikan fasilitas sekolah menjadi langkah penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi siswa.

“Sekolah yang layak adalah fondasi penting bagi peningkatan kualitas pendidikan. Kami ingin memastikan siswa dapat belajar tanpa terganggu kondisi bangunan, terutama saat musim hujan,” ujarnya.

Sementara itu, Junaidin Mahasan menekankan bahwa kehadiran partai politik harus memberi dampak nyata bagi masyarakat, tidak hanya dalam momentum politik semata.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Dengan fasilitas yang baik, proses belajar mengajar akan berjalan lebih optimal dan memberi manfaat besar bagi generasi muda,” katanya.

Ketua Yayasan Al Anshar An Nur, A. Sagran, menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut yang dinilai sangat membantu menjawab kebutuhan mendesak sekolah.

Pemerintah kelurahan pun mengapresiasi sinergi yang terbangun, sebagai contoh kolaborasi positif antara berbagai elemen dalam mempercepat pembangunan di tingkat lokal.

Pengerjaan atap sekolah ditargetkan rampung dalam waktu dekat, sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung lebih nyaman dan kondusif, terutama menjelang tahun ajaran baru. *




Rapat Evaluasi dan Koordinasi Lintas Sektor: 108 Keputusan Dihasilkan, Tonggak Baru Kolaborasi Pembangunan Kota Kupan

Kupang, nwartapedia.com  —  Pemerintah Kota Kupang menyelenggarakan Rapat Evaluasi dan Koordinasi Lintas Sektor Lingkup Pemerintah Kota Kupang yang berlangsung di Hotel Kristal pada Rabu (15/04).

Rapat strategis ini dipimpin langsung oleh Walikota Kupang, dr. Christian Widodo, bersama Wakil Walikota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc, serta dimoderatori oleh Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry Edward Pelt, S.H.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi lintas perangkat daerah, dengan menghadirkan seluruh pemangku kepentingan untuk menyatukan arah kebijakan dan percepatan program prioritas pembangunan Kota Kupang.

Dari hasil rapat bersama 42 perangkat daerah se-Kota Kupang termasuk perusahaan daerah, tercatat 108 keputusan yang berhasil dirumuskan, termasuk 12 lingkup kolaborasi yang bersifat strategis dan lintas sektor.

Output tersebut mencakup berbagai inisiatif konkret, antara lain pembentukan kelompok kerja (Pokja), penguatan layanan publik terintegrasi, pengembangan sistem informasi, hingga pelaksanaan program inovatif berbasis kolaborasi antar perangkat daerah.

Beberapa output kunci yang dihasilkan antara lain pembentukan Pokja Penanggulangan Anak Jalanan, Pokja Pengelola Car Free Day (CFD), penyelenggaraan event budaya perdana Kota Kupang, penguatan layanan kesehatan berbasis Posyandu, serta pengembangan sistem informasi harga pasar dan inovasi daerah.

Dalam arahannya, Walikota Kupang menegaskan pentingnya komitmen bersama seluruh perangkat daerah untuk memastikan setiap output yang dihasilkan tidak berhenti pada tataran perencanaan, tetapi diwujudkan secara nyata dan terukur.

Menutup kegiatan tersebut, Walikota Kupang menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan sebuah langkah bersejarah.

“Pertemuan seperti ini baru pertama kali terjadi sepanjang sejarah Kota Kupang. Ini bukan sekadar rapat, tetapi akan menjadi legacy penting bagi perubahan Kota Kupang ke depan,” tegasnya.

Dengan semangat kolaborasi dan integrasi lintas sektor yang kuat, Pemerintah Kota Kupang optimis seluruh output yang dihasilkan dapat menjadi pendorong utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, responsif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

(Pemerintah Kota Kupang)




HUT ke-17, Perumda Air Minum Kota Kupang Tegaskan Komitmen Tingkatkan Pelayanan

Kupang, nwartapedia.com – Kepala Bagian Hubungan Pelanggan Perumda Air Minum Kota Kupang, Ferdy Jeremias, menyampaikan bahwa momentum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 menjadi wujud rasa syukur sekaligus refleksi atas perjalanan pelayanan kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya dalam puncak perayaan HUT ke-17 Perumda Air Minum Kota Kupang yang berlangsung pada Kamis (16/4/2026).

