Wali Kota Kupang Siapkan Langkah Tegas Tertibkan Usaha Air Minum Diduga Rusak Jalan di Oesapa Barat

Kupang, nwartapedia.com – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menegaskan akan mengambil langkah tegas terkait aktivitas usaha air minum yang diduga menjadi penyebab kerusakan jalan di RT 003/RW 001, Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima.

Tiga instansi terkait yakni Satpol PP, Dinas PUPR, serta Bappelitbangda diperintahkan untuk segera turun ke lokasi guna melakukan pengecekan langsung.

“Saya akan perintahkan Pol PP, Dinas PUPR, dan Bappelitbangda Kota Kupang untuk turun ke lokasi melihat dan cek langsung kondisi yang sebenarnya,” ujar Wali Kota saat dihubungi wartawan, Rabu, 19 November 2025.

Menurut Christian Widodo, pemerintah kota memberikan perhatian serius setelah menerima laporan warga mengenai kerusakan fasilitas umum, khususnya badan jalan, yang diduga diakibatkan aktivitas transportasi dari sebuah perusahaan air minum.

“Ya, saya setuju supaya kita tertibkan semua usaha air minum yang berlokasi di pinggir jalan umum,” tegasnya.

Usaha yang dimaksud adalah CV. Ekasari Dwiputri, milik Andre Ang, yang mulai beroperasi sejak awal 2025.

Warga melaporkan bahwa kendaraan tangki air perusahaan tersebut kerap keluar masuk area permukiman, menyebabkan jalan cepat rusak serta mengganggu kenyamanan pengguna jalan.

Wali Kota Kupang menambahkan bahwa meskipun izin utama usaha tersebut tidak dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Kupang, pihaknya tetap berkewajiban melakukan pemantauan demi memastikan seluruh aktivitas usaha mematuhi ketentuan yang berlaku dan tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat.

“Prinsipnya, semua usaha di wilayah Kota Kupang harus memperhatikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Kalau menimbulkan dampak negatif, tentu akan kami evaluasi dan tertibkan,” katanya.

Sebelumnya, warga setempat telah mengadukan kondisi jalan yang semakin memburuk akibat lalu lintas kendaraan berat dari usaha air minum tersebut.

Pemerintah Kota Kupang berjanji akan segera menindaklanjuti laporan warga melalui langkah penertiban dan pengecekan langsung di lapangan. ***




Perumda Air Minum Kota Kupang dan DPRD Tinjau Mata Air Oelon di Kelurahan Sikumana

Kupang,nwartapedia.com  –  Perumda Air Minum Kota Kupang bersama Anggota DPRD Kota Kupang, Neda Ridla Lalay, melakukan peninjauan langsung ke sumber mata air Oelon di Kelurahan Sikumana pada Rabu (19/11).

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi warga yang disampaikan pada masa reses beberapa waktu lalu.

Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang memimpin langsung rombongan kunjungan yang juga diikuti oleh Kabag Teknik, Elsy Bengu, Kabag Administrasi dan Keuangan Desy Setiawati, serta sejumlah kasubag dan staf teknis.

Kehadiran tim Perumda difasilitasi oleh Ketua LPM Kelurahan Sikumana, David Plaikol, sementara Lurah Sikumana berhalangan hadir karena sedang mengalami kedukaan.

Turut hadir pula Neda Ridla Lalay, Ketua Komisi IV DPRD Kota Kupang sekaligus anggota DPRD dapil Maulafa, yang sebelumnya menerima aspirasi warga terkait kebutuhan air minum khususnya layanan sambungan rumah dari sumber mata air Oelon.

Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa menjelaskan bahwa kunjungan ini digelar sebagai respon langsung atas laporan dan aspirasi yang disampaikan oleh anggota dewan Neda Ridla Lalay setelah melakukan reses di wilayah Sikumana.

“Setelah menerima laporan dari Ibu Neda, kami menjadwalkan untuk turun langsung ke lokasi guna melihat kondisi mata air Oelon. Ini penting agar kami bisa menilai potensi pengembangan jaringan air minum di wilayah tersebut,” jelas Direktur Perumda.

