Pj. Gubernur Hadiri Wisuda Ke-39 Akademi Teknik Kupang

Kupang,mwartapedia.com – Akademi Teknik Kupang (ATK) kembali melakasanakan Rapat Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Diploma III ke – 39 Tahun 2023 bertempat di Aula El Tari, Sabtu (9/12/2023). 


Dalam sambutannya, Penjabat Gubernur NTT, Ayodhia G. L. Kalake , SH., MDC menyampaikan selamat dan profisiat kepada para wisudawan/ti dan ATK serta orang tua dan keluarga yang berbahagia. 


“Selamat kepada para wisudawan/i, Akademi Teknik Kupang serta orang tua dan keluarga yang berbahagia. Hari ini Akademi Teknik Kupang (ATK) melepas para lulusan baru ke tengah masyarakat. Saya yakin para wisudawan/ti telah melalui proses yang panjang dan berliku untuk sampai pada puncak perjuangan pada hari ini,” Ungkapnya. 


Kepada para wisudawan/i, Ayodhia berpesan agar terus mengembangkan diri melalui inovasi dan kreativitas serta menjadi pribadi yang patut diteladani. 


“Saat ini, kita sedang memasuki era 4.0 dengan kemampuan _Artificial Intellegence (AI)_ yang terus berkembang pesat. Semakin banyak pekerjaaan yang selama ini dikerjakan dengan tenaga manusia akan digantikan oleh mesin atau robot. Untuk itu, saya mengharapkan agar para wisudawan/ti tidak cepat puas dengan gelar akademik yang diperoleh pada hari ini,” 


“Teruslah mengembangkan diri melalui inovasi dan kreativitas di kampus kehidupan, karena dunia yang akan kalian hadapi penuh dengan disrupsi yang tak terduga. Jangan biarkan seorangpun menganggap kalian rendah, tetapi tunjukanlah bahwa kalian patut dihargai dan diteladani”, Ujar Ayodhia. 


Menurut Ayodhia, untuk membangun NTT ke depan, dibutuhkan tenaga-tenaga terampil yang memiliki pengetahun, keterampilan serta berdedikasi untuk memajukan daerah ini optimalisasi potensi-potensi yang dimiliki baik di bidang pertanian, peternakan, perikanan dan kelautan, pariwisata, energi baru dan terbarukan serta berbagai potensi lainnya. 


“Peran saudara/i ahli madya teknik tentu dibutuhkan untuk merancang dan membangun jaringan infrastruktur jalan, jembatan, pengairan dan gedung yang kokoh dan berkelanjutan untuk mendorong percepatan pembangunan di daerah. Oleh karena itu, saya mengajak para wisudawan/ti sekalian, mari kita terus berkolaborasi untuk NTT Maju dan Sejahtera dengan menghasilkan sumber daya manusia NTT yang berkualitas,” Jelas Ayodhia menutup sambutannya. 


Untuk diketahui, pada kesempatan ini juga diumumkan tiga orang wisudawan terbaik pada Wisuda Diploma II ATK ke -39 atas nama,  pertama Yuliana Lanam, kedua Hermanus Tanmenu dan ketiga Susanti Suan. (Biro AP)




Serahkan Bansos di GMIT Imanuel Oepura, PJ. Walikota Minta Jemaat Jaga Kekondusifan Kota

Kupang,mwartapedia.com – Penjabat Wali Kota Kupang, Fahrensy Priestley Funay, SE., M.Si menghadiri kebaktian minggu sekaligus menyerahkan bantuan sosial bagi GMIT Imanuel Oepura, Minggu (10/12). 


Turut hadir mendampingi Penjabat Wali Kota Kupang, Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kupang, Ny. Lousje Marlinda Funay – Pellokila, STP., Staf Ahli Wali Kota Kupang Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan, Matheus B. L. Radjah, SH., M.Hum., Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Kupang, Hengky C. Malelak, S.STP., M.Si dan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Kupang, Djoni D. Bire, SH. 


