Filmon Loasana Ajak Warga NTT Sambut Joko Widodo dengan Penuh Cinta, Apresiasi Jejak Pembangunan di Daerah

Kupang, nwartapedia.com  –  Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Filmon Loasana, mengajak seluruh masyarakat NTT menyambut kedatangan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), dengan penuh cinta, sukacita, dan rasa syukur.

Menurut Filmon, kehadiran Jokowi di NTT setelah mengakhiri masa jabatannya sebagai presiden merupakan wujud kecintaan yang tetap terjaga terhadap masyarakat NTT.

“Sebagai masyarakat NTT, kita patut bersyukur karena di sela-sela masa pensiunnya, Bapak Jokowi masih meluangkan waktu untuk datang kembali ke NTT. Ini adalah kebahagiaan bagi kita semua,” ujar Filmon kepada media ini pada Rabu (29/7/2026).

Ia menilai, selama memimpin Indonesia, Jokowi telah meninggalkan warisan pembangunan yang nyata di NTT.

Berbagai proyek strategis nasional yang dibangun telah memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan konektivitas, ketahanan air, dan pertumbuhan ekonomi.

Filmon menyebut empat bendungan besar yang dibangun pada era pemerintahan Jokowi, yakni Bendungan Raknamo di Kabupaten Kupang, Bendungan Rotiklot di Kabupaten Belu, Bendungan Napun Gete di Kabupaten Sikka, dan Bendungan Temef di Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Selain itu, Jokowi juga membangun empat Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste, yakni PLBN Motaain di Kabupaten Belu, PLBN Motamasin di Kabupaten Malaka, PLBN Wini di Kabupaten Timor Tengah Utara, dan PLBN Napan di Kabupaten Timor Tengah Utara.

“Semua pembangunan itu menjadi bukti nyata perhatian Bapak Jokowi terhadap kemajuan NTT. Kita harus mengapresiasi pengabdian beliau selama memimpin bangsa ini,” katanya.

Filmon mengajak seluruh masyarakat untuk menyambut kedatangan Jokowi dengan suasana yang damai, penuh kekeluargaan, dan rasa hormat kepada tokoh bangsa yang telah memberikan perhatian besar bagi NTT.

“Beliau datang kembali untuk melihat masyarakat yang selama ini menjadi bagian dari perjuangannya membangun Indonesia. Mari kita sambut dengan penuh cinta, sukacita, dan rasa terima kasih sebagai bentuk penghormatan kepada beliau,” tutup Filmon. (MI)




Hilda Manafe Serap Aspirasi Perumda Air Minum Kota Kupang, Dorong Dukungan Infrastruktur Air Bersih dari Pusat

Kupang, nwartapedia.com  –  Anggota DPD RI asal Nusa Tenggara Timur (NTT), Hilda Manafe, melakukan kunjungan kerja ke Perumda Air Minum Kota Kupang dalam rangka reses, Rabu (29/7/2026).

Kunjungan tersebut dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi terkait peningkatan layanan air bersih serta berbagai tantangan yang dihadapi perusahaan daerah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Hilda Manafe beserta tim tenaga ahli DPD RI.

Menurutnya, Hilda Manafe menjadi anggota DPD RI pertama yang secara langsung mengunjungi kantor Perumda Air Minum Kota Kupang untuk mendengarkan berbagai persoalan yang dihadapi perusahaan.

“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan Ibu Hilda Manafe. Beliau menjadi anggota DPD RI pertama yang datang langsung ke kantor Perumda Air Minum Kota Kupang untuk mendengarkan aspirasi kami,” ujar Isidorus.

Dalam pertemuan tersebut, Perumda Air Minum memaparkan berbagai tantangan pelayanan, mulai dari keterbatasan jaringan distribusi, kebutuhan peningkatan kapasitas layanan, hingga kendala pendanaan untuk pengembangan sistem penyediaan air minum.

Isidorus menjelaskan, salah satu harapan yang disampaikan kepada DPD RI adalah agar pemerintah pusat kembali menghadirkan program hibah air minum seperti yang pernah berjalan pada tahun-tahun sebelumnya.

Program tersebut dinilai sangat membantu masyarakat berpenghasilan rendah memperoleh sambungan air bersih secara gratis.