Di lokasi, rombongan bertemu dengan pemilik sumur bor, Robert Mulder Loelan. Dalam pembicaraan, Robert menyampaikan harapannya agar ke depan dapat dibangun jaringan perpipaan dari sumber mata air Oelon atau terjalin kerja sama antara Perumda Air Minum dengan pengelola sumur bor guna melayani warga sekitar.

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Kupang, Neda Ridla Lalay, menyampaikan apresiasi atas langkah cepat Perumda Air Minum Kota Kupang yang langsung turun meninjau lokasi setelah menerima aspirasi warga.

“Saya berterima kasih kepada Perumda Air Minum Kota Kupang yang sudah merespon aspirasi warga Sikumana. Semoga hasil peninjauan ini bisa ditindaklanjuti untuk meningkatkan pelayanan air minum di wilayah ini,” ujarnya.

Neda juga berharap agar pengembangan jaringan air minum dapat terus dilanjutkan, terutama untuk memenuhi kebutuhan warga yang tinggal di sekitar sumber air Oelon.

Ketua LPM Kelurahan Sikumana, David Plaikol, turut menyampaikan apresiasi kepada Perumda Air Minum.

Ia berharap agar potensi sumber mata air Oelon dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk mendukung layanan air bersih di wilayahnya.

“Terima kasih kepada Perumda Air Minum yang telah peduli dan meninjau langsung lokasi ini. Kami berharap jaringan air minum bisa dikembangkan untuk melayani masyarakat Sikumana,” ujar David.

Isidorus Lilijawa menegaskan bahwa pihaknya akan mengkaji berbagai kemungkinan pengembangan jaringan air minum di sekitar mata air Oelon.

Saat ini, area tersebut belum memiliki jaringan resmi PDAM Kota Kupang sehingga memerlukan dukungan anggaran dan sinergi dengan Pemerintah Kota Kupang serta DPRD.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan DPRD, khususnya Ibu Neda yang aktif menyampaikan aspirasi warga. Ke depan, kami berharap anggota dewan lainnya juga dapat terus menyampaikan aspirasi masyarakat terkait kebutuhan air bersih sehingga kami bisa bersama-sama mencari solusi terbaik,” ungkapnya.

Di akhir kunjungan, Direktur Perumda juga menyampaikan terima kasih kepada pemilik sumur bor, Robert Mulder Loelan, atas penerimaan dan komunikasinya.

“Saya berharap ke depan masyarakat Kelurahan Sikumana dapat semakin terpenuhi kebutuhan air minumnya melalui pemanfaatan potensi sumber mata air Oelon,”pungkasnya. (MI)




PLT Kadis P dan K Kota Kupang:  Saya Datang untuk Berjalan Bersama, Bukan Mengubah yang Sudah Baik

Kupang,nwartapedia.com   —  Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Kupang, Ernes Ludji, untuk pertama kalinya memimpin apel bersama seluruh jajaran dinas pada Rabu (19/11/2025) pagi.

Di hadapan ratusan pegawai, Ernes menegaskan komitmennya untuk bekerja secara kolaboratif dan menjaga stabilitas organisasi pada masa transisi kepemimpinan.

Dalam arahannya, Ernes menekankan bahwa penugasan dirinya sebagai PLT Kadis merupakan amanah yang diterimanya tanpa ambisi pribadi. 

“Saya datang ke sini bukan atas kemauan pribadi, tetapi karena perintah pimpinan. Dan dalam iman saya percaya, kalau Tuhan yang mengatur jalan, maka tidak ada yang perlu diperdebatkan,” ujarnya.

Ernes menyatakan, pergantian pucuk pimpinan dalam organisasi pemerintahan adalah hal wajar. Namun ia menegaskan, nilai-nilai kerja yang selama ini sudah tertanam, disiplin, kebersihan kantor, dan etos kerja,harus tetap di pertahankan.

“Pemimpin boleh berganti. Tapi semangat yang sudah dibangun tidak boleh padam. Kita harus memastikan roda organisasi tetap bergerak,” tegasnya.

Dinas Pendidikan “Dapur” Pembentukan Masa Depan Bangsa

Dalam amanatnya yang berlangsung hampir 20 menit, Ernes menyoroti posisi strategis Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia.

“Kalau bangsa ini ingin berdiri kokoh 50 tahun lagi, fondasinya dibangun di sini. Dinas ini adalah dapur pembentukan generasi,” kata Ernes.