Usai pemberitaan firman, Penjabat Wali Kota menyerahkan bantuan sosial sebesar 30 juta rupiah secara simbolis yang diterima langsung oleh Ketua Majelis Jemaat GMIT Imanuel Oepura, Pdt. Stefanus Makunimau, S.Th. Dalam sambutannya, Penjabat Wali Kota Kupang meminta maaf karena jumlah yang diserahkan tidak banyak. 


Menurutnya, tahun ini Pemerintah Kota Kupang mengalokasikan anggaran sebesar 3 miliar lebih untuk 112 rumah ibadah di Kota Kupang. Bansos bagi rumah ibadah bertujuan untuk membantu rumah-rumah ibadah dan lembaga keagamaan yang selama ini telah mendukung Pemerintah dalam menjaga kerukunan hidup umat beragama di Kota Kupang melalui pembinaan jemaat/umat. 


“Atas nama Pemerintah Kota Kupang saya menyampaikan terima kasih atas peran serta pemuka dan lembaga agama dalam menjaga kekondusifan Kota Kupang melalui pembinaan iman jemaat. Kota Kupang adalah kota majemuk, untuk itu disadari bahwa tanpa peran gereja juga lembaga agama lainnya, Pemerintah tidak mungkin dapat mensukseskan berbagai program pembangunan. Pembangunan bisa berjalan jika situasi yang kondusif antar umat beragama terus terjaga dan itu juga berkat peran gereja,” jelas Fahrensy.


Lebih lanjut, Fahrensy dalam kesempatan tersebut juga mengajak gereja dan jemaat untuk terus mendukung pemerintah, khususnya dalam mengatasi stunting dan mengendalikan inflasi. Ia juga mengajak jemaat untuk ikut menjaga situasi agar tetap aman dan damai menjelang Pemilu dan Pemilukada tahun 2024 mendatang.


Sementara itu, dalam khotbahnya Pendeta Stefanus Makunimau, S.Th menekankan agar jemaat selalu siap sedia menyambut kedatangan Tuhan yang kedua kalinya, dimana semua manusia akan memberikan pertanggungjawaban.


 “Kedatangan Tuhan itupun pasti walaupun kita tidak tahu kapan waktunya, kita harus selalu sedia mempersiapkan diri untuk itu. Yang harus dipersiapkan adalah hati dan hidup kita bukan baju, penampilan atau rumah kita. Merubah sikap hidup agar memiliki dasar kasih, berlaku baik, benar, adil dan mengasihi sesama serta memperlakukan orang lain dengan penuh kasih. Itu semua juga manifestasi dari sikap setia dan melayani Tuhan, selain ikut mewartakan kabar baik bagi orang-orang di sekitar, agar kita layak menyambut Tuhan,” katanya. Pendeta Stefanus Makunimau, S.Th juga mengingatkan jemaat agar mempraktekkan kasih dan pelayanan mulai dari dalam rumah masing-masing.*PKP_nt




Christian Widodo mendapat apresiasi di puncak acara HUT PSI saat prabowo hadir

           

Semarang,mwartapedia.com – Nama seorang Dokter Christian Widodo kini menjadi ‘buah bibir’ dikancah perpolitikan nasional.

Pasalnya karena konsisten beliau dalam melakukan politik pelayanan berupa bhakti sosial pengobatan kesehatan gratis kepada masyarakat di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Politisi muda potensial asal Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ini dihadapan Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto dan 40 ribuan kader PSI dalam semarak acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Stadion Jatidiri Semarang, Jawa Tengah menjadi perbincangan dan mendapat apresiasi begitu tinggi.

Dokter Christian Widodo yang kini menjabat sebagai Ketua DPW PSI NTT dan juga Anggota DPRD Provinsi NTT sampai saat ini masih konsisten melakukan pengobatan kesehatan gratis kepada masyarakat.

Riuh tepuk tangan terdengar dari 40 ribuan kader PSI yang hadir, di saat laporan kerja politik Dokter Christian Widodo ditampilkan dalam layar.



Lebih hebatnya lagi, penghargaan dan apresiasi yang diraih Dokter Christian Widodo tepat dihadapan calon Presiden Prabowo Subianto.

“Saya tidak menyangka kalau nama saya ditampilkan dilayar,”kata Dokter Christian saat dihubungi media ini pada Minggu (10/12/2023).

