Wakil Ketua Dewan Pers Akan Hadir Sebagai Narasumber Webinar Dialog Media Bekasi Raya

 

BEKASI,mwartapedia.com —  – Wakil Ketua Dewan Pers, Hendry CH Bangun dipastikan hadir dalam gelaran Webinar Dialog Media di Bekasi, Rabu (28/07/2021) mendatang.

 Kehadiran Hendry sebagai nara sumber dan pemateri Undang Undang nomor 40 tahun 1999 tentang Pers dan Revisi Undang-undang (UU) tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang direkomendasikan Dewan Pers dan telah mendapat persetujuan Presiden Joko Widodo sesuai SKB Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Menkominfo Johnny G Plate.

“Ya, info yang saya terima dari sekretaris SMSI Provinsi Jawa Barat Ahmad Syukri, kepastian bang Hendry hadir sebagai nara sumber sudah positif mewakili Ketua Dewan Pers Muhammad Nuh, Insya Allah tidak ada hambatan dan kita semua sehat,” ucap Ketua SMSI Bekasi Raya, Doni Ardon kepada wartawan, Rabu (21 Juli 2021) malam.

Selain Hendry, nara sumber lainnya yang sudah positif hadir dalam Webinar Dialog Media yakni CEO AYO Media Roberto AM Purba, Kepala Bappeda Kabupaten Bekasi Dedi Supriyadi dan Ketua KADIN Kabupaten Bekasi Heri Noviar. 

Doni Ardon menjelaskan, Webinar Dialog Media dirasa cukup penting sebagai jembatan pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19. Terlebih, Bekasi sebagai daerah industri terbesar se Asia menerima dampak cukup serius akibat wabah virus Covid-19. 

“Dalam hal ini perlu diperkuat peran Kadin sebagai organisasi yang mewadahi para pengusaha Indonesia berdasarkan Undang-Undang (UU) No.1 tahun 1987”.

“Begitupun SMSI sebagai konstituen Dewan Pers yang mewadahi para pengusaha media siber perlu berperan dalam memitigasi dampak pandemi Covid-19, mewartakan informasi yang benar, baik dan bermanfaat kepada masyarakat serta mewartakan gagasan-gagasan optimistis dan kreatif di masa pandemi Covid-19 yang diwarnai perbagai perubahan pola hidup manusia”.ungkapnya.

“Target Webinar ini adalah adaptasi kebiasaan baru dalam hal perencanaan pembangunan dan terbentuknya pola kerjasama saling mengikat antar stakeholder, mulai jajaran pemerintah, pengusaha, aparat keamanan, media dan lembaga sosial,” ungkap Doni Ardon.

Humas Kadin Kabupaten Bekasi itu lalu berharap dengan telah ditunjuknya Dr. H. Dani Ramdani, MT sebagai penjabat Bupati Bekasi oleh Kemendagri dapat membawa perubahan lebih baik di Kabupaten Bekasi.

“Pe er pak Dani cukup berat, banyak persoalan harus diselesaikan, semua unsur harus dilibatkan dan kita siap mengawal kebijakan Pj Bupati Bekasi pak Dani,” harap Doni Ardon.

Dia mengajak insan media dan jejaring pers untuk hadir mensukseskan Webinar Dialog Media dan memberikan dukungan melalui @twibbonize https://twb.nz/dialogmediabekasiraya .

(ML/IB)




Hargai Jasa Pahlawan, Dinsos NTT dan Kodim 1604/Kupang Ajak Siswa Ziarah Wisata ke TMP Darmaloka

Kupang,Wartapedia.com — Untuk menghargai jasa Pahlawan, Dinas Sosial Provinsi NTT bekerjasama dengan Kodim 1604/Kupang mengajak pelajar siswa siswi dari salah satu SMP dan SD di Kabupaten Kupang untuk melaksanakan ziarah Wisata di tempat Taman Makam Pahlawan Darmaloka kupang. Kamis, (22/07/2021). 

Sebanyak 15 orang pelajar dari Kabupaten Kupang melakukan ziarah Wisata di TMP Dharmaloka Kupang yang di selenggarakan oleh Dinas Sosial Provinsi NTT bekerjasama dengan Kodim 1604/Kupang, ke-15 pelajar tersebut terdiri dari SMP. Negeri 6 Satu Atap Kupang Tengan 5 orang, SMP Pelita Hati 5 orang dan SD Pelita Hati sebanyak 5 orang. 

Maksud dan tujuan dilaksanakan Ziarah Wisata terhadap para pelajar atau generasi dari beberapa sekolah adalah untuk menanamkan nilai-nilai kepahlawanan. 

Babinsa Sertu Niko Oemolos saat ditemui mengatakan bahwa Nilai-nilai Kepahlawanan, Keperintisan dan Kesetiakawanan Sosial yang telah diwariskan seperti sifat rela berkorban, pantang menyerah, bekerja keras, suka menolong dan lain lainnya, hendaknya selalu ditumbuh kembangkan khususnya di kalangan generasi muda sedini mungkin. 

“Di era globalisasi seperti saat ini dengan berbagai pengaruh, dan jika tidak hati-hati menyikapinya maka dikhawatirkan banyak generasi muda terjerumus kearah sikap dan tindakan yang negatif,”ungkapnya.

Kegiatan ziarah wisata diawali dengan apel penghormatan arwah pahlawan di lapangan TMP Dharmaloka dilanjutkan dengan ziarah tabur bunga di Makam Pahlawan Nasional dan makam-makam pejuang lainnya. 

Ditambahkan, tujuan apel dan ziarah tabur bunga ini adalah agar peserta dapat merefleksikan diri mereka mengingat masa lalu perjuangan para pahlawan nasional dalam mempertahankan Kemerdekaan Indonesia melawan penjajahan dari Belanda. 

“Kami mengajak para pelajar  menaburkan bunga tanda penghormatan dan mendoakan arwah para pahlawan dan pejuang kemerdekaan agar diberikan disisi terbaik Tuhan Yang Maha Esa,”ucap Babinsa.