Ia bahkan memberikan penghormatan khusus kepada para guru yang hadir dalam apel tersebut. Salah satu yang disebut adalah mantan guru sekaligus wali kelasnya di SMP. “Orang yang dulu menegur dan mendidik saya menjadi seperti sekarang, hari ini berdiri di depan saya. Itu suatu kehormatan,” ucapnya.

Ernes menyampaikan salah satu fokus kerjanya dalam tiga bulan ke depan: pembenahan data dasar pendidikan.

Ia meminta bidang perencanaan menyiapkan “data tunggal” yang akurat mengenai sekolah, guru, siswa, dan seluruh sumber daya pendidikan Kota Kupang.

“Kalau data berubah-ubah, perencanaan akan kacau. Saya belajar banyak dari Bappeda. Data yang baik adalah awal dari kebijakan yang benar,” ujarnya.

Ia menginstruksikan agar dokumen data tersebut menjadi rujukan resmi dan dimiliki setiap pejabat struktural sebagai “buku saku dinas” dalam menyampaikan informasi kepada publik maupun pimpinan daerah.

Bekerja Tanpa Sekat

Ernes menegaskan ia akan bekerja secara “borderless”, tanpa jarak birokratis yang tidak perlu. 

“Kita semua sama, sama pakai seragam Korpri. Yang membedakan hanya tugas dan kewenangan,” katanya.

Ia meminta seluruh pegawai memberikan masukan tanpa ragu dan tidak salah menafsirkan jika dirinya banyak bertanya.

 “Saya bertanya bukan mencari kesalahan. Saya ingin memastikan saya paham sebelum pimpinan bertanya kepada saya,” jelasnya.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa pendidikan bukan hanya urusan guru atau sekolah. 

“Kalau ada anak bermasalah lalu guru disalahkan, itu tidak adil. Pendidikan adalah tanggung jawab bersama antara sekolah, orang tua, dan masyarakat,” tuturnya.

Menutup arahannya, Ernes mengajak seluruh pegawai untuk mendoakan kesembuhan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan definitif agar dapat kembali menjalankan tugas. (Goe)




Penguatan Gizi Keluarga, Dinas Pertanian Luncurkan Program Ayam KUB untuk Anak Stunting di Lasiana

Kupang nwartapedia.com   Upaya Pemerintah Kota Kupang dalam menekan angka stunting terus menunjukkan langkah nyata. Melalui Dinas Pertanian, program pemberdayaan keluarga berbasis pangan hewani kembali digelar, kali ini melalui Pelatihan Pemeliharaan Ayam KUB (Kampung Unggul Balitbang) bagi keluarga yang memiliki anak stunting.

Kegiatan berlangsung pada Selasa, 18 November 2025 di Aula Kantor Kelurahan Lasiana dan diikuti oleh 40 anak stunting dari tiga kelurahan, yakni Lasiana (21 anak), Oesapa (7 anak), dan Naioni (12 anak).

Pelatihan ini bertujuan membekali para orang tua dengan keterampilan memelihara ayam KUB secara benar, sehingga dapat menciptakan ketersediaan pangan hewani yang bergizi, mudah diakses, dan berkelanjutan bagi keluarga. Ayam KUB dikenal memiliki produktivitas tinggi, tahan penyakit, serta cocok dikembangkan di wilayah perkotaan.

Bantuan Paket Ayam KUB sebagai Stimulus Ketahanan Pangan

Sebagai bagian dari kegiatan, Dinas Pertanian juga menyalurkan 40 paket bantuan, masing-masing berisi 8 ekor ayam KUB, 1 unit kandang, 50 kg pakan ayam, Tempat makan dan minum.

Paket ini diharapkan menjadi modal awal keluarga dalam membangun sumber protein hewani di lingkungan rumah, sekaligus mendukung pemenuhan gizi anak stunting secara langsung.

Penyerahan Bantuan oleh Para Pimpinan

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Dinas Pertanian Kota Kupang, Matheus A.B.H. Da Costa, S.Sos., M.Si, Lurah Lasiana, Ellisah Tobing, S.Pt, dan Lurah Oesapa, Kiai Kia, A.Md.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pertanian menyampaikan bahwa program ini merupakan bukti komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan dukungan gizi tambahan.

