Kupang Jadi Tuan Rumah Indonesia–Pasifik Cultural Sinergi, Bukti Peran Strategis Indonesia di Kawasan Pasifik

Kupang nwartapedia.com  –  Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia resmi menggelar ajang internasional Indonesia–Pasifik: Asal Energi di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada 11–13 November 2025.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk memperkuat kerja sama budaya dan diplomasi dengan negara-negara di kawasan Pasifik.

Direktur Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan, Endah T.D. Retnoastuti, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Gubernur NTT atas dukungan penuh terhadap inisiatif Kementerian Kebudayaan tersebut.

“Kami ingin mengucapkan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Gubernur Nusa Tenggara Timur atas dukungannya yang luar biasa terhadap inisiasi Kementerian Kebudayaan untuk mengadakan Indonesia–Pasifik: Asal Energi,” ujar Endah dalam konferensi pers di Kupang, Senin (10/11)

Endah menjelaskan bahwa pemilihan Kupang sebagai tuan rumah bukan tanpa alasan. Selain secara geografis dekat dengan negara-negara Pasifik, NTT juga memiliki kekayaan budaya pesisir yang menjadi jembatan kultural antara Indonesia dan kawasan tersebut.

“Selama ini Indonesia belum banyak melakukan pendekatan budaya dan diplomasi terhadap negara-negara Pasifik, padahal ada sepuluh provinsi di Indonesia yang secara geografis dan kultural termasuk bagian dari Pasifik,” jelasnya.

Ajang ini diikuti oleh 17 negara, termasuk Timor Leste sebagai undangan khusus. Selama kegiatan berlangsung, akan diadakan pertemuan tingkat menteri kebudayaan dan pemimpin politik negara peserta, serta beragam pertunjukan budaya kolaboratif antara seniman dari Indonesia dan negara-negara Pasifik.

“Negara-negara Pasifik walaupun kecil, memiliki satu suara di PBB. Karena itu, persahabatan dan kerja sama harus kita galang melalui pendekatan budaya. Kita ingin Indonesia menjadi mitra yang aktif, bukan hanya penerima bantuan,” tambah Endah.

Sebelum acara utama, telah digelar Program Residensi Budaya pada 3–10 November 2025 yang mempertemukan musisi, penari, dan pelaku seni dari NTT dan negara-negara Pasifik. Program ini diharapkan menjadi fondasi keberlanjutan hubungan antar-komunitas budaya di kawasan.

Endah berharap kegiatan ini menjadi awal dari hubungan jangka panjang antarnegara di kawasan Pasifik yang dilandasi semangat persahabatan dan kesetaraan.

“Kupang telah membuktikan kemampuannya menjadi tuan rumah ajang internasional. Kami berharap kegiatan ini membuka jalan bagi NTT untuk terus menjadi pusat kegiatan kebudayaan dunia di masa mendatang,”ucapnya.

Gubernur NTT, Melky Lala Lena, mengungkapkan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan pemerintah pusat untuk menjadikan Kupang sebagai tuan rumah kegiatan berskala internasional ini.

“Kami siap menjadi pintu gerbang Indonesia menuju Pasifik. Ini momentum penting bagi NTT untuk menunjukkan bahwa kita mampu menjadi tuan rumah bagi kegiatan internasional yang melibatkan 17 negara,” tegas Melky.

Melky Laka Lena  juga mengenang awal mula kerja sama ini yang bermula dari pertemuan di Polandia antara dirinya dan perwakilan Kementerian Kebudayaan.

“Sejak awal kami langsung menyatakan siap. Kapan lagi NTT mendapat kesempatan menjadi contoh bagi daerah lain? Ini saatnya kita memainkan peran strategis itu,” ujarny

Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, memastikan seluruh rangkaian kegiatan akan mendapat pengamanan maksimal.

“Untuk pengamanan sudah kami koordinasikan dengan Polda dan TNI. Seluruh delegasi akan mendapat pengawalan sejak tiba di bandara, di hotel, hingga selama kegiatan berlangsung,” jelas Johni.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat NTT untuk berpartisipasi menjaga keamanan dan ketertiban selama acara berlangsung.

“Mari kita sambut para tamu dengan keramahan dan antusiasme. Kesuksesan acara ini adalah kebanggaan bersama, bukan hanya untuk NTT, tetapi juga untuk Indonesia,” tegasnya.