Turut hadir dalam kegiatan ziara wisata Kepala Dayasos Provinsi NTT Roby Ndun, S.Sos serta Anggota Kodim 1604/Kupang dan perwakilan Guru dari masing-masing sekolah serta staf dari Dinas Sosial Provinsi NTT. (ML/IB).





Wali Kota Kupang Apresiasi Klinik Pratama dan Pos Pelayanan Terpadu Satu Atap Kejati NTT

Kupang,mwartapedia.com – Wali Kota Kupang Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH, mengapresiasi pembangunan Klinik Pratama di Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT. Apresiasi tersebut disampaikannya saat menghadiri  Peresmian Pos Pelayanan Terpadu Satu Atap, Klinik Pratama dan Aula Lopo Sasando di Kejaksaan Tinggi NTT,  Kamis (22/7). 

Menurutnya  kehadiran Klinik Pratama ini akan membantu masyarakat Kota Kupang dalam mendapatkan pelayanan kesehatan juga vaksinasi secara baik. Demikian pula dengan Pos Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang menurutnya menjadi salah satu kebanggaan Kota Kupang dan diyakini akan membantu membangun masyarakat NTT khususnya di Kota Kupang bersama-sama memberantas korupsi, kolusi dan nepotisme. 

Wali Kota juga berterima kasih kepada Kejaksaan khususnya Kajari Kota Kupang yang selama ini sudah mendukung dan bersama – sama melawan dan memberantas korupsi di Kota Kupang. 

Kepala Kejaksaan Tinggi Dr. Yulianto, SH, MH dalam sambutannya menyampaikan dalam rangka mewujudkan visi dan misi sebagai seorang pemimpin yang wajib membawa perubahan dan bermanfaat maka hari ini diresmikan Klinik Pratama. Harapannya adalah warga – warga Adhyaksa dan masyarakat Kota Kupang yang sakit bisa langsung berobat di Klinik Pratama. 

Demikian juga halnya dengan PTSP menurutnya dimaksudkan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Kita ingin menciptakan sebuah sistem kerja yang anti korupsi dan telah membentuk tim penegak disiplin buat oknum – oknum yang tidak melayani masyarakat dengan baik,” tegasnya. 

Kajati juga berterima kasih kepada  Pemerintah Kota Kupang dalam hal ini Wali Kota Kupang yang telah mendukung Kejati dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat NTT,  khususnya Kota Kupang dalam hal  kegiatan vaksinasi massal. 

Disampaikannya dalam tempo satu minggu sudah mencapai 18.401 jiwa warga menerima vaksinasi tahap pertama pada vaksinasi massal yang digelar Kajati. Dia berharap kerja sama yang baik antara Kejati dan Pemerintah Kota Kupang  selanjutnya bisa tetap berjalan dengan baik.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Kejaksaan Tinggi NTT, E. S. Maruli Hutagalung, Ibu Ketua IAD Adhiyaksa Darmakarini NTT, Ny. Yessi Yulianto, Kajari Kota Kupang Max Oder Sombu dan para asisten di lingkup Kejaksaan Tinggi NTT. (PKP_ech/ans/Ml/IB).




Camat Lamba Leda Resmikan Sarana Air Minum PANSIMAS di Desa Goreng Meni

 

Borong,mwartapedia.com — Camat Lamba Leda, Longginus Rohos, S. Sos, meresmikan sarana air minum program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (22/07/2021). 

Peresmian sarana air minum Pamsimas tahun anggaran 2021 ini adalah anggaran murni dari Pansimas sebesar Rp. 200.000.000 (dua ratus juta rupiah).

 Camat Lamba Leda saat dihubungi media ini  mengatakan bahwa inovasi yang dilakukan ini bisa memberikan manfaat dan dirasakan oleh seluruh masyarakat setempat hingga beberapa tahun ke depan.

“Selaku pemerintah, kami sangat mengapresiasi langkah dan inovasi setiap pimpinan desa dalam membangun kesejahteraan masyarakat dalam bentuk apapun,” ujar Longginus.

Camat Lamba Leda juga berharap, agar nantinya sarana bantuan realisasi air bagi masyarakat setempat bisa dirasakan manfaatnya. 

“Saya mengharapkan pengelolaan sarana air bersih yang ada ini bisa terealisasi dengan baik bagi masyarakat,” Harapnya.

Kepada masyarakat Desa Goreng Meni, Camat Lamba Leda juga menghimbau agar bisa menjaga sarana yang diberikan oleh pemerintah agar bisa bermanfaar bagi kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Saya menghimbau kepada Kepala Desa dan seluruh masyarakatnya agar menjaga dan merawat sarana air bersih yang ada sehingga bermanfaat karrna dengan bantuan yang ada masyarakat mudah mendapatkan air bersih dan meningkatkan kwalitas kesehatan masyarakat,”pungkasnya. (ML/IB)




Tidak Ada Sama Sekali Bansos Untuk Terdampak Covid-19 Dan Isoman Dari Pemkab Bekasi Dan PemPus ke-Desa Satria Jaya

Bekasi,mwartapedia.com — Sejak mewabahnya penyakit virus corona melanda berbagai belahan dunia yang pada gilirannya menimpa wilayah Kabupaten Bekasi sampai di berlakukannya PPKM Darurat oleh Pemerintah Pusat yang diinstruksikan oleh Presiden Joko Widodo guna menanggulangi wabah Virus Corona (Covid-19) menjadi Polemik yang memunculkan berbagai permasalahan terutama kebutuhan untuk bertahan hidup disaat Covid-19 menerpa wilayah mereka. 

Salah satunya Desa Satria Jaya, Kecamatan Tambun Utara di Kabupaten Bekasi, dimana Desa yang memilik Luas +/- 303 Ha, dengan Jumlah Penduduk 26.989 jiwa dengan mengalami terdampak Covid-19 sebanyak kurang lebih 2.857 jiwa, Isoman 620 jiwa dan meninggal karena covid 18 orang, namun sangat di sayangkan tidak ada satupun bantuan sosial berupa senbako maupun segala kebutuhan untuk para terdampak Covid-19 di wilayah tersebut dari Pemda Kabupaten Bekasi sendiri terutama kemudian Pemerintah Provinsi lalu Pemerintah Pusat.