Selain itu, Perumda juga mengusulkan dukungan anggaran sekitar Rp14 miliar untuk pengembangan jaringan perpipaan dan penambahan sambungan rumah baru agar cakupan pelayanan air bersih di Kota Kupang semakin luas.

Persoalan pasokan energi listrik yang masih memengaruhi distribusi air selama 24 jam juga menjadi perhatian dalam diskusi.

Perumda berharap adanya dukungan pemerintah pusat terhadap pemanfaatan energi alternatif, termasuk energi surya, untuk mendukung operasional sistem penyediaan air minum.

Tak hanya itu, Isidorus turut menyampaikan pentingnya percepatan pengembangan Bendungan Manikin yang diproyeksikan mampu menambah pasokan air baku sekitar 350 liter per detik bagi Kota Kupang.

“Kami berharap berbagai kebutuhan ini dapat diperjuangkan oleh Ibu Hilda Manafe bersama DPD RI sehingga perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan layanan air minum di Kota Kupang semakin besar,” katanya.

Sementara itu, Anggota DPD RI Hilda Manafe mengatakan kunjungan tersebut bertujuan memperoleh gambaran langsung mengenai kondisi pelayanan air bersih di Kota Kupang sekaligus mengidentifikasi kebutuhan yang dapat diperjuangkan di tingkat nasional.

Dalam dialog bersama direksi Perumda Air Minum Kota Kupang, sejumlah isu strategis menjadi pembahasan, di antaranya jumlah masyarakat yang telah terlayani dan yang belum memperoleh akses air bersih, ketersediaan sumber air baku, kondisi jaringan perpipaan yang telah menua, hingga keterbatasan anggaran perusahaan untuk memperluas layanan.

Selain itu, Hilda juga menyoroti pentingnya bantuan pemerintah bagi masyarakat berpenghasilan rendah agar memperoleh sambungan rumah secara gratis.

Ia menegaskan seluruh aspirasi tersebut akan dibawa dalam pembahasan bersama pemerintah pusat, termasuk saat rapat dengan Bappenas, agar memperoleh perhatian dalam bentuk program maupun dukungan anggaran.

“Hal-hal yang memungkinkan untuk dibantu pemerintah pusat akan kami perjuangkan, mulai dari penambahan sumber air baku, pembangunan infrastruktur perpipaan, hingga bantuan sambungan rumah gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” tegas Hilda Manafe.

Kunjungan tersebut diharapkan menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan akses layanan air bersih yang berkualitas bagi masyarakat Kota Kupang, sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur air minum yang berkelanjutan. (MI)




Gubernur NTT dan Wali Kota Kupang Ambil Peran Strategis pada Jamda X Pramuka 2026

Kupang, nwartapedia.com  –  Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, dan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, dijadwalkan mengambil peran strategis dalam rangkaian Jambore Daerah (Jamda) X Pramuka Penggalang se-NTT Tahun 2026 yang berlangsung di Bumi Perkemahan (Buper) Fatubena, Kelurahan Belo, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.

Sesuai agenda panitia, Gubernur NTT akan membuka secara resmi Jamda X pada Rabu (29/7/2026), sementara Wali Kota Kupang mendapat tugas melepas sekaligus menyambut peserta Karnaval Budaya yang diikuti kontingen dari 17 Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka se-NTT.

Ketua Umum Panitia Jamda X Pramuka NTT, Ambrosius Kodo, yang juga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, memastikan pembukaan kegiatan akan dipimpin langsung oleh Gubernur NTT.

“Buka tanggal 29, direncanakan oleh Bapak Gubernur,” tulis Ambrosius Kodo melalui pesan WhatsApp, Senin (27/7/2026).

Sekretaris Umum Panitia Jamda X, Suheryanta, menjelaskan bahwa sejumlah pimpinan daerah telah dijadwalkan mengisi rangkaian kegiatan selama jambore berlangsung.

Menurutnya, selain Gubernur NTT yang membuka kegiatan, Wakil Gubernur NTT akan menutup Jamda X pada 1 Agustus 2026.

Ketua DPRD NTT dijadwalkan memimpin Upacara Api Unggun, sedangkan Wali Kota Kupang akan melepas dan menerima kembali peserta Karnaval Budaya.