Melalui Indonesia–Pasifik: Asal Energi, Indonesia menegaskan komitmennya untuk memperkuat diplomasi budaya di kawasan Pasifik. Selain mempererat hubungan antarbangsa, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk berbagi solusi terhadap tantangan bersama seperti perubahan iklim dan keberlanjutan sumber daya alam. (MI)




Sekda Kota Kupang Ajak ASN Warisi Semangat Pahlawan Lewat Integritas dan Pelayanan Tulus

Kupang nwartapedia.com  —  Suasana khidmat menyelimuti halaman Balai Kota Kupang saat Pemerintah Kota Kupang menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan, Senin (10/11/2025).

Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkot Kupang turut hadir mengenang jasa para pejuang bangsa. Tahun ini, peringatan Hari Pahlawan mengusung tema “Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan.”

Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jefri Pelt, bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Menteri Sosial Republik Indonesia.

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa semangat kepahlawanan bukan sekadar kisah sejarah, melainkan pedoman moral yang harus diterjemahkan dalam tindakan nyata pada masa kini.

“Para pahlawan tidak berjuang untuk mengejar kekuasaan atau harta peninggalan penjajah. Mereka mengabdikan diri kepada rakyat — mengajar, menanam, memulihkan kehidupan, dan menebarkan kasih serta pengertian. Di situlah letak kemuliaan sejati,” ujarnya.

Jefri menilai, perjuangan para pahlawan memiliki pandangan jauh ke depan. Mereka berjuang bukan hanya untuk masa mereka hidup, tetapi juga untuk generasi yang belum lahir.

Ia mengingatkan bahwa semangat pantang menyerah dan rela berkorban harus terus menjadi inspirasi dalam membangun bangsa hari ini.

“Menyerah berarti meninggalkan amanah kemanusiaan. Semangat pantang menyerah itulah modal besar bagi generasi kita saat ini,” tambahnya.

Menurutnya, bentuk perjuangan masa kini tidak lagi melalui senjata, melainkan diwujudkan lewat ilmu pengetahuan, integritas, empati, dan pelayanan publik.

Namun nilai-nilai dasarnya tetap sama membela yang lemah, menegakkan keadilan, dan memastikan kemajuan dirasakan seluruh rakyat.

Ia menegaskan, pemerintah terus menumbuhkan semangat itu melalui pembangunan yang berorientasi pada ketahanan bangsa, pemerataan pendidikan, keadilan sosial, serta pembentukan manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya.

“Kemerdekaan ini tidak boleh sia-sia. Kita harus melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan cara kita masing-masing bekerja lebih keras, berpikir lebih jernih, dan melayani lebih tulus,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Sekda Kota Kupang menekankan pentingnya disiplin ASN sebagai wujud nyata semangat kepahlawanan di era modern.

Menurutnya, upacara bukan hanya seremonial, tetapi momen untuk memperkuat komitmen dan profesionalitas aparatur negara.

Jefri meminta setiap pimpinan perangkat daerah hingga lurah agar menegakkan disiplin pegawai melalui absensi kehadiran dan pelaporan kinerja yang rutin.

“Jika masih ada yang bermain-main dengan disiplin, baik dalam hal kehadiran maupun kinerja, maka ia telah mengabaikan amanah,” ujarnya tegas.

Ia menambahkan, Pemkot Kupang tidak akan ragu menindak aparatur yang lalai dalam melaksanakan tugas.

“Kita semua memikul tanggung jawab untuk melayani rakyat dan menjaga kehormatan bangsa. Api perjuangan para pahlawan harus terus kita jaga melalui tanggung jawab kita hari ini,” tutupnya.

Upacara diakhiri dengan pengheningan cipta dan doa bersama sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah gugur demi kemerdekaan Indonesia. (Goe)

 




Wali Kota Kupang Dorong Pemerataan Pembinaan Olahraga Lewat Turnamen Tenis Piala Wali Kota 2025

Kupang, nwartapedia.com – KabarTerkiniNews.co.id — Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, membuka secara resmi Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang 2025, yang digelar di Lapangan Tenis Bank Indonesia (BI) Perwakilan NTT, Jumat (7/11/2025).

Turnamen ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Kupang dalam mendorong pemerataan pembinaan di seluruh cabang olahraga (cabor) baik yang masuk kategori prioritas maupun nonprioritas sebagai bagian dari strategi membangun sumber daya manusia (SDM) unggul dan berkarakter melalui olahraga.

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa Pemkot Kupang berkomitmen memberi perhatian yang setara kepada semua cabang olahraga, tanpa memandang besar kecilnya popularitas.