“Kami berharap bantuan ayam KUB ini dapat dikelola secara berkelanjutan sehingga tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi anak, tetapi juga meningkatkan kemandirian keluarga,” ujarnya.

Lurah Lasiana, Ellisah Tobing, S.Pt, turut mengapresiasi langkah Dinas Pertanian dan menyatakan bahwa program ini sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Lurah Oesapa, Kiai Kia, A.Md, berharap keluarga penerima dapat mempraktikkan ilmu yang diperoleh dari pelatihan sehingga hasilnya benar-benar dirasakan oleh anak-anak.

Komitmen Berkelanjutan untuk Masa Depan Anak

Kegiatan pelatihan dan pembagian bantuan ini menjadi salah satu wujud sinergi antara pemerintah kota dan perangkat kelurahan dalam mewujudkan generasi masa depan yang lebih sehat, cerdas, dan produktif.

Dengan pendekatan pemberdayaan langsung ke keluarga, Dinas Pertanian optimis program ini mampu memberikan dampak jangka panjang bagi percepatan penurunan stunting di Kota Kupang.

Acara berlangsung dengan penuh antusias, ditutup dengan sesi diskusi, tanya jawab, serta foto bersama peserta dan para pejabat yang hadir. (MI/ADV)




Pemkot Kupang Perkuat Fondasi Ekonomi Kerakyatan, Sekda Buka Bimtek Pengurus Koperasi Merah Putih 

Kupang nwartapedia.com  –   Pemerintah Kota Kupang meneguhkan komitmennya dalam membangun ekonomi kerakyatan melalui penguatan koperasi di tingkat kelurahan.

Komitmen ini diwujudkan melalui pembukaan Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Pengurus Koperasi Merah Putih oleh Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry Edward Pelt, S.H., yang berlangsung di Aula SMK Negeri 3 Kupang, Selasa (18/11).

Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Kupang, Ignasius R. Lega, S.H., Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTT, Dr. Drs. Jusuf Lery Rupidara, M.Si., Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Kupang, Drs. Danberty Ndapamerang, narasumber Dominikus Ancis bersama tim, para kepala perangkat daerah, serta para camat se-Kota Kupang.

Dedikasi Pengurus Koperasi Jadi Penopang Kekuatan Ekonomi Warga

Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pengurus Koperasi Merah Putih yang selama ini bekerja secara sukarela mendampingi masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.

“Bukan sesuatu yang mudah ketika Bapak-Ibu memilih untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui Koperasi Merah Putih. Dalam situasi ekonomi yang tidak baik-baik saja, pengabdian ini sangat mahal dan sangat berarti bagi masyarakat Kota Kupang,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pengurus koperasi bukanlah staf kelurahan atau pegawai pemerintah, tetapi merupakan mitra strategis yang berada di garis depan memajukan kesejahteraan masyarakat.

“Bapak-Ibu adalah mitra kami. Kerja ini adalah kerja sukarela, dan itu luar biasa. Kami sangat menghargai kesediaan dan ketulusan Bapak-Ibu,” tambahnya.

Pendampingan dari Pemerintah Jadi Kunci Tata Kelola Berkualitas

Sekda juga menyampaikan arahan khusus dari Wali Kota Kupang agar pendampingan terhadap koperasi dilakukan secara berkelanjutan, terutama dalam tata kelola keuangan dan administrasi agar koperasi dapat berjalan profesional dan bebas dari masalah hukum.

“Dampingi pengurus koperasi agar tidak salah langkah. Kita bekerja dalam sistem, dan kita kawal bersama,” tegas Sekda, yang pernah menjabat sebagai Kabag Hukum Setda Kota Kupang.

Ia juga mengajak seluruh peserta memanfaatkan bimtek ini sebagai ruang belajar yang sesungguhnya, dengan memaksimalkan diskusi bersama para narasumber.

Koperasi Merah Putih: Pilar Ekonomi Akar Rumput yang Perlu Diperkuat

Dalam laporan kegiatan, Plt. Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Koperasi, Venny Aman, menjelaskan bahwa Bimtek Peningkatan Kapasitas SDM Pengurus Koperasi Merah Putih merupakan langkah strategis untuk menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi koperasi di lapangan.

