Sekda Minta Pejabat Baru Dukung Kepala Daerah Sukseskan Program Pembangunan

Kupang,mwartapedia.com — Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy Priestley Funay, S.E., M.Si., minta 6 pejabat pimpinan tinggi pratama yang baru dilantik untuk membantu Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang dalam mensukseskan program-program pembangunan yang sesuai dengan visi misi Pemerintah Kota Kupang. 

Pesan ini disampaikannya saat menyaksikan serah terima jabatan pejabat pimpinan tinggi pratama yang baru dilantik pada Senin (16/8) lalu. Serah terima jabatan berlangsung di Ruang Rapat Garuda Kantor Wali Kota Kupang, Kamis (19/8). 

Menurutnya sertijab perlu segera dilakukan agar pelaksanaan program dan kegiatan Pemerintah Kota Kupang dapat berjalan lebih efektif, apalagi saat ini dalam proses penyusunan anggaran perubahan tahun 2021 dan murni tahun 2022 Diakuinya sejak proses seleksi terbuka Pemerintah Kota Kupang disibukkan dengan konsentrasi pada upaya penanganan covid 19, yang membutuhkan akselerasi dan langkah-langkah strategis oleh kepala daerah dan perangkat daerah terkait. 

Pada kesempatan yang sama, Sekda menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pejabat yang lama atas dedikasi dan loyalitasnya. Diharapakan teladan mereka bisa menjadi inspirasi bagi para pejabat yang baru. Kepada para pejabat yang baru dilantik, Sekda mengimbau untuk segera mempelajari dan menyesuaikan dengan tugas pokok dan fungsi jabatan yang baru diterimanya. 

“Jabatan ini adalah anugrah Tuhan karena banyak yang dipanggil namun sedikit yang terpilih, oleh karenanya saudara-saudara harus menghargai itu dan berusaha melaksanakannya dengan profesional, loyalitas yang tinggi, serta terus mengasah kemampuan diri dan berintegritas” tegas Sekda. 

Enam pejabat pimpinan tinggi pratama yang melakukan serah terima jabatan tersebut antara lain adalah Dolores Rita Hariyani, SE mengantikan Dra. Mariana Franssina Reta sebagai Sekretaris DPRD Kota Kupang, Achrudin Rudi Abubakar, S.Sos., M.Si menggantikan pejabat lama Bernadinus Mere, A.P., M.Si., sebagai Kasat Pol PP Kota Kupang, Ariantje Martje Baun, S.E., M.Si. menggantikan Dra. Thruice Balina Oey, M.Si, sebagai Kadis Kominfo Kota Kupang, Josefina Monika Djata Gheta, S.T., M.M., menggantikan Yanuar Dally, S.H, M.Si sebagai Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang, Matheus Benediktus Lalek Rajah, S.H., M.Hum menduduki jabatan baru sebagai Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan-Hukum dan Politik, sementara itu Maria Magdalena Detaq, S.IP menjabat posisi baru sebagai Staf Ahli Walikota Bidang Ekonomi dan Pembangunan.

Turut hadir dalam acara serah terima jabatan tersebut Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Kupang, Ignasius R. Lega, SH dan Kepala BKPPD Kota Kupang, Abraham D. E. Manafe, S.IP., M.Si beserta jajaran. (PKP_jms/ML).




Wawali dan Kapolresta Pantau Kepatuhan PPKM Level IV di Pasar Kasih Naikoten

Kupang,mwartapedia.com — Wakil Walikota Kupang, dr. Hermanus Man bersama Kapolres Kupang Kota, AKBP Satrya Perdana P. Tarung Binti, S.IK, melakukan pemantauan penerapan PPKM Level IV di Pasar Kasih Naikoten (19/08). 

Turut serta dalam pemantauan tersebut, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Kupang, Djidja Kadiwanu, S.E., Kasat Pol PP Kota Kupang, Achrudin R. Abubakar, S.Sos., M.Si., Lurah Naikoten 1  Budi Imanuel Izaac, S.H., Direktur Keuangan PD Pasar, Kretisana Jagi, S.E., M.Si. dan Direktur Pemasaran, Maxi Nomleni, S.H., MH.