“Pemerintah Kota akan memperhatikan seluruh cabang olahraga, baik yang prioritas maupun nonprioritas. Cabor yang selama ini terlupakan juga harus punya kesempatan dan ruang yang sama,” tegas dr. Christian Widodo.

“Olahraga bukan hanya untuk kesehatan atau silaturahmi, tapi juga menjadi sarana membentuk karakter, disiplin, dan daya juang generasi muda. Dari lapangan olahraga, lahir SDM unggul yang menjadi kebanggaan Kota Kupang,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti) NTT, Rudy Basuki, memberikan apresiasi kepada Wali Kota Kupang atas perhatian dan dukungan nyata terhadap pengembangan olahraga tenis di NTT.

“Kehadiran Bapak Wali Kota memberikan warna baru bagi kebangkitan olahraga tenis di daerah ini. Kami percaya, inisiatif ini menjadi pintu awal untuk membangun prestasi tenis menuju PON 2028, di mana NTT dan NTB menjadi tuan rumah bersama,” ujar Rudy.

Ketua Panitia Turnamen, Luther Kana, menjelaskan bahwa ajang ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai 7–9 November 2025, dan diselenggarakan di tiga lokasi berbeda, yaitu Lapangan Tenis BI Perwakilan NTT, Lapangan Tenis Bulog NTT, serta Lapangan Tenis Dinas Pekerjaan Umum Provinsi NTT.

Turnamen ini diikuti oleh 215 atlet tenis dari berbagai daerah di NTT, termasuk Kota Kupang, Kabupaten Belu, TTS, Sikka, dan Alor, serta peserta dari Timor Leste.

Mereka akan bertanding di sejumlah kategori Kelompok umur 8–10 tahun, 11–14 tahun, dan 15–17 tahun (Putra–Putri), Ganda Pemula (Beginner, Ganda Terbuka dan Beregu Ganda

Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp75 juta, lengkap dengan medali dan piala bergilir Wali Kota Kupang.

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga diharapkan menjadi wadah pembinaan atlet muda, sekaligus memperkuat hubungan antarwilayah dan antarnegara melalui semangat sportivitas.

Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang 2025 mencerminkan arah kebijakan Pemerintah Kota Kupang dalam membangun masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing tinggi melalui olahraga yang inklusif dan berkelanjutan. (MI)




Wali Kota Kupang Dijadwalkan Hadir di Bello untuk Membuka Pentas Budaya

Kupang, nwartapedia.com  — Wali Kota Kupang, Dokter Christian Widodo, dijadwalkan hadir sekaligus membuka secara resmi Pentas Budaya yang digelar Karang Taruna Kelurahan Bello Kecamatan Maulafa Kota Kupang pada Minggu sore, 9 November 2025, bertempat di Lapangan Bola Nunhala, RT 006 RW 003, Kelurahan Bello. 

Kegiatan ini diinisiasi sebagai upaya memperkuat pelestarian nilai budaya lokal, meningkatkan partisipasi masyarakat, dan mengembangkan kreativitas generasi muda di tingkat kelurahan.

Pentas Budaya tersebut merupakan kerja sama Karang Taruna Bello bersama Dinas Pariwisata Kota Kupang dan Pemerintah Kelurahan Bello.

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud dukungan terhadap program pembangunan berbasis pemberdayaan komunitas, sebagaimana menjadi arah kebijakan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang.

Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Ketua Karang Taruna Bello, Yopi Kefi, mengatakan tujuan utama penyelenggaraan kegiatan ini adalah membangkitkan kecintaan masyarakat terhadap seni dan budaya lokal. 

Menurutnya, generasi muda perlu memiliki ruang untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus menjaga identitas budaya daerah.

“Kami ingin memberikan ruang bagi generasi muda untuk tampil dan menunjukkan kebanggaan terhadap budaya kita sendiri. Pentas budaya ini bukan sekadar hiburan, tetapi gerakan bersama untuk memperkuat jati diri dan menjaga warisan budaya yang mulai banyak ditinggalkan,” ujar Yopi Kefi.

Pentas Budaya akan menampilkan berbagai pertunjukan seni dan tradisi masyarakat setempat, seperti tarian Lufut, Padoa, musik daerah, atraksi budaya, serta permainan tradisional.

Seluruh kelompok seni, pemuda, hingga perwakilan warga dari tiap RT/RW se-Kelurahan Bello akan terlibat dalam pertunjukan tersebut. Dinas Pariwisata Kota Kupang turut hadir memberi pendampingan teknis dalam perencanaan program.