Mengenai itu, Dokter Chris mengaku bahwa sejak awal dirinya dilantik sebagai Anggota DPRD NTT, laporan kinerja dan pelayanan kesehatan gratis kepada publik terus disampaikan melalui media sosial dan media massa.

“Sejak awal soal transparansi menjadi prioritas utama kita, saya berusaha melaporkan semua kegiatan saya di media sosial saya baik di Facebook, Instagram dan lain-lain agar masyarakat bisa melihat kinerja kita,”ungkapnya.

Dalam kesempatan itu dirinya tak lupa mengucapkan terima kasih kepada DPP PSI dan juga seluruh masyarakat NTT terlebih khusus wilayah Kota Kupang yang menjadi daerah pemilihannya. (MI)




Membanggakan KADIN NTT Menangkan penghargaan KADIN Impact Award 2023

Kupang,mwartapedia.com – Luar biasa, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Nusa Tenggara Timur mencetak prestasi membanggakan dalam acara Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas),  KADIN Indonesia tahun 2023 yang dilaksanakan pada tanggal 7 Desember 2023 di Swiss Hotel Jakarta Peak Avenue. Dengan tema pemilu damai,  ekonomi tumbuh menuju Indonesia emas 2045.  

Pada penutupan acara Rapimnas,  dilaksanakan malam penganugerahan KADIN Impact Awards 2023  yang dihadiri oleh Menteri Investasi Republik Indonesia,  Kepala BKPM sekaligus menutup acara tersebut.  

Penganugerahan dari lebih dari 140 program yang ditandingkan,  KADIN NTT berhasil menjadi pemenang dalam kategori terpuji untuk wilayah timur  dan juga dua nominasi dari NTT yaitu dari KADIN Manggarai Barat dengan program KADIN Pertanian Hub Beras Premium Labuan Bajo yang diterima langsung oleh Ketua Kadin Manggarai Barat,  Charles Angli Warman. 

Dan yang kedua adalah nominasi program Kadin NTT energi terbarukan Co-Firing Woodchips untuk menggantikan batu barah yang diterima oleh Koordinator Wakil Ketua Umum Bidang Maritim dan Investasi,  Saudara Yusak Benu.

Dalam rombongan Kadin NTT yang dipimpin oleh Bobby Lianto,  Ketua Umum Kadin NTT,  juga hadir Ketua Dewan Pertimbangan Kadin NTT,  Bapak Theo Widodo,  serta juga dihadiri Ketua Kadin Manggarai Barat  Charles Angliwarman dan juga Ketua Kadin Manggarai Bapak Boni Romas, serta Koordinator Mar Invest Roy Yusak Benu, Komite Luar Negri Kadin NTT Bpk. Adi Suhartono, WKU. UMKM dr. Andree Hartanto,  WKU Pendidikan Jhony Kilapong sera Direktur Eksekuti KADIN NTT Mercy Siubelan

Kali ini tim KADIN NTT pulang dengan berbangga, sebab Kadin NTT diberikan penghargaan sebagai Kadin Provinsi yang teraktif dengan program terbanyak.

Demikian Bobby Lianto menyampaikan bahwa melalui KADIN Impact Awards ini memberikan motivasi kepada kami di NTT untuk terus bekerja membangun perekonomian di Nusa Tenggara Timur.

Salam Kebangkitan Ekonomi NTT. (***)




Julie Laiskodat Pimpin Tim Kampanye Daerah Siap Menangkan AMIN

Kupang,mwartapedia.com – Pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar telah mengumumkan Julie Soetrisno Laiskodat sebagai pimpinan tim kampanye daerah di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.


Hal ini disampaikan oleh Anggota DPR RI partai Nasdem, Julie Soetrisno Laiskodat kepada awak media yang berlangsung di Gedung Nasdem pada Senin (04/12/2023).


Julie Laiskodat mengatakan bahwa nama yang dipilih untuk menjadi timnas tersebut, mulai dari mantan kepala daerah, elite partai politik, hingga anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. 


