Pengurus Karang Taruna Kota Kupang Resmi Dilantik, Wali Kota Tegaskan Pentingnya Aksi Nyata Pemuda

 

Kupang,nwartapedia.com – Pengurus Karang Taruna Kota Kupang periode 2025–2030 resmi dilantik oleh Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, pada Senin, 5 Mei 2025, di Lantai 1 Kantor Wali Kota Kupang. Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) dan pengucapan janji oleh seluruh pengurus.

Dalam momen pelantikan tersebut, Wali Kota Kupang secara simbolis menyerahkan Panji Karang Taruna Kota Kupang kepada Ketua terpilih, Feliks Roy Hendrigues.

Usai penyerahan panji, pengurus Karang Taruna Kota Kupang bersama Pemuda Lintas Agama melakukan deklarasi peduli sampah.

Deklarasi ini merupakan komitmen bersama untuk mendukung Pemerintah Kota Kupang dalam aksi peduli sampah dan menjaga lingkungan kota tetap bersih.

Ketua Karang Taruna Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Andre Ota, yang turut hadir dan memberikan sambutan, mengapresiasi pelantikan ini dan memberikan pesan penting kepada pengurus baru.

“Untuk menjadi Ketua Karang Taruna, seseorang harus memiliki jabatan setingkat atau satu tingkat di bawahnya. Bung Roy memenuhi syarat itu dan saya ucapkan selamat,” ungkapnya.

Ia juga mendorong pengurus baru untuk segera menyusun rencana kerja. “Kami harapkan pengurus Karang Taruna Kota Kupang sesegera mungkin menggelar rapat kerja dan menentukan program kerja ke depan,” tambah Andre.

Dalam kesempatan itu, Andre menegaskan bahwa susunan pengurus Karang Taruna Kota Kupang periode 2025–2030 dibentuk tanpa intervensi dari Wali Kota. “Tidak ada titipan orang-orang Pak Wali dalam struktur. Maka saya minta, jaga terus independensi itu,” tegasnya.

Sementara itu, dalam arahannya, Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo menyampaikan apresiasi dan harapan kepada para pengurus baru.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada pengurus lama yang telah bertugas. Kepada pengurus baru, saya ucapkan selamat. Saya tidak menitipkan satu orang pun, silakan tanya ke ketua terpilih,” ujar Wali Kota.

Ia menekankan pentingnya independensi organisasi dan aksi nyata dari para pemuda.

“Organisasi ini bukan untuk gagah-gagahan. Karang Taruna dibentuk untuk berdarah-darah menyelesaikan masalah sosial di Kota Kupang. Tunjukkan bahwa orang muda bisa berdampak nyata bagi masyarakat,” katanya.

Wali Kota juga berjanji akan mendukung Karang Taruna melalui anggaran pelatihan dan pendampingan, terutama bagi pelaku UMKM dan bengkel mandiri.

“Nanti akan kita anggarkan untuk pelatihan dan pendampingan. Yang punya bengkel atau UMKM akan kita bantu secara konkret,” pungkasnya. (MI)




Wali Kota Kupang Dukung Penuh Program Makan Bergizi Gratis untuk Tekan Stunting dan Gerakkan UMKM Lokal

 

Kupang,nwartapedia.com — Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menerima audiensi dari jajaran Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Badan Gizi Nasional (SPPG BGN), Jumat (2/5), di Ruang Kerja Wali Kota.

Pertemuan ini menjadi momentum perkenalan para Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) sekaligus pemaparan program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah digencarkan pemerintah pusat.

Hadir dalam audiensi tersebut antara lain Adiyatman Bahauddin (Kepala Satuan Kelapa Lima 1), Christin Angela Manao (Kepala Satuan Kelapa Lima 2), Novita Agatha Nainupu (Kepala Satuan Alak), Noni Yulianti Kamlasi (Kepala Satuan Maulafa 1), serta Niken Ayu Respati Samiun, Indah Puspita Sari, dan Bendelina Rafael.

Mewakili tim, Christin Angela Manao menjelaskan bahwa program MBG dirancang untuk menjangkau kelompok rentan seperti anak-anak usia dini hingga remaja (TK hingga SMP), ibu hamil, ibu menyusui, dan anak di bawah dua tahun (baduta).

Program ini merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan menekan angka stunting secara nasional.