Hal tersebut di ungkapkan oleh Kades Asta Razan saat di konfirmasi Awak Media di ruangannya (19/07/2021) mengatakan,” Sampai saat ini sama sekali tidak ada bantuan dari Dinas Sosial Kabupaten Bekasi untuk para terdampak Covid-19 termasuk yang Isoman di Desa Satria Jaya,” ungkapnya.

“Ini rencana mau diusulin..karena pihak Desa sendiri sudah kewalahan..sebab engga berhenti ini, ya mudah-mudahan covid segera berlalulah, jadi kitanya juga tetang,”imbuhnya dengan nada kesal diduga karena bantuan sosial dari Pemkab dalam hal ini Dinas Sosial tak kunjung ada itikat baik untuk membantu masyarakat Kabupaten Bekasi yang terdampak Covid-19.

Senada dengan Kades Asta Razan, Kasi Pelayanan Desa Satria Jaya, Abdul Hamid Haris saat di jumpai Awak Media di ruangannya (19/07/2021) sore mengungkapkan bahwa,” Sampai hari ini semenjak adanya Covid-19 di wilayah kami itu belum pernah ada bantuan dari Pemerintah, kami hanya menyalurkan bantuan dari tingkat Desa saja, belum ada informasi bantuan dari Pemerintah Daerah atau Dinas Sosial,” ungkapnya.

Ketika ditanyakan tentang adanya penyampaian dari Dinas Sosial melalui sejumlah Media Online yang memberitakan bahwa ada bantuan dari Dinas Sosial, ia mengatakan,” Tidak ada sama sekali,” tegasnya.

Saat ditanyakan tentang ada tidaknya sosialisasu dari Dinas Sisual terkait bantuan untuk terdampak Covid-19 maupun Isoman, Abdul menjawab,”Tidak tahu, tidak ada…kita malah baru tahu beberapa hari yang lalu dari pihak Kecamatan bahwa kita di suruh bikin Proposal untuk bantuan Sembako..kita dapat Informasi hari Kamis 14 Juli dan Jumatnya tanggal 15 Juli 2021 kemarin kita buat pengajuan,..sebelumnya kita kewalahan sekali ngurusin Covid dan tidak ada Sosialisasi maupun bantuan sosial apapun baik dari Dinas Sosial maupun Dinas terkait seperti Dinas Kesehatan,”tandas Kasi Pelayanan Desa Satria Jaya.

“Kalau kamikan sebenarnya kebetulan saya sendirikan Tim Gugus penerima laporan adanya penderita Covid-19 di Desa Satria Jaya…jadi harapan kami sih bagi teman-teman atau warga kami yang saat ini menjalani Isoman itu mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam hal ini Dinas Sosial…minimal Sembako atau bantuan-bantuan lainlah..mudah-mudahan Pemerintah Kabupaten Bekasi bisa mendengarnya,” Pungkas Kasi Pelayanan Desa Satria Jaya Abdul Hamid Haris.

Sebagaimana diketahui banyak wilayah di Kabupaten Bekasi yang masuk dalam katagory zona merah dan bahkan Bupati Kabupaten Bekasi Eka Supriaatmaja beserta sejumlah Pejabat di Pemkab Bekasi, meninggal dunia akibat dari Covid-19, namun anehnya Dinas Sosial yang berperan untuk membagikan sembako maupun lainnya untuk kebutuhan bertahan hidup bagi para terdampak Covid-19 termasuk masyarakat yang menjalani Isoman (Isolasi Mandiri) tidak ada tindakan serius dan fokus yang dilakukan Dinas Sosial Kabupaten Bekasi serta Dinas terkait lainnya, kendati anggaran untuk penanggulangan Covid-19 itu sendiri telah tersedia di Pemkab Bekasi sebagaimana telah di kemukakan oleh Mendagri Tito Karnavian dalam diskusi “Konferensi Pers Evaluasi Pelaksanaan PPKM Darurat”, pada Sabtu (17/7/2021). (Red).



Tidak Mau Dibayar, Dr Aqua Dwipayana Siap Sharing Komunikasi dan Motivasi di 46 Kampus Milik Lemdiklat Polri

 

JAkARTA,mwartapedia.com — Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana menyatakan kesiapannya untuk Sharing Komunikasi dan Motivasi di 46 Kampus Milik Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang tersebar di seluruh Indonesia. Untuk semua kegiatan itu dia tidak mau dibayar. Aktivitas tersebut untuk memenuhi undangan Kepala Lemdiklat Polri Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel.

Kesiapannya itu disampaikan Dr Aqua lewat telepon menjawab permintaan  Rycko sesaat setelah keluar Surat Telegram Rahasia (STR) pada 18 Februari 2021 tentang mutasi diri Rycko menjadi Kalemdiklat Polri dari jabatan sebelumnya sebagai Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri (1 Mei 2020-18 Februari 2021). Saat itu Dr Aqua menyampaikan selamat kembali ke “habitatnya” kepada Rycko karena dapat amanah mengurusi pendidikan di Polri.

“Uda Rycko selamat kembali mengurusi pendidikan Polri. Itu adalah “habitat” Uda Rycko dan pekerjaan yang sangat mulia yakni menyiapkan sumber daya manusia di Polri yang amanah, profesional, dan berkualitas. Saya yakin Uda Rycko sukses di tempat yang baru tersebut,” ujar Dr Aqua yang biasa memanggil Rycko dengan “Uda” karena sama-sama berasal dari Sumatera Barat.

Sebelumnya Rycko pernah mendapat amanah sebagai Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri (3 Oktober 2014-5 Oktober 2016) di Jakarta dan Gubernur Akademi Kepolisian (Akpol) Lemdiklat Polri (2 Juni 2017-26 April 2019) di Semarang, Jawa Tengah. Mantan ajudan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu sukses memimpin kedua institusi pendidikan tersebut.