Menurut Ferdy, selama 17 tahun Perumda Air Minum hadir untuk melayani kebutuhan air bersih masyarakat Kota Kupang, meskipun diakui pelayanan yang diberikan belum sepenuhnya mencapai titik maksimal.

“Puncak perayaan ini adalah ungkapan syukur kami. Tidak terasa 17 tahun kami hadir melayani masyarakat. Walaupun pelayanan belum maksimal, kami tetap optimis dengan dukungan semua pihak, harapan itu akan menjadi kenyataan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan rangkaian kegiatan HUT, baik dari internal maupun eksternal.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat. Kebersamaan ini memiliki arti penting bagi kami dalam memperkuat semangat pelayanan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ferdy berharap momentum kebersamaan dalam perayaan HUT ini dapat menjadi energi baru bagi Perumda Air Minum untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas layanan ke depan.

“Semoga kebersamaan ini menjadi tambahan semangat bagi kami untuk terus maju dan menjadi harapan bagi masyarakat Kota Kupang,” pungkasnya.

Perayaan HUT ke-17 ini menjadi momentum penting bagi Perumda Air Minum Kota Kupang untuk memperkuat komitmen dalam menghadirkan pelayanan air bersih yang lebih baik, merata, dan berkelanjutan bagi seluruh warga. (MI)




Dukung Fasilitas Kesehatan Warga, Filmon Loasana Bantu Material Posyandu di Penkase Oeleta

Kupang, nwartapedia.com – Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur dari Fraksi PSI, Filmon Loasana, memberikan bantuan material bangunan untuk mendukung pembangunan Posyandu di Kelurahan Penkase Oeleta, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Rabu (15/4/2026).

Bantuan berupa pasir, batu kerikil, dan batako tersebut disalurkan kepada masyarakat RW 06 yang mencakup RT 19, 20, 21, 22, dan 26.

Bantuan ini merupakan inisiatif pribadi sebagai bentuk perhatian terhadap kebutuhan fasilitas kesehatan dasar di lingkungan masyarakat.

Pembangunan Posyandu ini digagas secara swadaya oleh warga melalui semangat solidaritas, guna menghadirkan layanan kesehatan yang lebih dekat dan mudah diakses, khususnya bagi ibu dan anak.

Filmon Loasana menilai bahwa keberadaan Posyandu sangat penting dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat mempercepat proses pembangunan sehingga segera dapat dimanfaatkan.

“Fasilitas seperti Posyandu harus kita dorong bersama karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan aktif warga dalam pembangunan tersebut.

Menurutnya, kolaborasi antara masyarakat dan pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam memperkuat pembangunan di tingkat lokal.

Warga setempat menyambut positif bantuan tersebut dan berharap pembangunan Posyandu dapat segera selesai serta digunakan untuk menunjang pelayanan kesehatan di lingkungan mereka.

Dukungan ini diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan akses layanan kesehatan serta memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat (MI)




Peningkatan Jalan di GOR Oepoi Segera Dimulai, Pemkot Kupang Utamakan Kualitas dan Akses Publik

Kupang, nwartapedia.com – Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Kupang segera memulai pekerjaan peningkatan ruas jalan di kawasan GOR Flobamora sebagai bagian dari upaya memperbaiki infrastruktur strategis kota.

Ruas Jalan Iman Budiman yang berada di depan GOR Oepoi selama ini dikenal sebagai jalur padat yang menghubungkan berbagai aktivitas masyarakat menuju pusat kota.

Kondisi tersebut mendorong pemerintah untuk mempercepat penanganan guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bidang Bina Marga, Jeck Puu, menyampaikan bahwa proses pengadaan proyek telah rampung dan kini memasuki tahap persiapan pelaksanaan.

Proyek ini akan dikerjakan oleh CV Tiga Putra Agung dengan nilai kontrak sebesar Rp5,579 miliar. Dalam waktu dekat, pihak kontraktor akan menerima penyerahan lapangan sebagai tanda dimulainya pekerjaan.

Tahapan awal meliputi pengecekan kondisi lapangan (MC 0) dan rapat persiapan konstruksi (PCM), sebelum pekerjaan fisik dilaksanakan secara bertahap.

Lingkup pekerjaan mencakup pembangunan badan jalan dengan struktur beton bertulang, perbaikan lapisan dasar, penimbunan agregat, serta pembenahan sistem drainase dan trotoar.