“Bapak Gubernur akan membuka Jamda X, kemudian ditutup oleh Bapak Wakil Gubernur. Ibu Ketua DPRD NTT memimpin Upacara Api Unggun, sementara Bapak Wali Kota Kupang melepas dan menerima peserta Karnaval Budaya dari 17 Kwarcab,” ujar Suheryanta.

Ia menambahkan, upacara pembukaan akan dimulai pukul 08.00 WITA. Hingga saat ini, kawasan Buper Fatubena telah dipenuhi aktivitas peserta dan panitia sehingga suasana jambore tampak semarak menjelang pembukaan resmi.

Peserta dari 17 Kwarcab kabupaten/kota di NTT telah memasuki lokasi perkemahan secara bertahap sejak 23 Juli 2026. Kontingen terakhir dari Kota Kupang dan Kabupaten Kupang tiba pada 26 Juli 2026.

Jamda X Pramuka NTT berlangsung pada 27 Juli hingga 1 Agustus 2026 dengan diikuti peserta dari Manggarai Barat, Manggarai, Ngada, Nagekeo, Ende, Alor, Belu, Timor Tengah Utara (TTU), Timor Tengah Selatan (TTS), Sumba Timur, Sumba Barat Daya, Sabu Raijua, Sikka, Flores Timur, Lembata, Kabupaten Kupang, dan Kota Kupang sebagai tuan rumah.

Melalui kolaborasi pemerintah provinsi dan pemerintah kota, Jamda X Pramuka 2026 diharapkan menjadi momentum memperkuat pembinaan karakter generasi muda, menumbuhkan semangat persaudaraan, serta melestarikan budaya daerah melalui berbagai kegiatan kepramukaan, termasuk Karnaval Budaya yang menjadi salah satu agenda utama jambore. (Humas Panitia).




Car Free Day dan Karnaval Gajah Bersama Jokowi Siap Meriahkan Kota Kupang, PSI NTT Ajak Warga Hadir

Kupang, nwartapedia  –  Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Nusa Tenggara Timur (NTT) mengajak masyarakat Kota Kupang dan sekitarnya untuk ikut memeriahkan Car Free Day dan Karnaval Gajah yang akan dihadiri Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), pada Sabtu, 1 Agustus 2026.

Ketua DPW PSI NTT, dr. Christian Widodo, mengatakan kehadiran Jokowi menjadi momentum kebersamaan antara masyarakat dan pemimpin yang selama ini memiliki kedekatan dengan warga Nusa Tenggara Timur.

Selain menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kota Kupang, Jokowi dijadwalkan mengikuti Car Free Day yang dimulai pukul 06.00 WITA di kawasan El Tari Kupang.

Pada sore harinya, Jokowi akan menghadiri Karnaval Gajah yang digelar pukul 15.00 WITA di kawasan LLBK.

Christian menyebut dua agenda tersebut dipersiapkan sebagai ruang kebersamaan antara masyarakat dengan Presiden ke-7 RI sekaligus menjadi ajang memperkuat semangat persaudaraan, gaya hidup sehat, dan pelestarian budaya lokal.

“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Kami mengajak seluruh warga datang bersama keluarga untuk meramaikan Car Free Day dan Karnaval Gajah serta menyambut kehadiran Pak Jokowi dengan tertib dan penuh sukacita,” ujarnya.

Menurutnya, Car Free Day akan menjadi ruang interaksi langsung antara Jokowi dan masyarakat, sedangkan Karnaval Gajah akan menampilkan berbagai atraksi budaya dan kreativitas yang menjadi kebanggaan masyarakat Nusa Tenggara Timur.

PSI NTT juga mengimbau seluruh peserta menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan selama kegiatan berlangsung agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan memberikan pengalaman yang berkesan bagi seluruh masyarakat maupun tamu yang hadir.

“Kami berharap Car Free Day dan Karnaval Gajah menjadi pesta rakyat yang penuh semangat kebersamaan sekaligus menunjukkan keramahan masyarakat Kota Kupang dalam menyambut kehadiran Pak Jokowi,” tutup Christian Widodo. (*)




Bobby Lianto Lantik Pengurus KADIN TTU dan Belu, Perkuat Percepatan FTZ Perbatasan RI–Timor Leste

Kupang, nwartapedia.com  –  Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Nusa Tenggara Timur (NTT), Bobby Lianto, memimpin roadshow pelantikan pengurus KADIN Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dan Kabupaten Belu pada 20–21 Juli 2026.