Setelah mengucapkan terima kasih, Rycko yang saat itu sedang isolasi mandiri di rumahnya di Jakarta, dengan serius menyampaikan permintaan kesediaan Dr Aqua untuk melaksanakan Sharing Komunikasi dan Motivasi di seluruh kampus yang berada di bawah Lemdiklat Polri.

“Terima kasih Pak Aqua. Saya ingin memperbaiki dan meningkatkan kualitas Lemdiklat Polri termasuk kemampuan komunikasi para dosen, pengasuh, pelatih, dan seluruh siswanya. Terkait dengan itu saya sangat membutuhkan bantuan bapak untuk memotivasi mereka. Ilmu, wawasan, pengetahuan, dan pengalaman bapak dibutuhkan sekali oleh jajaran saya.  Semoga Pak Aqua berkenan dan menyediakan waktu buat mendatangi semua kampus milik Polri termasuk ke seluruh Sekolah Polisi Negara (SPN) untuk melaksanakan Sharing Komunikasi dan Motivasi di sana,” ujar laki-laki kelahiran Bogor, Jawa Barat, 14 Agustus 1966 ini.

Ketika mereka berkomunikasi, Dr Aqua dapat merasakan keseriusan Rycko untuk mensukseskan seluruh amanah yag diberikan kepadanya sebagai Kepala Lemdiklat Polri. Apalagi sebelumnya setiap mendapatkan kepercayaan di Polri, bapak tiga anak itu selalu berhasil.

Rycko menugaskan Dr Aqua untuk melaksanakan Sharing Komunikasi dan Motivasi di 46 Kampus milik Polri yang tersebar di 34 provinsi Indonesia. Rycko meminta Kepala Biro (Karo) Kurikulum Lemdiklat Polri Brigjen Pol Adi Kuntoro untuk mengatur jadwalnya. Menyesuaikan dengan keluangan waktu Dr Aqua.

Kemudian Rycko menceritakan sekilas rencananya setelah resmi jadi Kepala Lemdiklat Polri. Untuk detilnya akan disampaikan langsung kepada Dr Aqua saat mereka ketemu.

Menjawab permintaan Rycko, Dr Aqua menyatakan rasa syukur yang mendalam, terima kasih, dan siap totalitas membantunya memajukan Lemdiklat Polri selama Rycko menjadi Kepalanya. Anggota Dewan Pakar Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) Pusat itu mengajukan satu permohonan kepada lulusan terbaik (Adhi Makayasa) 88B itu dan sangat berharap dipenuhi.

Permohonan Dr Aqua adalah selama beraktivitas yang terkait dengan Lemdiklat Polri termasuk saat melaksanakan semua kegiatan Sharing Komunikasi dan Motivasi di lingkungan Lemdiklat Polri tidak mau diberi uang atau dibayar. Itu merupakan komitmennya sejak lama, juga di jajaran TNI.

Sejak lama khusus di lingkungan TNI-Polri, Dr Aqua telah membulatkan niat mewakafkan dirinya untuk kedua institusi vital tersebut. Untuk itu, laki-laki yang berasal dari Kota Padang, Sumatera Barat tersebut berkomitmen melaksanakan kegiatan Sharing Komunikasi dan Motivasi di lingkungan TNI-Polri tanpa dibayar atau tidak mau dibayar. Itu berlaku untuk seluruh satuan TNI-Polri di pusat hingga daerah-daerah.

Bahkan Dr Aqua pun sering membeli sendiri tiket pesawat jika kegiatan tersebut diadakan di luar kota. Saat acara, bapak dua anak yang jiwa sosialnya tinggi itu suka membagi-bagikan hadiah uang, buku, jalan-jalan ke obyek-obyek wisata, hingga umrah kepada para peserta. Nilainya jika ditotal bisa mencapai ratusan juta rupiah.

“Saya siap dan dengan senang hati bersedia membantu Uda Rycko secara totalitas di Lemdiklat Polri. Permohonan saya cuma satu. Selama beraktivitas dengan jajaran Uda Rycko termasuk saat melaksanakan semua kegiatan Sharing Komunikasi dan Motivasi, mohon saya jangan diberi uang. Tolong hal itu diinfokan kepada jajaran Uda Rycko. Mohon bantuannya untuk bisa konsisten melaksanakan komitmen saya itu,” pinta Dr Aqua.

Sangat Vital dan Strategis
Rycko yang telah lama mengetahui tentang kebiasaan dan komitmen Dr Aqua itu awalnya tidak dapat menerima permohonan itu. Namun setelah diskusi akhirnya mereka sepakat melaksanakannya.

Persetujuan dari Rycko membuat Dr Aqua bersyukur dan makin bersemangat. Staf Ahli Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Bidang Komunikasi Publik itu bertekad bekerja totalitas dan ikhlas membantu Rycko memajukan Lemdiklat Polri.

Rycko tahu Dr Aqua selama ini telah menulis banyak buku dan seluruh hasil penjualannya digunakan untuk berbagai kegiatan sosial termasuk membiayai umrah ratusan orang. Rencananya setiap jajarannya dan para siswa yang menghadiri acara Sharing Komunikasi dan Motivasi Dr Aqua mendapatkan buku-buku karya doktor Komunikasi lulusan dari Universitas Padjadjaran Bandung itu.

Dr Aqua antara lain telah menerbitkan buku “super best seller” Trilogi The Power of Silaturahim. Ketiga buku itu berjudul “The Power of Silaturahim: Rahasia Sukses Menjalin Komunikasi”, “Humanisme Silaturahim Menembus Batas: Kisah Inspiratif Persahabatan Aqua Dwipayana-Ventje Suardana (Satu Kesamaan Yang Mampu Mengatasi Sejuta Perbedaan)” serta “Berkarya dan Peduli Sosial Gaya Generasi Milenial: Kisah Inspiratif Dua Bersaudara Alira-Savero Dwipayana Bergiat untuk Sesama”.

Ketiga buku itu sampai sekarang telah dicetak sebanyak 200 ribu eksemplar. Peminatnya banyak sekali sehingga dalam waktu dekat akan cetak ulang.