Yopi berharap kegiatan ini kelak dapat menjadi agenda rutin Kelurahan Bello dan berkembang sebagai daya tarik budaya yang mampu meningkatkan citra pariwisata lokal.

Sekretaris Kelurahan Bello, Denny Paty,M.M, yang mewakili Lurah Bello, memberikan apresiasi bagi panitia dan seluruh pihak yang turut terlibat. Ia menekankan bahwa pelestarian budaya tidak hanya penting sebagai identitas, tetapi juga sebagai kekuatan sosial dalam membentuk karakter masyarakat.

“Budaya lokal adalah jati diri kita. Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana bagi masyarakat untuk kembali mencintai tradisi yang selama ini mulai terpinggirkan karena perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup. Pelestarian budaya harus dimulai dari lingkungan terdekat, yakni keluarga dan komunitas,” katanya.

Kegiatan ini terbuka untuk umum dan akan berlangsung mulai sore hingga malam hari (goe)




ASN Katolik Pemkot Kupang Rayakan Misa Jumat Pertama: Wujudkan Pelayanan Publik dengan Hati yang Tulus

Kupang,nwartapedia.com  — Suasana penuh khidmat dan kebersamaan menyelimuti Gereja Paroki Santa Maria Assumpta, Kota Baru, Kupang, saat puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) Katolik lingkup Pemerintah Kota Kupang melaksanakan Perayaan Misa Jumat Pertama, Jumat (7/11/2025).

Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Pastor RD Adnan Berkanis ini menjadi momentum refleksi iman bagi para ASN agar senantiasa menjaga integritas dan semangat pelayanan yang berlandaskan kasih.

Dalam kotbahnya yang bersumber dari Injil Lukas 16:1–8, Pastor Adnan menyoroti pentingnya kejujuran dan tanggung jawab, terutama bagi mereka yang dipercayakan untuk melayani masyarakat.

Ia menyinggung pepatah lama, “Ada uang abang disayang, tak ada uang abang ditendang,” sebagai gambaran betapa kuatnya pengaruh materi yang bisa menguji ketulusan seseorang.

“Ada tiga godaan besar dalam hidup manusia: kekayaan, kekuasaan, dan asmara,” ujar Pastor Adnan.

“Uang memang bermanfaat selama kita hidup, tetapi nilai sejatinya terletak pada bagaimana kita menggunakannya. Bila dikelola dengan hati dan digunakan untuk membantu sesama, maka nilai itu akan menjadi abadi,” tambahnya.

Usai misa, Asisten II Setda Kota Kupang, Ignas Lega, menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN Katolik yang hadir.

Ia menilai kegiatan seperti ini penting sebagai bentuk pembinaan rohani sekaligus sarana memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

“Saya berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi menjadi ruang pembaruan diri bagi kita semua. ASN yang beriman dan berintegritas akan melayani masyarakat dengan hati yang tulus,” ungkap Ignas.

Ia juga mengajak seluruh ASN Katolik di lingkungan Pemkot Kupang dari tingkat kelurahan hingga perangkat daerah untuk semakin aktif dalam kegiatan rohani dan membangun kebersamaan lintas bidang.

“Mari kita terus mendukung program Wali Kota dan Wakil Wali Kota dengan semangat kebersamaan. Pelayanan publik yang baik lahir dari hati yang jujur, tulus, dan saling menguatkan,” pesannya.

Perayaan Misa Jumat Pertama ASN Katolik Pemkot Kupang ini direncanakan menjadi agenda rutin pembinaan iman setiap bulan.

Selain memperdalam spiritualitas, kegiatan ini diharapkan memperkuat solidaritas dan menanamkan nilai-nilai pelayanan yang berakar pada kasih dan keteladanan Kristiani.

Dengan semangat pelayanan yang lahir dari iman, ASN Katolik diharapkan menjadi teladan bekerja bukan hanya demi tugas, tetapi juga demi menghadirkan wajah kasih Tuhan dalam setiap pelayanan kepada masyarakat. (goe)




Penerbangan Langsung Kupang–Dili Segera Terwujud: KADIN NTT dan Lion Air Group Dorong Konektivitas Regional

Labuan Bajo,nwartapedia.com  — Harapan masyarakat Nusa Tenggara Timur dan Timor Leste untuk memiliki jalur udara langsung semakin mendekati kenyataan. Rute penerbangan Kupang–Dili direncanakan segera dibuka oleh Wings Air, anak perusahaan dari Lion Air Group, hasil kerja sama dan dorongan kuat dari Kamar Dagang dan Industri (KADIN) NTT.