“Tim Kampanye Nasional Anis-Muhainin (AMIN) sudah terbentuk secara nasional kemudian kami di 38 Provinsi diwajibkan dan terbentuklah ketua pelaksana dandi NTT   partai Nasdem yang ditunjuk untuk menjadi ketuanya,”ucapnya.


Diakuinya, setelah dipilih dirinya berinisiatif membentuk enam (6) orang sebagai tim kampanye dari partai koalisi, tim kampanye Provinsi dan Kabupaten/Kota dibawah tanggungjawab timnas..


“Dari keenam orang tersebut semua ketua partai koalisi saya libatkan dan akan ada anggota yang akan dimasukan lagi sebagai juru kampanye (Jurkam) dan dibawahnya ada tim kampanye dan 100 persen sudah terbentuk,”sebut Julie Laiskodat.


Lebih lanjut, Julie Laiskodat menambahkan, dirinya juga menjelaskan untuk Provinsi NTT ada penambahan ketua dari keempat partai koalisi yaitu Partai Nasdem, Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Ummat.

 

“Saya menawarkan ke 22 Kabupaten/kota wilayah yang yakin menang dan mempunyai kepercayaan lebih akan menjadi ketua jadi khusus untuk Kabupaten/kota ada 9 ketua dari PKB dan sisanya 13 dari partai lain,”ucapnya.



“Saya merasa bersyukur sekali karena kami dari Nasdem mendeklarasikan pak Anis sebelum memiliki pasangan, kami bertahan dalam perjalanan kami bersyukur karena PKS dan partai Ummat bergabung. Sebelum deklarasi Wapres kami bertiga bergandengan tangan dan ada angin baik PKB bergabung pada saat itu saya tidak berdaya tetapi dengan gabungnya PKB kami terlahir kembali,”tambahnya. 


Dirinya mengajak partai koalisi untuk bergandengan tangan dan menyatukan tekat bersama untuk memenangkan paket AMIN.


“Di NTT kami akan kampanye pada bulan Februari nanti dan kami berdoa agar bisa bergandengan tangan walaupun kita beda warna di saat Caleg tetapi bisa membawa Indonesia menjadi makin besar dan makin maju dan mudah-mudahan AMIN bisa membawa kita ke lumbung pangan dari NTT,”pungkasnya. (MI).




Pemkot dan DPRD Kota Kupang Sepakat Tetapkan Perda Tentang APBD 2024

Kupang,mwartapedia.com – Pemerintah dan DPRD Kota Kupang sepakat menetapkan Peraturan Daerah Tentang APBD Tahun Anggaran 2024. Penetapan ditandai dengan penandatanganan berita acara persetujuan bersama oleh Penjabat Wali Kota Kupang bersama pimpinan DPRD Kota Kupang dalam Rapat Paripurna ke-15 di Gedung DPRD Kota Kupang, Kamis (30/11). 


Penjabat Wali Kota Kupang, Fahrensy P. Funay, SE, M.Si dalam sambutannya menyampaikan terima kasih  yang tulus dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pimpinan dan anggota DPRD yang telah nyata dan sungguh mencurahkan pikiran, tenaga bahkan segala waktu dan kesempatannya untuk membahas, merumuskan hingga menghasilkan dokumen penting yang menjadi arah dan pedoman bagi penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan di Kota Kupang sepanjang tahun 2024 nanti.


Menurutnya penetapan keputusan DPRD Kota Kupang tentang persetujuan penetapan Peraturan Daerah Kota Kupang tentang APBD Kota Kupang Tahun Anggaran 2024 merupakan hasil kerja yang sangat optimal, yang mana lembaga dewan yang terhormat secara politis melegitimasikan apa yang harus dilaksanakan oleh pemerintah bagi kesejahteraan masyarakat Kota Kupang.


Lebih lanjut dikatakan pemerintah dalam implementasinya senantiasa memperhatikan berbagai saran pendapat DPRD, bahkan lebih dari pada itu pemerintah menyediakan kesempatan seluas-luasnya bagi DPRD untuk selalu melakukan kontrol secara berkala dan insidentil antara lain melalui dengar pendapat dengan mitra kerja agar pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Kupang Tahun Anggaran 2024 yang ditetapkan ini dapat dilaksanakan secara bertanggung jawab sesuai ketentuan peraturan yang berlaku.