“Saat Pak Aqua memberikan Sharing Komunikasi dan Motivasi kepada dosen, pengasuh, pelatih, dan seluruh siswa, mereka perlu diberi buku-buku karya bapak. Ini sekaligus untuk meningkatkan budaya literasi di seluruh jajaran Lemdiklat Polri,” ungkap Rycko.

Kepada Rycko, Dr Aqua mengatakan bahwa Lemdiklat Polri sangat vital dan strategis sekali buat mendidik sumber daya manusia (SDM) Polri. Seluruh jajarannya perlu diingatkan tentang hal tersebut.

Selain itu lanjut mantan wartawan di banyak media besar tersebut, Rycko sebagai Kepala Lemdiklat Polri harus secara serius dan sungguh mengupayakan menghilangkan stigma bahwa bertugas di Lemdiklat Polri adalah tempat buangan. Sehingga jajarannya merasa dihargai, semangat selama bekerja, dan semuanya bersama-sama mengupayakan kinerja yang terbaik.

Mereka yang berprestasi, tambah Dr Aqua agar dipromosi dan dipindahkan ke tempat lain yang lebih menantang dan prospektif. Itu salah satu upaya untuk memotivasi para personil agar kerjanya selalu semangat dan mengoptimalkan potensi dirinya.

“Terima kasih banyak Uda Rycko karena berkenan memenuhi permohonan saya. Insya Allah saya totalitas membantu Uda Rycko untuk memajukan Lemdiklat Polri. Saya menunggu arahan dan perintah lebih lanjut dari Uda Rycko,” kata Dr Aqua dengan rendah hati.

Selesai mereka komunikasi, Dr Aqua mulai mempelajari dan mendalami tentang Lemdiklat Polri. Sebagai antisipasi jika sewaktu-waktu mulai berkontribusi di lembaga pendidikan Polri itu.

Optimis Terwujud
Rycko bertekad menjadikan seluruh kampus di bawah Lemdiklat Polri sebagai objek vital Polri. Seiring dengan pelaksanaan transformasi pendidikan Polri, dia optimis niat baik itu dapat terwujud.

Rycko menyampaikan tekadnya itu kepada Dr Aqua saat mereka ketemu dan diskusi sekira lima jam di Lemdiklat Polri pada Selasa, 29 Juni 2021 lalu. Rycko sengaja mengundang Dr Aqua untuk kegiatan tersebut.

“Saat ini di bawah saya ada 46 kampus yang tersebar di seluruh Indonesia. Sejak mendapat amanah memimpin Lemdiklat Polri pada 18 Februari lalu saya telah bertekad menjadikan semua kampus Polri sebagai objek vital Polri. Ini sangat penting karena mendidik seluruh personil Polri di kampus-kampus tersebut,” jelas Rycko.

Laki-laki yang rendah hati itu sadar untuk mewujudkan tekadnya tersebut butuh perjuangan dan pengorbanan. Apalagi sampai sekarang masih banyak stigma negatif terkait dengan bekerja di Lemdik.

“Bersama teman-teman di Lemdiklat Polri, saya berusaha secara optimal merubah stigma Lemdik sebagai tempat tugas yang kurang menarik, kurang diminati, banyak yang menghindar, menolak, sedih, bahkan rasanya mau kiamat saja ketika ditugaskan di Lemdik,” papar Rycko.

Kenyataannya, lanjut mantan Kapolres Metro Jakarta Utara itu, Lemdik menjadi tempat buangan, parkir, orang kasus atau menunggu proses sidang kasusnya, tempat lompatan mencari jabatan, numpang jabatan dan seterusnya.

Begitu ditempatkan di Lemdik, tambah Rycko, ada yang langsung turun semangatnya, hilang kreativitasnya, lenyap inovasinya, dan terus mencari jalan peruntungan agar segera pindah dari Lemdik.

“Setidaknya berusaha pindah ketiga tempat favorit yang berkaitan dengan perijinan, dengan pengaturan sumber daya manusia, dan yang berkaitan dengan perampasan hak asasi manusia. Tentunya tidak semua petugas polisi memiliki stigma seperi itu. Hanya sebagian kecil saja,” tegas Rycko yang selama ini dikenal sebagai jenderal polisi yang senang belajar termasuk mendalami agama.

Rycko mengatakan semua itu saat Orasi Ilmiah Pengukuhan Guru Besar  Ilmu Kepolisian dirinya di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian pada Senin, 21 Juni 2021 lalu. Rycko menyampaikan Visi Mewujudkan lembaga pendidikan Polri menjadi “centre of excellence” dalam mencetak anggota Polri yang Presisi.

“Untuk mencapai kebijakan yang menjadi visi di atas maka disusun strategi pencapaiannya yaitu Lemdiklat “learning” dan memposisikan kampus Polri sebagai objek vital Polri,” papar Rycko.

Judul orasi ilmiahnya adalah “Transformasi Pendidikan Polri sebagai “Learning Organization” dari Perspektif Ilmu Kepolisian”.

Menurut Rycko agar kampus dapat dijadikan sebagai objek vital Polri maka ditetapkan program prioritas Lemdiklat “learning”. Seluruhnya ada delapan program.

Pertama, mewujudkan kampus yang sehat. Kedua, mewujudkan kampus yang aman. Ketiga, mewujudkan kampus sebagai pusat keunggulan. Keempat, mewujudkan kampus tempat favorit dan prestasi.

Kelima, membangun kampus dengan kurikulum kekinian dan menjawab tantangan tugas. Keenam, membangun kampus dengan struktur kuat. Ketujuh, membangun kampus kebangsaan. Kedelapan, mewujudkan pendidikan tinggi  ilmu kepolisian yang inklusif untuk umat manusia.

“Sejatinya kehidupan itu juga pembelajaran yang panjang dan tidak akan pernah berakhir. Guru dan tenaga pendidik menjadi aktor utamanya. Mari kita terus berbenah diri, melakukan pembelajaran menjawab tantangan yang semakin ketat guna mempersiapkan generasi unggul yang kreatif dan inovatif,” pungkas Rycko.