Kabar tersebut disampaikan oleh Dr. (Cand) Bobby Lianto, M.M., MBA, Ketua Umum KADIN NTT, bersama Bpk. Rinus Zebua, General Area Manager Lion Air Group, saat keduanya berada di Bandara Komodo, Labuan Bajo, Kamis (6/11).

“Kami mendapat kabar baik dari pihak Lion Air Group bahwa Wings Air siap membuka penerbangan langsung Kupang–Dili. Ini langkah strategis untuk memperkuat hubungan ekonomi, sosial, dan pariwisata antara NTT dan Timor Leste,” ungkap Bobby Lianto.

Menurut Bobby, rencana ini bermula ketika Wakil Gubernur NTT, Irjen Pol (Purn) Johni Asadoma, bersama rombongan KADIN NTT, menghadiri Dili International Trade Expo di Timor Leste.

Dalam lawatan tersebut, mereka bertemu langsung dengan Menteri Telekomunikasi dan Transportasi Timor Leste, Miguel Mantelu, guna membahas pembukaan penerbangan langsung antara Kupang dan Dili.

Pada kesempatan itu, Wakil Gubernur Johni Asadoma menegaskan bahwa Bandara El Tari Kupang telah berstatus bandara internasional, sehingga secara infrastruktur sudah siap melayani penerbangan antarnegara.

“Setelah pertemuan di Dili, kami dari KADIN NTT bersama CCI Timor Leste langsung mengirim surat kepada Direksi Lion Group untuk menjajaki kemungkinan penerbangan charter. Kami bahkan siap mencarter pesawat sendiri jika belum ada maskapai yang membuka rute tersebut,” jelas Bobby.

Tidak lama berselang, Lion Air Group menyampaikan kesiapannya untuk melayani rute tersebut melalui Wings Air.

Rinus Zebua, GM Lion Air Group, mengungkapkan optimisme bahwa penerbangan Kupang–Dili bisa dibuka pada awal tahun 2026, paling lambat bulan Maret, setelah seluruh proses perizinan dan administrasi selesai.

“Kami berharap, dengan dukungan semua pihak dan seizin Tuhan, penerbangan ini bisa segera beroperasi. Ini akan mempermudah masyarakat Kupang bepergian ke Dili, dan sebaliknya, membuka peluang baru bagi perdagangan dan pariwisata dua wilayah,” ujarnya.

KADIN NTT dikenal konsisten memperjuangkan pembukaan rute-rute internasional dari wilayah timur Indonesia. Sebelumnya, KADIN NTT juga berperan besar dalam menghadirkan penerbangan AirAsia rute Kuala Lumpur–Labuan Bajo, setelah bertemu langsung dengan Tony Fernandes, pemilik AirAsia, dalam ajang ASEAN Summit.

Langkah-langkah konkret ini menunjukkan komitmen KADIN NTT untuk menjadikan Nusa Tenggara Timur sebagai gerbang ekonomi dan pariwisata internasional di kawasan timur Indonesia, sekaligus memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Timor Leste. **




Ernest Soleman Ludji Ditunjuk sebagai Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang

Kupang,nwartapedia.com  —  Pemerintah Kota Kupang resmi menunjuk Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang, Ernest Soleman Ludji, S.STP., M.Si, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang. Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Perintah Pelaksana Tugas Wali Kota Kupang Nomor: 060/36/4/BKKPPD.800.1.3.3/XI/2025, yang ditandatangani oleh Wali Kota Kupang, Christian Widodo, pada 3 November 2025.

Ernest ditunjuk untuk menggantikan Drs. Dumuliahi Djami, yang untuk sementara waktu berhalangan menjalankan tugas karena alasan kesehatan, dan menjalani masa cuti sakit mulai 3 November 2025 hingga 3 Mei 2026.

Dalam surat perintah tersebut, Plt Kepala Dinas berwenang melaksanakan tugas pokok dan fungsi dinas, antara lain menetapkan sasaran kerja pegawai, penilaian prestasi kerja, kenaikan gaji berkala, penerbitan surat tugas, hingga penegakan disiplin pegawai pada tingkat ringan.

Namun, Plt tidak diperkenankan mengambil keputusan strategis yang berdampak pada perubahan struktur organisasi, kebijakan kepegawaian strategis, maupun alokasi anggaran besar.

