Pemda Belu, TTU dan Malaka Jajaki Kerja Sama dengan St. John’s Catholic College Darwin, Hidupkan Kembali Program Pertukaran Pelajar
Darwin, nwartapedia.com – Pemerintah Kabupaten Belu, Timor Tengah Utara (TTU), dan Malaka bersama Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Nusa Tenggara Timur (NTT) menjajaki kerja sama pendidikan dengan St. John’s Catholic College di Darwin, Australia. Langkah tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali program pertukaran pelajar yang pernah berlangsung puluhan tahun lalu.
Kunjungan berlangsung di sela rangkaian kegiatan Darwin Fusion 2026. Ketua Umum KADIN NTT Bobby Lianto hadir bersama rombongan yang didampingi Konsul Penerangan dan Sosial Budaya Konsulat Republik Indonesia (KRI) di Darwin, Gina Fadilla, serta rombongan pemerintah daerah yang dipimpin Dr. James Adam.
Turut hadir Bupati Belu Willybrodus Lay, Bupati Timor Tengah Utara Yosep Falentinus Kebo, beserta jajaran pemerintah daerah.
Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Principal St. John’s Catholic College, Mr. Cameron Hughes, bersama International Coordinator, Ms. Ann Tan.
Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai peluang kolaborasi pendidikan, mulai dari program student exchange, teacher exchange, hingga joint class secara daring antara sekolah-sekolah di Nusa Tenggara Timur dan St. John’s Catholic College.
Ketua Umum KADIN NTT, Bobby Lianto, mengatakan kerja sama pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di NTT sekaligus mempererat hubungan Indonesia dan Australia.
“Kolaborasi ini diharapkan membuka kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda NTT untuk memperoleh pengalaman internasional, meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, serta memperkuat hubungan persahabatan kedua negara,” ujarnya.
St. John’s Catholic College merupakan salah satu sekolah menengah tertua di Darwin yang memiliki sejarah panjang menjalin hubungan pendidikan dengan sejumlah sekolah di Kota Kupang.
Sekitar 35 tahun lalu, sekolah tersebut menjalankan program pertukaran pelajar bersama SMP St. Theresia Kupang, SMP Negeri 1 Kupang, dan beberapa sekolah lainnya. Program itu berlangsung secara timbal balik selama lebih dari satu dekade.
Kala itu, setiap tahun siswa dari Darwin datang ke Kupang dan tinggal bersama keluarga asuh. Sebaliknya, pelajar dari Kupang juga mengikuti program serupa di Darwin.
Hubungan pendidikan kedua kota semakin erat karena didukung penerbangan langsung Kupang–Darwin yang saat itu dilayani Merpati Airlines.
Melalui kunjungan ini, Pemerintah Kabupaten Belu, TTU, Malaka, dan KADIN NTT berharap kerja sama tersebut dapat kembali diwujudkan. Selain mempererat persahabatan antarpelajar, program ini juga diharapkan meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris siswa Indonesia sekaligus memperkenalkan Bahasa Indonesia kepada para pelajar di Australia.
Usai pertemuan, Ms. Ann Tan mengajak rombongan meninjau berbagai fasilitas pendidikan di St. John’s Catholic College.
Rombongan melihat ruang kelas modern, laboratorium bahasa, ruang komputer, laboratorium sains, fasilitas olahraga, hingga ruang praktik vokasi.
Perhatian rombongan juga tertuju pada fasilitas praktik memasak berstandar internasional dan area pelatihan yang dirancang menyerupai restoran profesional sebagai sarana membekali siswa dengan keterampilan sesuai kebutuhan dunia kerja.
Kunjungan ini menjadi sinyal positif bagi penguatan hubungan pendidikan antara Nusa Tenggara Timur dan Australia. Dengan dihidupkannya kembali program pertukaran pelajar, diharapkan semakin banyak generasi muda NTT yang memperoleh pengalaman belajar bertaraf internasional serta memperluas wawasan global melalui kolaborasi pendidikan berkelanjutan. **