Untuk mewujudkan semua program yang telah disusunnya Rycko meminta bantuan dan dukungan banyak pihak termasuk Dr Aqua.

Rycko Berikan Hadiah Lima Buku
Pada Selasa pagi, 29 Juni 2021 lalu Dr Aqua memenuhi undangan rapat di Lemdiklat Polri yang langsung dipimpin Rycko. Juga dihadiri Wakil Kepala Lemdiklat Polri Irjen Pol Luki Hermawan.

Sebelumnya selain Rycko ada empat pejabat di jajarannya yang menghubungi Dr Aqua untuk memastikan kehadirannya di rapat itu. Mereka adalah Karo Perencanaan dan Administrasi Brigjen Pol Mulia Hasudungan Ritonga, Karo Kurikulum Brigjen Pol Adi Kuntoro, Kabag Kurikulum dan Bahan Ajar Pendidikan Pembentukan Kombes Pol Agus Salim, dan Kasubbag Kurhanjar Diktuk Perwira Kurhanjar Diktuk AKBP Henny Wuryandari.

Selama rapat sekitar dua jam, Dr Aqua menyimak semua yang disampaikan Rycko dan peserta lainnya. Di samping itu memberikan berbagai masukan.

Selesai rapat, mereka berdua melanjutkan diskusi sekitar tiga jam. Diselingi sholat Zuhur berjamaah di masjid As-Samii’ Lemdiklat Polri. Total mereka ketemu dan diskusi sekira lima jam.

Sholat berjamaah saat Zuhur dan Ashar adalah kebiasan Rycko setiap bertugas di manapun. Bahkan mantan Kapolda Sumatera Utara itu sering menjadi imamnya saat sholat bersama.

“Sayang kalau di kompleks kantor kita ada masjid tidak dimanfaatkan secara maksimal. Rasanya rugi sekali,” ujar Rycko yang di manapun bertugas secara konsisten menunjukkan keteladanan.

Saat makan siang di ruangannya, Rycko mengundang stafnya yang pernah jadi wakilnya saat menjabat Gubernur Akademi Kepolisian di Semarang. Dia adalah Irjen Pol Asep Syahruddin yang merupakan teman seangkatannya di Polri. Kemudian memanggil Karo Kurikulum Brigjen Pol Adi Kuntoro.

Kepada Adi, Rycko meminta membuatkan jadwal Dr Aqua untuk Sharing Komunikasi dan Motivasi di kampus-kampus yang berada di bawah Lemdiklat Polri termasuk seluruh SPN.

“Tolong Pak Adi susunkan jadwal Pak Aqua untuk Sharing Komunikasi dan Motivasi ke kampus-kampus Lemdiklat Polri termasuk ke semua SPN. Setelah perencanaannya dibuat, diajukan ke saya termasuk usulan anggarannya,” pesan Rycko sambil tersenyum.

Laki-laki yang ikut melumpuhkan teroris Dr Azahari dan kelompoknya di Kota Batu, Malang, Jawa Timur, 9 November 2005 lalu itu memberikan hadiah lima buku karyanya kepada Dr Aqua. Judulnya adalah “Pemolisian Masa Depan”, “Dari Birokrasi Menuju Organisasi Pembelajar”,
“Perilaku Organisasi Kepolisian”, “Metode Penelitian Kebijakan”, dan “Manajemen Sumberdaya Manusia Di Sektor Jasa Tenaga Sekuriti”. Tiga buku yang terakhir ditulis bersama Dr Surya Dharma.

Sedangkan Dr Aqua memberikan dua buku terbarunya kepada Rycko. Judulnya adalah “Humanisme Silaturahim Menembus Batas: Kisah Inspiratif Persahabatan Aqua Dwipayana-Ventje Suardana (Satu Kesamaan Yang Mampu Mengatasi Sejuta Perbedaan)” serta “Berkarya dan Peduli Sosial Gaya Generasi Milenial: Kisah Inspiratif Dua Bersaudara Alira-Savero Dwipayana Bergiat untuk Sesama”.

Kedua buku itu sampai sekarang telah terjual sekira 30 ribu eksemplar. Rycko mengapresiasi buku itu dan buku-buku lainnya karya Dr Aqua. (Ist)




Kodim 1604/Kupqng Lakukan Penyemprotan Desinfektan di SDI Kuanino 3

Kupang,mwartapedia.com — Kodim 1604/Kupang kembali melakukan penyemprotan cairan disinfektan dilokasi SD Inpres Kuanino 3 untuk memutus rantai penyebaran Covid 19 di Kota Kupang.

Senin 19 Juli  2021 pukul 09.05 Wita Tim Satgas Covid 19 Kodim 1604/Kupang yang dipimpin oleh Pasi Intel Kodim 1604/Kupang Kapten Inf Nerson Baitanu, atas perintah dan petunjuk Dandim 1604/Kupang Kolonel Arh. Abraham Kalelo, untuk terus melakukan pengecekan dan penyemprotan disinfektan di tempat-tempat umum seperti Kampus, Gereja, Masjid dan sekolahan sebagai sentral aktifitas masyarakat.

Salah satu lokasi yang dilakukan penyemprotan hari yaitu bertempat di SD Inpres Kuanino 3, Jl.Saptamarga II, Kel. Kuanino, Kec. Kota Raja, Kota Kupang telah dilaksanakan penyemprotan cairan disinfektan oleh tim satgas covid – 19 Kodim 1604/Kupang yang dipimpin langsung oleh Pasi Intel Kodim 1604/Kupang Kapten Inf Nerson F Baitanu, kekuatan 5 orang personil didampingi oleh Babinsa Kel. Kuanino Serma Suprapto, kegiatan tersebut dalam rangka untuk mensterilkan dan memutus matai rantai penyebaran Covid – 19 di Wilayah Kodim 1604/Kupang. 