Penunjukan ini dilakukan untuk memastikan pelayanan sektor pendidikan di Kota Kupang tetap berjalan baik dan stabil, terutama dalam proses administrasi, pembinaan guru, dan pelayanan kepada sekolah.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Drs. Ambo, menyampaikan bahwa seluruh jajaran di dinas diminta untuk tetap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta menunjukkan etos kerja yang baik di hadapan pimpinan baru.

“Kita semua harus tetap solid dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat, khususnya sekolah dan para guru. Kehadiran Bapak Ernest sebagai Plt merupakan bagian dari kebijakan pemerintah daerah, sehingga seluruh pegawai wajib mendukung dan menjaga kenyamanan dalam bekerja,” ujar Ambo.

Ia juga menegaskan bahwa dinamika pergantian kepemimpinan tidak boleh mengganggu ritme kerja dan program yang sedang berjalan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

“Pelayanan tidak boleh terhenti. Kita tetap bekerja seperti biasa, menjaga kinerja, menjaga koordinasi, dan memastikan semua program tetap berjalan sesuai rencana,” tambahnya.

Ernest Ludji sendiri diketahui tetap menjalankan tugasnya sebagai Kepala BPBD Kota Kupang, sehingga untuk sementara ia memegang dua tanggung jawab struktural sekaligus.

Penunjukan ini diharapkan mampu menjaga kesinambungan kinerja pelayanan pendidikan hingga Kepala Dinas definitif dapat kembali bertugas atau ditetapkan sesuai ketentuan yang berlaku.

(rilis disdikbud-goe)




Kontingen NTT Tampil Penuh Semangat di POPNAS XVII 2025: Raih 3 Perak dan 1 Perunggu

Kupang nwartapedia.com  –   Kontingen Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus menunjukkan semangat juang luar biasa pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVII Tahun 2025.

Hingga Rabu (5/11/2025), para atlet muda NTT berhasil menorehkan tiga medali perak dan satu medali perunggu dari beberapa cabang olahraga yang dipertandingkan.

Kontingen NTT telah mengumpulkan tiga medali perak dan satu medali perunggu, yaitu:

 Medali Perak

– Atletik nomor 5000m putra atas nama Patrick Sola
 – Atletik nomor 800m putri atas nama Angel Rambu Sasela
 – Taekwondo atas nama Maria Mesakh

Medali Perunggu

Taekwondo atas nama Sultan Baranuri

Hasil Lengkap Pertandingan Cabang Olahraga (5 November 2025)

1. Sepak Bola
Tim sepak bola POPNAS NTT harus mengakui keunggulan tim Jawa Tengah (Jateng) dengan skor 0–3 pada laga ketiga fase penyisihan. Dengan hasil ini, tim NTT belum berhasil melangkah ke babak berikutnya.

2. Tinju
Tiga petinju NTT tampil penuh semangat di ring:

  • Andini Uru Hida (48–50 kg youth girls) kalah KO di ronde kedua dari Fani Afnan Janati (DKI Jakarta).
  • Donisius Diki Dongga (54 kg youth boys) kalah angka dari Roney Messi Yohanes Somba (Sulawesi Utara).
  • Frederikus Heronmus Dapp (67 kg youth boys) mencatat kemenangan atas Gilbert Wisdom Efrata But (Kepulauan Riau).

3. Taekwondo

  • Sultan Baranuri meraih medali perunggu, tampil memukau meski masih berusia muda.
  • Maria Mesakh menyumbang medali perak setelah tampil gemilang hingga babak final.
  • Daniel Valentino Cono dan Alexandria Qeisha Leto Dasi gugur di babak penyisihan.

4. Wushu

  • Agid dan Kristian Umbu Roka berhasil menembus babak semifinal.
  • Zakharias dan Antonius terhenti di babak awal.

5. Karate

  • Jimi Andreas Tefa kalah melawan atlet asal Jambi.
  • Jessyca Moldena dijadwalkan kembali bertanding pada Kamis (6/11/2025) setelah laga ditunda.

6. Pencak Silat

  • Yuanita Oliva Juani Makin menang dan melaju ke babak semifinal.
  • Yohanes Baptista juga meraih kemenangan atas atlet asal Kalimantan Selatan.

7. Atletik

  • Anjel finis di posisi ke-5 pada nomor 400 meter.
  • Edelyade finis di posisi ke-5, Benedkita di posisi ke-7, dan Kristin di posisi ke-9 pada nomor 5000 meter.