“Setiap dapur SPPG mampu menjangkau hingga 3.500 penerima manfaat. Dari jumlah itu, 10 persen dialokasikan khusus untuk ibu hamil, menyusui, dan baduta,” ungkap Christin.

Ia menambahkan, pendekatan program berbasis komunitas ini juga mendorong kemandirian ekonomi lokal melalui penggunaan bahan baku dari pelaku UMKM.

Wali Kota Kupang menyambut baik pemaparan tersebut dan menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program MBG di wilayahnya.

Menurutnya, meskipun Pemerintah Kota Kupang tengah menghadapi keterbatasan anggaran dan fokus pada efisiensi belanja, pihaknya tetap berkomitmen memfasilitasi dan memperluas cakupan program tersebut.

“Sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat, kami siap bersinergi untuk menjalankan program ini. Tantangan stunting tidak bisa diatasi sendiri. Diperlukan kerja bersama dari seluruh elemen,” tegas dr. Christian Widodo.

Ia juga menekankan pentingnya aspek kebersihan dalam pelaksanaan program, khususnya dalam pengelolaan sampah dapur.

“Satuan SPPG perlu memastikan sampah terpilah dengan baik agar tidak menyulitkan petugas kebersihan dalam pengangkutan,” pesannya.

Menutup pertemuan, Wali Kota Kupang mengutip pepatah inspiratif sebagai pengingat pentingnya kolaborasi:

“Jika ingin cepat, berjalanlah sendiri; jika ingin jauh, berjalanlah bersama.”

Program MBG diharapkan menjadi tonggak penting dalam menciptakan generasi sehat dan kuat, sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi lokal secara berkelanjutan di Kota Kupang. ***




Transportasi Udara dan Laut NTT Maret 2025 Meningkat, Penumpang Kapal Naik Lebih dari 120 Persen

 

Kupang,nwartapedia.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat adanya peningkatan signifikan pada aktivitas transportasi laut dan udara di wilayah tersebut selama Maret 2025.

Hal ini disampaikan oleh Kepala BPS NTT, Matamira B. Kale, dalam Konferensi Pers yang berlangsung di Aula Kantor BPS NTT, Jumat (2/5/2025).

Jumlah penerbangan angkutan udara selama Maret 2025 tercatat sebanyak 2.172 penerbangan, terdiri atas 1.087 penerbangan berangkat dan 1.085 penerbangan datang.

Angka ini mengalami kenaikan sebesar 6,52 persen dibandingkan Februari 2025.

Namun, secara tahunan, jumlah tersebut turun 20,61 persen dibandingkan Maret 2024.

Bandara Eltari, Kupang menjadi kontributor terbesar dengan andil 38,54 persen dari total penerbangan, diikuti Bandara Komodo, Labuan Bajo dengan andil 23,20 persen.

Jumlah penumpang angkutan udara pada Maret 2025 mencapai 167.392 orang, naik 11,80 persen dari bulan sebelumnya, namun masih lebih rendah 9,41 persen dibandingkan Maret 2024.

Transportasi laut menunjukkan pertumbuhan yang jauh lebih signifikan.

Jumlah pelayaran selama Maret 2025 mencapai 4.834 pelayaran, naik 28,70 persen dibandingkan Februari dan meningkat 26,68 persen dibandingkan Maret tahun lalu.

Jumlah penumpang angkutan laut bahkan melonjak drastis mencapai 692.296 orang, yang terdiri dari 356.818 penumpang naik dan 335.478 penumpang turun.

Angka ini meningkat 27,12 persen secara bulanan dan 120,67 persen secara tahunan.

Kepala BPS NTT menyebutkan bahwa peningkatan volume transportasi, khususnya di sektor laut, menjadi indikator membaiknya mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi daerah.

“Data ini penting untuk membaca pola pergerakan dan kebutuhan infrastruktur transportasi di NTT ke depan,” ujar Matamira B. Kale. (MI)




Wali Kota Kupang Pimpin Upacara Hardiknas 2025, Tegaskan Komitmen Bangun SDM Unggul dan Berkarakter

 

Kupang,nwartapedia.com – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memimpin langsung Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Bertempat di Buoyant Montessori School, upacara ini menjadi simbol komitmen Pemkot Kupang dalam memperkuat sektor pendidikan sebagai pondasi pembangunan manusia.

Dalam arahannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam penyelenggaraan upacara, serta menegaskan bahwa pembangunan kota tidak hanya ditandai oleh infrastruktur, tetapi juga kualitas manusia yang menghuninya.

