Gubernur NTT Harapkan DPD PHRI NTT Mampu Dukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Kupang,mwartapedia.com — Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat meminta agar Dewan Pengurus Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (DPD PHRI) NTT untuk turut mendukung dan berpartisipasi aktif bersama Pemprov dalam membantu pertumbuhan ekonomi NTT. 

Hal tersebut disampaikannya pada saat memberikan sambutan dalam Musyawarah Daerah III DPD PHRI Provinsi NTT di Hotel T-More Kupang, Kamis (29/7).

“Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kita, terutama di sektor pariwisata maka PHRI harus punya langkah-langkah hebat dan sinergi bersama Pemerintah Daerah. Karena itu saya dorong terus untuk kerja sama kelembagaan. Cara kerja kita harus bersinergi dan tidak kerja individual,” ungkap Gubernur.

“Kita dorong pola kerja extraordinary dan juga semangat kerja out of the box, semangat kerja kelembagaan, percepatan digital, serta saling terbuka satu sama lain. Saya mau ke hasil komoditi kita harus dipasarkan di hotel-hotel kita dan juga restoran-restoran. PHRI harus bisa terus menggandeng UMKM kita,” tambahnya.

“Kita harus bangga komoditi kita dipakai orang lain yang berkunjung ke sini. Misalnya Kopi asal NTT harus ada di hotel-hotel dan restoran yang bahan makanannya datang dari masyarakat NTT. Karena itu kita semua harus menjadi market untuk produk-produk yang kita miliki,” jelas beliau.

Dalam sambutannya Gubernur juga meminta agar PHRI bisa mengambil peluang dalam mendukung pariwisata NTT. “PHRI harus bisa mendukung Pemerintah Provinsi NTT dalam pengembangan pariwisata. Pemerintah bangun infrasktruktur dan PHRI turut mendukung pada pengembangan akomodasinya. Misalnya bangun restoran di Timau Amfoang karena banyak pengunjung yang datang, juga restoran dibangun di Semau, serta di Mulut Seribu Rote Ndao dan lain-lain. Alam kita ini eksotiknya tinggi, maka manfaatkan dengan baik hal ini karena banyak pengunjungnya,” paparnya.

Ia juga meminta dukungan dari kerja sama bersama UMKM “Juga dukung pada UMKM kita. Sebagai suplai chain kita. Harus datang dari peternakan, pertanian, dan industri dari daerah kita. Harus mulai bertumbuh ke sana sehingga kita tidak tergantung dari luar,” tegasnya.

Gubernur juga meminta agar pengembangan hotel di kawasan yang eksotis dengan dibangunnya hotel dengan level hotel bintang 4 , 5 dan seterusnya karena banyak pengunjung yang datang ke tempat wisata di daerah tersebut.

Sementara itu, Ketua BPD PHRI NTT, Juvenile Jodjana, mengatakan kurang lebih saat ini ada 455 hotel dan restoran yang tersebar di seluruh NTT dan akan komitmen bersama untuk mendorong ekonomi NTT.

“Kami juga komit untuk segera mensinergikan  program bersama pemprov NTT khususnya bidang pariwisata sebagai prime mover Provinsi NTT. Kami juga pastikan PHRI untuk menggunakan produk-produk UMKM di NTT seperti kelor, gula, kopi, cabe, coklat, dan lainnya,” jelas Jovenile. (Biro AP/ML/IB).




Jurnalis Pewarna Banten Berterimakasih Atas Pemberian Beras Dari Kapolresta Kota Tangerang

 

Tangerang,mwartapedia.com — Sesuai dengan komitmen pemerintah untuk membantu kalangan keluarga yang terdampak pandemi dalam masa PPKM Darurat Covid-19.

Maka melalui Kapolresta Tangerang membagikan sembako (beras) kepada jurnalis dari jaringan Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia – Provinsi Banten.

Menurut Kapolresta Tangerang Kombes Pol.Wahyu Sri Bintoro, SIK, S.H, MSi, giat ini sebagai kepedulian bagi para jurnalis yang selama ini bersama-sama dengan Polresta Tangerang.

‘ Kegiatan ini untuk membantu para wartawan yang terdampak PPKM Darurat Covid-19 dan sebagai perhatian kami kepada teman-teman jurnalis dari jaringan Pewarna yang selama ini membantu tugas kepolisian di wilayah hukum Polresta Tangerang, ujar Kombes Pol. Wahyu Sri Bintoro – Kapolresta Tangerang.