Pemantauan di area Pasar Kasih Naikoten dimulai pada pukul 06.00 wita, saat mobilitas dan interaksi pasar mulai tinggi, untuk melihat secara langsung interaksi warga dalam situasi PPKM level IV terutama pada penegakan protokol kesehatan.

Kepada para pedagang dan pengunjung yang ditemukan masih belum taat pada protokol kesehatan terutama penggunaan masker, Wawali mengimbau dengan memakaikan masker agar taat pada protokol kesehatan. Menurutnya ketidaktaatan pada protokol kesehatan memberi peluang besar bagi penyebaran covid 19.

Terkait banyaknya temuan pedagang dan pengunjung di Pasar Kasih Naikoten yang tidak taat akan penerapan protokol kesehatan, Wawali mengimbau kepada pengelola pasar agar peningkatan penjagaan di pintu masuk dan pintu keluar pasar di harapkan benar-benar diperketat, sehingga semua masyarakat yang berinteraksi dalam pasar dipastikan mematuhi prokes. 

Dihadapan manajemen PD Pasar, Dinas Perundustrian dan Perdagangan Kota Kupang beserta jajaran TNI-Polri, Wawali minta untuk menindak tegas semua warga yang melakukan interaksi tanpa mengindahkan prokes. 

“Pasar Kasih merupakan pasar induk terbesar yang ada dalam pusat Kota Kupang, dengan mobilitas dan interaksi perdagangan yang tinggi, karena melibatkan begitu banyak warga dari luar wilayah Kota Kupang. Karena itu harus diberikan perhatian serius, karena mobilitas dan interaksi perdagangan dalam areal pasar yang tinggi tersebut menimbulkan kerumunan orang setiap harinya,” imbaunya. 

Wawali juga mengimbau agar menggunakan sistem transaksi non tunai di pasar sehingga mengurangi kontak fisik dan meminimalisir penyebaran penyakit, terutama dimasa pandemi ini. 

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Kupang pada kesempatan yang sama menjelaskan bahwa penanganan, kolaborasi dan kordinasi telah dilakukan sejak hari pertama penerapan PPKM Level 4 di Kota Kupang pada tanggal 26 Juli 2021 lalu, antara Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Kupang bersama pihak Kepolisian, Satuan Polisi Pamong Praja dan PD Pasar serta LPM Kelurahan. 

Temuan hari ini terkait banyaknya warga yang tidak taat akan prokes, menurutnya tidak membuat semua pihak terkait berhenti berupaya. Namun metode penanganan akan terus ditingkatkan, termasuk pada edukasi dan sosialisasi, serta pemberian sanksi. Berbagai cara akan mereka lakukan agar penerapan prokes dalam kawasan pasar dijalankan dengan benar dan sungguh oleh semua warga yang melakukan interaksi dalam areal pasar. 

Direktur Pemasaran PD Pasar Kota Kupang menambahkan, sebagai pengelola pasar siap mendukung upaya Pemerintah untuk membangun kolaborasi dengan berbagai elemen, meningkatkan daya dan upaya untuk penegakan protokol kesehatan yang ketat demi penanganan covid 19 di Kota kupang. (PKP_Rdp/Frd/ML/IB)




Sekda Minta Pejabat Baru Dukung Kepala Daerah Sukseskan Program Pembangunan

Kupang,mwartapedia.com — Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy Priestley Funay, S.E., M.Si., minta 6 pejabat pimpinan tinggi pratama yang baru dilantik untuk membantu Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang dalam mensukseskan program-program pembangunan yang sesuai dengan visi misi Pemerintah Kota Kupang. 

Pesan ini disampaikannya saat menyaksikan serah terima jabatan pejabat pimpinan tinggi pratama yang baru dilantik pada Senin (16/8) lalu. Serah terima jabatan berlangsung di Ruang Rapat Garuda Kantor Wali Kota Kupang, Kamis (19/8). 

Menurutnya sertijab perlu segera dilakukan agar pelaksanaan program dan kegiatan Pemerintah Kota Kupang dapat berjalan lebih efektif, apalagi saat ini dalam proses penyusunan anggaran perubahan tahun 2021 dan murni tahun 2022 Diakuinya sejak proses seleksi terbuka Pemerintah Kota Kupang disibukkan dengan konsentrasi pada upaya penanganan covid 19, yang membutuhkan akselerasi dan langkah-langkah strategis oleh kepala daerah dan perangkat daerah terkait. 