Selain melantik kepengurusan baru, kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi dunia usaha dalam mendorong percepatan pembentukan Free Trade Zone (FTZ) di kawasan perbatasan Indonesia–Timor Leste.

Dalam roadshow tersebut, Bobby Lianto didampingi Koordinator Wakil Ketua Umum Bidang Ekonomi sekaligus Ketua Satgas Percepatan FTZ, Christopher Samara, Wakil Ketua Umum Dedy Gunawan Tanjung dan Safri Rauf, Koordinator Wilayah Malaka Ricky Kasmetan, Direktur Eksekutif KADIN NTT Mercy Siubelan, anggota Satgas Percepatan FTZ Micky Natun dan Muhammad, serta pengusaha muda UMKM Ramon Siubelan, pemilik Mayron Food.

Pelantikan pertama digelar pada Senin (20/7/2026) di Rumah Makan Cafetera, Kefamenanu. Dalam kesempatan itu, Bobby Lianto melantik Dwiyanto Tantry Senak sebagai Ketua KADIN Kabupaten Timor Tengah Utara masa bakti 2026–2031 beserta jajaran pengurusnya.

Acara tersebut dihadiri Pemerintah Kabupaten TTU yang diwakili Asisten III Setda TTU, Wilhelmus Meko, ST, unsur Forkopimda, pelaku usaha, dan tamu undangan.

Roadshow kemudian berlanjut ke Kabupaten Belu pada Selasa (21/7/2026) di Aula Rumah Jabatan Bupati Belu. Bobby Lianto melantik Alberthus Baliban Tanu sebagai Ketua KADIN Kabupaten Belu periode 2026–2031 beserta jajaran pengurus.

Pada kesempatan yang sama, Charlie Widodo dilantik sebagai Ketua Dewan Pertimbangan KADIN Belu bersama Michael Tanjung.

Pelantikan di Belu dihadiri langsung oleh Bupati Belu, Willybrodus Lay, Ketua DPRD Kabupaten Belu, Theodorus Manehitu Djuang, unsur Forkopimda, pelaku usaha, dan sejumlah tamu undangan.

Dalam arahannya, Bobby Lianto menegaskan bahwa pelantikan pengurus KADIN di wilayah perbatasan merupakan bagian dari strategi memperkuat kolaborasi dunia usaha sekaligus mempercepat realisasi kawasan Free Trade Zone (FTZ) di Kabupaten Belu, Timor Tengah Utara, dan Malaka.

Menurut Bobby, KADIN NTT telah membentuk Satgas Percepatan FTZ sejak dua tahun lalu yang dipimpin Christopher Samara.

Satgas tersebut aktif membangun komunikasi dengan pemerintah kabupaten, Pemerintah Provinsi NTT, Pemerintah Timor Leste, hingga Kamar Dagang dan Industri (CCI) Timor Leste guna mempercepat terwujudnya kawasan perdagangan bebas di perbatasan.

“Kepentingan utama dari FTZ adalah memberikan manfaat bagi dunia usaha sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu KADIN terus mengawal proses ini bersama seluruh pemangku kepentingan,” ujar Bobby Lianto.

Ia menambahkan, KADIN juga mendorong pemerintah Kabupaten TTU, Belu, dan Malaka segera membentuk Satgas FTZ di masing-masing daerah.

Mulai bulan depan, KADIN bersama para mitra strategis, termasuk Artha Graha, akan menggelar pertemuan rutin setiap bulan guna menyusun langkah percepatan pembentukan FTZ bersama pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Belu, Theodorus Manehitu Djuang, menyatakan dukungan penuh terhadap percepatan pembentukan FTZ.

Menurutnya, pembangunan kawasan perdagangan bebas membutuhkan kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan legislatif.

Ia mengungkapkan bahwa DPRD dari Kabupaten Belu, Timor Tengah Utara, dan Malaka telah membangun kesepahaman melalui rekomendasi bersama sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan FTZ.