Sementara Ketua Pewarna Provinsi Banten, Philip S Buulolo  mengapresiasi dan berterima kasih langkah positif yang di lakukan oleh Kapolresta Tangerang.

Ini karya nyata yang bisa di contoh dan perlu di lanjutkan oleh setiap institusi lainya.

Kapolesta Tangerang –  Tigaraksa telah berkarya dengan baik, membagikan sembako dan obat -obatan, juga menyelenggarakan vaksinasi yang terus menerus dan tidak berhenti setiap hari,”ujar Philip 

Kapolresta Tangerang Kombes Pol.Wahyu Sri Bintoro berharap semoga dapat membantu para wartawan dari Pewarna.

“Semoga packet sembako ini bisa membantu kawan-kawan jurnalis Pewarna ya, nanti jika ada bantuan dalam bentuk lain kami menginformasikan melalui sekretariat Pewarna Banten ya,”ucapnya.

Marlon salah satu dari jurnalis Pewarna Banten, mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polresta Tangerang.

“Terima kasih kepada pak Kapolres dan jajaran, kami jurnalis Pewarna telah di bantu dan diperhatikan, jadi tidak sia-sia semua dukungan dan karya kami di setiap ada giat Polres, bantuan dan kerjasama yang lain kami tunggu,”ujar Marlon. (ML/IB).




Gubernur VBL: Masyarakat NTT Harus Bangga dan Kembangkan Pariwisata Untuk Kesejahteraan

Kupang,mwartapedia.com — Provinsi Nusa Tenggara Timur sangat dikenal memiliki kekayaan alam yang indah dan eksotis serta atraksi budaya yang menarik. Maka sepatutnya masyarakat NTT membanggakan pariwisatanya dan harus dikembangkan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat. Demikian diungkapkan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat saat diwawancarai Tempo.co dalam Program Teras Negeri secara virtual pada Jumat (30/7).

Dalam wawancara tersebut Gubernur VBL menjelaskan mengenai pengembangan sektor pariwisata melalui pengembangan infrastruktur, akomodasi, promosi melalui media sosial, pengembangan dan pemanfaatan UMKM masyarakat serta pengembangan industri di NTT.

“Provinsi ini sangat indah dan memiliki kekayaan dari sektor pariwisata yang tidak dimiliki di belahan dunia yang lain. Bukan hanya Labuan Bajo namun juga ada destinasi wisata Mulut Seribu di Rote Ndao, Alor dengan wisata taman bawah laut, Kelaba Maja di Sabu Raijua, Fatumnasi di Kabupaten TTS, atraksi budaya Pasola di Sumba, Pantai di Pulau Semau, Koanara di Kabupaten Ende dan masih banyak lagi,” jelas Gubernur.

“Kita juga menggunakan sosial media untuk menjadi sarana promosi kita karena itu pilihan yang tepat dimana dunia saat ini sudah sangat terbuka dalam hal informasi. Agar masyarakat di negara lain bisa mengetahui dan juga menarik banyak wisatawan untuk datang ke sini. Maka dari itu kita akan terus gencar mempromosikan pariwisata di NTT,” jelas Gubernur.

Gubernur juga menjelaskan pentingnya membangun sarana infrastruktur dan akomodasi dalam hal mendukung pembangunan pariwisata.

“Aksesibilitas itu penting karena salah satu kunci untuk bangun pariwisata. Walaupun destinasi wisatanya indah tapi akses jalan buruk maka orang tidak mau berkunjung kesana. NTT beberapa bulan lalu mengalami bencana alam badai seroja dan menimbulkan kerusakan. Tapi saat ini pemerintah pusat sudah tanggap membantu kita dalam perbaikan kerusakan infrastruktur yang ada,” jelas beliau.

Dalam penjelasannya, sektor pariwisata tidak lepas dari suplai chain. “Saat ini kami masih bergantung pada suplai chain yang datang dari luar. Seperti daging dan telur ayam. Maka kami sedang mengembangkan industri dibidang peternakan juga pertanian agar bisa mendukung pariwisata kami sehingga tidak lagi bergantung dari luar. Juga dukungan dari komoditas hasil UMKM. UMKM harus mampu diproteksi oleh pemerintah dengan kebijakan produk harus masuk dalam market pariwisata di daerah kami sendiri,” jelas Gubernur.