Pada kesempatan yang sama, Sekda menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pejabat yang lama atas dedikasi dan loyalitasnya. Diharapakan teladan mereka bisa menjadi inspirasi bagi para pejabat yang baru. 

Kepada para pejabat yang baru dilantik, Sekda mengimbau untuk segera mempelajari dan menyesuaikan dengan tugas pokok dan fungsi jabatan yang baru diterimanya. 

“Jabatan ini adalah anugrah Tuhan karena banyak yang dipanggil namun sedikit yang terpilih, oleh karenanya saudara-saudara harus menghargai itu dan berusaha melaksanakannya dengan profesional, loyalitas yang tinggi, serta terus mengasah kemampuan diri dan berintegritas” tegas Sekda. 

Enam pejabat pimpinan tinggi pratama yang melakukan serah terima jabatan tersebut antara lain adalah Dolores Rita Hariyani, SE mengantikan Dra. Mariana Franssina Reta sebagai Sekretaris DPRD Kota Kupang, Achrudin Rudi Abubakar, S.Sos., M.Si menggantikan pejabat lama Bernadinus Mere, A.P., M.Si., sebagai Kasat Pol PP Kota Kupang, Ariantje Martje Baun, S.E., M.Si. menggantikan Dra. Thruice Balina Oey, M.Si, sebagai Kadis Kominfo Kota Kupang, Josefina Monika Djata Gheta, S.T., M.M., menggantikan Yanuar Dally, S.H, M.Si sebagai Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang, Matheus Benediktus Lalek Rajah, S.H., M.Hum menduduki jabatan baru sebagai Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan-Hukum dan Politik, sementara itu Maria Magdalena Detaq, S.IP menjabat posisi baru sebagai Staf Ahli Walikota Bidang Ekonomi dan Pembangunan.

Turut hadir dalam acara serah terima jabatan tersebut Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Kupang, Ignasius R. Lega, SH dan Kepala BKPPD Kota Kupang, Abraham D. E. Manafe, S.IP., M.Si beserta jajaran. (PKP_jms/ML).




Wakil Gubernur NTT Serahkan Remisi Umum kepada 2072 Narapidana

 

Kupang,mwartapedia.com — Wakil Gubernur NTT Drs. Josef A. Nae Soi MM, menyerahkan secara simbolis Remisi Umum HUT RI le-76 kepada 2072 Warga Binaan Pemasyarakatan bertempat di warga di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas II B Kupang pada Selasa (17/8).

Berdasarkan rincian daftar rekapitulasi data yang mendapat remisi umum dari 2072 narapidana / WBP dengan RU I sebanyak 2053 orang diantaranya 1 bulan sebanyak 380 orang, 2 bulan sebanyak 294 orang, 3 bulan sebanyak 525 orang, 4 bulan sebanyak 346 orang, 5 bulan sebanyak 396 orang dan 6 bulan sebanyak 112 orang.

Sedangkan RU 2 (Langsung bebas) terdiri dari 19 orang diantarnya 1 bulan sebanyak 11 orang, 2 bulan sebanyak 1 orang, 3 bulan sebanyak 5 orang, 4 bulan sebanyak 0 orang, 5 bulan sebanyak 2 orang dan 6 bulan sebanyak 0 orang.

“Kita harapkan dengan remisi yang diberikan ini maka mereka bisa merefleksikan kesalahan mereka untuk tidak mengulanginya lagi, apalagi mereka yang dapat remisi langsung bebas itu karena mereka juga kembali ke dalam lingkungan masyarakat maka jangan lakukan kesalahan lagi”, ujar Wakil Gubernur.

“Semoga dengan pembinaan dan keterampilan yang sudah diberikan di LP juga bisa membuat mereka melanjutkan keterampilan apa yang mereka sudah dapatkan disini sehingga bisa bermanfaat bagi diri sendiri dan juga orang lain,” tambahnya.

Sementara itu Kepala Kanwil Kemenkumham NTT, Merciana D. Djone, SH menjelaskan, Narapidana atau anak pidana yang berhak mendapatkan remisi adalah mereka yang memiliki syarat berkelakuan baik dibuktikan dengan tidak sedang menjalani hukumam disiplin dalam kurun waktu 6 bulan terakhir terhitung tanggal pemberian remisi, serta telah mengikuti program pembinaan yang diselenggarakan oleh Lapas dengan predikat baik.