Dengan perjuangan dan semangat tinggi yang ditunjukkan para atlet, Kontingen NTT optimistis dapat menambah koleksi medali pada pertandingan-pertandingan berikutnya di ajang POPNAS XVII 2025 ini. (MI)




Dinas Pertanian Kota Kupang Pastikan Penyaluran Pupuk Subsidi Tepat Sasaran dan Dukung Produktivitas Petani

Kupang,nwartapedia.com – Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Pertanian terus berkomitmen untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian di tengah keterbatasan lahan dan perubahan iklim yang dinamis.

Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah memastikan penyaluran pupuk bersubsidi tahun 2024 berjalan dengan tepat sasaran dan transparan.

Kepala Dinas Pertanian Kota Kupang, Matheus Da Costa, menjelaskan bahwa pada tahun 2024, Kota Kupang menerima kuota pupuk bersubsidi sebanyak 400 ton pupuk Urea dan 400 ton pupuk NPK dari Kementerian Pertanian RI.

“Kuota ini diberikan untuk mendukung kebutuhan pupuk bagi petani Kota Kupang sesuai data rencana kegiatan kelompok tani yang telah masuk melalui aplikasi Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK),” ujar Matheus kepada media ini, Rabu (5/11/2025).

Menurutnya, mekanisme pengusulan dan penyaluran pupuk telah dilakukan secara digital dan terintegrasi. Petani hanya perlu mendaftarkan diri melalui kelompok tani dan membawa KTP ke kios resmi penyalur yang telah ditunjuk pemerintah.

Tiga kios resmi tersebut yaitu Kios Ebeneser di Kecamatan Alak, Kios Mitra Tani di Kelurahan Oebobo, serta Kios Usaha Baru di wilayah Maulafa. Harga eceran tertinggi (HET) yang berlaku untuk pupuk bersubsidi yaitu Rp112.500 per karung (50 kg) untuk Urea dan Rp115.000 per karung (50 kg) untuk NPK.

“Dengan sistem digital dan kios resmi ini, kami pastikan distribusi pupuk berjalan tertib dan kecil kemungkinan terjadi kekeliruan atau penyalahgunaan,” tambahnya.

Pertanian Kota Kupang Terus Bertumbuh Meski Lahan Terbatas

Meski luas lahan pertanian di Kota Kupang tergolong kecil, yakni sekitar 4.160 hektare, sektor ini tetap menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah.

Lahan pertanian terbagi atas sawah irigasi seluas 242 hektare, sawah tadah hujan 174 hektare, dan sisanya lahan non-sawah yang tersebar di beberapa kecamatan.

Kecamatan Maulafa menjadi wilayah dengan lahan pertanian terbesar, disusul Kecamatan Alak, Oebobo, dan Kelapa Lima.

“Kami menyadari bahwa tantangan terbesar di Kupang adalah alih fungsi lahan. Karena itu, kami berupaya menjaga lahan produktif agar tetap dimanfaatkan untuk pertanian berkelanjutan,” jelas Matheus.

Fokus Pembenihan dan Inovasi Pertanian Perkotaan

Selain distribusi pupuk, Dinas Pertanian juga fokus pada program pembibitan dan inovasi pertanian perkotaan seperti pemanfaatan lahan pekarangan (P2L), hidroponik sederhana, dan vertikultur. Program ini bertujuan untuk mendorong masyarakat memanfaatkan ruang terbatas agar tetap produktif.

“Pembenihan menjadi fokus kami karena benih unggul adalah kunci hasil panen yang maksimal. Kami sudah menyiapkan anggaran untuk pembibitan lokal agar petani bisa memperoleh benih bermutu tanpa harus membeli dari luar,” tutur Matheus.

Dari hasil uji coba, 15–20 kilogram benih yang ditanam dapat menghasilkan hingga 6 ton benih unggul, yang sebagian juga bisa dimanfaatkan sebagai pakan ikan dan ternak.

Petani Lokal Kupang Hasilkan Komoditas Unggulan

Berdasarkan data Dinas Pertanian, sejumlah komoditas menjadi produk unggulan Kota Kupang, di antaranya kangkung, cabai, tomat, bawang merah, semangka, dan melon.

Komoditas hortikultura tersebut tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga telah masuk ke jaringan supermarket besar di Kota Kupang.

“Walaupun lahan pertanian kita kecil, tapi petani Kupang terbukti kreatif dan produktif. Sektor ini tetap menjadi prioritas pemerintah karena berkontribusi besar pada ketahanan pangan dan pengendalian inflasi daerah,” pungkas Matheus.