“Kami juga berterima kasih kepada Presiden Jokowi dan Kementerian terkait yang memberikan perhatian dan dukungan pada NTT sebagai kawasan food estate di di Kabupaten Sumba tengah dan Kabupaten Belu,” ungkapnya.

Diakhir penjelasannya Gubernur juga meminta kepada masyarakat agar tetap taat pada protokol kesehatan dimasa pandemi Covid 19 serta ikut serta dalam vaksinasi untuk mencegah peningkatan penyebaran virus. (Biro AP/ML_IB).




Lembaga AGP : Perbup Nomor 11 Soal Syarat Bakal Calon Kepala Desa Harus Dikawal Ketat

Lebak,mwartapedia.com —  Lembaga Abdi Gema Perak (AGP) dengan tegas mengaku akan mengawal Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 11 tahun 2021 soal persayaratan Calon Kepala Desa di Kabupaten Lebak.

Perbup Nomor 11 tahun 2021 tersebut, perihal persyaratan Calon Kepala desa yang harus menyerahkan fotocopy dokument Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa (LPPD) bagi Kepala Desa maupun mantan Kepala Desa.

Sekertaris DPD LSM Abdi Gema Perak Kabupaten Lebak Anggi Kurniadi menyampaikan dengan tegas, pihaknya akan mengawal kegiatan pilkades serentak di 266 Desa se- Kabupaten Lebak.

Kita akan kawal pemilihan Pilkades bagi seluruh Desa di Kabupaten Lebak. Namun, ada yang menjadi pertanyaan bagi kami, yaitu bagaimana dengan LPPD mantan Kepala Desa yang pernah menjabat 10 atau 15 tahun yang lalu yang kemudian sekarang mencalon kan diri kembali, nah, pertanyaan ini tentu harus di jawab oleh pemerintah melalui DPMD Lebak dengan sejelas- jelasnya. Karena semua harus ada Dasar dan ketentuan aturan yang dibuat oleh pemerintah, “tegas Anggi pada awak media. Kamis, (29/7/2021)

Ia juga mempertanyakan apakah dibenarkan jika pertanggung jawaban atau LPPD itu ditanda tangani oleh BPD periode yang sekarang, bukan oleh BPD yang sebelumnya menjabat.

“Saya rasa ini akan menarik perhatian publik. Namun, tentunya aturan teraebut tidak bisa dan tidak boleh dibuat main- main. Untuk itu, mari kita kawal Perbub ini dengan baik. Mengingat diduga kuat banyak calon dari mantan kepala desa terdahulu yg tidak memiliki LPPD,”katanya.

“Padahal LPPD itu diatur dalam Undang- Undang tentang desa serta 

Permendagri tahun 2015 tentang penyelenggaraan pemerintahan desa.

Sementara sebelum tahun 2015 para Kepala Desa diduga tidak memiliki LPPD.

Apabila hal ini dibiarkan, maka akan menjadi catatan bagi Lembaga Kami untuk melakukan gugatan di kemudian hari,”tegas Anggi. (Red)




Korem 161/Wira Sakti Gelar Sosialisasi Teknik Swab Kepada Babinsa

 

Kupang,mwartapedia.com — Dalam rangka mendukung program Pemerintah terkhusus Pemerintah Kota Kupang dalam rangka memberantas dan mencegah penyebaran Virus Covid-19, Korem 161/WS melalui Rumah Sakit Tentara (RST) Wira Sakti menggelar sosialiasi mengenai pelaksanaan dan pengambilan test Swab Antigen kepada Babinsa Kodim 1604/Kupang yang bertempat di Aula Sudirman Makorem 161/WS, Jum’at (30/07/2021).

Kegiatan sosialisasi ini diawali dengan  pengarahan dari Kasi Ops Kasrem 161/WS Letkol Inf Horas Sitinjak, menyampaikan kepada seluruh peserta latihan bahwa “hari ini sesuai perintah Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Si., untuk kita yang di wilayah masing-masing harus bisa dan mampu melaksanakan Swab oleh sebab itu bagi tim yang ditunjuk harus tetap menerapkan protokol kesehatan,” tegasnya.

Selain itu, Kasi Ops juga meminta peserta latihan turut membantu upaya mencegah laju penularan virus corona dengan mendukung strategi 3T (testing, tracing, treatment).