“Membangun kota berarti membangun manusia yang tinggal di dalamnya. Dan membangun manusia berarti membangun pendidikan dan kesehatan,” tegasnya.

Wali Kota memaparkan sejumlah capaian penting dalam dunia pendidikan di Kota Kupang:

Tingkat partisipasi PAUD meningkat dari 54,8% menjadi 55,9%, Partisipasi jenjang SD naik dari 92% menjadi 93%.

Rasio guru dan murid yang ideal: 1 guru untuk 8–9 murid. Rata-rata lama sekolah: 11,64 tahun. Harapan lama sekolah: 16,44 tahun. Tingkat kelulusan SD dan SMP dua tahun terakhir: 100%.

Wali Kota mengutip pepatah Latin “Ubi Concordia, Ibi Victoria” – di mana ada persatuan, di situ ada kemenangan – sebagai semangat kolaborasi antar elemen dalam mendukung kemajuan pendidikan.

Kabar baik datang dari sektor tenaga pendidik: dari total 1.700 guru calon PPPK, lebih dari 1.300 telah memperoleh Nomor Induk Pegawai (NIP) dan segera menerima SK pengangkatan serta gaji. Wali Kota menegaskan bahwa proses percepatan pencairan hak para guru menjadi prioritas.

Dalam upacara ini, juga dilakukan penandatanganan kerja sama CSR antara Pemkot Kupang dan KB Bank yang diwakili oleh Direktur Compliance and Risk KB Bank, Dodi Widjajanto. CSR tersebut mencakup dua unit motor pengangkut sampah dan 10 unit kontainer sampah berkapasitas 660 liter.

“Kalau kita ingin bergerak cepat, kita bisa bergerak sendiri. Tapi jika ingin melangkah jauh, kita harus melangkah bersama,” ujar Wali Kota.

Acara dilanjutkan dengan Penyerahan hadiah lomba untuk tingkat SD/MI dan SMP/MTs se-Kota Kupang.

Launching Mata Pelajaran Pendidikan Lingkungan sebagai mata pelajaran wajib dalam Kurikulum Muatan Lokal.

Peluncuran Buku “7 Kebiasaan Anak PAUD Indonesia”.

Wali Kota menutup sambutannya dengan pesan menyentuh kepada para guru:

“Tanpa komitmen, Anda tidak bisa memulai. Tapi tanpa konsistensi, Anda tidak bisa mengakhiri.”

Upacara Hardiknas 2025 menjadi refleksi bersama bahwa pendidikan adalah kunci menciptakan generasi unggul yang akan membawa Kota Kupang menuju masa depan yang lebih cerah dan berdaya saing. **




NTP NTT Turun Jadi 99,42 pada April 2025, BPS: Daya Beli Petani Melemah

 

Kupang,nwartapedia.com  – Nilai Tukar Petani (NTP) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada April 2025 tercatat sebesar 99,42, mengalami penurunan sebesar 0,92 persen dibandingkan Maret 2025.

Hal ini disampaikan oleh Kepala BPS Provinsi NTT, Matamira B Kale, dalam Konferensi Pers yang berlangsung di Aula Kantor BPS NTT pada Jumat (2/5/2025).

Meeurutnya, angka ini mengindikasikan penurunan daya beli petani.

“Penurunan NTP ini terjadi karena indeks harga yang diterima petani mengalami kenaikan yang lebih lambat dibandingkan indeks harga yang harus mereka bayar,” ujar Matamira.

Ia menambahkan bahwa kondisi tersebut menunjukkan tekanan ekonomi yang dirasakan petani, terutama di tengah fluktuasi harga komoditas pertanian.

Detail NTP menurut subsektor pertanian pada April 2025 adalah sebagai berikut

Tanaman Padi dan Palawija (NTP-P): 97,70, Hortikultura (NTP-H): 97,80, Tanaman Perkebunan Rakyat (NTP-TPR): 101,61, Peternakan (NTP-Pt): 106,03, Perikanan (NTP-Pi): 92,41

Dari kelima subsektor yang diamati, hanya subsektor hortikultura yang mencatat kenaikan, sementara empat subsektor lainnya mengalami penurunan.

Selain itu, BPS NTT juga mencatat inflasi di wilayah perdesaan sebesar 0,21 persen, terutama dipicu oleh kenaikan harga pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau.