Dengan langkah-langkah strategis ini, Dinas Pertanian Kota Kupang berharap dapat terus meningkatkan kesejahteraan petani, menjaga ketahanan pangan daerah, serta mendorong terwujudnya pertanian berkelanjutan di tengah kota yang berkembang pesat. (MI/ADV)

 




BPBD Kota Kupang Gelar Workshop Pembahasan Rencana Kontinjensi Gempa Bumi Tahun 2025

Kupang, nwartapedia.com — Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang menyelenggarakan Workshop Pembahasan Draft I Rencana Kontinjensi Gempa Bumi Tahun 2025, yang berlangsung di Hotel Neo Aston Kupang, pada Rabu (5/11/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur, antara lain perwakilan pemerintah daerah, BMKG, akademisi, organisasi masyarakat, tokoh agama, serta media lokal. Sebanyak 72 peserta berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut.

Ketua Panitia, Elsje Sjioen, dalam laporannya menjelaskan bahwa workshop ini bertujuan untuk menyatukan pemahaman lintas sektor tentang pentingnya kesiapsiagaan menghadapi gempa bumi, serta memastikan kesiapan sumber daya dan koordinasi antarinstansi di Kota Kupang.

“Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas lembaga dan memastikan semua pihak memahami peran masing-masing ketika bencana terjadi,” ujar Elsje.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga teknis, dan masyarakat dalam membangun ketahanan daerah terhadap risiko bencana.

Wali Kota Kupang yang diwakili oleh Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Kupang, Ernest Ludji, membuka secara resmi kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, menyampaikan bahwa penyusunan rencana kontinjensi merupakan langkah penting agar setiap lembaga mengetahui tugas dan fungsinya ketika terjadi situasi darurat.

“Dokumen ini bukan hal baru, tetapi menjadi penyempurnaan dari proses identifikasi risiko dan strategi penanganan bencana. Jangan sampai kita baru bergerak setelah bencana terjadi,” tegas Ernest.

Ia menambahkan, workshop ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam membangun Kota Kupang yang tangguh bencana, dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Melalui kegiatan ini, BPBD Kota Kupang berharap seluruh pihak dapat memperkuat koordinasi, meningkatkan kapasitas teknis, serta memahami mekanisme tanggap darurat agar penanganan bencana di Kota Kupang semakin efektif dan terintegrasi.

“Sinergi semua pihak adalah kunci untuk mewujudkan penanggulangan bencana yang cepat, tepat, dan terkoordinasi,” tutup Ernest.

Ernest Ludji yang juga merupakan narasumber dengan materi Pentingnya Perencanaan Kontinjensi menegaskan bahwa perencanaan kontinjensi bukanlah sekadar dokumen formal tetapi langkah praktis yang menyelamatkan saat bencana terjadi.

Ia mengingatkan keterlambatan atau kelalaian dalam persiapan berisiko menimbulkan kerugian besar; oleh karena itu rencana yang realistis dan teruji harus menjadi prioritas semua lembaga.

Ia mengajak seluruh pihak pemerintah, lembaga teknis, dan masyarakat untuk bertanggung jawab atas pengelolaan lingkungan dan sampah yang dapat memicu bencana sekunder, serta menguatkan komitmen bersama menuju wilayah yang lebih aman dan tangguh melalui perencanaan kontinjensi yang berkelanjutan.

Pemateri kedua, Netrin Marianti Ndeo, SST, selaku Koordinator Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Kupang, membahas Ancaman Gempa Bumi di Kota Kupang menjelaskan bahwa Kota Kupang merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi gempa bumi akibat aktivitas tektonik di sekitar Nusa Tenggara Timur.

Dalam paparannya, Netrin menjelaskan bahwa gempa bumi terjadi akibat pergerakan lempeng bumi yang saling menekan dan bergeser, menimbulkan energi yang dilepaskan dalam bentuk getaran di permukaan.

Berdasarkan data BMKG, terdapat delapan sumber gempa aktif di sekitar wilayah Kupang yang sebagian besar bersifat dangkal, sehingga meskipun skalanya kecil, guncangannya dapat dirasakan masyarakat.

Ia menekankan pentingnya pemahaman publik terhadap karakteristik gempa bumi dan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana tersebut, mengingat wilayah Kupang masih tergolong rawan terhadap aktivitas seismik yang bisa terjadi kapan saja. (MI)