“Adapun maksud dari mendukung 3T tersebut adalah ; bersedia melakukan testing atau pengecekan kesehatan melalui rapid test dan tes swab jika diperlukan, membuka diri terhadap proses tracing atau penelusuran kontak kasus positif dan segera menjalani treatment atau perawatan dengan benar apabila merasakan gejala Covid-19,” ujar Kasi Ops.

“Sesuai dengan petunjuk dari Bapak Pangdam IX/Udayana, kita harus bisa melaksanakan test Swab kepada teman atau pasien. Namun tetap dilatihkan karena ada ketentuan yang di buat untuk melaksanakan Swab,” tambahnya.

Acara sosialisasi ini dipandu langsung oleh Letda Ckm dr. Muhammad Afif Shofwan Fa’iq dari Rumah Sakit Tentara (RST)Wira Sakti. Dalam pembukaan sosialisasi ini dr. Afif memberikan pembekalan kepada anggota Babinsa Kodim 1604/Kupang tentang “Perang Semesta” TNI lawan Covid-19. 

Disampaikan oleh dr. Afif bahwa “Varian Covid-19 secara umum ciri-cirinya yaitu ; sakit tenggorokan, Anosmia atau kehilangan kemampuan membau dan indara perasa, Demam, Batuk, Sesak nafas dan Sakit kepala. Untuk itu kita selalu menjaga diri dengan alat pelindung diri dan alat pendeteksi. Beberapa Level yang digunakan seperti ; contoh Level 1 yaitu tenaga kesehatan triage sebelum pemeriksaan semua harus menggunakan alat pelindung sesuai ketentuan. Kemudian menyampaikan juga perbedaan rapid antibody, rapid antigen dan PCR Swab Tes. Rapid Antibody yang di ambil sampel darahnya, Rapid Antigen yang di ambil sampel Lendir hidung dan PCR Swab Tes yang diambil lendir hidung dan tenggorokannya. Untuk mengatasi Virus ini adalah dengan cara pencegahan dan pengobatan,” ujar Afif.

“Lindungi diri dan keluarga dengan Vaksinasi Covid-19 jangan lupa! Tetap patuhi protokol kesehatan 5 M (Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menjauhi Kerumunan dan Membatasi mobilitas),” himbaunya. 

Ditempat yang sama Wadan Denkesyah 09-04-01/Kupang Kapten Ckm Sri Waluyo dalam arahan singkatnya “berharap sosialisasi teknik pelaksanaan Swab Antigen Covid-19 ini dapat memberikan pemahaman pada seluruh anggota khususnya yang di ruangan ini yang ditunjuk dari pimpinan. Semua orang belum tentu bisa mengikuti kegiatan ini, oleh karena itu saya yakin Bapak-Bapak yang ada diruangan ini bisa menerapkan apa yang diterima dari dr. Afif. Jikalau bapak sekalian sudah tahu teknik Swab Antigen saya yakin pasti bisa diterapkan,” tandasnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan pengambilan sampel Swab Antigen untuk peserta yang hadir dan juga sebagai bentuk upaya antisipasi menekan penyebaran Covid-19, mengingat jumlah positif yang terinfeksi virus Covid-19 di NTT semakin meningkat dan bertambah luas.

Hasil test Swab Antigen tersebut bertujuan untuk mengetahui siapa saja yang berpotensi menyebarkan Virus Covid-19 dilingkungan Korem, sehingga bisa dilakukan pencegahan sedini mungkin agar tidak semakin tersebar luas. Sampel seluruh peserta yang diambil dinyatakan non reaktif/negatif. Hal tersebut merupakan hasil yang diharapkan oleh semua pihak terutama pihak Korem 161/Wira Sakti sendiri, dimana hasil tersebut telah mencerminkan keberhasilan Korem dalam menjalankan protokol kesehatan yang dicanangkan Pemerintah dalam penanganan Virus Covid-19. 

Hadir pada kegiatan tersebut, Kasi Ops Kasrem 161/WS Letkol Inf Horas Sitinjak dan Wadan Denkesyah 09-04-01/Kupang Kapten Ckm Sri Waluyo. (Penrem/ML/IB).




Buka National Leadership Camp III, Ketum DPP Gemura: Pemuda Adalah Tulang Punggung Peradaban

 

JAKARTA ,mwartapedia.com -“National Leadership Camp merupakan salah satu program DPP Gemura yang bersifat berkelanjutan untuk menjaga soliditas kader Gemura secara khususnya yang tersebar dari Sabang hingga Merauke dan ajang silaturrahmi pemuda Indonesia pada umumnya,” ujar Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Muda Nurani Rakyat (DPP Gemura), Oktasari Sabil, saat membuka acara National Leadership Camp III tahun 2021 yang diadakan oleh DPP Gemura dengan tema ‘Menciptakan Kader Unggul yang Berkarakter Demi Produktivitas Organisasi Dimasa Pandemi’, di Jakarta, Jum’at (30/7/2021). 