Dengan sinergi antara KADIN, pemerintah daerah, DPRD, dan pelaku usaha, pembentukan Free Trade Zone di kawasan perbatasan Indonesia–Timor Leste diharapkan mampu meningkatkan investasi, memperkuat perdagangan lintas negara, membuka lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur. ***




Bobby Lianto Lantik Lukas Reyner Atabui sebagai Ketua KADIN Alor 2026–2031, Dorong Investasi dan Ketahanan Pangan

Kalabahi, nwartapedia.com  –  Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Alor resmi memiliki nahkoda baru.

Dalam Musyawarah Kabupaten (Mukab) yang digelar di Aula Kopdit Citra Hidup (CH) Tribuana, Kalabahi, Kamis (23/7/2026), Lukas Reyner Atabui terpilih secara aklamasi sebagai Ketua KADIN Kabupaten Alor periode 2026–2031.

Lukas Reyner Atabui ditetapkan sebagai calon tunggal setelah calon lainnya, David Sutjonong, menyatakan mengundurkan diri sebelum proses pemungutan suara dilaksanakan.

Dengan demikian, forum Mukab secara aklamasi menetapkan Lukas sebagai Ketua KADIN Alor untuk lima tahun ke depan.

Sebelum proses pemilihan, Ketua KADIN Alor periode sebelumnya, Deny Lalitan, menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepengurusan. Dalam laporannya, ia menegaskan bahwa KADIN Alor tetap menjalankan berbagai program meski menghadapi tantangan selama pandemi COVID-19, termasuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak sebagai bentuk kepedulian sosial.

Mukab KADIN Alor turut dihadiri Direktur Eksekutif KADIN NTT, Mercy Siubelan. Setelah musyawarah selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pelantikan Dewan Pengurus KADIN Kabupaten Alor periode 2026–2031 yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum KADIN NTT, Bobby Lianto.

Pelantikan juga dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Alor, Melkisedek Bely, S.Sos., M.Si., yang mewakili Bupati Alor, unsur Forkopimda, pelaku usaha, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bobby Lianto mengucapkan selamat kepada Lukas Reyner Atabui atas amanah yang diberikan untuk memimpin KADIN Alor.

Ia berharap kepengurusan baru mampu memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan guna mempercepat pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Alor.

“KADIN harus menjadi rumah bagi para pelaku usaha sekaligus mitra strategis pemerintah dalam menciptakan iklim investasi yang sehat, memperkuat UMKM, dan membuka peluang usaha baru. Saya berharap di bawah kepemimpinan Lukas Reyner Atabui, KADIN Alor semakin aktif, solid, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ekonomi daerah,” ujar Bobby Lianto.

Pada kesempatan yang sama, Bobby Lianto juga menyerahkan bantuan bibit sorgum kepada Pemerintah Kabupaten Alor.

Bantuan tersebut diterima secara simbolis oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Alor, Melkisedek Bely, mewakili Bupati Alor.

Menurut Bobby, sorgum memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Kabupaten Alor karena mampu tumbuh di lahan kering serta memiliki nilai ekonomi yang menjanjikan.

Pengembangan komoditas tersebut diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Dengan kepengurusan baru yang telah dilantik, KADIN Kabupaten Alor diharapkan semakin berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong investasi, memperkuat UMKM, mengembangkan potensi daerah, serta menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Kabupaten Alor. ***




PSI NTT Bantah Isu Mobilisasi ASN Jelang Kunjungan Joko Widodo ke Kupang

Kupang, nwartapedia.com  – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Nusa Tenggara Timur (NTT) membantah keras isu yang menyebut adanya mobilisasi aparatur sipil negara (ASN) untuk menghadiri rangkaian kegiatan kunjungan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, di Kota Kupang.

Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris DPW PSI NTT sekaligus Sekretaris DPD PSI Kota Kupang, Junaidin Mahasan, didampingi Pengurus PSI Kota Kupang dan Ketua Bapilu PSI Kota NTT, Kanisius To, dalam konferensi pers di Kantor DPD PSI Kota Kupang, Minggu (26/7/2026).

Junaidin menegaskan bahwa informasi yang menyebut Ketua DPW PSI NTT yang juga Wali Kota Kupang menggerakkan birokrasi atau memobilisasi ASN untuk menyambut kedatangan Joko Widodo adalah tidak benar.