Meski Koperasi Merah Putih telah menjadi wadah ekonomi berbasis gotong royong yang melekat dengan masyarakat kelurahan, ia mengakui masih banyak kendala yang dijumpai, mulai dari keterbatasan manajemen, rendahnya literasi digital, hingga minimnya pemahaman prinsip dasar perkoperasian.

Karena itu, pelatihan ini disusun untuk memperkuat kompetensi pengurus dalam tiga aspek utama: pengelolaan organisasi, pengelolaan keuangan yang akuntabel, serta pengembangan usaha berbasis digital, yang kini menjadi kebutuhan bagi koperasi modern.

Dorongan untuk Mengembangkan Potensi Ekonomi Kelurahan

Menutup sambutannya, Sekda mengajak seluruh pengurus koperasi untuk lebih jeli melihat potensi lokal di wilayah masing-masing, mulai dari usaha kuliner, kerajinan, hingga produk kreatif lainnya, untuk kemudian dikembangkan sebagai unit usaha koperasi yang produktif dan berkelanjutan. (MI/ADV)




Ario Trisaksono Tekankan Transparansi dan Kolaborasi BPJS Kesehatan dengan Media

Kupang,nwartapedia.com  – BPJS Kesehatan Cabang Kupang menggelar diskusi bersama para jurnalis di Rumah Makan Tanjung, Senin (17/11/2025).

Kegiatan ini digelar sebagai ajang silaturahmi serta upaya memperkuat komunikasi antara BPJS Kesehatan dan insan pers, khususnya terkait layanan dan kebijakan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kupang, Ario Trisaksono, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas kehadiran para jurnalis yang selama ini berperan penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih atas kesediaan Bapak Ibu untuk memenuhi undangan kami. Intinya kegiatan ini adalah silaturahmi, sekaligus ruang bagi kita berdiskusi terkait hal-hal yang mungkin masih mengganjal atau memerlukan klarifikasi,” ujar Ario.

Ario menegaskan pentingnya komunikasi terbuka antara BPJS Kesehatan dan media, terutama terkait informasi yang beredar di masyarakat.

“Saya yakin Bapak Ibu sekalian sering berjumpa dengan berbagai berita dan informasi yang mungkin belum jelas. Di sinilah kami berharap bisa menjawab dan memberikan keterangan yang memuaskan, agar masyarakat mendapat informasi yang benar,” jelasnya.

Ia mengajak jurnalis untuk terus mendorong peserta JKN agar melapor bila menemukan layanan yang tidak sesuai prosedur di fasilitas kesehatan.

“Kalau ada keluhan, mohon sampaikan kepada kami secara detail. Rumah sakit mana, kapan kejadiannya, apa bentuk masalahnya. Tanpa informasi lengkap, kami sulit melakukan tindak lanjut,” tegas Ario.

Dalam kesempatan tersebut, Ario juga memaparkan upaya BPJS Kesehatan dalam meningkatkan pelayanan, salah satunya melalui pemanfaatan telekonsultasi pada aplikasi Mobile JKN.

“Kami sudah mendorong seluruh fasilitas kesehatan tingkat pertama untuk mengaktifkan layanan telekonsultasi. Namun, kembali lagi kepada peserta, apakah mereka ingin memanfaatkannya atau tidak,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa BPJS Kesehatan terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap fasilitas kesehatan untuk memastikan pelayanan berjalan sesuai standar.

Ario menyoroti pentingnya transparansi ketersediaan tempat tidur di rumah sakit yang wajib diperbarui secara berkala.

“Kami meminta rumah sakit memperbarui data ketersediaan tempat tidur secara rutin. Jika tidak melakukan update, kami bisa memberikan teguran tertulis,” jelasnya.

Ario menjelaskan bahwa idealnya rumah sakit memiliki sistem yang mampu memperbarui data tempat tidur secara otomatis, seperti konsep sensor parkir di gedung-gedung besar.

Terkait banyaknya pertanyaan tentang kecelakaan tunggal dan koordinasi dengan Jasa Raharja, Ario menjelaskan bahwa BPJS Kesehatan tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku.

“Kita pastikan dulu apakah kasus tersebut dijamin Jasa Raharja atau tidak. Jika pelanggarannya berat, seperti tidak memiliki SIM atau melanggar aturan lalu lintas, bisa saja tidak dijamin,” katanya.