Dengan acara National Leadership Camp III ini, lanjut Oktasari, diharapkan nanti kita dapat memahami lebih mendalam dan meluas tentang peran dan fungsi kita sebagai kader dalam organisasi dan sebagai pemuda dalam membumikan nilai-nilai Pancasila untuk menjaga kedaulatan bangsa. 

“Indonesia sekarang sedang menghadapi bonus demografi, sehingga menjadi penting menakar nilai-nilai nasionalisme anak-anak dan pemuda serta kesiapan mereka dalam menghadapi tantangan global,” kata Oktasari lewat Zoom Meeting dihadapan 400 orang yang mengikuti acara pembukaan. 

Menurutnya, berbagai perkembangan dalam diskursus geopolitik menunjukkan bahwa Indonesia sebagai bagian dari komunitas global menghadapi berbagai faktor eksternal yang semakin kompleks. 

“Dalam hal tersebut, isu global tidak lagi berbicara tentang perebutan wilayah, tetapi sudah lebih jauh berkembang pada globalisasi ekonomi, ancaman transnasional seperti terorisme dan radikalisme, masalah lingkungan hidup hingga potensi kesenjangan sosial-ekonomi-politik serta ketegangan global sebagai dampak perkembangan industri 4.0,” tegasnya. 

Semua masalah dan tantangan itu, lanjutnya, dapat kita pahami akan menggerus ketahanan nasional. Sebab, ancaman ketahanan nasional tidak hanya masalah ideologi, tetapi ada banyak gatra ketahanan nasional yang harus dijaga keseimbangnya. 

“Pemuda adalah tulang punggung peradaban. Kita adalah masa depan Indonesia. Jangan wariskan kehidupan yang buruk kepada anak cucu kita kelak. Mari perkuat diri, bersinergi membangun negeri dengan hati nurani,” tutup Oktasari.

Adapun, peserta yang mengikuti National Leadership Camp III sebanyak 150 orang yang tersebar dari Sabang sampai Merauke dengan menghadirkan pemateri Irjen Syofyan Syarif (Deputi Pencegahan BNN), Berliana Kartakusuma (Ketua YAHMI), Bursah Zarnubi (Ketua Umum PGK), Irma Suryani Chaniago (Tokoh Politisi Perempuan Indonesia), Syafii Efendi (Presiden OIC Youth Indonesia), Ilyas Indra (Penggagas 1000 beasiswa Jakarta), Sa’ad Budiman Lubis (Direktur ATI Tunas Bangsa Jakarta) dan Ahmad Riza Patria (Wagub DKI Jakarta/Ketua Dewan Pembina DPP Gemura). (ML/IB)




Personil Gabungan Lakukan Penyekatan Beberapa Titik di Kota Kupang

Kupang,mwartapedia.com — Petugas gabungan yang terdiri dari personil Kodim 1604/Kupang, Denpom IX-01/Kupang, Denpom AU, Dinas Perhubungan, Polres Kupang Kota, Polisi Pamong praja dan BPBD melakukan penyekatan hari kelima di beberapa titik wilayah batas kota Kupang dengan pemeriksaan penggunaan masker, Himbauan pada masyarakat baik pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat yang keluar masuk kota Kupang. Jumat, (30/07/2021).

Titik-titik yang dilakukan penyekatan pada batas kota Kupang seperti KM.12 Tarus, perampatan Nasipanaf, perempatan sikumana, perempatan arah batakte dan pertigaan batas kota di Bolok. 

Komandan Kodim 1604/Kupang Kolonel Arh. Abraham Kalelo., S.Sos mengemukakan, sejak pandemi Covid-19 mulai menyebar di Indonesia, termasuk Wilayah Kota Kupang pihaknya secara masif berupaya menanggulangi dengan mengedukasi masyarakat supaya mengantisipasi penyebaran virus ini. 