Syarat lainnya bagi narapidana yang dipidana karena melakukan tindak pidana terorisme, narkotika, korupsi, kejahatan terhadap keamanan negara, kejahatan HAM berat, dan kejahatan transnasional harus bersedia bekerjasama dengan penegak hukum untuk membantu membongkar perkara tindak pidana yang dilakukan; Telah membayar lunas denda dan uang pengganti sesuai dengan putusan pengadilan untuk narapidana yang dipidana karena melakukan tindak pidana korupsi; Telah mengikuti Program deradikalisasi yang diselenggarakan oleh lapas dan BNPT serta menyatakan ikrar kepada NKRI secara tertulis bagi napi WNI / tidak akan mengulangi perbuatan tindak pidana terorisme secara tertulis bagi napi WNA. (Biro AP/ML)




Wali Kota Serahkan Bantuan Kendaraan Operasional DAK Untuk 2 Puskesmas di Kota Kupang

Kupang,mwartapedia.com — Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH menyerahkan bantuan kendaraan operasional  berupa 2 unit mobil puskesmas keliling (pusling) dan 10 unit motor untuk dua puskesmas di Kota Kupang. Bantuan Kendaraan Operasional tersebut merupakan bantuan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2021. 

Penyerahan berlangsung di halaman Kantor Dinas Kesehatan Kota Kupang, Senin (16/8) oleh Wali Kota Kupang kepada Kepala Puskesmas Oesapa dan Kepala Puskesmas Pasir Panjang. Turut mendampingi Wali Kota dalam penyerahan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati beserta jajarannya. 

Wali Kota saat menyerahkan bantuan tersebut berharap kendaraan ini bisa digunakan secara baik untuk melayani masyarakat. Kepada para Kepala Puskesmas Wali Kota meminta untuk memberikan kendaraan operasional tersebut kepada para petugas yang loyal dan mau bekerja sungguh-sungguh. 

Dengan dukungan kendaraan operasional ini diharapkan pelayanan kesehatan di Kota Kupang terutama di wilayah kerja dua puskesmas penerima bantuan tersebut semakin meningkat. 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati  pada kesempatan yang sama menambahkan bantuan pemerintah pusat berupa 10 unit motor tersebut akan dimanfaatkan untuk mobilisasi pelayanan kesehatan yang dibagikan kepada bidan, tenaga gizi, promosi kesehatan (promkes), surveilans pada Puskesmas Oesapa dan Puskesmas Pasir Panjang.Usai penyerahan, Wali Kota berkesempatan mencoba mengendarai mobil dan motor operasional tersebut di seputaran halaman Kantor Dinas Kesehatan Kota Kupang. (PKP_ddy/ans/ML)




Komandan Korem 161/Wira Sakti Pimpin Apel Kehormatan dan Renungan Suci di TMP Dharmaloka

 

Kupang,mwartapedia.com — Komandan Korem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Legowo W.R. Jatmiko, S.I.P., M.M. memimpin Apel Kehormatan dan Renungan Suci (AKRS) di Taman Makam Pahlawan Dharmaloka, jalan Timor Raya No. 10, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, Selasa dini hari (17/8/2021).

Dalam pelaksanaan Apel ini, Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Legowo W.R. Jatmiko, S.I.P., M.M., bertindak sebagai Inspektur Upacara. Adapun jalannya kegiatan tetap mengikuti protokol kesehatan dengan menjaga jarak antar perorangan dan menggunakan masker.

Apel Kehormatan sekaligus Renungan Suci yang digelar di TMP Dharmaloka ini dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-76 Republik Indonesia. Kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu bentuk penghormatan kepada para Pahlawan yang telah mengabdikan jiwa raganya kepada Nusa dan Bangsa.

Dalam rangka memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia, Danrem 161/Wirasakti memimpin penghormatan kepada 259 Pahlawan yang disemayamkan di TMP Dharmaloka. Adapun ke 259 Pahlawan tersebut terdiri dari TNI dan Polri sebanyak 75 Pahlawan, Perjuangan rakyat sebanyak 100 Pahlawan dan yang tidak dikenal sebanyak 84 Pahlawan.

Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Naskah AKRS, mengheningkan cipta, penyalaan obor, pembacaan do’a dan penghormatan terakhir kepada arwah para Pahlawan.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Gubernur NTT, Danlantamal VII Kupang, Danlanud Eltari Kupang, Kabinda NTT, Irwasda Polda NTT, Wakil Ketua DPR Provinsi NTT, Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi NTT, Asisten Intelijen Kejati NTT serta diikuti peserta upacara yang terdiri dari Unsur TNI, Polri, ASN dan Tamu Undangan.

(Penrem/ML)




Bunda Julie: Gubernur yang Punya Ide, Kami Eksekutornya

Kupang,mwartapedia.com — Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Nusa Tenggara Timur, Julie Sutrisno Laiskodat mengatakan, Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Desa Model yang ada di NTT tidak saja pada ibu hamil, tetapi diberikan juga kepada seluruh anak PAUD, seluruh anak SD, seluruh ibu menyusui dan juga kepada seluruh Balita yang ada di Desa Model (Desmod) bentukan PKK Provinsi NTT.

Hal ini dikatakan Julie Sutrisno Laiskodat saat ditemui di Ruang Rapat Dekranasda Provinsi NTT. 

Menurut Julie, jika sekian lama yang berhak menerima PMT itu hanya ibu hamil dalam bentuk makanan siap saji yakni biskuit, maka semenjak menjadi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi, dirinya mengharuskan para penerima PMT diberikan makanan yang dimasak oleh ibu PKK yang ada di Desa Model tersebut. Dan lanjutnya, seluruh bahan makanan yang disiapkan datangnya juga dari desa tersebut, sehingga di tempat itu juga terjadi perputaran ekonomi yang sudah tentu dirasakan masyarakat desa itu sendiri.

“Kami datangkan ahli gizi untuk melatih ibu-ibu PKK. Makanan yang kami berikan juga adalah makanan dengan nilai gizi tinggi. Kacangnya terbaik, dagingnya terbaik, ikannya terbaik, kelornya terbaik, sayurnya juga yang terbaik. Dan seluruh bahan makanan itu datang dari tempat itu,” ujar Julie. 

Julie Sutrisno yang juga Anggota DPR RI ini menambahkan, pihaknya juga membangun kolam ikan air tawar di desa yang tergolong sulit dalam mengonsumsi ikan. 

“Tentunya tidak semua Desa Model yang ada dapat mengonsumsi ikan. Oleh karena itu pada desa ini kami membangun kolam ikan, bibitnya juga kami berikan, sehingga masyarakat juga dapat mengonsumsi ikan yang nilai gizinya sangat tinggi,” sambung Julie. 

Bunda Julie, demikian biasa disapa, mengatakan, program itu merupakan bentuk tindak lanjut dari apa yang telah digagas Gubernur NTT, dalam hal ini untuk mencegah angka stunting di daerah dan juga demi pemberdayaan masyarakat. 

“Gubernur yang punya ide, kami eksekutornya,” ujar Bunda Paud itu. 

Mengakhiri pertemuan itu, dirinya menjelaskan saat ini terdapat 44 Desa Model yang tersebar di seluruh wilayah NTT. Dan salah satu tujuan dari pemberian PMT ini untuk mengatasi masalah stunting yang cukup tinggi di NTT. 

Masih menurutnya, pemberian PMT ini merupakan salah satu dari 16 inovasi yang saat ini telah dijalankan Tim Penggerak PKK Provinsi.

“Desa Model itu dibentuk bukan karena stuntingnya tinggi, tetapi salah satu tujuannya adalah menurunkan serta mencegah agar ke depan tidak ada lagi kasus stunting baru. Oleh karenanya kami serius dalam pemberian PMT ini. Dan mimpi ini juga yang selalu digaungkan oleh Gubernur NTT saat ini,” urainya. 

Sementara Sesti Lopo, yang anaknya juga penerima PMT, mengatakan dirinya sangat bersyukur dengan adanya program ini, karena setiap pagi mulai dari hari Senin sampai Sabtu, anaknya boleh menikmati makanan bergizi yang disajikan. 

Menurutnya menu yang diberikan itu berfariasi. 