Penanganan ini diharapkan tidak hanya memperkuat konstruksi jalan, tetapi juga meningkatkan fungsi kawasan secara menyeluruh.

Menurut Jeck, penggunaan konstruksi beton bertulang dipilih untuk menjamin daya tahan jalan dalam jangka panjang, terutama mengingat tingginya intensitas lalu lintas di kawasan tersebut.

Pekerjaan ditargetkan selesai dalam waktu 150 hari kalender dengan tetap mengedepankan standar mutu.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh proses pengadaan dilakukan secara transparan melalui sistem LPSE, sehingga dapat dipantau publik dan bebas dari intervensi.

Di tengah keterbatasan anggaran, proyek ini tetap diprioritaskan karena dinilai memiliki peran penting dalam mendukung konektivitas serta efisiensi mobilitas masyarakat Kota Kupang.

Dengan dimulainya pekerjaan dalam waktu dekat, pemerintah berharap kawasan GOR Oepoi dapat memiliki infrastruktur jalan yang lebih layak, aman, dan mendukung aktivitas masyarakat secara optimal.***




Wali Kota Kupang: HUT ke-17 Perumda Air Minum Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Kupang, nwartapedia.com – Wali Kota Kupang, Christian Widodo menegaskan bahwa perayaan Hari Ulang Tahun ke-17 Perumda Air Minum Kota Kupang harus memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya dalam sambutan pada puncak perayaan HUT yang digelar di Kota Kupang, Kamis (16/4/2026).

Dalam kesempatan itu, Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada jajaran Perumda Air Minum atas dedikasi selama 17 tahun dalam menyediakan layanan air bersih bagi masyarakat.

Ia juga mengapresiasi berbagai kegiatan sosial yang dilakukan dalam rangkaian HUT, seperti bakti sosial, pengobatan gratis, pasar murah, hingga pemasangan sambungan rumah gratis bagi warga berpenghasilan rendah.

“Perayaan tidak boleh sekadar seremonial, tetapi harus memberi dampak nyata. Apa yang dilakukan hari ini sudah tepat karena menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia mengibaratkan Perumda Air Minum sebagai “kapal” yang tidak hanya berlabuh di dermaga, tetapi harus berani menghadapi gelombang persoalan di tengah masyarakat, khususnya terkait pemenuhan kebutuhan air bersih di Kota Kupang.

Menurutnya, air merupakan sumber kehidupan yang harus dilayani secara adil dan merata tanpa diskriminasi. Oleh karena itu, pelayanan publik di sektor air minum harus terus ditingkatkan, baik dari sisi kualitas, kontinuitas, maupun pemerataan layanan.

“Selama masih ada warga yang belum mendapatkan akses air bersih, maka tugas kita belum selesai. Kita tidak hanya menjadi operator, tetapi penjaga kehidupan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa menyampaikan bahwa selama 17 tahun, pihaknya terus berupaya menghadirkan layanan air sebagai bagian dari harapan dan kehidupan masyarakat.

“Air yang kami alirkan bukan sekadar layanan, tetapi juga harapan bagi warga Kota Kupang,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, berdasarkan survei terbaru, tingkat kepuasan pelanggan Perumda Air Minum Kota Kupang mencapai angka 82 dengan kategori baik.

Meski demikian, pihaknya mengakui masih terdapat sejumlah aspek yang perlu ditingkatkan ke depan.
Dalam momentum HUT ke-17 ini, Perumda Air Minum juga meluncurkan berbagai program, di antaranya pemasangan 17 sambungan rumah gratis, program berbagi air, serta penguatan layanan berbasis digital.

Ketua panitia HUT, Marius R. Seran menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan telah berlangsung sejak 2 Maret hingga 16 April 2026, dengan mengusung tema “17 Tahun Perumda Air Minum Mengalirkan Harapan.”

Berbagai kegiatan tersebut meliputi bakti sosial di panti asuhan, donor darah, pelayanan kesehatan gratis, pasar murah, edukasi HIV/AIDS di sekolah, hingga peluncuran program inovatif untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Pemerintah Kota Kupang berharap, momentum ini menjadi penguatan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas layanan air bersih, sekaligus memperluas jangkauan pelayanan bagi seluruh masyarakat Kota Kupang. (MI)