Salah satu yang dilakukan Kodim 1604/Kupang dengan membentuk tim Covid yang bertugas untuk melakukan penyemprotan disinfektan di kantor dan fasilitas publik, rumah-rumah warga dan juga kantor kodim jajaran serta apabila ada kantor atau rumah masyarakat yang ingin dilakukan penyemprotan disinfektan maka kita akan lakukan penyemprotan.

Selain itu, kita melakukan himbauan prokes kepada lapisan masyarakat melalui Babinsa di wilayah binaannya masing-masing dengan 5 M yaitu Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi. 

Lebih lanjut, di Provinsi NTT terdapat tiga wilayah yang mengalami peningkatan persentase kumulatif kasus terkonfirmasi positif Covid-19 termasuk varian baru sehingga diberlakukan PPKM Level 4 yakni Kota Kupang, Kabupaten Sikka dan Kabupaten Sumba Timur.

PPKM level 4 di kota kupang dilakukan penyekatan di titik-titik batas kota sesuai perintah dari Pemerintah Kota Kupang dengan melibatkan personil gabungan dari TNI-Polri, Dinas Perhubungan, Salpol PP Kota kupang. 

Penyekatan dilakukan selama 1 x 24 setiap hari dengan sistim Shift hingga tanggal 8 Agustus 2021 dengan tujuan untuk mencegah atau memutus penyebaran Covid 19 di wilayah Kota Kupang dengan sasaran masyarakat yang keluar masuk kota yang tidak menggunakan Masker. (ML/IB).




Kodim 1604/Kupang Bangun Rumah Layak Huni Bagi Masyarakat Babau

Oelamasi,mwartapedia.com — Kodim 1604/Kupang terus berkarya membantu masyarakat diwilayahnya dengan membangun rumah layak huni kepada masyarakat di RT.27/RW. 09 Kelurahan Babau, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang.

Pada tanggal 16 Juni 2021 Dandim 1604/Kupang Kolonel Arh. Abraham Kalelo, menurunkan Tim pembuat rumah untuk mengerjakan 6 unit rumah di Kelurahan Babau dalam pelaksanaannya di lapangan, tim tersebut dikoordinir dan  diawasi oleh Pabung Kabupaten Kupang Letkol Inf Gempar Sebayang.

Proses pengerjaan rumah pihak Kodim bersama masyarakat setempat bekerja bersama untuk mewujudkan sinergitas dan kebersamaan antara TNI dan rakyat yang solid di wilayah.

Proses pekerjaan tersebut hampir selesai dan akan segera di serahkan kepada 6 kepala keluarga yang akan menempati rumah tersebut yaitu Keluarga Yakobis Lubalu,  Windenelson Lubalu, Nitanil Tampani, Anachi Taek, Joni Kolo dan keluarga Hery Fanggidae. yang adalah warga RT.27/RW. 09 Kelurahan Babau Kecamatan Kupang Timur.(Penkodim/ML/IB).




Danlanal Labuan Bajo Sambut Kedatangan Lattek KJK Taruna-taruni AAL-68

 

Labuan Bajo,mwartapedia.com  – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Labuan Bajo Mayor Laut (KH) Budi Purwoto S.T., M.T., dengan didampingi Forkopimda Kabupaten Manggarai Barat menyambut Kunjungan Taruna-taruni AAL angkatan 68 Tahun 2021 dengan menggunakan KRI Bima Suci-945 di Dermaga Pelni Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT. Kamis (29/07/2021).

Sebanyak 88 Taruna-taruni Akademi Angkatan Laut (AAL) Tingkat lll Angkatan ke 68 yang tergabung dalam Satuan Latihan Kartika Jala Krida (Satlat KJK) 2021 bersama Kapal Latih KRI Bima Suci – 945 dengan Komandan KRI Letkol Laut (P) Waluyo, SH., M.Tr. Hanla., yang dijadwalkan akan berlayar selama 99 hari keliling Nusantara ini tepatnya mulai hari ini Senin, 26 Juli 2021 sampai dengan 2 November 2021 mendatang, dengan jarak tempuh sejauh 11.328 NM.

Sedikitnya ada 13 destinasi yang akan disinggahi dalam rute pelayaran KJK 2021 keliling Indonesia dengan KRI Bima Suci ini antara lain, Surabaya, Labuan Bajo, kemudian Tual, Jayapura, Raja Ampat, Morotai, Nunukan (Sei Pancang), lantas menuju Tarakan, Ranai, Sabang, Nias, Cilacap, Bali, dan kembali ke pangkalan Surabaya.