“Adakalanya ayam, ada juga ikan dan telur. Sayurnya juga berfariasi. Kelor dan bayam yang dimasak sayur bening, yang masakpun ibu ibu dari PKK setempat yang telah dilatih oleh ahli gizi,” ujarnya.

Dirinya juga mengatakan baru kali ini boleh merasakan program yang langsung tersentuh kepada masyarakat. (Biro AP/ML)).




Wakil Gubernur : Paskibraka Harus Jadi Teladan Bagi Banyak Orang

Kupang,mwartapedia.com — Wakil Gubernur NTT Drs. Josef A. Nae Soi MM mengukuhkan para anggota Paskibraka Provinsi NTT Tahun 2021 yang akan bertugas mengibarkan bendera merah putih pada Upacara Peringatan Proklamasi Kemerdekaan RI ke 76 pada tanggal 17 Agustus nanti. Acara pengukuhan tersebut dilaksanakan pada Minggu (15/8).

Dalam sambutannya Wakil Gubernur berpesan agar setiap anggota Paskibraka harus memiliki jiwa teladan ditengah masyarakat.

“Adik-adik anggota Paskibraka tentu saja kalian adalah kebanggaan kami semua. Kalian dipilih untuk menjalankan tugas mulia untuk mengibarkan bendera merah putib. Bendera tersebut diperjuangkan para pahlawan dengan perjuangan, darah, dan jiwa nasionalis yang tinggi. Selamat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya,” ujar Wakil Gubernur.

“Kegagahan dan keanggunan anda sebagai Paskibraka harus dimanifestasikan di dalam diri Anda setelah pulang dari sini. Harus bisa refleksi kritis dan menjadi teladan bagi teman-teman, keluarga dan masyarakat dengan menunjukan nilai-nilai keberanian kejujuran, tanggung jawab, dan menghormati orang lain,” tegasnya.

Wagub juga mengatakan, selain memberikan teladan, dalam pribadi anggota Paskibraka harus bisa memberikan rasa cinta kepada diri sendiri dan orang lain serta lingkungan sebagai bentuk mencintai tanah air. 

“Pertama kita harus mencintai diri kita sendiri, cinta kepada orang tua, cinta kepada lingkungan, cinta kepada perbuatan dan cinta kepada ilmu pengetahuan dan cinta kepada iman,” jelasnya.

“Saya harap kalian semua menghormati dan merenung jasa orang tua kalian. Merekala pahlawan yang selama ini berada di belakang kalian untuk senantiasa mendukung dan mendidik kalian dalam keadaan apapun. Kalian berada disini juga itu berkat doa mereka dan jangan kecewakan mereka,” kata Wakil Gubernur.

Ia juga mengharapkan generasi muda harus mampu memiliki etos kerja dan integritas sebagai SDM untuk dapat mewujudkan pembangunan daerah dengan melanjutkan apa yang sudah dikerjakan generasi pendahulu.

“Adik-adik sekalian di Provinsi kita ini masih ada beberapa kekurangan. Kami inginkan kemampuan anak muda NTT dengan etos kerja dan semangat serta integritas anda maka sebagai generasi milenial harus bisa lebih hebat dari apa yang sudah dicapai generasi pendahulu. Dengan demikian dapat membawa perubahan besar bagi daerah ini,” jelas beliau. (Biro AP/ML)




Danrem 161/WS Hadiri Pengukuhan Paskibra Tingkat Provinsi NTT 2021

Kupang,mwartapedia.com —  Komandan Korem 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Legowo W.R. Jatmiko, S.I.P., M.M. bersama unsur Forkopimda Provinsi Nusa Tenggara Timor (NTT) menghadiri pengukuhan anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tahun 2021 yang bertempat di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT, Minggu (15/08/2021).

Upacara kali ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pelaksanannya sesuai protokol kesehatan yang ditetapkan. 

Anggota Paskibra ini merupakan putra-putri yang berasal dari 22 Kabupaten/Kota di seluruh NTT. Nantinya, mereka akan bertugas dalam upacara peringatan HUT ke-76 RI pada 17 Agustus 2021 di Lapangan Rumah Jabatan Gubernur NTT.