Menurutnya, kegiatan yang akan berlangsung pada 31 Juli hingga 2 Agustus 2026 merupakan agenda resmi PSI yang juga melibatkan partisipasi masyarakat secara sukarela, tanpa adanya pengerahan aparatur pemerintah.

“Informasi yang beredar mengenai mobilisasi ASN tidak benar. Kami meminta masyarakat agar tidak mudah mempercayai isu-isu yang belum jelas sumber dan kebenarannya,” tegas Junaidin.

Ia mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama yang beredar melalui media sosial.

Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak benar dapat menimbulkan kesalahpahaman dan mengganggu suasana menjelang pelaksanaan kegiatan.

PSI NTT memastikan seluruh rangkaian agenda kunjungan Joko Widodo dipersiapkan sesuai ketentuan dan mengedepankan partisipasi masyarakat tanpa melibatkan mobilisasi aparatur sipil negara.

Junaidin berharap masyarakat tetap menjaga situasi yang aman dan kondusif serta tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. (MI)




Jelang Kedatangan Joko Widodo, PSI NTT Serukan Persatuan dan Ajak Warga Sambut dengan Damai

Kupang, nwartapedia.com  –  Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Nusa Tenggara Timur bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI Kota Kupang mengajak seluruh masyarakat menjadikan kunjungan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, sebagai momentum mempererat persaudaraan dan memperkuat semangat membangun NTT.

Pernyataan tersebut disampaikan Sekretaris DPW PSI NTT yang juga Sekretaris DPD PSI Kota Kupang, Junaidin Mahasan didampingi oleh jajaran pengurus PSI Kota Kupang dan Ketua Bapilu PSI NTT, Kanisius To dalam konferensi pers di Kantor DPD PSI Kota Kupang, Minggu (26/7/2026).

Junaidin mengatakan, kehadiran Joko Widodo di Nusa Tenggara Timur merupakan kehormatan bagi masyarakat dan menjadi kesempatan untuk memperkuat komunikasi antara masyarakat daerah dengan tokoh nasional.

Menurutnya, kunjungan tersebut tidak semestinya dipandang hanya dari sisi politik, melainkan sebagai ajang silaturahmi yang dapat mempererat hubungan serta membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi demi kemajuan NTT.

“Kami memandang kehadiran Bapak Joko Widodo sebagai momentum yang positif. Beliau hadir atas undangan PSI dan masyarakat, sehingga sudah sepatutnya disambut dengan penuh rasa hormat dan persaudaraan,” ujar Junaidin.

Ia menegaskan bahwa PSI menginginkan iklim politik yang menyejukkan dan mampu mempererat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Nusa Tenggara Timur.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian selama rangkaian kunjungan berlangsung.

“Kita boleh memiliki pandangan politik yang berbeda, tetapi kepentingan membangun NTT harus menjadi tujuan bersama. Mari kita tunjukkan bahwa masyarakat NTT adalah masyarakat yang ramah, dewasa, dan menjunjung tinggi persatuan,” katanya.

Junaidin berharap kunjungan Presiden ke-7 RI tersebut membawa semangat baru bagi pembangunan daerah, peningkatan perhatian pemerintah terhadap NTT, serta membuka lebih banyak peluang bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam pembangunan nasional.

“Kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak Joko Widodo di Nusa Tenggara Timur. Semoga kunjungan ini menjadi awal dari semakin kuatnya perhatian terhadap kemajuan NTT dan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. (MI)




Wali Kota Kupang Lepas 48 Kontingen Pramuka ke Jamda X NTT, Bangun Karakter Generasi Muda

Kupang, nwartapedia.com  –  Wali Kota Kupang yang juga Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Kupang, dr. Christian Widodo, secara resmi melepas 48 anggota Kontingen Kota Kupang yang akan mengikuti Jambore Daerah (Jamda) X Pramuka Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026.

Pada kesempatan yang sama, ia juga melantik Dedi Wangge sebagai Pimpinan Kontingen Cabang (Pinkoncab) Gerakan Pramuka Kota Kupang.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Kristal Kupang, Jumat (24/7/2026), tersebut menjadi momentum memperkuat komitmen Pemerintah Kota Kupang dalam membangun karakter generasi muda melalui Gerakan Pramuka.