Pelayaran dalam negeri ini merupakan alternatif ke-2 yang dipilih dan diperintahkan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., kepada Koarmada II dan AAL, karena seharusnya Bima Suci melaksanakan pelayaran ke luar negeri. Tapi karena situasinya Covid-19 yang masih belum turun (lonjakan kasusnya).

Pada suatu kesempatan Danlanal Labuan Bajo Mayor Laut (KH) Budi Purwoto S.T., M.T., menyampaikan “Latihan Kartika Jala Krida (Satlat KJK) 2021 yang dilaksanakan oleh para Taruna-taruni Akademi Angkatan Laut (AAL) Tingkat lll Angkatan ke 68  ini sebagai bentuk praktek langsung lapangan diatas kapal tersebut, bertujuan untuk menguji ketahan fisik para Taruna/taruni dengan mengarungi perairan nusantara”. Ungkapnya.

Hadir menerima kedatangan KRI Bima Suci-945 : Asisten II Manggarai Barat Bpk. Martinus Ban, Ketua DPRD Bpk. Martius Hamsi, Kepala Kesbangpol Manggarai Barat Bpk. Paulus Lasa, Wakapolres Manggarai Barat Kompol Eliana Papote S.I.K., M.M., Pabung Kodim 1612 Mayor Inf Suparno Hadi, Danlanal Labuan Bajo Mayor Laut (KH) Budi Purwoto S.T., M.T., Kepala Syahbandar Bpk. Hasan Sadili dan Kepala Bidang Pariwisata Manggarai Barat Bpk. Agustinus Jota. (Dispen Lantamal VII/ML/IB).




Sumber Air Su Dekat, TNI-AD Hadirkan Pompa Hidram dI Kabupaten Kupang

 

Oelamasi,mwartapedia.com — Air merupakan salah satu sumber utama dan tidak terlepas dari kehidupan masyarakat sehari-hari. Untuk mendapatkan air bersih masyarakat di desa Retraen, kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur harus menempuh jarak -+500 meter dengan melewati medan terjal. Rabu, (28/07/2021). 

_”Sumber air su dekat,”_ merupakan Istilah pertama yang di sampaikan oleh “Dominggus” salah satu pemuda asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), saat program iklan Danone Aqua di tahun 2008. 

Istilah ini disampaikan Dominggus pada saat menyambut hadirnya proyek pertama dari program “Satu untuk Sepuluh” (SUS) Danone Aqua di Kabupaten TTS. SUS dianggap berhasil karena selain membantu akses air bersih, juga muncul kesadaran warga agar hidup lebih sehat. 

Melihat kesulitan masyarakat untuk mendapatkan air bersih, maka Kodam IX/Udayana melalui Kodim jajaran Bali Nusra membuat progam pompa hidram dimana terdapat suatu daerah atau pemukiman penduduk yang mengalami kesulitan untuk mendapatkan air bersih dan terdapat mata air yang bisa di manfaatkan untuk pemasangan pompa Hidram. 

Salah satunya Kodim 1604/Kupang mendapat bantuan Pompa Hidram dari Pangdam IX/Udayana untuk di pasang di beberapa desa di kabupaten kupang yang penduduknya mengalami kesulitan air bersih. 

Salah satu program pemasangan pompa hidram yang saat ini sedang di kerjakan yaitu di desa Retraen, Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang. 

Selalu Danramil 1604-04/Amarasi, Kapten Inf. Lalu Ibnu Fajar mengatakan bahwa program pemasangan pompa hidram di desa Retraen dengan mengambil titik sumber mata air di Oemamuti dengan Jarak dari titik air ke bak penampungan  sejauh 100 meter, dari bak penampung ke titik pompa dengan jarak 20 meter selanjutnya dari pompa ke bak primer 350 meter dengan debit air yang dihasilkan adalah 10 liter/menit.

Saat ini progres pemasangan pompa hidram sudah 98 persen, artinya sisa 2 persen air sudah dapat dinikmati oleh masyarakat 100 persen. Pemasangan pompa sudah memasuki tahap Finishing yaitu pengecatan bak penampung agar selalu bersih.

Saat mengetahui akan hadirnya pompa hidram di desanya, kepala desa dan masyarakatnya sangat gembira dan penuh semangat untuk bersama sama dengan anggota TNI-AD bergotong royong dalam proses instalasi dan pembangunan pompa Hidram dari awal sampai saat ini sudah mencapai 98 persen. (Penkodim/ML/IB).