Sebelumnya, pada Paripurna ke-14 dengan agenda Pendapat Akhir Fraksi Terhadap Pengantar Nota Keuangan Atas Rancangan Peraturan Daerah Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Kupang Tahun Anggaran 2024, Ketua Fraksi PDIP, Adrianus Talli,S.Tr.T berharap agar pengelolaan anggaran yang sudah ditetapkan dapat dilaksanakan secara baik, benar dan transparan sehingga pada akhirnya dapat membawa manfaat bagi masyarakat Kota Kupang.  


Menurutnya salah satu prinsip pengelolaan keuangan adalah kehati – hatian. Oleh sebab itu Fraksi PDI Perjuangan dalam semangat kemitraan mengingatkan pemerintah agar seluruh pengelolaan keuangan yang ada haruslah benar – benar dilakukan dengan memperhatikan seluruh mekanisme dan peraturan perundang – undangan yang berlaku.


Hal senada juga disampaikan Anggota Fraksi Nasdem, Yuvensius Tukung. Menurutnya Fraksi Nasdem berharap agar upaya maksimal bersama dalam membahas rancangan APBD Kota Kupang Tahun Anggaran 2024 diikuti pula dengan konsistensi dalam pelaksanaan sehingga dapat mendatangkan kesejahteraan masyarakat Kota Kupang.


Hadir dalam Rapat Paripurna tersebut Ketua, Wakil-Wakil Ketua dan segenap anggota DPRD Kota Kupang, Penjabat Sekretaris Daerah dan para Asisten Sekda Kota Kupang, Staf Ahli Wali Kota Kupang, pimpinan perangkat daerah, pimpinan perusahaan daerah serta para camat se-Kota Kupang. (PKP_ans)




Dinas Sosial Kota Kupang Sebut November 2023 Penerima PKH 11,766 KK

Kupang,mwartapedia.com – Pada November 2023 tercatat program Bantuan Sosial (Bansos) dari APBN dari Program Keluarga Harapan (PKH) yang ada di Kota Kupang berjumlah 11.766 Kepala Keluarga.


Kepala Dinas Sosial Kota Kupang, Lodowyck Djungu Lape ketika ditemui media ini di Kantor DPRD Kota Kupang pada Rabu (29/11/2023) menyebut dari total penerima Bansos PKH ini dari berbagai komponen.


“Posisi terakhir penerima PKH ada 11.766 Kepala Keluarga atau 23.000 lebih komponen diantaranya pendidikan, komponen kesehatan, komponen kesejahteraan sosial,”ungkapnya.


Lodowyck menjelaskan, untuk komponen pendidikan di Kota Kupang ada 14,000 penerima yang terdiri dari bantuan tunai untuk anak sekolah mulai dari SD, SMP dan SMA.


“Untuk bantuan tunai anak sekolah ada tiga tingkatan yaitu anak SD berjumlah 900.000, SMP berjumlah 1.500.000 dan SMA berjumlah 2 juta ,”terangnya.


Ia menambahkan, untuk penerima komponen kesejahteraan dalam setahun untuk lansia sebesar 2,4 juta dan kaum disabilitas sebesar2,4 juta.


“Untuk komponen kesehatan bagi ibu hamil dalam setahun sebesar 3 juta dan anak Balita sebesar 3 juta,”tambahnya.


Lodowyk Lape menerangkan, dari total penerima di Kota Kupang 17.766Kepala Keluarga tersebut mendapatkan anggaran sebesar 43 miliar dan untuk bantuan pangan non tunai sekitar 39 miliar lebih.


“Posisi sekarang untuk warga Kota Kupang memegang kartu BPJS gratis sebanyak 157.203 anggaran dari pusat sekitar 69 miliar kalau di Kota Kupang, kita lebih pada bantuan untuk kelompok kaum disabilitas, lansia, anak terlantar dan ada juga bantuan pemberdayaan sudah jalan tahun ini sebanyak 67 kelompok mendapatkan10 juta perkelompok,”pungkasnya. (MI).