BPS Provinsi NTT turut mengajak masyarakat dan peneliti untuk berkontribusi dalam penyusunan dan pengembangan data statistik melalui Jurnal Statistika Terapan (JSTAR) yang dapat diakses di jstar.id.

Untuk layanan konsultasi data, masyarakat dapat menghubungi via WhatsApp di 082247291975 atau melalui email pst5300@bps.go.id.

Masyarakat juga diberi ruang untuk menyampaikan kritik dan pengaduan terkait pelayanan BPS melalui situs resmi pengaduan.bpsntt.id. (MI)




BTN Gandeng PWI Wujudkan Program Tiga Juta Rumah, 100 Unit Siap Diserahkan ke Wartawan

 

Jakarta,nwartapedia.com PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BTN) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat guna mendukung program pemerintah dalam menyediakan tiga juta unit rumah per tahun.

Penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan oleh Ketua Umum PWI Pusat Hendry Chairudin Bangun dan Kepala Divisi Kredit Pemilikan Rumah Subsidi BTN, Dedy Lesmana, di Jakarta pada Rabu (30/4/2025).

Acara ini juga dihadiri oleh jajaran penting dari BTN dan PWI, termasuk Corporate Secretary BTN Ramon Armando dan Ketua Bidang Kerja Sama & Kemitraan PWI Pusat, Tundra Meliala.

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kemitraan ini.

Ia menegaskan pentingnya sinergi antara lembaga keuangan dan organisasi profesi untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar akan hunian.

“Program ini harus kita kawal bersama. Rumah adalah kebutuhan mendasar, dan tugas kita bersama untuk menyukseskan program nasional ini,” ujarnya.

Dalam waktu dekat, tepatnya pada 6 Mei 2025, BTN akan menyerahkan secara simbolis 100 unit rumah subsidi untuk wartawan di kawasan Jabodetabek sebagai langkah awal implementasi kerja sama ini.

Dedy Lesmana menyebut, penyerahan tersebut merupakan bentuk nyata dukungan BTN terhadap profesi wartawan.

Ketua Umum PWI Hendry Ch Bangun menegaskan bahwa program ini akan segera disosialisasikan kepada seluruh anggota PWI.

Tim Perumahan PWI Pusat telah melakukan lima kali kunjungan ke sejumlah lokasi perumahan yang direkomendasikan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), termasuk di Bogor, Depok, dan Serang.

BTN menawarkan skema KPR subsidi dengan suku bunga tetap 5 persen per tahun dan tenor hingga 20 tahun.

Harga maksimal rumah subsidi ditetapkan sebesar Rp 185 juta per unit.

Ramon Armando menambahkan bahwa program KPR subsidi BTN terbuka untuk berbagai profesi yang memenuhi syarat, termasuk wartawan.

“Ini sejalan dengan visi BTN untuk menyediakan hunian yang layak dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia,” jelasnya.

Jika tahap awal di Jabodetabek berhasil, PWI berencana memperluas program ini ke seluruh provinsi di Indonesia melalui PWI daerah. ***




Wakil Wali Kota Kupang Lantik Pengurus Baru PMI Kota Kupang Masa Bakti 2025–2030

 

Kupang,nwartapedia.com — Semangat kemanusiaan mengisi udara Kota Kupang hari ini saat Wakil Wali Kota Kupang secara resmi melantik Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Kupang masa bakti 2025–2030.

Pelantikan berlangsung dalam suasana penuh semangat dan dedikasi, mencerminkan komitmen kuat PMI sebagai mitra sejati Pemerintah Kota Kupang dalam misi kemanusiaan.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Kupang menegaskan pentingnya peran PMI yang tidak hanya hadir saat terjadi bencana atau perang, tetapi juga aktif dalam menyediakan darah, melayani masyarakat, dan membangun kesiapsiagaan bencana melalui pembentukan Sekolah Siaga Bencana.

“Peran PMI sungguh luar biasa. Mereka bukan hanya hadir saat terjadi perang atau bencana alam, tetapi juga secara aktif menyediakan darah dan memberikan pelayanan kemanusiaan lainnya,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pelantikan ini merupakan hasil musyawarah yang mencerminkan sinergi antara pemerintah dan PMI sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan, yang menekankan pentingnya kerja sama dalam penyelenggaraan tugas-tugas kemanusiaan.