Pantauan dari Staf Penerangan korem 161/Wira Sakti, Serka Rizal Idjra’i, kegiatan upacara ini berlangsung sesuai jadwal dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Turut hadir dalam acara tersebut Gubernur NTT, Komandan Korem 161/Wira Sakti, KASPN Kupang, Wadan Lantamal IV/Kupang, Komandan Lanud El Tari Kupang, Sekda Provinsi NTT dan Kajari Provinsi NTT serta diikuti oleh 44 Anggota Paskibra.( Penrem/ML/IB)




Wawali Hadiri Pelantikan DPW Partai Berkarya Provinsi NTT

Kupang,mwartapedia.com — Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man menghadiri acara pelantikan Badan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Beringin Karya (Berkarya) Provinsi NTT periode 2020-2025. Pelantikan oleh Ketua Umum DPP Partai Berkarya, Mayjen (Purn) TNI Muchdi Purwopranjono berlangsung di Aula Hotel Ima Kupang, Sabtu (14/8). 

Acara pelantikan yang menerapkan protokol kesehatan secara ketattersebut dihadiri pula oleh perwakilan dari Kajati NTT, perwakilan dari Kabinda NTT, Ketua KPUD Kota Kupang dan segenap pengurus Partai Berkarya baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. 

Dalam sambutannya mewakili pemerintah daerah setempat, Wawali menyampaikan sebagai partai yang sudah diakui eksistensinya di NTT, para pengurus Partai Berkarya yang baru dilantik perlu memperhatikan beberapa hal dalam kiprahnya. 

“Yang pertama tentunya komunikasi politik yang baik, dengan pengurus di tingkat DPD kabupaten/kota maupun pengurus di tingkat pusat. Parpol juga menurutnya perlu melakukan sosialisasi politik hingga akar rumput dan melakukan rekrutmen kader sejak jauh hari,”ungkapnya.

Wawali menambahkan partai politik juga perlu berperan sebagai katalisator pemersatu para kader yang tentunya berasal dari beragam latar belakang. 

“Parpol juga perlu menjalankan fungsi kontrol politik, dengan menyuarakan kebenaran dan aktif dalam partisipasi politik. Pemerintah Kota Kupang menurutnya siap menjalin kerja sama dengan Partai Berkarya dalam upaya membangun Kota Kupang menjadi lebih baik,”tambahnya.

Ketua Umum DPP Partai Berkarya, Mayjen (Purn) TNI Muchdi Purwopranjono menyampaikan rasa syukur karena bisa menggelar acara pelantikan secara sederhana di tengah pandemi covid 19. Menurutnya yang terpenting dari peristiwa ini adalah bagaimana tekad dan kemauan para pengurus partai yang baru dilantik dalam mencapai cita-cita perjuangan bangsa dan negara. 

Ditambahkannya, tugas pengurus yang baru dilantik adalah menyukseskan pemilu tahun 2024 mendatang sehingga bisa memperoleh hasil yang lebih baik dari pemilu sebelumnya. Target ini menurutnya bisa tercapai jika terjalin kerja sama yang baik antara para kader. 

Ketua DPW Partai Berkarya Periode 2020-2025, Drs. Jan Chr. Benyamin, M.Si mengakui pelantikan yang sempat tertunda akibat pandemi covid 19 ini merupakan momentum penting bagi para pengurus untuk mulai berkarya. 

“Bersama rekan-rekan pengurus yang lain mereka sudah merancang sejumlah agenda penting yang akan segera dilaksanakan setelah pelantikan. Di antaranya adalah menyusun rencana kerja jangka pendek, menengah dan jangka panjang serta memperkuat komunikasi dengan para pengurus di tingkat DPD dan DPP. Mereka juga akan melakukan rekrutmen caleg sejak sekarang. Jan bersama rekan pengurusnya pada periode ini menargetkan dalam pemilu 2024 mendatang akan meraih minimal 1 kursi di DPR RI, 2 kursi di DPRD Provinsi NTT dan 1 kursi di masing-masing DPRD kabupaten/kota,”ujarnya.

Usai para pengurus DPW dilantik, dilanjutkan dengan pelantikan para pengurus DPD Partai Berkarya tingkat kabupaten/kota oleh Ketua DPW Partai Berkarya  Provinsi NTT yang baru dilantik. (PKP_ans/MK/IB).