Dalam sambutannya, Christian Widodo menegaskan bahwa kemajuan sebuah kota tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang memiliki karakter kuat, berintegritas, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan.

“Membangun kota bukan hanya membangun jalan, gedung, atau infrastruktur. Yang jauh lebih penting adalah membangun manusianya, membangun karakter, pendidikan, kesehatan, serta budaya saling menghargai dan bergotong royong. Di sinilah peran Gerakan Pramuka menjadi sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda,” ujarnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Gerakan Pramuka Kota Kupang yang selama ini menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Kupang dalam membina generasi muda.

Menurutnya, sumber daya manusia yang unggul tidak hanya diukur dari kemampuan akademik, tetapi juga dari karakter, disiplin, kepemimpinan, dan keimanan yang kuat. Karena itu,

Pemerintah Kota Kupang akan terus mendukung berbagai program kepemudaan yang berorientasi pada pembentukan karakter.

Dalam kesempatan tersebut, Christian Widodo mengungkapkan bahwa kuota awal kontingen Kota Kupang hanya sebanyak 32 peserta.

Namun setelah mengetahui jumlah peserta yang lolos seleksi mencapai 48 orang, ia memutuskan seluruh peserta diberangkatkan.

“Saya ingin semua anak mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar, berproses, dan berkembang melalui kegiatan jambore. Karena itu, seluruh peserta yang telah mengikuti seleksi kami berangkatkan,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan, Christian Widodo juga memberikan bantuan pribadi sebesar Rp10 juta untuk mendukung kebutuhan peserta Kota Kupang yang nantinya akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, pada 13–20 Agustus 2026.

Selain melepas kontingen, Wali Kota Kupang turut memberikan apresiasi kepada anggota Pramuka Garuda yang menerima penghargaan.

Ia menegaskan bahwa predikat tersebut merupakan kehormatan sekaligus amanah untuk menjadi teladan bagi anggota Pramuka lainnya.

“Semakin tinggi penghargaan dan kepercayaan yang diberikan, maka semakin besar pula tanggung jawab yang harus dipikul. Pramuka Garuda harus menjadi contoh dalam disiplin, kepedulian sosial, pelayanan, dan kepemimpinan,” tegasnya.

Christian Widodo juga berpesan agar seluruh peserta menjaga nama baik Kota Kupang selama mengikuti Jambore Daerah maupun Jambore Nasional.

“Kalian adalah wajah Kota Kupang. Tunjukkan bahwa anak-anak Kota Kupang memiliki karakter yang baik, disiplin, santun, beriman, dan mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional,” pesannya.

Mengakhiri sambutannya, ia menyampaikan penghargaan kepada seluruh pembina dan pendamping yang telah membimbing para peserta hingga siap mengikuti jambore.

“Sebuah kota yang hebat tidak diukur dari megahnya bangunan, tetapi dari kuatnya karakter masyarakat yang tinggal di dalamnya. Terima kasih kepada seluruh pembina yang telah menanamkan nilai-nilai itu kepada anak-anak kita,” tutupnya.

Sementara itu, Pimpinan Kontingen Cabang Kota Kupang, Dedi Wangge, menyatakan kesiapan seluruh kontingen untuk menjaga nama baik Kota Kupang selama mengikuti Jamda X Pramuka NTT maupun Jamnas XII 2026.

Ia menjelaskan bahwa kontingen Kota Kupang terdiri atas 48 peserta, didampingi enam pembina pendamping serta jajaran Pimpinan Kontingen Cabang.

“Kami berkomitmen menjaga kebersamaan, disiplin, dan nama baik Kota Kupang selama mengikuti Jambore Daerah maupun Jambore Nasional. Kepercayaan yang diberikan kepada kami akan kami jaga dengan sebaik-baiknya,” ujar Dedi.

Jambore Daerah X Pramuka NTT dijadwalkan berlangsung mulai 27 Juli 2026 di Bumi Perkemahan Fatubena, Kota Kupang. Selanjutnya, peserta terpilih akan mewakili daerah pada Jambore Nasional XII Tahun 2026 di Cibubur, Jakarta Timur. **




Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang Libatkan Forum Pelanggan, Perkuat Komunikasi Demi Pelayanan Air Bersih

Kupang, nwartapedia.com – Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, S.Fil., M.M, menegaskan pentingnya membangun komunikasi yang lebih dekat dengan pelanggan melalui pembentukan Forum Pelanggan sebagai mitra strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan air bersih di Kota Kupang.