“Atas nama Pemerintah Kota Kupang, saya menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus PMI yang baru dilantik. Semoga amanah ini dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi,” tambahnya.

Dalam pidatonya, Wakil Wali Kota menyampaikan tiga harapan penting kepada pengurus baru PMI Kota Kupang:

1. Pegang Teguh Prinsip Kemanusiaan
Pengurus diimbau untuk menjalankan tugas berdasarkan tujuh prinsip dasar gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional.

2. Jalin Kolaborasi Luas
PMI diharapkan membangun hubungan harmonis dengan pemerintah, DPRD, serta lembaga negara dan non-pemerintah guna memperkuat program kerja.

3. Perluas Jaringan dan Rekrut Relawan Muda
Pengurus diminta memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat kecamatan dan kelurahan, serta aktif merekrut relawan muda sebagai agen perubahan.

Dalam semangat “to govern is to serve”, Wakil Wali Kota mendorong seluruh pengurus untuk melayani masyarakat dengan hati, tanpa pamrih, dan menjadikan pengabdian sebagai kekuatan moral utama.

Lebih jauh, Wakil Wali Kota menekankan bahwa PMI Kota Kupang memiliki peran strategis dalam mewujudkan visi Kota Kupang sebagai Kota Kasih—rumah bersama yang maju, mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan. Kebersamaan dan solidaritas sosial disebutnya sebagai fondasi penting dalam membangun kota yang tangguh dan peduli.

“Jika ingin berjalan cepat, berjalanlah sendiri. Tapi jika ingin berjalan jauh, berjalanlah bersama-sama. Kebersamaan adalah kunci dalam misi kemanusiaan,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, ia mengingatkan pentingnya menjaga keharmonisan di internal PMI serta merancang program-program kemanusiaan yang nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Markas PMI Kota Kupang, Melianus Lasi, membacakan susunan Pengurus PMI Kota Kupang Masa Bakti 2025–2030, berdasarkan Surat Keputusan Nomor: 02/Sk/Org/03.03.01/IV/2025, sebagai berikut:

Ketua: dr. Bill B. R. Mandala

Sekretaris: dr. Virgin Mary Grace Seran

Bendahara: Marce Rusmiyati, SE., MM

Wakil Ketua I Bidang Organisasi, PMR & Relawan: Chatharina Ameli Maley, S.Kom., Lisjatim Monika Sinlae, S.Pd., MM

Wakil Ketua II Bidang Pendidikan dan Pelatihan: Alfred A. Lakabela, S.Pd., M.Pd., Tomas Aquino Huwa, ST

Wakil Ketua III Bidang Pelayanan Sosial & Kesehatan Masyarakat: Fepyani T. Feoh, S.Kep., Ns., M.Kep., Abdullah Amin

Wakil Ketua IV Bidang Penanggulangan Bencana & Logistik: Elsje W. A. Sjioen, S.Sos., M.Si., Satría A. Nenotek, S.Ak

Wakil Ketua V Bidang Kemitraan & Sumber Daya: Nikodemus Kale, S.Sos., Yuninda A. Lulan, S.Pd., M.Pd

Wakil Ketua VI Bidang Promosi, Humas, Publikasi & Umum: Matheos Kuas, S.Sos., Mohammad A. A. Jalil, SH., MM.

Dengan susunan pengurus baru ini, PMI Kota Kupang diharapkan semakin solid, profesional, dan siap menjadi garda terdepan dalam berbagai misi kemanusiaan di Kota Kasih. (MI)




PMI Kota Kupang Siap Lantik Pengurus Baru Masa Bakti 2025–2030

 

Kupang,nwartapedia.com — Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Kupang menyatakan kesiapan penuh untuk melaksanakan pelantikan pengurus baru masa bakti 2025–2030.

Pengesahan susunan kepengurusan ini berdasarkan Keputusan Pengurus PMI Kota Kupang Nomor: 02/SK/ORG/03.03.01/IV/2025 tertanggal 22 April 2025.

Dalam struktur kepengurusan yang baru, Wali Kota Kupang ditetapkan sebagai Pelindung PMI Kota Kupang.