Tanggapan dan respon dari seorang staf/Bendahara SD Inpres Kuanino 3, bpk. Fakhruddin Prasong,S.Ag.M.Pd, mewakili Kepsek bpk. Frans Un Bouk,S.Pd.

menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada pihak Kodim 1604/Kupang dan tim satgas Covid Kodim Kupang yang dipimpin oleh Kapten Nerson Baitanu yang telah membantu kami pihak sekolah untuk mensterilkan lokasi dan komplex sekolah dari virus Covid 19. Dengan adanya kegiatan ini membuat kami para staf dan guru dapat bekerja dengan tenang untuk melayani proses belajar di sekolah ini.

Semoga TNI dan Kodim Kupang terus berkarya bersama rakyat dan dicintai oleh masyarakat kota Kupang. (ML/IB)





Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Beras PPKM

Kupang,mwartapedia.com — Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM., MH., secara simbolis menyerahkan bantuan 10 kilogram beras kepada 22.518 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sosial Tunai (BST) yang terdampak pemberlakuan PPKM Mikro di Kota Kupang, Senin (19/7). 

Penyerahan kali ini mendapat pengawasan langsung dari Kanwil BPKP NTT dan dilakukan secara simbolis pada 3 kelurahan yakni Kelurahan Oetete, Kelurahan Oebobo dan Kelurahan Kayu Putih mewakili 51 kelurahan yang ada di Kota Kupang. 

Turut menghadiri dan menyerahkan bantuan, Kepala Wilayah Perum Bulog Kanwil NTT, Asmal, Kepala Perwakilan BPKP NTT, Sofyan Antonius, Kepala Dinas Sosial Kota Kupang, Lodywik Djungu Lape, S.Sos., Camat Oebobo, Paulus Kajo Werang, SE., serta para Lurah setempat. 

Terkait adanya bantuan beras PPKM Mikro dari pemerintah pusat tersebut, Wali Kota Kupang menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah berperan penting dalam proses penyaluran. 

Beliau berharap agar bantuan ini bermanfaat bagi keluarga penerima selama masa penerapan PPKM Mikro. Dihimbau dalam penyaluran kepada sekitar 22.518 KPM, petugas maupun penerima tetap patuh dan melaksanakan standar protokol kesehatan (prokes) agar tetap sehat dan terhindar dari bahaya virus Covid-19. 

Penerapan PPKM Mikro telah berdampak kesulitan masyarakat memenuhi kebutuhan hidup. Bantuan beras PPKM adalah bantuan dari pemerintah untuk warga terdampak adanya penerapan PPKM Mikro. Sehubungan itu Bulog mendapatkan mandat menyalurkan bantuan beras untuk tiap KPM. Beras masing-masing seberat 10 kilogram dari pemerintah pusat itu disalurkan Bulog NTT melalui Pemerintah Kota Kupang dalam hal ini Dinas Sosial Kota Kupang. 

Khusus Kota Kupang total bantuan beras yang diberikan berjumlah 225.180 kilogram. 

Diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pokok warga masyarakat terdampak selama PPKM Mikro berlangsung. Adanya bantuan beras PPKM diharapkan mampu membantu dari sisi pangan, sehingga anggaran bantuan untuk PKH dan BST bisa dimanfaatkan sesuai peruntukkan, khususnya selama PPKM Mikro berlangsung.  (PKP_chr/ML/IB)





Hikmah WA Bermasalah, Intensitas Silaturahim dan Imunitas Tubuh Meningkat

Oleh: Dr. Aqua Dwipayana

Kupang,mwartapedia.com —  umat malam lalu, 16 Juli 2021 saat sedang zoom meeting dengan peserta yang terbatas, hanya tiga orang, tiba-tiba whatsapp (WA) saya bermasalah. Sebagian datanya hilang. Meski begitu saya tetap fokus pada rapat hingga tuntas._ 

Kepada peserta rapat dan para relasi yang sering kontak, langsung saya sampaikan tentang WA yang tidak dapat digunakan. Saya infokan jika sewaktu-waktu ada yang perlu dikomunikasikan dapat menyampaikan lewat telepon atau Blackberry. 

Dengan begitu komunikasinya tetap lancar. Meski dengan jumlah orang yang terbatas karena info itu saya sampaikan kepada beberapa orang saja. 

Malam itu juga saya mencoba memulihkan WA yang bermasalah tersebut. Tidak berhasil. 

Saya menyikapinya dengan tenang. Seperti tidak terjadi apa-apa. Itu sebagai wujud nyata berpikir positif. Sekaligus upaya menjaga imunitas tubuh di saat pandemi Covid-19. 

Untuk menenangkan diri sekaligus menghibur, saya “tanamkan” bahwa WA bermasalah itu adalah cara TUHAN “menyuruh” saya istirahat sejenak dari aktivitas rutin berkomunikasi lewat WA.

Saat WA-nya proses pemulihan saya istirahat seperti biasa. Doa dan harapannya Sabtu pagi, 17 Juli 2021 begitu bangun tidur WA-nya sudah pulih kembali. 

Begitu bangun tidur, saat mengecek WA, saya melihat pemulihannya hanya 25%. Perubahannya tidak signifikan. 

Saya kemudian mengontak Hasan, langganan di Mall Jambu Dua Bogor yang biasa membantu jika telepon genggam saya bermasalah. Karena masih dalam situasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat sehingga dia tidak “ngantor”. Tokonya tutup. 

“Selama PPKM darurat toko tutup Pak Aqua. Saya sekeluarga sedang di mertua di Jakarta. Ngga tahu sampai kapan bukanya,” ujar Hasan sambil curhat tentang penghasilannya yang terhenti bersamaan dengan pemberlakuan PPKM darurat. 

Hasan mengatan Senin minggu depan (hari ini-pen) akan ke Bogor. Jika sudah tiba di Bogor bakal mampir ke rumah untuk mengecek dan memperbaiki WA saya yang bermasalah. 

*Menghibur Diri*

Sambil menunggu hari Senin, Hasan memberi “kursus” singkat dengan menyampaikan beberapa instruksi untuk pemulihan WA saya. Semua pesannya saya simak dan laksanakan. 

Alhamdulillah berhasil. Saya sangat bersyukur dan senang sekali. Meski ada sebagian data percakapan yang hilang. Saya mengikhlaskannya. Sekaligus untuk menghibur diri agar imunitas tubuh tetap terjaga dengan baik. 