Dinas Sosial Kota Kupang Lebih Fokus Kepada Data Base DTKS

 

Kupang,mwartapedia.com –  Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) menjadi acuan dalam pemberian Bantuan Sosial (Bansos) kepada warga masyarakat dan tahun ini Dinas Sosial Kota Kupang lebih fokus pada pendataan fakir miskin dan masyarakat yang tidak mampu untuk mengusulan agar masuk kedalam data base kemiskinan.


Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial Kota Kupang Lodiwyk Djungu Lape, S.Sos di Kantor DPRD Kota Kupang pada Rabu (29/11/2023).


Lodiwyk Lape menjelaskan, dalam setiap bulan Kota Kupang melakukan pembersihan dan pembaharuan DTKS guna memastikan kesesuaian dan keayakan penerima bantuan.


“Hal ini dilakukan agar pemberian bantuan dapat tepat sasaran kepada warga masyarakat yang dinilai benar-benar tidak mampu,”jelasnya.


Dikatakannya, tahun 2023 kota Kupang sudah terdata karena setiap bulan dikerjakan secara rutin untuk mendapatkan data terbaru maupun verifikasi dan validasi data yang sudah ada.


“Dalam setiap bulan pengusulan KIS/BPJS gratis pada tanggal 1 sampai dengan 10 sedangkan pengusulan lain seperti PKH, bantuan pangan non tunai termasuk usul baru untuk masuk dalam basis data terpadu pada tanggal 15 sampai  dengan 25 itu rutin dan  harus,”tegasnya.


Dikatakannya, pemerintah pusat telah menyiapkan banyak program untuk masyarakat tidak mampu yang ada di Kota Kupang oleh karena itu harus mempunyai data yang lengkap sehingga dinas sosial berperan untuk melayani kebutuhan masyarakat.


“Program dari pemerintah berupa Program Keluarga Harapan (PKH), program bantuan pangan non tunai, program PBI kiss gratis atau BPJS gratis dan bantuan lain KIP kuliah dan subsidi listrik,”ujarnya.


Ia berharap dalam konteks pembangunan kesejahteraan semua pihak harus terlibat dan membantu dalam memberikan data yang benar sehingga dapat memberikan kesejahteraan sosial bagi masyarakat.


“Saya berharap semua orag yang mempunyai kemampuan dan berpotensi dalam kesejahteraan seharusnya terlibat sehingga jangan ada warga Kota Kupang yang tidak terdata,”harapnya, (MI)




Kadis Nakertrans Kota Kupang Sebut Tahun 2023 Tidak Ada Kasus bagi PMI


Kupang,mwartapedia.com – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kota Kupang, Thomas Dagang menyebut Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Kota Kupang yang dikirim untuk bekerja keluar negeri pada tahun 2023 tidak mengalami kasus,


Hal ini disampaikan Kelapa Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Kupang, Thomas Dagang  kepada media ini di Kantor DPRD Kota Kupang disele-sela Sidang DPRD pada Rabu (29/11/2023).  


Thomas Dagang mengatakan, selama ini PMI yang akan dikirim keluar negeri sebelumnya diberikan pelatihan sehingga mereka mendapatkan pengetahuan, keterampilan dan pengalaman untuk bekrja dengan baik.


“Sebelum diberangkatkan para PMI tersebut diberikan pelatihan pada Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) selama tiga bulan,”ungkapnya.


Dijelaskan, perusahaan jasa pengiriman PMI legal yang terdaftar di dinas Nakertrans Kota Kupang berjumlah 20 lebih.


“Selama ini di NTT banyak PMI yang mengalami kasus kekerasan bahkan ada yang meninggal di luar negeri adalah mereka yang diurus oleh perusahaan ilegal dari kabupaten lain,”terangnya.


Sedangkan untuk pekerja yang ada di Kota kupang, Thomas Dagang merincikan selama tahun 2023 ada 37 kasus yang ditangani oleh dinas Nakertans Kota Kupang.


“Ada 37 kasus yang saya tangani dan ada yang saya tangani di kantor ada yang ditangani oleh Pengadilan Hukum dan Industri,”jelasnya.