Sementara itu, Dewan Kehormatan diisi oleh sejumlah tokoh masyarakat dan profesional ternama, seperti Maria Rosalinda Uta Teku, SE., MM, Dance Bistolen, S.Pd, John Luther Sa’u, SH, Ahmad Thalib, Drs. Adonia Frans Folamauk, M.Pd, Eduard Fredik Mandala, SP, dan Eryc Z. Haba Bunga, S.KM., M.Epid.

dr. Bill B. R. Mandala dipercaya sebagai Ketua PMI Kota Kupang untuk masa bakti lima tahun ke depan.

Ia akan didampingi oleh dr. Virgin Mary Grace Seran sebagai Sekretaris dan Marce Rusmiyati, SE., MM sebagai Bendahara.

Untuk memperkuat kinerja organisasi, PMI Kota Kupang juga membentuk enam bidang wakil ketua, yakni

Wakil Ketua I (Organisasi, PMR, dan Relawan): Chatharina Amelia Maley, S.Kom dan Lisjatim Monika Sinlae, S.Pd, MM

Wakil Ketua II (Pendidikan dan Pelatihan): Alfred A. Lakabela, S.Pd. MmPd dan Thomas Aquino Huwa,ST

Wakil Ketua III (Pelayanan Sosial dan Kesehatan Masyarakat) Fepyani T. Feoh, S.Kep., Ns., M. Dan Abdul Amin 

Wakil Ketua IV (Penanggulangan Bencana dan Logistik): Elsje W. A. Sjioen, S.Sos, M.SI dan Satria A. Nenotek, S.Ak.

Wakil Ketua V (Kemitraan dan Sumber Daya): Nikodemus Kale, S. Sos dan Yuninda A. Lulan, S.Pd, M. Pd

Wakil Ketua VI (Promosi, Humas, Publikasi, dan Umum): Matheos Kuas, S.Sos, serta Mohammad A. A. Jalil, SH., MM.

Sebagai persiapan pelantikan, gladi bersih telah dilaksanakan di Lantai 1 Balai Kota Kupang pada 28 April 2025. Pelantikan resmi dijadwalkan berlangsung pada 29 April 2025 dan akan dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis.

Dengan formasi baru ini, PMI Kota Kupang berkomitmen memperkuat kiprah kemanusiaan melalui pelayanan sosial, kesehatan masyarakat, serta kesiapsiagaan penanggulangan bencana di wilayah Kota Kupang. (MI)




Jane Natalia Suryanto Resmi Bergabung dengan PAN, Fokus Bangun NTT Lewat Program Pemberdayaan

Kupang,nwartapedia.com— Jane Natalia Suryanto resmi bergabung dengan Partai Amanat Nasional (PAN), menandai langkah politik baru yang menarik perhatian publik setelah video “sirih pinang” dirinya sempat viral di media sosial.

Tidak sekadar memperluas ruang gerak politik, Jane menegaskan bahwa keputusannya ini berakar pada komitmen kuat untuk membangun Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui program-program pemberdayaan yang nyata.

“Masuk ke PAN ini bukan soal ruang yang lebih besar untuk bertumbuh, tapi soal mengerjakan lebih banyak hal nyata untuk rakyat. Target pemberdayaan yang sedang saya jalankan sekarang, harapannya di 2027 sudah resmi launching dan kita bisa rasakan hasilnya,” kata Jane dalam keterangannya, Jumat (26/4).

Salah satu program andalan Jane adalah pengembangan produk pertanian pisang lokal yang ditargetkan untuk ekspor ke luar negeri.

Selain itu, Jane juga mengelola proyek “Kebun Jane”, sebuah inisiatif pertanian dan peternakan tersebar di berbagai wilayah NTT seperti Belu, Timor Tengah Utara, Rote Ndao, Sumba Timur, hingga Flores Timur.

Menariknya, seluruh proyek ini dijalankan dengan pendanaan pribadi tanpa mengandalkan jabatan politik.

Jane menekankan bahwa motivasinya terletak pada keinginan untuk mendorong kemandirian masyarakat. Baginya, memberikan “kail” jauh lebih penting daripada hanya memberikan “ikan”.

“Saya ingin masyarakat NTT berdiri di atas kakinya sendiri, mandiri secara ekonomi, dan tidak terus bergantung pada bantuan,” tegasnya.

Keputusan Mahkamah Konstitusi terkait ambang batas parlemen (PT) untuk Pemilu 2029 juga menjadi perhatian Jane.