Ario juga menekankan kewajiban rumah sakit memasang poster informasi pengaduan peserta JKN, yang berisi kontak petugas rumah sakit dan petugas BPJS Kesehatan.

“Poster itu wajib dipasang. Kalau rumah sakit tidak memasangnya, kami bisa memberikan teguran. Ini penting agar peserta tahu harus lapor ke mana saat mengalami masalah layanan,” ujarnya.

Di akhir sesi, Ario berharap forum seperti diskusi ini dapat terus dilakukan untuk memperkuat sinergi antara BPJS Kesehatan dan media dalam meningkatkan literasi publik mengenai Program JKN.

“Kami terbuka terhadap saran, masukan, dan laporan dari masyarakat maupun jurnalis. Semua demi perbaikan layanan bagi peserta JKN,” tutupnya. (MI)




PDAM Kota Kupang Luncurkan Promo Besar “Buka Segel” Bayar 50 Persen, Denda Dihapus, Layanan Aktif Kembali

Kupang nwartapedia.com – Untuk pertama kalinya sejak berdiri, Perumda Air Minum (PDAM) Kota Kupang menghadirkan program keringanan besar-besaran bertajuk “Promo Khusus Buka Segel”, sebuah inovasi yang memberikan kesempatan bagi pelanggan untuk mengaktifkan kembali sambungan air yang telah lama disegel akibat tunggakan.

Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, mengatakan bahwa langkah ini diambil sebagai respons terhadap tingginya jumlah sambungan yang tidak aktif dan tingginya nilai piutang perusahaan.

“Per Oktober 2025, total tunggakan pelanggan mencapai Rp4,7 miliar, dan hampir 7.000 dari 17.000 pelanggan berada dalam status nonaktif atau disegel. Angka ini memaksa kami untuk mencari solusi inovatif agar masyarakat bisa kembali menikmati layanan air bersih dan Perumda dapat memperbaiki kondisi keuangannya,” tegas Isidorus Lilijawa saat melaunching program ini di halaman Kantor PDAM Kota Kupang pada Senin (17/11).

Isidorus menjelaskan bahwa melalui promo ini, pelanggan cukup membayar 50 persen dari total tunggakan, sementara seluruh denda langsung dihapus. Sisa kekurangan dapat dicicil dengan skema yang disepakati bersama petugas.

“Minimal cicilan lima kali, tetapi bagi pelanggan dengan tunggakan besar kami berikan fleksibilitas hingga delapan atau sepuluh kali. Intinya, program ini dibuat agar pelanggan tidak terbebani,” jelas Direktur.

Program ini berlaku mulai 17 November hingga 31 Desember 2025, sekaligus sebagai hadiah akhir tahun menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

Kepala Bagian Hubungan Langganan Perumda Air Minum Kota Kupang, Ferdi Jeremias, menegaskan bahwa Perumda telah menyiapkan berbagai saluran layanan untuk memudahkan pelanggan.

“Pelanggan bisa datang ke kantor, menghubungi nomor layanan yang kami sebarkan, atau meminta petugas kami datang langsung ke rumah. Kami ingin memastikan semua pelanggan memiliki akses untuk mengaktifkan kembali sambungannya,” kata Ferdi.

Menurutnya, selama bertahun-tahun banyak pelanggan terhambat membayar tunggakan besar sekaligus, sehingga sambungan mereka tetap disegel dalam waktu lama. Kebijakan baru ini diharapkan mampu mengatasi kendala tersebut.

“Dengan hanya membayar setengah, dendanya dihapus, dan sisanya dicicil, pelanggan tidak lagi harus menunggu bertahun-tahun untuk kembali mendapatkan air. Ini langkah kami untuk mendekatkan pelayanan dan memperbaiki hubungan dengan pelanggan,” ujarnya.

Pelanggan pertama yang memanfaatkan program ini adalah Muhibbudin Harun, warga Penkase. Ia mengaku sangat terbantu oleh kebijakan baru tersebut.

“Tunggakan saya sejak 2021 sebesar Rp2.402.000. Dengan adanya promo ini saya cukup membayar 50 persen, sisanya bisa dicicil. Meteran saya sudah dipasang kembali,” ungkapnya penuh syukur.

Cerita seperti ini diharapkan Perumda akan menjadi awal perubahan besar dalam pemulihan layanan air bersih di Kota Kupang.