Saya tidak mau “menyiksa” diri karena WA bermasalah. Berusaha menghadapinya dengan realistis dan secara bertahap memperbaikinya. Apapun hasilnya saya meyakini itulah yang terbaik menurut TUHAN. 

Di samping itu tentu mengambil hikmahnya. Banyak sekali. Di antaranya “istirahat” sementara dari WA. Beralih pada aktivitas lain yang tetap produktif dan bermanfaat. 

Ibaratnya mesin, WA perlu waktu untuk istirahat. Setelah rutin setiap hari dipakai. Kecuali saat tidur, silaturahim, melaksanakan Sharing Komunikasi dan Motivasi, serta aktivitas lainnya. 

Saya putuskan sepanjang Sabtu WA-nya tetap “istirahat”. Meski sudah pulih kembali. Seiring dengan itu saya menata pengelompokkannya untuk memudahkan pengiriman pesan-pesan. 

Ternyata terjadi penambahan hampir seribu nomor baru. Itu saya ketahui saat menata pengelompokkannya. Lumayan banyak. 

Setelah penataannya selesai dan memastikan semua ok, Minggu sore kemarin, 18 Juli 2021, saya kembali membagikan tulisan. Pilihannya pada topik yang sedang aktual yakni tentang Covid-19. 

Saya sengaja memilih topik tersebut karena meyakininya menarik perhatian banyak orang. Semua orang butuh info tentang itu. 

Saya pilih membagikan link berita berjudul “Hikmah di Balik Perjuangan Pulih dari COVID-19: Lebih Dekat dengan Allah SWT” yang diterbitkan tugumalang.id. Media online yang sedang berkembang dan memiliki prospek cerah untuk maju. 

Dugaan saya tepat. Hanya hitungan menit langsung mendapat respon dari teman-teman. Jumlah tanggapannya ratusan. Fantastis. 

Sebagian ada juga yang menyampaikan rasa syukur dan kegembiraannya karena bisa kembali komunikasi sama saya. Setelah lama tidak kontak. 

Seluruh respon itu positif sekali. Silaturahim saya dengan mereka jadi intens. Apalagi sudah lama kami tidak berkomunikasi. 

*Sikapi sebagai Cobaan*

Selama ini saya sangat suka silaturahim termasuk lewat media sosial. Satu-persatu saya respon. Meskipun harus sabar karena jumlahnya banyak. 

Ketika berkomunikasi lewat WA dengan banyak teman, terasa imunitas tubuh saya meningkat. Bahagia dan gembira. Apalagi sebagian ada yang menyampaikan kondisinya. 

Mereka yang sedang senang saya respon dengan menyatakan secara tulus turut merasakan kegembiraan mereka. Sedangkan yang bersedih karena terkena langsung dampak Covid-19 saya hibur dan doakan. Saya melakukannya secara proporsional dan profesional. 

Imunitas saya terasa makin meningkat saat menyimak kisah-kisah sedih dan pilu mereka yang terkena dampak Covid-19. Karena pada saat bersamaan ada rasa syukur yang mendalam sebab kami sekeluarga tidak mengalami seperti yang dialami mereka. 

Betapa sayangnya TUHAN pada kami sekeluarga. Di samping rasa syukur yang mendalam, saya menyikapi semuanya sebagai cobaan. Harus lebih hati-hati, waspada, dan mawas diri. 

Selalu memperbanyak rasa syukur. Makin mendekatkan diri kepada TUHAN Sang Pencipta alam semesta beserta isinya. 

Paling saya syukuri bisa kembali secara normal berkomunikasi dengan semua teman yang tergabung dalam Komunitas Komunikasi Jari Tangan. Alhamdulillah… 

Seiring dengan itu saya harus mengakhiri tulisan ini karena bersama keluarga mau berbuka puasa di hari Arafah. Semoga TUHAN selalu memberikan yang terbaik kepada kita semua. Aamiin ya robbal aalamiin… 

>>>Dari Bogor saya ucapkan selamat mengambil hikmah dari semua kejadian. Salam hormat buat keluarga. 18.10 19072021😃<<< (ML/IB)





Danrem 161/Wira Sakti Terima Kunjungan Kepala Perwakilan BKKBN NTT

Kupang,mwartapedia.com —  Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Legowo W.R. Jatmiko, S.I.P., M.M. menerima kunjungan Kepala Perwakilan BKKBN Prov. NTT Marianus Mau Kuru, S.E., MPH., di Loby Makorem 161/Wira Sakti, Senin (19/07/2021). 

Dalam kunjungan tersebut Kepala Perwakilan BKKBN Prov. NTT menyampaikan kepada Danrem 161/Wira Sakti, “Terimakasih kepada Jajaran Korem 161/Wira Sakti atas koordinasi dan komunikasi kita selama ini yang telah berjalan dengan baik. Kemudian, terkait dengan wabah Pandemi Covid-19, kami mohonkan kepada Korem 161/Wira Sakti untuk terus berkolaborasi bersama melaksanakan kegiatan BKKBN,” ungkapnya. 

Danrem 161/Wira Sakti menyambut baik dan selalu siap mendukung Program BKKBN, seperti yang telah berjalan selama ini dari tingkat provinsi sampai pada tingkat kelurahan/desa. 

“Korem 161/Wira Sakti bersama komponen masyarakat lainnya senantiasa bersinergi dalam membangun daerah ini, tentunya hal ini sebagai tindak lanjut dari momen-momen sebelumnya yang telah kita laksanakan bersama sesuai dengan tugas dan fungsi kita masing-masing,” jelas Danrem. 

Dalam pertemuan ini Danrem 161/Wira Sakti didampingi oleh Kasiter Kasrem 161/Wira Sakti Kolonel Inf Seniman Zega, S.H., M.I.P., sedangkan Kepala Perwakilan BKKBN Prov. NTT didampingi oleh para Staff Kantor Perwakilan BKKBN Prov. NTT.

(Penrem/ML/IB).