Meski regulasi resmi masih menunggu ketetapan, ia optimistis dapat berkontribusi lebih besar bersama PAN, mengingat partai ini memiliki jaringan kuat di tingkat nasional, termasuk sembilan menteri yang saat ini duduk di kabinet, salah satunya Menteri Desa.

“Saya merasa terhormat bergabung dengan PAN. Ini bukan soal kepentingan pribadi, tapi bagaimana saya bisa membantu masyarakat NTT lebih luas lagi. Politik bukan hal kotor; politik bisa menjadi jalan untuk mempercepat pemberdayaan rakyat,” tambahnya.

Ke depan, Jane berkomitmen memperjuangkan program-program strategis seperti pemberdayaan ternak, pengadaan laptop untuk sekolah-sekolah, hingga pelatihan keterampilan bagi generasi muda di NTT, guna mewujudkan daerah yang lebih maju dan berdaya saing. ***




Pemkot Kupang Gelar Malam Resepsi HUT ke-29 dan Apresiasi Investasi Award 2025

 

Kupang,nwartapedia.com — Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menggelar Malam Resepsi Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Kota Kupang dan Apresiasi Investasi Kota Kupang Tahun 2025 di Hotel Harper Kupang, Jumat (25/4/2025).

Acara ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., serta unsur Forkopimda Kota Kupang, Anggota DPD RI Abraham Paul Liyanto, pimpinan instansi vertikal, BUMN/BUMD, Ketua TP PKK Kota Kupang, Pj. Ketua Dharma Wanita, pimpinan perangkat daerah, camat, lurah, tokoh masyarakat, serta para nominator penerima penghargaan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Kupang menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas semangat seluruh pihak dalam memperingati HUT Kota Kupang yang ke-139 sekaligus 29 tahun sebagai daerah otonom.

“Usia 139 tahun bukanlah perjalanan singkat. Banyak tantangan dan harapan yang menyertai langkah kita membangun Kota Kupang,” ujar Wali Kota.

Ia menegaskan bahwa peringatan kali ini bertepatan dengan Hari Otonomi Daerah Nasional, menjadi pengingat pentingnya menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat.

Menurutnya, dalam lima tahun ke depan, Pemerintah Kota Kupang harus bertransformasi dari ‘pemerintah’ menjadi ‘pelayan masyarakat’ yang adaptif dan kolaboratif.

“Kota ini harus kita bangun bersama, bukan hanya sebagai warisan, tetapi sebagai pinjaman dari generasi masa depan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Kupang, Richard Elvis Odja, dalam sambutannya menggarisbawahi pentingnya kerja sama antara Pemerintah Kota dan DPRD. Ia mengutip filosofi rantai pada lambang Kota Kupang sebagai simbol kekuatan kolektif.

“Hubungan Pemkot dan DPRD harus kokoh seperti rantai, saling mengunci dan sulit terlepas,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, DPMPTSP juga melaporkan berbagai capaian, termasuk pembangunan Mall Pelayanan Publik yang menaungi 17 instansi dengan 112 jenis layanan. Realisasi investasi Kota Kupang tahun ini tercatat sebesar Rp1,31 triliun atau 125 persen dari target.

Selain itu, kerja sama layanan dengan Polresta, Bappenda NTT, dan Samsat berhasil meningkatkan penerimaan pajak kendaraan bermotor hingga hampir Rp2 miliar.

Dalam setahun terakhir, Kota Kupang juga memboyong sejumlah penghargaan nasional seperti Model Mall Pelayanan Publik dari Pos Kupang Award, Opini Pengawasan Penyelenggaraan Pelayanan Publik dari Ombudsman dan Penyelenggaraan Perizinan Tenaga Medis dari Ditjen Tenaga Kesehatan Kemenkes RI.

Sebagai bentuk apresiasi, DPMPTSP menyerahkan penghargaan Apresiasi Investasi Award 2025 kepada perusahaan, instansi, dan asosiasi yang berkontribusi dalam pembangunan dan investasi di Kota Kupang, meliputi kategori

Ketaatan Laporan Penanaman Modal, Ketaatan Pembayaran PBB, Kontribusi PAD, Pelayanan pada Mall Pelayanan Publik, Penyusunan regulasi investasi, Hingga dukungan terhadap kebersihan dan kenyamanan investasi.

Acara malam resepsi ditutup dengan pemotongan tumpeng, penyerahan penghargaan, gala dinner, ramah tamah, dan sesi foto bersama. ***