Program “Buka Segel” menjadi tonggak baru bagi Perumda Air Minum Kota Kupang dalam menghadapi tantangan piutang menumpuk serta meningkatnya kebutuhan masyarakat akan layanan air bersih.

“Ini bukan sekadar promo, tetapi langkah strategis untuk menyelamatkan perusahaan sekaligus membuka akses air bersih bagi ribuan warga Kota Kupang,” tutup Isidorus.

Program ini masih akan berjalan hingga 31 Desember 2025, dan Perumda mengimbau pelanggan yang sambungannya disegel untuk segera datang dan memanfaatkan kemudahan tersebut. (MI)




Pemkot Kupang Resmi Buka Seleksi Dirut PD Pasar, Pendaftaran Dimulai 17–22 November 2025

Kupang,nwartapedia.com  –  Pemerintah Kota Kupang resmi membuka proses seleksi Direktur Utama Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Kupang). Tahapan pendaftaran akan berlangsung pada 17–22 November 2025, sesuai keputusan yang telah ditandatangani Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kupang, Jeffry Pelt.

Pengumuman pembukaan seleksi tersebut disampaikan Sekda Jeffry Pelt, didampingi Asisten II Sekda Kota Kupang, Ignasius Lega, kepada wartawan usai penyerahan bantuan dari Wali Kota Kupang dan PSI kepada tiga panti asuhan di Kota Kupang, Minggu (16/11/2024).

“Kita sudah naikkan dan saya sudah tandatangani. Pembukaan seleksi akan dibuka dari tanggal 17–22 November 2025. Jadi pembukaan seleksi itu mulai besok 17 November 2025,” ujar Jeffry.

Jeffry menjelaskan bahwa setelah pendaftaran ditutup, panitia seleksi akan melanjutkan dengan tahapan seleksi administrasi, yang akan menentukan peserta yang berhak maju ke tahap berikutnya.

Peserta yang lolos administrasi wajib menyiapkan makalah dan rencana bisnis terkait pengelolaan dan pengembangan PD Pasar.

“Ada pemaparan makalah, ada tanya jawab. Setelah selesai semua itu baru diputuskan, satu per satu. Nanti juga ada tanggung jawab dengan Pak Wali Kota. Beliau perintahkan kami menentukan siapa yang terpilih menjadi Dirut PD Pasar baru diumumkan,” jelas Jeffry.

Pemkot Kupang menargetkan seluruh rangkaian seleksi dapat diselesaikan tepat waktu.

“Kita harapkan sekitar tanggal 2 atau 3 Desember 2025 itu sudah final dan bisa diumumkan,” tambahnya.

Seleksi terbuka ini diharapkan mampu menghasilkan sosok Direktur Utama yang profesional, memiliki visi pengembangan pasar yang modern, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan dan pendapatan daerah melalui inovasi dan tata kelola pasar yang lebih baik. (MI)




Goris Takene Hadirkan Gasing Timor di TMII, Ketua KPOTI Titip Salam untuk Wali Kota Kupang

Jakarta,nwartapedia.com  –  Pembukaan Teras Main Indonesia di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Sabtu (15/11/2025), berlangsung meriah dan sarat nuansa budaya.

Dalam acara yang digagas oleh Komite Permainan Rakyat dan. Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI) Pusat tersebut, Ketua KPOTI Kota Kupang Goris Takene tampil membawa permainan tradisional gasing kayu khas Timor, menjadi salah satu daya tarik utama bagi para pengunjung.

Gasing Timor yang dibawa delegasi dari Kupang menarik perhatian karena bentuknya yang unik, teknik memainkannya yang khas, serta nilai budaya yang dikandungnya.

Bagi KPOTI Kota Kupang dan masyarakat Nusa Tenggara Timur, partisipasi di ajang nasional ini bukan sekadar hadir, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam menjaga identitas dan warisan permainan rakyat.

“Permainan tradisional ini adalah identitas kita. Kami membawa gasing Timor sebagai simbol bahwa Kupang ikut bergerak menghidupkan kembali permainan rakyat Indonesia,” ujar Goris Takene.