Komitmen tersebut disampaikan Isidorus saat pertemuan perdana bersama Forum Pelanggan yang berlangsung di Kantor Perumda Air Minum Kota Kupang, Jumat (24/7/2026).

Dalam kesempatan itu, Isidorus menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Forum Pelanggan yang telah bersedia menjadi penghubung antara Perumda Air Minum dan masyarakat.

Menurutnya, forum ini akan mempercepat penyampaian informasi maupun penanganan berbagai persoalan yang terjadi di lapangan.

“Forum Pelanggan menjadi jembatan komunikasi antara Perumda Air Minum dan masyarakat. Jika ada kebocoran pipa, gangguan distribusi, atau persoalan pelayanan lainnya, anggota forum dapat langsung menyampaikan kepada kami sehingga penanganannya bisa lebih cepat,” katanya.

Ia menjelaskan, keberadaan Forum Pelanggan juga memberikan ruang bagi masyarakat yang selama ini masih ragu atau tidak mengetahui mekanisme penyampaian pengaduan.

Melalui forum tersebut, pelanggan dapat menyampaikan aspirasi maupun keluhan secara lebih mudah sehingga komunikasi menjadi lebih efektif.

Selain membangun komunikasi dua arah, Perumda Air Minum Kota Kupang juga memanfaatkan forum tersebut untuk memaparkan kondisi pelayanan selama Semester I Tahun 2026.

Informasi tersebut diharapkan dapat diteruskan oleh anggota forum kepada pelanggan di wilayah masing-masing agar masyarakat memperoleh informasi yang benar dan objektif.

Dalam rapat tersebut, anggota Forum Pelanggan turut menyampaikan berbagai masukan, di antaranya laporan kebocoran jaringan, keterbatasan jam pelayanan, permintaan sambungan rumah baru, hingga informasi mengenai potensi sumber air yang dapat dimanfaatkan Perumda Air Minum Kota Kupang.

Sejumlah komitmen juga disepakati, yakni pelaksanaan pertemuan secara berkala, pembentukan grup WhatsApp sebagai media komunikasi cepat, serta dukungan Forum Pelanggan dalam membantu menyosialisasikan hak dan kewajiban pelanggan.

Kepala Bagian Hubungan Pelanggan Perumda Air Minum Kota Kupang, Ferdy Jermias, mengatakan pembentukan Forum Pelanggan merupakan bentuk inovasi pelayanan yang mengedepankan pendekatan humanis.

Menurutnya, komunikasi dengan pelanggan tidak cukup dilakukan melalui layanan digital, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat secara langsung agar penyelesaian berbagai persoalan dapat berlangsung lebih cepat dan tepat.

Sementara itu, Ketua Forum Pelanggan, Dr. Noldy D. P. Mumu, S.E., M.M, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Perumda Air Minum Kota Kupang membentuk Forum Pelanggan.

Ia menilai forum tersebut menjadi wadah strategis yang mempertemukan aspirasi pelanggan dengan manajemen perusahaan sehingga berbagai persoalan pelayanan air bersih dapat dibahas dan diselesaikan secara bersama.

Noldy menjelaskan, forum telah menyepakati agenda pertemuan setiap tiga bulan sekali. Hasil pertemuan nantinya akan dirumuskan dalam laporan resmi yang disampaikan kepada Wali Kota Kupang sebagai bentuk evaluasi dan pertanggungjawaban terhadap pelayanan air bersih kepada masyarakat.

Menurutnya, Forum Pelanggan juga akan melakukan kunjungan berkala ke setiap zona pelayanan untuk menghimpun aspirasi masyarakat sekaligus memberikan edukasi mengenai proses distribusi air bersih agar pelanggan memahami tantangan operasional yang dihadapi Perumda Air Minum Kota Kupang.

Melalui sinergi tersebut, Perumda Air Minum Kota Kupang berharap pelayanan kepada masyarakat semakin cepat, transparan, responsif, dan mampu meningkatkan kepuasan pelanggan. **