Menurutnya, perusahaan swasta yang ada di Kota Kupang memberikan upah tidak sesuai aturan yang ditetapkan oleh pemerintah dirinya mengakui bahwa selama ini pihaknya belum menerima laporan. 


“Untuk masalah ini biasanya terjadi persoalan baru mereka lapor ke saya terutama kerjanya sudah lama terus mereka protes minta keluar dan laporannya paling mengenai pembayaran pesangon,”ucapnya.


Dikatakannya, pembayaran upah buruh yang tidak sesuai biasanya terjadi pada perusahaan kecil seperti kios dan warung makan. 


“Kalau perusahaan sedang dan besar banyak laporan sehingga untuk perusahaan besar yang mempunyai kemampian dan standar jika ada yang lapor akan kita atasi jika tidak bisa ditangani akan kita lanjutkan ke tingkat atas,”pungkasnya. (MI)




Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Kota Kupang Ibarat Fenomena Gunung Es


Kupang,mwartapedia.com – Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Kupang ibarat fenomena gunung es yang mana kasus kekerasan ini dulu hadirnya tidak kelihatan sekarang justru kelihatannya sangat banyak.


Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Kupang, Ir. Clementina R. N. Soengkono ketika ditemui media ini di kantor DPRD Kota Kupang pada Rabu (29/11/2023).


Menurut Clementina Soengkono, sejak adanya Unit Pelaksana Teknik Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak hadir di Kota Kupang maka kasus pada perempuan dan anak semakin mengalami peningkatan.


“Dengan adanya UPTD ini, kami berpikir angka kekerasan turun tetapi malah naik karena selama ini istilahnya seperti gunung es dimana kasus kekerasan banyak terjadi di Kota Kupang baik terhadap peremuan maupun anak,”ungkapnya.


Diungkapkannya, data yang diperoleh pada bulan Agustus 2023 adalah kekerasan terhadap perempuan sebanyak 106 kasus dengan rincian kekerasan fisik 15 kasus, psikis 85 kasus, seksual 5 kasus, penelantaran 14 kasus, lainnya 2 kasus.


“Sedangkan kekerasan terhadap anak ada 83 kasus diantaranya 35 laki-laki dan 48 perempuan dengan rincian kekerasan sebagai berikut fisik 3 kasus, psikis 46 kasus, seksual 10 kasus dan penelantaran 15 kasus,”ucapnya.


“Terus terang dari tahun lalu sampai dengan tahun ini kasus kekerasan yang banyak di Kota Kupang adalah perempuan dan yang paling trend adalah kasus perceraian sedangkan keserasan terhadap anak adalah kekerasan seksual yang paling mendominasi,”tambahnya.


Iapun menjelaskan, sesuai motto dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Kupang bahwa perempuan dan anak yang rentan dapat dilindungi dan dilayani dengan baik,


“Sehingga kami ingin melayani dengan baik karena negara melindungi perempuan dan anak karena mereka ini dianggap rentan,”jelasnya.


Clementina Soengkono mengutarakan, ada tiga layanan yang ada di DP3A Kota Kupang yaitu layanan perlindungan bantuan hukum gratis, layanan rumah aman dan layanan pendampingan dan ketiga layanan pemberdayaan.


“Disini yang melayani secara psikologis ada tokoh agama dan ada mediasi dan layanan pemberdayaan artinya perempuan korban kekerasan ini setelah berpisah dengan suaminya sehingga dia tidak ada pekerjaan sehingga kami juga sering bekerjasama dengan Dinas Nakertrans dan UPTD Tenaga Kerjaaan agar mereka diberikan pelatihan sehingga mereka bisa mandiri,”jelasnya.


“Kami juga bekerjasama dengan tokoh agama dan LBH aktif dengan jejaring kami dari GMIT yaitu Rumah Harapan GMIT artinya seperti seperti korban-korban Tindakan Perdagangan Orang (TPO),”tambahnya.


Dirinya juga mengajak warga Kota Kupang ketika mengalami kekerasan langsung menghubungi call center 0813 3770 3300 yang tersedia di UPTD kami dan secara nasional melalui call center 129 dari situ langsung diarahkan kembali ke kami dan layanan ini beraku selama 24 jam. (MI)