Ketua Umum KPOTI, Arsjad Rasjid, turut memberikan apresiasi atas kehadiran tim dari Kota Kupang yang menempuh perjalanan jauh demi menunjukkan komitmen mereka terhadap pelestarian permainan rakyat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada teman-teman dari Kota Kupang yang bersedia datang jauh-jauh membawa gasing Timor. Ini bentuk komitmen nyata dari daerah dalam merawat permainan rakyat,” ujarnya.

Arsjad juga menitipkan salam khusus kepada Wali Kota Kupang dan menyampaikan harapannya untuk kolaborasi yang lebih besar di masa mendatang.

“Nanti tolong sampaikan salam kami kepada Bapak Wali Kota Kupang. Mari bersama KPOTI kita kolaborasi untuk menghidupkan permainan rakyat dan olahraga tradisional, dari Kota Kupang untuk Indonesia dan dunia,” tambah mantan Ketua KADIN tersebut.

Pembukaan acara ditandai dengan prosesi pengguntingan pita oleh Wakil Kepala BPIP sekaligus pembina KPOTI, Rima Agristina. Beragam permainan rakyat dari berbagai daerah ditampilkan dan dimainkan secara langsung, menciptakan suasana edukatif dan merayakan kekayaan budaya Nusantara. (goe)




Wali Kota Kupang Rayakan Ulang Tahun dengan Berbagi di Tiga Panti Asuhan

Kupang,nwartapedia.com   – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo merayakan hari ulang tahunnya dengan cara berbeda tahun ini. Bertepatan dengan hari lahir Partai Solidaritas Indonesia (PSI), ia memutuskan untuk tidak menggelar pesta ataupun acara makan bersama. Sebagai gantinya, ia memilih mengunjungi tiga panti asuhan sebagai wujud kepedulian kepada sesama.

“Tahun ini ulang tahun saya bertepatan dengan ulang tahun Partai Solidaritas Indonesia. Kami memutuskan untuk tidak membuat pesta. Kami memilih datang ke panti asuhan,” ujar Wali Kota Kupang dalam kunjungannya, Minggu (16/11/2025).

Tiga panti asuhan yang dikunjungi mewakili tiga golongan agama, yaitu Panti Asuhan AAttin Namosain (Muslim) di Kelurahan Namosain, Kecamatan Alak, Panti Asuhan Louise de MoMonfor  Sikumana (Katolik) di Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa dan Panti Asuhan Syalom – Bello (Protestan) di Kelurahan Bello, Kecamatan Maulafa.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan menyerahkan bantuan berupa uang tunai, serta sembako seperti beras, mie instan, telur, dan sabun cuci.

Wali Kota menyampaikan bahwa hari bahagia seharusnya menjadi kesempatan untuk membahagiakan orang lain.

“Saya ingin di hari yang berbahagia ini, kita bisa membuat orang lain juga ikut berbahagia. Kebahagiaan sejati adalah ketika kita bisa membuat orang lain juga sukses atau bahagia,” tuturnya.

Ia juga menegaskan pentingnya semangat gotong royong.

“Kalau kita berbagi kasih, itu tidak mengurangi kasih dalam diri kita. Seperti lilin ketika satu lilin menyalakan lilin lain, apinya tidak berkurang. Begitu juga dengan kebaikan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi simbol kehadiran pemerintah dalam bekerja untuk rakyat.

“Teruslah berbuat baik terhadap sesama. Hadir dan bekerja untuk rakyat itu simbol dari kegiatan hari ini,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Yuliana Wulla Bulu, Ketua Yayasan Bina Kasih Bukit Sion, menyampaikan apresiasi atas dukungan Wali Kota Kupang.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota karena telah memberikan uang Rp25 juta untuk biaya makanan dan kebutuhan perumahan anak-anak,” ujarnya.

Yuliana juga menyampaikan bahwa pihak yayasan kini sedang membangun panti asuhan baru di Kelurahan Sikumana, dan berharap mendapat dukungan pemerintah.

“Kami mohon dukungan Wali Kota untuk pembangunan panti asuhan dan juga dukungan bagi anak-anak sekolah. Mereka memiliki pergumulan untuk masa depan mereka,” katanya.

Ia menyebut kunjungan ini sebagai bentuk kepedulian yang berarti bagi anak-anak.

“Kunjungan hari ini memberikan semangat baru bagi kami,” tambahnya. (MI)